Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Stabilitas Hasil Genotipe Ubi Jalar (Ipomoea batatas L. (Lam)) Harapan Baru di Tiga Lingkungan Maulana, Haris; Karuniawan, Agung
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 48 No. 3 (2020): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1044.147 KB) | DOI: 10.24831/jai.v48i3.32830

Abstract

Produktivitas merupakan salah satu karakter penting dalam perakitan varietas baru. Pengujian multilokasi diperlukan untuk mengestimasi stabilitas hasil dari tanaman yang diuji. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi interaksi genotipe dengan lingkungan (GxE), mengidentifikasi stabilitas hasil genotipe-genotipe baru ubi jalar, serta mengidentifikasi pengukuran stabilitas yang statis dan dinamis terhadap hasil ubi jalar. Penelitian dilakukan di tiga lingkungan di Jawa Barat, diantaranya pada dataran medium yaitu Kabupaten Sumedang (729 mdpl), Kabupaten Bandung (857 mdpl), serta pada dataran rendah yaitu Kabupaten Karawang (24 mdpl) dari bulan Januari 2017-Juli 2018. Percobaan menggunakan rancangan lapangan Augmented design di setiap lokasi. Analisis ragam (ANOVA) gabungan digunakan untuk mengestimasi GxE, sedangkan stabilitas hasil diestimasi dengan pengukuran model stabilitas parametrik (Regresi linier Eberhart dan Russell (bi dan S2di), komponen rata-rata varians (θi), varians genotipe terhadap lingkungan (GE) (θ(i)), Wricke ecovalence (Wi2), varians stabilitas Shukla (σ²i), koefisien variasi (CVi), AMMI stability value (ASV)), non-parametrik (model Huehn (S(i)), model Thennarasu (NP(i)), Peringkat Kang (KR)), dan GGE biplot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GxE menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap hasil panen dengan kontribusi sebesar 14.17%. Dua genotipe ubi jalar teridentifikasi stabil dan memiliki hasil tinggi di tiga lingkungan yaitu PR79 dan PR126. Genotipe-genotipe tersebut dapat direkomendasikan sebagai genotipe unggul baru dan sebagai bahan untuk program pemuliaan tanaman ubi jalar selanjutnya. Pengukuran stabilitas NP(2) dan θᵢ merupakan model stabilitas statis yang dapat merekomendasikan genotipe stabil pada lingkungan yang kurang menguntungkan (unfavorable), sedangkan pengukuran S(1), S(2), S(3), S(6), NP(1), NP(3), NP(4), KR, CVi, bi, S2di, Wi2, ASV, dan σ²ᵢ merupakan model stabilitas dinamis yang dapat merekomendasikan genotipe stabil pada lingkungan yang menguntungkan (favorable). Kata kunci: GGE biplot, multilokasi, non-parametrik, parametrik, stabilitas hasil
Morpho-agronomic diversity of local ABB banana ‘Roid’ in Jatigede, West Java Ismail, Ade; Kusumah, Fajar Maulana Wijaya; Rudianto, Safira Damayanti; Karuniawan, Agung; Bakti, Citra; Nurbaity, Anne
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 53 No. 1 (2025): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v53i1.62175

