Claim Missing Document
Check
Articles

Indonesia HUBUNGAN WORK CAPASITY DAN TASK DEMAND DENGAN KELUHAN MUSKUSKLETAL DISORDER PEKERJA PT.XYZ Afan Alfayad; Endang Dwiyanti; Jayanti Dian Eka Sari
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 9 No. 1 (2024): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v9i1.11647

Abstract

Perkembangan revolusi industri 4.0 meningkatkan akumulasi persebaran perusahaan di Indonesia mencapai 300.099 perusahaan. Perusahaan tersebut salah satunya adalah manufaktur yang menyerap 5.902.367 tenaga kerja pada tahun 2020. Penyerapan tenaga kerja yang besar mengharuskan perusahaan menyediakan lingkungan kerja aman guna mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Berdasarkan observasi awal menunjukkan adanya kegiatan manual handling yang memengaruhi penyakit akibat kerja yaitu muskuloskletal disorder. Tujuan penelitin ini adalah menganalisis aspek keseimbangan ergonomi berupa work capacity dan task demand dengan keluhan MSDs pada pekerja Departemen MPC (Material Preparation Colouring) PT. X Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi. Responden pada penelitian ini adalah 30 pekerja Departemen MPC PT. X Surabaya. Variabel yang diteliti adalah keluhan MSDs, status gizi, kebiasaan olahraga, postur kerja, dan lama kerja. Analisis hubungan dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan chi-square dan nilai koefisien kontigensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pekerja Departemen MPC PT. X Surabaya sebesar 53,3% mengalami keluhan muskuloskletal disorder. Hal ini menunjukkan adanya hubungan kuat antara postur kerja dengan keluhan MSDs (c=0,654; p-value=0,00), adanya hubungan sedang antara lama kerja dengan keluhan MSDs (c=0,407; p-value=0,04), adanya hubungan sedang antara kebiasaan olahraga dengan keluhan MSDs (c=0,441; p-value=0,04), dan adanya hubungan sedang antara status gizi dengan keluhan MSDs (c=0,484; p-value=0,04). Berdasarkan hasil penelitian, maka rekomendasi yang dapat diselenggarakan diantaranya penyediaan stasiun dan alat kerja berupa conveyor, melakukan re-desain stasiun kerja sesuai dengan rata-rata antropometri pekerja Departemen MPC PT. X Surabaya, pengadaan senam atau olahraga, dan sosialisasi aktivitas manual handling, gerakan repetitif, serta posisi statis dalam bekerja.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN STRES KERJA PERAWAT ICU DAN IGD DI RUMAH SAKIT X BANYUWANGI Ullya Nur Imama; Endang Dwiyanti
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 9 No. 1 (2024): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v9i1.12532

Abstract

Stres kerja adalah suatu bentuk adaptasi terhadap ketidaksesuaian individu dengan lingkungan kerjanya. Stres kerja yang terjadi pada perawat dapat mempengaruhi keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik dan kecerdasan emosional dengan stres kerja pada perawat ruang IGD dan ICU di Rumah Sakit X di Banyuwangi. Penelitian ini merupan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini merupakan total populasi yaitu 26 perawat. Hasil penelitian ini adalah variabel jenis kelamin (p value 0,043), umur (p value 0,017), masa kerja (p value 0,002), dan kecerdasan emosional (p value 0,027) mempunyai nilai p value < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa variabel jenis kelamin, umur, masa kerja, dan kecerdasan emosional berhubungan terhadap stres kerja perawat IGD dan ICU di Rumah Sakit X di Banyuwangi.  
Dukungan Sosial untuk Kesejahteraan Nelayan Tradisional Tulungagung melalui Inisiasi Pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) dan Kepesertaan Jaminan Sosial Paskarini, Indriati; Dwiyanti, Endang
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v15i4.5555

