Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengaruh Kinerja Keuangan dan Regulasi e-IPO terhadap Underpricing Saham IPO di Bursa Efek Indonesia Maynisa Naomi Marpaung; Christella Miranda Josephine Simbolon; Solagratia Raya Manalu; Putri Kemala Dewi Lubis
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1862

Abstract

This study aims to examine the effect of Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), and e-IPO regulation on the level of IPO underpricing on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2025 period. The research employs a causal quantitative approach using multiple linear regression analysis. Secondary data were collected from the prospectuses and financial statements of companies conducting Initial Public Offerings (IPOs).The results indicate that ROA does not have a significant effect on underpricing (significance value = 0.181). Similarly, DER is found to have no significant influence on underpricing (significance value = 0.268). The simultaneous test also shows a non-significant result, with an F-significance value of 0.120, suggesting that the independent variables collectively do not affect IPO underpricing. Furthermore, the coefficient of determination (R²) of 0.175 implies that only 17.5% of the variation in underpricing can be explained by the variables included in the model, while the remaining 82.5% is attributable to other factors outside the study, such as market sentiment, underwriter reputation, and oversubscription levels. These findings suggest that investors in the Indonesian IPO market tend to prioritize short-term capital gain opportunities rather than relying on firms’ financial fundamentals. Consequently, accounting-based indicators are not sufficiently influential in shaping stock prices during the first day of trading.
ANALISIS PENGARUH NILAI TRANSAKSI SAHAM SYARIAH TERHADAP PERGERAKAN IHSG DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2023-2025 Yusrina Arfah Lubis; Cindy Andriani; Febriana Krisdayanti Barus; Putri Kemala Dewi Lubis
JIM : Journal Of International Management Vol 5 No 01 (2026): JIM : Journal Of International Management
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/jim.v5i01.2468

Abstract

This study aims to empirically examine the effect of sharia stock transaction value on the Composite Stock Price Index (IHSG) at the Indonesia Stock Exchange during 2023–2025. Using a quantitative approach with simple linear regression (OLS), secondary time series data from the IDX and OJK were analyzed. The results show that sharia stock transaction value has a positive and statistically significant effect on IHSG. The coefficient of determination (R-Squared) of 0.590602 indicates that approximately 59.06% of IHSG variation is explained by sharia stock transaction value. These findings confirm that increased trading activity in the sharia stock segment provides positive market sentiment and strengthens the sharia capital market as a key driver of IHSG movement in Indonesia.
Penerapan Anggaran Fleksibel dan Analisis Varians untuk Pengendalian Biaya UMKM Nellz Juice MMTC Medan Putri Kemala Dewi Lubis; Cindy Amellia Putri; Kezia Frygita Simbolon; Putri Gabryela Br. Simatupang; Wintasya Manullang; Hawarul Ain Nisrina
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians sebagai alat pengendalian biaya pada UMKM Nellz Juice. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengendalian biaya operasional pada UMKM yang memiliki tingkat aktivitas penjualan dan produksi yang berubah-ubah. Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih banyak membahas penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians pada perusahaan manufaktur berskala besar, sedangkan penelitian pada UMKM, khususnya usaha minuman, masih relatif terbatas. Selain itu, banyak UMKM masih menggunakan sistem penganggaran sederhana sehingga mengalami kesulitan dalam mengevaluasi efisiensi biaya operasional usaha. Oleh karena itu, penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians diperlukan untuk membantu pengendalian biaya secara lebih efektif serta mendukung pengambilan keputusan usaha. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada UMKM Nellz Juice di kawasan MMTC Medan. Data yang dianalisis meliputi biaya tetap, biaya variabel, biaya tenaga kerja, volume produksi aktual, anggaran operasional, dan realisasi biaya operasional usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya variabel per unit sebesar Rp6.364 per cup dengan total anggaran fleksibel sebesar Rp57.000.000, sedangkan realisasi biaya operasional usaha pada bulan April sebesar Rp17.000.000. Analisis varians menunjukkan selisih sebesar Rp40.000.000 dengan kategori favorable variance karena biaya aktual lebih kecil dibandingkan anggaran fleksibel. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan biaya operasional pada UMKM Nellz Juice tergolong efisien sehingga penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians dapat digunakan sebagai alat pengendalian biaya yang efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional usaha. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi UMKM dalam menyusun perencanaan dan pengendalian biaya operasional secara lebih efektif.
Analisis Penerapan Lean Accounting dalam Meningkatkan Efisiensi Operasional pada CV Bika Ambon Zulaikha di Kota Medan Triannanda Siahaan; Ageng Jihan Faradilla; Kristian Ronaldo Tampubolon; Ripqi Fauji; Putri Kemala Dewi Lubis
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan lean accounting pada CV Bika Ambon Zulaikha di Medan serta dampaknya terhadap efisiensi operasional perusahaan. Lean accounting merupakan pendekatan akuntansi yang mendukung konsep lean manufacturing dengan menekankan pengurangan pemborosan dan penyajian informasi yang lebih sederhana, relevan, serta mudah dipahami oleh manajemen dalam pengambilan keputusan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan topik lean accounting dan efisiensi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan lean accounting pada CV Bika Ambon Zulaikha memberikan dampak positif terhadap efisiensi operasional perusahaan. Penerapan tersebut mampu mengurangi pemborosan bahan baku, memperbaiki proses produksi, serta meningkatkan efektivitas pengendalian biaya. Selain itu, sistem pencatatan yang lebih sederhana membantu pihak manajemen dalam melakukan pengambilan keputusan secara lebih cepat dan tepat. Lean accounting juga berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas kerja serta menjaga kualitas produk yang dihasilkan perusahaan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lean accounting merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan, khususnya pada industri makanan tradisional seperti CV Bika Ambon Zulaikha.
Analisis Sistem Akuntansi dan Pengelolaan Keuangan pada Rumah Sakit Umum Haji Medan Ella Aristha; Nabila Lubis; Zenia Aliefia Ermawan; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem akuntansi dan pengelolaan keuangan pada Rumah Sakit Umum Haji Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi yang diterapkan telah berbasis teknologi dan mampu menghasilkan informasi keuangan yang cukup akurat dan tepat waktu. Pengelolaan keuangan dilakukan dengan pola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pengawasan, dan pelaporan. Penyusunan laporan keuangan dilakukan secara berkala sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. Secara keseluruhan, sistem akuntansi dan pengelolaan keuangan di rumah sakit ini telah berjalan dengan baik, meskipun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.
Identifikasi Saham Undervalued Sektor Makanan dan Minuman Berbasis PER dan PBV (BEI 2021–2025) Rani Selfia Sipayung; Dhea Yurike Silaban; Ruhama Girsang; Putri Kemala Dewi Lubis
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1825

