p-Index From 2021 - 2026
7.588
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Buletin Peternakan Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Ilmu dan Teknologi Hasil Ternak Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Jurnal Sain Peternakan Indonesia Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Journal of Innovation and Applied Technology Research Journal of Life Science Jurnal Ternak Tropika AGRIVITA, Journal of Agricultural Science JITRO (Jurnal Ilmiah dan Teknologi Peternakan Tropis) Widyariset Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma Jurnal Farmasi Sains dan Komunitas Universa Medicina Jurnal Kebidanan Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) AL-HAYAT: Journal of Biology and Applied Biology Jambura Edu Biosfer Journal Jurnal Medika Malahayati Jurnal Doppler BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Widyariset REKASATWA : Jurnal Ilmiah Peternakan Jurnal Pengabdian Masyarakat Asia Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Indonesia Journal of Midwifery Sciences Livestock and Animal Research SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Genius Midwifery Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) JOURNAL OF Mother and Child Health Concerns Nurul Ilmi : Journal of Health Sciences and Midwifery Advances in Cancer Science Life Science and Biotechnology Jurnal Agripet Journal of Agriprecision & Social Impact Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Jurnal Ternak Tropika

Kualitas Semen Cair Sapi Peranakan Ongole Menggunakan Pengencer CEP-3 Kuning Telur pada Media Simpan yang Berbeda Risky Amalia Rosary; Kuswati Kuswati; Trinil Susilawati
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 19, No 2 (2018): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.882 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2018.019.02.3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengencer CEP-3 kuning telur terhadap kualitas semen cair sapi Peranakan Ongole (PO) pada media simpan yang berbeda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Lapang Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya pada bulan Agustus sampai September 2017. Materi penelitian yang digunakan yaitu semen segar sapi Peranakan Ongole (PO) berumur 2 tahun ditampung menggunakan vagina buatan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan 5 perlakuan yaitu P0 (media simpan refrigerator suhu 5 oC), P1 (media simpan termos kosong suhu 28 oC), P2 (media simpan termos berisi es batu suhu 0 oC), P3 (media simpan termos berisi air es suhu 9 oC), dan P4 (media simpan termos berisi air sumur suhu 25 oC) masing-masing perlakuan menggunakan 10 ulangan apabila terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan uji Jarak Duncan. Hasil analisis ragam pada penyimpanan hingga jam ke-8 menunjukkan berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas dan viabilitas sedangkan pada rataan persentase abnormalitas tidak nyata. Total spermatozoa motil tertinggi yaitu P0, P2, P3, P1 dan P4 tetapi tidak dapat digunakan untuk IB. Berdasarkan penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa Penggunaan media simpan termos belum mampu mempertahankan motilitas spermatozoa sebaik media refrigerator lebih dari 2 jam, hal ini ditunjukkan oleh perlakuan 0 (P0) dengan hasil terbaik terhadap motilitas spermatozoa selama penyimpanan pada suhu 5 oC. kualitas semen cair yang terbaik pada media simpan termos adalah dengan menggunakan termos berisi es batu suhu 0 oC (P2) 33,00 ± 4,83%. Berdasarkan hasil penelitian disarankan dilakukan pengulangan penelitian menggunakan semen segar dengan motilitas > 70 % dikemas didalam dan tanpa straw.