Abstract

The problems faced by traditional fishermen are that they are not yet protected by social security and there is no Occupational Health Effort Post (UKK). This study aimed to identify social support as an effort to improve the welfare of traditional fishermen through the initiation of the UKK Post. This study was a qualitative study in order to identify social support, including emotional support, instrumental support, informational support, and appreciation support as well as cross-sectoral efforts to initiate the formation of the UKK Post. Data collection was carried out through focused group discussions involving 29 participants from cross-sector elements. Data were analyzed thematically and then presented descriptively. The results of this study showed an analysis of the conditions and readiness to be able to form the UKK Post from several important relevant aspects and participation in fishermen's social security as an effort to support social support. It could be concluded that the UKK Post and social security participation need to be initiated and efforts to be implemented optimally as an effort to support social support in improving the welfare of fishermen.Keywords: social support; social security; welfare; fishermen; Occupational Health Effort Post ABSTRAK Permasalahan yang dihadapi oleh nelayan tradisional adalah belum terlindungi oleh jaminan sosial dan belum adanya Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dukungan sosial sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan tradisional melaui inisiasi Pos UKK. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dalam rangka mengidentifikasi dukungan sosial, meliputi dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional, dan dukungan penghargaan serta upaya lintas sektoral untuk menginisiasi pembentukan Pos UKK. Pengambilan data dilakukan melalui focused group discussion dengan melibatkan 29 partisipan 29 dari unsur lintas sektor. Data dianalisis secara tematik lalu disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan analisis kondisi dan kesiapan untuk dapat dibentuk Pos UKK dari beberapa aspek penting yang relevan serta kepesertaan jaminan sosial nelayan sebagai upaya dukungan sosial. Dapat disimpulkan bahwa Pos UKK dan kepesertaan jaminan sosial perlu diinisiasi dan diupayakan terlaksana dengan optimal sebagai upaya dukungan sosial dalam mensejahterakan nelayan.Kata kunci: dukungan sosial; jaminan sosial; kesejahteraan; nelayan; Pos Upaya Kesehatan Kerja 
Relationship Between Level of Knowledge with Behavior Using Personal Protective Equipment among Laboratory Workers at Al-Ihsan Hospital, Bandung, West Java Putri, Sekarningtyas Rahardianti; Dwiyanti, Endang
Journal of Health Promotion and Behavior Vol. 8 No. 4 (2023)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/thejhpb.2023.08.04.02

Abstract

Background: Personal protective equipment (PPE) is mandatory equipment for workers to use while working in accordance with the hazards and risks that are being faced. This behavior of using PPE itself aims to isolate the workers’ bodies from hazards and risks of occupational accidents. Based on the results of observations, laboratory workers of Al-Ihsan Hospital Bandung still often ignored the use of PPE which may inflict the risk of the occurrence of occupational accidents.  This study aims to analyze the relationship between the level of knowledge and the behavior of using PPE among laboratory workers of Al-Ihsan Hospital Bandung, West Java. Subjects and Method: It was a quantitative study with a cross-sectional study design conducted at Al-Ihsan Regional General Hospital Bandung from June to September 2022. The sample used was 43 laboratory workers. The dependent variable was the behavior of using personal protective equipment (PPE). The independent variable was the level of knowledge. Data collection was carried out using an online questionnaire. The data were analyzed using the Chi-Square test. Results: The level of knowledge relates to the use of PPE. Well-informed workers increased the behavior of using PPE by 60.0 times compared to workers with a low level of knowledge and it was statistically significant (OR= 60.0; 95% CI= 8.98 to 400.8; p<0.001). Conclusion: The level of knowledge is significantly related to the behavior of using PPE. Keywords: behavior of using ppe, level of knowledge, and laboratory workers. Correspondence: Endang Dwiyanti. Study Program of Public Health, Universitas Airlangga. Jl. Kebonsari Elvenka II Cluster Graha Mas 36-37 Surabaya, East Java. Email: endang.dwiasfar@fkm.unair.ac.id. Mobile: +6282132330900
Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja: Studi pada Petani di Desa Dolok Gede, Bojonegoro Indriati Paskarini; Endang Dwiyanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 2 (2023): April 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14222

