Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Melalui Pendekatan Value for Money Tahun 2022-2024 Restania Oktavia; Nia Adelina Br Sembiring; Eka Grisanna Sihite; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dengan pendekatan Value for Money (VFM) yang mencakup aspek ekonomis, efisiensi, dan efektivitas. Sebagai salah satu kabupaten dengan APBD terbesar di Sumatera Utara yang mencapai Rp4,8 triliun pada tahun 2024, Deli Serdang menghadapi tantangan dalam optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) sebagaimana diberitakan media lokal mengenai realisasi PAD yang hanya mencapai 61,61% hingga awal Desember 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten Deli Serdang tahun 2022–2024 yang diperoleh dari portal DJPK Kemenkeu. Teknik analisis menggunakan perhitungan rasio ekonomis (perbandingan realisasi belanja dengan anggaran belanja), rasio efisiensi (perbandingan realisasi belanja dengan realisasi pendapatan), dan rasio efektivitas (perbandingan realisasi PAD dengan target PAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan Kabupaten Deli Serdang mengalami fluktuasi. Dari aspek ekonomis, tahun 2022 tergolong tidak ekonomis (103,44%), namun membaik menjadi sangat ekonomis pada tahun 2023 (83,58%) dan 2024 (85,49%). Dari aspek efisiensi, tahun 2022 tidak efisien (100,04%), sedangkan tahun 2023 (99,06%) dan 2024 (96,21%) telah mencapai kategori efisien. Adapun dari aspek efektivitas PAD, selama tiga tahun berturut-turut berada pada kategori kurang efektif, yakni 70,41% (2022), 63,98% (2023), dan 71,00% (2024). Temuan utama penelitian ini adalah adanya paradoks antara keberhasilan penghematan belanja (ekonomis dan efisien) dengan kegagalan pencapaian target pendapatan (efektivitas rendah). Hal ini mengindikasikan bahwa pengelolaan keuangan daerah lebih terfokus pada sisi belanja, sementara optimalisasi potensi PAD belum berjalan optimal. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang disarankan untuk mengevaluasi metode penetapan target PAD agar lebih realistis serta melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pemungutan pajak dan retribusi daerah.
Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Body Scrub Putri Kemala Dewi Lubis; Cindi Anjuani Gultom; Octavianty Sihombing; Sovia Elphani Simarmata; Yehezkiel Exaudi Banjarnahor
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pemanfaatan limbah kulit pisang sebagai bahan dasar pembuatan body scrub alami berbasis konsep ekonomi sirkular dan ekonomi kreatif. Kajian dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan wawancara dengan pelaku UMKM di Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit pisang memiliki kandungan bioaktif seperti flavonoid, vitamin C, tanin, serta antioksidan yang bermanfaat sebagai agen eksfoliasi dan perawatan kulit. Pemanfaatan limbah kulit pisang tidak hanya mampu mengurangi volume sampah organik, tetapi juga menghasilkan produk kecantikan bernilai tambah dengan biaya produksi yang rendah dan peluang pasar yang tinggi. Selain itu, inovasi ini berpotensi memperkuat pemberdayaan masyarakat, terutama UMKM, melalui produksi, branding, dan pemasaran produk ramah lingkungan. Penelitian menyimpulkan bahwa body scrub berbahan limbah kulit pisang merupakan inovasi berkelanjutan yang relevan untuk dikembangkan sebagai edukasi kewirausahaan, pengelolaan limbah, dan pembelajaran ekonomi kreatif dalam dunia pendidikan.
DIVERSIFIKASI PRODUK KERAJINAN LUMPANG DESA BANDAR KLIPPA KABUPATEN DELI SERDANG Joko Suharianto; Sumarno Sumarno; Muhammad Bukhori Dalimunthe; Putri Kemala Dewi Lubis; Siti Khofifah Hanif Siti; Zackya Hayati Lubis
D'edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/dedukasi.v5i2.23017

