p-Index From 2021 - 2026
9.028
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan Ilmu Pendidikan Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual International Research Based Education Journal Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Bidang Pendidikan Dasar Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Media Manajemen Pendidikan JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan JMK Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Nusantara (JPPNu) Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Cendekia: Jurnal Kependidikan dan Kemasyarakatan JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Journal of Education for Sustainability and Diversity Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Proceedings Series of Educational Studies Al-Hayat: Journal of Islamic Education JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Inovasi Kurikulum
Claim Missing Document
Check
Articles

Digital Leadership Kepala Sekolah Hubungannya dengan Kinerja Guru dan Kompetensi Siswa Era Abad 21 Agus Timan; Mustiningsih Mustiningsih; Ali Imron
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p323

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to identify the relationship between five principal digital leadership constructs, namely visionary leadership, digital age learning culture, excellence in professional practice, systemic improvement, and digital citizenship with teacher performance and student competence in the 21st century. The number of samples in This study consisted of 96 people consisting of principals and teachers from 24 schools. The data analysis in this study used SEM with the help of the AMOS 24 program. The results showed that the five components of digital leadership namely visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, and digital citizenship have a direct effect on teacher performance and student competence in the century era. 21. The five components of digital leadership also indirectly affect student competence through teacher performance. The contribution of this research shows that with adequate digital leadership practices, supporting the efforts of teachers in achieving the expected performance, can improve student competence in the 21st century era.Keywords: digital leadership, teacher performance, student competence, elementary school Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara lima konstruksi kepemimpinan digital kepala sekolah, yaitu kepemimpinan visioner, budaya pembelajaran zaman digital, keunggulan dalam praktik profesional, peningkatan sistemik, dan kewarganegaraan digital dengan kinerja guru dan kompetensi siswa di abad 21. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 orang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru dari 24 Sekolah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM dengan bantuan program AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan kelima komponen digital leadership yakni visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, dan digital citizenship berpengaruh secara langsung terhadap kinerja guru dan kompetensi siswa di era abad 21. Kelima komponen digital leadership tersebut juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap kompetensi siswa melalui kinerja guru. Kontribusi penelitian ini menunjukkan bahwa dengan praktik kepemimpinan digital yang memadai, mendukung upaya guru dalam mencapai kinerja yang diharapkan, dapat meningkatkan kompetensi siswa diera abad 21.Kata kunci: digital leadership, kinerja guru, kompetensi siswa, sekolah dasar
Karakteristik Kepemimpinan Pembelajaran Era Digital dan Pemecahan Masalah Pembelajaran Masa Pandemi Covid 19 Djum Djum Noor Benty; Mustiningsih Mustiningsih; Anindya Hapsari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p309

Abstract

Abstract: This Covid-19 pandemic situation makes school principals play an important role in solving problems related to learning problems during the covid 19 pandemic. The purpose of this study is to identify the characteristics of digital era instructional leadership and solving learning problems during the covid 19 pandemic. This study uses a research design descriptive quantitative. Area proportional random sampling is a sampling technique used, with a total sample of 196 people. The results of the study show (1) that instructional leadership skills in the digital era are the most needed factors for building a school climate, which are then followed by exemplary factors, strengthening, learning in the classroom and outside the classroom, preparing the vision, mission, and school goals that contain era learning digital, and learning program management, and (2) the principal's skills in solving learning problems during the Covid 19 pandemic are the most needed decision implementation skills factors, which are then followed by problem identification, evaluation, alternative development, and analysis skills factors. decide on alternatives.Keywords: instructional leadership, problem solving, digital era, covid 19 Abstrak: Situasi pandemi Covid-19 ini menjadikan Kepala sekolah memegang peranan penting dalam pemecahan masalah terkait dengan permasalahan pembelajaran di masa pandemi covid 19. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengidentifikasi karakteristik kepemimpinan pembelajaran era digital dan pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif. Area proportional random sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang digunakan, dengan jumlah sampel sebanyak 196 orang. Hasil penelitian menunjukkan (1) keterampilan kepemimpinan pembelajaran era digital paling banyak dibutuhkan faktor membangun iklim sekolah, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keteladanan, penguatan, belajar di kelas dan diluar kelas, penyusunan visi, misi, dan tujuan sekolah yang berisi pembelajaran era digital, dan pengelolaan program belajar, dan (2) keterampilan kepala sekolah dalam pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi Covid 19 paling banyak dibutuhkan faktor keterampilan implemetasi keputusan, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keterampilan identifikasi masalah, evaluasi, pengembangan alternatif, dan analisis dan memutuskan alternatif.Kata kunci: kepemimpinan pembelajaran, pemecahan masalah, era digital, covid 19
Karakteristik Kepemimpinan Pembelajaran Era Digital dan Pemecahan Masalah Pembelajaran Masa Pandemi Covid 19 Djum Djum Noor Benty; Mustiningsih Mustiningsih; Anindya Hapsari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p309

