p-Index From 2021 - 2026
5.383
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Indonesian Journal of Educational Review (IJER) Erudio: Journal of Educational Innovation Jurnal Counsellia OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Pendidikan Usia Dini Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Indonesian Journal of Educational Counseling Jurnal SOLMA Visipena Journal of Teaching and Learning in Elementary Education Jurnal Ilmiah POTENSIA Perspektif Ilmu Pendidikan VISI : Jurnal Ilmiah Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Non Formal Aulad : Journal on Early Childhood JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Atfaluna: Journal of Islamic Early Childhood Education Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon KIDDO: Jurnal pendidikan Islam Anak Usia Dini MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Asian Journal of Social and Humanities Hexagon: Jurnal Ilmu dan Pendidikan Matematika International Conferences On Early Childhood Education Proceedings Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Exploration In Early Childhood Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Pentingnya Melatih Kecakapan Hidup Anak Usia Dini Utin Supartini; Nurbiana Dhieni; Sofia Hartati
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 9 No 2 (2024): JULI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.9.2.227-237

Abstract

Kecakapan hidup pada anak usia dini terdiri dari 4 hal, yaitu kesadaran diri meliputi keterampilan bantu diri, interaksi dengan lingkungan dan kesehatan pribadi, minat belajar dan berfikir kritis, komunikasi sosial atau hubungan interpersonal, dan interaksi sosial meliputi sopan santun dan etika pergaulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang (1) apa yang dimaksud dengan kecakapan hidup anak usia dini? Bagaimana melatih kecakapan hidup anak usia dini? (2) Apa tujuan latihan kecakapan hidup bagi anak usia dini? (3) Apa saja konten pembelajaran kecakapan hidup anak usia dini? (4) Bagaimana metode pembelajaran kecakapan hidup anak usia dini? Dan (5) Bagaimana asesmen pada pembelajaran kecakapan hidup anak usia dini? Penelitian ini menggunakan metode literatur review yaitu meneliti berbagai referensi relevan untuk mengumpulkan informasi tentang kecakapan hidup anak usia dini sampai didapatkan informasi bahwa kecakapan hidup sangat penting dilatihkan kepada anak sejak usia dini. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini diperoleh informasi bahwa Kecakapan hidup adalah hal penting dalam kehidupan manusia dan sangat berpengaruh dalam kesuksesan hidup, sehingga kecakapan hidup ini sangat penting dilatihkan dan dibiasakan kepada anak sejak usia dini. Tanpa dilatih kecakapan hidupnya, anak-anak akan menjadi generasi yang tergantung kepada orang lain karena tidak mampu melayani dirinya sendiri.
Manajemen program bimbingan konseling Sekolah Menengah Pertama Fitri, Ilya Aida Darliyan; Hidayat, Dede Rahmat; Hartati, Sofia
Counsellia: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.528 KB) | DOI: 10.25273/counsellia.v9i2.4808

Abstract

Manajemen bimbingan konseling yang dibuat secara sistematis akan menciptakan layanan bimbingan konseling yang efektif dan efisien bagi peserta didik. Salah satunya dengan cara dibuatnya program bimbingan konseling yang jelas, terorganisir dan rasional. Namun dalam membuat program bimbingan konseling, terdapat beberapa kendala diantaranya adalah minimnya anggaran untuk kegiatan bimbingan konseling di sekolah, minimnya keterampilan yang dimiliki guru bimbingan konseling dalam merencanakan program bimbingan konseling. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran manajemen bimbingan konseling, kelebihan serta kekurangan program di tiap sekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil temuan diatas hanya SMPN 259 melaksanakan manajemen program layanan bimbingan konseling lebih baik atau unggul dibanding yang lainnya. Masing-masing program memiliki kelemahan dan kelebihan dan mungkin jika disatukan akan menjadi program yang lebih baik. AbstractManagement of guidance counseling is systematically created effective and efficient guidance counseling services for students. One of them is by making a clear, organized and rational guidance counseling program. However, in making guidance counseling programs, there are several obstacles including the lack of budget for counseling guidance activities in schools, the lack of skills possessed by school counselor in planning guidance counseling programs. This research was conducted to determine the description of management of guidance counseling, advantages and disadvantages of the program in each school. This research uses a descriptive method. Based on the above findings, only SMPN 259 implements better counseling program management services or guidance compared to the others. Each program has weaknesses and strengths and if united would be better program.
Analisis Pengaruh Kegiatan Tari terhadap Kemampuan Literasi Budaya Anak Usia 5-6 Tahun Azhara, Azka; Yetti, Elindra; Hartati, Sofia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.781

