p-Index From 2021 - 2026
7.954
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Niagawan Jurnal Promosi Pendidikan Ekonomi Ekonomi-Qu (Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi) LIABILITIES (JURNAL PENDIDIKAN AKUNTANSI) IKRA-ITH EKONOMIKA Journal on Education EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang JURMA : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif International Journal of Trends in Accounting Research Journal of English Language and Education Jurnal Dunia Pendidikan D'edukasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH) QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR) JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN International Journal of Trends in Accounting Research Journal of Management Accounting, Tax and Production Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen JIM : Journal Of International Management ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Implementasi Regulasi Keuangan Negara Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia: Penelitian Rain Taruna Ompusunggu; Josua Free Adiel Siahaan; M. Faiz Syahputra Sihotang; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang; Deva Azandi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5916

Abstract

Regulasi keuangan negara merupakan instrumen fundamental dalam menjamin tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, namun keberadaannya diuji secara ekstrem saat menghadapi krisis global. Pandemi COVID-19 memaksa pemerintah Indonesia untuk melakukan reposisi hukum guna menyediakan fleksibilitas anggaran dalam skala besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi regulasi keuangan negara dalam penanganan dana pandemi melalui perspektif kebijakan publik dan kepatuhan hukum. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi dokumen, penelitian ini membedah berbagai instrumen hukum utama, termasuk UU No. 2 Tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi darurat berhasil mempercepat respon fiskal, terdapat celah akuntabilitas yang signifikan, terutama pada sinkronisasi data penerima bantuan dan risiko moral hazard dalam pengadaan barang/jasa. Temuan ini mengindikasikan bahwa diskresi anggaran yang luas tanpa sistem pengawasan digital yang integratif cenderung memicu inefisiensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan tata kelola keuangan masa depan memerlukan kodifikasi hukum krisis yang ajeg serta transformasi digital menyeluruh untuk menjaga integritas dana publik. Inovasi pada mekanisme audit dan penguatan etika birokrasi menjadi syarat mutlak dalam menghadapi potensi krisis serupa di masa mendatang.
Peran Regulasi Keuangan Negara Dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Transparan Di Indonesia : Penelitian Marinus Friderikus Gulo; Gilang Maulana; Lisbet Sulitia; Reza Ramadhana; Putri Kemala Dewi Lubis; Nela Permata Sari Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5993

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran regulasi keuangan negara dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di Indonesia. Pengelolaan keuangan negara menjadi aspek penting dalam penyelenggaraan pemerintahan karena berkaitan dengan penggunaan anggaran publik yang harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data penelitian diperoleh melalui penelusuran berbagai sumber sekunder seperti artikel jurnal, buku ilmiah, serta dokumen kebijakan yang berkaitan dengan regulasi keuangan negara dan sistem akuntansi pemerintahan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberadaan regulasi seperti Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, serta penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual memiliki peran penting dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Selain itu, mekanisme pengawasan oleh lembaga seperti Badan Pemeriksa Keuangan serta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah juga menjadi faktor penting dalam memastikan bahwa pengelolaan anggaran dilakukan secara efektif, efisien, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Namun demikian, implementasi regulasi tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya sistem pengendalian internal, serta perbedaan kapasitas teknologi informasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparatur, serta optimalisasi digitalisasi sistem keuangan pemerintah untuk mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel..
Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara melalui Laporan Keuangan Pemerintah (LKPD dan LKPP) Perspektif Akuntansi Sektor Publik : Penelitian Lamtiar Sinaga; Gina Ami Sefi Ginting; Febyana Sembiring; Pia Lestari Saragih; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuntansi sektor publik menempatkan akuntabilitas dan transparansi sebagai pilar utama good governance. Berdasarkan stewardship theory, pemerintah sebagai pengelola amanah wajib melaporkan penggunaan sumber daya publik kepada rakyat. LKPP dan LKPD menjadi instrumen penting dalam memenuhi tanggung jawab tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis akuntabilitas pengelolaan keuangan negara melalui LKPP dan LKPD dengan metode kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan menggunakan laporan keuangan, hasil pemeriksaan BPK, dan regulasi periode 2021–2026. Hasil menunjukkan bahwa akuntabilitas dan kualitas laporan dipengaruhi oleh sinergi kompetensi SDM, pemanfaatan teknologi informasi, dan efektivitas SPIP. Transparansi juga terbukti meningkatkan kinerja instansi dan kepercayaan publik. Namun, masih terdapat tantangan pada sinkronisasi regulasi pusat-daerah dan integrasi SIPD. Kesimpulannya, opini WTP tidak boleh sekadar target administratif, tetapi harus disertai penguatan pengendalian internal yang berdampak pada efisiensi anggaran dan kesejahteraan masyarakat.
Analisis Sistem Akuntansi Instansi dalam Upaya Pencegahan Kerugian Daerah Berdasarkan Temuan BPK pada LKPD Provinsi Sumatera Utara: Penelitian Gilbert Septian Taruli Silitonga; Yogi Radika Yuda Lubis; Yoga Alfrido Purba; Angga Ryan Syahputra; Putri Kemala Dewi Lubis; Nela Permata Sari Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sistem akuntansi instansi dalam upaya pencegahan kerugian daerah berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang memanfaatkan data sekunder berupa literatur, dokumen resmi, serta laporan hasil pemeriksaan BPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi instansi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Namun demikian, masih ditemukan berbagai kelemahan dalam penerapan sistem tersebut, seperti ketidaktepatan pencatatan transaksi, lemahnya pengendalian internal, serta ketidakpatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Temuan BPK menjadi indikator penting adanya celah dalam sistem akuntansi yang berpotensi menimbulkan kerugian daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem akuntansi instansi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi sistem pengendalian internal, serta pemanfaatan teknologi informasi. Dengan demikian, sistem akuntansi instansi diharapkan mampu berfungsi secara optimal dalam mencegah kerugian daerah serta meningkatkan kualitas tata kelola keuangan pemerintah daerah.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (Pad), Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA), Dan Dana Alokasi Umum (DAU) Terhadap Belanja Modal Di Provinsi Sumatera Utara Santi Melati Silalahi; Elisabeth Saida Silaban; Ira Meilani Sipahutar; Roma Sihol Marito Sitompul; Putri Kemala Dewi Lubis
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.6531