Abstract

In their daily work, farmers face risks both physically and chemically, which can affect health, including the risk of experiencing work fatigue. This can be caused by the working system of farmers who are still traditional and other factors that influence it. This research was conducted on farmers in the village of Dolok Gede, Bojonegoro, with the aim of knowing the factors associated with work fatigue, namely the age factor and the level of musculoskeletal disorders. This research was a quantitative study with a cross-sectional design. The sample in this study was taken by convenience sampling method, with a sample size of 30 farmers. Data was collected through a questionnaire, then a correlation analysis was performed. The results of this study indicated that the p-value for the correlation test between age and work fatigue was 0.227; while the p value for the correlation test between the level of musculoskeletal disorders and work fatigue was 0.000. Based on the results of the analysis, it was concluded that work fatigue among farmers in Dolok Gede Village, Bojonegoro was related to the level of musculoskeletal disorders. Therefore, it is important to pay attention to the health of traditional farmers, one of which is the risk of musculoskeletal disorders in order to maintain farmer productivity.Keywords: farmer; work fatigue; musculoskeletal disorders                                                                                          ABSTRAK Dalam pekerjaan sehari-hari, petani memiliki risiko baik secara fisik maupun kimiawi, yang dapat mempengaruhi kesehatan, termasuk risiko mengalami kelelahan kerja. Hal ini dapat diakibatkan karena sistem kerja petani yang masih tradisonal dan faktor-faktor lain yang mempengaruhinya. Penelitian ini dilakukan pada petani di Desa Dolok Gede, Bojonegoro, dengan tujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja, yaitu faktor usia dan tingkat musculoskeletal disorders. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan metode convenience sampling, dengan ukuran sampel 30 petani. Data dikumpulkan melalui kuesioner, lalu dilakukan analisis korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p untuk uji korelasi antara usia dengan kelelahan kerja adalah 0,227; sedangkan nilai p untuk uji korelasi antara tingkat musculoskeletal disorders dengan kelelahan kerja adalah 0,000. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa kelelahan kerja pada petani di Desa Dolok Gede, Bojonegoro berhubungan dengan tingkat musculoskeletal disorders. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kesehatan petani tradisional, salah satunya risiko terhadap musculoskeletal disorders untuk dapat mempertahankan produktifitas petani.Kata kunci: petani; kelelahan kerja; musculoskeletal disorders
EFEKTIVITAS YOGA DALAM MENGATASI KECEMASAN IBU HAMIL DAN DEPRESI POSTPARTUM: SYSTEMATIC REVIEW: EFFECTIVENESS YOGA FOR ANXIETY DURING PRENATAL AND POSTPARTUM DEPRESSION: SYSTEMATIC REVIEW Tasa Nabilla; Endang Dwiyanti
Journal of Community Mental Health and Public Policy Vol. 5 No. 1 (2022): OCTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Terapan untuk Kesehatan Jiwa (Lenterakaji)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51602/cmhp.v5i1.79

Abstract

ABSTRACT Yoga is often used as a stress management therapy that involves the human body as a whole, and is more often chosen as a therapy for anxiety or depression. Methods: Research design systematic review. This study uses secondary data in the form of data from the results of previous studies. The timing of the selected test results is between 2015 and 2022. Research data is sought from database a systematic and comprehensive, Springer Link, Google Scholar, Chocrane Library. The population in this study were pregnant women and postpartum women, the intervention was yoga practice, comparison in this study was without yoga practice and outcomes obtained were a decrease in anxiety in pregnant women and depression during postpartum. Results: The primary studies taken were 9 journals. Critical Appraisal in RCT studies using CEBM (Center for Evidence-Based Medicine) and in quasi-experimental design studies using The JBI Critical Appraisal. In 9 primary studies that were analyzed using critical appraisal, scores were above 50%. In 9 primary studies analyzed, the outcome of yoga practice was to reduce anxiety during pregnancy and depression during postpartum. Conclusion: There is an effect after yoga practice on anxiety during pregnancy and depression during postpartum. ABSTRAK Yoga sering digunakan sebagai terapi manajemen stres yang melibatkan anggota tubuh manusia secara keseluruhan, dan lebih sering dipilih sebagai terapi untuk kecemasan atau depresi. Metode: Desain penelitian systematic review. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data dari hasil penelitian sebelumnya. Waktu dari hasil uji yang dipilih antara tahun 2015 sampai 2022. Data penelitian dicari dari database yang sistematis dan komprehensif diantaranya: PubMed, Science Direct, Springer Link, Google Scholar, Chocrane Library. Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu hamil dan Ibu postpartum, intervensinya adalah latihan yoga, comparison dalam penelitian ini adalah tanpa latihan yoga dan outcome yang didapatkan penurunan kecemasan pada ibu hamil dan depresi selama postpartum. Hasil: studi primer yang diambil sebanyak 9 jurnal. Critical Appraisal pada studi RCT menggunakan CEBM (Center for Evidance- Based Medicine) dan pada studi desain quasi eksperimen menggunakan The JBI Critical Appraisal. Pada 9 studi primer yang dianalisis menggunakan critical appraisal didapatkan skor diatas 50%. Pada 9 studi primer yang dianalisis didapatkan outcome latihan yoga dapat menurunkan kecemasan selama hamil dan depresi saat postpartum. Kesimpulan: Terdapat pengaruh setalah latihan yoga terhadap kecemasan selama kehamilan dan depresi pada saat postpartum.
ANALISIS HUBUNGAN MASA KERJA DAN KUALITAS TIDUR DENGAN KELUHAN KELELAHAN KERJA DI PT ABC JAWA TIMUR Desianti, Ni Kadek Evi Putri; Dwiyanti, Endang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43922

