Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN PEMAHAMAN TENTANG EDUKASI KESEHATAN TENTANG CARA PENGGUNAAN OBAT SECARA TEPAT DI SMKN 8 LHOKSEUMAWE Marniati Marniati; Fauziah Andika; Rulia Meilina; Muhammad Afrizal; Nurul Anjelini
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan siswa/siswi mengenai dunia kesehatan, terutama obat masih sangat terbatas, padahal obat merupakan bahan yang mudah kita temukan di sekitar kita. Obat harus selalu digunakan secara benar agar memberikan manfaat klinik yang optimal. Pada kegiatan ini dilakukan penyuluhan tentang penggunaan obat yang baik dan benar di SMKN 8 Lhokseumawe dimana akan diberikan penjelasan tentang obat. Penggunaan obat semakin banyak belum didukung pengetahuan siswa/siswi mengenai cara konsumsi hingga pembuangan limbah obat yang baik dan aman bagi lingkungan. Memberikan informasi yang benar penggunaan obat menjadi kebutuhan siswa/siswi maupun masyarakat agar terhindar dari dampak buruk kesehatan diri maupun lingkungan. Metode yang dipakai dalam mencapai tujuan tersebut adalah kegiatan sosialisasi atau penyuluhan kepada siswa/siswi SMKN 8 Lhokseumawe. Pada kegiatan penyuluhan tentang cara penggunaan obat yang baik dan benar akan membahas materi yang disosialisasikan yaitu penjelasan definisi umum obat dan penggunaannya, Kemudian penjelasan obat generic,obat paten,obat tradisional, dan obat bermerek.Kata Kunci : Rasional, pengetahuan, obatStudents' knowledge about the world of health, especially medicine, is still very limited, even though medicine is an ingredient that we can easily find around us. Medicines must always be used correctly to provide optimal clinical benefits. In this activity, counseling is carried out about the proper and correct use of medicines at SMKN 8 Lhokseumawe where an explanation about medicines will be given. The increasing use of drugs is not supported by students' knowledge regarding how to consume and dispose of drug waste properly and safely for the environment. Providing correct information on drug use is a necessity for students and the community to avoid negative impacts on personal health and the environment. The method used to achieve this goal is socialization or counseling activities for students of SMKN 8 Lhokseumawe. In counseling activities on how to use medicines properly and correctly, the material that will be socialized will be discussed, namely an explanation of the general definition of medicines and their use, then an explanation of generic medicines, patent medicines, traditional medicines and branded medicines.Keywords: Rational, knowledge, drug
PEMANFAATAN AMPAS KOPI SEBAGAI PRODUK LIP SCRUB ORGANIK RAMAH LINGKUNGAN DI SMK FARMASI CUT MEUTIA Nurhayati Nurhayati; Rulia Meilina; Syarifah Yanti Astrina; Fitria Fitria; Silmi Kaffah; Syarifah Asyura; Picha Maudina Nasution; Indah Novita; Nurul Anjelini; Muhammad Afrizal
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya minat terhadap kosmetik berbahan alami membuka peluang pemanfaatan limbah organik sebagai bahan baku produk perawatan kulit. Ampas kopi yang selama ini sering terbuang ternyata masih mengandung antioksidan dan memiliki tekstur yang sesuai sebagai eksfoliator alami. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memanfaatkan ampas kopi menjadi lip scrub organik ramah lingkungan sekaligus meningkatkan keterampilan formulasi dan kesadaran lingkungan siswa SMK Farmasi Cut Meutia. Metode yang digunakan berupa pembelajaran berbasis proyek melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik pembuatan produk, serta evaluasi pre-test dan post-test pada 36 siswa. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 60,8 menjadi 86,3. Produk yang dihasilkan memenuhi parameter mutu fisik awal, meliputi organoleptik, homogenitas, dan pH 5,2–5,8. Kegiatan ini efektif mengintegrasikan pembelajaran vokasi dengan isu keberlanjutan. Disarankan dilakukan uji stabilitas lanjutan dan pengembangan program kewirausahaan berbasis sekolah. Kata kunci: ampas kopi; lip scrub organik; pembelajaran berbasis proyek, siswa SMK Farmasi.
