Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pendidikan demokrasi dan Islam: membangun generasi inklusif dan toleran ditengah tantangan global Nasrudin; Hermawan
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v11i2.6053

Abstract

Penelitian ini membahas potensi mensinergikan demokrasi dan Islam dapat bekerja sama untuk membangun generasi yang inklusif dan toleran di tengah tantangan global. Metode utama yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Metode ini melibatkan tinjauan literatur yang digunakan untuk menilai literatur yang membahas bagaimana nilai-nilai Islam, seperti keadilan dan musyawarah, dan nilai-nilai demokrasi, seperti kebebasan berpendapat dan kesetaraan, dapat bersatu dengan baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan ini mendorong meningkatnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran serta memperkuat sikap toleransi budaya di kalangan peserta didik. Siswa cenderung lebih aktif menyampaikan pendapat, terlibat dalam diskusi, dan menunjukkan sikap terbuka terhadap perbedaan latar belakang sosial, budaya, dan pandangan keagamaan. Penelitian ini juga mengungkap adanya tantangan dalam implementasi, khususnya terkait dengan kesiapan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Sebagian guru, terutama yang tidak berlatar belakang teknologi informasi, masih mengalami keterbatasan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Selain itu, keterlibatan guru dalam membangun kolaborasi dengan masyarakat belum sepenuhnya optimal, sehingga memerlukan penguatan peran dan dukungan institusional. Dengan menunjukkan bahwa pendekatan holistik yang didasarkan pada nilai Islam dan demokrasi dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mengembangkan karakter siswa, penelitian ini memberikan kontribusi penting. Rekomendasi penting termasuk pengembangan kurikulum yang didasarkan pada nilai, pelatihan guru untuk menghadapi era digital, dan kolaborasi masyarakat dalam pengelolaan pendidikan. Hasil ini memberi kita kerangka strategis yang berguna untuk menghadapi tantangan global dan membangun generasi yang ramah, toleran, dan adaptif. Penelitian ini unik karena menggunakan pendekatan multidisipliner yang menggabungkan demokrasi sebagai nilai utama dengan Islam. Penelitian ini unik karena menggunakan pendekatan multidisipliner yang menggabungkan demokrasi sebagai nilai utama dengan Islam.
Revitalisasi Dana Menganggur dalam Ekonomi Islam: Analisis Prinsip Iktinaz dan Arah kebijakan moneter Ekspansif Nasrudin; Nursari, Nina; Nurzannah, Firda; Hidayah, Paisah Nurul; Priatna, Elya Nur Awaliyah Fadhilah Fatimah
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v12i1.19399

Abstract

The phenomenon of idle funds amounting to Rp457.5 trillion stored at Bank Indonesia reflects the inefficiency of the financial system and the weak transmission of monetary policy to the real sector. From an Islamic economic perspective, this condition represents the practice of iktinaz or hoarding of wealth without social benefit, which contradicts the principle of maqāṣid al-syarī‘ah, especially the aspect of tadāwul al-māl (circulation of wealth). This study aims to analyse the concept of iktinaz in the context of modern economics and to offer directions for an expansionary monetary policy grounded in Islamic values. This study uses a qualitative method with a normative approach and content analysis of national macroeconomic data and Bank Indonesia's monetary policy.. The results show that idle funds are not only a technical liquidity issue but also a crisis of values in wealth management. Therefore, the revitalisation of idle funds can be achieved through Islamic monetary instruments such as productive sukuk, qard al-hasan, and cash waqf-linked sukuk, which can encourage the circulation of funds to the productive sector. The novelty of this research lies in formulating a Sharia monetary policy that integrates moral, spiritual, and economic dimensions. Its contribution offers a new paradigm of Islamic monetary policy oriented towards distributive justice and financial sustainability.
Multimedia-Based Education to Improve Breast Self-Examination Knowledge among Women of Reproductive Age Norna Amalia Sholeha; Herin Mawarti; Masruroh; Nasrudin; Suyati
Indonesian Health Science Journal Vol. 6 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al- Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/ihsj.v6i1.186