Abstract

Lumpang bukan hanya alat bantu masak didapur, tetapi juga memiliki nilai budaya masyarakat. Tujuan utama dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, menyelesaikan permasalahan mitra khususnya pada aspek produksi untuk menghasilkan diversifikasi produk. Solusi pada aspek produksi melalui pembuatan alat inovasi pembuatan cobek dengan memanfaatkan kayu limbah sisa produksi lumpang. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu dengan melakukan pendekatan dengan mitra berupa observasi, FGD penentuan masalah dan solusi, desain rancangan alat inovasi produksi, rancang bangun alat inovasi, uji coba alat produksi, evaluasi dan serah terima alat. Hasil kegiatan ini menyimpulkan bahwa mitra sangat senang dengan alat inovasi pembuat cobek. Lebih daripada itu, mitra sangat senang karena alat ini multi guna, selain bisa membuat cobek, tetapi juga bisa membuat mangkok kayu dan lumpang inovatif dengan penutup meski dalam ukuran relatif kecil. Alat pembuat cobek yang dihasilkan terbukti efektif, rata-rata waktu yang digunakan untuk membuat cobek sekitar 5-7 menit, untuk membuat mangkok kayu sekitar 7-9 menit. Sedangkan untuk mebuat lumpang dengan penutup sekitar 15-18 menit. Alhasil saat ini mitra memproduksi lumpang tradisional dan telenan, tetapi juga lumpang inovatif dengan penutup, cobek, dan mangkok kayu.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADA UMKM RAJA NAGA LAUNDRY DI KOTA MEDAN Veri Sangap Tua Pasaribu; Hannes Inmanuel Sinaga; Luna Maya Sitepu; Ega Grace Nichol Sitindaon; Tasya Novi Ardana; Putri Kemala Dewi Lubis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14276

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of quality control in improving productivity at Raja Naga Laundry. The research used a descriptive qualitative approach. Data collection techniques were conducted through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the laundry business has implemented quality control through employee training, work supervision, customer clothing inspection, and routine machine maintenance. These efforts were carried out to maintain service quality and support operational productivity. However, several obstacles were still found, such as machine damage, power outages, mistakes in recording customer clothes, and customer complaints regarding fragrance and drying results. The implementation of quality control was able to help reduce work errors and improve employee productivity in operational activities. Therefore, improving supervision systems and service quality is necessary to support better productivity and customer satisfaction in laundry businesses.
ANALISIS PRAKTIK TRANSFER PRICING PADA PT ADARO ANDALAN INDONESIA TBK DALAM PERUSAHAAN TERDAFTAR DI BEI (BURSA EFEK INDONESIA) Johan Paulo Negos S; Jones Wahyu Simamora; Novita Yanti Sari Aritonang; Nesmada Putri Manullang; Putri Kemala Dewi Lubis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14442

Abstract

This study aims to analyze the transfer pricing practices at PT Adaro Andalan Indonesia Tbk as a company listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The study is motivated by the high volume of related-party transactions in multinational companies which may affect profit distribution and corporate tax obligations. The research employed a descriptive qualitative method with a case study approach. The data were obtained from the company’s 2025 interim financial statements, annual reports, and supporting data from the Indonesia Stock Exchange. Data collection was conducted through documentation studies by analyzing subsidiary structures, related-party transactions, and the company’s financial condition. The results indicate that the company has numerous subsidiaries located in Indonesia, Singapore, Mauritius, Malaysia, and Australia, which support transactions among entities within the same business group. In addition, related-party receivables amounting to USD 86,484 thousand and related-party payables amounting to USD 292,513 thousand were identified, indicating transfer pricing activities within the company’s operations. However, based on the financial statement analysis, these practices are still within applicable regulations and no direct evidence of tax violations was found. This study emphasizes the importance of implementing the arm’s length principle and maintaining transparency in related-party transactions to minimize the risk of transfer pricing abuse.
STUDI LITERATUR KOMPARATIF KARAKTERISTIK RISIKO DAN IMBAL HASIL REKSADANA SAHAM VERSUS UNIT LINK BERBASIS EKUITAS SEBAGAI INSTRUMEN PERENCANAAN KEUANGAN JANGKA PANJANG Christina Hotmatondini Turnip; Deslia Ningsih Sagala; Krisna Sarinauli Lumbansiantar; Putri Kemala Dewi Lubis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14546

Abstract

Long-term financial planning demands efficient and goal-appropriate investment instruments. Indonesian retail investors often face confusion between equity mutual funds and equity-based unit-linked insurance plans (ULIPs) due to their similar underlying assets, despite fundamentally different cost structures and risk profiles. This study aims to present a systematic comparative synthesis of the risk-return characteristics of both instruments and to assess their suitability as long-term financial planning vehicles. A Systematic Literature Review (SLR) method was employed, analyzing 15 peer-reviewed articles and relevant OJK regulations. A comparative analysis was conducted across the dimensions of costs, multidimensional risk, returns, and goal suitability. The synthesis reveals that ULIPs impose a multi-layered fee structure including substantial first-year acquisition charges, monthly cost of insurance, and administrative fees that generates a significant expense drag. The effective annual total cost of ULIPs (>5.5%) far exceeds that of equity mutual funds (1.5–3.5%). A simulation assuming an identical 12% annual gross return demonstrates that over 20 years, equity mutual funds can accumulate up to 82% more wealth. ULIPs also carry severe early-year liquidity risk due to surrender charges. Equity mutual funds exhibit superiority in transparency, cost efficiency, and flexibility, making them the superior vehicle for pure long-term wealth accumulation. The 'Buy Term and Invest the Difference' (BTID) strategy is mathematically more optimal. This study recommends strengthened fee transparency for ULIPs and stricter regulatory oversight.
ANALISIS HUBUNGAN PERGERAKAN IHSG TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN LQ45 DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2015–2024 Gustina Natalia Togatorop; Erdiana Br Manik; Tria Indah Syahrani Lubis; Putri Kemala Dewi Lubis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14652

