p-Index From 2021 - 2026
5.955
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JKMS : Jurnal Ilmu Komunikasi Al-Ulum Sosial Budaya Religio : Jurnal Studi Agama-agama Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa JPPI | Jurnal Penelitian Pendidikan Islam JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Agritechnology : Jurnal Teknologi Pertanian Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Health Information : Jurnal Penelitian Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara LIBRIA: Library of UIN Ar-Raniry Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Nusantara Hasana Journal Nusantara: Journal for Southeast Asian Islamic Studies Al-Khair Journal : Management, Education, And Law JUrnal Riset Ilmu Pendidikan JIEPS: Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam dan Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh Indonesian Journal of Food Technology Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Mandalika Literature Jurnal Penelitian Pendidikan MIPA Community Service Journal Of Economic Education Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Al-Qudwah: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Hadis Jurnal Suloh EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Journal of Contemporary Indonesian Islam (JCII) JIMEKA Al-Khair Journal: Management Education
Claim Missing Document
Check
Articles

PRIORITAS MASALAH PENYAKIT MENULAR DI KOTA DEPOK TAHUN 2023 Khairiah, Khairiah; Helda; Nuh Ghazali, Hidayat
Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 7 No 01 (2025): April
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/ma.v7i01.253

Abstract

ABSTRAK Penyakit menular masih menjadi masalah kesehatan, terkait morbiditas dan mortalitas akibat penyakit menular. Penyakit menular langsung, penyakit yang dapat dicegah dengan Imnunisasi (PD3I), dan penyakit tular vektor masih menjadi masalah di Kota Depok. Penelitian ini untuk mengidentifikasi, menetapkan prioritas, dan menemukan penyebab masalah penyakit menular di Kota Depok, menggunakan metode studi kuantitatif dan kualitatif, mengobservasi profil kesehatan dan data terkait lainnya dari tahun 2022-2023. Penentuan prioritas masalah dengan metode PAHO-Adapted-Hanlon melalui wawancara dengan 19 orang ahli di Dinas Kesehatan Kota Depok dan Puskesmas. Analisis penyebab masalah dilakukan dengan metode Fish Bone. Incidence rate Tuberculosis tahun 2022, 212/100.000 penduduk. CFR Tuberculosis 6,5/100.000 penduduk. Insiden pneumonia 3.936 kasus. Insiden HIV 327 (0,01%). Insiden Diare 18.062 kasus.Insiden kusta pada anak 7 kasus (9%). Insiden Difteri 7 kasus, 12 kasus pertusis, Insiden campak 199 kasus. Inciden Rate DBD 39/100.000 penduduk. Kasus kronis filariasis sebanyak 8 kasus. Tuberkulosis merupakan prioritas utama penyakit menular di Kota Depok dengan skor 44,57, DBD dengan skor 32,28 dan HIV dengan skor 31,09. Tingginya insiden Tuberkulosis, dikarenakan rendahnya pengobatan lengkap, kesembuhan serta banyaknya kasus Tuberculosis pada anak. Pencegahan penularan Tuberculosis dengan cara pemberian therapy pencegahan Tuberculosis, pentingnya pengobatan tuntas, melakukan advokasi, peningkatan pengetahuan masyarakat, dan investigasi kontak Tuberculosis. Abstract Communicable diseases remain a significant health issue in Depok City, contributing to high morbidity and mortality rates. Directly transmitted diseases, Vaccine-Preventable Diseases (PD3I), and vector-borne diseases are still prevalent. This study identifies and prioritizes communicable disease issues and their causes using both quantitative and qualitative methods, observed health profiles, and related data from 2022-2023. Issue prioritization was conducted using the PAHO-Adapted Hanlon method, involving interviews with 19 experts from the Depok City Health Office and Public Health Centers, while the Fish Bone method analyzed the causes. In 2022, the tuberculosis incidence rate was 212 per 100,000 population, with a case fatality rate of 6.5 per 100,000. Pneumonia incidence was 3,936 cases, HIV 327 cases (0.01%), diarrhea 18,062 cases, leprosy in children 7 cases (9%), diphtheria 7 cases, pertussis 12 cases, and measles 199 cases. Dengue fever incidence was 39 per 100,000, with 8 chronic filariasis cases. Tuberculosis was the top priority with a score of 44.57, followed by dengue fever (32.28) and HIV (31.09). The high tuberculosis incidence is linked to incomplete treatments, low recovery rates, and pediatric cases. Prevention involves complete treatment, preventive therapy, advocacy, community education, and contact investigations.
Shelf life study of sweet potato cookies (Ipomoea batatas L.) with the incorporation of yellow pumpkin (Cucurbita moschata Durch) Fishi, Ana Nadiya Afinatul; Firdaus, Maisa Amatillah; Amelianawati, Mae; Khairiah, Khairiah
Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Advances in Food Science, Sustainable Agriculture and Agroindustrial Engineering (AFSSAAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.afssaae.2025.008.02.10

