Claim Missing Document
Check
Articles

Frekuensi dan Tipe Hedges pada Artikel di ScienceDirect.com Bidang Pengajaran Bahasa dan Politik Ayendi Ayendi; Hermawati Syarif; Novia Juita
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/lectura.v13i2.10376

Abstract

Dalam menulis akademik penggunaan hedges sangat diperlukan untuk membedakan opini dan fakta dan membuat pandangan penulis lebih terukur. Artikel Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perbedaan frequensi dan tipe hedges yang digunakan pada wacana akademik dan wacana politik dan membuat interpretasi dari kedominanan pemunculannya. Penelitian ini memiliki pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Dua puluh (20) bagian Kesimpulan artikel penelitian internasional terbitan 2021 dari situs web ScienceDirect.com dijadikan data penelitian dengan masing-masingnya sepuluh artikel untuk wacana akademik, dan sepuluh untuk wacana politik. Analisis data didasarkan pada kerangka pragmatis Hyland (1996) Prosedur penelitian ini dengan mengidentifikasi frekuensi dari tipe hedges yang digunakan melalui pembacaan yang cermat.penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan tipe Writer-oriented hedges pada wacana politik jauh lebih dominan daripada wacana akademik. Begitu juga untuk Reliability-oriented hedges. Namun sebaliknya pada dua tipe terakhir yaitu Reliability-oriented hedges dan Reader-oriented hedges itu lebih dominan penggunaannya pada wacana akademik. Bagaimanapun penggunaan tipe Reader-oriented hedges pada wacana politik adalah paling tidak dominan digunakan. Hal ini disebabkan perbedaan orientasi atau fokus dalam menyimpulkan artikel tersebut.
Komentar dr. Tirta pada Postingan Instagram terkait Kinerja Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 di Indonesia dan Pemanfaatannya dalam Pembelajaran Bahasa Westi Septia Atrabu; Novia Juita
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3741

Abstract

Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan ucapan dr. Tirta di postingan Instagram tentang bagaimana pemerintah Indonesia menangani Covid-19. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dan analisis bahasa. Temuan penelitian tersebut adalah kosakata yang mengandung komentar postingan instagram terkait kinerja pemerintah. Data untuk sumber penelitian ini adalah postingan instagram dr. Tirta yang dipublikasikan bulan Maret 2020 sampai Agustus 2021. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik snowball. Teknik analisis data pada penelitian dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan dari data yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Pertama, komentar yang mengungkapkan sikap setuju terhadap kinerja pemerintah ditemukan sebanyak 64 data. Kedua, komentar yang mengungkapkan sikap tidak setuju terhadap kinerja pemerintah ditemukan sebanyak 101 data. Dengan demikian, komentar dr.Tirta terhadap kinerja pemerintah yang dilihat dari penggunaan kosakata lebih cenderung menunjukkan sikap tidak setuju dari pada sikap setuju. Analisis wacana digunakan dalam pembelajaran bahasa untuk membuat bahan ajar yang sesuai dengan keterampilan menulis yang mendasar. Menulis berita, menulis esai, dan bentuk tulisan lainnya adalah keterampilan dasar yang terkait langsung dengan diskusi penelitian.
STRATEGI BERTUTUR PEMBAWA ACARA PADA AKUN MEDIA SOSIAL YOUTUBE VINDES: KAJIAN PRAGMATIK Marini Rehanisafira; Novia Juita
MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Vol 20, No 2 (2022): Medan Makna Desember
Publisher : Balai Bahasa Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/mm.v20i2.5030

