Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Media Kahoot dalam Penilaian Pembelajaran Mengevaluasi Struktur dan Kebahasaan Teks Anekdot pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Suwawa Nenta Mamonto; Fatmah A.R. Umar; Herson Kadir
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 2, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.564 KB) | DOI: 10.37905/jjll.v2i1.10103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penggunaan media Kahoot dalam penilaian pembelajaran mengevaluasi struktur dan kebahasaan teks anekdot, (2) mendeskripsikan hasil belajar siswa melalui penggunaan media Kahoot dalam pembelajaran mengevaluasi struktur dan kebahasaan teks anekdot, (3) mendeskripsikan faktor penghambat penggunaan media Kahoot dalam penilaian hasil belajar siswa dalam pembelajaran mengevaluasi struktur dan kebahasaan teks anekdot. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil observasi penggunaan media Kahoot dalam penilaian pembelajaran mengevaluasi struktur dan kebahasaan teks anekdot, nilai yang diperoleh siswa berdasarkan penggunaan aplikasi Kahoot, keterangan dari peneliti dan siswa tentang hambatan penggunaan media Kahoot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Kahoot dalam penilaian pembelajaran mengevaluasi struktur dan kebahasaan teks anekdot berlangsung dengan baik, mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan menarik, membuat siswa merasa tertantang, mampu mendorong siswa untuk saling berkompetisi mendapatkan nilai sebaik mungkin, mampu meningkatkan antusiasme dan motivasi belajar para siswa, dan mampu mencegah siswa untuk kehilangan minat belajar. Hasil belajar siswa melalui penggunaan media Kahoot diperoleh nilai rata-rata sebesar 9648,60 point, perolehan nilai siswa berdasarkan peringkat (nilai tertinggi dan nilai terendah) dilihat dari awal sampai akhir pembelajaran yang menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik dan aktif dalam menggunakan media Kahoot. Faktor penghambat penggunaan media Kahoot dikategorikan cukup dipengaruhi dari segi fasilitas, aturan lingkungan sekolah, dari siswa, dan pada awal pengenalan media.
EKRANISASI NOVEL DILAN 1991 KARYA PIDI BAIQ KE DALAM FILM DILAN 1991 KARYA FAJAR BUSTOMI juni triantoko; Fatmah A R Umar; Herson Kadir
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 2, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.229 KB) | DOI: 10.37905/jjll.v2i2.12713

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan (1) Proses penciutan yang terjadi pada film Dilan 1991 karya sutradara Fajar Bustomi yang merupakan hasil ekranisasi dari novel Dilan 1991 karya Pidi Baiq. (2) Proses penambahan yang terjadi pada film Dilan 1991 karya sutradara Fajar Bustomi yang merupakan hasil ekranisasi dari novel Dilan 1991 karya Pidi Baiq. (3) Proses perubahan variasi yang terjadi pada film Dilan 1991 karya sutradara Fajar Bustomi yang merupakan hasil ekranisasi dari novel Dilan 1991 karya Pidi Baiq. Teori yang digunakan adalah teori ekranisasi, dengan metode penelitian deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca, teknik dokumentasi, dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan (1) Proses ekranisasi penciutan terdapat pada aspek tokoh, yaitu ada 8 tokoh yang mengalami penciutan, dan pada aspek alur, yaitu terdapat 63 alur yang mengalami penciutan. (2) Proses ekranisasi penambahan hanya terdapat 2 alur cerita yang ditambahkan. (3) Proses ekranisasi perubahan variasi terdapat pada aspek tokoh, yaitu terdapat 5 karakter tokoh yang tampil di novel dan film, terdapat 17 tokoh yang diperkenalkan di novel tidak diperkenalkan di film. Untuk aspek alur, yaitu terdapat 18 alur yang mengalami perubahan variasi. Dan untuk aspek latar terdapat 5 latar yang mengalami perubahan variasi. Hal tersebut terlihat dalam film Dilan 1991 karya Fajar Bustomi yang lumayan banyak perbedaan dengan novel Dilan 1991 karya Pidi Baiq. Akan tetapi, walau mengalami banyak proses ekranisasi, film tetap menyampaikan isi dalam novel dengan baik. Kata-kata Kunci: Ekranisasi, Novel Dilan 1991, Film Dilan 1991.
EKSPLOITASI DAN OBJEKTIVITAS PEREMPUAN DALAM NOVEL HILDA KARYA MUYASSAROTUL HAFIDZOH (SEBUAH KAJIAN FEMINISME RADIKAL) herson kadir22
Jambura Journal of Linguistics and Literature Vol 3, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjll.v3i1.16296

