p-Index From 2021 - 2026
8.868
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja: Studi pada Petani di Desa Dolok Gede, Bojonegoro Indriati Paskarini; Endang Dwiyanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 2 (2023): April 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14222

Abstract

In their daily work, farmers face risks both physically and chemically, which can affect health, including the risk of experiencing work fatigue. This can be caused by the working system of farmers who are still traditional and other factors that influence it. This research was conducted on farmers in the village of Dolok Gede, Bojonegoro, with the aim of knowing the factors associated with work fatigue, namely the age factor and the level of musculoskeletal disorders. This research was a quantitative study with a cross-sectional design. The sample in this study was taken by convenience sampling method, with a sample size of 30 farmers. Data was collected through a questionnaire, then a correlation analysis was performed. The results of this study indicated that the p-value for the correlation test between age and work fatigue was 0.227; while the p value for the correlation test between the level of musculoskeletal disorders and work fatigue was 0.000. Based on the results of the analysis, it was concluded that work fatigue among farmers in Dolok Gede Village, Bojonegoro was related to the level of musculoskeletal disorders. Therefore, it is important to pay attention to the health of traditional farmers, one of which is the risk of musculoskeletal disorders in order to maintain farmer productivity.Keywords: farmer; work fatigue; musculoskeletal disorders                                                                                          ABSTRAK Dalam pekerjaan sehari-hari, petani memiliki risiko baik secara fisik maupun kimiawi, yang dapat mempengaruhi kesehatan, termasuk risiko mengalami kelelahan kerja. Hal ini dapat diakibatkan karena sistem kerja petani yang masih tradisonal dan faktor-faktor lain yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilakukan pada petani di Desa Dolok Gede, Bojonegoro, dengan tujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja, yaitu faktor usia dan tingkat musculoskeletal disorders. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan metode convenience sampling, dengan ukuran sampel 30 petani. Data dikumpulkan melalui kuesioner, lalu dilakukan analisis korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p untuk uji korelasi antara usia dengan kelelahan kerja adalah 0,227; sedangkan nilai p untuk uji korelasi antara tingkat musculoskeletal disorders dengan kelelahan kerja adalah 0,000. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa kelelahan kerja pada petani di Desa Dolok Gede, Bojonegoro berhubungan dengan tingkat musculoskeletal disorders. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kesehatan petani tradisional, salah satunya risiko terhadap musculoskeletal disorders untuk dapat mempertahankan produktifitas petani.Kata kunci: petani; kelelahan kerja; musculoskeletal disorders
EFEKTIVITAS YOGA DALAM MENGATASI KECEMASAN IBU HAMIL DAN DEPRESI POSTPARTUM: SYSTEMATIC REVIEW: EFFECTIVENESS YOGA FOR ANXIETY DURING PRENATAL AND POSTPARTUM DEPRESSION: SYSTEMATIC REVIEW Tasa Nabilla; Endang Dwiyanti
Journal of Community Mental Health and Public Policy Vol. 5 No. 1 (2022): OCTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Terapan untuk Kesehatan Jiwa (Lenterakaji)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51602/cmhp.v5i1.79

