Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS MODEL PRO-BHL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA SMA Sujanem, Rai; Jatmiko, Budi; Poedjiastoeti, Sri
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2016: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model Pro-BHL untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah Fisika siswa SMA Negeri 4 Singaraja dalam pembelajaran fisika. Model Pro-BHL adalah model Problem based-hybrid learning atau pembelajaran hybrid berbasis masalah. Pembelajaran hybrid adalah pembelajaran kombinasi tatap muka dan online. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah model Pro-BHL yang diujicobakan kepada siswa kelas X SMAN 4 Singaraja. Efektivitas model Pro-BHL digambarkan berdasarkan data peningkatan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental pre-test dan post-test. Untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dilakukan dengan uji-t berpasangan dan gain ternormalisasi (N-gain). Penggunaan uji-t berpasangan dimaksudkan untuk mengetahui signifikansi peningkatan tersebut, sedangkan penggunaan N-gain dimaksudkan untuk mengetahui kategori peningkatan kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui uji-t berpasangan, model Pro-BHL secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil analisis N-gain menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa termasuk kategori sedang dengan N-gain = 0,50. Berdasarkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa, dapat disimpulkan bahwa model Pro-BHL efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa Negeri 4 Singaraja dalam pembelajaran fisika. Kata kunci: model Pro-BHL, kemampuan pemecahan masalah
MIPA DAN PENDIDIKAN MIPA LPTK MENUJU PERSAINGAN ASEAN ECONOMIC COMMUNITY2015 Jatmiko, Budi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: ASEAN Economic Community (AEC), atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan diberlakukan akhir tahun 2015, sedangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia diantara SDM bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN) masih berada diurutan ke-5. Atas dasar ini, maka persaingan tenaga kerja kita di kancah MEA menjadi mengkhawatirkan, dan karena itu harus ditingkatkan kualitasnya. Untuk meningkatkan kualitas SDM kita, khususnya SDM Pendidikan MIPA dan MIPA LPTK diperlukan desain peningkatan SDM yang sesuai dengan kebutuhan SDM Pendidikan MIPA dan MIPA abad ke-21. Salah satu alternatif strategai yang dapat ditempuh, adalah dengan cara: (1) Mengimplementasikan: Standar Nasional Pendidikan Tinggi, kurikulum pendidikan MIPA dan MIPA berorientasi KKNI, pembelajaran berbasis HOT, dan kebijakan pendidikan soft skill 0 sks sebagai syarat lulus; (2) Mendorong dan memfasilitasi: studi lanjut linier, dan sertifikasi profesi Dosen; (3) Menguatkan: riset bidang pendidikan MIPA dan MIPA berbasis keunggulan Prodi, dengan hasil riset bidang MIPA mendukung bidang Pendidikan MIPA, sarana & prasarana pendukung seperti gedung dan ruang kuliah, teaching & research laboratory, laboratorium: ICT, komputer, bahasa asing, dan Perpustakaan; Pendidikan Profesi Guru MIPA; dan (4) Menyelenggarakan sertifikasi profesi internasional berkaitan dengan bidang MIPA. Dengan demikian, lulusan Pendidikan MIPA dan MIPA LPTK diharapkan menjadi berkualitas, dan mampu bersaing di kancah MEA.Kata-kata kunci: Pendidikan MIPA, MIPA, LPTK, Persaingan, MEAAbstract: ASEAN Economic Community (AEC) is going to be implemented in 2015. On the other hand, the quality of Human Resources (HR) Indonesia among Southeast Asian Nations (ASEAN) is still in rank 5. Based on this basis, our labor competition in the arena of AEC becomes alarming, and therefore there is an urgent need to improve it. To improve the quality of our human resources, particularly human resources in the Mathematics and Natural Sciences, as wellas the Mathematics and Natural Sciences Education/LPTK (Teacher Education Institutions), it is also required to design the improvement of human resources in accordance with the needs of the human resources of the Mathematics and Natural Sciences as well as the Mathematics and Natural Sciences Education into the 21st century. Some alternatives that can be undertaken are as follows: (1) Implementing the National Standards for Higher Education, i.e., the Mathematics and Natural Sciences as well as the Mathematics and Natural Sciences Education curriculums that are oriented to the KKNI, HOT-based learning, soft skills education policy zero credit for graduation requirements; (2) Encouraging and facilitating: further studies in accordance to their field of study, the