Abstract

Abstract: This Covid-19 pandemic situation makes school principals play an important role in solving problems related to learning problems during the covid 19 pandemic. The purpose of this study is to identify the characteristics of digital era instructional leadership and solving learning problems during the covid 19 pandemic. This study uses a research design descriptive quantitative. Area proportional random sampling is a sampling technique used, with a total sample of 196 people. The results of the study show (1) that instructional leadership skills in the digital era are the most needed factors for building a school climate, which are then followed by exemplary factors, strengthening, learning in the classroom and outside the classroom, preparing the vision, mission, and school goals that contain era learning digital, and learning program management, and (2) the principal's skills in solving learning problems during the Covid 19 pandemic are the most needed decision implementation skills factors, which are then followed by problem identification, evaluation, alternative development, and analysis skills factors. decide on alternatives.Keywords: instructional leadership, problem solving, digital era, covid 19 Abstrak: Situasi pandemi Covid-19 ini menjadikan Kepala sekolah memegang peranan penting dalam pemecahan masalah terkait dengan permasalahan pembelajaran di masa pandemi covid 19. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengidentifikasi karakteristik kepemimpinan pembelajaran era digital dan pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif deskriptif. Area proportional random sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang digunakan, dengan jumlah sampel sebanyak 196 orang. Hasil penelitian menunjukkan (1) keterampilan kepemimpinan pembelajaran era digital paling banyak dibutuhkan faktor membangun iklim sekolah, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keteladanan, penguatan, belajar di kelas dan diluar kelas, penyusunan visi, misi, dan tujuan sekolah yang berisi pembelajaran era digital, dan pengelolaan program belajar, dan (2) keterampilan kepala sekolah dalam pemecahan masalah pembelajaran masa pandemi Covid 19 paling banyak dibutuhkan faktor keterampilan implemetasi keputusan, yang selanjutnya secara berturut-turut diikuti faktor keterampilan identifikasi masalah, evaluasi, pengembangan alternatif, dan analisis dan memutuskan alternatif.Kata kunci: kepemimpinan pembelajaran, pemecahan masalah, era digital, covid 19
Digital Leadership Kepala Sekolah Hubungannya dengan Kinerja Guru dan Kompetensi Siswa Era Abad 21 Agus Timan; Mustiningsih Mustiningsih; Ali Imron
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i42022p323