Abstract

ABSTRACT Yoga is often used as a stress management therapy that involves the human body as a whole, and is more often chosen as a therapy for anxiety or depression. Methods: Research design systematic review. This study uses secondary data in the form of data from the results of previous studies. The timing of the selected test results is between 2015 and 2022. Research data is sought from database a systematic and comprehensive, Springer Link, Google Scholar, Chocrane Library. The population in this study were pregnant women and postpartum women, the intervention was yoga practice, comparison in this study was without yoga practice and outcomes obtained were a decrease in anxiety in pregnant women and depression during postpartum. Results: The primary studies taken were 9 journals. Critical Appraisal in RCT studies using CEBM (Center for Evidence-Based Medicine) and in quasi-experimental design studies using The JBI Critical Appraisal. In 9 primary studies that were analyzed using critical appraisal, scores were above 50%. In 9 primary studies analyzed, the outcome of yoga practice was to reduce anxiety during pregnancy and depression during postpartum. Conclusion: There is an effect after yoga practice on anxiety during pregnancy and depression during postpartum. ABSTRAK Yoga sering digunakan sebagai terapi manajemen stres yang melibatkan anggota tubuh manusia secara keseluruhan, dan lebih sering dipilih sebagai terapi untuk kecemasan atau depresi. Metode: Desain penelitian systematic review. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data dari hasil penelitian sebelumnya. Waktu dari hasil uji yang dipilih antara tahun 2015 sampai 2022. Data penelitian dicari dari database yang sistematis dan komprehensif diantaranya: PubMed, Science Direct, Springer Link, Google Scholar, Chocrane Library. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu hamil dan Ibu postpartum, intervensinya adalah latihan yoga, comparison dalam penelitian ini adalah tanpa latihan yoga dan outcome yang didapatkan penurunan kecemasan pada ibu hamil dan depresi selama postpartum. Hasil: studi primer yang diambil sebanyak 9 jurnal. Critical Appraisal pada studi RCT menggunakan CEBM (Center for Evidance- Based Medicine) dan pada studi desain quasi eksperimen menggunakan The JBI Critical Appraisal. Pada 9 studi primer yang dianalisis menggunakan critical appraisal didapatkan skor diatas 50%. Pada 9 studi primer yang dianalisis didapatkan outcome latihan yoga dapat menurunkan kecemasan selama hamil dan depresi saat postpartum. Kesimpulan: Terdapat pengaruh setalah latihan yoga terhadap kecemasan selama kehamilan dan depresi pada saat postpartum.
ANALISIS HUBUNGAN MASA KERJA DAN KUALITAS TIDUR DENGAN KELUHAN KELELAHAN KERJA DI PT ABC JAWA TIMUR Desianti, Ni Kadek Evi Putri; Dwiyanti, Endang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43922

Abstract

Kecelakaan kerja menjadi isu krusial dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan kerja adalah keluhan kelelahan kerja. Keluhan kelelahan kerja dapat disebabkan oleh masa kerja dan kualitas tidur. Gejala keluhan kelelahan kerja banyak dirasakan oleh pekerja produksi di PT ABC Jawa Timur. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis hubungan antara masa kerja dan kualitas tidur dengan keluhan kelelahan kerja pada pekerja produksi di PT ABC Jawa Timur. Studi ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan rancang penelitian cross sectional. Pekerja produksi unit X dan Y di PT ABC Jawa Timur merupakan populasi penelitian ini. Sampel yang digunakan berjumlah 50 orang yang dihitung dengan rumus Lameshow. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel secara acak sederhana. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2024 – Februari 2025. Pengumpulan data menggunakan kuesioner masa kerja, kuesioner Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI), serta kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC). Analisis hubungan dilakukan dengan uji spearman rho dan memperoleh bahwa masa kerja (p-value = 0,001, r = - 0,446) dan kualitas tidur (p-value = 0,002, r = 0,428) berhubungan dengan keluhan kelelahan kerja pada pekerja produksi di PT ABC Jawa Timur dengan tingkat kuat hubungan termasuk sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keluhan kelelahan kerja pada pekerja di bagian produksi di PT ABC Jawa Timur berkorelasi dengan masa kerja dan kualitas tidur.
GAMBARAN SAFETY CULTURE MATURITY LEVEL TERMINAL BATUBARA PT X KABUPATEN KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN Kusumoyudowibowo, Rafael Bagaswahyu; Dwiyanti, Endang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44956

Abstract

Industri pertambangan batubara memiliki risiko keselamatan kerja yang tinggi, tercermin dari peningkatan 109% kasus kecelakaan di sektor ini pada 2021. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan budaya keselamatan (SCML) di Terminal Batubara PT X, Kotabaru, untuk mengidentifikasi kesenjangan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi mencakup 110 pekerja dari 8 departemen, dengan sampel 92 responden (tingkat kesalahan 5%) yang dipilih melalui Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner SCML terstandar yang terdiri dari 20 pertanyaan untuk menilai 12 indikator yang juga didukung dengan observasi lapangan dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik univariat untuk memetakan distribusi frekuensi tiap indikator. Hasil menunjukkan skor agregat SCML 4,08 (kategori proaktif), dengan disparitas antar departemen: Purchasing and IT (4,77) dan Admin and CDEA (4,55) mencapai level tertinggi, sementara Operations (3,84) dan Maintenance (3,83) masih pada tahap terencana. Indikator Pengendalian Dokumen (4,31) dan Pemantauan, Audit & Review (4,31) menjadi aspek terkuat, sedangkan Prosedur Darurat (3,65) dan Komunikasi & Konsultasi (3,87) masih menjadi area yang perlu diperkuat, terutama di departemen dengan risiko operasional tinggi. Simpulan penelitian menekankan perlunya intervensi spesifik berbasis karakteristik departemen, terutama peningkatan pelatihan prosedur darurat dan penguatan komunikasi keselamatan untuk meningkatkan partisipasi pekerja lapangan sehingga mencapai level “resillient”.
Analisis Komitmen Perusahaan Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerjaan Ruang Terbatas di Unit Asam Fosfat Pabrik III PT X Melzanda, Revida Nikita; Dwiyanti, Endang
Media Gizi Kesmas Vol 14 No 1 (2025): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2025)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v14i1.2025.9-19

