p-Index From 2021 - 2026
5.113
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KETERGANTUNGAN ANAK PADA GADGET DI DESA TANJUNG PERING Yusup Nur Khakim, Mokhamad; Aminudin Bama, Akhmad; Fitrya, Fitrya; Muharni, Muharni; Sembiring, Sarmayanta; Erni, Erni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.1029-1035

Abstract

Teknologi informasi seperti dua sisi mata uang, disatu sisi dapat dijadikan sebagai sarana proses belajar, namun disisi lain konten-konten yang tidak tersaring internet tersebut telah memberikan pengaruh buruk bagi masyarakat, contohnya seperti penyebaran berita bohong (hoax), tidak sesuai dengan etika dan moral yang dianut masyarakat  dan timbulnya ketergantungan anak pada media sosial dan game online. Oleh karenanya diperlukan suatu tindakan untuk membuka kesdaran masyarakat akan bahaya kecanduan gadget melalui gerakan budaya literasi. Literasi informasi bertujuan untuk membangun karakter generasi yang senang membaca, terbuka terhadap informasi dan mampu menyaring informasi negative. Desa Tanjungg Pering merupakan salah satu desa binaan Universitas Sriwijaya. Masyarakat desa Tanjung Pering belum menjadikan literasi sebagai kebiasaan karena beranggapan literasi merupakan kewajiban bagi anak sekolah. Oleh karena itu kegiatan ini dipersiapkan untuk meningkatkan budaya literasi dalam masyarakat melalui edukasi dan membuat pojok baca di desa Tanjungg Pering. Kegiatan diikuti oelh 30 orang ibu-ibu dan sangat didukung oleh Kepala Desa Tanjung Pering. Pojok baca diisi dengan buku buku cerita bergambar, cerita anak dan novel inpiratif untuk memberikan motivasi pada anak agar senang membaca dan terhindar dari bahaya buruk kecanduan hp. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa gerakan literasi sangat dibutuhkan oleh masyarakat guna mengurangi dan mencegah dampak buruk dari kecanduan dan pengaruh teknologi informasi khususnya gawai (gadget). Kegiatan ini merupakan awal yang diharapkan terus berkembang menjadi taman bacaan desa Tanjung Pering
INOVASI MP-ASI DENGAN PEMANFAATAN DAUN KELOR UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN MAKRO DAN MIKRO NUTRIEN SEBAGAI UPAYA MENCEGAH STUNTING DI DESA TANJUNG PERING Fitrya, Fitrya; Miksusanti, Miksusanti; Yusup Nur Khakim, Mokhamad; Muharni, Muharni; Harmida, Harmida
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4936-4944

Abstract

Stunting telah menjadi isu kesehatan nasional karena Indonesia merupakan negara dengan kejadian stunting tertinggi ketiga di dunia. Ogan Ilir adalah salah satu kabupaten di Sumatera Selatan yang angka prevalensi stunting-nya di atas nasional, yakni 24,9 persen. Data kementrian kesehatan melaporkan bahwa  40% anak usia 6-24 bulan tidak diberi makanan yang beragam dan 28% tidak mendapat frekwensi makan yang cukup mengakibatkan tingginya angka stunting. Salah satu sasaran prioritas program percepatan pencegahan stunting adalah ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia 0 – 23 bulan. Upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) yang berkualitas dan tepat. Pemberian makanan pendamping ASI bertujuan melengkapi pemberian ASI dan untuk membiasakan pola makan yang sehat dan memastikan anak-anak tidak mengalami penyakit tidak menular dikemudian hari. Tanaman kelor merupakan salah satu jawaban untuk mengatasi permasalahan ketidak-seimbangan nutrisi yang dihadapi. Daun kelor kaya akan mineral seperti kalsium, potasium, zinc, magnesium, besi, dan tembaga. Vitamin seperti beta-karoten dari vitamin A, D, E dan vitamin B, vitamin C, dan juga flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan. Kegiatan edukasi telah dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 18 September 2024, bertepatan dengan kegiatan Pos Yandu di desa Tanjung Pering. Kegiatan diikuti oleh 30 orang peserta terdiri dari ibu hamil, ibu muda yang memiliki balita dan kader Posyandu. Pada kegiatan ini diajarkan tentang inovasi cara membuat makanan pendamping ASI dengan memanfaatkan daun kelor yang kaya kandungan gizi dan mineral. Kegiatan ini diharapkan dapat mencegah stunting di lingkungan keluarga dan menjadi motor penggerak penurunan angka stunting di daerah Ogan Ilir. Kegiatan ini bermanfaat menambahkan pengetahuan masyarakat tentang manfat daun kelor sebagai MPASI dan mencegah stunting.
PENCEGAHAN HIPERKOLESTEROLEMIA DAN PENURUNAN RESIKO PENYAKIT JANTUNG DENGAN MENGKONSUMSI MINUMAN KESEHATAN Muharni; Yohandini, Heni; Ferlinahayati; Julinar
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1368