PRODUKTIVITAS SAPI RAMBON DI BANYUWANGI Kuswati Kuswati; Eko Nugroho; Andra Widiastutik
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 7, No 2 (2007): Ternak Tropika
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.923 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas sapi Rambon diKecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi yang meliputi aspek produksi danreproduksi. Penelitian dilaksanakan di Desa Kemiren, Olehsari dan Kampunganyardi Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi pada bulan Maret-April 2006.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Materi penelitianyang digunakan adalah 59 peternak sapi Rambon dengan jumlah sapi 126 ekor.Data dianalisis secara deskriptif. Komposisi ternak jantan dan betina masing–masing sebesar 20,63 % dan 79,37 %; tingkat kelahiran dan kematian ternakmasing-masing sebesar 23,81 % dan 0,79 %; pertambahan populasi sebesar23,02 %; mutasi ternak yang masuk dan keluar masing-masing sebesar 29,37 %dan 19,05 % antar peternak. Penampilan reproduksi sapi Rambon antara lainmeliputi umur pertama kawin 24,80 ± 2,21 tahun; service per conception untukperkawinan alami, IB dan campuran masing-masing sebesar 1,68 ± 0,95; 1,50 ±0,65 dan 1,40 ± 0,89; calving interval sebesar 12,38 ± 0,59 bulan; estrus postpartum sebesar 60,25 ± 5,66 hari; service post partum 84,48 ± 7,96 hari.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa produktivitas sapi Rambondalam kategori baik dengan persentase kelahiran 65,22% dari populasi induk;22,81 persen dari total populasi dan persentase kematian 0,79 persen dari totalpopulasi, sehingga diperoleh pertambahan populasi 23,02 persen. Sedangkan dariaspek reproduksi menunjukkan bahwa calving interval berada dalam kondisi ideal.Program untuk meningkatkan angka panenan pedet hendaknya perlu diperhatikanmanajemen reproduksi terutama betina produktif dengan meningkatkan kelahiran.Kata kunci: Produktivitas, Sapi RambonABSTRACTThe study was conducted at the Village Kemiren, Olehsari and Kampunganyar inGlagah District-Banyuwangi Regency from March to April 2006. The Objectives of theresearch were to study about the productivity of Rambon cattle throughout the productionand reproduction performance. Fifty nine farmers who keep 126 head of Rambon cattlewere selected and interviewed using purposive sampling method. Descriptive andstatistical analyses were applied to the data available. It was found that the compositionpercentage of bull and steer were 20,63 and 79,37 percent; the birth percentage of thecattle was 22,81% while the mortality was 0,79%; natural increase was 23,02%; thepercentage of mutation including inside and outside research area were 29,37% and19,05% gradually; the first age for mating was 24,80 ± 2,21 year; service per conceptiontoward natural mating, artificial insemination and combination of both were 11,68 ± 0,95;1,50 ± 0,65 and 1,40 ± 0,89; calving interval was 12,38 ± 0,59 month; estrus post partumwas 60,25 ± 5,66 days; service post partum was 84,48 ± 7,96 days. Based on thestatements above, the conclusion of the study state that the productivity of Rambon cattlewas good. From the study, in order to increase the calf harvest, it is suggested to paymore attention to the reproduction management, especially the productive cows byincreasing natality.Key words: Productivity, Rambon Cattle
Karakteristik Fenotip Kerbau Rawa (B. bubalis carabenesis) di Wilayah Sentra Pengembangan Kerbau Desa Guosobokerto Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara Erlangga Arfiyan Nur; Hary Nugroho; Kuswati Kuswati
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 19, No 2 (2018): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.899 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2018.019.02.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fenotip kerbau rawa (B. bubalis carabenesis). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Guosobokerto Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara. 211 kerbau lokal, terdiri dari 117 kerbau betina dan 91 kerbau jantan yang dikelompokkan berdasarkan jumlah pergantian gigi seri permanen yaitu PI0, P12, P14, P16dan P18. Data dianalisa dengan menggunakan annova way classification test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3,79% bentuk tanduk melingkar kebawah yang tidak sesuai dengan SNI 7706.1.2011. Umur memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0.01) terhadap ukuran statistik vital kerbau rawa (lingkar dada, tinggi badan, tinggi pinggul, panjang badan dan berat badan). Pertumbuhan tertinggi berdasarkan ukuran tubuh kerbau rawa betina standar adalah ligkar dada P18 178,3 cm, tinggi badan P16 121,54 cm, tinggi pinggul P16 119,54 cm, panjang badan P18 129,39 cm dan berat badan P18 343,81 kg. Sedangkan pertumbuhan tertinggi berdasarkan pada tubuh kerbau rawa standar untuk jantan adalah pada lingkar dada  P14 194,38 cm, tinggi badan pada P16 123,8 cm, tinggi pinggul pada P16 122,8 cm, panjang badan pada P14 125,75 cm dan berat badan pada P14 410,88 kg. Terdapat 30,77% kerbau rawa betina dan 65,96% jantan yang tidak sesuai dengan SNI 7706.1.2011. Kerbau rawa di wilayah Desa Guosobokerto dapat dikatakan tidak memenuhi persyaratan. Oleh karena itu perlu dilakukan seleksi dan peningkatan kualitas genetik dengan mengawinkan calon kerbau rawa unggul untuk mempertahankan potensi karena Desa Guosobokerto merupakan asal daerah kerbau rawa. 
