p-Index From 2021 - 2026
7.384
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan Ilmu Pendidikan Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Humaniora Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual International Research Based Education Journal Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Media Manajemen Pendidikan JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan JMK Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu) Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Journal of Education for Sustainability and Diversity Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Proceedings Series of Educational Studies Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Mahasiswa Terhadap Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Paul Arjanto; Walid Fajar Antariksa; Mustiningsih Mustiningsih; Agus Timan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i32022p247

Abstract

Abstract: Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) is a newly established policy in Indonesia for higher education. Pattimura University is one of the universities that has implemented MBKM as a curriculum. This study aims to assess the implementation of MBKM from students' perspectives. The method used in this research is descriptive quantitative. The technique used for data collection is to use a survey. The results of this study indicate that students of the Faculty of Teacher Training and Education at Pattimura University agree and strongly agree with the MBKM curriculum; independent study activities as much as 82%, entrepreneurial activities as much as 86%, research activities as much as 87%, student exchange activities, practical work/internship activities, teaching assistance activities as much as 88%, as well as humanitarian project activities and thematic actual work lecture activities as much as 90%.Keywords: curriculum implementation; MBKM; student perception Abstrak: Merdeka Belajar Kampus (MBKM) merupakan kebijakan yang baru ditetapkan di Indonesia untuk pendidikan tinggi. Universitas Pattimura adalah salah satu perguruan tinggi yang telah menerapkan MBKM sebagi kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk menilaipelaksanaan MBKM dari perspektif mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dengan menggunakan survei. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Pattimura menyatakan setuju dan/atau sangat setuju dengan kurikulum MBKM, baik dari kegiatan studi independen sebanyak 82%, kegiatan wirausaha sebanyak 86%, kegiatan riset sebanyak 87%, kegiatan pertukaran pelajar, kegiatan praktik kerja/magang, kegiatan asistensi mengajar sebanyak 88%, serta kegiatan proyek kemanusiaan dan kegiatan kuliah kerja nyata tematik sebanyak 90%.Kata kunci: implementasi kurikulum; MBKM; persepsi mahasiswa
PERFORMANSI KARAKTER SEMANGAT KEBANGSAAN DAN MANAJEMEN PEMBELAJARANNYA PADA SEKOLAH DASAR UMUM DAN KEAGAMAAN Darmaji Darmaji; Nurul Ulfatin; Mustiningsih Mustiningsih
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 13, No 1: January 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v13i1.29541

Abstract

Abstract:. The purpose of this research is to describe the character profile of the national spirit, the learning management design model for the formation of the character of the national spirit, the implementation of learning to form the character of the national spirit, the assessment used to measure the success of the performance of the character building of the national spirit, and the learning outcomes of the performance of the character building of the spirit nationality of public and religious elementary school students. A qualitative approach with a multi-case research design was used in this study. The locations in this study were SDN Pandanwangi 3 Malang and SD Muhammadiyah 8 KH Mas Mansyur Malang. Data mining used observation, interview, and documentation study techniques, using constant comparative analysis techniques. The results of this study were that the two schools innovated the character values according to the conditions and situations the school had. Learning is carried out by delivering material and giving assignments, and class teachers also integrate the character values of the national spirit through activities outside the classroom. The implementation of learning is integrated with the character values of the national spirit by developing indicators in the lesson plans (RPP). The standard of measurement used by schools is through detailed attitude assessments through RPP. During the process of implementing the national spirit character values that have been carried out by the school, there have been visible changes in the attitudes and behavior of students in a positive direction.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan profil karakter semangat kebangsaan, model rancangan manajemen pembelajaran untuk pembentukan karakter semangat kebangsaan, pelaksanaan pembelajaran untuk  pembentukan karakter semangat kebangsaan, assesment yang digunakan untuk mengukur keberhasilan performansi pembentukan karakter semangat kebangsaan, dan learning outcomes dari performansi pembentukan karakter semangat kebangsaan peserta didik sekolah dasar umum dan keagamaan. Pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian multi kasus digunakan dalam penelitian ini. Lokasi dalam penelitian ini yaitu SDN Pandanwangi 3 Malang dan SD Muhammadiyah 8 KH Mas Mansyur Malang. Penggalian data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, dengan menggunakan teknik analisis komparatif konstan. Hasil penelitian ini yakni kedua sekolah menginovasikan nilai karakter sesuai dengan kondisi dan situasi yang dimiliki sekolah. Pembelajaran dilakukan dengan penyampaian materi dan pemberian tugas, serta guru kelas juga mengintegrasikan nilai karakter semangat kebangsaan melalui kegiatan di luar kelas. Pelaksanaan pembelajaran diintegrasikan dengan nilai karakter semangat kebangsaan dengan mengembangkan indikator dalam RPP. Standar pengukuran yang digunakan oleh sekolah yaitu melalui penilaian sikap yang sudah dirinci melalui RPP. Selama proses pelaksanaan nilai karakter semangat kebangsaan yang sudah dilakukan sekolah sudah terlihat perubahan yang ada pada sikap dan perilaku peserta didik ke arah yang positif.  
Digital Leadership Kepala Sekolah Hubungannya dengan Kinerja Guru dan Kompetensi Siswa Era Abad 21 Agus Timan; Mustiningsih Mustiningsih; Ali Imron
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p323