Abstract

Saat ini literasi budaya menjadi sangat penting dikenalkan karena untuk memperkenalkan budaya khususnya kepada anak usia dini. Melalui kegiatan tari yang diberikan oleh sekolah, menjadi salah satu usaha agar anak usia dini dapat melestarikan budaya Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh kegiatan tari terhadap kemampuan literasi budaya pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh dalam kegiatan tari terhadap kemampuan literasi budaya pada anak usia dini. Anak-anak yang mengikuti kegiatan tari memiliki kemampuan literasi budaya yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengikuti kegiatan tari. Ini terbukti dari dari hasil analisis data dengan menggunakan paired sample test didapat hasil nilai 0,00 < 0,05. Dengan begitu, maka terdapat pengaruh antara kegiatan tari dengan kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun.
Learning Assessment Practices in Kurikulum Merdeka in Early Childhood Education Rantina, Mahyumi; Hartati, Sofia; Jalal, Fasli
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.751

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan secara mendalam praktik asesmen pembelajaran pada kurikulum Merdeka di pendidikan anak usia dini. Penelitian dilakukan pada empat lembaga PAUD di Kota Palembang. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif dengan melakukan pengumpulan data melalui observasi, interview dan dokumentasi. Interview dilakukan dengan kepala sekolah dan pendidik sejumlah empat orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penilaian yang digunakan pendidik berupa lembar pengamatan ceklist, penilaian portofolio dan penilaian hasil karya, dalam menyusun penilaian ditemukan menggunakan format pada kurikulum 2013, terdapat dokumen penilaian yang dilakukan pendidik dengan menggunakan foto berseri yang mengacu pada kurikulum Merdeka tapi belum maksimal, kesulitan dalam merumuskan alur tujuan pembelajaran dan mengintegrasikan dengan bentuk penilaian, pada pelaksanaan penilaian pendidik masih terfokus ke indikator STPPA sehingga dalam menggunakan lembar pengamatan belum merujuk pada profil pelajar Pancasila, hasil penilaian dan pelaporan penilaian perkembangan anak belum terdokumentasi dengan baik. Implikasi hasil temuan ini bahwa pendidik dapat meningkatkan kualitas dan mengembangkan profesionalnya dengan mengikuti berbagai pelatihan, dan pendampingan baik secara mandiri maupun dengan cara berkolaborasi khususnya dalam mendalami penilaian dalam kurikulum Merdeka.
PELATIHAN BERMAIN KREATIF BERBASIS PROJECT-BASED LEARNING BAGI GURU PAUD Yuliani Nurani; Niken Pratiwi; Sofia Hartati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Activities are implemented through creative play training based on project-based learning for PAUD  teachers in Pulogadung District, East Jakarta, to improve early children life skills. Teachers' ability to  produce media, materials, models, and learning methodologies needs to be strengthened, particularly when  implementing creative play in early childhood. This activity is attended by early childhood education  teachers who construct appropriate play activity plans and media to stimulate children's development.  Teachers were also trained and mentored on how to conduct project-based learning at PAUD Gardenia in  Pulogadung, Jakarta. This community service project helps teachers improve their skills in organizing play  activities and creating a fun play environment for young children. Keywords: play activity; curricullum; early childhood Abstrak: Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan bermain kreatif berbasis project-based learning untuk  meningkatkan keterampilan hidup Anak Usia Dini bagi guru PAUD di Kecamatan Pulogadung, Jakarta  Timur. Kemampuan guru dalam menyiapkan media, materi, model, dan strategi pembelajaran sehingga  perlu ditingkatkan, khususnya, dalam implementasi bermain kreatif bagi anak usia dini. Kegiatan ini diikuti  oleh Guru PAUD agar dapat membuat rancangan kegiatan bermain dan media yang tepat dalam stimulasi  perkembangan anak. Metode pelatihan dan pendampingan diberikan juga kepada guru dalam pelaksanaan  pembelajaran proyek di PAUD Gardenia, Pulogadung. Jakarta. Kegiatan pengabdian masyarakat ini  memberikan manfaat bagi peningkatan keterampilan guru dalam merancang kegiatan bermain dan  penataan lingkungan bermain yang menyenangkan bagi anak. Kata Kunci: Bermain, Proyek, Kreatif, Anak Usia Dini
TEACHER STRATEGIES IN IMPLEMENTING HINDU LEARNING FOR EARLY CHILDHOOD Lestiawati, I Made; Hartati, Sofia; Dhieni, Nurbiana
IJIET (International Journal of Indonesian Education and Teaching) Vol 7, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Sanata Dharma University Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/ijiet.v7i2.6369