Evaluasi Kecukupan Nutrisi Induk Sapi Potong di Desa Leran Wetan dan Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban Asri Nurul Huda; Mashudi Mashudi; Kuswati Kuswati; Trinil Susilawati; Sri Wahjuningsih; Nurul Isnaini; Aulia Puspita A Yekti; Awang Tri Satria
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 19, No 2 (2018): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.55 KB) | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2018.019.02.6

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kecukupan nilai nutrisi untuk induk sapi potong di Desa Leran Wetan dan Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Data diambil dengan metode survei menggunakan kuisioner kepada 15 responden di masing-masing desa. Sampel pakan diambil di masing-masing peternak responden kemudian dianalisis proksimat dan dilanjutkan uji kecernaan BK dan BO secara in vitro di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya.  Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil survei menunjukkan bahwa rata-rata kepemilikan induk sapi potong di masing-masing desa antara 2-3 ekor, bobot badan 300-350 kg/ekor, dengan tujuan pemeliharaan untuk menghasilkan pedet. Jenis pakan yang sering diberikan bervariasi meliputi rumput gajah, rumput lapang, limbah pertanian seperti jerami padi dan jerami jagung serta dedak padi sebagai pakan tambahan. Konsumsi BK pakan di Desa Leran Wetan rata-rata adalah 5,853 ± 1,663 kg/ekor/hari dan di Desa Leran Kulon adalah 5,943 ± 1,325 kg/ekor/hari sedangkan kebutuhan berdasarkan bobot badannya adalah 7,4 – 8,3 kg/ekor/hari. Ransum dengan pakan basal limbah pertanian di Desa Leran Kulon memiliki KcBK sebesar 27,844 ± 0,679% sedangkan ransum dengan pakan basal rumput memiliki nilai KcBK lebih tinggi yaitu 44,919 ± 1,800%. Nilai KcBK Ransum berbasis jerami di Desa Leran Wetan adalah 27,918 ± 0,692% dan yang berbasis rumput adalah sebesar 44,434 ± 2,026%. Nilai KcBO di Desa Leran Kulon pada ransum berbasis jerami dan rumput berturut-turut adalah 30,234 ± 46,412% dan 46,412 ± 1,778% sedangkan di Desa Leran Wetan berturut-turut adalah 33,689 ± 1,081% dan 52,989 ± 3,139%. Berdasarkan hasil studi tersebut, dapat disimpulkan bahwa pakan yang dikonsumsi oleh ternak masih belum memenuhi kebutuhannya. Penggunaan limbah pertanian dapat menurunkan nilai kecernaan ransum maka sebaiknya diganti dengan hijauan seperti leguminosa dan rumput. Pakan dengan kualitas yang baik akan meningkatkan performa reproduksi induk sapi potong. 