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to identify the relationship between five principal digital leadership constructs, namely visionary leadership, digital age learning culture, excellence in professional practice, systemic improvement, and digital citizenship with teacher performance and student competence in the 21st century. The number of samples in This study consisted of 96 people consisting of principals and teachers from 24 schools. The data analysis in this study used SEM with the help of the AMOS 24 program. The results showed that the five components of digital leadership namely visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, and digital citizenship have a direct effect on teacher performance and student competence in the century era. 21. The five components of digital leadership also indirectly affect student competence through teacher performance. The contribution of this research shows that with adequate digital leadership practices, supporting the efforts of teachers in achieving the expected performance, can improve student competence in the 21st century era.Keywords: digital leadership, teacher performance, student competence, elementary school Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara lima konstruksi kepemimpinan digital kepala sekolah, yaitu kepemimpinan visioner, budaya pembelajaran zaman digital, keunggulan dalam praktik profesional, peningkatan sistemik, dan kewarganegaraan digital dengan kinerja guru dan kompetensi siswa di abad 21. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 orang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru dari 24 Sekolah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM dengan bantuan program AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan kelima komponen digital leadership yakni visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, dan digital citizenship berpengaruh secara langsung terhadap kinerja guru dan kompetensi siswa di era abad 21. Kelima komponen digital leadership tersebut juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap kompetensi siswa melalui kinerja guru. Kontribusi penelitian ini menunjukkan bahwa dengan praktik kepemimpinan digital yang memadai, mendukung upaya guru dalam mencapai kinerja yang diharapkan, dapat meningkatkan kompetensi siswa diera abad 21.Kata kunci: digital leadership, kinerja guru, kompetensi siswa, sekolah dasar
Karakteristik Kepemimpinan Pembelajaran Era Digital dan Pemecahan Masalah Pembelajaran Masa Pandemi Covid 19 Djum Djum Noor Benty; Mustiningsih Mustiningsih; Anindya Hapsari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p309

Abstract

Abstract: This Covid-19 pandemic situation makes school principals play an important role in solving problems related to learning problems during the covid 19 pandemic. The purpose of this study is to identify the characteristics of digital era instructional leadership and solving learning problems during the covid 19 pandemic. This study uses a research design descriptive quantitative. Area proportional random sampling is a sampling technique used, with a total sample of 196 people. The results of the study show (1) that instructional leadership skills in the digital era are the most needed factors for building a school climate, which are then followed by exemplary factors, strengthening, learning in the classroom and outside the classroom, preparing the vision, mission, and school goals that contain era learning digital, and learning program management, and (2) the principal's skills in solving learning problems during the Covid 19 pandemic are the most needed decision implementation skills factors, which are then followed by problem identification, evaluation, alternative development, and analysis skills factors. decide on alternatives.Keywords: instructional leadership, problem solving, digital era, covid 19 Abstrak: Situasi pandemi Covid-19 ini menjadikan Kepala sekolah memegang peranan penting dalam pemecahan masalah terkait dengan permasalahan pembelajaran di masa pandemi covid 19. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengidentifikasi karakteristik kepemimpinan pembelajaran era digital dan pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif. Area proportional random sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang digunakan, dengan jumlah sampel sebanyak 196 orang. Hasil penelitian menunjukkan (1) keterampilan kepemimpinan pembelajaran era digital paling banyak dibutuhkan faktor membangun iklim sekolah, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keteladanan, penguatan, belajar di kelas dan diluar kelas, penyusunan visi, misi, dan tujuan sekolah yang berisi pembelajaran era digital, dan pengelolaan program belajar, dan (2) keterampilan kepala sekolah dalam pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi Covid 19 paling banyak dibutuhkan faktor keterampilan implemetasi keputusan, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keterampilan identifikasi masalah, evaluasi, pengembangan alternatif, dan analisis dan memutuskan alternatif.Kata kunci: kepemimpinan pembelajaran, pemecahan masalah, era digital, covid 19
Karakteristik Kepemimpinan Pembelajaran Era Digital dan Pemecahan Masalah Pembelajaran Masa Pandemi Covid 19 Djum Djum Noor Benty; Mustiningsih Mustiningsih; Anindya Hapsari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p309

