Claim Missing Document
Check
Articles

PEMANFAATAN BIJI KETUMBAR SEBAGAI SALAH SATU PILIHAN PENGOBATAN LUKA Rulia Meilina; Eva Rosdiana; Shabainur Rezeki; Meutia Faradhiba
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji ketumbar memiliki aktivitas antioksidan, antidiabetes, hepatoprotektif, antibakteri, dan antijamur dan dan dapat digunakan pada proses penyembuhan luka. Luka dapat berupa cedera atau kerusakan pada jaringan hidup normal yang disebabkan karena kecelakaan, benturan, sayatan, maupun operasi atau dampak lainnya seperti beberapa penyakit kronis. . Kandungan Flavonoid pada biji ketumbar dapat mempercepat proses penyembuhan luka karena memiliki aktivitas antimikroba dan astringen, yang memiliki peran dalam penyusutan luka dan peningkatan laju epitelisasi. Biji ketumbar juga mengandung tanin yang berkhasiat sebagai astringen yang mampu menciutkan luka, menghentikan pendarahan dan mengurangi peradangan, meningkatkan pembentukan fibroblas dan pembuluh darah baru yang berfungsi sebagai transportasi pasokan makanan dan oksigen yang dibutuhkan oleh sel-sel yang sedang dalam perbaikan sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka. Kegiatan Sosialisasi  dilaksanakan secara live menggunakan media televisi UB On TV dan Youtube UB On TV.  Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah seluruh penonton siaran UB On TV 57 UHF. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta paham dalam memanfaatkan biji ketumbar sebagai pengobatan luka berdasarkan hasil dari pengisian google form oleh peserta.Kata Kunci: Biji ketumbar, Luka, peradangan.Coriandrum sativum seeds have antioxidant, antidiabetic, hepatoprotective, antibacterial, and antifungal activities and can be used in the wound healing process. Wounds can be in the form of injury or damage to normal living tissue caused by accidents, impacts, incisions, or surgery or other impacts such as some chronic diseases. . The content of flavonoids in Coriandrum sativum seeds can accelerate the wound healing process because it has antimicrobial and astringent activity, which has a role in wound shrinkage and increasing the rate of epithelialization. Coriandrum sativum seeds also contain tannins which are efficacious as astringents that are able to shrink wounds, stop bleeding and reduce inflammation, increase the formation of fibroblasts and new blood vessels that function as transportation of food and oxygen supplies needed by cells that are under repair so as to accelerate wound healing. . Socialization activities are carried out live using UB On TV television media and UB On TV Youtube. Participants who take part in this activity are all viewers of UB On TV 57 UHF broadcast. The result of this activity is that participants understand the use of Coriandrum sativum seeds as a wound treatment based on the results of filling out google forms by participants. Keywords: Coriandrum sativum, Wounds, Inflammation
PROMOSI KESEHATAN TENTANG HIV/AIDS DI SMA NEGERI 9 BANDA ACEH Eva Rosdiana; Rulia Meilina; Chairanisa Anwar; Mutiawati Mutiawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah sejenis virus yang menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah sekumpulan gejala yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh yang disebabkan infeksi oleh HIV. Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV di dalam tubuh agar tidak masuk ke dalam stadium AIDS, sedangkan penderita AIDS membutuhkan pengobatan ARV untuk mencegah terjadinya infeksi oportunistik dengan berbagai komplikasinya (Ciment, 2020). Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk  memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih luas kepada para siswi tentang HIV/AIDS sehingga para siswa/I dapat mencegah terjadinya HIV/AIDS. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara promosi kesehatan secara langsung ke pada Siswa/I SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh pada tanggal 19 Februari 2023. Jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ini adalah sebanyak 30 siswa/i. Hasil pelaksanaan kegiatan terlihat bahwa siswa/i menjadi paham tentang penyakit HIV/AIDS dan bagaimana cara mencegahnya agar tidak tertular HIV/AIDS. Kesimpulan dari pelaksanaan pengabdian ini siswa/i sudah sering mendengar tentang penyakit HIV/AIDS namun pengetahuan mereka tentang penyebab dan cara pencegahan HIV/AIDS masih kurang, sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan promosi kesehatan ini sangat penting dilakukan.Kata Kunci : HIV/AIDSHuman Immunodeficiency Virus (HIV) is a type of virus that infects white blood cells which causes a decrease in human immunity. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) is a collection of symptoms that arise due to decreased immunity caused by HIV infection. HIV sufferers need treatment with antiretrovirals (ARVs) to reduce the amount of HIV virus in the body so that they do not enter the AIDS stage, while people with AIDS need ARV treatment to prevent opportunistic infections with various complications (Ciment, 2020). The purpose of this community service is to provide students with broader knowledge and understanding about HIV/AIDS so that students can prevent HIV/AIDS. The dedication was carried out by direct health promotion to students of SMA Negeri 9 Banda Aceh City on February 19 2023. The number of students who took part in this activity was 30 students. The results of the implementation of the activity showed that students became aware of HIV/AIDS and how to prevent them from contracting HIV/AIDS. The conclusion from the implementation of this community service is that students often hear about HIV/AIDS, but their knowledge about the causes and ways to prevent HIV/AIDS is lacking, so it can be concluded that the implementation of health promotion is very important.Keywords: HIV/AIDS
SOSIALISASI 1000 HPK (HARI PERTAMA KEHIDUPAN) CEGAH STUNTING DI DESA PAYA KEUREULEH KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR Ulfa Husna Dhirah; Rulia Meilina; Sahbainur Rezeki
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, kasus stunting masih menjadi masalah kesehatan dengan jumlah yang cukup banyak. Hal ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dengan manifestasi kegagalan pertumbuhan (growth faltering) yang dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun. Kondisi gagal tumbuh pada anak balita sehingga anak terlalu pendek untuk usianya disebut stunting. Stunting yang dialami anak dapat disebabkan karena tidak mendapat perhatian khusus pada periode 1000 hari pertama kehidupan yang menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan produktifitas seseorang dimasa depan. Pada masa tersebut nutrisi yang diterima bayi saat didalam kandungan dan menerima ASI mempunyai dampak jangka panjang terhadap kehidupan saat dewasa. Sosialisasi ini merupakan salah satu upaya untuk untuk mencegah agar terhindar dari terjadinya stunting pada anak-anak dan status gizi yang kurang.Keywords : Sosialisasi, 1000 HPK, StuntingIn Indonesia, stunting cases are still a health problem with a large number. This is caused by chronic malnutrition with manifestations of growth failure (growth faltering) which starts from the time of pregnancy until the child is 2 years old. The condition of failure to thrive in children under five so that children are too short for their age is called stunting. Stunting experienced by children can be caused by not receiving special attention in the first 1000 days of life which determines the level of physical growth, intelligence and productivity of a person in the future. During this period, the nutrition that the baby receives while in the womb and receiving breast milk has a long-term impact on life as an adult. This socialization is one of the efforts to prevent stunting in children and poor nutritional status.Keywords : Socialization, 1000 HPK, Stunting
SOSIALISASI PENGGUNAAN OBAT YANG BENAR (DAGUSIBU) DAN TANYA 5 O DI LAPANGAN BLANG PADANG BANDA ACEH Rulia Meilina; Nurdian islami; Fhasnia Fhasnia; Ayu nadia; Cut Hizqiya Al zuhra; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 1, No 2 (2019): VOL, 1, NO. 2, OKTOBER 2019
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Angka kesakitan semakin hari semakin meningkat, salah satu penyebabnya adalah karena kesalahan penggunaan obat. Masyarakat  saat  ini  sudah  mulai  terbiasa  dengan  penggunaan  berbagai  jenis obat-obatan  dengan  tujuan  menyembuhkan  penyakit, akan tetapi, masyarakat masih mengkomsumsi obat dengan cara tidak benar. Salah satu cara pengelolaan obat yang baik dan benar adalah dengan menerapkan program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dan Tanya 5 O. Masyarakat harus bersikap cerdas saat memperoleh obat. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pengunjung Lapangan Blang Padang kota Banda aceh dapat mengetahui dan menggunakan obat dengan benar.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian informasi tentang DAGUSIBU dan Tanya 5 O kepada penggunjung/peserta dengan media yang digunakan adalag brosur yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta atas informasi yang disampaikan. Acara kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar dan peseta antusias dalam mendengarkan informasi yang disampaikan serta aktif bertanya terkait dengan materi yang disampaikan. Sosialisasi ini mendukung program GeMa CerMat  yaitu gerakan Tanya obat yang mengajak masyarakat agar berperan aktif dalam mencari informasi terkait obat yang digunakan. Kata Kunci : DAGUSIBU, Tanya 5 O, Obat.  
