Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Pemanfaatan Laboratorium dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Biologi Melenia Lestari Putri; Mahrus; I Wayan Merta; Dewa Ayu Citra Rasmi
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan laboratorium dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN se-Kota Praya. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode survey. Variabel penelitian terdiri dari variabel bebas yaitu pemanfaatan laboratorium dan variabel terikat yaitu hasil belajar siswa. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XII IPA di SMAN se-Kota Praya yang berjumlah 641 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling sebanyak 10%. Sehingga sampel penelitian didapatkan berjumlah 64 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, wawancara, dan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik uji korelasi product moment dengan melakukan uji prasyarat seperti uji normalitas dan uji linieritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai r hitung 0,425 lebih besar dari r tabel 0,244. Dari hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima sehingga terdapat hubungan positif sedang antara pemanfaatan laboratorium dengan hasil belajar  siswa pada mata pelajaran biologi di SMAN se-Kota Praya
Komunitas Echinodermata di kawasan intertidal Pantai Mandalika Pulau Lombok, Indonesia Imam Bachtiar; I Wayan Merta; Kusmiyati Kusmiyati; AR Syachruddin
Depik Vol 9, No 2 (2020): August 2020
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.148 KB) | DOI: 10.13170/depik.9.2.13582

Abstract

Echinoderm community was studied at the Mandalika Beach which is the main habitat of nyale worms in the southern coast of Lombok Island, from July to September 2017. The aim of study was to describe community structure of Echinoderm fauna and population structure of predominant species. Data on species richness and its abundance were collected using transect-quadrate methods. Five transects were laid haphazardly seaward that may represent the whole reef flat with about 200 m length and 100 m wide.  On every 10 meter along the transect length a 5x1 m2 quadrate was made, that overall there were 44 quadrates. The results showed that only eight species of Echinoderms found in the quadrate samples, i.e. sea urchin Echinometra mathaei (Echinoidea), and brittle stars, Ophiocoma scolopendrina, O. echinata, O. erinaceus, Ophiomastix annulosa and Ophioderma sp. (Ophiuroidea). Two other Echinoidea were also found outside the quadrates, i.e. Echinothrix calamaris and Diadema setosum. Simpson diversity index (D) was 1,243, eveness index (E) was 4,023, Shanon-Winner diversity index (H) was 0,430 and equatibility index (J) was 0,267. Sea urchin E. mathaei was the most predominant population (89,38% of total composition) with average abundance 11,87±22,37 individual m2. Brittle star O. scolopendrina come the second predominant population (7,31%) with average abundance 0,86±2,43 individual m2. The other four brittle stars had very low proportion (2%) and low abundance ( 0,20  individual m2). Population stucture showed that these two populations mostly consisted of reproductive members. Ecological interactions of these two predominant Echinoderms should be studied in more detail on interactions among of the Echinoderms and nyale worms. Keywords: Ophiocoma, Echinometra, Nyale, Lombok Tengah, population structure ABSTRAKPenelitian komunitas Echinodermata dilakukan di Pantai Mandalika yang menjadi habitat utama cacing nyale, pada bulan Juli-September 2017. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur komunitas Echinodermata dan struktur populasi spesies yang dominan. Data kekayaan spesies dan kelimpahan diambil dengan metode transek kuadrat. Lima transek diletakkan tersebar ke arah laut pada pantai yang panjangnya sekitar 200 m dan lebar 100 m tersebut. Setiap titik 10 meter pada transek dibuat kuadrat ukuran 5 m2, dengan jumlah kuadrat sampel seluruhnya 44 kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Echinodermata mempunyai kekayaan spesies yang rendah di Pantai Mandalika. Organisme Echinodermata yang dijumpai hanya 8 (delapan) spesies, yaitu landak laut Echinometra mathaei (Echinoidea), serta lima jenis bintang mengular, Ophiocoma scolopendrina, O. echinata, O. erinaceus, Ophiomastix annulosa dan Ophioderma sp. (Ophiuroidea). Di luar kuadrat tercatat dua jenis landak laut lainnya, yaitu Echinothrix calamaris dan Diadema setosum, dengan kelimpahan yang sangat rendah. Indeks-indeks komunitas pada umumnya rendah. Indeks diversitas Simpson (D) 1,243, indeks keseragaman (E) 4,023, indeks keanekaragaman spesies Shanon-Winner (H) 0,430 dan indeks kesetaraan (J) 0,267. Landak laut E. mathaei sangat dominan (89,38%) dengan kelimpahan rata-rata 11,87±22,37 individu m-2 di dalam komposisi komunitas Echinodermata. Bintang mengular O. scolopendrina menempati urutan dominansi kedua (7,31%) dengan kelimpahan rata-rata 0,86±2,43 individu m-2, sedangkan empat bintang mengular lainnya mempunyai proporsi kurang dari 2% dan kelimpahan rata-rata kurang dari 0,20  individu m-2. Struktur populasi E. mathaei dan O. scolopendrina menunjukkan bahwa sebagian besar anggota populasi mempunyai ukuran reproduktif. Kehadiran hewan Echinodermata tersebut di habitat cacing nyale (Eunicidae, Polychaeta) menuntut penelitian lanjutan tentang peran ekologis dari masing-masing hewan Echinodermata dan interaksinya dengan cacing nyale.Kata kunci: Ophiocoma, Echinometra, Nyale, Lombok Tengah, Struktur populasi
Komunitas Echinodermata di kawasan intertidal Pantai Mandalika Pulau Lombok, Indonesia Imam Bachtiar; I Wayan Merta; Kusmiyati Kusmiyati; AR Syachruddin
Depik Vol 9, No 2 (2020): August 2020
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.9.2.13582