Abstract

Indralaya Mulya is one of the sub-districts in Indralaya District, Ogan Ilir, South Sumatra, about 6 KM from the Sriwijaya Indralaya University campus. In modern life, people's lifestyles tend to be unhealthy due to consuming foods that contain high fat, consuming less vegetables and fruit and relatively lacking sports activities. This will trigger high cholesterol (hypercholesterolemia). Various complications can be caused by high levels of cholesterol in the blood, including heart disease. Considering that the condition of high cholesterol levels is commonly found in society, the public has been introduced to the prevention of hypercholesterolemia and reducing the risk of heart disease by consuming health drinks. In this activity, socialization was carried out on the use of traditional medicinal plants (curcuma, guava leaves, sweet starfruit and green betel leaves) to prevent hypercholesterolemia. Furthermore, activity participants' cholesterol levels were also checked. The results of the activity show that the public has great curiosity about the use of medicinal plants to lower cholesterol, the public is relatively aware of the impact of hypercholesterolemia. The results of checking cholesterol levels showed that the participants (20 people) had cholesterol levels in normal conditions. Based on this activity, it was concluded that the people of Indralaya Mulya were relatively in good health and had a high level of concern about maintaining their health.
Dampak Kebijakan Moratorium Pemberian Izin Baru Di Sektor Perkebunan Terhadap Tata Kelola Lahan Di Provinsi Riau Bahri, Usman; Rianita, Dian; Zefron, Zefron; Muharni, Muharni; Zuhdi, Sulaiman
Jurnal Kajian Pemerintah: Journal of Government, Social and Politics Vol. 11 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jkp.2025.vol11(2).25509

Abstract

Moratorium terhadap izin baru di sektor perkebunan, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2018, merupakan langkah strategis pemerintah Indonesia dalam menangani krisis pengelolaan lahan dan tantangan ekologi yang timbul akibat perluasan perkebunan yang luas, terutama perkebunan kelapa sawit. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi kebijakan tersebut terhadap tata kelola lahan di Provinsi Riau, wilayah yang dikenal memiliki kepadatan perkebunan kelapa sawit tertinggi di Indonesia. Metodologi kualitatif dengan metode studi kasus digunakan untuk mengumpulkan data melalui analisis dokumen, evaluasi kebijakan, dan tinjauan literatur ilmiah terkini. Hasil studi menunjukkan bahwa efektivitas kebijakan moratorium terutama dipengaruhi oleh lima indikator kritis: kejelasan isi regulasi, tingkat sosialisasi regional, dukungan dari lembaga lokal, mekanisme pemantauan dan evaluasi, serta tingkat kepatuhan entitas bisnis terhadap larangan izin baru. Kebijakan ini telah secara efektif mengurangi beberapa aspek pertumbuhan perkebunan; namun, tantangan substansial tetap ada, termasuk ketidakkonsistenan regulasi, koordinasi antarlembaga yang tidak memadai, dan keterlibatan masyarakat lokal yang terbatas. Studi ini menyarankan bahwa kebijakan moratorium akan lebih efektif jika didukung oleh peningkatan kapasitas institusional, keterbukaan tata kelola, dan integrasi menyeluruh data izin lintas sektor.
Kajian Kepatuhan Terapi dan Kualitas Hidup Terkait Kesehatan Pasien DM Tipe II di Poli Penyakit Dalam RSUD HA Thalib Kota Sungai Penuh Rizqaini, Alfitratul; Muharni, Muharni; Restusari, Lily; Rahayu, Dewi
JURNAL PROTEKSI KESEHATAN Vol 14 No 2 (2025): JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) is a condition of long-term undernutrition in pregnant women, indicated by a mid-upper arm circumference (MUAC) of less than 23.5 cm, and poses risks to both maternal and fetal health. One of the government strategies to address this issue is the provision of locally based supplementary food (Local Supplementary Feeding). However, most previous studies have predominantly employed quantitative approaches and focused on program coverage, while in-depth case-based analyses at the primary health care level remain limited. This study aimed to describe changes in the nutritional status of pregnant women with CED before and after receiving Local Supplementary Feeding in the working area of Pekanbaru City Primary Health Center in 2024. A qualitative approach with a descriptive case study design was applied to three pregnant women with CED from August 2024 to May 2025. Data were collected through interviews and secondary data from the e-PPGBM system. The results showed an increase in body weight ranging from 5.5 to 12.95 kg and an increase in MUAC of 1–2 cm. However, one case of low birth weight was still observed, indicating the need to evaluate the quality and effectiveness of Local Supplementary Feeding interventions.
Antibacterial Compound from n-Hexane Fraction of Dillenia ochreata Leaves Yohandini, Heni; Muharni, Muharni; Candra, Putra Setia Aji
IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Vol 8, No 2 (2023): June 2023
Publisher : IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24845/ijfac.v8.i2.63