Abstract

The shelf life of yellow sweet potato cookies was determined based on the desirable quality, primarily characterized by acceptable crunchiness to consumers. This study employed the Accelerated Shelf Life Testing (ASLT) model using a critical moisture content approach. Estimating shelf life begins with an initial moisture content test (Mi) and then continues with determining the necessary moisture content (Mc) through a hedonic test on cookies stored without packaging at a room temperature of 30℃ and 75% relative humidity (RH) over a period of 0-7 hours. Determination of equilibrium moisture content (Me) was carried out by measuring the moisture content of cookies at RH 30-83% which was conditioned using a saturated salt solution of MgCl2, NaNO2, NaCl, and KCI. The relationship between water activity (aw) and equilibrium moisture content was described in the Guggenheim-Anderson-de Boer (GAB), Brunauer-Emmett-Teller (BET), and Henderson isotherm sorption curve models. These models were tested for accuracy using the Mean Relative Determination (MRD) formula. The Mean Relative Determination (MRD) formula, with models having an MRD value of less than 5% being considered suitable for shelf life determination. The research results showed the findings revealed that the GAB model, with a type II sigmoid isothermic curve and an MRD value of 4.95%, was the most appropriate for predicting the shelf life of yellow sweet potato cookies. The best estimation of shelf life of yellow sweet potato cookies was at a temperature of 30℃ and 63-65 % RH using metalized plastic packaging with a shelf life of 10.6 months.
PERKEMBANGAN FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) DALAM MENINGKATKAN KEUANGAN INKLUSIF PADA UMKM DI ACEH khairiah, khairiah
Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah Vol 1, No 2,November (2021): JEIPS: Jurnal Ekonomi Islam & Perbankan Syariah
Publisher : Prodi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jeips.v1i2,November.1184

Abstract

Struktur perekonomian dunia saat ini telah memasuki Revolusi Industri Keempat atau disebut Industri 4.0. Suatu kondisi pada abad ke-21 dimana terjadi perubahan besar-besaran di berbagai bidang lewat perpaduan teknologi yang mengurangi sekat-sekat antara dunia fisik, digital dan biologi. Difusi gelombang teknologi digital telah merangsek masuk ke hampir semua aspek kehidupan dan ekonomi masyarakat dunia, seperti transportasi, kesehatan, pendidikan, ritel, hotel, dan bahkan keuangan. Industri keuangan Indonesia bahkan Aceh sekalipun sudah mulai menggunakan FinTech dalam dunia usaha. Ini ditandai dengan munculnya perusahaan rintisan baru (startup) yang tumbuh demikian cepat. FinTech memberi solusi struktural bagi pertumbuhan industri berbasis elektronik (e-commerce), mendorong pertumbuhan UMKM serta lahirnya wirausahawan baru, mendorong usaha kreatif serta memungkinkan pengembangan pasar terutama yang masih belum terlayani jasa keuangan dan perbankan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan FinTech dalam meningkatkan UMKM di Aceh, bagaimanakah peranan dan ancaman FinTech di Aceh. Pengumpulan data dan informasi dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan lembaga terkait dan pelaku usaha. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa FinTech di Aceh baru berkembang pada tahap awal, ditandai dengan telah munculnya perusahaan startup cari modal.id sebagai satu-satunya startup FinTech dengan sistem equity crowdfunding. FinTech dapat meningkatkan inklusi keuangan dikarenakan masih banyak UMKM mempunyai masalah pendanaan dan belum terlayani jasa keuangan dan perbankan konvensional (unbanked population), dengan adanya FinTech akses layanan keuangan dan permodalan menjadi lebih mudah dan lebih cepat. Salah satu strategi FinTech dengan cara sosialisasi dan edukasi yang lebih intens kepada UMKM baik yang dilakukan oleh pihak pemerintah maupun pihak perusahaan FinTech itu sendiri, supaya UMKM dapat menjadikan FinTech sebagai alternatif dalam mencari modal usaha.
Tranformasi Perpustakaan Melalui Pemberdayaan Perempuan dalam Kegiatan Pengolahan Abon Lele di Desan Bunga Raya Yazid, Tantri Puspita; Rosa Elsarena, Mai Sela; Firdaus, Amirul; Khairiah, Khairiah; Sipahutar, Peter Y.P; Dini, Innayah Rahma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5794