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to identify the relationship between five principal digital leadership constructs, namely visionary leadership, digital age learning culture, excellence in professional practice, systemic improvement, and digital citizenship with teacher performance and student competence in the 21st century. The number of samples in This study consisted of 96 people consisting of principals and teachers from 24 schools. The data analysis in this study used SEM with the help of the AMOS 24 program. The results showed that the five components of digital leadership namely visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, and digital citizenship have a direct effect on teacher performance and student competence in the century era. 21. The five components of digital leadership also indirectly affect student competence through teacher performance. The contribution of this research shows that with adequate digital leadership practices, supporting the efforts of teachers in achieving the expected performance, can improve student competence in the 21st century era.Keywords: digital leadership, teacher performance, student competence, elementary school Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara lima konstruksi kepemimpinan digital kepala sekolah, yaitu kepemimpinan visioner, budaya pembelajaran zaman digital, keunggulan dalam praktik profesional, peningkatan sistemik, dan kewarganegaraan digital dengan kinerja guru dan kompetensi siswa di abad 21. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 orang terdiri dari Kepala Sekolah dan Guru dari 24 Sekolah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan SEM dengan bantuan program AMOS 24. Hasil penelitian menunjukkan kelima komponen digital leadership yakni visionary leadership, digital age learning, excellent in professional, systemic improvement, dan digital citizenship berpengaruh secara langsung terhadap kinerja guru dan kompetensi siswa di era abad 21. Kelima komponen digital leadership tersebut juga berpengaruh secara tidak langsung terhadap kompetensi siswa melalui kinerja guru. Kontribusi penelitian ini menunjukkan bahwa dengan praktik kepemimpinan digital yang memadai, mendukung upaya guru dalam mencapai kinerja yang diharapkan, dapat meningkatkan kompetensi siswa diera abad 21.Kata kunci: digital leadership, kinerja guru, kompetensi siswa, sekolah dasar
Pelatihan Metode Pembelajaran Menyenangkan Berbasis Integrated Joyful Religious Learning dengan Menggunakan Quizziz Maisyaroh Maisyaroh; Juharyanto Juharyanto; Mustiningsih Mustiningsih; Maulana Amirul Adha; Bagus Rachmad Saputra
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 1 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i1.6848

Abstract

Kegiatan penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk kegiatan pelatihan metode pembelajaran menyenangkan berbasis integrated joyful religious learning dengan menggunakan aplikasi Quizziz bagi guru-guru dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Pelatihan ini sebagai solusi dalam memecahkan permasalahan pembelajaran yang kurang menyenangkan dan terkesan monoton selama masa pembelajaran jarak jauh seperti saat ini dengan tidak meninggalkan ciri khas madrasah yakni pembelajaran berbasis nilai-nilai keagamaan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di MI Ihyaul Ulum Sooko Kabupaten Mojokerto yang diikuti oleh kepala sekolah dan juga guru-guru. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah pemaparan metode pembelajaran yang menyenangkan, diskusi, tanya jawab terkait dengan permasalahan yang dihadapi oleh guru di madrasah, dan pendampingan praktek langsung membuat kuis melalui aplikasi Quizziz. Selama kegiatan berlangsung peserta pelatihan terlihat aktif mengikuti pemaparan materi pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian tersebut yakni guru mampu membuat kuis melalui aplikasi Quizziz, guru antusias mengikuti pelatihan lanjutan, dan guru aktif berkomunikasi secara mandiri dengan tim pengabdian perihal pemanfaatan aplikasi Quizziz.
Studi Literasi Kompetensi Supervisi Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru di Dunia Pendidikan Ichda, Mochammad Amirudin; Mustiningsih, Mustiningsih
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.149 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v6i4.1401

Abstract

Tujuan dari kajian literasi ini adalah untuk mengetahui kompetensi supervisi kepala sekolah agar dapat meningkatkan kinerja guru bagi sekolahnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian deskriptif difokuskan pada pemecahan masalah melalui tinjauan pustaka berdasarkan studi literatur. Kami memilih 10 artikel dari jurnal besar, termasuk Jurnal Nasional dan Jurnal Internasional, yang diterbitkan dari 2012 hingga 2022. Teknik yang digunakan penulis adalah metode penelitian kepustakaan, menggunakan jurnal, artikel, buku, dan sumber literatur lainnya yang diunduh dari database Google Scholar, Academia, dan ERIC. Hasil dari kajian literasi ini adalah pelaksanaan supervisi merupakan tugas kepala sekolah untuk melakukan pengawasan terhadap guru dan pegawai sekolahnya, kegiatan ini juga mencakup penelitian, penentuan berbagai kebijakan yang diperlukan, dan pemberian jalan keluar bagi permasalahan yang dihadapi oleh seluruh pegawainya.
Strategi Pemanfataan Teknologi dan Informasi dalam Pembelajaran Guna Mempersiapkan Pelajar Berkarakter di Era Society 5.0 Indra Lesmana; Mustiningsih Mustiningsih; Luthfia Amanda Sari; Arumia Fairuz Husna; Firda Fitrotul Unsa; Ahmad Furqon Akhbar
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7873

