p-Index From 2021 - 2026
8.438
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesian Journal of Geography Geo Media: Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Media Komunikasi FPIPS KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Indonesian Journal of Conservation Forum Ilmu Sosial Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) LEX ET SOCIETATIS Jurnal Al-Ijtimaiyyah Geo-Image Journal Edu Geography JESS (Journal of Educational Social Studies) Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JCES (Journal of Character Education Society) IJTIMAIYA Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Ijtimaiya : Journal of Social Science and Teaching International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Indonesian Journal of Oceanography Jurnal Karya Abdi Masyarakat Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Mamangan Social Science Journal Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI) JAGE Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology International Journal of Economics, Management and Accounting Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry Eks-Accuracy : Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Jurnal Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi Edu Geography Jurnal Kawistara Jurnal Abdimas Joong-Ki JESS (Journal of Educational Social Studies) Jurnal Geosaintek "Indonesian Journal of Environmental Law and Sustainable Development "
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS SPASIAL TIPOLOGI PEMANFAATAN LAHAN PERTANIAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI DAS SERANG BAGIAN HULU, KULON PROGO, YOGYAKARTA Juhadi, -
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 7, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v7i1.87

Abstract

Ketersedian lahan pertanian dari waktu kewaktu terus menurun baik secara kuantitatas maupun kualitas, sebagai akibat terus berkembangannya jumlah penduduk. Kerusakan lahan telah banyak terjadi pada sejumlah daerah, termasuk daerah perbukitan-pegunungan DAS Serang bagian hulu. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji pola, struktur, proses dan dampak spasial pemanfaatan lahan pertanian di daerah perbukitan-pegunungan DAS Serang bagian hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan spasial berbasis sistem informasi geografis (SIG). Satuan analisis adalah bentuklahan dan rumahtangga tani. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, uji lapangan dan pemanfaatan sumber-sumber peta Rupabumi Indonesia skala 1 : 25.000 dan Citra satelit Spot 5 tahun 2006. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada enam pola pemanfaatan lahan yakni pemanfaatan lahan untuk persawahan dan palawija; kebun campuran; kebun sejenis, permukiman, hutan dan semak belukar. Kebun campuran mendominasi wilayah penelitian, dan menjadi bagan penting bagi kehidupan penduduk setempat. Tipologi kualitas pemanfaatan lahan pada separo lebih dari wilayah penelitian termasuk tingkatan sedang. Namun demikian untuk beberapa wilayah penelitian memiliki tingkat kualitas pemanfaatan lahan yang rendah (23.81%). Untuk tipologi kerusakan lahan, hampir separo dari wilayah mengalami tingkat kerusakan tinggi, dan yang lain adalah tingkat kerusakan rendah sampai sedang. Kata kunci: tipologi pemanfaatan lahan, kerusakan lahan, SIG
DINAMIKA PEMANFAATAN LAHAN PADA KAWASAN PERBUKITAN KASUS DAS SERANG KULON PROGO Juhadi, -
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 4, No 2 (2007): July 2007
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v4i2.101

Abstract

Dinamika pemanfaatan lahan khususnya pada kawasan perbukitan (upland area) cenderung membawa dampak pada degradasi lingkungan, dan itu merupakan ancaman serius bagi kehidupan masa kini dan bagi generasi mendatang. Gagalnya pengembangan teknologi usahatani konservasi di pedesaan lahan kering perbukitan dan dataran tinggi dapat dipandang sebagai gagalnya upaya perbaikan lingkungan dan khususnya kawasan perbukitan. Hal ini dapat dimaknai sebagai semakin mendekatnya ancaman terhadap kehidupan masyarakat secara keseluruhan, terutama masyarakat pedesaan. Sementara itu, sumberdaya alam terutama lahan yang tersedia sangat terbatas, sehingga apabila dalam pemanfaatannya tidak disertai dengan upaya-upaya untuk mempertahankan fungsi dan kemampuannya akan dapat menimbulkan kerusakan dan mengancam kelestarian sumberdaya lahan tersebut. Pola pemanfaatan lahan pada kawasan perbukitan (upland area) umumnya berupa kebun campuran; kebun sejenis, permukiman, hutan dan semak belukar; persawahan dan palawija. Pola-pola pemanfaatan lahan tersebut cenderung mengalami perubahan dari waktu kewaktu. Pola-pola perubahan pemanfaatan lahan dipengaruhi oleh dinamika geobiofisik lahan, sosial budaya, dan social ekonomi. Keterkaitan hubungan di antara faktor-faktor di muka dalam pemanfaatan lahan akan berdampak pada gradasi ekologis yang bervaraisi. Kata kunci : dinamika pemanfaatan lahan, kawasan perbukitan, degradasi lingkungan
POLA PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGURANGAN RESIKO BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN BANJARWANGU KABUPATEN BANJARNEGARA JAWA TENGAH juhadi, juhadi; Kurniasari, Nia
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 13, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v13i2.7978