Abstract

Kecelakaan kerja menjadi isu krusial dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan kerja adalah keluhan kelelahan kerja. Keluhan kelelahan kerja dapat disebabkan oleh masa kerja dan kualitas tidur. Gejala keluhan kelelahan kerja banyak dirasakan oleh pekerja produksi di PT ABC Jawa Timur. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis hubungan antara masa kerja dan kualitas tidur dengan keluhan kelelahan kerja pada pekerja produksi di PT ABC Jawa Timur. Studi ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan rancang penelitian cross sectional. Pekerja produksi unit X dan Y di PT ABC Jawa Timur merupakan populasi penelitian ini. Sampel yang digunakan berjumlah 50 orang yang dihitung dengan rumus Lameshow. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel secara acak sederhana. Penelitian ini dilaksanakan pada November 2024 – Februari 2025. Pengumpulan data menggunakan kuesioner masa kerja, kuesioner Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI), serta kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC). Analisis hubungan dilakukan dengan uji spearman rho dan memperoleh bahwa masa kerja (p-value = 0,001, r = - 0,446) dan kualitas tidur (p-value = 0,002, r = 0,428) berhubungan dengan keluhan kelelahan kerja pada pekerja produksi di PT ABC Jawa Timur dengan tingkat kuat hubungan termasuk sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keluhan kelelahan kerja pada pekerja di bagian produksi di PT ABC Jawa Timur berkorelasi dengan masa kerja dan kualitas tidur.
GAMBARAN SAFETY CULTURE MATURITY LEVEL TERMINAL BATUBARA PT X KABUPATEN KOTABARU, KALIMANTAN SELATAN Kusumoyudowibowo, Rafael Bagaswahyu; Dwiyanti, Endang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44956

Abstract

Industri pertambangan batubara memiliki risiko keselamatan kerja yang tinggi, tercermin dari peningkatan 109% kasus kecelakaan di sektor ini pada 2021. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kematangan budaya keselamatan (SCML) di Terminal Batubara PT X, Kotabaru, untuk mengidentifikasi kesenjangan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi mencakup 110 pekerja dari 8 departemen, dengan sampel 92 responden (tingkat kesalahan 5%) yang dipilih melalui Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner SCML terstandar yang terdiri dari 20 pertanyaan untuk menilai 12 indikator yang juga didukung dengan observasi lapangan dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik univariat untuk memetakan distribusi frekuensi tiap indikator. Hasil menunjukkan skor agregat SCML 4,08 (kategori proaktif), dengan disparitas antar departemen: Purchasing and IT (4,77) dan Admin and CDEA (4,55) mencapai level tertinggi, sementara Operations (3,84) dan Maintenance (3,83) masih pada tahap terencana. Indikator Pengendalian Dokumen (4,31) dan Pemantauan, Audit & Review (4,31) menjadi aspek terkuat, sedangkan Prosedur Darurat (3,65) dan Komunikasi & Konsultasi (3,87) masih menjadi area yang perlu diperkuat, terutama di departemen dengan risiko operasional tinggi. Simpulan penelitian menekankan perlunya intervensi spesifik berbasis karakteristik departemen, terutama peningkatan pelatihan prosedur darurat dan penguatan komunikasi keselamatan untuk meningkatkan partisipasi pekerja lapangan sehingga mencapai level “resillient”.
Analisis Komitmen Perusahaan Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Pekerjaan Ruang Terbatas di Unit Asam Fosfat Pabrik III PT X Melzanda, Revida Nikita; Dwiyanti, Endang
Media Gizi Kesmas Vol 14 No 1 (2025): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2025)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v14i1.2025.9-19