EDUKASI PEMANFAATAN BIJI PALA SEBAGAI BAHAN ALAMI ANTI NYAMUK DI DESA KAJHU, ACEH BESAR Periskila Dina Kali Kulla; Zulwanis Zulwanis; Rulia Meilina; Fauziah Andika; Siti Samaniyah; Eva Rosdiana; Kesumawati Kesumawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji pala (Myristica fragrans Houtt) merupakan salah satu bahan dapur yang memiliki potensi sebagai anti nyamuk alami karena kandungan senyawa aktif seperti miristisin dan safrol. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Kajhu, Aceh Besar, tentang manfaat biji pala sebagai alternatif ramah lingkungan dalam pengendalian nyamuk. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan produk anti nyamuk berbasis biji pala, serta diskusi interaktif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Kajhu memiliki minat yang tinggi dalam memanfaatkan bahan alami seperti biji pala untuk mengurangi dampak penggunaan bahan kimia sintetis. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal untuk menciptakan produk yang inovatif dan ramah lingkungan. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dan berkelanjutan dalam mengurangi masalah kesehatan yang disebabkan oleh nyamuk.Kata Kunci: Biji pala, anti nyamuk alami, edukasi masyarakat, sumber daya lokal, produk ramah lingkungan.Nutmeg seeds (Myristica fragrans Houtt) are a common kitchen ingredient with potential as a natural mosquito repellent due to their active compounds, such as myristicin and safrole. This study aims to educate the community of Kajhu Village, Aceh Besar, on the benefits of nutmeg seeds as an eco-friendly alternative for mosquito control. The methods include public outreach, demonstrations on producing nutmeg-based mosquito repellent products, and interactive discussions to enhance community knowledge. The results of the activity showed a high level of interest from the Kajhu Village community in utilizing natural ingredients like nutmeg seeds to reduce the impact of synthetic chemical use. Furthermore, this initiative successfully raised awareness about the importance of leveraging local resources to create innovative and eco-friendly products. This program is expected to provide a practical and sustainable solution to health issues caused by mosquitoes. Keywords: Nutmeg seeds, natural mosquito repellent, community education, local resources, eco-friendly products.
SOSIALISASI POLA HIDUP SEHAT ALA RASULULLAH SAW BAGI SISWA DI SIT FAJAR HIDAYAH INTEGRATED BOARDING SCHOOL BLANG BINTANG ACEH BESAR Herawati Herawati; Armia Armia; Sahbainur Rezeki; Rulia Meilina; Periskila Dina Kali Kulla; Safrizan Safrizan; Marniati Marniati; Yusra Meiduri; Masthura Sianipar; Arpaini Bako
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional disebutkan bahwa Perguruan Tinggi wajib melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu: pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Program pengabdian kepada masyarakat juga dilaksanakan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia secara berkala dalam satu semester atau pun pertahun akademik. Sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan oleh Universitas Ubudiyah Indonesia adalah: “Sosialisasi Pola Hidup Sehat Ala Rasulullah di SIT Fajar Hidayah Integrated Boarding School Blang Bintang Aceh Besar”. Pentingnya pendidikan kesehatan di sekolah sebagai bentuk bimbingan dan/atau tuntunan kepada siswa agar dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah. Selain itu, kiranya siswa dapat memiliki keterampilan dan kesadaran dalam pemeliharaan, pertolongan, dan perawatan kesehatan. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian masyarakat guna membantu para siswa agar memiliki perilaku hidup sehat dalam mempersiapkan diri sebagai SDM bangsa yang berkompeten dan unggul sesuai dengan nilai-nilai Islam (Ala Rasulullah). Metode pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini mengikuti teknis pelaksanaan tindakan yang terdiri dari 4 tahapan, yang terdiri dari tahap: persiapan atau perencanaan, pelaksanaan sosialisasi, evaluasi dan refleksi. Hasil pelaksanaan sosialisasi pola hidup sehat ala Rasulullah ini menunjukkan: (1) Adanya peningkatan perilaku hidup sehat pada diri siswa sejak dilakukannya kegiatan sosialisasi pola hidup sehat ala Rasulullah; (2) Para siswa antusias mengikuti kegiatan sosialisasi karena selain terkait dengan kesehatan ala Rasulullah/sunnah, juga menjadi sarana ibadah dan aktualisasi diri sebagai muslim yang sehat dan berkompeten; dan (3) Adanya peningkatan minat para siswa untuk melanjutkan studi ke bidang kesehatan, arsitektur dan PGSD oleh karena rasa ingin tahu yang lebih lanjut terkait materi yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pola hidup sehat ala Rasulullah.Kata Kunci: Kegiatan Sosialisasi, Pola Hidup Sehat, Sehat Ala RasulullahIn Law Number 20 of 2003 concerning the National Education System, it is stated that Universities are obliged to implement the Tri Dharma of Higher Education, namely: teaching, research and community service. Community service programs are also carried out by the University of