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan di Desa Bunga Raya, Kabupaten Siak, melalui pengolahan ikan lele menjadi abon dalam upaya peningkatan keterampilan sebagai bentuk transformasi perpustakaan. Permasalahan yang ditemukan adalah rendahnya keterampilan perempuan dalam memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Solusi yang diberikan adalah pelatihan praktis tentang pengolahan ikan lele menjadi abon dengan varian rasa, serta pembinaan dalam manajemen usaha, pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Selain itu, perpustakaan desa dimanfaatkan sebagai sumber informasi bagi peserta untuk mengakses pengetahuan kewirausahaan dan tren pasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam mengolah abon lele yang higienis dan sesuai standar kualitas, serta meningkatnya pendapatan keluarga melalui penjualan produk abon lele. Keberlanjutan usaha juga terjaga melalui pembinaan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan perpustakaan desa, kegiatan ini berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, meningkatkan kesejahteraan keluarga, dan mendukung program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.
Fenomena Sarung di Masyarakat Melayu Riau: Kajian Material Culture Khairiah, Khairiah; Arni, Jani; Jarir, Jarir
Sosial Budaya Vol 21, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sb.v21i1.31099

Abstract

Penelitian fenomena  sarung di masyarakat Melayu Riau ini penting untuk memahami statusnya sebagai bagian dari material culture yang memberikan identitas terhadap komunitas. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui sejarah penggunaannya, dan dinamika fungsinya dari zaman ke zaman, serta pemanfaatannya dalam masyarakat Nusantara yang heterogen, baik dari suku, budaya dan agama. Sebagai identitas Nusantara, sarung telah melalui proses tahapan-tahapan sejarah panjang, sehingga menjadi simbol pakaian pribumi, simbol santri, simbol ketaatan pada agama, pakaian keindahan dan kesederhanaan di wilayah Nusantara. Sejak masa kolonial, bersamaan dengan berlangsungnya proses akulturasi budaya Eropa di Nusantara, telah terjadi pergeseran nilai yang signifikan pada perspektif masyarakat dalam memandang makna dan fungsi sarung dalam kehidupan budaya dan agama, khususnya di Indonesia.Penelitian ini adalah penelitian antropologi yang memakai metode kualitatif dengan pendekatan snowballing. Teknik yang dipakai dalam  pengambilan data adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari data yang terkumpul dan telah dianalisis didapati bahwa, secara umum masyarakat Melayu Riau, terutama di wilayah urban tidak lagi menjadikan sarung sebagai pilihan utama dalam berpakaian, bahkan ada kesan bahwa fungsi sarung sangat terbatas sebagai kelengkapan utama dalam kegiatan ritual agama saja; misalnya salat atau kegiatan keagamaan lainnya. Urgensi dan fungsi sarung sebagai pakaian harian justru lebih terwakili dalam kultur pedesaan (rural). Keberadaan sarung di masyarakat Melayu mengalami pergeseran nilai sebagai material culture yang cenderung mengarah pada simbolisasi ritual ketimbang fungsional
Islam dan Kepemimpinan Perempuan: Prototipe Leadership Ratu Balqis Perspektif Tafsir Al-Azhar Setiawati, Poppy; Nur, Afrizal; Khairiah, Khairiah; Amin, Saidul
Al-Qudwah Vol 2, No 2 (2024): December
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/alqudwah.v2i2.27172