Lecturer professional certification; (3) Strengthening: the Mathematics and Natural Sciences Education, as well as the Mathematics and Natural Sciences researches based on the Study Program excellence, where the research results of the Mathematics and Natural Sciences will be able to support the field of the Mathematics and Natural Sciences Education, facilities and infrastructure, such as buildings, lecture halls, teaching and research laboratories, laboratories including: ICT, computers, foreign language, and Library; Teacher Professional Education of the Mathematics and Natural Sciences; and(4) Conducting International Professional Certifications related to the field of the Mathematics and Natural Sciences. Therefore, graduates of the Mathematics and Natural Sciences, as well as the Mathematics and Natural Sciences Education/ LPTK are expected to be qualified, and able to compete in the AEC.Keywords: Mathematics and Natural Sciences Education, Mathematics and Natural Sciences, LPTK, Competition, AEC
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL GUIDED DISCOVERY BERBASIS LAB VIRTUAL UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA SMK TOPIK EFEK FOTOLISTRIK Habibbulloh, Muhammad; Jatmiko, Budi; Widodo, Wahono
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v7n1.p27-43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model Guided Discovery berbasis lab virtual valid, praktis dan efektif untuk mereduksi miskonsepsi siswa SMK topik efek fotolistrik. Ujicoba perangkat pembelajaran diberikan kepada siswa kelas XII SMK IKIP Surabaya (Indonesia) program keahlian Multimedia tahun ajaran 2015/2016 menggunakan one group pre-test post-test design. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes diagnostik, dan angket. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dengan metode tingkat kecocokan (Percentage of Agreement) untuk validasi perangkat, reduksi miskonsepsi melalui tes diagnostik kategori miskonsepsi didukung dengan uji-t. Temuan hasil penelitian adalah: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid; (2) kepraktisan perangkat pembelajaran dianalisis melalui keterlaksanaan pembelajaran berkategori baik dan kendala yang ditemui berhasil diberikan solusi; dan (3) keefektifan perangkat pembelajaran dianalisis melalui reduksi miskonsepsi tes diagnostik yaitu post-test dibandingkan dengan pre-test dan nilai kategori miskonsepsi tes diagnostik di uji-t menunjukkan reduksi miskonsepsi yang signifikan. Berdasarkan temuan disimpulkan bahwa perangkat yang dikembangkan memenuhi syarat kevalidan, kepraktisan dan keefektivan untuk mereduksi miskonsepsi siswa SMK topik efek fotolistrik.
ORNE Learning Model to Improve Problem-Solving Skills of Physics Bachelor Candidates: An Alternative Learning in the Covid-19 Pandemic Prahani, Binar Kurnia; Ramadani, Ali Hasbi; Kusumawati, Diah Hari; Suprapto, Nadi; Madlazim, Madlazim; Jatmiko, Budi; Supardi, Zainul Arifin Imam; Mubarok, Husni; Safitri, Shabrina; Deta, Utama Alan
Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpfa.v10n1.p71-80

Abstract

In this industrial revolution 4.0 era, professional science, technology, engineering, and mathematics (STEM) bachelor must have various skills. One of which is problem-solving skills. The development of problem-solving skills (PSS) is very important in higher education. Students must have PSS that must be improved to become excellent graduates, including physics bachelor candidates. Many physics bachelor candidates lack problem-solving skills. This problem is the basis for developing innovative learning models based online that, by design, can improve the problem-solving skills of physics bachelor candidates in the COVID-19 pandemic. This research aims to analyze the effectiveness ORNE learning model in improving the problem-solving skills of physics bachelor candidates as an alternative to online learning in the COVID-19 pandemic. The research design used a true-experiment with a non-equivalent control group design with 58 physics bachelor candidates. Data collected using the problem-solving skills test and then analyzed using the Paired Sample Test, Effect Size, N-gain, and Independent Sample Test. The results showed that the ORNE learning model proved effective in improving physics bachelor candidates' problem-solving skills. This research implies that the ORNE learning model can improve physics bachelor candidates' problem-solving skills as an alternative to online learning in the COVID-19 pandemic.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA SMA MODEL GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA MATERI LISTRIK DINAMIS Al Amin, Rouf; Jatmiko, Budi; Prastowo, Tjipto