Abstract

Shares trading below their intrinsic value present compelling return opportunities, particularly for long‑term investors. This study aims to assess the valuation of eight food‑and‑beverage issuers listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) over the 2021–2025 period using two market‑based valuation instruments: the Price to Earnings Ratio (PER) and the Price to Book Value (PBV). A quantitative descriptive design was employed, and a purposive sampling technique selected eight issuers: INDF, ICBP, MYOR, ROTI, GOOD, CLEO, CMRY, and CAMP. The sectoral benchmarks obtained were an average industry PER of 22.64 times and an average industry PBV of 3.45 times. Comparative analysis reveals that INDF (PER 7.38x; PBV 0.59x), ICBP (PER 17.60x; PBV 1.83x), ROTI (PER 18.86x; PBV 2.47x), and CAMP (PER 16.59x; PBV 1.78x) are undervalued relative to the industry average and therefore merit consideration as buy candidates, while MYOR, GOOD, CLEO, and CMRY are overvalued. INDF emerges as the most attractive investment candidate because its PBV remained consistently below 1.00 throughout the observation window, a condition recognized in value‑investing literature as deeply undervalued. The findings reinforce the argument that combining PER and PBV serves as a reliable tool for identifying high‑potential stocks from a fundamental analysis perspective.
Pengaruh Kinerja Keuangan dan Regulasi e-IPO terhadap Underpricing Saham IPO di Bursa Efek Indonesia Maynisa Naomi Marpaung; Christella Miranda Josephine Simbolon; Solagratia Raya Manalu; Putri Kemala Dewi Lubis
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1862