Abstract

Women's leadership remains a subject of debate within the Islamic world, leading to various movements advocating for women's rights to be equal to men's. On the other hand, the perception that women prioritize emotions over logic has contributed to the notion that women are unsuitable for leadership roles. However, in reality, many women have proven themselves capable of leading institutions, organizations, and even nations. The Qur'an narrates a story of female leadership through the figure of Queen Balqis, who ruled the kingdom of Saba'. The purpose of this article is to explore the leadership prototype of Queen Balqis as depicted in Buya Hamka's Tafsir Al-Azhar. This research is a library-based study, with the primary data source being the Tafsir Al-Azhar, as well as secondary sources, including books and articles relevant to the research. The results of this study reveal that, from Hamka's perspective, Queen Balqis' leadership prototype embodies several key characteristics that are both relevant and valuable in the context of modern leadership. Analysis of Hamka's works, particularly Tafsir Al-Azhar, reveals that Queen Balqis possessed the following leadership qualities: first, wisdom and democracy. Hamka highlights how Queen Balqis demonstrated intelligence and wisdom in leading her people. Her decision to test the wisdom of Prophet Solomon by sending gifts reflects her ability to think democratically. Second, a diplomatic and peace-loving leader, Hamka, emphasizes that diplomacy is evident when a leader skillfully influences their followers to accept desired agreements and negotiations. Third, an intelligent and meticulous leader: Queen Balqis is portrayed as a smart, quick-thinking, cautious, and meticulous leader in making decisions. These three qualities in Queen Balqis make her a worthy role model for female leaders today.Abstrak: Kepemimpinan wanita masih menjadi suatu perdebatan dalam dunia Islam, akibatnya banyak timbul gerakan-gerakan yang menjunjung hak-hak wanita agar bisa disetarakan dengan laki-laki. Di sisi lain karakter wanita yang mengedepankan rasa dari pada logika membuat wanita seakan tidak layak menjadi pemimpin. Padahal kenyataannya banyak perempuan mampu menjadi pemimpin di suatu lembaga, organisasi bahkan negara. Di dalam Al-Qur’an terdapat kisah tentang kepemimpinan wanita yaitu kepemimpinan Ratu Balqis yang memimpin sebuah negeri bernama Saba’. Tujuan artikel ini untuk mengetahui prototipe leadership Ratu Balqis dalam Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pustaka, data primer dalam penelitian ini adalah kitab Tafsir Al-Azhar, sedangkan data sekunder adalah buku-buku dan artikel yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prototipe kepemimpinan Ratu Balqis dalam perspektif Hamka mencerminkan beberapa karakteristik utama yang relevan dan berharga dalam konteks kepemimpinan modern. Analisis terhadap karya-karya Hamka, terutama tafsir Al-Azhar, mengungkapkan bahwa Ratu Balqis memiliki sifat-sifat kepemimpinan berikut: pertama, kebijaksanaan dan demokratis: Hamka menyoroti bagaimana Ratu Balqis menunjukkan kecerdasan dan kebijaksanaan dalam memimpin rakyatnya. Keputusan Balqis untuk menguji kebijaksanaan Nabi Sulaiman dengan mengirimkan hadiah menunjukkan kemampuannya untuk berpikir demokratis. Kedua, pemimpin yang diplomatis dan cinta damai, diplomasi seorang pemimpin dapat dilihat ketika ia pandai mempengaruhi orang-orang yang dipimpin supaya bisa menerima suatu kesepakatan dan perundingan yang diinginkan. Ketiga, pemimpin yang cerdas dan teliti, Ratu Balqis adalah pemimpin yang cerdas, berpikir cepat, bersikap hati-hati dan teliti dalam memutuskan suatu perkara. Tiga kriteria tersebut ada dalam diri Ratu Balqis yang layak dijadikan role model oleh para pemimpin perempuan saat ini.
Bridging Gaps: Strategies for Competitiveness and Survival of IAIN Langsa Islamic Education Graduates in the Eastern Coast of Aceh Sabri, Hatta; Z, Syamsiah; Endri Santi, Nani; Efendi, Rizal; Khairiah, Khairiah
Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2025): Islamic Educational Studies
Publisher : Graduate Program, Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36667/jppi.v13i1.2109