Abstract

Abstract: Not over the polemic in the era of the industrial revolution 4.0, now all people in the world are shocked by the idea of a new idea, namely the era of society 5.0. A time that requires humans to be adaptive and creative with fast and appropriate technology. However, to achieve this condition, there needs to be a massive effort from all education actors and direct involvement from parents to create quality graduates who are competent and proficient with technology. This study aims to explain about, (1) the challenges of utilizing technology and information for teachers with SWOT analysis in an effort to prepare students with character , (2) the solutions provided to overcome the challenges of utilizing technology and information in an effort to prepare students with character. This research method uses a qualitative descriptive approach. The data collection technique used in this study was a literature review. The result of this study is that teachers do not maximize the use of technology, especially applications of learning service providers. Online learning activities are only limited to using the whatsapps application. The solution to prepare students with character is to provide varied tasks as well as assistance and control from parents regarding the use of technology.Keywords: learning, character education, information technology, era society 5.0Abstrak: Belum usai polemik diera revolusi industri 4.0 kini seluruh masyarakat di dunia digemparkan dengan ide gagasan baru yakni era society 5.0. Masa yang menuntut manusia untuk adaptif serta kreatif dengan adanya teknologi cepat dan tepat guna. Namun, untuk mencapai kondisi tersebut perlu adanya upaya yang masif dari semua pelaku pendidikan dan keterlibatan langsung dari orang tua guna menciptakan mutu lulusan yang kompeten serta cakap dengan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai, (1) tantangan pemanfaatan teknologi dan informasi bagi guru dengan analisis SWOT dalam upaya mempersiapkan pelajar berkarakter, (2) solusi yang diberikan untuk mengatasi tantangan pemanfaatan teknologi dan informasi dalam upaya mempersiapkan pelajar berkarakter. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini kajian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah guru kurang memaksimalkan pemanfaatan teknologi terutama aplikasiaplikasi penyedia layanan belajar. Kegiatan pembelajaran online hanya terbatas menggunakan aplikasi whatsapps. Solusi untuk mempersiapkan pelajar berkarakter yaitu dengan memberikan tugas bervariatif serta pendampingan dan kontrol dari orang tua mengenai penggunaan teknologi.Kata kunci: pembelajaran, pendidikan karakter, teknologi informasi, era society 5.0
Paradigma Pendidikan Era Learning Society 5.0: Model STEAM sebagai Internasional Best Practice dalam Smart Education Ghasa Faraasyatul ‘Alam; Ali Imron; Achmad Supriyanto; Mustiningsih Mustiningsih
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7870