Peningkatan Conception Rate dengan Inseminasi Buatan Menggunakan Semen Sexing Double Dosis pada Sapi Persilangan Ongole Aulia Puspita Anugra Yekti; Erin Ayu Octaviani; Kuswati Kuswati; Trinil Susilawati
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 20, No 2 (2019): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2019.020.02.6

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan conception rate melalui insmeinasi buatan dengan menggunakan semen sexing double dosis pada sapi persilangan ongole. Dalam penelitian ini 96 ekor sapi induk persilangan ongole yang terdiri atas 64 ekor sapi yang diinseminasi dengan semen beku dan 32 ekor sapi yang diinseminasi dengan semen sexing beku double dosis. Sapi yang digunakan dipilih secara acak dengan berdasarkan beberapa kriteria yaitu bebas dari gangguan reproduksi dan menunjukkan tanda-tanda estrus yang jelas. Tempat deposisi semen adalah 4+ atau cornua utery untuk meningkatkan peluang keberhasilan kebuntingan. Penelitian ini terdiri dari dua perlakuan yaitu inseminasi dengan semen beku non sexing (P1) dan semen sexing beku (P2). Parameter yang diamati adalah Non Return Rate (NRR), Service per Conception (S / C) dan Conception Rate (CR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa NRR 1 dan NRR2 pada P1 adalah 90,63% dan 79,69%, sedangkan pada P2 masing-masing adalah 81,25% dan 78,12%. Nilai S / C pada P1 adalah 1,09 sedangkan pada P2 adalah 1,19. Sedangkan, nilai CR pada P1 dan P2 masing-masing adalah 43,75% dan 68,75. Dapat disimpulkan bahwa IB dengan semen sexing double dosis dapat meningkatkan nilai conception rate pada Sapi Persilangan Ongole.
PERTAMBAHAN BOBOT BADAN HARIAN SAPI BRAHMAN CROSS PADA BOBOT BADAN DAN FRAME SIZE YANG BERBEDA Ardhina Firdausi; T. Susilawati; M. Nasich; Kuswati Kuswati
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 13, No 1 (2012): Ternak Tropika
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.846 KB)

Abstract

This research was conducted at PT. Widodo Makmur Perkasa Feedlot onAugust until October 2011. The purpose is to assess average daily gain of Brahmancross with frame sizetype(M andL) anddifferentbodyweights(<300 kg, 300-350kg,and>350 kg) and theinteractionbetween theframe sizeanda differentbodyweights.Thematerialsused for this research were 3052 head SteerBrahmanCrosscattle with initialbody weights250 kg-380 kg. This research was using study casus. data obtained wassecondary data. The obtained data was analyzed using Completely Random Design(CRD) inbalanced factorial.The result showed that frame size has significant effect(P<0,01) on Brahman cross steer average daily gain. The average daily gain is 1.15 ±0.367 kg for M frame size group and 1.3 ± 0.354 kg for L frame size group. Initialbody weight was also has a significant effect on Brahman cross steer average dailygain. The average daily gain of <301; 301-350; and >350 group were 1.329±0.366;1.22±0.348; and 1.13±0.357 kg. The interaction between frame size and initial bodyweight give significant effect on Brahman cross steer daily gain. The gain of <301kg ofinitial body weight group with L framesize is 1.34 kg/day and M frame size is 1.29kg/day. The gain of 301-350kg of initial body weight group with L frame is 1.31kg/day. And the gain of >350kg of initial body weight group with L frame size is 1.21kg/day and M frame size is 0.93 kg/day.Key word : Average Daily Gain, Brahman cross, Frame size, Initial Body Weight
Kualitas Spermatozoa Post Thawing Semen Beku Sperma Y Hasil Sexing Pada Sapi Limousin Ali Mahfud; Nurul Isnaini; Aulia Puspita Anugra Yekti; Kuswati Kuswati; Trinil Susilawati
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 20, No 1 (2019): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2019.020.01.1

Abstract

Kualitas spermatozoa pada semen beku sexing sangat penting dalam menunjang keberhasilan inseminasi buatan untuk mendapatkan pedat dengan jenis kelamin sesuai harapan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas semen beku semen beku non sexing dan sexing secara makroskopis dan mikroskopis. Materi dalam penelitian menggunakan starw semen beku non sexing dan sexing dengan metode pemisahan Sentrifugasi Gradien Densitas Percoll (SGDP) sapi Limousin yang diproduksi oleh Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Malang. Metode penelitian ini menggunakan eksperimental dengan percobaan labolatorium (laboratory experiment). Variabel penelitian meliputi keadaan umum meliputi tahun produksi straw, secara makroskopis meliputi pH semen beku dan secara mikroskopis meliputi persentase motilitas, viabilitas, abnormalitas, konsentrasi dan total spermatozoa motil. Data yang diperoleh diolah Microsoft Excel dengan analisis Ragam Analysis of variance (Anova) single factor dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian yaitu semen beku non sexing dan sexing meliputi keadaan umum diproduksi tahun 2012 dan 2018, kualitas secara makroskopis memiliki nilai pH sebesar 6,67 dan 6,60 dan kualitas secara mikroskopis memiliki persentase motilitas sebesar 36,00 % dan 31,40 %, viabilitas sebesar 81,70 % dan 75,89 %, abnormalitas sebesar 6,93 % dan 6,78 %, konsentrasi spermatozoa sebesar 31,67 juta/ mini straw dan 12,125 juta/ mini straw dan total spermatozoa motil sebesar 11,39 juta/mini straw dan 5,10125 juta/mini straw. Kesimpulan penelitian bahwa Kualitas post thawing semen beku non sexing lebih tinggi daripada semen beku sexing menggunakan metode SGDP baik secara makroskopis maupun mikroskopis.