Abstract

Echinoderm community was studied at the Mandalika Beach which is the main habitat of nyale worms in the southern coast of Lombok Island, from July to September 2017. The aim of study was to describe community structure of Echinoderm fauna and population structure of predominant species. Data on species richness and its abundance were collected using transect-quadrate methods. Five transects were laid haphazardly seaward that may represent the whole reef flat with about 200 m length and 100 m wide.  On every 10 meter along the transect length a 5x1 m2 quadrate was made, that overall there were 44 quadrates. The results showed that only eight species of Echinoderms found in the quadrate samples, i.e. sea urchin Echinometra mathaei (Echinoidea), and brittle stars, Ophiocoma scolopendrina, O. echinata, O. erinaceus, Ophiomastix annulosa and Ophioderma sp. (Ophiuroidea). Two other Echinoidea were also found outside the quadrates, i.e. Echinothrix calamaris and Diadema setosum. Simpson diversity index (D) was 1,243, eveness index (E) was 4,023, Shanon-Winner diversity index (H) was 0,430 and equatibility index (J) was 0,267. Sea urchin E. mathaei was the most predominant population (89,38% of total composition) with average abundance 11,87±22,37 individual m2. Brittle star O. scolopendrina come the second predominant population (7,31%) with average abundance 0,86±2,43 individual m2. The other four brittle stars had very low proportion (2%) and low abundance ( 0,20  individual m2). Population stucture showed that these two populations mostly consisted of reproductive members. Ecological interactions of these two predominant Echinoderms should be studied in more detail on interactions among of the Echinoderms and nyale worms. Keywords: Ophiocoma, Echinometra, Nyale, Lombok Tengah, population structure ABSTRAKPenelitian komunitas Echinodermata dilakukan di Pantai Mandalika yang menjadi habitat utama cacing nyale, pada bulan Juli-September 2017. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur komunitas Echinodermata dan struktur populasi spesies yang dominan. Data kekayaan spesies dan kelimpahan diambil dengan metode transek kuadrat. Lima transek diletakkan tersebar ke arah laut pada pantai yang panjangnya sekitar 200 m dan lebar 100 m tersebut. Setiap titik 10 meter pada transek dibuat kuadrat ukuran 5 m2, dengan jumlah kuadrat sampel seluruhnya 44 kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Echinodermata mempunyai kekayaan spesies yang rendah di Pantai Mandalika. Organisme Echinodermata yang dijumpai hanya 8 (delapan) spesies, yaitu landak laut Echinometra mathaei (Echinoidea), serta lima jenis bintang mengular, Ophiocoma scolopendrina, O. echinata, O. erinaceus, Ophiomastix annulosa dan Ophioderma sp. (Ophiuroidea). Di luar kuadrat tercatat dua jenis landak laut lainnya, yaitu Echinothrix calamaris dan Diadema setosum, dengan kelimpahan yang sangat rendah. Indeks-indeks komunitas pada umumnya rendah. Indeks diversitas Simpson (D) 1,243, indeks keseragaman (E) 4,023, indeks keanekaragaman spesies Shanon-Winner (H) 0,430 dan indeks kesetaraan (J) 0,267. Landak laut E. mathaei sangat dominan (89,38%) dengan kelimpahan rata-rata 11,87±22,37 individu m-2 di dalam komposisi komunitas Echinodermata. Bintang mengular O. scolopendrina menempati urutan dominansi kedua (7,31%) dengan kelimpahan rata-rata 0,86±2,43 individu m-2, sedangkan empat bintang mengular lainnya mempunyai proporsi kurang dari 2% dan kelimpahan rata-rata kurang dari 0,20  individu m-2. Struktur populasi E. mathaei dan O. scolopendrina menunjukkan bahwa sebagian besar anggota populasi mempunyai ukuran reproduktif. Kehadiran hewan Echinodermata tersebut di habitat cacing nyale (Eunicidae, Polychaeta) menuntut penelitian lanjutan tentang peran ekologis dari masing-masing hewan Echinodermata dan interaksinya dengan cacing nyale.Kata kunci: Ophiocoma, Echinometra, Nyale, Lombok Tengah, Struktur populasi
Komunitas Echinodermata di kawasan intertidal Pantai Mandalika Pulau Lombok, Indonesia Imam Bachtiar; I Wayan Merta; Kusmiyati Kusmiyati; AR Syachruddin
Depik Vol 9, No 2 (2020): August 2020
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.9.2.13582