Abstract

Semprawang (Dillenia ochreata) belongs to the Dilleniaceae family that has been used by the Musi tribe, Banyuasin, South Sumatra, for scurvy medicine. This study aims to isolate secondary metabolites from D. ochreata leaves n-hexane extract and test their antibacterial activity against Escherichia coli and Staphylococcus aureus. The D. ochreata leaves were extracted through the maceration method with n-hexane solvent, and the isolated compounds were purified using column chromatography. The isolated compounds were analyzed using FT-IR, 1H-NMR, and 13C-NMR spectroscopy and compared the spectroscopic data with the literature. The antibacterial activity was determined against the E. coli and S. aureus bacteria with the disc diffusion method and MIC value was determined by the microdilution method. Based on the analysis of the spectroscopic data and compared with literature data, it is suggested that the isolated compounds are 3β-glucopyranosyl-lup-20(29)-en-28-oic, which mixes with aromatic compound. The isolated compounds showed antibacterial activity with a minimum inhibitory concentration (MIC) to E. coli at 120 µg/mL and S. aureus at 60 µg/mL
Development of the Fruit Peels of Rambutan (Nephelium lappaceum L.) into Herbal Tea Julinar, Julinar; Ananda, Dea; Huzaifah, Huzaifah; Musifa, Eva; Muharni, Muharni
IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Vol 11, No 1 (2026): February 2026
Publisher : IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24845/ijfac.v11.i1.18

Abstract

Rambutan (Nephelium lappaceum) peel contains various bioactive compounds, including phenolics, flavonoids, and ellagic acid, which function as antioxidants. Antioxidants are compounds needed to inhibit radical reactions and oxidation processes that trigger various diseases. This study aims to determine the potential of rambutan peel to become a herbal tea. The study began with the determination of total phenolic and flavonoid levels in aqueous extracts of rambutan peel, followed by antioxidant activity assessment using the DPPH and FRAP methods. As a comparison, tea from tea leaves (Camellia sinensis) and herbal teas from kelor (Moringa oleifera) leaves and senduduk (Melastoma malabathricum L) leaves were used. The results showed that the aqueous extract of rambutan peel had a total phenolic content of 344.07 mg GAE/g and a flavonoid content of 7.96 mg QE/g, higher than those of tea leaves, kelor leaves, and senduduk leaves. Antioxidant activity test using the DPPH method showed that rambutan peel aqueous extract is an active antioxidant with an IC₅₀ of 0.797 µg/mL, with antioxidant activity 5.45 times stronger than tea leaves, 10.33 times stronger than moringa leaves, and 4.32 times stronger than senduduk leaves. Antioxidant test using the FRAP method also showed that the antioxidant capacity of rambutan peel water extract is 29.66 mgTE/g, higher than those of tea leaves, kelor leaves, and senduduk leaves, with values of 19.84 mgTE/g, 6.12 mgTE/g, and 14.52 mgTE/g, respectively. These data indicate that rambutan peel has strong antioxidant activity and has the potential to be developed as a herbal tea.Keywords: Nephelium lappaceum peel, antioxidants, herbal tea, DPPH, FRAP
TRAINING OF FRUIT SALAD MAKING AND MARKETING STRATEGIES AS AN EFFORT TO IMPROVE LIFE SKILLS AND COMMUNITY MICROECONOMIC BUSINESS PROGRAM IN TANJUNG PERING VILLAGE. Fitrya, Fitrya; Yusup Nur Khakim, Mokhamad; Erni, Erni; Harmida, Harmida; Muharni, Muharni
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.986-992