Identifikasi Karakteristik Sapi Betina Madura Tipe Taccek Doni Herviyanto; Kuswati Kuswati; Gatot Ciptadi
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol 21, No 2 (2020): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2020.021.02.1

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik sapi Madura betina tipe taccek berbagai umur. Penelitian dilakukan di wilayah sumber bibit sapi Madura yang berada di Kecamatan Pasean dan Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur. Penelitian dimulai tanggal 1 Desember sampai 30 Desember 2019. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah sapi Madura betina tipe taccek berbagai umur berdasarkan PI (Permanent incicivi) sebanyak 110 ekor dengan rincian PI0 22 ekor, PI2 10 ekor, PI4 25 ekor, PI6 19 ekor dan PI8 34 ekor. Metode penelitian yang digunakan adalah survei di lapangan dengan pengambilan datasecara purposive sampling. Data statistik vitaldihitung nilai rataan dan standar deviasinya, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan ANOVA satu arah (one way anova) dan dilanjutkan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk membedakan 2 rataan. Data fenotip dianalisis secara deskriptif dan diamati proporsi fenotipnya. Hasil penelitian disimpulkan bahwa seiring bertambahnya umur sapi taccek maka panjang kepala, lebar kepala, bobot badan, panjang badan dan lingkar dada ukuranya bertambah. Ukuran tinggi gumba dan tinggi pinggul juga bertambah mulai PI0, PI2, PI4, sampaiPI6,namun mengalami penurunan pada PI8. Sapi taccek memiliki ciri fenotip yang spesifik yaitu bentuk mata sipit dengan garis lingkar mata hitam, bentuk telinga kecil, tanduk melengkung ke atas, berpunuk, mempunyai gelambir dan rambut ekor berwarna hitam.
Analisis Produktivitas Induk Sapi Bali Berdasarkan Parameter Natural Increase dan Calf Crop Pada Berbagai Sistem Pemeliharaan di Kecamatan Woja dan Manggelewa Kabupaten Dompu Septian, Wike Andre; Rofidaa, Asta; Saputra, Muhammad Rizky; Kuswati, Kuswati
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 26 No. 1 (2025): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtapro.2025.026.01.7

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi produktivitas induk Sapi Bali melalui parameter calf crop dan natural increase pada tiga sistem pemeliharaan di Kecamatan Woja dan Manggelewa, Kabupaten Dompu. Pedekatan penelitian ini adalah deskriptif-kuantitatif menggunakan metode purposive sampling terhadap 1.642 ekor (Manggelewa) dan 274 ekor (Woja). Variabel yang diamati meliputi struktur populasi, tingkat kelahiran, mortalitas pedet, serta ukuran tubuh betina. Data dikumpulkan melalui observasi lapang, wawancara terstruktur, dan data Dinas Peternakan. Calf crop dihitung sebagai persentase pedet lahir hidup per jumlah induk, sedangkan natural increase merupakan selisih kelahiran–kematian relatif terhadap populasi