Abstract

The background of this research is how the form of strategy or technique used in the host's speech on the VINDES youtube social media account regarding the issue of criticism of the government which is a topic of conversation on social media. The purpose of this study is based on the selected problems, namely: (1) to analyze the strategy of speaking frankly without further ado by the host on the VINDES youtube social media account with pragmatic studies; (2) to analyze the strategy of speaking frankly with the positive politeness of the host on VINDES's YouTube social media account with pragmatic studies; (3) to analyze the strategy of speaking with the host's negative politeness on the social media account YouTube VINDES with a pragmatic study; (4) to analyze the strategy of the host's vague speech on the VINDES youtube social media account with a pragmatic study; (5) for the strategy of speaking in the heart or being silent as the host on the VINDES YouTube social media account with pragmatic studies. Data collection techniques use observing techniques and note-taking techniques. The data used are the stories of Vincent and Desta in the VINDES program. Based on the results of data analysis, the strategy of speaking contained in the host's speech on the VINDES youtube channel is a strategy of speaking frankly without preamble, the strategy of speaking frankly with positive politeness, the strategy of speaking frankly with negative preamble, the strategy speak vaguely. The speech strategy that is most often found in the presenter's speech is the strategy of speaking without further ado and the strategy of speaking that is not on YouTube VINDES is the strategy of speaking in the heart or being silent.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan Kebiasaan MembacaTerhadap Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Anisa Rusyda; Syahrul Ramadhan; Novia Juita
Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keterampilan menulis teks siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan model pembelajaran konvensional, mendeskripsikan keterampilan menulis teks eksposisi siswa yang diajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang mempunyai kebiasaan membaca tinggi, dan siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang mempunyai kebiasaan membaca tinggi pada siswa kelas X SMA Negeri 6 Padang. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 6 Padang. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes keterampilan menulis teks eksposisi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa model pembelajaran kooperatif tipe STAD mempengaruhi keterampilan menulis teks eksposisi. Keterampilan menulis teks eksposisi siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang mempunyai kebiasaan membaca tinggi lebih baik daripada keterampilan menulis teks eksposisi siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional siswa yang mempunyai kebiasaan membaca tinggi.
Jenis Sinonim Verba Intransitif Konfiks ke-an dalam Bahasa Indonesia Afrinaldi Afrinaldi; Ngusman Abdul Manaf; Novia Juita
Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejumlah artikel tentang sinonim sudah pernah ditulis, namun belum memberikan penjelasan secara tuntas. Artikel tentang sinonim yang dilakukan oleh peneliti terdahulu hanya membahas unsur makna yang sama pada kata yang bersinonim, namun kurang mengkaji jenis sinonim. Penulisan artikel ini dilakukan untuk menjelaskan jenis pasangan sinonim verba intransitif konfiks ke-an dalam bahasa Indonesia. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data penelitian adalah teks tulis bahasa Indonesia yaitu koran Kompas, ujaran lisan pada acara berita Liputan 6, dan intuisi peneliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tidak semua verba intransitif konfiks ke-an dalam bahasa Indonesia mempunyai pasangan sinonim, (2) verba intransitif konfiks ke-an dalam bahasa Indonesia mempunyai jenis sinonim tidak lengkap dan tidak mutlak.
UNGKAPAN EMOSI MASYARAKAT DALAM BAHASA MINANGKABAU DI NAGARI TANJUNG BINGKUNG KECAMATAN KUBUNG KABUPATEN SOLOK Raman Putra; Novia Juita; Ngusman Ngusman
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2013): SERI A
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/822950