Abstract

Latar Belakang:  kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak terdeteksi pada wanita usia produktif dan menduduki peringkat kedua penyebab kematian akibat kanker pada wanita. Tujuan: menganalisis Pengaruh Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri Melalui Multimedia Terhadap Pengetahuan Sadari Pada Ibu Usia Produktif. Metode:   Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) dengan model pretest-posttest control group. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 66 ibu usia produktif, Besar sampel 32 ibu, dibagi 2 kelompok perlakuan dan kontrol dengan teknik simple random sampling. Analisis menggunakan Uji t 2 sampel bebas α = 0,05. Hasil: Hasil uji paired t test nilai P = 0.000 berarti ada perbedaan pengetahuan pada kelompok intervensi sebelum dan setelah dilakukan edukasi SADARI, pada kelompok kontrol nilai P=0,103 yang artinya tidak ada perbedaan. Nilai selisih pengetahuan kelompok intervensi yaitu ∆ ± (SD) = 2,5 ± (1,2)) dan kelompok kontrol yaitu ∆±(SD) = 0,8 ± (1,9). Hasil uji t 2 sampel bebas, P= 0.000, artinya ada perbedaan yang signifikan nilai selisih pengetahuan pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol. Kesimpulan:  Pemberian Edukasi SADARI Melalui Multimedia dapat meningkatkan pengetahuan SADARI.
Edukasi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) pada Siswa Sekolah Dasar Di Wilayah Pesisir NASRUDIN; RUSLIN; IRNAWATI; HASNAWATI; WAHYUNI; MUHAMMAD ARBA; NUR ILLIYYIN AKIB; LOLY SUBIATY IDRUS; RAHMAT MULIADI; ACHMAD ROSYADI; FANNY RAHMADHANI .N; SRIMULIANA
Ragom Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Ragom: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Program Studi Hubungan Internasional FISIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) memiliki kontribusi penting terhadap pemenuhan kebutuhan energi harian siswa, namun juga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan apabila tidak memenuhi aspek keamanan pangan. Anak usia sekolah merupakan kelompok rentan terhadap paparan kontaminan biologis maupun kimia akibat rendahnya pemahaman tentang higiene dan keamanan pangan. Kondisi wilayah pesisir dengan suhu lingkungan yang relatif tinggi dapat mempercepat kerusakan pangan dan meningkatkan risiko penggunaan bahan berbahaya, seperti formalin, pada makanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SDN 1 Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara mengenai pemilihan jajanan yang aman, sehat, dan higienis. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pre-test, edukasi interaktif, dan evaluasi melalui post-test terhadap 38 siswa kelas IV dan V. Materi edukasi mencakup pengenalan jajanan sehat, pentingnya mencuci tangan sebelum makan, bahaya jajanan terbuka dan kotor, risiko penggunaan pewarna berlebihan, pengenalan formalin, serta pentingnya membaca label pangan melalui konsep Cek KLIK BPOM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa pada seluruh indikator, terutama terkait bahaya formalin pada makanan dan pentingnya membaca label pangan. Selain itu, siswa mulai mampu mengenali ciri jajanan yang aman dan memahami pentingnya perilaku hidup bersih dalam mencegah penyakit akibat pangan yang tidak aman. Kegiatan edukasi berbasis sekolah terbukti mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai keamanan pangan serta mendorong perilaku konsumsi yang lebih sehat pada anak usia sekolah di wilayah pesisir.
DIGITAL CIVIC ENGAGEMENT BERBASIS LITERASI DIGITAL DALAM PENGUATAN KEWARGANEGARAAN INKLUSIF DI DESA KARANGPATIHAN Sasmita, Wikan; Hamidah Ulfa Fauziah; Agus Widodo; Etty Andyastuti; Nursalim; Yunita Dwi Pristiani; Irawan Hadi Wiranata; Idang Ramadhan; Moch. Zaini; Nasrudin; Ambiro Puji Asmaroini; Ardhana Januar Mahardhani; Hadi Cahyono; Sunarto
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2026.05.1.2