Abstract

Abstract: The era of the industrial revolution which has now reached 5.0 demands changes in all aspects marked by the use of digital technology. This research aims to prepare education for the era of learning society 5.0 in the challenges of new paradigms in the context of the 21st century skill picture which can later be of long-term benefit to be able to improve the quality of education and unite international level education and the application of modern technology as a whole at various levels of education that have also implemented best practices for learning models in a related educational institution. Researchers use a type of literature study approach by applying the literature review method to be able to get the latest information and quality data with the most accurate and reliable sources. Data that has been collected and neatly arranged will soon be analyzed using systematic steps, including identifying research topics, determining the focus of literature, searching for research supporting sources, assessing the quality of sources, presenting research results, and drawing conclusions. There are four research results of the educational paradigm of the learning society 5.0 era, including: (a) International best practices in education; (b) Changes in the role of educators; (c) Optimization of smart education; and (d) Implementation of the STEAM model.Keywords: educational paradigm, learning society 5.0, STEAM model, international best practice, smart educationAbstrak: Era revolusi industri yang kini sudah mencapai 5.0 menuntut adanya perubahan dalam segala aspek ditandai dengan adanya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mempersiapkan pendidikan era learning society 5.0 dalam tantangan-tantangan paradigma baru pada konteks gambaran keterampilan abad ke-21 yang nantinya dapat bermanfaat jangka panjang untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan serta menyatukan pendidikan tingkat internasional dan penerapan teknologi modern secara menyeluruh diberbagai jenjang pendidikan yang juga sudah mengimplementasikan best practice untuk model-model pembelajaran di suatu lembaga pendidikan terkait. Peneliti menggunakan jenis pendekatan studi pustaka dengan menerapkan metode literature review untuk bisa mendapatkan informasi terbaru serta data yang berkualitas dengan sumbersumber terakurat dan terpercaya. Data yang sudah terkumpul dan tertata rapi akan segera dilakukan analisis dengan menggunakan langkah-langkah sistematis antara lain adalah melakukan identifikasi topik penelitian, menentukan fokus dari literatur, pencarian sumber-sumber penunjang penelitian, penilaian kualitas sumber, penyajian hasil penelitian, dan penarikan kesimpulan. Terdapat empat hasil penelitian paradigma pendidikan era learning society 5.0 antara lain: (a) Internasional best practice dalam pendidikan; (b) Perubahan peran pendidik; (c) Optimalisasi smart education; dan (d) Implementasi model STEAM.Kata kunci: paradigma pendidikan, learning society 5.0, model STEAM, internasional best practice, smart education
PENINGKATAN KETERAMPILAN INTRUKSIONAL MELALUI PELATIHAN GURU MTS DALAM PEMAANFAATAN APLIKASI GAME CROSSWORDLABS Maisyaroh Maisyaroh; Nurul Ulfatin; Mustiningsih Mustiningsih; Juharyanto Juharyanto; Nova Syafira Ariyanti; Maulana Amirul Adha; Wiwik Handayani
Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) Vol. 3 No. 4 (2023): Indonesian Collaboration Journal of Community Services
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/icjcs.v3i4.137

Abstract

In the current era, innovation is really needed by teachers to optimize learning success, where they can utilize ICT and can organize game-based learning. The aim of this community service activity is to increase teacher creativity in learning and improve teacher skills in designing and implementing game-based learning in the classroom. In order to achieve the objectives of community service activities, a training approach is used, with four main stages, namely introduction, training, evaluation and providing feedback. The evaluation was carried out using a quantitative approach, using descriptive data analysis techniques and the Wilcoxon test. Based on evaluation and reflection on activities, it shows that teacher training was declared effective, there was an increase in teacher skills before and after the research was carried out. Teachers are also motivated to implement the material taught in the learning process
Peran Mediasi Good University Governance Terhadap Kinerja Utama Perguruan Tinggi Akidah Fitrah; Mustiningsih Mustiningsih; Etatok Rindang Karjo; Arif Prastiawan
Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan Vol. 13 No. 3 (2023): Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jrak.v13i3.29219