Ubudiyah Indonesia periodically in one semester or per academic year. As one of the forms of community service that Ubudiyah University Indonesia can do is: "Socialization of the Healthy Lifestyle of the Prophet at SIT Fajar Hidayah Integrated Boarding School Blang Bintang Aceh Besar". The importance of health education in schools as a form of guidance and/or guidance for students to be able to apply Clean and Healthy Behavior in schools. In addition, presumably students can have skills and awareness in maintenance, assistance, and health care. Therefore, the implementation of community service is to help students have healthy living behaviors in preparing themselves as competent and superior human resources in accordance with Islamic values (Ala Rasulullah). The method of implementing this socialization activity follows the technical implementation of the action which consists of 4 stages, consisting of stages: preparation or planning, implementation of socialization, evaluation and reflection. The results of the socialization of the Prophet's healthy lifestyle show: (1) There has been an increase in students' healthy living behavior since the socialization of the Prophet's healthy lifestyle; (2) The students enthusiastically participated in the socialization activities because apart from being related to the health of the Prophet/Sunnah, they were also a means of worship and self-actualization as healthy and competent Muslims; and (3) There is an increase in the interest of students to continue their studies in the fields of health, architecture and PGSD due to further curiosity regarding the material presented in the socialization activities of the Prophet's healthy lifestyle.Keywords: Socialization Activities, Healthy Lifestyle, and Healthy Ala Rasulullah
GREEN ACCOUNTING: NILAI EKONOMIS SAMPAH DI MASA PANDEMI COVID-19 Soraya Lestari; Sarini Vita Dewi; Ulfa Husna Dhirah; Rulia Meilina
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan hasil dari aktivitas manusia yang tidak dimanfaatkan lagi. Namun demikian bukan berarti sampah tersebut tidak bermanfat. Hanya saja banyak masyarakat yang belum terbiasa untuk memilah sampah berdasarkan jenisnya sehingga sampah tersebut bisa didaur ulang. Hal ini sangat penting, karena sampah yang tidak dimanfaatkan akan terus menumpuk dan berdampak buruh terhadap manusia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memelihara lingkungan dengan melakukan daur ulang sampah menggunakan konsep 3R (reduce, reuse dan recycle). Hal ini dikarenakan sampah juga memiliki nilai ekonomis yang dapat dimanfaatkan masyarakat sehingga juga dapat meningkatkan pendapatan terutama di masa pandemi Covid-19. Di Masa Pandemi Covid-19, masyarakat dituntut untuk lebih memperhatikan kesehatan, hidup bersih dengan mengelola sampah rumah tangga dengan baik, serta memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dan bernilai. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan antusias masyarakat yang baik dalam mengelola sampah. Karena banyak dari masyarakat yang belum mengerti bagaimana cara memisahkan sampah yang baik, dan mengasah kreativitas untuk membuat produk-produk yang dapat dijual kembali. Keywords: Green Accounting, Pengelolaan Sampah, Pandemi Covid-19 
EVALUASI AKTIVITAS PENYEMBUHAN LUKA BAKAR SALEP POLIHERBAL BERBASIS EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA DAN DAUN JATI PADA MENCIT Rulia Meilina; Sylvi Divana Fitra; Fitra Alvionida; Ellya Siswanti; Yustika Wirda Ningsih; Syafriadi Syafriadi; Ratna Willis
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 12, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v12i1.5952

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu bentuk kerusakan jaringan kulit yang disebabkan oleh paparan panas, bahan kimia, maupun radiasi. Penanganan luka bakar memerlukan sediaan topikal yang efektif dalam mempercepat regenerasi jaringan serta mencegah terjadinya infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas penyembuhan luka bakar dari salep poliherbal yang mengandung kombinasi ekstrak etanol daun mangga (Mangifera indica L.) dan daun jati (Tectona grandis L.f.) pada mencit putih (Mus musculus L.). Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melibatkan 25 ekor mencit putih jantan yang dibagi ke dalam lima kelompok perlakuan. Masing-masing kelompok diberikan sediaan salep dengan variasi konsentrasi ekstrak, yaitu 15%:15%, 30%:15%, dan 45%:20%. Salep gentamisin digunakan sebagai kontrol positif, sedangkan basis salep tanpa ekstrak digunakan sebagai kontrol negatif. Proses penyembuhan luka bakar diamati selama 14 hari. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salep kombinasi ekstrak etanol daun mangga dan daun jati memiliki aktivitas yang signifikan dalam mempercepat penyembuhan luka bakar, yang ditandai dengan penurunan luas luka serta percepatan fase regenerasi jaringan kulit. Formula dengan konsentrasi 45% ekstrak daun mangga dan 20% ekstrak daun jati (F3) menunjukkan efektivitas terbaik dibandingkan dengan formula lainnya maupun kontrol positif.