Abstract

This study aims to analyze the relationship between the movement of the Jakarta Composite Index (JCI) and the stock prices of LQ45 constituent companies on the Indonesia Stock Exchange during the 2015–2024 period. A quantitative associative approach was employed using panel data regression on 20 firms selected through purposive sampling based on their consistent inclusion in the LQ45 index for at least seven years. The data comprised monthly closing prices of the JCI and individual stock returns, with the BI-7DRR interest rate and IDR/USD exchange rate as control variables, yielding 3,380 panel observations. Analyses included Pearson correlation, Common Effect Model (CEM) estimation, and per-company beta coefficients. Aggregately, no significant relationship was found between JCI returns and LQ45 stock returns (r = 0.029; p = 0.096; F = 0.924; p = 0.428), leading to acceptance of the null hypothesis. However, per-company analysis revealed that banking stocks BBRI, BMRI, BBCA, and BBNI exhibited significant positive correlations (r = 0.267–0.312) with beta coefficients above 1.0 (1.187–1.421), whereas energy stocks such as ADRO and PTBA showed the weakest, non-significant correlations. The interest rate and exchange rate control variables had no direct significant effect. The findings indicate that the JCI–LQ45 relationship is sector-specific; investors may leverage the high-beta characteristics of banking stocks for momentum strategies in bullish phases and the low-beta nature of energy stocks for defensive positioning in bearish markets.
Pengaruh Balanced Scorecard terhadap Kinerja Keuangan dan Efisiensi Biaya UMKM Aneka Jus Amelisa Sipayung; Yosi Natalin Simbolon; Akhlan Naufan Asri; Zaki Amirza Saragih; Putri Kemala Dewi Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penerapan metode Balanced Scorecard terhadap kinerja finansial dan efisiensi biaya pada UMKM Aneka Jus. Balanced Scorecard berfungsi sebagai alat ukur kinerja komprehensif yang mencakup empat sudut pandang utama, yaitu sudut pandang finansial, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Penelitian ini menerapkan pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data primer melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi dari pemilik serta pengelola UMKM Aneka Jus yang berada di kota Medan. Fokus penelitian ini tertuju pada manajemen keuangan usaha, pengendalian biaya operasional, kepuasan pelanggan, keefektifan proses produksi, serta pengembangan sumber daya manusia dalam bisnis tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Balanced Scorecard secara nyata membantu UMKM dalam mengelola aktivitas usaha secara lebih terstruktur dan terukur. Dari sisi finansial, usaha dapat mengendalikan biaya operasional dengan lebih baik, sehingga mendukung terciptanya efisiensi biaya secara optimal. Dari sudut pandang pelanggan, peningkatan kualitas produk dan pelayanan berkontribusi positif terhadap tingkat kepuasan pelanggan. Selain itu, penilaian proses bisnis internal dan peningkatan kinerja karyawan juga berperan besar dalam meningkatkan efektivitas operasional harian usaha. Dengan demikian, penerapan Balanced Scorecard dapat berfungsi sebagai alat evaluasi kinerja yang sangat efektif bagi UMKM dalam meningkatkan kinerja finansial, efisiensi biaya, dan daya saing usaha secara berkelanjutan di pasar.
Diversifikasi Portofolio dan Minimasi Risiko Tidak Sistematis: Bukti Empiris dari Indeks LQ45 BEI 2017-2024 Putri Angelita Br Purba; Depita Sinaga; Yudi Putra Pratama Silalahi; Jumay Eferta Tarigan; Putri Kemala Dewi Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9471