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian mendeskripsikan eksploitasi perempuan dan objektivitas perempuan dalam novel Hilda karya Muyassarotul Hafidzoh. Penelitian ini menggunakan teori feminisme radikal yang mengkaji tentang eksploitasi dan objetivitas perempuan. Metode penelitian ini adalah deskripsi analisis. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa, Pertama, eskploitasi tubuh perempuan yang ditemukan dalam novel Hilda karya Muyassarotul Hafidzoh seperti; keindahan tubuh, eksploitasi fisik meliputi; pemanfaatan tenaga, mesin penghasil anak, eksploitasi seksual tindakan asusila, pemerkosaan, eksploitasi emosional berupa; isolasi perempuan, eksploitasi sosial berupa; tindakan amoral, dan diskriminasi serta ketidakadilan di bidang pendidikan. Kedua, objektivitas perempuan yang ditemukan dalam novel Hilda karya Muyassarotul Hafidzoh meliputi; objektivitas diri seperti; menghakimi diri sendiri dan objektivitas seksual seperti serta budaya patriarki.
Green Moral: Nature Concervancy Strategy For Communities At Diloniyohu And Sidomulyo Selatan Villages, Boliyohuto District, Gorontalo Regency Herson Kadir; Wa Ode Irawati
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1059.325 KB) | DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.1687

Abstract

This community service is conducted through The Thematic Community Service Program “Village Building”. This program is related to Green Moral Concept by applying nature conservancy strategy by people at Diloniyohu and Sidomulyo Selatan Village, Boliyohuto District, Gorontalo Regency, to accomplish the achievement of SDGs. The implementation of the program is conducted together by the university students, local communities and government. The main objective of this Thematic Program is to increase the community’s understanding and attitude about nature conservancy through Green Moral strategy. This strategy is impelemented by doing socialization and education to community as a part of character education to build their awareness to conserve environment which is in line with SDGs program. This Thematic Community Service Program has a beneficial effect to assist local government and community in making policies and planning various program in relation to the strategy to conserve the nature and village environment. The program is implemented thorugh the following methods, preparation, briefing, and implementation. The result of the program has been accomplished by forming “Youth and Community for Environmental Care”, arrange the frontyard by growing bamboo hydroponic plants, ecobricks, and distributing stickers “Care the Environment” to people as an effort to raise their awareness of conserving the nature and environment. Keywords: Green Moral, nature, Sidomulyo Selatan, Diloniyohu
Pesan Dakwah Melalui Wacana Kritis dalam Novel Kekasih Impian Karya Wardah Maulina Oky Octaviani Pakaya; Ellyana Hinta; Herson Kadir
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 8 No 4 (2022): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (November)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v8i4.981

Abstract

The critical discourse of Van Dijk consists of three components, including text, social cognition, and social context. It is utilized in analyzing the da’wah message in WardahMaulina's novel Kekasih Impian. The study objective was to describe the da’wah message through text analysis, social cognition, and social context. It applied to qualitative descriptive. The result revealed that the most found message of da'wah through text analysis is about faith and morals, while social cognition is related to boundary towards someone we have affection with, and in terms of social context, is correlated to piety is the key of present and afterlife happiness.
Penerapan Media Kahoot pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII SMPN 2 Wanggarasi Kabupaten Pohuwato Udin Prasetia; Herson Kadir; Supriyadi Supriyadi
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v9i1.1201

Abstract

This study aims to (1) describe the application of Kahoot in learning Indonesian, (2) describing student responses based on the reflection rubric on the application of Kahoot in learning Indonesian. The method used is a combination method with a descriptive research type through a qualitative approach. The results of the research show that the application of Kahoot In learning Indonesian, it is carried out through three stages of activity, namely the initial, core and final activities of learning. Student responses based on the reflection rubric on the application of Kahoot in learning Indonesian in the Agree and Strongly Agree categories, said that the appearance was attractive, easy to use, learning became easy to understand, and there was an increase in students’ motivation and interest in learning.
Pesan pada Puisi Negeri di Tepi Jurang Karya Fadli Zon Reynol Moha; Herson Kadir; Ellayana Hinta
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v9i1.1216

Abstract

This study aims to determine the message of democracy, economics, morals, and religion in the poem Negeri di Tepi Jurang by Fadli Zon. The approach in this research is qualitative with descriptive analysis method. The research results show that 1) the message of democracy is that people don t get space for freedom, their aspirations are no longer heard, 2) the message of the economy is that the nation is in debt, and has been hit by a pandemic, accompanied by disasters that have caused social inequality to occur, 3) the moral messages are lies, hatred, hypocrisy, and oppression is a series of moral degradation, which is contrary to the noble values of the nation, 4) Religious messages contain expressions of prayers of hope for the problems that hit the country.
Dekonstruksi Konsep dalam Kumpulan Puisi Selamat Menunaikan Ibadah Puisi Karya Joko Pinurbo Darliani Darliani; Herson Kadir; Ellyana Hinta
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v9i1.1214