Abstract

This study aims to examine the effect of Return on Assets (ROA), Debt to Equity Ratio (DER), and e-IPO regulation on the level of IPO underpricing on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2025 period. The research employs a causal quantitative approach using multiple linear regression analysis. Secondary data were collected from the prospectuses and financial statements of companies conducting Initial Public Offerings (IPOs).The results indicate that ROA does not have a significant effect on underpricing (significance value = 0.181). Similarly, DER is found to have no significant influence on underpricing (significance value = 0.268). The simultaneous test also shows a non-significant result, with an F-significance value of 0.120, suggesting that the independent variables collectively do not affect IPO underpricing. Furthermore, the coefficient of determination (R²) of 0.175 implies that only 17.5% of the variation in underpricing can be explained by the variables included in the model, while the remaining 82.5% is attributable to other factors outside the study, such as market sentiment, underwriter reputation, and oversubscription levels. These findings suggest that investors in the Indonesian IPO market tend to prioritize short-term capital gain opportunities rather than relying on firms’ financial fundamentals. Consequently, accounting-based indicators are not sufficiently influential in shaping stock prices during the first day of trading.
Analisis Varians Sebagai Alat Evaluasi Kinerja Pada UMKM “Sarapan Ibu Dewi” Dengan Pendekatan Anggaran Fleksibel Ester Carolina Simanuhuruk; Melissa Angelina Multi Silalahi; Raysa Putri Nabila Hasibuan; Risya Nabila Fitri; Tsaqifa ’Aziza Siregar; Putri Kemala Dewi Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians sebagai alat evaluasi kinerja keuangan pada UMKM Sarapan Ibu Dewi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara sebagai data primer, serta dokumentasi laporan keuangan sederhana berupa anggaran dan realisasi sebagai data sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis varians yang membandingkan anggaran fleksibel dengan realisasi aktual untuk mengidentifikasi selisih yang terjadi serta faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Sarapan Ibu Dewi telah menerapkan konsep anggaran fleksibel dan analisis varians secara praktis, seperti penyesuaian pembelian bahan baku berdasarkan jumlah penjualan dan evaluasi sederhana terhadap pengeluaran harian. Namun, penerapannya masih bersifat informal dan belum didukung oleh pencatatan yang sistematis. Analisis menunjukkan adanya selisih biaya yang tidak menguntungkan, terutama pada biaya bahan baku dan operasional akibat fluktuasi harga dan perubahan tingkat aktivitas usaha. Meskipun demikian, hasil evaluasi selisih tersebut telah dimanfaatkan untuk mengendalikan biaya, mengurangi pemborosan, serta memperbaiki pengambilan keputusan usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa anggaran fleksibel dan analisis varians cukup efektif sebagai alat evaluasi kinerja, namun perlu didukung sistem pencatatan yang lebih terstruktur agar hasilnya lebih akurat dan berkelanjutan.
Analisis Anggaran Fleksibel Dan Varians Sebagai Alat Evaluasi Kinerja Pada Warung Ayam Penyet Joko Tingkir Medan Putri Kemala Dewi Lubis; Yohanna Dwi Simare-mare; Emi Angelina Sinambel; Dina Lestari; Salsa Zuhriana Nasution
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.844