FORMULASI dan UJI AKTIVITAS SEDIAAN KRIM EKSTRAK BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Monica Suryani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5705

Abstract

Luka bakar merupakan kerusakan jaringan kulit akibat trauma panas. Biji alpukat (Persea americana Mill.) mengandung flavonoid yang bersifat antiinflamasi, antioksidan, dan berperan dalam penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak biji alpukat serta formula krim yang optimal untuk pengobatan luka bakar. Pengujian dilakukan pada tikus jantan dengan empat formula: F0 (kontrol), F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Hasil menunjukkan seluruh krim memenuhi standar SNI dan mempercepat penyembuhan luka bakar, dengan aktivitas terbaik pada formula F3 (15%). Kata kunci: Krim, Luka Bakar, Biji Alpukat.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN Lawsonia inermis Linn. TERHADAP Propionibacterium acnes Dan Escherichia coli Siti Samaniyah; Syarifah Asyura; Rulia Meilina; Periskila Dina Kali Kulla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5448

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas, termasuk tanaman herbal seperti daun Lawsonia inermis Linn. Biasa di kenal dengan daun pacar kuku, dikenal dalam pengobatan tradisional sifat antibakterinya. Namun, penelitian ilmiah tentang efektivitas daun pacar kuku terhadap bakteri patogen, seperti Propionibacterium acnes dan Escherichia coli, masih terbatas. Bakteri ini dapat menyebabkan infeksi kulit dan pencernaan, yang sering diobati dengan antibiotik, tetapi penggunaan antibiotik berlebihan menyebabkan resistensi. Penelitian ini mengeksplorasi kandungan fitokimia ekstrak etanol daun pacar kuku dalam mengatasi infeksi bakteri sebagai alternatif pengobatan berbasis herbal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan fitokimia dan aktivitas antibakteri parameter Kosentrasi Hambat Minimum (KHM) dari esktrak etanol daun pacar kuku pada variasi kosentrasi terhadap Propionibakterium acnes dan Escherichia coli. Metode penelitian yang digunakan ekperimental laboratorium, . Uji KHM ekstrak daun pacar kuku menggunakan metode dilusi cair kemudian diukur kekeruhan dengan spektrofotometer UV-Vis. Konsentrasi estrak yang digunakan 5%, 30%, 45%, 60%, 85%, ,100% serta Kontrol positif (tetrasiklin 30µg) dan Kontrol negatif DMSO (1%). Hasil penelitian ini menunjukkan ekstrak etanol daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) memiliki kemampuan menghambat bakteri Propionibacterium acnes dengan rerata zona 18-24.85mm, sedangkan Escherichia coli rerata zona sekitar 6.21-11.78mm. Nilai KHM pada kosentrasi 6.25-50%. Disimpulkan pada penelitian ini ekstrak daun pacar kuku (Lawsonia inermis Linn.) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes dan Escherichia coli memiliki kemampuan menghambat (KHM) Saran: Ekstrak daun pacar kuku ini berpotensi dikembangkan sebagai sediaan topikal seperti krim atau gel untuk pengobatan jerawat, dan uji klinis diperlukan untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya. Penelitian lanjutan dibutuhkan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi senyawa aktif yang berperan dalam aktivitas antibakteri Kata Kunci: Daun Pacar Kuku, Antibakteri, KHM, Propionibacterium acnes, Escherichia coli Abstract Background: Indonesia has a wealth of biodiversity, including herbal plants such as Lawsonia inermis Linn leaves. Commonly known as henna leaves, known in traditional medicine for its antibacterial properties. However, scientific research on the effectiveness of henna leaves against pathogenic bacteria, such as Propionibacterium acnes and Escherichia coli, is still limited. These bacteria can cause skin and digestive infections, which are often treated with antibiotics, but excessive use of antibiotics causes resistance. This study explores the phytochemical content of henna leaf ethanol extract in treating bacterial infections as an alternative herbal-based treatment. The purpose of this study was to determine