Abstract

Objective of this research to determine the pattern of behavior of the community in disaster risk reductionlandslide in the Banjarmangusub district of Banjarnegara district. The main research method is survey.Data collection technique used test, questionnaire, observation, documentation, interviews and Focus GroupDiscussion (FGD). Quantitative and qualitative approaches are used in the data analysis of this research.The results showed a pattern of behavior in the research community did not show any significant correlationwith the knowledge and attitudes the community in efforts to reduce the risk of landslides. Attitudes andknowledge of the community in disaster risk reduction landslides goodenough, but not yet reflected in thepattern of behavior. The pattern of behavior of local communities in efforts to reduce the risk of landslidesstill low.
PENGEMBANGAN MODEL PEMANFAATAN LAHAN DI BAWAH TEGAKAN (PLDT) UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN DAN REALISASI KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN PATI Banowati, Eva; Indriyanti, Dyah Rini; Juhadi, Juhadi
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 15, No 1 (2018): January 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v15i1.15266

Abstract

Penggunaan lahan di pedesaan sebagian besar dimanfaatkan sebagai areal untuk aktivitas bertani/ pertanian dalam arti sempit maupun dalam arti luas yang meliputi pertanian, perhutanan, peternakan dan perikanan sebagai mata pencaharian mayoritas penduduk. Eksisting lahan sebagai sumber daya merupakan ruang kehidupan berkait erat dengan situasi lingkungan alam di sekitarnya yang harus ditinjau aksesnya terhadap pengaruh cuaca dan iklim (cahaya matahari, curah hujan, angin, erosi, perubahan kondisi iklim, dll.) serta faktor pembentuknya (sebagai akibat kegiatan alam: letusan gugung berapi).Lokasi pada lahan hutan muria. Pemilihan lokasi lapangan (field sites) didasarkan pada beberapa faktor antara lain: a) telah ditetapkan sebagai desa model PHBM, b) mempunyai jumlah petak terbanyak dengan pangkuan luas, c) umur tegakan hutan bervariasi, d) jumlah pesanggem banyak, e) sebagai lokasi Integrated Farming. Pada kedua lokasi dilakukan pembuatan demplot pemodelan sebagai media edukasi dan pendampingan.Pada demplot yaitu monokultur dan polikultur yang merupakan hasil pengkajian kondisi biofisik. Komoditas tanaman pangan di Indonesia ada 7 jenis yakni padi, jagung, kacang tanah, kedelai, kacang hijau, ubi jalar dan ubikayu/ singkong. Hasil analisis data sekunder menunjukkan bahwa kacang hijau dan ubi jalar di Kabupaten Pati merupakan prioritas ke 6 dan ke tujuh (BPS, 2014; 2015; 2015). Tanaman pangan unggulan: kacang tanah, singkong, padi, kedelai, dan jagung. Indikasi keberhasilan pengembangan model PLDT dalam pengentasan kemiskinan dan realisasi ketersediaan pangan dilihat dari aspek sosial, ekonomi, dan keputusan stakesholder. Indikator keberhasilan merupakan sub bagian keberhasilan pembangunan ekonomi non moneter, yakni: pendidikan (pengetahuan, keterampilan, dan sukap), standar hidup layak, angkatan kerja, tingkat konsumsi per kapita, serta akses media massa. 
Fenomena Banjir Rob di Kota Semarang Sebagai Sumber Belajar Gultom, Hana Torba; Juhadi, Juhadi; Aji, Ananto
Edu Geography Vol 6 No 3 (2018): Vol 6 (3) 2018
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research objective is to find out the phenomenon, impacts, efforts of the community and thegovernment in dealing with tidal flooding in the city of Semarang, and organizing the material ofthe tidal flood phenomenon in the city of Semarang as a learning resource. The sample area wastaken using a purposive technique, namely the Genuk District, North Semarang, and Tugu. Thesample of the community and the school to test the feasibility of the non-textbook using purposivesampling technique. Data analysis techniques using qualitative descriptive. The results of this studyindicate (1) the total area of Semarang City is 37,370 ha while the total area of threat, vulnerability,capacity, and risk of rob flood is 5,000, 72 ha (2) The impact of rob on the worst built environmentalaspects is the environment becomes 100% dirty, social aspects of population namely material lossesas much as 100%, built environmental aspects that damage road networks and damage to privatevehicles as much as 100% (3) Government efforts to control rob are divided into 3 regions, namelyWest Semarang, Central Semarang, and East Semarang, while , community efforts to deal with robvary according to household economic conditions. Tujuan penelitian untuk mengetahui fenomena, dampak, upaya masyarakat danpemerintah dalam menghadapi banjir rob di Kota Semarang. Sampel wilayah diambilmenggunakan teknik purposive yaitu wilayah Kecamatan Genuk, Semarang Utara, danTugu. Sampel masyarakat dan sekolah untuk menguji kelayakan buku nonteksmenggunakan teknik sampling purposive. Teknik analisis data menggunakan deskriptifkualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Total luas wilayah Kota Semarang37.370 ha sedangkan total luas ancaman, kerentanan, kapasitas, dan risiko banjir robyaitu 5.000, 72 ha (2) Dampak rob pada aspek lingkungan terbangun terparah yaitulingkungan menjadi kotor sebanyak 100%, aspek sosial kependudukan yaitu kerugianmaterial sebanyak 100%, aspek lingkungan terbangun yaitu merusak jaringan jalan danrusaknya kendaraan milik pribadi sebanyak 100% (3) Upaya pemerintah sebagai upayapengendalian rob dibagi menjadi 3 wilayah yaitu Wilayah Semarang Barat, SemarangTengah, dan Semarang Timur sedangkan, upaya masyarakat menghadapi rob beragamdisesuaikan keadaan perekonomian rumah tangga.
Dampak Spasial Berdirinya Kawasan Industri Candi Terhadap Penggunaan Lahan di Wilayah Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang Muntaman, Putra; Juhadi, Juhadi; Heri, Tjahjono
Geo-Image Vol 8 No 1 (2019): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to find out the spatial impact of the establishment of temple industrial area on the land use in Ngaliyan. Quantitative approach with spatial data processing, weighting and descriptive methods was used in this research. The establishment of industrial areas would make either positive impacts or negativer ones; it would require certain amountof land, so that land – use changes occurred, guava orchards transformed into industrial area. By knowing this industrial area development, some impacts could be decreased and its RTRW system(  administrative division) could be obeyed. The research results showed that the most significant land use in 2005 until 2015 was for industrial arears of 5.59 ha, and for the residential areas increased to 2.75 ha. As for the carrying capasity in Ngaliyan, it had a medium one so that it had a moderate interpretation as well; and the impacts of the land – use changes underwent some condition changes due to the development of industrial areas around the templen in the amount of -1,33 %.
Disaster Education Model for Early Childhood Juhadi, Juhadi; Budi Nugraha, Satya; Banowati, Eva
Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Vol 1 No 2 (2017): Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Volume 1 Number 2
Publisher : Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.075 KB) | DOI: 10.24036/sjdgge.v1i2.91