PELATIHAN PEMBUATAN SCRUB KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) SEBAGAI UPAYA EDUKASI KOSMETIK ALAMI PADA SISWA Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Dini Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan industri kosmetik berbasis bahan alami mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan produk, dampak kesehatan jangka panjang, dan isu keberlanjutan lingkungan. Kosmetik sintetis diketahui berpotensi menimbulkan iritasi dan efek samping apabila digunakan secara tidak tepat, sehingga mendorong pemanfaatan bahan alami yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kopi Arabika (Coffea arabica L.) merupakan salah satu bahan alam yang mengandung senyawa bioaktif seperti kafein, polifenol, flavonoid, dan asam klorogenat yang berperan sebagai antioksidan serta agen eksfoliasi alami. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan kosmetik alami melalui pelatihan pembuatan body scrub berbahan kopi Arabika. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan materi, demonstrasi formulasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 35 siswa SMK. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 56 menjadi 87 (peningkatan 78%). Produk scrub yang dihasilkan memiliki warna coklat alami, aroma khas kopi, tekstur semi-padat dan homogen, serta stabil selama dua minggu penyimpanan tanpa pemisahan fase. Selain meningkatkan literasi kosmetik alami, kegiatan ini juga menumbuhkan minat kewirausahaan pada 82% peserta. Pelatihan ini efektif sebagai bentuk edukasi aplikatif yang mendukung pemanfaatan bahan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam. Kata Kunci: kopi Arabika, body scrub alami, edukasi kosmetik
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG KESEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI PUSKESMAS PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE Ulfa Husna Dhirah; Rulia Meilina; Raudhatun Nuzul ZA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas adalah masa sesudah persalinan dan kelahiran bayi, placenta serta selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali organ kandungan seperti sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu. Masa nifas merupakan hal penting untuk diperhatikan guna menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Kegiatan pembinaan yang di lakukan yaitu memberikan penyuluhan kesehatan kepada ibu hamil trimester III mengenai penyembuhan luka perienem. Di Puskesmas Padang Tiji. Metode pelaksanaan mulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi semua sudah terlaksana sesuai rencana. Hasil yang dicapai, publikasi artikel pada jurnal pengabdian masyarakat, tersedianya media KIE ( poster dan boklet efektif /mudah dipahami dan diterapkan). Dilaksanakan pemeriksaan kesehatan ke pelayanan kesehatan terdekat, dari peserta penyuluhan yang terdiri dari ibu hamil dapat memahami bagaimana cara perawatan vulva dan perineum pasca melahirkan, peserta penyuluhan antusias dan banyak bertanya serta mengerti penangangan pasca melahirkan.Kata Kunci: Perineum, masa nifas.The postpartum period is the period after childbirth and the birth of the baby, the placenta and the membranes that surround it needed to restore the uterine organs as before pregnancy with time approximately 6 weeks. The postpartum period is an important thing to pay attention to in order to reduce maternal and infant mortality rates in Indonesia. The coaching activities carried out were providing health education to pregnant women in the third trimester regarding perineal wound healing. At the Padang Tiji Health Center. The implementation method starting from preparation, implementation, evaluation has all been carried out according to plan. The results achieved, the publication of articles in community service journals, the availability of IEC media (effective posters and booklets / easy to understand and apply). A health check was carried out at the nearest health service, from the counseling participants consisting of pregnant women who could understand how to take care of the vulva and perineum after delivery giving birth, the counseling participants were enthusiastic and asked a lot of questions and understood post-natal care give birth to.Keywords : Perineum, Post Partum