Abstract

Background: In 2018, 148 workers died due to work in confined spaces. The highest number of deaths was found in tank, bin, and vat interiors work and among construction laborers. PT X has activities working in confined spaces, one of which is in the Phosphoric Acid Unit Plant III. The work is Cleaning Strainer Line Discharge P-2501 or the activity of cleaning phosphoric acid tanks. Objectives: To analyze the commitment implemented by the company toward the occupational safety and health of workers in confined spaces in the form of tanks, especially in the Phosphoric Acid Unit Plant III of PT X. Methods: This research was a descriptive study conducted at PT X Gresik, East Java, Indonesia using an observation method. Data analysis was conducted by comparing the procedures that have been implemented in confined space work at the Phosphoric Acid Unit of Plant III with the work instruction/procedure documents made by PT X. Results: Based on data from Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC), it was known that the potential hazards in the cleaning strainer line discharge P-2501 included high-risk work and had the impact of death. The results of gas measurements in the phosphoric acid tank in the Phosphoric Acid Unit of Plant III show that the confined space used for the cleaning strainer line discharge P-2501 activity was stated to be safe to enter and work in because oxygen (O2) was at a concentration of 20.9%, which is still in accordance with the threshold limit value (TLV) of 19.5%-23.5% and the concentration of phosphoric acid gas (HF) was still below the TLV (0.5 ppm), which is 0.0 ppm. Conclusion: The implementation and commitment of PT X to occupational safety and health for workers in confined spaces in the form of phosphoric acid tanks in the Phosphoric Acid Unit of Plant III has been carried out properly and in accordance with the work instruction documents created and owned by the company. PT X has also carried out risk control against potential hazards in confined space work in accordance with the risk control hierarchy.
Gambaran Kondisi Lingkungan dan Kualitas Air Bersih Rumah Balita Stunting di Kabupaten Kediri: Pengabdian Lilis Sulistyorini; R.Azizah; Novi Dian Arfiani; J.Mukono; Soedjajadi Keman; Ririh Yudhastuti; Sudarmaji; Retno Adriyani; Corie Indria Prasasti; Muhammad Farid Dimjati Lusno; Kusuma Scorpia Lestari; Khuliyah Candraning Diyanah; Aditya Sukma Pawitra; Zida Husnina; Ratna Dwi Puji Astuti; Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani; Endang Dwiyanti; Hana’ Izdihar; Avita Fitri Agustin; Yulfa Tiara Kencana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2057

Abstract

Indonesia has the third highest prevalence of stunting in Southeast Asia. One of the main factors is poor environmental hygiene and sanitation, which causes infections and impaired nutrient absorption in children under five. Inadequate sanitation and poor water quality increase the risk of stunting. In Silir Village, Wates Sub-district, there were 18 cases of stunting in December 2023. To address this, a holistic approach is needed, including the implementation of the 5 Pillars of Community-Based Total Sanitation (STBM). The community service was conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation. Activities included water quality checks (all water samples contained E.coli), hygiene education, sanitation inspections, and assistance with water, waste, and liquid waste management. Education related to stunting and environmental conditions was conducted, along with a pre-test and post-test that showed an increase in the average score from 69.9 to 73.1. Further intervention is needed to improve the bacteriological quality of drinking water in the homes of stunted toddlers in Silir Village.
Analysis of Individual and Biomechanical Risk Factors Associated with Musculoskeletal Disorders in Online Motorcycle Taxi Drivers Haqi, Dani Nasirul; Dwiyanti, Endang; Perumal, Velu; Haidar, Mochamad; Rosydah, Alifiah; Sahri, Moch
Health Dynamics Vol 2, No 8 (2025): August 2025
Publisher : Knowledge Dynamics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/hd20801