Abstract

Echinoderm community was studied at the Mandalika Beach which is the main habitat of nyale worms in the southern coast of Lombok Island, from July to September 2017. The aim of study was to describe community structure of Echinoderm fauna and population structure of predominant species. Data on species richness and its abundance were collected using transect-quadrate methods. Five transects were laid haphazardly seaward that may represent the whole reef flat with about 200 m length and 100 m wide.  On every 10 meter along the transect length a 5x1 m2 quadrate was made, that overall there were 44 quadrates. The results showed that only eight species of Echinoderms found in the quadrate samples, i.e. sea urchin Echinometra mathaei (Echinoidea), and brittle stars, Ophiocoma scolopendrina, O. echinata, O. erinaceus, Ophiomastix annulosa and Ophioderma sp. (Ophiuroidea). Two other Echinoidea were also found outside the quadrates, i.e. Echinothrix calamaris and Diadema setosum. Simpson diversity index (D) was 1,243, eveness index (E) was 4,023, Shanon-Winner diversity index (H) was 0,430 and equatibility index (J) was 0,267. Sea urchin E. mathaei was the most predominant population (89,38% of total composition) with average abundance 11,87±22,37 individual m2. Brittle star O. scolopendrina come the second predominant population (7,31%) with average abundance 0,86±2,43 individual m2. The other four brittle stars had very low proportion (2%) and low abundance ( 0,20  individual m2). Population stucture showed that these two populations mostly consisted of reproductive members. Ecological interactions of these two predominant Echinoderms should be studied in more detail on interactions among of the Echinoderms and nyale worms. Keywords: Ophiocoma, Echinometra, Nyale, Lombok Tengah, population structure ABSTRAKPenelitian komunitas Echinodermata dilakukan di Pantai Mandalika yang menjadi habitat utama cacing nyale, pada bulan Juli-September 2017. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur komunitas Echinodermata dan struktur populasi spesies yang dominan. Data kekayaan spesies dan kelimpahan diambil dengan metode transek kuadrat. Lima transek diletakkan tersebar ke arah laut pada pantai yang panjangnya sekitar 200 m dan lebar 100 m tersebut. Setiap titik 10 meter pada transek dibuat kuadrat ukuran 5 m2, dengan jumlah kuadrat sampel seluruhnya 44 kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas Echinodermata mempunyai kekayaan spesies yang rendah di Pantai Mandalika. Organisme Echinodermata yang dijumpai hanya 8 (delapan) spesies, yaitu landak laut Echinometra mathaei (Echinoidea), serta lima jenis bintang mengular, Ophiocoma scolopendrina, O. echinata, O. erinaceus, Ophiomastix annulosa dan Ophioderma sp. (Ophiuroidea). Di luar kuadrat tercatat dua jenis landak laut lainnya, yaitu Echinothrix calamaris dan Diadema setosum, dengan kelimpahan yang sangat rendah. Indeks-indeks komunitas pada umumnya rendah. Indeks diversitas Simpson (D) 1,243, indeks keseragaman (E) 4,023, indeks keanekaragaman spesies Shanon-Winner (H) 0,430 dan indeks kesetaraan (J) 0,267. Landak laut E. mathaei sangat dominan (89,38%) dengan kelimpahan rata-rata 11,87±22,37 individu m-2 di dalam komposisi komunitas Echinodermata. Bintang mengular O. scolopendrina menempati urutan dominansi kedua (7,31%) dengan kelimpahan rata-rata 0,86±2,43 individu m-2, sedangkan empat bintang mengular lainnya mempunyai proporsi kurang dari 2% dan kelimpahan rata-rata kurang dari 0,20  individu m-2. Struktur populasi E. mathaei dan O. scolopendrina menunjukkan bahwa sebagian besar anggota populasi mempunyai ukuran reproduktif. Kehadiran hewan Echinodermata tersebut di habitat cacing nyale (Eunicidae, Polychaeta) menuntut penelitian lanjutan tentang peran ekologis dari masing-masing hewan Echinodermata dan interaksinya dengan cacing nyale.Kata kunci: Ophiocoma, Echinometra, Nyale, Lombok Tengah, Struktur populasi
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII MIPA 2 SMAN 1 LABUAPI DENGAN MENERAPKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (Student Team Achievement Division) Yuniartin, Rahmatul Aulani; Merta, I Wayan; Wijayanti, Tri Sari
Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XII MIPA 2 dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division). Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Rancangan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik di SMAN 1 Labuapi. Terlihat adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari pra siklus sebesar 42,9% (rendah), siklus I sebesar 61,9% (sedang), dan meningkat lagi pada siklus II sebesar 80% (tinggi).