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran diversifikasi portofolio dalam meminimalkan risiko tidak sistematis pada saham-saham Indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia periode 2017-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi Bursa Efek Indonesia, data historis indeks LQ45, laporan pasar modal, serta literatur ilmiah mengenai teori portofolio, risiko investasi, dan pembentukan portofolio optimal. Analisis dilakukan dengan menelaah perkembangan nilai penutupan tahunan LQ45, tingkat pengembalian tahunan, karakteristik risiko sistematis dan tidak sistematis, serta prinsip diversifikasi berdasarkan teori portofolio modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indeks LQ45 mengalami dinamika return yang fluktuatif selama periode pengamatan, yaitu meningkat kuat pada 2017, melemah pada 2018, 2020, 2021, dan 2024, serta bergerak positif terbatas pada 2019, 2022, dan 2023. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa saham berlikuiditas tinggi tetap memiliki risiko pasar dan risiko spesifik emiten. Diversifikasi portofolio berperan penting dalam menekan risiko tidak sistematis karena penyebaran investasi pada beberapa saham dan sektor dapat mengurangi dampak negatif dari penurunan kinerja satu perusahaan tertentu. Namun, diversifikasi tidak dapat menghilangkan risiko sistematis yang bersumber dari perubahan ekonomi makro, pandemi, suku bunga, inflasi, nilai tukar, dan sentimen global. Penelitian ini menegaskan bahwa diversifikasi yang efektif bukan sekadar memperbanyak jumlah saham, melainkan menyusun kombinasi saham dengan karakteristik sektor, volatilitas, dan korelasi yang berbeda. Temuan ini memberikan implikasi bagi investor agar membangun portofolio secara rasional, terukur, dan dievaluasi berkala berdasarkan kondisi pasar. Selain itu, hasil kajian memperlihatkan pentingnya literasi risiko bagi investor pemula agar keputusan pembelian saham tidak hanya didasarkan pada popularitas indeks, tetapi juga pada analisis portofolio yang lebih matang
Analisis Penerapan Strategic Cost Management dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Produksi: Studi Kasus pada PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Gladis Novita Malau; Rouli Elisabet Naibaho; Elprina Sihotang; Pebiola Silalahi; Putri Kemala Dewi Lubis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9625

