p-Index From 2021 - 2026
4.853
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Ilmu Dasar Jurnal Penelitian Sains (JPS) Jurnal Natur Indonesia Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Majalah Obat Tradisional CHEMPUBLISH JOURNAL JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Jurnal Penelitian Sains (JPS) IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Jurnal Penelitian Sains ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia Indonesian Journal of Chemistry Preventif Journal Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Molekul: Jurnal Ilmiah Kimia Jurnal Abdi Insani PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Jurnal Abdidas Miracle Journal Of Public Health (MJPH) Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Sriwijaya Bioscientia Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Indonesian Journal of Applied Environmental Studies JKP (Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government Social and Politics) Makara Journal of Science Jurnal Pepadu Innovative: Journal Of Social Science Research Journal of Local Therapy Journal of Security, Computer, Information, Embedded, Network and Intelligence System Indonesian Technology and Education Journal Jurnal Kefarmasian Indonesia PITIMAS: Journal of Community Engagement in Health
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kinerja Karyawan PT. XYZ dengan Pendekatan Metode Fuzzy Mamdani Muharni, Muharni; Awaliah, Widiarti; Surianto, Dewi Fatmawati
Indonesian Technology and Education Journal Volume 3 No. 1 Februari 2025
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/itej.v3i1.567

Abstract

Employee performance evaluation is vital for organizational effectiveness, ensuring fair and objective assessments. PT. XYZ, a cement distributor, struggles with subjective evaluation criteria, prompting the need for a more accurate approach. This study applies the Fuzzy Mamdani method to improve performance assessment. Data from 31 employees were collected through literature reviews, interviews, and observations. The system uses salary, age, and years of service as input variables, while the output variable represents employee performance. The Fuzzy Mamdani method processes data through fuzzification, fuzzy inference, and defuzzification to handle uncertainty and enhance evaluation fairness. The results show that 29 employees fall under the "Good" performance category, while 2 employees are classified as "Very Good." This demonstrates that the method provides more precise and consistent assessments compared to traditional techniques. Implementing this approach enables companies to make better-informed human resource decisions and promote employee growth. This study underscores the potential of fuzzy logic in refining performance evaluations, contributing to a more transparent and equitable assessment system
Pelatihan Pembuatan Teh Herbal dan Jamu Dari Daun Mangkokan (Polyscias Scutellaria) Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif Salni, Salni; Juswardi, Juswardi; Muharni, Muharni; Junaidi, Endri; Kamal, Mustafa; Triwardana, Singgih
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Maret 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i2.656

Abstract

Penyakit degeneratif disebabkan oleh radikal bebas, radikal bebas dapat dihasilkan dari metabolisme sel normal, peradangan, kekurangan gizi dan akibat respon terhadap pengaruh dari luar tubuh, seperti asap rokok, polusi udara, radiasi, sinar ultraviolet (UV). Antioksidan berperan didalam mencegah stres oksidatif. Stres oksidatif sendiri berperan dalam patofisiologi terjadinya penyakit degeneratif seperti kanker, diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Oleh karena itu diperlukan antioksidan alami yang diperoleh dari tumbuhan yang berpotensi sebagai antioksidan alami yaitu daun Mangkokan (Polyscias scutellaria) dalam upaya pencegahan penyakit degeneratif”. Pengabdian masyarakat dilakukan Desa Tanjung Atap terletak di kecamatan Tanjung batu, Ogan Ilir. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini memberikan pendampingan dan pelatihan dengan memberdayakan para perempuan dalam pembuatan teh dan jamu daun mangkokan. Khalayak sasaran adalah ibu-ibu dan remaja putri, karena mereka yang sering menggunakan jamu dan teh tersebut. Kegiatan berupa penyuluhan, pelatihan dan evaluasi.
Edukasi Pewarna Sintetik Rhodamin B dalam Bahan Makanan di Indralaya Mulya Ogan Ilir Sumatera Selatan Muharni, Muharni; Yohandini, Heni; Julinar, Julinar; Maryadi, Maryadi; Eliza, Eliza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 2 (2025): JPMI - April 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3394