PEMANFATAN TANAMAN INDONESIA SEBAGAI PRODUK PENGHARUM RUANGAN DI SMA IT FAJAR HIDAYAH ACEH Rulia Meilina; Herawati Herawati; Shabainur Rezeki; Armia Armia; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengharum ruangan merupakan produk rumah tangga yang dapat mengeluarkan bahan kimia yang dikandungnya ke udara dan dihirup oleh konsumen yang bertujuan untuk meredam bau tak sedap di dalam ruangan. Pengharum ruangan saat ini menjadi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan kenyaman dan ketenangan dalam beraktivitas. Pengharum ruangan tidak hanya berasal dari bahan kimia tetapi juga bisa dihasilkan dari produk alam. Banyak tanaman hasil alam negara Indonesia yang dapat diolah menjadi pengharum ruangan seperti kopi, nilam, sereh, lavender, lemon, kayu manis dan lain-lain. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan kepada siswa-siswi di SMA IT Fajar Harapan Aceh yang bertujuan memberikan wawasan kepada siswa-siswi pemanfaataan bahan alam sebagai pengharum ruangan.Kata Kunci: Pengharum ruangan, tanaman, Indonesia, Fajar Hidayah 
SOSIALISASI TOGA KEPADA SISWA SMA NEGERI 9 BANDA ACEH Rulia Meilina; Sahbainur Rezeki; Raudhatun Nuzul ZA; Periskila Dina Kali Kulla; Kesumawati Kesumawati; Syarifah Yanti Astrina; Desita Ria Yusian TB; Zulia Ananda; Asmaul Husna; Fauziah Andika
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan bertujuan memberikan edukasi secara kelompok kepada siswa-siswi tentang pengertian TOGA, Jenis dan Manfaatnya. Metode kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan ini adalah penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah atau pemberian materi dan menggunakan media slide power point dan brosu yang berisi penjelasan mengenai TOGA. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 6 Banda Aceh. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan TOGA meningkatkan pengetahuan siswa-siswi tentang TOGA dan Manfaatnya.Kata Kunci: TOGA, Tanaman Obat, Obat TradisionalThe community service activities carried out aim to provide group education to students about the meaning of TOGA, its types and benefits. The method of community service activities carried out is counseling using the lecture method or giving material and using power point slide media and brochures containing explanations about TOGA. The activity was carried out at SMA Negeri 6 Banda Aceh. The conclusion from this community service is that TOGA counseling increases students' knowledge about TOGA and its benefits.Keywords: TOGA, medical Plants, Herbal Medicine
PELATIHAN PEMBUATAN SCRUB KOPI UNTUK SISWA SMKFARMASI CUT MEUTIA BANDA ACEH Syarifah Yanti Astryna; Nurhayati Nurhayati; Rulia Meilina; Silmi Kaffah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan formulasi sediaan kosmetik sederhana merupakan kompetensi penting bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Farmasi sebagai bekal kesiapan kerja dan kewirausahaan. Namun, sebagian siswa masih memiliki keterbatasan dalam praktik langsung pembuatan produk kosmetik berbasis bahan alam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMK Farmasi Cut Meutia Banda Aceh melalui pelatihan pembuatan scrub kopi sebagai produk perawatan kulit berbahan alami. Metode kegiatan meliputi penyuluhan materi tentang manfaat kopi sebagai eksfoliator alami, demonstrasi pembuatan scrub, praktik langsung oleh peserta, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep formulasi scrub serta peningkatan keterampilan praktis dalam proses penimbangan, pencampuran, dan pengemasan produk. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama sesi praktik. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kompetensi vokasional siswa serta membuka peluang pengembangan produk kosmetik sederhana berbasis bahan alam secara mandiri.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG MANFAAT TANAMAN HERBAL UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PADA IBU PASCA BERSALIN Eva Rosdiana; Mutiawati Mutiawati; Rulia Meilina; Fauziah Andika; Finaul Asyura; Febri Yusnanda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMasa nifas merupakan masa pemulihan pada ibu pasca persalinan. Masa nifas merupakan masa yang rentan karena organ reproduksi mengalami luka saat proses persalinan, sehingga dibutuhkan perawatan yang khusus agar luka persalinan dapat kembali pulih secara optimal. Salah satu perawatan  luka pasca bersalin yang menjadi tradisi di Aceh adalah penggunaan obat herbal sebagai jamu yang dikonsumsi pada masa nifas.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan ke pada ibu nifas tentang pemanfaatan tanaman herbal untuk penyembuhan luka pada ibu pasca bersalin. Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 03 Desember 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari perangkat desa, kader posyandu, dan ibu nifas. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan sukses dan mendapatkan perhatian yang baik dari seluruh peserta sekaligus mendapatkan apresiasi dari perangkat desa. Kesimpulannya pelaksanaan edukasi kesehatan ini dapat memberikan tambahan pengetahuan ke pada peserta dan meningkatkan minat peserta untuk menggunakan bahan-bahan herbal sebagai obat tradisional untuk penyembuhan luka pasca persalinan.  