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XII MIPA 1 MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) DI SMA NEGERI 1 LABUAPI Rohani, Rohani; Merta, I Wayan; Wijayanti, Tri Sari
Jurnal Kependidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas XII MIPA 1, Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Labuapi melalui pendekatan Teaching at The Right Level. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas dengan metode kuantitatif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru biologi dan siswa kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 1 Labuapi tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 20 orang dengan 6 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan berupa lembar pretest untuk asesmen diagnostik dan posstest untuk mengukur capaian belajar peserta didik setiap siklusnya. Hasil asesmen diagnostic menunjukan hanya 8 peserta didik yang mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM), sehingga dilanjutkan dengan penerapan Teaching at The Right Level untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar kognitif siswa pada siklus I dengan persentase ketuntasan klasikal 65% (belum tuntas) dan pada siklus II meningkat dengan persentase ketuntasan klasikal 80% (tuntas). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah penerapan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas XII MIPA 1 SMA Negeri 1 Labuapi.
Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Keterampilan Komunikasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIPA di SMAN 2 Mataram Hadijah, Hadijah; Setiadi, Dadi; Merta, I Wayan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2023): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i4.1700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based learning terhadap keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa kelas XI MIPA di SMAN 2 Mataram. Peneliti menggunakan metode eksperimen semu (Quasy Experimental) dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian adalah Non-equivalent Control Group Design. Purposive sampling digunakan dalam pengambilan sampel dan diperoleh kelas XI MIPA 3 (Saintek 3) sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 (Saintek 2) sebagai kelas kontrol. Instrumen untuk mengukur keterampilan komunikasi adalah tes tulis berupa soal essay sedangkan hasil belajar diukur dengan tes tulis berupa pilihan ganda. Data dianalisis dengan bantuan SPSS menggunakan uji parametrik yaitu uji Independen sampel t-test pada taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil uji hipotesis, menunjukkan terdapa pengaruh nyata dan signifikan model project based learning terhadap keterampilan komunikasi dan hasil belajar siswa kelas XI MIPA di SMAN 2 Mataram.
Peningkatan Kemampuan Kognitif Peserta Didik pada Mata Pelajaran Biologi Menggunakan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) di Kelas X-B SMA 1 Labuapi Tahun Ajaran 2023/2024 Mutiaratri, Riza Laksitadevi; Wijayanti, Tri Sari; Merta, I Wayan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i1.1821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik melalui model pembelajaran kolaboratif dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada mata pelajaran Biologi kelas X-B SMA 1 Labuapi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri atas perencanaan (plan), pelaksanaan (do/see), observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas X-B SMA 1 Labuapi yang berjumlah 24 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu hasil kognitif atau asesmen. Teknik analisis data menggunakan data kuantitatif deskriptif. Berdasarkan hasil analisis terjadi peningkatan dari pra siklus, siklus 1 ke siklus 2. Pada kegiatan pra siklus ketuntasan klasikalnya sebesar 4,17%, kemudian sedkit ada peningkatan pada siklus 1 persentase ketuntasan klasikalnya sebesar 12,5% dan pada siklus 2 meningkat menjadi 75% Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kolaboratif dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik dalam memahami materi pelajaran Biologi pada topik Keanekaragaman Makhluk Hidup.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Pujut Marlina, Dea; Mukhlis, Mukhlis; Merta, I Wayan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.2192