total; analisis dilakukan secara deskriptif dan ditabulasikan menurut sistem pemeliharaan. Hasil gabungan menunjukkan rasio jantan : betina 1 : 2,45, calf crop 81,96%, natural increase 28,45%, dan mortalitas pedet 0,85%, masih di bawah ambang 5 %. Sistem ekstensif Woja menampilkan calf crop tertinggi 65,49% dan natural increase 29,02%, sedangkan ekstensif Manggelewa memiliki nilai terendah 58,00% dan 25,45%. Semi-intensif Woja menunjukkan calf crop 64,46 % dengan natural increase 26,20%. Selain itu, betina muda pada sistem semi-intensif menunjukkan ukuran morfometrik berbeda dibanding sistem pemeliharaan ekstensif, mengindikasikan pengaruh sistem pemeliharaan terhadap performa pertumbuhan awal. Secara keseluruhan, produktivitas induk Sapi Bali di Dompu masuk kategori baik, namun ketimpangan rasio pejantan-betina dan proporsi induk 35,75% masih berpotensi menahan ekspansi populasi. Rekomendasi mencakup peningkatan deteksi birahi, perbaikan manajemen pakan, optimalisasi inseminasi buatan, penataan rasio pejantan efektif, serta monitoring hasil perkawianan guna mendorong calf crop > 85% dan natural increase ≥ 30% pada peternakan rakyat di Kecamatan Woja dan Manggelewa.
PENAMPILAN PRODUKSI DAN STATUS NUTRISI KAMBING PERANAKAN ETAWAH (PE) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BIJI KURMA Kuswati, Kuswati; Susilorini, Tri Eko; Mashudi, Mashudi
TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production Vol. 23 No. 2 (2022): TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production
Publisher : Jurusan Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jtapro.2022.023.02.1

Abstract

Kambing merupakan sumber daging dan susu di banyak negara berkembang, karena kemampuannya untuk bertahan hidup dan tumbuh di bawah lingkungan iklim yang keras dibandingkan ruminansia lainnya. Fenomena ini memudahkan beternak kambing tanpa fasilitas yang canggih dan kebutuhan nutrisinya dapat dipenuhi dari berbagai jenis pakan atau padang penggembalaan yang tersedia. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan biji kurma dalam pakan konsentrat terhadap rata-rata pertambahan bobot badan harian dan status gizi kambing Peranakan Etawah. Dua puluh ekor kambing dipilih secara acak dan didistribusikan ke dalam empat perlakuan masing-masing 5 ekor kambing. Kambing diberi pakan hijauan 60% Pennisetum purpureum dan 40% pakan konsentrat yang mengandung 0; 7.5; 15 dan 22,5% tepung biji  kurma. Terdapat pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap rata-rata pertambahan bobot badan harian, pakan konsentrat yang mengandung 22,5% lebih tinggi dibandingkan dengan pakan yang mengandung 7,5 dan 15% tepung biji kurma. Disimpulkan bahwa penambahan tepung biji kurma pada pakan konsentrat pada ransum kambing peranakan Etawah tidak menunjukkan efek yang merugikan status gizi, tetapi dapat meningkatkan kinerja pertumbuhan.