Abstract

Rhodamin B merupakan zat warna sintetik yang digunakan sebagai pewarna tekstil, cat dan kertas, namun pewarna ini juga ditemukan pada bahan makanan. Meskipun rhodamin B telah dilarang pemerintah, namun masih banyak produsen makanan yang menambahkan pewarna tersebut ke dalam bahan makanan.  Konsumsi rhodamin B dalam jangka panjang dapat terakumulasi di dalam tubuh dan dapat menyebabkan gejala pembesaran hati dan ginjal, gangguan fungsi hati, bahkan bisa menyebabkan timbulnya kanker hat. Rhodamin B juga ditemukan dalam produk minuman, alat kosmetika   dan lain-lain.  Mengingat bahaya yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi rhodamin B, maka  telah dilakukan edukasi  kepada masyarakat   RW 05 Indralaya Mulya Ogan Ilir melalui ceramah, peragaan, diskusi  dan evaluasi tentang bahaya zat warna sintetik  rhodamin B  bagi kesehatan. Disamping itu juga diperkenalkan pada masyarakat  ciri-ciri produk yang menggunakan pewarna rhodamin B.  Hasil kegiatan menunjukkan masyarakat banyak yang tidak menyadari telah mengkonsumsi makanan yang mengandung rhodamin B. Masyarakat tidak menyadari begitu besar dampak mengkonsumsi makanan yang mengandung rhodamin B.  Kegiatan pengabdian ini telah membuka wawasan dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang  dampak yang ditimbulkan bila dikonsumsi secara terus menerus.
Potensi bakteri termofilik asal kawah Domas Tangkuban Perahu sebagai agen biodekolorisasi zat warna Naphthol Asbo-Blue B Marcella, Maria; Muharni, Muharni
Sriwijaya Bioscientia Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24233/sribios.5.2.2024.484

Abstract

Industri batik memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun banyaknya jumlah industri batik di Indonesia tidak diimbangi dengan pengolahan limbah cair dengan baik dan benar. Salah satu komponen air limbah batik adalah pewarna sintetis Naphthol ASBO-Blue B. Pengolahan secara biologis dengan menggunakan bakteri dapat mengurangi dampak tersebut, dan perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut terhadap bakteri termofilik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat bakteri termofilik yang berpotensi mendekolorisasi zat warna Naphthol ASBO-Blue B., serta mengetahui jenis isolat yang memiliki kemampuan dekolorisasi lebih dari 50% melalui analisis gen 16S rRNA. Enam isolat bakteri dari sumber air panas Tangkuban Perahu mampu mendekolorisasi Naphthol ASBO-Blue B. pada konsentrasi 100 ppm selama 7 hari dengan persentase kemampuan biodekolorisasi terbesar dimiliki oleh isolat DS2D yaitu 53,03 ± 0,28%. Isolat DS2D memiliki bentuk streptobasil, bersifat gram positif, dan menghasilkan endospora. Sekuen isolat DS2D menunjukkan kemiripan yang tinggi dengan Bacillus tropicus strain MCCC 1A01406, yaitu sebesar 97,90%.
PEMBUATAN KRIM ANTI KETOMBE EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) Elfita, Elfita; Muharni, Muharni; Ferlinahayati, Ferlinahayati; Maryadi, Maryadi
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6274

Abstract

Dandruff and hair loss are conditions that are often experienced by the community, especially mothers and young women. Various products are available on the market to overcome the problem of dandruff and hair loss, but at a relatively expensive. Many traditional medicinal plants are known to be effective as anti-dandruff. One of them is sirsak leaves (Annona muticata L.). For this reason, it is necessary to conduct socialization to the community, especially mothers and young women residents of RW 05 Indralaya Mulya, North Indralaya District, Ogan Ilir Regency, about the use of traditional medicinal plants to overcome dandruff and hair loss and introduce a simple formulation for making anti-dandruff hair cream. The results of the activity showed that the community was very familiar with the A. muricata plant, but did not know that A. muricata leaves could be used as an anti-dandruff ingredient. The community felt that they had gained practical knowledge about how to make anti-dandruff cream from traditional medicinal plants. This activity has increased the insight and knowledge of the community, especially residents of RW 05 Indralaya Mulya about the use of Sirsak leaves and making anti-dandruff cream.
Analgesic Effect of Ethanol Extract of Dillenia ochreata (Miq.) Teijsm. & Binn. Ex Martelli in Wistar Rats Yohandini, Heni; Ghaniya, Fahdelaa; Muharni, Muharni; Fitrya, Fitrya
Chempublish Journal Vol. 9 No. 1 (2025): Chempublish Journal
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/chp.v9i1.43080