Abstract

Klaten Regency is one of area in Central Java Province which prone to six kinds of disaster including earthquake, volcano eruption, flood, landslide, fire and hurricanes. The most vulnerable victims of disaster are children. This paper aims to describe the disaster education model for early childhood which applied in a model of playing while learning in the EWS park (Eling/Remember-Waspada/Alert-Siaga/Readiness). It involved government and community, include Regional Agency of Disaster Management (BPBD), Fire Rescue, Search and Rescue Unit, Teachers and Students of Early Childhood. This activity used collaborative participatory approach, which a number of community representatives were involved together in learning and simulating the disaster mitigation. The result of the community service showed that the process of learning activities takes place with a pleasant atmosphere, participants enthusiastically receive any material presented by the instructor. The material consists of flood mitigation, hurricanes, volcanic eruptions and earthquakes. Participants try to practice/simulate using the media provided in EWS Park. Simulations are done in groups and individuals with great enthusiasm.
Strategi Pengelolaan Kekeringan Masyarakat Sub DAS Bompon di Lereng Kaki Vulkanik Pegunungan Sumbing Hanafi, Fahrudin; Juhadi, Juhadi; Iryanthony, Sigit Bayhu; Hakeem, Awanda Rais; Rahmadewi, Dinda Putri; Fitriyani, Fitriyani
Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian Vol 16, No 1 (2019): January
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jg.v16i1.10896

Abstract

Sub DAS Bompon merupakan daerah yang memiliki permasalahan bencana tergolong kompleks. Dilihat dari morfologinya yang terdiri dari lereng-lereng menjadikan daerah tersebut rawan longsor dan kekeringan terutama bagi penduduk yang tinggal dibagian igir-igir Sub DAS Bompon. Selain adanya dampak negatif, longsor juga memberikan dampak positif terkait dengan ketersediaan sumber daya air alami yakni mata air. Pada penelitian ini, kajian dilakukan pada setiap morfologi Sub DAS. Dari hasil observasi lapangan menunjukkan bahwa penduduk di bagian lereng atas dan lereng bawah perbukitan sebagian besar lebih memilih memanfaatkan mata air untuk kegiatan domestik. Sedangkan di bagian kaki lereng perbukitan, mata air lebih dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan sebagian besar penduduk sudah menggunakan sumur dan PAM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persebaran mata air dan air tanah serta menganalisis cara-cara pengelolaan penduduk dalam memanfaatkan sumber daya air dari mata air dan sumur. Dalam memanfaatkan dan mempertahankan kualitas mata air, penduduk melakukan strategi seperti membuat kolam tampungan, menancapkan bambu di pinggir tampungan mata air, membangun sumur pribadi maupun komunal, hingga mencari mata air di luar Sub DAS Bompon, dan lain-lain.Sub DAS Bompon is an area that has a complex disaster problem. Judging from the morphology that consists of slopes make the area prone to landslides and drought, especially for residents who live in the apex of Sub Basin Bompon. In addition to the negative impacts, landslides also provide a positive impact associated with the availability of natural water resources,  springs. In this study, the study was conducted on each sub-basin’s morphology. Field observations show that the population on the upper slopes and the slopes below the hills mostly prefer to use the spring for domestic activities. While at the foot of the slopes (toe), springs are more used for agricultural activities and most of the people are already using wells and PAM. This study aims to identify spread of the springs and analyze ways of managing the population in utilizing water resources from the spring. In utilizing and maintaining the quality of springs, residents to do strategies such as creating a pool of shelters, bamboo sticking on the edge of the pool, to find springs outside the Bompon River Basin, and others.
Sistem Pewarisan dan Keberlanjutan Pengelolaan Usaha Tambak Garam Desa Genengmulyo, Kecamatan Juwana Rohana, Siti; Juhadi, Juhadi
Edu Geography Vol 7 No 3 (2019): Vol 7 No 3 (2019)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edugeo.v7i3.33574