Abstract

Abstract: This Covid-19 pandemic situation makes school principals play an important role in solving problems related to learning problems during the covid 19 pandemic. The purpose of this study is to identify the characteristics of digital era instructional leadership and solving learning problems during the covid 19 pandemic. This study uses a research design descriptive quantitative. Area proportional random sampling is a sampling technique used, with a total sample of 196 people. The results of the study show (1) that instructional leadership skills in the digital era are the most needed factors for building a school climate, which are then followed by exemplary factors, strengthening, learning in the classroom and outside the classroom, preparing the vision, mission, and school goals that contain era learning digital, and learning program management, and (2) the principal's skills in solving learning problems during the Covid 19 pandemic are the most needed decision implementation skills factors, which are then followed by problem identification, evaluation, alternative development, and analysis skills factors. decide on alternatives.Keywords: instructional leadership, problem solving, digital era, covid 19 Abstrak: Situasi pandemi Covid-19 ini menjadikan Kepala sekolah memegang peranan penting dalam pemecahan masalah terkait dengan permasalahan pembelajaran di masa pandemi covid 19. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengidentifikasi karakteristik kepemimpinan pembelajaran era digital dan pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif. Area proportional random sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang digunakan, dengan jumlah sampel sebanyak 196 orang. Hasil penelitian menunjukkan (1) keterampilan kepemimpinan pembelajaran era digital paling banyak dibutuhkan faktor membangun iklim sekolah, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keteladanan, penguatan, belajar di kelas dan diluar kelas, penyusunan visi, misi, dan tujuan sekolah yang berisi pembelajaran era digital, dan pengelolaan program belajar, dan (2) keterampilan kepala sekolah dalam pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi Covid 19 paling banyak dibutuhkan faktor keterampilan implemetasi keputusan, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keterampilan identifikasi masalah, evaluasi, pengembangan alternatif, dan analisis dan memutuskan alternatif.Kata kunci: kepemimpinan pembelajaran, pemecahan masalah, era digital, covid 19
Digital Leadership Kepala Sekolah Hubungannya dengan Kinerja Guru dan Kompetensi Siswa Era Abad 21 Agus Timan; Mustiningsih Mustiningsih; Ali Imron
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p323