Abstract

Dillenia ochreata is a traditional medicine used to treat wounds and scabies. In wound healing, one of the treatments is to reduce pain (analgesic). Some compounds of triterpenoid groups have been known to be active as analgesic compounds. The leaf of D. ochrea was reported to contain secondary metabolites triterpenoid centulic acid and 3β-glucopyranosyl-lup-20(29)-en-28 oat. This study aimed to evaluate the analgesic activity and standardization of the ethanol extract of D. ochreata leaf and determine the mechanism of action. Analgesic activity was determined by a hot plate method and formalin test, and the mechanism of action was through muscarinic, dopamine, and opiate receptors, standardization of extract using the method issued by the Indonesian Ministry of Health.  The ethanol extract of D. ochreata leaf at a 400 mg/kg bw dose has higher analgesic activity (24.85%) than the positive control (18.32%).  Statistical analysis showed a significant difference in analgesic activity percentage between the positive group and those with a 400 mg/kg bw group dose. The 400 mg/kg bw dose also showed a significant difference (p<0.05) between neurogenic pain (46.92%) and inflammation (61.19%) in the formalin test caused by opioid receptors. The evaluation of the analgesic mechanism showed the ethanol extract of D. ochreata leaf works through opioid receptors. The extract meets the requirements of the standard parameters.  The leaf extract of D. ochreata can be developed as an anti-analgesic from natural medicine.
EDUKASI PEMBUATAN SEDIAAN SALEP DAUN PACAR KUKU (Lawsonia inermis L.) UNTUK PENGOBATAN LUKA BAKAR DAN LUKA SAYAT Muharni, Muharni; Yohandini, Heni; Kaban, Hadir; Jorena, Jorena; Maryadi, Maryadi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 5 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i5.2070-2078

Abstract

Luka terdiri dari luka bakar dan luka sayat. Luka bakar memerlukan perawatan yang khusus mulai fase awal hingga fase lanjut.  Dalam penyembuhan luka perlu penanganan  yang baik agar tidak terjadi infeksi dan mempercepat  proliferase  sel epitel  sehingga mempercepat terjadinya penutupan luka. Luka sayat memiliki resiko  infeksi yang tinggi bila dibandingkan dengan luka bakar sehingga dalam proses preoperatif  diperlukan bahan antiseptik  seperti Iodine, alkohol dan klorheksidin. Luka sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai obat luka bakar dan luka sayat telah beredar dipasaran, namun dalam upaya pemberdayaan masyarakat untuk penanganan kondisi luka bakar dan luka sayat, maka  kami  tim pengabdian pada masyarakat perlu  memperkenalkan kepada masyarakat  khususnya di RW 05 Indralaya Mulya Ogan Ilir tentang  Penggunaan dan pembuatan  sediaan salep daun pacar kuku (Lawsonia inermis L.)  untuk pengobatan luka bakar dan luka sayat. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah terkait khasiat dan kegunaan daun pacar kuku serta informasi ilmiah terkait aktivitas farmakologis dari daun pacar kuku. Selanjutnya diperkenalkan formulasi pembuatan salep daun pacar kuku untuk obat luka.  Hasil kegiatan menunjukkan  masyarakat merasa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman tentang pembuatan salep dari tumbuhan obat. Masyarakat umumnya belum tau kalau daun pacar kuku juga berkhasiat sebagai obat luka.  Kegiatan ini  telah menambah wawasan  masyarakat Indralaya mulya  tentang penggunaan dan pembuatan salep dari tumbuhan obat untuk pengobatan luka.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Dengan Menggunakan model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) Siswa Sekolah Dasar Arianti, Novi Sagita; Deswari, Sri; Siregar, Wardah Khoiriah; Yusmarita, Yusmarita; Fadhilah, Arif; Muharni, Muharni; Yusnita, Rini; Azriani, Yuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.5664