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v1n2.p56-61

Abstract

Lack of understanding of the concepts students are not due only to the lack of ability of students to absorb the material submitted by teachers, but also influenced by the ability of teachers to manage teaching and learning activities. Teachers have an important role in the sustainability of good teaching, one of them to set up an exciting learning device so enthusiastic student learning. This study aims to develop learning tools guided inquiry-based high school physics to enhance students' understanding of concepts on the subject of Dynamic Electricity. Development of the 4D model and tested in class X in SMAN 1 Babat odd semester academic year 2012/2013. This research is the development of research trial design using the One Group Pre-test and Post-test Design. Data collection methods used were questionnaires and observation, while the data analysis techniques using quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. The result showed that some of the findings: RPP performing well and a high degree of reliability; activity is the dominant student observation / experiment; students 'understanding of the concept after learning improving students' responses to learning a positive model of guided inquiry. Based on the results of this study concluded that the quality of learning that have developed viable use in teaching to enhance students' understanding of physics concepts. Kurangnya pemahaman konsep siswa tidak disebabkan hanya pada kurangnya kemampuan siswa menyerap materi yang disampaikan guru, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam mengelola kegiatan belajar mengajar. Guru mempunyai peran penting pada keberlangsungan pembelajaran yang baik, salah satunya untuk menyiapkan perangkat pembelajaran yang menarik sehingga siswa antusias mengikuti pelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran fisika SMA berbasis guided inquiry untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada pokok bahasan Listrik Dinamis. Pengembangan perangkat  menggunakan model 4D dan diujicobakan pada siswa kelas X di SMAN 1 Babat pada semester ganjil tahun ajaran 2012/2013. Dari hasil penelitian diperoleh beberapa temuan yaitu: RPP terlaksana dengan baik dan derajat reliabilitas tinggi; aktivitas siswa yang dominan adalah pengamatan/percobaan; pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran meningkat; respons siswa terhadap pembelajaran model guided inquiry positif.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan mempunyai kualitas layak digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL LEARNING CYCLE 5E UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI POKOK ALAT– ALAT OPTIK BR, Nahdia Rupawanti; Jatmiko, Budi; Kardi, Soeparman
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 6, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v6n1.p1265-1272

Abstract

This Research aimed at developing instructional learning materials, particularly Optical Equipments, based on Learning Cycle 5E to facilitate the student’s Critical Thinking. The research’s subjects are developing instructional learning materials and students of grade XI in Islamic Senior High School Darul Istiqomah, Bojonegoro. The study used Dick’s and Carey’s model. The developed instructional learning material is tryouted using one group pretest-posttest design in the classroom. The study’s data analysis used descriptive quantitative technique and descriptive qualitative technique. The results are obtained: developing instructional learning material validity are generally categorized as valid; RPP performing is well; the dominant activity is observation; students also have positive responses to learning model; student’s critical thinking increases. The Obstacles encountered during learning is the time required to carry out learning activities exceeds from predetermined time. Based on the findings and results, it is concluded that the instructional learning materials of Learning Cycle 5E are feasible to facilitate the student’s Critical Thinking. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berdasarkan model Learning Cycle 5E pokok bahasan alat – alat optik untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa yang layak. Subjek penelitian adalah perangkat pembelajaran dan siswa kelas XI di MA Darul Istiqomah kabupaten Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Dick and Carey. Uji coba hasil pengembangan perangkat dalam pembelajaran di kelas menggunakan one group pretest-posttest design. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualititatif. Temuan dari hasil penelitian ini yaitu: Validitas perangkat pembelajaran dinyatakan valid, keterlaksanaan RPP berkategori baik; aktivitas siswa paling dominan selama pembelajaran adalah melakukan pengamatan; respon siswa terhadap pembelajaran model Learning Cycle 5E dinilai baik; kemampuan berpikir kritis siswa meningkat. Kendala yang ditemui selama pembelajaran adalah waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran melebihi waktu yang telah dialokasikan. Berdasarkan pembahasan hasil dan temuan-temuan, disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran model Learning Cycle 5E yang telah dikembangkan pada materi alat – alat optik, layak dipergunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN ALAT SEDERHANA UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA SMA PADA MATERI FLUIDA STATIS Tangke Allo, Alberto Yonathan; Jatmiko, Budi; Agustini, Rudiana
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p769-778

Abstract

The purpose of this research is produce physics instructional materials based-on guided discovery model using simple equipment with criteria:  valid, practical, and effective to reduce Senior High School students’ misconceptions in static fluid. The development of instructional materials used four-D model and tested to three class are class X-2, class X-3, and class X-4 and involved 90 students at SMAN 19 Surabaya, second semester in academic year 2013/2014 with one group pretest – posttest design. The data collected include data instructional materials validation, data implementation of learning, data learning outcome, student’s activity data, student’s responses data, and data of documentations. The data analysis techniques used are: 1) quantitative descriptive analysis among others: completeness indicator, learning outcome, and reduction misconceptions. 2) analysis CRI among others: intensity misconceptions and reduction potential misconceptions. 3) analysis statistic parametric among others: normality test, homogeneity test, and paired t-test. The results of this research are: 1) the validity of instructional materials to develop is invalid category; 2) the instructional materials practicality in terms of: textbook students and exercise book students; the instructional materials in terms of a very good category; 3) the instructional material effectiveness in terms of: (a) mastery learning of classical 100%; (b) reduction misconception the same as lowering misconception, the average result of students misconceptions reduction were  class X-2 average 59,92%, class X-3 average 24,52%, class X-4 average 32,50%; and (c) the students’ responses to instructional materials are very positive. It’s conclusion that the instructional materials through guided discovery learning model using simple equipment are valid, practical, and effective so worthy to reduce Senior High School Students misconceptions in static fluid materials. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model guided discovery learning dengan menggunakan alat sederhana yang memenuhi kriteria: valid, praktis, dan efektif sehingga layak untuk mereduksi miskonsepsi siswa SMA pada materi fluida statis. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan four-D model dan diujicobakan pada tiga kelas yaitu kelas X-2, kelas X-3, dan kelas X-4 dengan jumlah siswa seluruhnya sebanyak 90 siswa di SMA Negeri 19 Surabaya semester genap tahun ajaran 2013/2014 dalam bentuk one group pretest–posttest design. Data-data yang dikumpulkan berupa data validasi perangkat pembelajaran, data keterlaksanaan pembelajaran, data hasil belajar, data aktivitas siswa, data respons siswa, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan antara lain: 1) analisis deskriptif kualitatif meliputi: ketuntasan indikator, hasil belajar, penurunan miskonsepsi. 2) analisis CRI meliputi: intensitas miskonsepsi dan penurunan potensi miskonsepsi. 3) analisis statistik parametrik meliputi: uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari: keterbacaan BAS dan LKS berkategori tinggi, keterlaksanaan pembelajaran berkategori baik; 3) keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) ketuntasan klasikal semua kelas mencapai 100%; (b) reduksi miskonsepsi merujuk pada penurunan miskonsepsi yang dialami oleh rata-rata siswa kelas X-2 mencapai 59,29%, kelas X-3 mencapai 24,52%, kelas X-4 mencapai 32,50%;  dan (c) respons siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran sangat positif.  Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model guided discovery learning menggunakan alat sederhana yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektifan sehingga layak digunakan untuk mereduksi miskonsepsi siswa SMA pada materi fluida statis.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING MODEL COOPERATIVE UNTUK MENINGKATKAN HASILBELAJAR FISIKA SMA KELAS XI Rosmiati, Rosmiati; Jatmiko, Budi; Madlazim, Madlazim