Abstract

The purpose of this study is to describe the deconstruction of the meaning of the concept in the collection of poems Happy Performing Poetry Worship by Joko Pinurbo. The research method used is descriptive qualitative. Research data collection techniques used library study techniques, while data analysis techniques were more dominantly carried out to look at the interweaving of results of interpretation and description qualitatively. The results of the study show that there are 12 concepts of meaning that experience deconstruction which gives birth to an independent meaning that disassembles the stability of the concept of meaning in a contradictory manner. Twelve deconstructions of the concept of meaning in the poetry collection is identified as deconstruction through paradox, irony, and contradiction of the concept of meaning.
Perubahan Inferioritas dan Superioritas Individual Tokoh Utama dalam Novel Egosentris Karya Syahid Muhammad Meriyanti Lakoro; Sayama Malabar; Herson Kadir
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 3 (2021): (September 2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.624 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v11i3.11956

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini mendeskripsikan perubahan inferioritas dan superioritas individual tokoh utama dalam novel Egosentris karya Syahid Muhammad. Teori yang digunakan dalam adalah psikologi individual Adler yakni tentang teori tentang pentingnya mengatasi perasaan inferioirtas menuju ke perjuangan menjadi sukses atau superioritas. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan yang menunjukkan adanya inferioritas dan superioritas individual tokoh utama dalam novel Egosentris karya Syahid Muhammad. Sumber data dalam penelitian ini adalah kutipan-kutipan cerita dalamnovel Egosentris karya Syahid Muhammad. dilakukan dengan teknik baca, teknik catat, dan teknik pengumpulan dokumentasi.Teknik analisis data yang telah terkumpul dianalisis dengan cara mengklasifikasi data sesuai dengan subtansi permasalahan pada perubahan kepribadian inferioritas ke superioritas, menganalisis dan menginterpretasi data yang menggambarkan perubahan kepribadian tokoh utama dalam novel Egosentris karya Syahid Muhammad, serta menyimpulkan hasil penelitian.Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa: 1) perubahan kepribadian idividual tokoh utama dari inferioritas ke superioritas ditinjau dari aspek kesatuan kepribadian terdapat beberapa perubahan sikap yakni berupa sikap diam menjadi kritis; 2) perubahan kepribadian tokoh utama dari inferioritas ke superioritas ditinjau dari aspek minat sosial menunjukkan sikap peduli yang sangat tinggi terhadap orang lain; 3) perubahan kepribadian tokoh utama dari inferioritas ke superioritas ditinjau dari aspek gaya hidup memperlihatkan perubahan gaya hidup yang bermanfaat bagi orang lain; 4) perubahan kepribadian tokoh utama dari inferioritas ke superioritas ditinjau dari aspek kekuatan kreatif self menunjukkan sikap kuat dalam memberikan solusi dari setiap masalah yang terjadi. Dengan demikian, perubahan kepribadian tokoh utama dalam novel Egosentris karya Syahid Muhammad menunjukkan adanya usaha dalam mengubah perasaan yang awalnya inferioritas menjadi superioritas.Kata kunci: Inferioirtas, superioritas, Kesatuankepribadian, minatsosial, gayahidup, kekuatankreatif self, novel.
MAKNA KAU DAN AKU DALAM PUISI “KAU INI BAGAIMANA ATAU AKU HARUS BAGAIMANA” KARYA K.H. A. MUSTOFA BISRI (KAJIAN SEMIOTIKA RIFFATERRE) Muhammad Arfan; Herson Kadir; Zilfa Achmad Bagtayan
Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol 11, No 1 (2021): (Januari 2021)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.472 KB) | DOI: 10.37905/jbsb.v11i1.9987