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Strategic Cost Management (SCM) dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Persaingan yang semakin tajam di sektor makanan dan minuman memaksa perusahaan untuk mengelola biaya dengan baik tanpa mengorbankan kualitas produk yang mereka tawarkan. Strategic Cost Management adalah metode manajemen yang fokus pada pengendalian biaya secara strategis melalui optimalisasi aktivitas operasional, pemanfaatan sumber daya yang efisien, serta penciptaan nilai tambah bagi perusahaan. Penelitian ini mengadopsi metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informasi diperoleh melalui dokumentasi laporan tahunan perusahaan, laporan keuangan, serta berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan manajemen biaya strategis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk telah melaksanakan SCM dengan perencanaan yang lebih baik dalam pengelolaan bahan baku, peningkatan efisiensi dalam proses produksi, penerapan teknologi modern pada operasional, serta penguatan sistem rantai pasokan dan distribusi. Langkah-langkah ini terbukti ampuh dalam mengurangi pemborosan, menekan biaya produksi, meningkatkan produktivitas, dan menjaga kualitas produk secara konsisten. Selain itu, penerapan SCM juga memberikan efek positif terhadap kinerja operasional perusahaan serta memperkuat daya saing perusahaan di pasar. Dengan demikian, Strategic Cost Management dapat dijadikan salah satu strategi penting bagi perusahaan manufaktur untuk mencapai efisiensi biaya, meningkatkan profitabilitas, serta mendukung keberlangsungan bisnis jangka panjang di tengah perubahan dinamika lingkungan bisnis yang terus bergerak.
Co-Authors Adinda Ulina Barus Afifah Khalisah Ritonga Afina Charolin Ageng Jihan Faradilla Aisyah Rahmadani Akhlan Naufan Asri Alansyah Febriano Marbun Amelisa Sipayung Ananda Fazhira Andri Hasmawi Harahap Angga Ryan Syahputra Anggun Paulina Manik Annisa Dina Maisarah HSB Apriani Hutabarat Aprianti Hananya Sigukguhi Avis Raja Satya Purba Boy Sitompul Christella Miranda Josephine Simbolon Christina Hotma Tondini Turnip Christina Hotmatondini Turnip Cindi Anjuani Gultom Cindy Amellia Putri Cindy Andriani Clarissya Shatala Revi David Christian Silitonga Dean Setiyana Debora Tarigas Marpaung Depita Sinaga Desi Syahrani Deslia Ningsih Sagala Desry R Tarigan Deva Azandi Dhea Yurike Silaban Dina Lestari Dodi Hutapea Ega Grace Nichol Sitindaon Egi Malemta Gunana Sebayang Eka Grisanna Sihite Elisabeth Saida Silaban Eliza Putri Ella Aristha Elprina Sihotang Emi Angelina Sinambel Emi Debora Sinaga Emia Perangin Angin Era Mustika Ginting Erdiana Br Manik Erni Susilawati Purba Ester Carolina Simanuhuruk Ester Sitompul Evi Aiswara Rai Fauzan Zuhri Siahaan Febriana Krisdayanti Barus Febyana Sembiring Feri Sahputra Sitorus Firman Saputra Fridayani M. Sitio Gilang Maulana Gilbert Septian Taruli Silitonga Gina Ami Sefi Ginting Gita Nurhalizah Pasaribu Gladis Novita Malau Gustina Natalia Togatorop Hanifah Hanum Hanna Hotmian Br Silalahi Hannes Inmanuel Sinaga Hawarul Ain Nisrina Henny Mawarta Siregar Hesti Herawati Siagian Hotman Siboro Hotmaria Silva Dewi Naibaho Ikhsan, Arfan Indi Paska Simamora Ira Meilani Sipahutar Irma Siagian Ismi Hasanah Janisa Aulia Jeane Alisya Jihan Salsabilla Joan Christin Simbolon Joe Alfredo Tarigan Johan Paulo Negos S Johanes Putra Nababan Jones Wahyu Simamora Josua Free Adiel Siahaan Jumay Eferta Tarigan Kezia Frygita Simbolon Khairani Alawiyah Matondang Khairul Adli Krisna Sarinauli Lumban Siantar Krisna Sarinauli Lumbansiantar Kristian Ronaldo Tampubolon Kristin Margaretha Simarmata Kumala, Ratih Lamtiar Sinaga Laura Magdalena Tambunan Lia Salsabilla Lisbet Sulitia Luna Maya Sitepu M. Faiz Syahputra Sihotang Maria Audina Rumapea Marinus Friderikus Gulo Mawar Lestari Hutagaol Maynisa Naomi Marpaung Meilani Putri Melissa Angelina Multi Silalahi Monalisa L. Tobing Muhammad Bukhori Dalimunthe Muhammad Nazly Azrai Nabila Lubis Nandita Olivia Natasya Nazwa Aulia Nst Nazwa AZ Zahro Nela Permata Sari Lubis Nesmada Putri Manullang Nia Adelina Br Sembiring Novita Yanti Sari Aritonang Nur Indah Melani Aruan Nurita Pasaribu Octavianty Sihombing Olivia Nauli Stevani Purba Pebiola Silalahi Pia Lestari Saragih Putri Alechia Simbolon Putri Angelita BR Purba Putri Gabryela Br. Simatupang Putri Sari M.J. Silaban Putri Yohana L Tobing Rafli Rafli Rain Taruna Ompusunggu Rani P. Sari Hutabarat Rani Selfia Sipayung Raysa Putri Nabila Hasibuan Renny Juliadi Restania Oktavia Reva Nurputri Siahaan Revita Yuni Reza Ramadhana Ria Agustina Sigiro Rio Ricardo Damanik Ripqi Fauji Risya Nabila Fitri Roma Sihol Marito Sitompul Roni Afriadi Rosianna Dorepa Gultom Rouli Elisabet Naibaho Rouli Milenia Qwint Siboro Ruhama Girsang Sabilah Hidayati Salsa Zuhriana Nasution Salwa Lailani Samuel Sianturi Samuel Tobing Santi Melati Silalahi Selvi Indriani Septy Idola Simamora Shafdana Mora Ritonga Siti Fatimah Siti Khofifah Hanif Siti Sofiah Nurlianti Solagratia Raya Manalu Sonia Hapsari Marbun Sovia Elphani Simarmata Sumarno . Suriyani Ginting Syahrijal Hidayat Syamsir Amir Yasir Tasya Novi Ardana Teresia Situmeang Tiara Anggrini Siregar Tiolina Evi Tri Febriani Sipayung Tri Kurnia Tria Indah Syahrani Lubis Triannanda Siahaan Trivena Kezia Br Silaban Trivena Kezia Silaban Triwira Samosir Tsaqifa ’Aziza Siregar Tuahna Sari Nasution Tuti Yani Veri Sangap Tua Pasaribu Vito Rogantina Nababan Wintasya Manullang Wira Hadi Sugara Yehezkiel Exaudi Banjarnahor Yoga Alfrido Purba Yogi Radika Yuda Lubis Yohanna Dwi Simare-mare Yosi Natalin Simbolon Yudi Putra Pratama Silalahi Yulce Ketrina Karubuy Yuliana Sari Angkat Yusrina Arfah Lubis Zackya Hayati Lubis Zaki Amirza Saragih Zenia Aliefia Ermawan