Abstract

PENINGKATAN HASIL BERFIKIR KRITIS SISWA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDIO PEMBELAJARAN PADA KELAS XI IPA SMA NEGERI 09 MATARAM Pratama, Aditya; Kusnita, Yen; Merta, I Wayan
JURNAL ASIMILASI PENDIDIKAN Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Asimilasi Pendidikan, Oktober 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENDIDIKAN (LPP) ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/jasmin.v1i2.17

Abstract

The purpose of this study was to determine increasing critical thinking skills of class XI MIA 1 SMA Negeri 9 Mataram students on digestive system material using learning video media. The research method used is Classroom Action Research (PTK) which generally consists of two cycles. Each cycle has the same stage that is planning, action, observation, and reflection. This research is related to food digestive system material and was carried out in class XI MIA 1 SMA Negeri 9 Mataram with a total of 30 students.. The data collection techniques used were observation sheets, documentation and critical thinking instruments. The research results showed that the percentage of students who met the standards in cycle II was 100%. The improvement in the results of students' critical thinking abilities in the human food digestive system material has been completed with a completion percentage of 100% so it is proven that learning video media can improve students' critical thinking abilities and influence learning outcomes.
Co-Authors A. Wahab Jufri A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sukarso AA. Sukarso Abdul Wahab Jufri Aditya Pratama Afriatmei, Feny Agil Al Idrus Agus Ramdani Ahmad Raksun Ahmad Raksun Raksun Ahmad Raksun, Ahmad Ahyar Hamid Aini, Jannatul Akalili, Dina Akbar, Zulfikar Ibnu Ali Aldauria, Suciq Almaheran, Sundus Sepia Amaliah Febrianti Anak Agung Gede Sugianthara Aniza Muaffiani Anjarwati, Detik Apriana, Riza AR Syachruddin Arsi, Maftah Al Astuti, Julya Baiq Sri Handayani Dadi Setiadi Delisa Julita Delphi, Syakila Gita Dewa Ayu Citra Rasmi Endang Lasminawati ERLINA Faozah, Sri Rauhul Febrianti, Amaliah Fitri, Dea Nirmala Fitrianiningsih Gde Mertha Gito Hadiprayitno Hadi, Asrorul Hadijah Hadijah Hamid, Ahyar Heru Setiawan I Gde Mertha I Gde Mertha I Gusti Ayu Tari Diva Pradnya Dewi I Nyoman Kanca I Wayan Koyan Ihamdi, Moh. Liwa Ilham, Rusdi Bastian Ilhamdi, Liwa Ilhamdi, M. Liwa Ilhamdi, Mohammad Liwa Ilmi, Muhamad Yazid Mizanul Imam Bachtiar Imam Mujahid Jamaluddin Jamaluddin Jamí’’yyah, Shafro’Khuluq Jihan Juliastari Julita, Delisa Karnan Karnan Khairuddin - Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusnita, Yen Kusuma, Anindita S.H.M. Kusuma, Anindita Suliya Hangesti Mandra Lalu Sunarya Amijaya LALU ZULKIFLI Latifah, Yana Lia Savitri Romdani Lianto Lianto Lira Sari Alfathin M. Afyadi Perwira M. Khaerul Anwar M. Liwa Ilhamdi M. Yamin M.Alhafizin Mahrus Mahrus Mahrus, Mahrus Manzulina, Manzulina Marlina, Dea MELATI, PUPUT Melenia Lestari Putri Miftahul Hasanah Miswatun Anggraini Moh. Liwa Ilhamdi, Moh. Liwa Mohammad Liwa Ilhamdi Muhammad Liwa Ilhamdi Muhlis Muhlis Muhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mutiaratri, Riza Laksitadevi Nathania, Elga Amelinda Ni Luh Putu Pebri Artayani . Niarni, Baiq Gina Amalia Nisak, Sri Hidayatun Novita Safitri Nur Lestari Nuradilia, Debby Nurafianah Nursiah Nyoman Mastra Pebrianti, Hasita Perwira, M. Afyadi Prapti Sedijani Puji, Evilya Suraning Putri, Hermaya Sura Rasmi, Dewa Ayu Citra Rohani Rohani Ropidah, Risky Riyyatul Rubiana, Andini Rusyda, Mentari Tatsbita Seftiyani, Ditayara Sri Hidayatun Nisak Sukarso, Aa Sukarso, AA. Suryadin Suryadin Syamsul Bahri Syamsul Bahri Bahri Utami, Ulya Febria Wardani, Heny Wijayanti, Tri Sari Yanti, Risma Yasmin, Ira Yuniartin, Rahmatul Aulani Zulfikar Ibnu Ali Akbar Zulpiani, Ira