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v3n1.p294-298

Abstract

This research is research development at developing learning material based on blended learning cooperative model. The learning material is developed using Kemp model and one group pretest-posttest design. Try out for learning material is carried out at 2nd semester SMAN 16 Surabaya. The research subjects in grade XI IPA 2, XI IPA 3 and XI IPA 4 and the topic is thermodynamics. Data gathering uses three methods; observation, test and questionnaire. Material validity analysis is applied to analyses data. The validity involve (a) the truth of conseptual in learning material: the reabilitas of learning plans at 85,71%, student’s worksheet at 75%, student’s teks book at 77,27%, web moodle with homepage  http://fisikaunesa.net/elearning/ at 86,34% and assesment sheet for product and process test at 100%, (b) legibility of: student’s worksheet at 99%,  student’s text book at 97,7% and web moodle at 100% in easily understood category, (c) difficulties: student’s worksheet at 1,0; student’s text book at 13,0; Web Moodle at 0,0; and assessment sheet in easily understood category. 2) the practicality involve: (a) realization of Learning Plans reached 100% in good category, (b) student’s activity reached 89% in good category, (c) WIFI’s trouble. 3) the effectivity involve: (a) enhancement  of student’s achievement with N-Gain calculation: Natural Science 2 class with score 0,88, Natural Science 3 with score 0,85, Natural Science 4 with score 0,87 in high category, (b) student’s response with meanin 3 in agree category. Based on the results, it can be concluded that learning material based on Blended Learning Cooperative Model to increase student’s achievement in physics at senior high school grade XI is feasible.Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengembangkan perangkat pembelajaran blended learning model kooperatif. Perangkat pembelajaran dikembangkan menggunakan model Kemp dengan model ujicoba one group pretest-posttes design. Uji coba perangkat pembelajaran dilakukan pada semester genap SMAN 16 Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada kelas XI IPA 2, XI IPA 3 dan XI IPA 4 materi termodinamika. Pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu observasi, tes dan angket sedangkan analisis data menggunakan analisis validitas perangkat. Hasil penelitian dianalisis dan diperoleh beberapa temuan yaitu: 1) validitas yang meliputi: (a) kebenaran konseptual perangkat pembelajaran: RPP dengan reabilitas 85,71%, LKS dengan reabilitas 75%, BAS dengan reabilitas 77,27%, web moodle dengan hompage  http://fisikaunesa.net/elearning/ dengan reabilitas 86,34%, dan LP untuk THB produk dan proses dengan reabilitas 100%, (b) keterbacaan: LKS 99%, BAS 97,7% dan  Web Moodle 100% dengan kategori mudah dipahami (c) Kesulitan: LKS 1,0; BAS 13,0; Web Moodle 0,0; dan LP berada pada kategori mudah dipahami. 2) Kepraktisan yang meliputi: (a) Keterlaksanaan RPP mencapai 100% berkategori baik, (b) Aktivitas siswa mencapai 89% berkategori baik, (c) kendala jaringan WIFI. 3) Efektifitas meliputi: (a) Peningkatan hasil belajar dengan perhitungan N- Gain: IPA 2 skor 0,88, IPA 3 skor 0,85, IPA 4 skor 0,87 dengan kriteria tinggi, (b) respon siswa dengan rata -rata 3 berada pada ketegori setuju. Berdasarkan hasil temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran blended learning model cooperative untuk meningkatkan hasil belajar fisika SMA kelas XI layak digunakan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN SIMULASI PhET UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA Kohar, Soelastri; Jatmiko, Budi; Raharjo, Raharjo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v6n2.p1289-1301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing dengan menggunakan program simulasi PhET yang layak untuk mereduksi miskonsepsi siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D yang direduksi menjadi 3-D dan diujicobakan di tiga kelas XI SMAN 4 Surabaya tahun pelajaran 2015/2016 dengan one group pretest posttest design.  Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan angket.Data dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Temuan penelitian yaitu: (1) Validitas: (a) Validasi RPP kategori baik, BAS kategori cukup baik, LKS kategori baik, Tes Uji Miskonsepsi umumnya valid; (b) Rata-rata keterbacaan BAS sebesar 59,8% dan LKS sebesar 71,3%; (c) Rata-rata tingkat kesulitan BAS sebesar 32,5% dan LKS sebesar 34,3%; (2) Kepraktisan meliputi: (a) Perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori baik, dan (b) Tingkat aktivitas siswa dikategorikan baik (3) Keefektifan yang meliputi: (a) hasil tes uji miskonsepsi dengan N(g) 0,73; dan hasil analisis uji statistik  one-way ANOVA, yaitu : 1) tidak ada perbedaan yang signifikan penurunan miskonsepsi dari ketiga kelas, 2) N-Gain penurunan miskonsesi siswa dialami pada masing-masing kelas (b) Respon siswa terhadap KBM adalah positif. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini, disimulkan bahwa perangkat pembelajaran listrik dinamis dengan model inkuiri terbimbing layak digunakan oleh siswa SMA untuk menurunkan miskonsepsi siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENYELESAIAN MASALAH Erlina, Nia; Jatmiko, Budi; Raharjo, Raharjo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1032-1038

Abstract

This study aims to develop physics learning material based on 7E learning cycle model veable to use improving problem solving skills. Implementation of the research has done in class X of SMAN 16 Surabaya academic year 2014/2015. Methods of data collection are validity, tests, observations, and questionnaires. The materials was developed using the modified 4D model of the design testing one group pretest-posttest design. Analysis of the significance of the increase in problem-solving skills using a paired t test while to see the consistency of learning outcomes using analysis of variance. Results from this research showed: 1) the validity of learning material give results of the validation consisted of RPP value of 3.47 is valid categorized, BAS value of 3.50 is valid categorized, LKS is 3.64 categorized very valid, problem solving skills test value of 3 is valid categorized, legibility BAS is 73.90% being categorized, legibility LKS is 77.46 % higher category, the level of difficulty BAS  is 26.52 % low categorized, the difficulty level of LKS is 26.32% low categorized; 2) the practicality of the learning material consist of a feasibility study learning of 93.25% is very well categorized and learning implementation constraints that arise when students understand the steps the experiment; 3) the effectiveness of learning, in terms of problem-solving skills increase significantly between before and after the learning with a high degree of improvement category; Average student activity categorized in three classes, as well as students respond positively to the learning activities, and positive student’s response of learning activity. The results showed that physics learning material based on 7E learning cycle model veable to use improving problem solving skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika model learning cycle 7E yang layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan penyelesaian masalah. Penelitian pada kelas X SMAN 16 Surabaya tahun ajaran 2014/2015. Metode pengumpulan data menggunakan validasi, tes, observasi, dan angket. Perangkat pembelajaran dikembangkan menggunakan model 4-D dengan rancangan ujicoba one group pretest-posttest design. Analisis signifikansi peningkatan keterampilan penyelesaian masalah menggunakan uji t berpasangan sedangkan untuk melihat konsistensi hasil pembelajaran menggunakan analisis varians. Hasil penelitian: 1) validitas perangkat pembelajaran dengan hasil nilai validasi terdiri dari RPP sebesar 3.47 berkategori valid, BAS sebesar 3.50 berkategori valid, LKS sebesar 3.64 berkategori sangat valid, tes keterampilan penyelesaian masalah sebesar 3 berkategori valid, keterbacaan BAS sebesar 73.90% berkategori sedang, keterbacaan LKS sebesar 77.46% berkategori tinggi, tingkat kesulitan BAS sebesar 26.52% berkategori rendah, tingkat kesulitan LKS sebesar 26.32% berkategori rendah; 2) kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan pembelajaran sebesar 93.25% berkategori sangat baik dan kendala pelaksanaan pembelajaran yang muncul saat siswa memahami langkah-langkah percobaan; 3) keefektifan perangkat pembelajaran, ditinjau dari peningkatan keterampilan penyelesaian masalah secara signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran dengan derajat peningkatan berkategori tinggi; rata-rata aktivitas siswa di tiga kelas berkategori baik, serta respons siswa positif terhadap aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model learning cycle 7E layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan penyelesaian masalah.