Abstract

This researchdone to describe (1) the form of expression of emotions angry, sad, and happy in the Minangkabau language used in Nagari Tanjung Bingkung Subdistrick Kubung Regency Solok, (2) the context in which the expression of emotion angry, sad, and happy in the Minangkabau language in Nagari Tanjung Bingkung Subdistrick Kubung Regency Solok.This research is a qualitative study using descriptive methods. Object of this study is the expression of emotion in the language of Minangkabau Society inNagari Tanjung Bingkung Subdistrick Kubung Regency Solok. Analyzed data taken with the following steps: (1) transcribe data from various sources into written language, that is, from the recorded data, interviews, and observations, (2) inventaritation shape emotional expression and context, (3) classify forms of emotional expression and context, (4) analyzing the data collected, and (5) formulating the research findings. Based on these results, it is concluded that there are three expressions of emotion in the Minangkabau language in Nagari Tanjung Bingkung Subdistrick Kubung Regency Solok, namely: (1) there are 41 angry expressions of emotion expression, (2) there are 37 sad emotion expressions, (3) the expression of emotion happy there are 30 expressions. (a) The speaker ofthe old manto the young menathomeandin the shoptend touse the expression ofthe emotion of angry, anjiang example; sad emotional expressions panduto example, ibo; happy emotional expression example bauntuang, (b) young male speakers toold menathomeandin the shoptendto use the expression of emotion angry batele, tenggen example; sad emotional expression example ibo; happy emotional expression cadiak example, (c) male speakers to male a geathomeandin the fieldtend touse angry emotional expression example pantek andekang; expression of emotion sad example ndak disangko; happy emotional expression example sanangnyo, (d) older women speakers to the young women at home and in the shoptends tousel esssample wrote angry emotions; sad emotional expression exampl epadiah; expression happy emotion barasaki example, (e) young women speakers to the old woman in the house and in the shoptend touse the expression of emotion angry kalera example; expression of emotion sad example basalahan; emotion excited expression baruntuang example, (f) to women age women speakers at home and installstendto use examples ofnervousemotion of anger; sad emotional expressions are not encounteredin the study investigators; expression of emotion excited sanang example.
Penanda Kohesi Gramatikal dalam Novel Anak Rantau Karya Ahmad Fuadi Intan Yuniar; Novia Juita
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v8i2.109672

Abstract

This study aimed to described the markers of grammatical cohesion in Ahmad Fuadi's novel Anak Rantau and to explain the dominant markers of grammatical cohesion found in Ahmad Fuadi's novel Anak Rantau. This type of  research because the data is in the form of languange units (paragraphs, sentences, clauses, and phrases) which contain grammatical cohesion markers. The data source of this research is from the novel Anak Rantau by Ahmad Fuadi. Methods and technique the research data collection use the observation and note method and technique used, namely the tapping technique. The findings of this study are, first, the four markers of grammatical cohesion in Ahmad Fuadi's novel Anak Rantau by: (a) references or referred to as references are divided into three type, including:  personal pronouns, demonstrative references, and comparative references. (b) conjuction and liaison is divided into three types, namely:  liaison between clauses, liaison between sentences, and liaison between paragraphs. (c) substitution or what is commonly called restitution is divided into four types, nominal substitution, verbal substitution, fractal substitution, and clausal substitution. (d) ellipsis or impingement. Second, the dominant grammatical cohesion marker found in Ahmad Fuadi's novel Anak Rantau, namely the references contained in personal pronouns or what can be called a persona reference was found as many  as 1193 data. The author of the novel mostly uses personal pronouns, especially in the pronoun persona III (third) closely bound form, namely 797 data found and mostly refers  to the character Hepi and Lenon.
UNGKAPAN MAKIAN DALAM BAHASA MINANGKABAU DI NAGARI KURAI TAJI KECAMATAN PARIAMAN SELATAN Nadia Risni; Novia Juita; Ermawati Arief
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2013): SERI B
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/813280

Abstract

The purposes of this article were to: 1) describe the form of invective in Minangkabau language, 2) describe the context of using invective expressions, and 3) describe the function of using  invective expressions in Nagari Kurai Taji South of Pariaman. The data of this study is the expressions used invective language of Minangkabau society in Nagari Kurai Taji South of Pariaman district. The data source of this research is the speech of informants in Nagari Kurai Taji South Pariaman district. The finding of the study is eksplained three things, namely 1) the form of invective, 2) the context of using invevtive expression, and 3) the functions of using invective expressions.The the form of invective consists of words and phrases. The form of invective can be categorized: nouns, verbs, adjectives. Cussthe contextof four, namely: (1)higher position speakers and familiar relationship, (2)a higher position speakers and donot close, (3)inferior speakers and familiar relationship, (4)inferior speakers and do notyet familiar. Function invective expression consists of:(1)express their resentment,(2)strong angerand extreme, (3)as ajo keor comedy purposes, (4)a means of expressing in timacy in relationships, (5)contempt, (6)expressed frustration and annoyance, and (7)as a means of disclosure as tonishment.
KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) DALAM NOVEL PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN KARYA ABIDAH EL KHALIEQY Winda Fitrah Khalbina; Novia Juita; Muhammad Ismail Nasution
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 2, No 3 (2014): SERI B
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/833780