Abstract

The research problems are include (1)  How is the cooperative model type talking stick which is helped multimedia quiz creator to improve the senior high school students? folklore attentive skill. (2) how is the principles of cooperative model type talking stick development which is helped by multimedia quiz creator to improve the  senior high school students? folklore attentive skill. This research uses research and development design (R&D), this research developes model which  have been exist that is cooperative model type talking stick into cooperative model type talking stick which is helped by multimedia quiz creator. The results of the researches are : (1) the teacher and students? need toward to cooperative model type talking stick which is helped by multimedia quiz creator. (2) cooperative model type talking stick priciples are (a) innovative learning strategy, (b) innovative learning media, (c) assessment. Masalah penelitian meliputi (1) bagaimanakah kebutuhan model kooperatif tipe tongkat bicara berbantuan multimedia kuis kreator untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat peserta didik SMA; (2)  bagaimanakah prinsip-prinsip model kooperatif tipe tongkat bicara berbantuan multimedia kuis kreator untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat peserta didik SMA. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R&D). Penelitian ini mengembangkan model yang sudah ada yaitu model kooperatif tipe tongkat bicara menjadi model kooperatif tipe tongkat bicara berbantuan multimedia kuis kreator untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat peserta didik SMA.Hasil penelitian ini adalah: (1) kebutuhan guru dan peserta didik terhadap model kooperatif tipe tongkat bicara berbantuan multimedia kuis kreator (2) prinsip-prinsip model kooperatif tipe tongkat bicara berbantuan multimedia kuis kreator, yaitu: (a) strategi pembelajaran inovatif, (b) media pembelajaran inovatif, (c) penilaian.
PERKEMBANGAN PERMUKIMAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP DAYA DUKUNG LAHAN KOTA SALATIGA Rahmawan, Salis; Juhadi, Juhadi; Santoso, Apik Budi
Geo-Image Vol 8 No 2 (2019): Geo-Image
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/geoimage.v8i2.33606