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna kau dan aku ditinjau dari ketidaklangsungan ekspresi, hipogram, matriks, model, dan varian dalam puisi “Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana”. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini yaitu makna puisi “Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana” karya K.H. A. karya Mustofa Bisri. Sumber data penelitian ini diperoleh dari puisi “Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana” karya K.H. A. Mustafa Bisri yang dimuat dalam Antologi Ohoi: Kumpulan Puisi Balsem. Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan, membaca, mengidentifikasi, mencatat, dan menyajikan data.Hasil penelitian menunjukan bahwa pertama, makna kau dan aku dalam puisi “Kau Ini Bagaimana atau Aku Harus Bagaimana” ditinjau dari ketidaklangsungan ekspresi terdapat penggantian arti berupa sinekdoke, penyimpangan arti berupa ironi, dan penciptaan arti berupa konsistensi homolog. Kedua, makna kau dan aku dari hipogram potensial merujuk pada praanggapan bahwa terdapat pernyataan dan tindakan kau yang dianggap bersifat positif dan negatif serta hipogram aktual puisi merujuk pada sejarah orde baru. Ketiga, matriks puisi yaitu “memoar positif dan negatif orde baru”. Model puisi yaitu “memoar orde baru”. Varian puisi tersebut, yaitu 1) segala ruang lingkup kehidupan masyarakat sangat diatur dengan detail oleh penguasa; 2) hukum hanya berlaku bagi oposisi dan kebijaksanaan terkadang bertentangan dengan hukum yang dibuat; 3) pembangunan menjadi prioritas hingga pemimpinnya dijuluki sebagai “Bapak Pembangunan”. Dengan demikian, makna kau dan aku dalam puisi ini secara semiotik menggambarkan sebuah kekuasaan rezim dan kondisi sosial rakyatnya.
Co-Authors Abas, Dwi Anggriani Abdullah, Ainun Adeliya Ibrahim Agustin, Puspita Dian Ali, Ayu Hidayanti Ali, Magvira Amelia Anastasya Lanti Amu, Aldiyanto Andi Hersya Nur Azizah Apriliani S. Mamu Ariyanti Daud, Olvi Dwi Ayu Hidayanti Ali Ayu Nahumpang Bambang, Sarmila Baruadi, Karmin Blongkod, Sri Winanda Chairunnisa Mantu D. Hulopi, Nursella Darliani Darliani Datau, Maryam Daud, Erik Daud, Rolan K. Destira Abd Rahman, Tria Deviana Rasyid Djeijun, Wanda Djua, Nurain Dunggio, Sri Juliana Mul’afaida Duslan, Nur Halizah Egam, Ahmad Syahdan Eka Sartika, Eka Eka Wahyuni Mohamad, Inayah Ellayana Hinta Ellyana Hinta Elya Nusantari Erina Putriani Paputungan Fatmah AR Umar Febriana, Cindy Fitri Lamusu Fitri Yanuar Misilu Guzali, Yurnaningsih H. Saledaa, Sri Mulyani Habibie, Nur Ainsyah Hadji, Delvina Halaa, Siti Salsadila Hanapi, Serliyani Harun, Alan Harun, Witrian Herman Didipu Hidayanti Ali, Ayu Hulantu, Nurain Humokor, Hikma Nurcahyani I. Sahur, Syamsurizal Indah Zain Jafar Lantowa Jannah, Firdha Fadhilatul Jein Palilati juni triantoko Justevani, Sri Kadir, Wahyuni Karsum K.Talib Kaune, Yulistiani Kirana Gaga, Diva Kuga, Mersiranda La Ode Gusman Nasiru Lalu, Sri Sulistiawati Liputo, Moh. Giat Lisnawati Palongo M. Mulusi, Mirna Maele, Helmin Masyhur, Putri Syahra Mawar H. T. Datunsolang Meiska Van Gobel Meriyanti Lakoro Moh. Karmin Baruadi Mohamad Karmin Baruadi Mohamad, Hawaria Mokodompit, Rahmawati Mokodompit, Sarapina Muhammad Arfan MUSLIMIN N. Djou, Dakia Neno, Kartika Amalia Nenta Mamonto Nihali, Sri Ririn Nikomang Mahatmadevisy Niranda Oki Noho, Destilawati Ntelu, Nurfirawati Nur Alin Benta Nur Fadila Kueno Nur'ain Lakoro Nuraini, Lian Nurdin, Nuryana Nurjuliati Salsabila Y. Rahman Nurlena Arsadi Nuruji, Arni Oky Octaviani Pakaya Paputungan, Erina Putriani Paputungan, Leoni Patrian Pakaya Pobela, Julianti Anamira Pobela, Siti Nurhalisa Pontoh, Sri Wahyuni Potabuga, Nur Atika Prasetia, Udin Rahman Apadu Rahmawati Mokodompit Rahmiyati Sumba Renaldi Harun, Alit Reynol Moha Ricky Daliuwa Rusdi, Safna S. Nani, Sandi Sadapu, Nurain Sahari, Sella Salam Sayama Malabar Setyanegara, Agus Shelvira Mokodongan Sitti Rachmi Masie Sri Vingki Binti Yudin Sudarno, Tri Wahyuni Suge, Firnawati Sukma Wati, Ni Gusti Ayu Suleman, Erlinda A. Suleman, Fatma Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Taumbung, Nuwafiqah S. Tayeb, Nuriyanci S. Udin Prasetia Umar, Asni Usman, Meylan Utina, Siti Nurgian Uyan Saipi Wa Ode Irawati Yulinda Otoluwa Zahabi, Ayu Zilfa Achmad Bagtayan Zulkifli Wolionelo Zulkipli Taliki Zulkipli Zulkipli