Co-Authors Adi Jufriansah Al Amin, Rouf Alhusni, Hanan Zaki Ali Hasbi Ramadani ARDININGTYAS, DEVIA Arfiati Ulfa Utami Arivi, Maharani Agustina Arrahmat, Mohamad Wahdiansyah Arzak, Kirana Aureola Bakkara, Hasanuddin Bambang Hariadi Bergsma, Lindsay N. Binar Kurnia Prahani Bohlen Purba, Charles BR, Nahdia Rupawanti Bunyamin, Muhammad Abd Hadi Citra, Nina Fajriyah DAMAYANTI, FRANSISKA Diah Hari Kusumawati Dian Sari, Agung Suci Dwikoranto EKA VIRDIYANTI, FEZYLIA ELOK SUDIBYO ENDANG SUSANTINI Erlina, Nia EVA SETIAWATI, WIWID FEHABUTAR, DALIANA Fitria, Triyuni Fitriana Eka Sari Nurwiyati Hariyono, Eko Hidayat, Thamrin Himmah, Rif'atul Husni Mubarok Imam Supardi Isnawati Isnawati Julianto Lemantara Kardi, Soeparman Kohar, Soelastri Kurtulus, Muhammed Akif Latifah, Nonik Lestari, Nurita Apridiana Limatahu, Iqbal Lintangesukmanjaya, Rahmatta Thoriq M. Ansor Anwar M. J. Dewiyani Sunarto Madlazim Madlazim Maimon Sumo Miftakhul Ilmi Suwignya Putra Mita Anggaryani Moniz, Joana Paula Gerabella da Costa muh. Tawil Muhammad Habibbulloh Muharlisa, Nurfa MUNASIR Mundilarto Mundilarto Nadi Suprapto Najib, Nasa Nasrun Balulu Neswary, Shalsa Billa Ardhana Ni’mah, Vika Luthfiyatun Noly Shofiyah Nugroho, Yuli Sutoto Nur baity Nurasfidar, Nurasfidar Oka Saputra Perkasa, Prayoga Oksa PRASETYO, ERWIN Pristianti, Mila Candra PUTRI AYU ANDIRA, DINDA Qotrunnada, Nova Allysa R Rosyid Raharjo Raharjo Rahmawati, Lukluk Rahmayani, Alfiana Rai Sujanem Rohmah, Nur Lailatur Roslan, Astil Harli Rosmiati Rosmiati Rosyid, Rosyid Rudiana Agustini Rusli, Muh. Aqil Safitri, Shabrina Safitri, Wahyu Inda Saiyidah Mahtari Salenda, Muliadin Sapari, Hidayat Saphira, Hanandita Veda Satriawan, Muhammad Shoffan Fatkhulloh Sri Poedjiastoeti Suci Prihatiningtyas SULISTYO YULIA PUTRI, SHINTA SULIYANAH SULIYANAH Supardi, ZA Imam Suparningsih, Suparningsih Suprianto Suprianto Supriyadi Supriyadi Susanti, Weni Syahra, Syahra Takda, Amiruddin Tan Amelia Tangke Allo, Alberto Yonathan TITIN SUNARTI Tjipto Prastowo Tri Sagirani Umar, Bahariyah Utama Alan Deta VERONIKA FATMA UTAMI, DENIS Wahono Widodo WAHYU KURNIAWAN, YONDA Wardani, Cindy Adelia Wicaksono, Iwan Wijayanti, Nanda Yaumie, Savana Nisva YOPI PUTRA, LINGGA Z. A. Imam Supardi Z.A. IMAM SUPARDI ZAINUL ARIFIN IMAM SUPARDI Zulkarnaen Zulkarnaen Zulkifli Ahmad