Co-Authors Akbar, Riski Muna Akmadia, Nur Aldafi, Daevanul Aslam Alvionida, Fitra Ananda, Zulia Andika, Fauziah Anggraini, Bunge Septiana Anggraini, Sasmita Annisa Mufliha Anwar, Chairanisa Ardhana Yulisma Ardila, Sabrina Armia Armia Arpaini Bako Asmaul Husna Asmaul Husna Aulia Maksum Ayu nadia Bontong, Novitawanty Juli Chairanisa Anwar Cut Fetri Yulya Cut Hizqiya Al zuhra Daffa Khairunnisa Dewi, Revina Dhirah, Ulfa Husna Diah Ramadhani Dini Rahmawati Ecie Kesumawati Elizar Elizar Ellya Siswanti Enzelia, Enzelia Eva Rosdiana Eva Susanna Ewisna Syah Fitri Faradilla Safitri Faradilla Safitri, Faradilla Fathia, Mona Fauziah Salsabila Fazira, Cut Intan Febri Yusnanda Fhasnia . Fhasnia Fhasnia Fhonna, Putrya Finaul Asyura Finaul Asyura Fitra Alvionida Fitri, Dasti Wahyuni Fitri, Ewisna Syah Fitria Fitria Fitria Fitria Fitriliana Fitriliana Fitriliana Fitriliana Gultom, Evi Depiana Hafizhathifa, Fathin Hafizhathifa, Fatin Hasrita Maghfirah Haykal, M Henny Umaya Fitri Herawati Herawati Herianto Bangun Hery Widijanto Hikmah, Naziah Husda, Azkia Husna, Zainatul Indah Amelia Putri Indah Amelia Putri Indah Novita Intan Safitri Japnur Intan Saumi Irma Suryani Ismail Ismail Ismiati Ismiati Izzah, Nuril Japnur, Intan Safitri Jeumpa Utari K, M Rizal Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati, Kesumawati Keusumawati, Keusumawati Krismontazza, Saddaq Lestari, Soraya Lestari, Widya Maghfirah Maghfirah Maghlisa, Ulfa Ibna Maharani, Septia Marniati Marniati Masthura Sianipar Maulidella Maulidella Meutia Faradhiba Miftahul Jannah Monica Suryani Muhammad Afrizal Muhammad Rizki Mutiawati Mutiawati Mutiawati Mutiawati Mutiawati Nadia Safira Nadia, Putri Nadya Nadya, Nadya Nasyani Elisiya Ningsih, Yustika Winda Ningsih, Yustika Wirda Novi Yani Nurdian islami Nurdin NurdinNurdin Nurfatin Nisa Nasri Nurhaliza Nurhaliza Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayatun Nufus Nurul Anjelini Nuzulul Rahmi, Nuzulul Periskila Dina Kali Kulla Picha Maudina Nasution Putri Nadia Qhamal, Syamsul Rahma Dewi Rahmad Akbar Rahmat Akbar Rahmayani Rahmayani Rahmi, Putri Rasmadin Mukhtar Ratna Wilis ratna willis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Rauzatul Jannah Revina Dewi Rezeki, Sahbainur Rina Kurniaty Rizka, Miftahul Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Safrizan Safrizan Sahbainur Rezeki Sahbainur Rezeki Saifauqi Nurman Saisa Saisa Saisa Saisa Sari, Cut Wulan Sari, Febia Sarini Vita Dewi Shabainur Rezeki Silmi Kaffah Silmi Kaffah Siti Baitul Mihraj Siti Samaniyah Sitti Dwi Maulina Suwita Afriana Syafriadi Syafriadi Syafriadi Syafriadi Syafriadi Syamsulian, Dra Syamsuliani, Syamsuliani Syarifah Asyura Syarifah Asyura Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna Syarifah Yanti Astryna Sylvi Divana Fitra TB, Desita Ria Yusian Ulhusna, Zikra Ulla Putri Safrina Watani, Nurul Willis, Ratna Yassirly, Yassirly Yunika, Ficha Sopia Yusra Meiduri Yustika Wirda Ningsih Yustika Wirda Ningsih Zulia Ananda Zulwanis, Zulwanis