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pembuatan salad buah di Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan warga dalam menciptakan peluang usaha mandiri. Program pengabdian ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan warga. Melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan salad buah, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan produk olahan bernilai jual tinggi yang dapat mendukung perekonomian keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan salad buah, serta pelatihan pemasaran sederhana berbasis media sosial. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah buah menjadi produk makanan sehat dan menarik, sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis UMKM di desa. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kemandirian ekonomi Masyarakat Desa Tanjung Pering. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan pada tanggal 24 oktober 2025 pukul 9.00 sampai selesai dan diikuti oleh 30 orang ibu ibu PKK. Pada kegiatan ini diajarkan manfaat salad buah, parkatek langsung cara membuat salat dan analisis ekonomi serta strategi pemasarannya.  Antusias peserta sangat tinggi dan kegiatan sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk menambah keahlian dalam menciptakan peuang usaha baru yang tidak membutuhkan modal besar tetapi memiliki peluang pasar yang tinggi.
Pelatihan Pembuatan Sabun Padat Transparan Antibakteri dari Ekstrak Daun Tembesu untuk Meningkatkan Keterampilan Masyarakat Desa Tanjung Seteko Harmida; Tanzerina, Nina; Lamin, Syafrina; Aminasih, Nita; Muharni; Hariani, Poedji Loekitowati
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2697

Abstract

Penggunaan sabun herbal berbasis tanaman lokal semakin populer sebagai alternatif alami pengganti sabun sintetis yang mengandung bahan kimia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan pelatihan pembuatan sabun padat transparan antibakteri dari ekstrak daun tembesu. Ekstrak daun tembesu mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik, tanin, alkaloid, steroid, terpenoid, flavonoid, dan saponin yang bersifat antibakteri. Kegiatan pengabdian Masyarakat dilaksanakan di desa Tanjung Seteko, kecamatan Indralaya, kabupaten Ogan Ilir dengan khalayak sasaran ibu-ibu PKK dan para remaja putri. Metode kegiatan dilaksanakaan dengan tahapan (i) penyuluhan, (ii) pelatihan dan (iii) evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan pretes dan postes untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta terhadap materi dan evaluasi penerimaan terhadap produk sabun yang dihasilkan. Hasil pretes dan postes menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta mengenai sabun padat transparan antibakteri berbahan ekstrak daun tembesu. Sebelum pelatihan, peserta yang mampu menjawab pretes dengan tepat hanya 16,67%, dan meningkat menjadi 90,0% setelah kegiatan dilakukan. Hasil evaluasi ini merupakan indikator keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat. Evaluasi terhadap penerimaan produk sabun dengan 7 kriteria yaitu warna, tekstur, busa, stabilitas, aroma, penampilan dan kenyamanan memperlihatkan bahwa masyarakat menerima dan menyukai sabun padat transparan antibakteri tersebut.
Chemical characteristics and potential as functional food of seminyak leaves (Champereia manillana) Restusari, Lily; Luqiana, Nur; Muharni, Muharni; Rahayu, Dewi
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 11, No 1 (2026): March
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v11i1.2895