Abstract

The purpose of this study is to describe teacher strategies in implementing Hindu nuanced learning, the lack of information related to the teacher in its application so that there needs to be an innovation created by the teacher to provide good practices for early childhood education through several learning strategies used by class teachers in one of PAUD Pratama Widya Pasraman in Tabanan district. The research method used is qualitative research with taxonomic data analysis techniques. The results showed several teacher strategies in implementing Hindu nuanced learning, divided into the first three stages, understanding Hindu nuanced learning. Second, planning learning, and Third, management in the learning process. The Hindu nuanced learning that is instilled is the concept of Tri Kaya Parisudha, Tri Pramana, Dwi Pramana, Eka Pramana, and Catur Guru.
Literasi Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini dalam Sebuah Kajian Filsafat: Early Childhood Health and Nutrition Literacy in a Philosophical Study Fitria Budi Utami; Sofia Hartati; R. Sri Martini Meilani
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v7i1.3508

Abstract

Having a very important role in shaping the quality of life and welfare of children in the future, health and nutrition literacy is very necessary to be given from an early age. This study aims to analyze health and nutrition literacy in early childhood through a philosophical approach that explores the conceptual and epistemological basis of understanding health and nutrition at an early age. The dimensions used in this philosophical approach are ontology, epistemology, and axiology of health and nutrition literacy as knowledge rooted in the moral and ethical values ​​of families and communities. By using the literature review method, this study explores how the concept of health and nutrition literacy can be understood as influencing the quality of children's lifestyles. The results of the study show that health and nutrition literacy in early childhood is not only the acquisition of information, but also the formation of critical thinking patterns from an early age regarding the importance of health and a balanced diet that will impact their ability to make decisions related to health in the future. Through this understanding, families and educational institutions are expected to be able to play an active role in instilling a basic understanding of health and nutrition, thus producing a generation that is more aware and responsible for health. This study also emphasizes the importance of a holistic approach in early childhood education, where health and nutrition literacy are integrated into the child's parenting and learning environment as an effort to achieve the goals of Holistic Integrative PAUD in Indonesia.   ABSTRAK Memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan kualitas hidup dan kesejahteraan anak di masa mendatang, literasi kesehatan dan gizi sangat diperlukan diberikan sejak usia dini. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis literasi kesehatan dan gizi anak usia dini melalui pendekatan filosofis yang mengeksplorasi dasar-dasar konseptual dan epistemologis mengenai pemahaman kesehatan dan gizi di usia dini. Dimensi yang digunakan dalam pendekatan filosofis ini adalah ontologi, epistemologi, dan aksiologi literasi kesehatan dan gizi sebagai sebuah pengetahuan yang mengakar pada nilai-nilai moral dan etika keluarga serta masyarakat. Dengan menggunakan metode literatur review, kajian ini menggali bagaimana konsep literasi kesehatan dan gizi dapat dipahami sebagai yang mempengaruhi kualitas pola hidup anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi kesehatan dan gizi pada anak usia dini bukan hanya perolehan informasi semata, melainkan pembentukan pola pikir kritis sejak dini mengenai pentingnya kesehatan dan pola makan seimbang yang akan berdampak pada kemampuan mereka membuat keputusan terkait kesehatan di masa depan. Melalui pemahaman ini, keluarga dan lembaga pendidikan diharapkan mampu berperan aktif dalam menanamkan pemahaman dasar tentang kesehatan dan gizi, sehingga menghasilkan generasi yang lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap kesehatan. Kajian ini juga menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan anak usia dini, di mana literasi kesehatan dan gizi terintegrasi dalam pola asuh dan lingkungan belajar anak sebagai upaya mencapai tujuan PAUD Holistik Integratif di Indonesia.
Pengembangan Profesionalisme Pendidik: Tinjauan pada Perspektif Guru Taman Kanak-Kanak Rohita; Sofia Hartati; Nurbiana Dhieni
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v11i3.62067