Abstract

Background: In 2018, 148 workers died due to work in confined spaces. The highest number of deaths was found in tank, bin, and vat interiors work and among construction laborers. PT X has activities working in confined spaces, one of which is in the Phosphoric Acid Unit Plant III. The work is Cleaning Strainer Line Discharge P-2501 or the activity of cleaning phosphoric acid tanks. Objectives: To analyze the commitment implemented by the company toward the occupational safety and health of workers in confined spaces in the form of tanks, especially in the Phosphoric Acid Unit Plant III of PT X. Methods: This research was a descriptive study conducted at PT X Gresik, East Java, Indonesia using an observation method. Data analysis was conducted by comparing the procedures that have been implemented in confined space work at the Phosphoric Acid Unit of Plant III with the work instruction/procedure documents made by PT X. Results: Based on data from Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC), it was known that the potential hazards in the cleaning strainer line discharge P-2501 included high-risk work and had the impact of death. The results of gas measurements in the phosphoric acid tank in the Phosphoric Acid Unit of Plant III show that the confined space used for the cleaning strainer line discharge P-2501 activity was stated to be safe to enter and work in because oxygen (O2) was at a concentration of 20.9%, which is still in accordance with the threshold limit value (TLV) of 19.5%-23.5% and the concentration of phosphoric acid gas (HF) was still below the TLV (0.5 ppm), which is 0.0 ppm. Conclusion: The implementation and commitment of PT X to occupational safety and health for workers in confined spaces in the form of phosphoric acid tanks in the Phosphoric Acid Unit of Plant III has been carried out properly and in accordance with the work instruction documents created and owned by the company. PT X has also carried out risk control against potential hazards in confined space work in accordance with the risk control hierarchy.
Gambaran Kondisi Lingkungan dan Kualitas Air Bersih Rumah Balita Stunting di Kabupaten Kediri: Pengabdian Lilis Sulistyorini; R.Azizah; Novi Dian Arfiani; J.Mukono; Soedjajadi Keman; Ririh Yudhastuti; Sudarmaji; Retno Adriyani; Corie Indria Prasasti; Muhammad Farid Dimjati Lusno; Kusuma Scorpia Lestari; Khuliyah Candraning Diyanah; Aditya Sukma Pawitra; Zida Husnina; Ratna Dwi Puji Astuti; Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani; Endang Dwiyanti; Hana’ Izdihar; Avita Fitri Agustin; Yulfa Tiara Kencana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2057