the phytochemical content and antibacterial activity of the Minimum Inhibitory Concentration (MIC) parameter of henna leaf ethanol extract at various concentrations against Propionibacterium acnes and Escherichia coli. The research method used was a laboratory experiment. The MIC test of henna leaf extract used a liquid dilution method and then measured the turbidity with a UV-Vis spectrophotometer. The extract concentrations used were 5%, 30%, 45%, 60%, 85%, 100%, as well as positive control (tetracycline 30µg) and negative control DMSO (1%). The results of this study indicate that the ethanol extract of henna leaves (Lawsonia inermis Linn.) has the ability to inhibit Propionibacterium acnes bacteria with an average zone of 18-24.85mm, while Escherichia coli has an average zone of around 6.21-11.78mm. The MIC value at a concentration of 6.25-50%. It was concluded in this study that henna leaf extract (Lawsonia inermis Linn.) has antibacterial activity against Propionibacterium acnes and Escherichia coli has the ability to inhibit (MIC). Suggestion: This henna leaf extract has the potential to be developed as a topical preparation such as a cream or gel for the treatment of acne, and clinical trials are needed to ensure its safety and effectiveness. Further research is needed to isolate and identify the active compounds that play a role in antibacterial activity. Keywords: Henna Leaves, Antibacterial, KHM, Propionibacterium acnes, Escherichia coli
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN BISKUIT FUNGSIONAL EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI SUPLEMEN GIZI UNTUK ANAK STUNTING Rulia Meilina; Daffa Khairunnisa; Cut Fetri Yulya; Intan Saumi; Nasyani Elisiya
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5421

Abstract

Stunting pada anak dipicu oleh kekurangan gizi kronis yang menghambat tumbuh kembang optimal. Daun kelor (Moringa oleifera) kaya protein, vitamin C, zat besi, dan kalsium sehingga berpotensi sebagai suplemen gizi. Ekstraksi menggunakan etanol 70% menghasilkan simplisia dengan kadar air 3,33 %, abu total 6,8 %, abu tak larut asam 0,34 %, sari larut air 24,33 %, dan sari larut etanol 29,8 % yang memenuhi standar herbal. Skrining fitokimia mengidentifikasi alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid. Empat formula biskuit dibuat dengan komposisi ekstrak 0%, 5%, 10%, dan 15%. Uji fisik menunjukkan semua varian memiliki tekstur renyah dan bentuk utuh, meski warna berubah dari kuning keemasan menjadi hijau pekat seiring peningkatan ekstrak. Penilaian organoleptik oleh 12 panelis menunjukkan formula 5% dan 10% paling disukai (skor rata-rata > 6). Analisis gizi mengungkap kandungan protein 13,95 % dan vitamin C 6917,03 mg/100 g, sementara analisis zat besi dan kalsium masih berlangsung. Berdasarkan karakteristik fisik, daya terima organoleptik, dan peningkatan nutrisi, konsentrasi ekstrak 5–10 % menawarkan keseimbangan optimal. Biskuit fungsional berbasis daun kelor pada kisaran tersebut layak dikembangkan sebagai suplemen tambahan bagi anak stunting.
PEMBERDAYAAN SISWA SMA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HAND SANITIZER ALAMI BERBASIS DAUN SIRIH (PIPER BETLE L.) DAN JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIIFOLIA) DI SMA KARTIKA BANDA ACEH Rulia Meilina; Fitria Fitria; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Silmi Kaffah; Ellya Siswanti; Syafriadi Syafriadi; Yustika Wirda Ningsih; Eva Rosdiana; Aulia Maksum; Fauziah Salsabila