Co-Authors A. P. A. Yekti Abdul Muhaimin Abdul Rohman ACHMAD FARAJALLAH Aditya Kurniawan Agus Susilo Agus Susilo Ahmad Furqon Ahmad Furqon Ajeng G. Nanda, Ajeng G. Ali mahfud Ali Mahfud Alifian Ibnu Ansori Andi Murlina Tasse Andra Widiastutik Andriawan Soni Hantoro Anggun Permata Sari Ardhina Firdausi Aris Sutomo Aryogi Aryogi Aryogi Aryogi Asri Nurul Huda Asri Nurul Huda Aulia Puspita A Yekti Aulia Puspita Anugra Yekti Awang Tri Satria B. Susilo Bayu Dewantoro Putro Soewandi Bella, Frimita Chamelia Putri, Chamelia D. Muhammad Dandy Prasetyo Daud, Nadhiratuzzahra Alifiah Dewi , Meinasari kurnia Dian Kumalasari, Elis Dicky Pamungkas Doni Herviyanto Dwi N. Ahsani, Dwi N. Dwi Retna Prihati, Dwi Retna Dwi Susan Setiyani Dwijayanti, Indah Dyah Perwitasari Eko Nugroho Elvira, Ajeng Erin Ayu Octaviani Erlangga Arfiyan Nur Erlia Narulita Ety Sari Handayani Fatimah, Jesy Febrianti, Riska Ayu Ferdy Saputra Fiarani, Hajar Syifa Gani, Tifany Sonia Gatot Ciptadi Hamidah Ikhwan, Salma Nur Hary Nugroho Henik Istikhomah, Henik Hermansyah, Alfandy Herviyanto, Doni Herviyanto, Dony Husnassabil, Ahmad Hadin Ikhsanuddin Ikhsanuddin Ikhsanuddin, Ikhsanuddin Imam Mudakir Indrayani, Tsaniya Ahda Indriyani Indriyani J. A. E. Noor Joko Waluyo Kaiin, Ekayanti Mulyawati Khairul Rasyad Khairunnisa, Icha Kurniaesa, Titah Ulya Kusmartono Kusmartono L. A. Sunarto Latifah Hanum Lina Winarti M. Luthfi M. Nasich Marini . Marjuki Marjuki Mashudi Mashudi Mashudi Mashudi Maulid, Shintia Sukmawati Cahya Moch Nasich Moch Sasmito Djati Moch. Syamsul Arifin Zein, Moch. Syamsul Arifin Mohammad Wildan Habibi, Mohammad Wildan Muhamad Iqbal Zajulie Muhammad Irvan Ali Muhammad Zainul Hanif Mukhlas Agung Hidayat N. Isnaini Nareswara Hapsari Ndaru Pranowo Widiasmoro Nisa’us Sholikah noviyani, ernita prima Nurgiartiningsih, V. M. A. Nurjazuli Nurjazuli Nurmasitoh, Titis Nurrasyidah, Rahmi Nurul Huda, Asri Nurul Insani Shullia Nurul Isnaini Nurul Layla Oktriyani, Erni Onni Meirezaldi Pamungkas, Atik Mahmudah Aji Paskah Partogi Agung Pratiwi, Herlina Priyo Sugeng Winarto Puguh Surjowardojo Pujiastuti Pujiastuti, Pujiastuti Purwanto, Didiek Putri Utami Putri Utami Putri, Aprillia Ika Putri, Rizqi Wulandari R Sa’diyah, Kusnul Rachmawati, Sela Rahmanti, Fishella Aprista Raihanny, Yasmin Ravenska Ravenska Rifai Mustofa Rini Dwi Wahyuni Rini Dwi Wahyuni Risky Amalia Rosary Rizki Prafitri Rizki Prafitri Rofidaa, Asta Rosalinda, Julitha D Rosalinda, Julitha Dwi Rusdiana, Rina Sa'diyah, Kusnul Rodhiyatul Safitri, Putri Fina A’rafiani Safitri, Sinda Mercy Saputra, Muhammad Rizky Sari, Agustina Sari, Prima Ratna Siti Hodijah Sri Wahjuningsih Subagyo, Ifar Sucik Maylinda Sucik Maylinda Sucik Maylinda Sugesti, Madiyan Surjowadojo, Puguh Sutomo, Aris Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Suyadi Syahruddin Said T. Susilawati T. Susilawati Tri Eko Susilorini Tri Eko Susilorini tri wahyuni Trinil Susilawati Triwik Sri Mulati Veronica Margareta Ani Nurgiartiningsih Wibowo, Abdilla Fi Qisthy Wicaksana, Zulfikar Loka Widi Nugroho Widiasmoro, Ndaru Pranowo Wike andre Septian Wiranto Wiranto Yadi Malda Yayuk Fatmawati, Yayuk Yulian, Ria Zahro, Aliza Zainuddin Zainuddin Zainuddin, Zainuddin Zainuri Sabta Nugraha, Zainuri Sabta Zhafirrahman, Muhammad Zulfaini Shamad