Abstract

This study aimed to find out how much the development of settlements and their effects on the carrying capacity of land in Salatiga City. Data collection techniques used documentation and observation. The analysis technique used quantitative descriptive analysis methods. The method for calculating the carrying capacity of land used the formula for carrying capacity of residential land. The results of interpretation of satellite imagery using the Quickbird imagery in 2006 and 2016 indicated that settlement developments occured in almost every urban village except Kalicacing and Gendongan Urban Villages. The highest development of settlements occurred in the Dukuh Urban Village which is equal to 15.93 Ha and the highest percentage of development occurred in Tegalrejo Urban Village, which was 6.26%. The results of the carrying capacity calculation shiwed that the level of carrying capacity of residential land on average has decreased and the village which has decreased carrying capacity of <1 in 2016 is Tegalrejo Urban Village, which means that the area could not accommodate residents to settle. Population pressure and settlement development affect value of land carrying capacity.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd Basith Mukhlas Abdillah, Fais Ahnaf Abdul Aziz Achmad Slamet Aditya Marianti Afkar, Afkar Jihad Al-afghani Agus Riyadi Agustinus Sugeng Priyanto Ainayya Rahma Albayan, Ade Alfi, Lailiyah Alfi, Lailiyah Alimi, Muhammad Yasir Amelia, Nanda Amin Pujiati Amin Retnoningsih Ananto Aji Ananto Aji, Ananto Ancho, Inero Valbuena Andi Irwan Benardi, Andi Irwan Ani Rusilowati Anifah, Rifqi Nurul Apik Budi Santoso Apriana, Agung Aprillia Findayani Aprillia Findayani Arifien, Moch Arifien, Moch Arifudin, Opan Ariyani Indrayati Aroyandini, Elvara Norma Asmi, Anisa Ulul Asmi, Anisa Ulul Atmadja, Hamdan Tri Atunnisa, Rifa' Bambang Subali Burhanudin Burhanudin Chairul Anam, Chairul Damayanti Rusmana, Fenny David Milliano Josanova David Rizaldy Dewi Liernoor, Dewi Dewi Liesnoor S Dewi Liesnoor Setyowati Dewi, Aliffina Yulianoor Rinto Dian Purnama Dina Ruslanjari Dyah Rini Indriyanti Edi Kurniawan Edih, Edih Edy Trihatmoko Eko Handoyo Eko Purnomo Elok Surya Pratiwi Elok Surya Pratiwi Elvara Norma Aroyandin Elvara Norma Aroyandini Elvara Norma Aroyandini Elvara Norma Aroyandini Erni Suharini Eva Banowati F, Akhmad Ervin F, Akhmad Ervin Fadly Husain Fahrudin Hanafi, Fahrudin Fahrur Rozi Fajri, Zulfikar Ardiansyah Ferani Mulianingsih Fina, Ika Nura Firdausiyah, Faristin Fithri, Aulia Syafira Fithri, Aulia Syafira Fithri Syafira Fitri, Aulia Syafira Fitriani, Indah Nur Fitriani, Indah Nur Goesli, Ach Gugun Gunawan, Gugun Gultom, Hana Torba Gultom, Hana Torba Hakeem, Awanda Rais Hamdan Tri Atmaja Hamdan Tri Atmaja Hamdan Tri Atmaja Hanafiah