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 8, No 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah penyebaran penyakit menular, termasuk melalui praktik kebersihan tangan. Pemanfaatan bahan alam sebagai hand sanitizer dapat menjadi alternatif yang aman, ekonomis, dan mudah diterapkan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan minat siswa dalam pembuatan hand sanitizer alami berbahan daun sirih (Piper betle L.) dan jeruk nipis (Citrus aurantiifolia) di SMA Kartika Banda Aceh. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Agustus 2025 dengan melibatkan 40 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung pembuatan hand sanitizer, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan kuesioner minat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat secara signifikan dari 4,16% sebelum kegiatan menjadi 95,84% setelah kegiatan, dengan peningkatan sebesar 91,68%. Selain itu, minat siswa untuk membuat hand sanitizer secara mandiri meningkat dari 30% sebelum kegiatan menjadi 100% setelah kegiatan. Evaluasi kualitatif juga menunjukkan tingginya antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama sesi diskusi dan praktik. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan waktu praktik dan aroma khas daun sirih yang kurang disukai sebagian peserta, kegiatan tetap berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan serta keterampilan siswa dalam memanfaatkan bahan alam lokal sebagai produk sanitasi tangan yang mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Co-Authors Akbar, Riski Muna Akmadia, Nur Aldafi, Daevanul Aslam Alvionida, Fitra Ananda, Zulia Andika, Fauziah Anggraini, Bunge Septiana Anggraini, Sasmita Annisa Mufliha Anwar, Chairanisa Ardhana Yulisma Ardila, Sabrina Armia Armia Arpaini Bako Asmaul Husna Asmaul Husna Aulia Maksum Ayu nadia Bontong, Novitawanty Juli Chairanisa Anwar Cut Fetri Yulya Cut Hizqiya Al zuhra Daffa Khairunnisa Dewi, Revina Dhirah, Ulfa Husna Diah Ramadhani Dini Rahmawati Ecie Kesumawati Elizar Elizar Ellya Siswanti Enzelia, Enzelia Eva Rosdiana Eva Susanna Ewisna Syah Fitri Faradilla Safitri Faradilla Safitri, Faradilla Fathia, Mona Fauziah Salsabila Fazira, Cut Intan Febri Yusnanda Fhasnia . Fhasnia Fhasnia Fhonna, Putrya Finaul Asyura Finaul Asyura Fitra Alvionida Fitri, Dasti Wahyuni Fitri, Ewisna Syah Fitria Fitria Fitria Fitria Fitriliana Fitriliana Fitriliana Fitriliana Gultom, Evi Depiana Hafizhathifa, Fathin Hafizhathifa, Fatin Hasrita Maghfirah Haykal, M Henny Umaya Fitri Herawati Herawati Herianto Bangun Hery Widijanto Hikmah, Naziah Husda, Azkia Husna, Zainatul Indah Amelia Putri Indah Amelia Putri Indah Novita Intan Safitri Japnur Intan Saumi Irma Suryani Ismail Ismail Ismiati Ismiati Izzah, Nuril Japnur, Intan Safitri Jeumpa Utari K, M Rizal Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati, Kesumawati Keusumawati, Keusumawati Krismontazza, Saddaq Lestari, Soraya Lestari, Widya Maghfirah Maghfirah Maghlisa, Ulfa Ibna Maharani, Septia Marniati Marniati Masthura Sianipar Maulidella Maulidella Meutia Faradhiba Miftahul Jannah Monica Suryani Muhammad Afrizal Muhammad Rizki Mutiawati Mutiawati Mutiawati Mutiawati Mutiawati Nadia Safira Nadia, Putri Nadya Nadya, Nadya Nasyani Elisiya Ningsih, Yustika Winda Ningsih, Yustika Wirda Novi Yani Nurdian islami Nurdin NurdinNurdin Nurfatin Nisa Nasri Nurhaliza Nurhaliza Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayatun Nufus Nurul Anjelini Nuzulul Rahmi, Nuzulul Periskila Dina Kali Kulla Picha Maudina Nasution Putri Nadia Qhamal, Syamsul Rahma Dewi Rahmad Akbar Rahmat Akbar Rahmayani Rahmayani Rahmi, Putri Rasmadin Mukhtar Ratna Wilis ratna willis Raudhatun Nuzul ZA, Raudhatun Rauzatul Jannah Revina Dewi Rezeki, Sahbainur Rina Kurniaty Rizka, Miftahul Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Safrizan Safrizan Sahbainur Rezeki Sahbainur Rezeki Saifauqi Nurman Saisa Saisa Saisa Saisa Sari, Cut Wulan Sari, Febia Sarini Vita Dewi Shabainur Rezeki Silmi Kaffah Silmi Kaffah Siti Baitul Mihraj Siti Samaniyah Sitti Dwi Maulina Suwita Afriana Syafriadi Syafriadi Syafriadi Syafriadi Syafriadi Syamsulian, Dra Syamsuliani, Syamsuliani Syarifah Asyura Syarifah Asyura Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna Syarifah Yanti Astryna Sylvi Divana Fitra TB, Desita Ria Yusian Ulhusna, Zikra Ulla Putri Safrina Watani, Nurul Willis, Ratna Yassirly, Yassirly Yunika, Ficha Sopia Yusra Meiduri Yustika Wirda Ningsih Yustika Wirda Ningsih Zulia Ananda Zulwanis, Zulwanis