Abstract

Background: Online motorcycle drivers are faced with accidents and occupational health risks when driving, one of which is Musculoskeletal Disorders (MSDs), which can interfere with comfort and focus when driving and can result in accidents. This study aims to analyze individual and biomechanical factors affecting MSDs in online motorcycle taxi drivers. Methods: This is a cross-sectional study with an observational-analytic research design. A questionnaire was used to obtain data on individual and biomechanical factors. The Nordic Body Map (NBM) questionnaire instrument was used to assess MSDs complaints. Results: The most commonly reported slight pain was in the right shoulder (56.7%), waist (55.0%), and upper neck and back (each 53.3%). The majority of online motorcycle drivers (76.7%) experienced low-level complaints. All individual and biomechanical factors have a positive relationship with MSDs complaints in online motorcycle drivers. Conclusions: Drivers must pay attention to their nutritional needs, stop smoking, and stretch 1-2 times a day regularly between work hours. 
LITERATURE REVIEW: ANALYSIS OF SOCIAL MEDIA USAGE INTENSITY AND INCIDENTS OF DEPRESSION AND ANXIETY AMONG UNIVERSITY STUDENTS Rachma, Erica Feby; Eka Sari, Jayanti Dian; Dwiyanti, Endang; Zuhro, Andina Fatimatus
Journal of Community Mental Health and Public Policy Vol. 8 No. 1 (2025): OCTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Terapan untuk Kesehatan Jiwa (Lenterakaji)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51602/cmhp.v8i1.336

Abstract

Background: Easy access to communication and information can lead to prolonged social media use, which increases the risk of depression and anxiety. Purpose: To analyze social media usage intensity on depression and anxiety among university students. Methods: A literature review was conducted by retrieving articles from PubMed, ResearchGate, and Google Scholar databases. The Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) method was used for article selection. Quality of the articles was assessed using The Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Checklist for analytical cross-sectional studies. Results: The articles classified into three categories: six articles focused on depression, with four reporting statistically significant correlation; three articles on anxiety, all of which showed significant correlation; and two articles investigated both depression and anxiety, with one reported significant correlation for both variables and the other specifically for anxiety. Conclusion: Prolonged social media exposure leads to increased engagement with diverse online content, fostering self-comparison and consequently depression and anxiety. These findings emphasize the importance of higher education institutions implementing self-regulation interventions, such as self-control training programs, to mitigate adverse mental health outcomes among university students. Abstrak Latar Belakang: Media sosial dengan manfaatnya memberikan sarana dalam menjangkau informasi, memperluas jaringan sosial, mengekspresikan diri atau hiburan. Namun, penggunaannya yang melampaui batas dapat mengakibatkan depresi maupun kecemasan. Tujuan: Menganalisis intensitas penggunaan media sosial terhadap kejadian depresi dan kecemasan pada mahasiswa. Metode: Tinjauan literatur yang diambil dari database PubMed, ResearchGate dan Google Scholar. Pencarian artikel menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Review & Meta-Analyses (PRISMA). Kualitas artikel yang dikaji dinilai berdasarkan JBI (The Joanna Briggs Institute) Critical Appraisal Checklist untuk analisis studi cross-sectional. Hasil: Berdasarkan sebelas artikel yang dikaji, terbagi menjadi tiga kategori: enam artikel berfokus pada variabel depresi, dengan 4 artikel menunjukkan hubungan dan 2 artikel tidak; tiga artikel membahas kecemasan, seluruhnya menunjukkan hubungan; serta dua artikel menganalisis depresi sekaligus kecemasan secara bersamaan dengan satu artikel menunjukkan hubungan kedua variabel dan satu artikel hanya menunjukkan hubungan dengan kecemasan. Kesimpulan: Lamanya pengoperasian media sosial selaras dengan lamanya terpapar bermacam informasi dari media sosial yang memungkinkan penggunanya membandingkan diri dengan orang lain. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya institusi perguruan tinggi menerapkan intervensi regulasi diri seperti program pelatihan kontrol diri pada mahasiswa, sehingga dampak negatif media sosial dapat dikurangi.
Penilaian Risiko Kesehatan Kerja Area Graindryer PT Syngenta Seed Indonesia (SSI) Firmansyah, Ervin; Dwiyanti, Endang; Martiana, Tri
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf15118