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Pahlawan. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran PBI. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA materi sifat-sifat cahaya dengan menggunakan model pembelajaran PBI pada siswa kelas V SD Pahlawan. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan April hingga Mei 2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 29 orang, dengan jumlah laki-laki 14 orang, dan siswa perempuan berjumlah 15 orang. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa materi sifat-sifat cahaya kelas V SD Pahlawan pada siklus I masih tergolong baik dengan rata-rata 73,10. Selanjutnya dari 29 orang siswa hanya 20 orang siswa yang tuntas sedangkan ketuntasan belajar klasikal 68,96%. Dan hasil belajar pada siklus II tergolong sangat baik dengan rata-rata 82,75, dan 29 orang siswa terdapat 26 orang siswa yang tuntas sedangkan ketuntasan belajar klasikal 89,65%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi sifat-sifat cahaya kelas V SD Pahlawan.
Antidiabetic Activity and Analysis Chemical Compound of Fractions of Leucas lavandulifolia leaves Carissa, Restri Diah; Yohandini, Heni; Muharni, Muharni
IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Vol 10, No 3 (2025): October 2025
Publisher : IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leucas lavandulifolia is one traditional medicine that has been used for the treatment of rheumatism, skin diseases, wounds, diabetes, and migraine treatment. This research aimed to test the antidiabetic activity of the leaf fractions of Leucas lavandulifolia and to identify the chemical content of the selected column fraction. Fractionation was carried out using the graded extraction method with the solvents n-hexane, ethyl acetate, methanol. Testing of antidiabetic activity was performed using the α-glucosidase inhibition method and analysis of the chemical composition content of the selected fraction was performed using the GC-MS method. The research results showed the Ethyl acetate fraction provided the highest antidiabetic activity (IC50 = 4.985 µg/mL) compared to the other fractions and even higher compared to the positive control acarbose (IC50 = 67.07 µg/mL). Separation of the ethyl acetate fraction showed subfractions F6.3 and F6.5 showed the simplest spot pattern. Identification of chemical content with GC-MS showed subfraction F6.3 contained the main component naphthalenepropanal derivative (17.21%) and subfraction F6.5 with the main component fatty acid. Subfractions F6.3 and F6.5 also showed antidiabetic activities with IC50 values of 17.3 and 36.72 µg/mL, respectively, with a very strong category. This indicates the ethyl acetate fraction of L. lavandulifolia leaves is potential to be developed as a source of antidiabetic compounds
Genetic variation based on RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) markers in western tarsiers (Cephalopachus bancanus) from South Sumatra and Bangka Island Pratiwi, Putri Rizki; Muharni, Muharni; Setiawan, Arum; Hanum, Laila; Yustian, Indra
Indonesian Journal of Applied Environmental Studies Vol 5, No 2 (2024): Volume 5 Number 2 October 2024
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/injast.v5i2.11039