Harianto Harianto Hariyadi Hariyadi HARIYANTO HARIYANTO Hartono Hartono Hartono Hartono Hashim, Mohmadisa Helmi Suyanto Hendar Hendar, Hendar Heri Tjahjono Heristama, Andhika Rizqy Herlina, Meri Ilma, Rahmatika Dwi IRA DARMAWANTI Istiqomah Istiqomah Iwan Setiawan Kasmuri Kasmuri, Kasmuri Kiptida’iyah, Umi Kirani, Nabila Salsa Kristi Dese Imanuel Adi Papa Yohanes Laelia Nurpratiwiningsih Larasati, Febrina Leli Noviana, Putri Lestari, Rika Puji M. Rifky Abu Zamroh Maharanti, Luxiant Rizqika Putri Mahat, Hanifah Masrukhi Masrukhi Meriena Mustikaning Kussusilo, Meriena Mustikaning Moch. Arifien, Moch. Mochammad, Arifien Mochammad, Arifien Muhammad Nawawi Muhammad Rivai Muhammad Taqy Mukhlis Mustofa Mukhlis Mustofa Muntaman, Putra Muntaman, Putra Mutiah, Ridla Nabila, Erva Destianti Nasyith, Dzakiy Ni'maturrodhiyah, Ni'maturrodhiyah Nia Kurniasari, Nia Niken Subekti Novia Retno Ningsih, Novia Retno Nugraha, Asep Pujasari Nugroho Trisnu Brata Nur Hamid Nur Hamid NUR HAMID Nur Hamid Nur Hamid Nur Hamid Nur Laily Muyassaroh, Nur Laily Nur Rohmah Wijayanti nuraeni, lia Nurkholis, Indra Oktav N, Saka Mahardika Papa Yohanes, Kristi Dese Imanuel Adi Pertiwi, Ika Pradika Adi Wijayanto Prajanti, Sucihartiningsih Dian Wisika Pramita, Ayu Wulansari Pratiwi, Elok Surya Puji Hardati Puspitasari, Jerry Putri Nur Fitria, Putri Nur Putri Utami, Putri Rahma, Ainayya Rahmadewi, Dinda Putri Rahmat Maulana, Efan Rahmawan, Salis Raihan, Rafi Naufal Thariq Ramadhan, Muhammad Fauzan Ramadhana, Jan Haikal Raras Gistha Rosardi Raudya Setya Wismoko Putri Ridwan, Mutmainnah Farida Rifa'atunnisa, Rifa'atunnisa Rina Purwaningsih Rizki, Ananda Yusuf Rizki, Ananda Yusuf Rohmah, Umi Amanatur Saadah, Nuris Saddam Saddam, Saddam Saka Mahardika Oktav Nugraha Sandi Faizal Akbar, Sandi Faizal Saptono Putro Sari, Alifa Ambar Sari, Jeryy Puspita Sari, Yuria Sarto Satya Budi Nugraha Satya Nugraha, Satya Sektyambodo, Bagus Mulia Septian Aji Permana Septiani, Endah Septiyani, Rani Dwi Setyanto, Heru Setyono, Bagus Setyowati, Dewi Liesnoor Sidiq , Wahid Akhsin Budi Nur Sigit Bayhu Iryanthony, Sigit Bayhu Siti Ekowati Rusdini, Siti Ekowati Siti Rohana Sonika Maulana Sritanti, Alvina Ajeng Sriyanto Sriyanto Subagyo Subagyo Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Sugeng Widada Suhadi Suhadi Suhairi, Dadang Sula Ari Aprianto, Sula Ari Sundari, Sufi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Suwito Eko Pramono Suyahmo Suyahmo Tanjung, Rahman Tia Mucaren, Intan Tjaturahono Budi Sanjoto Tjaturahono Budi Sanjoto Vina Nurul Husna Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq, Wahid Akhsin Budi Nur Wiguna, Husein Sadewa Wijaya, Nyokro Mukti Wijayanti, Lina Adi Wiluyana, Ageng Ihsani Winarni, Erin Dian Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono Yuniati, Ani Yusuf Falaq, Yusuf