Abstract

Work in the grain dryer area uses facilities and infrastructure such as machinery and electrical installations which are always faced with risks and sources of danger that can cause work accidents, work-related diseases and environmental pollution. Work risk assessment is one way to identify potential dangers that exist in each type of work in the grain dryer area. The aim of this research was to identify potential hazards, carry out hazard risk assessments and carry out appropriate hazard control in the grain dryer area. This research was a quantitative descriptive study, involving workers. Primary data was obtained from observations and interviews, while secondary data was obtained from company documents. The data obtained was analyzed descriptively. The research results showed that there were 32 potential hazards in the grain dryer area. Danger findings in the grain dryer area were biology, physics, ergonomics, psychosocial, mechanics, noise, nuisance, electricity, working at heights, pressurized systems, fire or explosion, confined spaces and other dangers. For the initial risk assessment, 14 moderate risks and 18 low risks were found. After controlling by suppressing dangerous consequences and risk management, the final risk assessment found 8 medium risks and 24 low risks. It was concluded that the risk control carried out by the company was complete.Keywords: hazard identification; work risk assessment; grain dryer ABSTRAK Pekerjaan di area graindryer menggunakan sarana dan prasarana seperti perangkat mesin dan instalasi listrik yang selalu dihadapkan pada risiko dan sumber bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan pencemaran lingkungan. Work risk assesment merupakan salah satu cara mengidentifikasi potensi bahaya yang terdapat pada setiap jenis pekerjaan area graindryer. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi bahaya, melakukan penilaian risiko bahaya dan melakukan pengendalian bahaya yang tepat area graindryer. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif, yang melibatkan pekerja. Data primer diperoleh dari observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder dari dokumen perusahaan. Data yang didapatkan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 32 potensi bahaya area graindryer. Temuan bahaya di area graindryer adalah biologi, fisika, ergonomi, psikososial, mekanik, kebisingan, nuisance, elektrik, bekerja di atas ketinggian, sistem bertekanan, api ata ledakan, ruang terbatas dan bahaya lain. Untuk penilaian risiko awal ditemukan 14 risiko sedang dan 18 risiko rendah. Setelah dilakukan pengendalian dengan menekan konsekuensi bahaya dan manajemen risiko, penilaian risiko akhir ditemukan 8 risiko risiko sedang dan 24 risiko rendah. Disimpulkan bahwa pengendalian risiko yang sudah dilakukan perusahaan sudah lengkap.Kata kunci: hazard identification; work risk assessment; graindryer
Edukasi Peningkatan Kesehatan Lingkungan dan Higiene Perorangan Santri Ponpes Indhotun Nasyi'in Lamongan Sulistyorini, Lilis; Dwiyanti, Endang; Mahmudah, Mahmudah; Haqi, Dani Nasirul; Arfiani, Novi Dian
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.1026