Abstract

The western tarsier (Cephalopachus bancanus) is a nocturnal primate classified as Vulnerable by the IUCN. Understanding the genetic variation of tarsier populations in South Sumatra and Bangka Island is crucial for developing effective conservation strategies to protect this unique species. The research aims to determine the genetic variations of tarsiers from South Sumatra and Bangka Island by using 10 primers of the Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) molecular marker, namely ILO 525, ILO 1212, ILO 1204, OPE 16, OPE 17, OPE 19, OPF 06, OPF 04, OPY 03 and OPY 13. The RAPD primers utilized in this study are universal and effectively detect genetic diversity at interspecies and intraspecies levels. These primers have demonstrated the ability to produce clear and distinct electrophoresis band patterns in primates and other mammals. A total of six tissue samples were collected from Bangka Island, specifically from Petaling Village, Mendo Barat, and two additional samples were obtained from South Sumatra, originating from Selangit, Musi Rawas, and Padang Bindu, Ogan Komering Ulu. The Bangka Island samples were derived from a single population inhabiting a secondary forest characterized by shrubs and old rubber plantations. In contrast, the South Sumatra samples were obtained from secondary forest environments. Eight of the ten RAPD primers successfully amplified 89 DNA fragments, exhibiting a high degree of polymorphism. The genetic distance analysis, based on Dice coefficient values ranging from 0.000 to 0.629, revealed varying levels of genetic divergence among the samples. The bootstrap analysis further demonstrated that the relationships among all Western Tarsier (Cephalopachus bancanus) samples had a confidence level exceeding 50%. The observed high polymorphism reflects substantial genetic variability among the samples. RAPD markers thus offer a valuable tool for studies focusing on the relationships within closely related populations.
Co-Authors . ELFITA . MUNAWAR Abd. Rasyid Syamsuri Abdullah Abdullah Ade Oktasari Adriansyah, Fikri Afnidar Agusreni Agus Purwoko Aminah Aminah Aminu, Nurmin Aminudin Bama, Ahmad Aminudin Bama, Akhmad Amsina, Nuryani Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ani Sarah Arianti, Novi Sagita Arif Fadhilah, Arif Arum Setiawan At panagan At panagan Awaliah, Widiarti Azriani, Yuni Bahri, Usman Bana, Akhmad Aminuddin Budiono Budiono Candra Carissa, Restri Diah Cenora, Cindy Dachariyanus Dachariyanus Dachrianus Dachrianus Dachriyanus Dasril Basir Deswari, Sri Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Dewi Fatmarani Surianto Dewi Rahayu Dian Rianita Didi Pratama Dwi Anjar Susanti Elfita Elfita . Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elisa Nurnawati Eliza Eliza Eliza Eliza Emil Pertiwi Endri Junaidi, Endri Erni Erni Fajri, Riyadhul Fajri, Ryadhul Feriska Feriska Ferlinahayati Ferlinahayati Fitri Fitri Fitrya . Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Gemini, Pra Ghaniya, Fahdelaa Gusti Pratiwi Hadir Kaban, Hadir Harmida Harmida Hary Widjajanti Heni Yohandini Husein Hernadi Bahti I Gusti Bagus Wiksuana Indah, Tri Indra Yustian Irwan Irwan Jorena Jorena, Jorena Julinar Julinar Julinar Julinar Julinar Jurnal Pepadu Juswardi Juswardi, Juswardi Khakim, Mokhamad Yusup Nur Laila Hanum Lenny Anwar Lily Restusari Listina, Yuli Marcella, Maria Mardiyanto Mardiyanto Maretha Kobaywan Maretha Kobaywan Maria, Tri Anna Marini . Maryadi Maryadi Maryadi Maryadi MASTUR ADHY SUDRAJAT Masyita Masyita Miksusanti Miksusanti Milanti Okta Ruliza Milanti oktaruliza Milanti oktaruliza, Milanti Mokhamad Yusup Nur Khakim Munajat, Muhammad Fahrizal Munawar . Munawar Munawar Munawar Munawar Munira, Widia Mustafa Kamal Nina Tanzerina Novilla Rezka Sjahjadi Oktafiani, Tiara oktaviani, muthia Pratiwi, Putri Rizki Putra Setia Aji Candra Rahmadania Rahmadania Rahmawati, Rahmawati Rahmi, Nelvin Ramadhan Tosepu Rifdah Nabila Riska Adillah Rivai, M Yunus Rizki . Rosmania, Rosmania Sabandia, La Salni Sarmayanta Sembiring Selviani, Ananda Seni Metasari Siregar, Wardah Khoiriah Sofa Farida Sofa Farida Sri Hidayati Sri Mulyani Suhadi Suhadi Suheyanto Suheryanto Sulaiman Zuhdi Sumarti Sumarti Supriyatna Supriyatna Supriyatna Supriyatna Surianto, Dewi Fatmawati Suryana, Nina Susanty, Sri Syafrina Lamin, Syafrina Syamsiah Triwardana, Singgih Wahyuni, Yayu Yolahumaroh, Yolahumaroh Yuanita Windusari Yuliana Arsil Yusmarita, Yusmarita Yusnita, Rini Yusup Nur Khakim, Mokhamad Zainuddin, Asnia Zara Yunizar Zefron, Zefron