Abstract

Indonesia has the third highest prevalence of stunting in Southeast Asia. One of the main factors is poor environmental hygiene and sanitation, which causes infections and impaired nutrient absorption in children under five. Inadequate sanitation and poor water quality increase the risk of stunting. In Silir Village, Wates Sub-district, there were 18 cases of stunting in December 2023. To address this, a holistic approach is needed, including the implementation of the 5 Pillars of Community-Based Total Sanitation (STBM). The community service was conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation. Activities included water quality checks (all water samples contained E.coli), hygiene education, sanitation inspections, and assistance with water, waste, and liquid waste management. Education related to stunting and environmental conditions was conducted, along with a pre-test and post-test that showed an increase in the average score from 69.9 to 73.1. Further intervention is needed to improve the bacteriological quality of drinking water in the homes of stunted toddlers in Silir Village.
Co-Authors ., Sofia Aderilla, Savira Adinda Novia Ardhani Aditya Sukma Pawitra Afan Alfayad Afan Alfayad Agustin, Avita Fitri Ahmad Rido'i Yuda Prayogi Alayyannur, Putri Ayuni Alen Prahadinata Alfayad, Afan Alvin Alfian Arfandi Wiyono Andhini Aurelia Putri Andi Aziz Efendi Andika Savira Putri Andika Savira Putri Anugrah Visar Rahman Aprilia Dwi Purwanti Armaniel Ababil Asti Puspita Nurahma Avita Fitri Agustin Azielia, Zanifa Benny Dwi Prasetyo Bian Shabri Putri Irwanto Charisma Agustin Corie Indria Prasasti Corie Indria Prasasti Dani Nasirul Haqi Danta Azza Cahya Wirawan Dayinta Annisa Syaiful Dayinta Annisa Syaiful Deanida Ankhofiya Denny Ardyanto Desianti, Ni Kadek Evi Putri Dewi Falupi Retnosari Dica Ayu Oktavia Dicha, Nisrina Oksigendaru Dominikus Raditya Atmaka Dwidyah Laurensyah Heriyanto Putri Farahul Jannah Finda Istiqomah Firda Amelia Nur Fuaidah Firmansyah, Ervin Guan , Ng Yee Haidar, Mochamad Hana’ Izdihar Hermawan, Dio Kresna Heru Suswojo Imaduddin, Ahmad Indriati Paskarini Indriati Paskarini Intan Mega Pratiwi Irlangga Wisnu Wardana Irwansyah, Pindi Dwi Irwanto, Adella Saninah Putri Isas Awwalina Isas Awwalina Izdihar, Hana’ J Mukono J.Mukono Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian Julia Rohmatun Nazila Juwono, Kholifah Firsayanti Khoir, Oktario Dinansa Khoirunisa, Arini Khuliyah Candraning Diyanah khusnul khotimah Kumalasari, Ulviana Dewi Kurniawati, Arsifa Tri Kusuma Scorpia Lestari Kusuma Scorpia Lestari, Kusuma Scorpia Kusumoyudowibowo, Rafael Bagaswahyu Lilis Sulistyorini Lintang Qusnul Budi Setiawati Lisa, Sofia Nuria Lydia Elsa Sinta Mahmudah Mahmudah Mandagi, Ayik Mirayanti Martiana, Tri Maulid Diaturrochma Meita Nazla Adila Melzanda, Revida Nikita Mita Desy Yani Mitha Qurrota Ayuni Mitha Qurrota Ayuni Moch. Sahri Mochammad Chafidz Muhammad Farid Dimjati Lusno Muhammad Ilman Triyanto Muhammad Yusuf Mulia, Shinta Arta Mulyono S.KM., M.Kes Mustofani Mustofani Nia Tri Wulandari Ningtiyas, Shinta Feby Noeroel Widajati Novi Dian Arfiani Nurhayati Saridewi Oksigendaru Dicha, Nisrina Paskarini, Indriati Perumal, Velu Pradhana, Andrea Thrisiawan Purnomo Purnomo Putri, Githa Dwi Putri, Pebriana Anggun Lisa Putri, Sekarningtyas Rahardianti R Azizah R.Azizah Rachma, Erica Feby Ramadhan Syahputra Rarahayu Candraditya Ratih Berliana Ratna Dwi Puji Astuti Ratnaningtyas Wahyu Kusuma Wardani Retno Adriyani Ririh Yudhastuti Riza Irianingtyas Rizaldi, M Addin Rosemillen, Winny Rosydah, Alifiah Rosydah, Alifiah Rizky Sabila Putri Ayu Kusuma Sahabat Sutanto Saliza Mohd Elias Sani Eka Wiranti Sari, Eva Novita Sebayang, Susy Katikana Shintia Yunita Arini, Shintia Yunita Siti Rokhati Soedjajadi Keman Sofia Sofia, Sofia Sovia Rahmania Warda Sudarmaji SUDARMAJI SUDARMAJI Tasa Nabilla Thrisiawan Pradhana, Andrea Tri Martiana Tri Martiana Tria Melissa Ullya Nur Imama Vievi Ruldi Mufaidah Viska Devintha Candra Kirana Wahdah Dhiyaul Akrimah Wahyudiono, Denny Ardyanto Yulfa Tiara Kencana Yusika Vienta Yudhawan Zida Husnina Zida Husnina Zuhro, Andina Fatimatus