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to identify the relationship between five principal digital leadership constructs, namely visionary leadership, digital age learning culture, excellence in professional practice, systemic improvement, and digital citizenship with teacher performance and student competence in the 21st century. The number of samples in This study consisted of 96 people consisting of principals and teachers from 24 schools. The data analysis in this study used SEM with the help of the AMOS 24 program. The results showed that the five components of digital leadership namely visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, and digital citizenship have a direct effect on teacher performance and student competence in the century era. 21. The five components of digital leadership also indirectly affect student competence through teacher performance. The contribution of this research shows that with adequate digital leadership practices, supporting the efforts of teachers in achieving the expected performance, can improve student competence in the 21st century era.Keywords: digital leadership, teacher performance, student competence, elementary school Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara lima konstruksi kepemimpinan digital kepala sekolah, yaitu kepemimpinan visioner, budaya pembelajaran zaman digital, keunggulan dalam praktik profesional, peningkatan sistemik, dan kewarganegaraan digital dengan kinerja guru dan kompetensi siswa di abad 21. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 orang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru dari 24 Sekolah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM dengan bantuan program AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan kelima komponen digital leadership yakni visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, dan digital citizenship berpengaruh secara langsung terhadap kinerja guru dan kompetensi siswa di era abad 21. Kelima komponen digital leadership tersebut juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap kompetensi siswa melalui kinerja guru. Kontribusi penelitian ini menunjukkan bahwa dengan praktik kepemimpinan digital yang memadai, mendukung upaya guru dalam mencapai kinerja yang diharapkan, dapat meningkatkan kompetensi siswa diera abad 21.Kata kunci: digital leadership, kinerja guru, kompetensi siswa, sekolah dasar
Pelatihan Metode Pembelajaran Menyenangkan Berbasis Integrated Joyful Religious Learning dengan Menggunakan Quizziz Maisyaroh Maisyaroh; Juharyanto Juharyanto; Mustiningsih Mustiningsih; Maulana Amirul Adha; Bagus Rachmad Saputra
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 1 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i1.6848

Abstract

Kegiatan penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan pelatihan metode pembelajaran menyenangkan berbasis integrated joyful religious learning dengan menggunakan aplikasi Quizziz bagi guru-guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Pelatihan ini sebagai solusi dalam memecahkan permasalahan pembelajaran yang kurang menyenangkan dan terkesan monoton selama masa pembelajaran jarak jauh seperti saat ini dengan tidak meninggalkan ciri khas madrasah yakni pembelajaran berbasis nilai-nilai keagamaan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di MI Ihyaul Ulum Sooko Kabupaten Mojokerto yang diikuti oleh kepala sekolah dan juga guru-guru. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah pemaparan metode pembelajaran yang menyenangkan, diskusi, tanya jawab terkait dengan permasalahan yang dihadapi oleh guru di madrasah, dan pendampingan praktek langsung membuat kuis melalui aplikasi Quizziz. Selama kegiatan berlangsung peserta pelatihan terlihat aktif mengikuti pemaparan materi pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian tersebut yakni guru mampu membuat kuis melalui aplikasi Quizziz, guru antusias mengikuti pelatihan lanjutan, dan guru aktif berkomunikasi secara mandiri dengan tim pengabdian perihal pemanfaatan aplikasi Quizziz.
Studi Literasi Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru di Dunia Pendidikan Ichda, Mochammad Amirudin; Mustiningsih, Mustiningsih
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.149 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i4.1401

Abstract

Tujuan dari kajian literasi ini adalah untuk mengetahui kompetensi supervisi kepala sekolah agar dapat meningkatkan kinerja guru bagi sekolahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian deskriptif difokuskan pada pemecahan masalah melalui tinjauan pustaka berdasarkan studi literatur. Kami memilih 10 artikel dari jurnal besar, termasuk Jurnal Nasional dan Jurnal Internasional, yang diterbitkan dari 2012 hingga 2022. Teknik yang digunakan penulis adalah metode penelitian kepustakaan, menggunakan jurnal, artikel, buku, dan sumber literatur lainnya yang diunduh dari database Google Scholar, Academia, dan ERIC. Hasil dari kajian literasi ini adalah pelaksanaan supervisi merupakan tugas kepala sekolah untuk melakukan pengawasan terhadap guru dan pegawai sekolahnya, kegiatan ini juga mencakup penelitian, penentuan berbagai kebijakan yang diperlukan, dan pemberian jalan keluar bagi permasalahan yang dihadapi oleh seluruh pegawainya.
Strategi Pemanfataan Teknologi dan Informasi dalam Pembelajaran Guna Mempersiapkan Pelajar Berkarakter di Era Society 5.0 Indra Lesmana; Mustiningsih Mustiningsih; Luthfia Amanda Sari; Arumia Fairuz Husna; Firda Fitrotul Unsa; Ahmad Furqon Akhbar
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7873