Abstract

Seminyak (Champereia manillana) is a local food crop from Rokan Hulu, Riau, which is often consumed as a vegetable. Although traditionally used, valid scientific information regarding its nutritional composition is limited, which hinders its development as a functional food. This study aimed to analyze the proximate nutritional and fiber content of Seminyak leaves to evaluate their potential as functional food. The proximate content (moisture, ash, protein, fat, and carbohydrates) and fiber content were analyzed using AOAC 1993 and FOSS Analytical standard methods. The results were descriptively analyzed by presenting the values obtained from these tests. The analysis results showed that Seminyak leaves have a significant protein content of 4.41% and a high ash content of 2.37%. The fat content was very low (0%). The average values of other proximate nutrients included water (78.85%), carbohydrates (9.72%), and crude fiber (2.9%). With this nutritional profile, especially the high protein and mineral (ash) content and low fat content, Seminyak leaves have great potential as a source of vegetable protein and minerals and as a raw material for developing functional food products, which can contribute to local food diversification and food security.
Co-Authors . ELFITA . MUNAWAR Abd. Rasyid Syamsuri Abdullah Abdullah Ade Oktasari Adriansyah, Fikri Afnidar Agusreni Agus Purwoko Aminah Aminah Aminu, Nurmin Aminudin Bama, Akhmad Amsina, Nuryani Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Ananda, Dea Ani Sarah Arianti, Novi Sagita Arif Fadhilah, Arif At panagan At panagan Awaliah, Widiarti Azriani, Yuni Bahri, Usman Bana, Akhmad Aminuddin Budiono Budiono Candra Candra, Putra Setia Aji Carissa, Restri Diah Cenora, Cindy Dachariyanus Dachariyanus Dachrianus Dachrianus Dachriyanus Dasril Basir Deswari, Sri Devi Savitri Effendy, Devi Savitri Dewi Fatmarani Surianto Dewi Rahayu Dian Rianita Didi Pratama Dwi Anjar Susanti Elfita Elfita . Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elfita Elisa Nurnawati Eliza Eliza Eliza Eliza Emil Pertiwi Erni Erni Fajri, Riyadhul Fajri, Ryadhul Feriska Feriska Ferlinahayati Ferlinahayati Fitri Fitri Fitrya . Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Fitrya Gemini, Pra Ghaniya, Fahdelaa Gusti Pratiwi Hadir Kaban, Hadir Harmida Harmida Harmida Hary Widjajanti Heni Yohandini Husein Hernadi Bahti Huzaifah, Huzaifah I Gusti Bagus Wiksuana Indah, Tri Irwan Irwan Jorena Jorena, Jorena Julinar Julinar Julinar Julinar Julinar Jurnal Pepadu Juswardi Juswardi, Juswardi Khakim, Mokhamad Yusup Nur Laila Hanum Lenny Anwar Lily Restusari Listina, Yuli Luqiana, Nur Mardiyanto Mardiyanto Maretha Kobaywan Maretha Kobaywan Maria, Tri Anna Marini . Maryadi Maryadi Maryadi Maryadi MASTUR ADHY SUDRAJAT Masyita Masyita Miksusanti Miksusanti Milanti Okta Ruliza Milanti oktaruliza Milanti oktaruliza, Milanti Mokhamad Yusup Nur Khakim Munajat, Muhammad Fahrizal Munawar . Munawar Munawar Munawar Munawar Munira, Widia Musifa, Eva Nina Tanzerina Nita Aminasih Novilla Rezka Sjahjadi Oktafiani, Tiara oktaviani, muthia Poedji Loekitowati Hariani Rahmadania Rahmadania Rahmawati, Rahmawati Rahmi, Nelvin Ramadhan Tosepu Rifdah Nabila Riska Adillah Rivai, M Yunus Rizki . Rizqaini, Alfitratul Sabandia, La Salni Sarmayanta Sembiring Selviani, Ananda Seni Metasari Siregar, Wardah Khoiriah Sofa Farida Sofa Farida Sri Hidayati Sri Mulyani Suhadi Suhadi Suheyanto Suheryanto Sulaiman Zuhdi Sumarti Sumarti Supriyatna Supriyatna Supriyatna Supriyatna Surianto, Dewi Fatmawati Suryana, Nina Susanty, Sri Syafrina Lamin, Syafrina Syamsiah Wahyuni, Yayu Yolahumaroh, Yolahumaroh Yuanita Windusari Yuliana Arsil Yusmarita, Yusmarita Yusnita, Rini Yusup Nur Khakim, Mokhamad Zainuddin, Asnia Zara Yunizar Zefron, Zefron