Abstract

This study examined the competitiveness and survival strategies of Islamic Education (PAI) graduates from IAIN Langsa in the Aceh Timur region, including East Aceh Regency, Kota Langsa, and Aceh Tamiang. Higher education institutions, particularly Islamic Studies programs, are responsible for preparing graduates to meet the demands of an increasingly dynamic and globalized job market. This research aimed to explore the challenges faced by PAI alumni in adapting to globalization, digitalization, and evolving market expectations. Using a mixed-methods explanatory sequential design, quantitative data were collected via online surveys from 165 alumni graduating in 2021, 2022, and 2023. The survey measured indicators such as job waiting periods, relevance of employment to academic background, income levels, and workplace challenges. Qualitative data were subsequently obtained through in-depth interviews with 10 purposively selected alumni. Quantitative findings were analyzed using descriptive statistics, while qualitative data underwent thematic analysis, supported by method triangulation and a focus group discussion (FGD) with experts and alumni. Results indicated significant gaps in technical skills, including IT proficiency, foreign language competency, and public speaking. While most alumni pursued careers in education, others entered diverse fields, employing adaptive survival strategies influenced by socio-cultural expectations in Aceh. These findings contribute to curriculum refinement and institutional strategies to enhance graduate competitiveness and employability.
Management of Guidance and Counseling Programs Based on Spiritual Values at SMA Negeri 1 Way Khilau Pesawaran Lampung Khairiah, Khairiah; Hendrowati, Tri Yuni; Aswad, Fatqul Hajar
Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Riset Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/jrip.v5i3.1226

Abstract

Spiritual-based character education is increasingly important in addressing the moral challenges of the younger generation in the era of globalization. This study aims to analyze the management of a spiritual-based guidance and counseling (BK) program at SMA Negeri 1 Way Khilau, Pesawaran Regency. The study used a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews, observation, documentation, and questionnaires. Research informants included the principal, BK teachers, religious teachers, and students. The results showed that the BK program management was carried out through four main stages: planning, organizing, implementing, and evaluating. This program integrated counseling services with spiritual habits such as Dhuha prayer, morning sermons, and Islamic mentoring. Program evaluation indicated increased discipline, student involvement in religious activities, and strengthening of religious character. The program's success was supported by a religious school culture and the principal's leadership, although obstacles remained such as a limited number of BK teachers and low parental involvement. This study confirms that the integration of spiritual values in BK services is an effective strategy for shaping student character and can serve as a model of good practice for other schools.
ANALISIS POLA KONSUMSI RUMAH TANGGA TERHADAP TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI DESA RIANGBAO, KABUPATEN LEMBATA, NUSA TENGGARA TIMUR Khairiah, Khairiah; Sugianty, Ai Shanti; Sakina Yeti Kiptiyah
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Nusantara Hasana Journal, July 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i2.1530

Abstract

Food security is a condition of food fulfillment for households that includes availability, access, and utilization. This study aims to analyze the influence of household consumption patterns on the level of food security in Riangbao Village, Lembata Regency, East Nusa Tenggara. This study used a descriptive qualitative approach with the support of quantitative analysis through multiple linear regression. The sample consisted of 59 households selected using the slovin formula and purposive sampling technique. Data were collected through observation, interviews, and documentation (primary data), and supported by secondary data from BPS and the village. The results of the research on 59 households found that food security and food insecurity were found in small households (1-3 people), while food insufficiency and food insecurity were found in medium households (4-5 people) and large households (>6 people). The average level of energy consumption was highest in small, medium and large households. The consumption pattern of Riangbao Village community is still dominated by carbohydrate sources with limited food diversity. The regression results show that the variable expenditure on rice, fish, vegetables, fruit and oil has a significant effect on household food security. The variables of income and number of family members did not show a significant effect. This finding indicates that food security is determined more by the composition of food consumption than by economic factors.
REGULASI DAN KEBIJAKAN LEMBAGA KEUANGAN Siagian, Irma; Fira, Dilli Salsa; Susanti, Dwi; Barus, Febriana Krisdayanti; Khairiah, Khairiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44212