Abstract

Penelitian yang dilakukan pada artikel ini menganalisis dampak Pendapatan Asli Daerah (PAD), Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA), dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap belanja modal di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari 33 kabupaten/kota selama periode 2019 hingga 2023, dengan metode analisis regresi data panel. Temuan menunjukkan bahwa PAD tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap belanja modal, sementara SiLPA dan DAU memberikan dampak positif yang signifikan. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, serta memberikan rekomendasi kepada pengambil kebijakan untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya keuangan daerah demi meningkatkan belanja modal yang berkelanjutan.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum Terhadap PDRB di Sumatera Utara Wira Hadi Sugara; Desi Syahrani; Janisa Aulia; Tuti Yani; Putri Kemala Dewi Lubis
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.6604

Abstract

Pada penelitian ini menunjukkan bahwa PDRB tahun 2019-2023 pendapatan tertinggi di kota Medan dan terendah pada kabupaten Nias Selatan. Pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) pendapatan tertinggi terdapat di kota Medan dan terendah yaitu kabupaten Nias Barat. Pada Dana Alokasi Umum (DAU) pendapatan tertinggi terdapat di kota Medan dan terendah yaitu kabupaten Pakpak Bharat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum Terhadap PDRB di Sumatera Utara tahun 2019-2023, dengan menggunakan variabel dependen yaitu Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) sedangkan variabel independennya yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis data panel tahun 2019-2023 yang dikuatkan dengan beberapa uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAD dan DAU berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB di Provinsi Sumatera Utara.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umu (DAU) Dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Terhadap Belanja Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2019-2023 Era Mustika Ginting; Ismi Hasanah; Vito Rogantina Nababan; Putri Yohana L Tobing; Putri Kemala Dewi Lubis
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.6618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan kuantitatif dan menggunakan tiga variabel independent dan variabel dependen. Penelitian ini dilakukan untuk mendapat gambaran tentang pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Belanja Daerah di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi Data Panel, dengan Data yang diambil dari Badan Pusat Statistic (BPS) dan melalui sumber-sumber instansi luar yang dipublikasikan seperti jurnal, artikel, perpustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PAD memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah, Dana Alokasi Umum (DAU berpengaruh Positif dan Signifikan terhadap Belakan Daerah, Sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh Signifikan karena tergantung pada kurangnya perencanaan dan pengelolaan yang efektif dalam pemanfaatan dana tersebut.
Analisis Rasio Kinerja Keuangan Daerah Pemerintahan Kota Medan Tahun 2019-2023 Selvi Indriani; Feri Sahputra Sitorus; Monalisa L. Tobing; Khairul Adli; Putri Kemala Dewi Lubis
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.6675