Abstract

Environmental health and personal hygiene are important aspects in improving the quality of life of the community. Indhotun Nasyi'in Islamic Boarding School in Lamongan is an Islamic educational institution that functions to build the character and awareness of students about the importance of environmental health and personal hygiene. Therefore, it is necessary to conduct education to increase students' awareness and knowledge about environmental sanitation and personal hygiene. An educational and participatory approach, using posters, was used to increase students' knowledge. The average age of participants was 14.46±1.456 years, 63% were female, 67% were students in grades 7 and 8, and 84% were from Lamongan. There was a significant increase in students' knowledge (p-value 0.001) after receiving education. The average score of students increased, from 8.22 in the pre-test to 9.04 in the post-test. This program also successfully identified that most students did not understand the concept of waste management based on the 4R principle, namely Reduce, Reuse, Recycle, and Replace. Therefore, the community service team plans follow-up activities to develop habits that can be applied in the students' daily lives.
Co-Authors ., Sofia Aderilla, Savira Adinda Novia Ardhani Aditya Sukma Pawitra Afan Alfayad Afan Alfayad Agustin, Avita Fitri Ahmad Rido'i Yuda Prayogi Alayyannur, Putri Ayuni Alen Prahadinata Alfayad, Afan Andhini Aurelia Putri Andi Aziz Efendi Andika Savira Putri Andika Savira Putri Anugrah Visar Rahman Aprilia Dwi Purwanti Ardhani, Adinda Novia Ardhianingrum, Galuh Saraesti Armaniel Ababil Asti Puspita Nurahma Astrini, Nahdia Retno Astutik, Ratna Hafitri Avita Fitri Agustin Azielia, Zanifa Benny Dwi Prasetyo Berliana, Ratih Bian Shabri Putri Irwanto Charisma Agustin Corie Indria Prasasti Corie Indria Prasasti Damayanti, Dwi Dani Nasirul Haqi Danta Azza Cahya Wirawan Dayinta Annisa Syaiful Dayinta Annisa Syaiful Deanida Ankhofiya Deismawaranti, Asri Denny Ardyanto Denny Ardyanto Desianti, Ni Kadek Evi Putri Dewi Falupi Retnosari Dica Ayu Oktavia Dicha, Nisrina Oksigendaru Dominikus Raditya Atmaka Dwidyah Laurensyah Heriyanto Putri Efendi, Andi Aziz Elias, Saliza Mohd Evodius Brian Bastrianto Farahul Jannah Finda Istiqomah Firda Amelia Nur Fuaidah Firmansyah, Ervin Guan , Ng Yee Haidar, Mochamad Hana’ Izdihar Hapsari, Maria Saraswati Kinasih Hermawan, Dio Kresna Heru Suswojo Imaduddin, Ahmad Indriati Paskarini Indriati Paskarini Intan Mega Pratiwi Irlangga Wisnu Wardana Irwansyah, Pindi Dwi Irwanto, Adella Saninah Putri Isas Awwalina Isas Awwalina Izdihar, Hana’ J Mukono J.Mukono Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Julia Rohmatun Nazila Juwono, Kholifah Firsayanti Khoir, Oktario Dinansa Khoirunisa, Arini Khuliyah Candraning Diyanah khusnul khotimah Kumalasari, Ulviana Dewi Kurniawati, Arsifa Tri Kusuma Scorpia Lestari Kusuma Scorpia Lestari, Kusuma Scorpia Kusumoyudowibowo, Rafael Bagaswahyu Lilis Sulistyorini Lintang Qusnul Budi Setiawati Lisa, Sofia Nuria Lydia Elsa Sinta Mahmudah Mahmudah Mandagi, Ayik Mirayanti Martiana, Tri Maulid Diaturrochma Meita Nazla Adila Melzanda, Revida Nikita Mita Desy Yani Mitha Qurrota Ayuni Mitha Qurrota Ayuni Moch. Sahri Mochammad Chafidz Muhammad Farid Dimjati Lusno Muhammad Ilman Triyanto Muhammad Yusuf Mulia, Shinta Arta Mulyono S.KM., M.Kes Mustofani Mustofani Najwa, Harisatun Nia Tri Wulandari Ningtiyas, Shinta Feby Noeroel Widajati Novi Dian Arfiani Nurhayati Saridewi Oksigendaru Dicha, Nisrina Paskarini, Indriati Perumal, Velu Pradhana, Andrea Thrisiawan Purnomo Purnomo PURWITASARI, INDAH Putri, Githa Dwi Putri, Pebriana Anggun Lisa Putri, Sekarningtyas Rahardianti R Azizah R.Azizah Rachma, Erica Feby Rarahayu Candraditya Ratih Berliana Ratna Dwi Puji Astuti Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani Retno Adriyani Ririh Yudhastuti Riza Irianingtyas Rizaldi, M Addin Rokhati, Siti Rosemillen, Winny Rosydah, Alifiah Rosydah, Alifiah Rizky Sabila Putri Ayu Kusuma Sahabat Sutanto Saliza Mohd Elias Sani Eka Wiranti Sari, Eva Novita Saridewi, Nurhayati Sebayang, Susy Katikana Shintia Yunita Arini, Shintia Yunita Siti Rokhati Siwidati, Anggit Wirama Soedjajadi Keman Sofia Sofia, Sofia Sovia Rahmania Warda Sudarmaji SUDARMAJI SUDARMAJI Syahputra, Ramadhan Tasa Nabilla Theodolus Bastrianto Parmada Ekka Thrisiawan Pradhana, Andrea Tri Martiana Tri Martiana Tria Melissa Ullya Nur Imama Vievi Ruldi Mufaidah Viska Devintha Candra Kirana Wahdah Dhiyaul Akrimah Wahyudiono, Denny Ardyanto Wiyono, Alvin Alfian Arfandi Yulfa Tiara Kencana Yusika Vienta Yudhawan Zida Husnina Zida Husnina Zuhro, Andina Fatimatus