Abstract

Abstract: Not over the polemic in the era of the industrial revolution 4.0, now all people in the world are shocked by the idea of a new idea, namely the era of society 5.0. A time that requires humans to be adaptive and creative with fast and appropriate technology. However, to achieve this condition, there needs to be a massive effort from all education actors and direct involvement from parents to create quality graduates who are competent and proficient with technology. This study aims to explain about, (1) the challenges of utilizing technology and information for teachers with SWOT analysis in an effort to prepare students with character , (2) the solutions provided to overcome the challenges of utilizing technology and information in an effort to prepare students with character. This research method uses a qualitative descriptive approach. The data collection technique used in this study was a literature review. The result of this study is that teachers do not maximize the use of technology, especially applications of learning service providers. Online learning activities are only limited to using the whatsapps application. The solution to prepare students with character is to provide varied tasks as well as assistance and control from parents regarding the use of technology.Keywords: learning, character education, information technology, era society 5.0Abstrak: Belum usai polemik diera revolusi industri 4.0 kini seluruh masyarakat di dunia digemparkan dengan ide gagasan baru yakni era society 5.0. Masa yang menuntut manusia untuk adaptif serta kreatif dengan adanya teknologi cepat dan tepat guna. Namun, untuk mencapai kondisi tersebut perlu adanya upaya yang masif dari semua pelaku pendidikan dan keterlibatan langsung dari orang tua guna menciptakan mutu lulusan yang kompeten serta cakap dengan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai, (1) tantangan pemanfaatan teknologi dan informasi bagi guru dengan analisis SWOT dalam upaya mempersiapkan pelajar berkarakter, (2) solusi yang diberikan untuk mengatasi tantangan pemanfaatan teknologi dan informasi dalam upaya mempersiapkan pelajar berkarakter. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini kajian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah guru kurang memaksimalkan pemanfaatan teknologi terutama aplikasiaplikasi penyedia layanan belajar. Kegiatan pembelajaran online hanya terbatas menggunakan aplikasi whatsapps. Solusi untuk mempersiapkan pelajar berkarakter yaitu dengan memberikan tugas bervariatif serta pendampingan dan kontrol dari orang tua mengenai penggunaan teknologi.Kata kunci: pembelajaran, pendidikan karakter, teknologi informasi, era society 5.0
Paradigma Pendidikan Era Learning Society 5.0: Model STEAM sebagai Internasional Best Practice dalam Smart Education Ghasa Faraasyatul ‘Alam; Ali Imron; Achmad Supriyanto; Mustiningsih Mustiningsih
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7870