Abstract

Bananas are one of Indonesia’s most important horticultural crops, valued for their adaptability and economic potential. Among them, the Roid banana (ABB) (Musa spp.) stands out as a local variety native to West Java-Indonesia, particularly the Jatigede District, Sumedang Regency where it thrives naturally without agronomic inputs. Known for its resistance to pests and diseases, long shelf life, and strong fruit attachment that reduces post-harvest losses, the Roid banana remains underutilized and understudied. Despite its advantages, research on its genetic diversity is limited, highlighting the need for characterization as a foundation for conservation and breeding. This study, conducted from October to December 2023 in the Jatigede District, aimed to analyze the distribution patterns and genetic diversity of Roid bananas. Characterization used a survey method and purposive sampling in situ. Results revealed two primary clusters dominated by accessions from Ciranggem and Jemah Villages. Key traits supported clusters were peduncle curvature, bunch length and density, number of fruit hands, male flower attitude, apex shape, skin color, plant height, and the presence of hermaphrodite flowers. The genetic diversity based on Euclidean distances was 0.47 to 11.92. The Index of Cultural Significance value was 105, implying a very high level of utilization diversity. These findings highlight the genetic richness and cultural importance of Roid bananas, offering valuable insights for future conservation and breeding programs. Keywords: characterization; cluster analysis; exploration; Index Cultural Significance (ICS); Musa spp.
Co-Authors A. N. Oktafian Acep Atma Wijaya, Acep Atma Achmad Baihaki Ade Ismail Ade Ismail Ade Ismail Adhi Irianto Mastur, Adhi Irianto Adi R. H. Oksifa Aep Wawan Irwan Ai Yanti Rismayanti Aina Anna Roosda Ajang Maruapey Algina, Azka Amalia Murnihati Noerrizki Andina Chotimah Anggraeni, Tiffani Dias Anjali Detha Safitria Anne Nuraini Anne Nurbaity Arif Affan Wicaksono Asana Matsuura B. L. Visser Bambang Sriyadi Benny Joy Budi Irawan Budi Nugroho Budi Waluyo Budian Sahala Chotimah, Andina Citra Bakti, Citra Concibido, Vergel D Ustari D Ustari, D D. Veronika D. Veronika, D. D.W Utami Debby Ustari Dedi Ruswandi Dewi, Yeni Wispa Djuwansah, Muhamad Rachman Emma Trinurani Sofyan Endah Yulia Endah Yulia Endah Yulia Ernah, Ernah Eso Solihin Eva Oktaviani Eva Oktaviani F. Rumawas F. Rumawas, F. Fachrunnisa, Laras Sitta Fadhillah Laila, Fadhillah Fajar Maulana Wijaya Kusumah Farida Damayanti Fitri Widiantini H. C. Becker H. C. Becker, H. C. Hana D Rahayu Haris Maulana Harlino Nandha Prayudha Harlino Nandha Prayudha Hendi N Wicaksono Heri Syahrian, Heri Hidayati Nafi’ah, Hanny Jutti Levita Kusumah, Fajar Maulana Wijaya Leni Nuraeni Luciana Djaya, Luciana M. L. Widiastuti M. Saraswati Matsuura, Asana Maulana, Haris Maulana, Haris Meddy Rachmadi Megianti Agtari Mieke Rochimi Setiawati Murdaningsih H. K., Murdaningsih H. Murgayanti Murgayanti Mutia Dewi Roselina Nadia Nuraniya Kamaluddin Nani Hermiati Neni Rostini Neni Rostini Noerrizki, Amalia Murnihati Noladhi Wicaksana Nono Carsono Pangestika, Kintan Widya Pratiwi, Vika Faraditha Prayoga, Muhammad Khais Prayudha, Harlino Nandha Pujawati Suryatmana Puji Syara Anggia Purdianty, Amalia Purwono Purwono, Purwono Putri Ardhya Anindita Ramdan Firmansah Reginawanti Hindersah Reviana Aulia Reza Dwiwardhana Rhazista Noviardi Rhazista Noviardi Ridara, Fadila Ridwan Setiamihardja Rija Sudirja Rima Suci Mulyani Riska Fitriani Rostini, Neni Rudianto, Safira Damayanti Santoso, Dwi Andreas Saskia Pratiwi Sitaresmi Dewayani Slamet, Whitea Yasmine Sosiawan Nusifera Supriatun, T Suseno Amien Syaiful Anwar Syarif Hidayat Syariful Mubarok Syihab, Fakhri Nasharul T Supriatun T. K. Putri T. K. Putri, T. K. T. Suganda Tarkus Suganda Tati Nurmala Tati Nurmala Tia Setiawati Tia Setiawati Tresna Kusuma Putri Trixie A. Ulimaz Trixie Almira Ulimaz Utamy, Aisya Fitrianty Dwi Vera Oktavia Subarja Vergel Concibido Vergel Concibido Vergel Concibido Vergel Concibido Vika Faradhita Pratiwi Virda Aziza Virda Aziza W. Link W. Link, W. Wahyudin, Abdillah Azzam Warid Ali Qosim Wawan Sutari Wendy Wijaya WICAKSONO, ARIF AFFAN Wicaksono, Hendi N Wijaya Kusumah, Fajar Maulana Y.H., Anne Yani Maharani, Yani Yanti Rismayanti, Ai Yeni Wispa Dewi Yoshua Liberty Filio Yudithia Maxiselly Yunira, Alma Yusup Hidayat Yuyun Yuwariah Zulaicho, Zulaicho