Abstract

Professional development is mandatory for educators who have completed their educational qualifications. This aims to ensure that educators can continue to improve their knowledge and skills by changing times, which, of course, have an influence on the world of education. The research aims to analyze professional development at the educator level for kindergarten-age children. Quantitative approach with a cross-sectional survey design type. Data collection was carried out by distributing questionnaires in form. The research subjects consisted of 43 respondents. Data analysis was carried out using statistics. The research results show that of the various types of professional development programs, many teachers participate in training, workshops, educational conferences, and seminars. These two types of programs fulfill a lot of knowledge and skills. Even though teachers have obstacles in developing professionalism, such as time, funds, and suitability of training materials to their needs, they still try to do it with their desires. Support from education unit leaders and the impact on their competencies felt after participating in the development program are other factors in implementing the development of educational professionalism. The implication is that professional development program organizers need to carefully consider various things so that more educators can participate in the programs provided, including analyzing the knowledge and skills teachers need.
Eksplorasi Korelasi Gender Sebagai Mediator dalam Keterlibatan Anak di Taman Kanak-Kanak Sakri Alfaregi, Ilham; Hartati, Sofia; Akbar, Zarina
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v5i2.14910

Abstract

This study aims to explore the correlation between gender as a mediator in children's engagement in kindergarten, using a quantitative approach with a correlational design. The study involved 70 children aged 5-6 years at Fadillah Amal 3 Kindergarten, Padang City, West Sumatra. The research instrument consisted of 42 questions, divided into 22 items related to engagement and 20 items related to gender, using a Likert scale with scores ranging from 1 to 5. Data collection was conducted through questionnaires filled out by classroom teachers. The results indicate a significant correlation between gender and children's engagement. The Pearson correlation test showed a coefficient value of 0.877, indicating a strong positive relationship between the gender variable and engagement. Further Paired Sample Test analysis revealed significant differences in children's engagement based on gender, with girls showing higher levels of engagement compared to boys. The determination coefficient test demonstrated that gender strongly contributes to children's engagement in kindergarten, with a coefficient value of 0.77 for the overall relationship, 0.788 for boys, and 0.53 for girls. These findings highlight the importance of considering gender differences when designing inclusive and effective learning strategies in early childhood education environments. This research provides valuable insights for educators and parents in enhancing children's engagement in kindergarten through gender-sensitive approaches.
EXPERIENTIAL LEARNING AT A DAIRY FARM (A STUDY ON EARLY CHILDHOOD LIFE SCIENCE KNOWLEDGE) Dzikriyanti, Riri; Hartati, Sofia; Meilanie, Sri Martini