Abstract

Peningkatan kinerja fiskal daerah merupakan  aspek penting dalam mencapai kemandirian dan otonomi daerah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja keuangan Kota Medan dengan menggunakan indikator keuangan daerah tahun 2019-2023.  Indikator yang digunakan antara lain tingkat kemandirian fiskal, tingkat efisiensi belanja, tingkat pertumbuhan pendapatan daerah, tingkat pemanfaatan anggaran, tingkat dana perimbangan, serta tingkat efisiensi dan efektivitas.  Berdasarkan hasil survei, tingkat kemandirian keuangan Kota Medan masih rendah, dengan tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap bantuan tunai dari pemerintah pusat.  Rasio efisiensi belanja menunjukkan bahwa prioritas belanja daerah terfokus pada belanja operasional dibandingkan belanja modal, sehingga mempunyai implikasi terhadap pembangunan jangka panjang. Sementara itu, meskipun tingkat pertumbuhan pendapatan daerah berfluktuasi, namun terjadi peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, yang mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan potensi pendapatan asli daerah (PAD). Tingkat pemanfaatan anggaran juga bervariasi, hal ini menunjukkan ketidakmampuan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan anggaran yang telah disetujui.  Rasio efektivitas dan efisiensi daerah yang berada pada tingkat kurang optimal menunjukkan adanya kesenjangan antara target dengan realisasi pendapatan dan belanja daerah.  
Pemahaman dan Tantangan Aparatur Dalam Mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja pada APBDes di Kantor Desa Tanjung Selamat Dodi Hutapea; Ester Sitompul; Jihan Salsabilla; Lia Salsabilla; Nela Permata Sari Lubis; Putri Kemala Dewi Lubis
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman aparatur Desa Tanjung Selamat dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), menilai pelaksanaannya berdasarkan peraturan yang berlaku, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui penyebaran angket kepada aparatur desa yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparatur desa secara umum memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap pengelolaan APBDes, terutama pada tahap perencanaan dan pelaksanaan. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, perubahan regulasi, serta pemanfaatan sistem informasi keuangan desa yang belum optimal.
Analisis Penerapan Siklus Akuntansi Pemerintah Daerah Berdasarkan SAP pada LKPD Kota Medan Tahun 2024 Anggun Paulina Manik; Yuliana Sari Angkat; Mawar Lestari Hutagaol; Putri Kemala Dewi Lubis; Nela Permata Sari Lubis
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan siklus akuntansi pemerintah daerah berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Medan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari dokumen LKPD Kota Medan Tahun 2024 serta laporan pemeriksaan yang diterbitkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan dianalisis dengan membandingkan tahapan siklus akuntansi pemerintah daerah dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan LKPD Kota Medan Tahun 2024 telah melalui tahapan siklus akuntansi pemerintah daerah yang meliputi pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran, dan penyusunan laporan keuangan. Selain itu, laporan realisasi anggaran menunjukkan adanya peningkatan pendapatan daerah dan tercapainya surplus anggaran. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan siklus akuntansi pemerintah daerah telah berjalan sesuai dengan SAP sehingga dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Co-Authors Adinda Ulina Barus Afifah Khalisah Ritonga Afina Charolin Ageng Jihan Faradilla Aisyah Rahmadani Akhlan Naufan Asri Alansyah Febriano Marbun Amelisa Sipayung Ananda Fazhira Andri Hasmawi Harahap Angga Ryan Syahputra Anggun Paulina Manik Annisa Dina Maisarah HSB Apriani Hutabarat Aprianti Hananya Sigukguhi Avis Raja Satya Purba Boy Sitompul Christella Miranda Josephine Simbolon Christin Lince Natalia Manalu Christina Hotma Tondini Turnip Christina Hotmatondini Turnip Cindi Anjuani Gultom Cindy Amellia Putri Cindy Andriani Clarissya Shatala Revi David Christian Silitonga Dean Setiyana Debora Tarigas Marpaung Depita Sinaga Desi Syahrani Deslia Ningsih Sagala Desry R Tarigan Deva Azandi Dhea Yurike Silaban Dina Lestari Dodi Hutapea Ega Grace Nichol Sitindaon Egi Malemta Gunana Sebayang Eka Grisanna Sihite Elisabeth Saida Silaban Eliza Putri Ella Aristha Elprina Sihotang Emi Angelina Sinambel Emi Debora Sinaga Emia Perangin Angin Era Mustika Ginting Erdiana Br Manik Erni Susilawati Purba Ester Carolina Simanuhuruk Ester Sitompul Evi Aiswara Rai Fauzan Zuhri Siahaan Febriana Krisdayanti Barus Febyana Sembiring Feri Sahputra Sitorus Firman Saputra Fridayani M. Sitio Gilang Maulana Gilbert Septian Taruli Silitonga Gina Ami Sefi Ginting Gita Nurhalizah Pasaribu Gladis Novita Malau Gustina Natalia Togatorop Hanifah Hanum Hanna Hotmian Br Silalahi Hannes Inmanuel Sinaga Hawarul Ain Nisrina Henny Mawarta Siregar Hesti Herawati Siagian Hotman Siboro Hotmaria Silva Dewi Naibaho Ikhsan, Arfan Indi Paska Simamora Ira Meilani Sipahutar Irma Siagian Ismi Hasanah Janisa Aulia Jeane Alisya Jihan Salsabilla Joan Christin Simbolon Joe Alfredo Tarigan Johan Paulo Negos S Johanes Putra Nababan Jones Wahyu Simamora Josua Free Adiel Siahaan Jumay Eferta Tarigan Kezia Frygita Simbolon Khairani Alawiyah Matondang Khairul Adli Krisna Sarinauli Lumban Siantar Krisna Sarinauli Lumbansiantar Kristian Ronaldo Tampubolon Kristin Margaretha Simarmata Kumala, Ratih Laila Safitri Lamtiar Sinaga Laura Magdalena Tambunan Lia Salsabilla Lisbet Sulitia Luna Maya Sitepu M. Faiz Syahputra Sihotang Maria Audina Rumapea Marinus Friderikus Gulo Mawar Lestari Hutagaol Maynisa Naomi Marpaung Meilani Putri Melissa Angelina Multi Silalahi Mhd Rifqi Farhan Hasibuan Monalisa L. Tobing Muhammad Bukhori Dalimunthe Muhammad Nazly Azrai Nabila Lubis Nandita Olivia Natasya Nazwa Aulia Nst Nazwa AZ Zahro Nela Permata Sari Lubis Nesmada Putri Manullang Nia Adelina Br Sembiring Novia Christiani Tampubolon Novita Yanti Sari Aritonang Nur Indah Melani Aruan Nurita Pasaribu Octavianty Sihombing Olivia Nauli Stevani Purba Pebiola Silalahi Pia Lestari Saragih Putri Alechia Simbolon Putri Angelita BR Purba Putri Gabryela Br. Simatupang Putri Sari M.J. Silaban Putri Yohana L Tobing Rafli Rafli Rain Taruna Ompusunggu Rani P. Sari Hutabarat Rani Selfia Sipayung Raysa Putri Nabila Hasibuan Renny Juliadi Restania Oktavia Reva Nurputri Siahaan Revita Yuni Reza Ramadhana Ria Agustina Sigiro Rio Ricardo Damanik Ripqi Fauji Risya Nabila Fitri Roma Sihol Marito Sitompul Roni Afriadi Rosianna Dorepa Gultom Rouli Elisabet Naibaho Rouli Milenia Qwint Siboro Ruhama Girsang Sabilah Hidayati Salsa Zuhriana Nasution Salwa Lailani Samuel Sianturi Samuel Tobing Santi Melati Silalahi Selvi Indriani Septy Idola Simamora Shafdana Mora Ritonga Siti Fatimah Siti Khofifah Hanif Siti Sofiah Nurlianti Solagratia Raya Manalu Sonia Hapsari Marbun Sovia Elphani Simarmata Sri Wulandari Br Tarigan Sumarno . Suriyani Ginting Syahrijal Hidayat Syamsir Amir Yasir Tasya Novi Ardana Teresia Situmeang Tiara Anggrini Siregar Tiolina Evi Tri Febriani Sipayung Tri Kurnia Tria Indah Syahrani Lubis Triannanda Siahaan Trivena Kezia Br Silaban Trivena Kezia Silaban Triwira Samosir Tsaqifa ’Aziza Siregar Tuahna Sari Nasution Tuti Yani Veri Sangap Tua Pasaribu Vito Rogantina Nababan Wintasya Manullang Wira Hadi Sugara Yehezkiel Exaudi Banjarnahor Yoga Alfrido Purba Yogi Radika Yuda Lubis Yohanna Dwi Simare-mare Yosi Natalin Simbolon Yudi Putra Pratama Silalahi Yulce Ketrina Karubuy Yuliana Sari Angkat Yusrina Arfah Lubis Zackya Hayati Lubis Zaki Amirza Saragih Zenia Aliefia Ermawan