Abstract

Regulasi lembaga keuangan memiliki peran yang signifikan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi kepentingan masyarakat. Penelitian ini menganalisis efektivitas regulasi lembaga keuangan di Indonesia dengan mempertimbangkan berbagai indikator, seperti stabilitas sistem keuangan, perlindungan konsumen, inklusi keuangan, serta pencegahan kejahatan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari berbagai literatur yang relevan, termasuk jurnal ilmiah, buku, regulasi pemerintah, serta laporan dari lembaga keuangan seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil analisis menunjukkan bahwa regulasi yang diterapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) telah berkontribusi terhadap stabilitas sistem keuangan melalui kebijakan seperti persyaratan modal minimum dan stress test pada perbankan. Namun, tantangan masih ditemukan dalam sektor keuangan non-bank, khususnya terkait kasus gagal bayar dan penipuan investasi.
Co-Authors Abdul Ghofur Abdul Hamid Abu Bakar Afrizal Nur Afrizal Nur Agus Taufiq Amelianawati, Mae Asiyah, Asiyah aswad, fatqul hajar Aulia Nurul Huda Azizah, Aqilah Nur' Barus, Febriana Krisdayanti Demina Demina Destiana, Eem Merani Dhuri, Saifuddin Dini, Innayah Rahma Dwi Susanti Elsarena, Mai Sela Rosa Elya Roza, Elya Emilda, Andri Endri Santi, Nani Ernawati, Resti Faruq Aziz, Mufid Fauzy, Muhammad Rizky Febrianto, Reindo Fira, Dilli Salsa Firanti, Ela Maya Firdaus, Amirul Firdaus, Maisa Amatillah Fishi, Ana Nadiya Afinatul Fitra Marsela Gultom, Widia Hanifah, Sabilatul Hanum, Hanifah Harahap, Ardhansyah Putra Hardianti, Fitri Hasibuan, Mitra Sasmita Helda Hidayat Hidayat Irsal Irsal Jani Arni Jarir, Jarir Kiptiyah, Sakina Yeti Kurnia, Mira Listyaningrum, Ratna Sari M. Arrafie Abduh, M. Arrafie Martunis - Maskun Matondang, Khairani Maulani, Tasya Aris Mindani Mindani Muassomah Muassomah Mulia, Intan Mustika Wati, Mustika Muthmainnah, Hasna Nadia Nandang Rusmana Nasution, Lia A Nazruddin Safaat H Nelissa, Zahra Noor Anidaisma Binti Ahmad Yusuf Nova Sari, Nova Nugrahaini, Inten Nuh Ghazali, Hidayat Penny Respati Yurisa Prasetyaningtyas, Puspita Purba, Putri Rahmah, Mawaddah Raida Fuadi Rita Destini Riyawi, Helmi Mahboub Rizal Efendi, Rizal Rosa Elsarena, Mai Sela Sabri, Hatta Saidul Amin Sakina Yeti Kiptiyah SANI SUSANTI Saputra, Hendra Eka Setiawati, Poppy Shuharianto, Joko Siagian, Irma Sipahutar, Peter Y.P Sirajuddin Siregar, Shinta Marito Sri Hartini Sugianty, Ai Shanti Sukma Erni Suradi, Ahmad SUSIBA SUSIBA Syarifah Rahmah Tantri Puspita Yazid Tri Yuni Hendrowati Umartin, Dodi Utami, Cellinda Virdamayana, Khaerunnisa Wakidi Wakidi Widyananda, Bina Indah Wijiati, Muridian Yaacob, Salmy Edawati Yanti, Annisa Darma yuniati, ulfa Z, Syamsiah Zahra Nelissa Zaman, Kamar