Abstract

The purpose of this study is to describe the violence in character of the novel Perempuan Berkalung Sorban by Abidah El Khalieqy. This data is a quote that contain of violence on figures in this novelPerempuan Berkalung Sorban by Abidah El Khalieqy . The method is used to collect the data is read and written. The data is collected with the following steps: (1) read the novel Perempuan Berkalung Sorban by Abidah El Khalieqy, (2) analyzing the violence contained in the novel Perempuan Berkalung Sorbanby Abidah El Khalieqy, (3) especially to study literature references related to the research problem, (4) writing related data of the violence, (5) make the conclusion. Based on the research findings and discussion it can be concluded that a character in the novel Perempuan Berkalung Sorbanby Abidah El Khalieqy, is classified on the main character and additional character. The main character in thisnovel Perempuan Berkalung Sorban by Abidah El Khalieqy is Annisa. The additional character are Samsudin, Kalsum, Khudhori, Kiai Hanan Abdul Malik, Hajjah Mutmainah, Rizal, Wildan, Nina, Maryam, and Fauziah.
PERBANDINGAN SISTEM FONOLOGI BAHASA MINANGKABAU DI DESA TALAWI HILIR KECAMATAN TALAWI DENGAN DESA KOLOK NAN TUO KECAMATAN BARANGIN KOTA SAWAHLUNTO PROVINSI SUMATERA BARAT Halimiyah Halimiyah; Ermanto Ermanto; Novia Juita
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 2, No 3 (2014): SERI A
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/833690