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 12, No 1 (2025): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Faculty of Administrative Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore how experiential learning on a dairy farm can enhance early childhood knowledge of life sciences, particularly regarding the life cycle of dairy cows, milk production processes, and dairy-based products. A qualitative descriptive approach was employed to provide an in-depth understanding of children's learning experiences during their interaction with the farm environment. The research was conducted at the Cibugary Dairy Farm in Jakarta, Indonesia, involving early childhood participants who engaged in hands-on educational activities. Data were collected through participant observation, interviews with children, educators, and parents, as well as documentation analysis.The results demonstrate that direct engagement in activities such as feeding cows, observing the milking process, and learning about dairy product processing significantly improved children's understanding of life science concepts. Children not only recognized the origins of milk but also gained insights into sustainable farming practices and the importance of animal welfare. Experiential learning also fostered curiosity, critical thinking skills, and a positive attitude toward science. Parents and educators observed that children began to ask more questions about food sources and showed increased interest in choosing healthier dietary options.This study highlights the effectiveness of experiential learning in providing meaningful educational experiences for young learners. It underscores the importance of integrating hands-on activities into early childhood education to support cognitive and affective development while instilling environmental awareness and empathy for animals. 
Co-Authors Adawiyah, Ikrima Ade Dwi Utami AFIFAH NUR HIDAYAH, AFIFAH NUR Afifaturrahmi, Afifaturrahmi Agus Sujarwanta, Agus Agustina, Winarti Amir Syamsudin Annisa Mawaddah Mutiara Sari Aris Ciptaningtyas Azhara, Azka Cici Ratna Sari Dadan Nugraha Dede Rahmat Hidayat Desi Nurillah Dwiyani Anggraeni Dzikriyanti, Riri Elindra Yetti Erdawati Erdawati Fadilla Ayuningtyas Faradiba, Yasmin Fasli Jalal Fasli Jalal Fitri, Ilya Aida Darliyan Fitria Budi Utami Gadafi, Muamal Gardini, Timmy Gestasia, Ros Hanifa, Rizkha Hapidin, Hapidin Hidayat, Ahid Hikmah Hikmah Hikmah Hikmah Hikmah Munawaroh huda, khairulhuda Ilga Maria Indah Dwi Sartika Indah Pujiastuti, Sri Irfan Fauzi Rachmat Is Diana Towoliu Isabella Yusuf Iva Sarifah JahJa, Yudrik Kusuma, Tesya Cahyani Kusuma Lestiawati, I Made Lidia Anjelina Dey Putri Lora Wahyuni Luky Adrianto Maelani, R. Sri Martini MAHYUMI RANTINA, MAHYUMI Meilani, R.Sri Martini Meilanie, Sri Martini Meyke Garzia, Meyke Mohamad Syarif Sumantri Munawaroh, Hikmah Myrnawati Crie Handini Myrnawati Crie Handini Myrnawati Myrnawati Ndeot, Felisitas Niken Pratiwi Nurbiana Dhieni Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurjannah Pamungkas, Joko Putri Fatmawati Arinal Hasanah Putri Rahmatika Qorini, Nurul R. Sihadi Darmo Wihardjo R. Sri Martini Meilani Rabiah Al'adawiya Rahman, Umi Waheeda binti H Abdul Ramadan, Mariana Panji Rizkha Hanifa Rohita Sabila Nur Masturah Sakri Alfaregi, Ilham Salwiah Sandy Tegariyani Putri Saranani, Muh. Safiuddin Simanjuntak, Anita Roslina Sitti Rahmaniar Abubakar, Sitti Rahmaniar Sri Kuswantono Sri Kuswantono Wongsonadi Sri Martini Maelani, R Sri Martini Meilanie Sri Wulan, Sri Sumadi, Tjipto Sumantri Sumantri Syamsiatin, Eriva Tjipto Sumadi Triani, Lili Usep Suhud Utin Supartini Widya Pramesti Wongsonadi, Sri Kuswantono Yasmin Faradiba Yetti Supriyati Yolanda Pahrul Yudrik JahJa Yudrik Yahya Yufiarti Yuliani M, Sri Yuliani Nurani Zarina Akbar