Abstract

Transformasi digital telah mengubah pola partisipasi masyarakat, termasuk dalam praktik kewarganegaraan di wilayah pedesaan. Namun, rendahnya literasi digital masih menjadi kendala utama dalam mewujudkan partisipasi digital yang inklusif. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat digital civic engagement melalui peningkatan literasi digital masyarakat Desa Karangpatihan. Metode yang digunakan adalah participatory action research melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi program. Kegiatan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas perangkat desa, pemuda, kelompok perempuan, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi digital peserta sebesar 78% berdasarkan hasil evaluasi pre-test dan post-test. Tingkat partisipasi peserta selama program mencapai 85%, dengan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas sosial berbasis digital sebesar 70%. Selain itu, kelompok perempuan dan lansia mulai aktif memanfaatkan media digital untuk memperoleh informasi publik dan berpartisipasi dalam forum komunitas digital desa. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi digital berperan strategis dalam memperkuat digital civic engagement yang inklusif dan partisipatif. Oleh karena itu, program literasi digital perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam kebijakan pembangunan desa guna mendukung masyarakat yang adaptif di era digital.
Co-Authors A. Hari Witono Abraham Rahman ACHMAD ROSYADI Adrian Ichsan Pratama Agung Wibawa Mahatva Yodha Agus Widodo Amaliah, Wa Ode Fitri Ambiro Puji Asmaroini Anam, Hoirul Annisa, Vyra Luthfia Arba, Muhammad Ardhana Januar Mahardhani Armada, Ade Aslamiyah Aspadiah, Vica Ayu Wulandari Cicilia, Retno Etty Andyastuti Fadhliyah Malik Fahruddin FANNY RAHMADHANI .N Fitariani, Selvia Fitrawan, La Ode Muhammad Fitria Nurcahyani Fitria, Ony Nur Fristiohady, Adryan Ginting, Ronaldo Keristanta Hadi Cahyono Hamidah Ulfa Fauziah Handoyo Sahumena Hariana Hasnawati Herin Mawarti HERMAWAN Hidayah, Paisah Nurul Idang Ramadhan Indrianti, Dayu Fitria Irawan Hadi Wiranata Irnawati Jakfar Shodiq Jusna KHUMAIDI, ALIFUDIN Kismawati La Ode Rakhmatsyah Loly Subhiaty Idrus Loly Subhiaty Idrus LOLY SUBIATY IDRUS Lulu Rahmatia Maryani Masruroh Melati Sukma Moch. Zaini MUHAMMAD ARBA Muhammad Fatchullah El Islami Muhammad Yusril Fadhilah mukhamad rajin Muthmainnah, Ayu Natalia Christiani Putri Nina Nursari Norna Amalia Sholeha Novriady, Muhammad Rizky Nur Illiyyin Akib Nurbaida Nurlansi Nursalim Nursari, Nina Nurwijayanti Nurzannah, Firda Priatna, Elya Nur Awaliyah Fadhilah Fatimah Rahmanpiu RAHMAT MULIADI RAHMAT MULIADI, RAHMAT Raisu, Risnawati Rohmana, Devie Wianda Ruslin Ruslin Saebani, Beni Ahmad Sahidin Sahidin Sasmita, Wikan Septianisa, Tifani Simanjuntak, Dicky Budiman Siska Amalia Siska Rahmayanti Srimuliana Sunandar Ihsan SUNARTO SURYANI SUYATI Syukur, Novita Sari Ubaidilah, Syafik Umi Azizah Kusumaningrum Urifah, Siti WAHYUNI Yunita Dwi Pristiani Zein Muchamad Masykur Zulkifli