Abstract

Abstract: The era of the industrial revolution which has now reached 5.0 demands changes in all aspects marked by the use of digital technology. This research aims to prepare education for the era of learning society 5.0 in the challenges of new paradigms in the context of the 21st century skill picture which can later be of long-term benefit to be able to improve the quality of education and unite international level education and the application of modern technology as a whole at various levels of education that have also implemented best practices for learning models in a related educational institution. Researchers use a type of literature study approach by applying the literature review method to be able to get the latest information and quality data with the most accurate and reliable sources. Data that has been collected and neatly arranged will soon be analyzed using systematic steps, including identifying research topics, determining the focus of literature, searching for research supporting sources, assessing the quality of sources, presenting research results, and drawing conclusions. There are four research results of the educational paradigm of the learning society 5.0 era, including: (a) International best practices in education; (b) Changes in the role of educators; (c) Optimization of smart education; and (d) Implementation of the STEAM model.Keywords: educational paradigm, learning society 5.0, STEAM model, international best practice, smart educationAbstrak: Era revolusi industri yang kini sudah mencapai 5.0 menuntut adanya perubahan dalam segala aspek ditandai dengan adanya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mempersiapkan pendidikan era learning society 5.0 dalam tantangan-tantangan paradigma baru pada konteks gambaran keterampilan abad ke-21 yang nantinya dapat bermanfaat jangka panjang untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan serta menyatukan pendidikan tingkat internasional dan penerapan teknologi modern secara menyeluruh diberbagai jenjang pendidikan yang juga sudah mengimplementasikan best practice untuk model-model pembelajaran di suatu lembaga pendidikan terkait. Peneliti menggunakan jenis pendekatan studi pustaka dengan menerapkan metode literature review untuk bisa mendapatkan informasi terbaru serta data yang berkualitas dengan sumbersumber terakurat dan terpercaya. Data yang sudah terkumpul dan tertata rapi akan segera dilakukan analisis dengan menggunakan langkah-langkah sistematis antara lain adalah melakukan identifikasi topik penelitian, menentukan fokus dari literatur, pencarian sumber-sumber penunjang penelitian, penilaian kualitas sumber, penyajian hasil penelitian, dan penarikan kesimpulan. Terdapat empat hasil penelitian paradigma pendidikan era learning society 5.0 antara lain: (a) Internasional best practice dalam pendidikan; (b) Perubahan peran pendidik; (c) Optimalisasi smart education; dan (d) Implementasi model STEAM.Kata kunci: paradigma pendidikan, learning society 5.0, model STEAM, internasional best practice, smart education
Co-Authors A. Aulia Reski Novianti Alnisyar AA Sudharmawan, AA Abd. Rohim Asnawi Achmad Hufron Achmad Supriyanto Agus Timan Agustin, Desika Ahmad Furqon Akhbar Ahmad Tohirin Ainur Rifqi Akidah Fitrah Ali Imron Ali Imron Amin, Muhammad Iqbal Anggraeni Cahyaningtyas Anindya Hapsari Ansar, Rudy Ardianti, Vika Argadinata, Hasan Arif Prastiawan Arifin Arifin Arisa Darwis Arumia Fairuz Husna Asep Sunandar Bagus Rachmad Saputra Bagus Rachmad Saputra Bambang Budi Wiyono Bella Nadya Rosaliawati Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Camara, Jun Solver Christian Wiradendi Wolor Danang Rizky Permadani Darmaji Darmaji Darmaji Darmaji Desi Eri Kusumaningrum Dinar Tri Juliyanti Dita Fitriana Djum Djum Noor Benty Dwi Esti Andriani Enis Purnawanti Enis Purnawanti, Enis Enjelica, Lovina Kharisma Etatok Rindang Karjo Fauzi Firmansyah Putra Fa’iz Nur Abdillah Firda Fitrotul Unsa Fitriana, Dita Ghasa Faraasyatul ‘Alam Hariyono, Eko Hendyat Soetopo Ibrahim Bafadal Ichda, Mochammad Amirudin Imron Arifin Indah Susanti Indra Lesmana Irmayanti, Susi Ismakrufah Ismakrufah Juharyanto Juharyanto Kusrini Setyowati Laila, Azzah Nur Lestari, Amelia Dwi Lumungga, Mahda Iza Luthfia Amanda Sari Maisyaroh Maulana Amirul Adha Mery Dwi Rohmawati Mira Dwi Agustin Mochammad Sa’id Moh. Rasyid Ridho Muhammad Holqi Rizki Azhari Muhammad Khoirul Anam Mustaghfiroh Mustaghfiroh Mustaghfiroh, Mustaghfiroh Nadifa, Milatun Nafi'a, Dinda Rahma Nova Syafira Ariyanti Nova Syafira Ariyanti Novita Rahayu Nurabadi, Ahmad Nurul Ulfatin Nurwahyuni, Sari Oja, Arianus Adam Raja Paul Arjanto Payong, Yohanes Laga Prabandari, Diah Ayu Prasetyo, Dwi Rudy Prastiko, Mufti Nawang Pungki Randha Krisna Purbaningrum, Hasna Dwi Purwanto, Moch. Haris Putra, Agustinus Hermino Suprema Putri, Dian Erika Rachman Halim Yustiyawan Raden Bambang Sumarsono Rakhma Agustina Sulistyowati Rizal Ar Rasyid Rochmawati, Rochmawati Rosida Rosida Saifullah, Mochammad Satria, Sri Wahyuni Eka Shelly Andari Shoifah Shoifah Sigiyuwanta, Recsatasha Siti Munirotul Yuanita SITI ROSYIDAH, SITI Sultoni Sultoni Sumiatun Sumiatun, Sumiatun Sunarni Sunarni Susar, Aljuprianus Suyud Suyud Syam, Aldo Redho Teguh Triwiyanto Tri Firmansyah Ubaidilah, Aan Fardani Ulfa Muadhatin Qoriah Upara, Nurul Inayah B. Utomo, Fajar Hendro Walid Fajar Antariksa Widiarini, Widiarini Wiwik Handayani Yanuar, Muhammad Yusuf Sobri, Ahmad