Abstract

This article was written to compare the Minangkabau language phonology system in Villages Talawi Hilir with Villages Talawi Kolok Nan Tuo, based on: (1) vokoid and its distribution, (2) kontoid and its distribution, (3) diphthongs and its distribution, (4) deret vokoid and its distribution, (5) cluster and its distribution, as well as (6) deret kontoid and its distribution. The method used is descriptive method. Research Data in the form of the words spoken by people in Village Talawi Hilir and Village Kolok Nan Tuo with instruments 200 basic vocabulary Morris Swades and 200 basic cultural vocabulary. These Data are collected using the simak methods and cakap method. Findings this research is as follows.First, language Minangkabau in the Village Talawi Hilir and Villages Kolok Nan Tuo both have 10 vokoid.Second, language Minangkabau in the Village Talawi Hilir and Villages Kolok Nan Tuo both have 21 kontoid.Third, language Minangkabau in the Village Talawi Hilir has 9 diphthongs, while village Kolok Nan Tuo has 11 diphthong.Fourth, languageMinangkabau in the Village Talawi Hilir have 14 the vokoid, while village Kolok Nan Tuo having 16 the vokoid.Fifth, not found any cluster in both this village.Sixth, language Minangkabau in the Village Talawi Hilir and Villages Kolok Nan Tuo has 11 the kontoid.
Co-Authors . Ermanto Abdurahman . Aditya Rachman Afrinaldi Afrinaldi Agustina Agustina Agustina Agustina, Rara Amelia Agustina, ria Ahmad Yadi Ali Djamhuri Aliffatul Saqdiah Amaral, Winda Amelia, Nadya Amril Amir Andria Catri Tamsin Anil Saputri Anisa Rusyda Arif Adrian Arini AR Arni, Yuni Arrasyid, Iqbal ASRI WAHYUNI SARI Astya, Alkhadri Atmazaki Atmazaki Atrabu, Westi Septia Ayendi Ayendi Ayu Gustia Ningsih Ayu Oktaviani, Ayu Ayuri, Septie Miranda Azwar, Rezi budiyanti, kurnia Bunga . Bunga Bunga Desri Mayeni Dessy Rahmadani Deswita, Isra Dewi Anggraini Dian Arsa Dian Fitria Handayani Dora Zulkarniah Dudung Burhanuddin Edo Yuliandra Pratama Elsa Adel Pertiwi Emidar Emidar Erina Erlis Ermanto Ermawati Arief Eva Mizkat Fajri, Danty Awalliah Farida Meliana Hutabarat Fathiya Aqilah Fitrah, Rizka Amalia Fitri, Rahmi Yana Fitrianti, Bella Gustanti, Nilda Halimiyah Halimiyah Hamdi, Fachrul Hamidin Hamidin Hanifah Yulia Sari Harlina Harlina Harris Efendi Thahar Harris Effendi Thahar Harris Effendi Thahar Hasanah, Luluk Uswatun Hasanuddin WS Hasanuddin WS Hasanuddin WS Hasanuddin WS Hasanuddin WS Havid Ardi Hayati, Annur Fitri Hendra Eka Putra Hendrika Era Farida Hera Nurcahyani Hermawati Syarif Hevy Metalizka Antony Ida Ayu Putu Sri Widnyani Insani, Fanila Intan Yuniar Irfani Basri Ita Putriani Jamaludin, Asep Janiko Janiko Juwita, Resi Karimaliana, Karimaliana Ladiva, Laviola Salsabilla Lasmini, Rizki Sri Libriani, Efany Lidya Atsari Linda Sari Bulan Lisa Anggraini Lusi Marleni, Lusi Lusia Oktri Wini M. Akbar Desril Maharanni, Maharanni Maitra Wike Siska W. Marini Rehanisafira Marna, Jean Elikal Maulani, Intan Suri Mefi Ellini Mega Silvia Mina Syanti Lubis Mina Syanti Lubis Mita Domi Fella Henanggil Muhammad Ismail Nasution Muhammad Nur Mulyani Rusli, Sri Musyari, Fawas Al-Anfal Nadia Komala Rani Nadia Risni NASUTION, DINA SYARIFAH Nauri, Silvio Wynne Neldawati . Nelvia Susmita Ngusman Manaf Ngusman Ngusman Nila Oktami Nila Oktami Nila Sudarti Niswasani, Niswasani Novitri, Safriyani Nst., Muhammad Ismail Nurassyiyah, Siti Nurizzati Nurizzati Oknaryana, Oknaryana Perawati Pramita, Dice Dian Priska Priska Putra, Riyan Nofardo Putri, Diantri Seprina Putri, Idra Putri, Liziana Putri, Revitra Yulia Eka Putri, Wanda Andita Rahayu, Elvina Rahmatika Putri Rahmatika Putri Ram, Siti Ramlah Ramadhani, Bella Elisa Ramadhani, Nia Elsa Ramadhani, Rahimi Raman Putra Ramanda, Arnola Dwika Ranti Permatasari Ranti Permatasari Rany, Vy Ratna Sari Resty, Shilvana Dwi Rezza Rukmana Ria Agustina Rianti, Nofrika Rifki Oktoviandry Riri Purnama Sari Rizaldi, Muhammad Okto Rosmilan Pulungan Safriyani Novitri Sari Bulan, Linda Sari, Roza Permata Sari, Vina Yulia Septiani, Zelli Sesmita, Tiara Sheffy Edly Sherry HQ Sinta Wahyuni Siti Ainim Liusti Sri Mulyani Rusli Sufia Retti Syahrul R Syahrul R, Syahrul Tiara Sesmita Tressyalina Tressyalina Tulaini, Puji Rahma Vivi Indriyani Wati, Siska Oktawidya Westi Septia Atrabu Winda Fitrah Khalbina Windi Indra Lesmana Wirna, Elfira Lusia Yolandafitri Zulvia Yosi Jannatul Firdaus Yossy Idris Yulina Wisna Jaya Yuliza Yuliza Yundari, Yundari Zena Fransiscaluadia Zulfadhli Zulfadhli Zulfadhli Zulfadhli Zulhidayanti Zulhidayanti