Abstract

Perkembangan usaha kuliner di Kota Medan menuntut pelaku UMKM untuk mengelola keuangan usaha secara lebih baik agar laba yang diperoleh dapat terkontrol. Warung Ayam Penyet Joko Tingkir di Jalan Rela, Medan, masih menggunakan anggaran statis yang kurang mampu menyesuaikan kondisi operasional sebenarnya, sehingga penilaian kinerja usaha menjadi kurang akurat. Penelitian ini bertujuan menyusun anggaran fleksibel berdasarkan volume penjualan aktual, menganalisis varians yang terjadi, serta memberikan rekomendasi perbaikan bagi usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, dan dokumen pembukuan harian. Anggaran fleksibel disusun berdasarkan penjualan aktual sebanyak 400 porsi dan dibandingkan dengan realisasi yang terjadi selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laba usaha mengalami penurunan sebesar Rp550.000 yang bersifat unfavorable. Penurunan laba tersebut disebabkan oleh varians pendapatan sebesar Rp200.000 akibat pemberian diskon tanpa aturan yang jelas, varians biaya variabel sebesar Rp300.000 karena tidak adanya standar takaran bahan baku dan kenaikan harga pasar, serta varians biaya tetap sebesar Rp50.000 akibat pengeluaran pemeliharaan yang tidak direncanakan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan anggaran fleksibel dapat membantu mendeteksi penyebab inefisiensi usaha. Oleh karena itu, pemilik usaha disarankan membuat standar takaran porsi, mengatur kebijakan diskon secara lebih terkontrol, dan menjalin kerja sama harga tetap dengan pemasok bahan baku.
Analisis Top-Down Fundamental Makro Dan Strategi CASA-Genz Pada PT Bank Central Asia Tbk Putri Alechia Simbolon; Rosianna Dorepa Gultom; Egi Malemta Gunana Sebayang; Putri Kemala Dewi Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fundamental saham PT Bank Central Asia Tbk tahun 2025 menggunakan pendekatan Top-Down yang mencakup analisis makroekonomi, industri, dan perusahaan, serta merumuskan inovasi digital CASA-GenZ sebagai strategi mempertahankan dana murah dari generasi Z. Metode yang digunakan adalah kajian literatur konseptual dengan mengacu pada laporan resmi Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, laporan keuangan perusahaan, riset sekuritas, serta artikel jurnal nasional terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa perlambatan produk domestik bruto menjadi 4,9 persen, inflasi moderat 3,6–4,0 persen, suku bunga acuan tinggi 5,75 persen, dan fluktuasi nilai tukar rupiah memberikan tekanan signifikan terhadap likuiditas perbankan nasional serta menurunkan rasio dana murah industri ke kisaran 65–70 persen. Meskipun demikian, PT Bank Central Asia Tbk mampu mempertahankan kinerja fundamental sangat kuat dengan imbal hasil ekuitas 21,1 persen, porsi dana murah 84,6 persen, dan rasio kecukupan modal 27,4 persen, jauh melampaui rata-rata industri. Keunggulan struktur pendanaan murah ini menjadi kunci profitabilitas dan ketahanan perusahaan. Sebagai solusi strategis atas ancaman migrasi nasabah muda ke layanan keuangan digital nonbank, konsep CASA-GenZ yang mengintegrasikan gamifikasi dan dorongan perilaku diusulkan untuk memperkuat retensi generasi Z dan menjaga basis dana murah. Integrasi teori dari jurnal JIMEK dan As-Syirkah menegaskan bahwa fundamental makro, struktur modal, kinerja keuangan, opini audit, dan tata kelola perusahaan berperan dalam menjaga nilai perusahaan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendekatan Top-Down mampu menjelaskan hubungan antara kondisi makro, tekanan industri, dan fundamental perusahaan, serta bahwa inovasi digital berbasis perilaku merupakan langkah strategis dalam mempertahankan nilai perusahaan perbankan.  
Co-Authors Adinda Ulina Barus Afina Charolin Ageng Jihan Faradilla Andri Hasmawi Harahap Avis Raja Satya Purba Boy Sitompul Christella Miranda Josephine Simbolon Christina Hotma Tondini Turnip Cindy Amellia Putri Cindy Andriani Clarissya Shatala Revi Debora Tarigas Marpaung Desry R Tarigan Dhea Yurike Silaban Dina Lestari Egi Malemta Gunana Sebayang Eliza Putri Ella Aristha Emi Angelina Sinambel Emi Debora Sinaga Erni Susilawati Purba Ester Carolina Simanuhuruk Evi Aiswara Rai Fauzan Zuhri Siahaan Febriana Krisdayanti Barus Firman Saputra Hanifah Hanum Hawarul Ain Nisrina Henny Mawarta Siregar Hotman Siboro Ikhsan, Arfan Indi Paska Simamora Irma Siagian Jeane Alisya Kezia Frygita Simbolon Khairani Alawiyah Matondang Krisna Sarinauli Lumban Siantar Kristian Ronaldo Tampubolon Kristin Margaretha Simarmata Kumala, Ratih Laura Magdalena Tambunan Maria Audina Rumapea Maynisa Naomi Marpaung Meilani Putri Melissa Angelina Multi Silalahi Muhammad Nazly Azrai Nabila Lubis Nur Indah Melani Aruan Nurita Pasaribu Olivia Nauli Stevani Purba Putri Alechia Simbolon Putri Gabryela Br. Simatupang Rafli Rafli Rani P. Sari Hutabarat Rani Selfia Sipayung Raysa Putri Nabila Hasibuan Renny Juliadi Rio Ricardo Damanik Ripqi Fauji Risya Nabila Fitri Rosianna Dorepa Gultom Rouli Milenia Qwint Siboro Ruhama Girsang Salsa Zuhriana Nasution Salwa Lailani Samuel Sianturi Samuel Tobing Septy Idola Simamora Shafdana Mora Ritonga Siti Fatimah Sofiah Nurlianti Solagratia Raya Manalu Sonia Hapsari Marbun Suriyani Ginting Syahrijal Hidayat Teresia Situmeang Tiara Anggrini Siregar Tiolina Evi Tri Febriani Sipayung Tri Kurnia Triannanda Siahaan Trivena Kezia Br Silaban Triwira Samosir Tsaqifa ’Aziza Siregar Tuahna Sari Nasution Wintasya Manullang Yohanna Dwi Simare-mare Yulce Ketrina Karubuy Yusrina Arfah Lubis Zenia Aliefia Ermawan