Abstract

Purpose: This research aims to empirically test the influence of performance-based budgeting and remuneration on the main performance of higher education institutions which is mediated by good university governance Methodology/approach: This research is causal research with a quantitative approach using path analysis. The data used is primary data obtained from a sample of 42 people by distributing questionnaires using Google Form. Answer measurement uses a Likert scale. Findings: Performance-based budgeting mediated by good university governance has a significant effect on the main performance of higher education institutions. Remuneration mediated by good university governance has a significant effect on the main performance of higher education. Performance-based budgeting has a significant effect on good university governance. Remuneration has a significant effect on good university governance. Performance-based budgeting cannot directly improve the main performance of higher education institutions because it does not have a significant effect. Direct remuneration cannot improve the main performance of higher education because it does not have a significant effect. Good university governance has a significant effect on the main performance of higher education. Practical implications: Improving higher education performance can be done through the application of good university governance principles such as transparency, accountability, responsibility, independence and justice as well as the implementation of performance-based budgets and effective remuneration to realize the implementation of good university governance. Originality/value: There are many research results on performance-based budgeting and remuneration on higher education performance with inconsistent results, so the research was conducted to fill the research gap in previous research by using good university governance as a mediating variable to improve higher education performance from the implementation of performance-based budgeting and remuneration.
Co-Authors A. Aulia Reski Novianti Alnisyar AA Sudharmawan, AA Aan Fardani Ubaidilah Abd. Rohim Asnawi Achmad Hufron Achmad Supriyanto Agus Timan Agustin, Desika Agustinus Hermino Suprema Putra Ahmad Furqon Akhbar Ahmad Tohirin Ainur Rifqi Akidah Fitrah Ali Imron Ali Imron Alma'idah Hayuning Alma'idah Hayuning Sesanti Amelia Dwi Lestari Amin, Muhammad Iqbal Anggit Rija Nurhidayat Anggraeni Cahyaningtyas Anggrayani, Hermawati Diah Lopika Anindya Hapsari Ansar, Rudy Ardianti, Vika Argadinata, Hasan Arif Prastiawan Arifin Arifin Arisa Darwis Arumia Fairuz Husna Asep Sunandar Bagus Rachmad Saputra Bagus Rachmad Saputra Bambang Budi Wiyono Bayu Bahari Bella Nadya Rosaliawati Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Burhanuddin Camara, Jun Solver Christian Wiradendi Wolor Danang Rizky Permadani Darmaji Darmaji Darmaji Darmaji Desi Eri Kusumaningrum Dinar Tri Juliyanti Dita Fitriana Djum Djum Noor Benty Dwi Esti Andriani Elyya Putri Fia Nurmaya Enis Purnawanti Enis Purnawanti, Enis Enjelica, Lovina Kharisma Etatok Rindang Karjo Fauzi Firmansyah Putra Fa’iz Nur Abdillah Firda Fitrotul Unsa Firda Hana Dianti Fitri Nurtikasari Fitri Nurtikasari Fitriana, Dita Ghasa Faraasyatul ‘Alam Hariyono, Eko Hasna Dwi Purbaningru Hayuning, Alma'idah Hendyat Soetopo Husen Surya Dinata Ibrahim Bafadal Ichda, Mochammad Amirudin Imron Arifin Indah Susanti Indra Lesmana Intan Kurniawati Irmayanti, Susi Ismakrufah Ismakrufah Juharyanto Juharyanto Kusrini Setyowati Laila, Azzah Nur Lestari, Amelia Dwi Lumungga, Mahda Iza Luthfia Amanda Sari Maisyaroh Maulana Amirul Adha Mery Dwi Rohmawati Mira Dwi Agustin Moch. Haris Purwanto Mochammad Sa’id Muhammad 'Afwan Mufti Muhammad Holqi Rizki Azhari Muhammad Khoirul Anam Muhammad Rasyid Ridho Mustaghfiroh Mustaghfiroh Mustaghfiroh, Mustaghfiroh Nabila Mutiara Bilqis Nafi'a, Dinda Rahma Nova Syafira Ariyanti Nova Syafira Ariyanti Novita Rahayu Novita Rahayu Nurabadi, Ahmad Nurul Ulfatin Nurwahyuni, Sari Oja, Arianus Adam Raja Paul Arjanto Payong, Yohanes Laga Prabandari, Diah Ayu Prasetyo, Dwi Rudy Prastiko, Mufti Nawang Pungki Randha Krisna Purbaningrum, Hasna Dwi Purwanto, Moch. Haris Putra, Agustinus Hermino Suprema Putri, Dian Erika Rachman Halim Yustiyawan Raden Bambang Sumarsono Rakhma Agustina Sulistyowati Rizal Ar Rasyid Rizal Ar Rasyid Rochmawati Rochmawati Rochmawati Rochmawati, Rochmawati Rosida Rosida Saifullah, Mochammad Saroh, Umi Satria, Sri Wahyuni Eka Shelly Andari Shoifah Shoifah Sigiyuwanta, Recsatasha Siti Munirotul Yuanita SITI ROSYIDAH, SITI Sri Wahyuni Eka Satria Sukma Puri Bektiyastri Sukma Puri Bektiyastri Sultoni Sultoni Sumiatun Sumiatun, Sumiatun Sunarni Sunarni Susar, Aljuprianus Suyud Suyud Syam, Aldo Redho Teguh Triwiyanto Tri Firmansyah Ubaidilah, Aan Fardani Ulfa Muadhatin Qoriah Upara, Nurul Inayah B. Utomo, Fajar Hendro Vionita Ayulistiani Vionita Ayulistiani Walid Fajar Antariksa Widiarini, Widiarini Wiwik Handayani Yanuar, Muhammad Yusuf Sobri, Ahmad