p-Index From 2021 - 2026
7.448
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Penelitian Agama Jurnal KOMUNIKA Jurnal INSANIA Buletin Al-Turas Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal S2 Pendidikan Sains ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Ilmu Dakwah Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer BERDIKARI : Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Preventif Journal JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Bio-Lectura JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi) GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Variabel Indonesian Journal of Health Sciences Research and Development (IJHSRD) Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro Jurnal Dakwah dan Komunikasi BIOEDUPAT: Pattimura Journal of Biology and Learning Indo-MathEdu Intellectuals Journal International Journal of Applied Finance and Business Studies PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Kode : Jurnal Bahasa Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Terapan Pemerintahan Minangkabau Jurnal Pemberdayaan Umat Journal of Economics and Social Sciences Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat MEUSEURAYA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT International Journal of Multidisciplinary Research of Higher Education (IJMURHICA) Science And Education Journal (SNEJ) IIJSE Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora FENOMENA: Journal of Social Science Journal of Social Work and Science Education Journal of Education, Social & Communication Studies Journal of English Education Forum (JEEF) Karya Kesehatan Journal of Community Engagement PESHUM Reflektika
Claim Missing Document
Check
Articles

TAKTIK MIMIKRI DAN MOKERY: UPAYA RESISTENSI DAN NEGOSIASI KOMUNITAS BONOKELING TERHADAP ISLAM PURITAN DESA PEKUNCEN KECAMATAN JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS Nawawi, Nawawi; S., Lasiyo; Wahyono, Bayu
KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 10 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Dakwah IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.476 KB) | DOI: 10.24090/komunika.v10i1.866

Abstract

Community Bonokeling is an Islamic community that maintains traditional heritage of their ancestors. They have built a community based on the teachings from their ancestors. Bonokeling is an ascetic and rural community in Pekuncen that is surrounded by the dominance of puritan and goverment. As a subordinate society, Bonokeling community face pressure from and against domination of puritan using mimicry and mokery. They imitate what have been done by puritan with a modification of language and culture. They did it in order to maintain their existence as well as their tactics of resistance and negotiations toward the domination. Komunitas Bonokeling adalah komunitas masyarakat Islam penganut kepercayaan yang mempertahankan warisan tradisi nenek moyangnya. Mereka membangun komunitas berdasarkan pada ajaran leluhurnya. Komunitas Bonokeling di desa Pekuncen merupakan masyarakat yang asketis yang terkepung oleh dominasi agama puritan maupun negara. Sebagai masyarakat yang tersubordinasi, komunitas Bonokeling melawan tekanan dominasi agama puritan dengan melakukan mimikri dan sekaligus mokeri. Mereka meniru apa yang dilakukanoleh Islam puritan dengan permainan bahasa dan perumitan-perumitan budaya. Hal itu mereka lakukan demi untuk menjaga eksistensi mereka sekaligus sebagai taktik resistensi dan negosiasi terhadap yang dominan.
Otoritas Manajemen Mutu Madrasah di Era Otonomi Nawawi, Nawawi
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 11 No 1 (2006)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1450.637 KB) | DOI: 10.24090/insania.v11i1.97

Abstract

Its really a complicated matter to find solution aout madrasah’s position. Various problem which emerge before a period of autonomy, not yet completed, added by new problem which always emerge one another. By otonomization of madrasah institute, madrasahhave to be given the authority to arrange its own bussiness; improving its human resource and managing effort to financing institute self-supportingly, not depended to institute National Religion Departement. Madrasah (state) is under authority of district’s Religion Departement, the duty is only limited to observation structurally and have no authority to intervence the institute. To realize it, madrasah have to apply total quality management to face the free competition.
Reformasi Pendidikan sebagai Tuntutan Sejarah Nawawi, Nawawi
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 11 No 2 (2006)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1442.613 KB) | DOI: 10.24090/insania.v11i2.169

Abstract

The system of national education considered necessary a reform. During the time national education only yielding depressed human being, is not critical and is not creative, thinking and acting only according to power structure. National education have to be returned to powered of society and to realize the new vision of society Indonesia which Madani. National education represent the demand foundament commended by constitution 1945. Therefore national education have to as according to constitution, realizing democratic society, esteem the human right and form of government smart Indonesian nation.
PERANAN ILMU ARUDH DALAM MENELAAH BAHASA SYAIR Nawawi, Nawawi
Buletin Al-Turas Vol 10, No 1 (2004): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1669.08 KB) | DOI: 10.15408/bat.v10i1.4129

Abstract

Pada zaman jahiliyah syair merupakan  sa­ lah satu  jenis seni bahasa  yang  sangat digemari bangsa  Arab. Syair didendangkan dalam berbagai  pertemuan, di pasar dan di tempat lainnya. Bangsa Arab secara naluri berkarakter sebagai penyair karena lingkungan mereka sangat kondusif. Arab baduy misalnya, hidup bebas dan tidak tunduk kepada penguasa atau peraturan­peraturan tertentu. Mereka lebih cenderung  dikuasai perasaan. Semua itu merupakan faktor potensial yang mendorong mereka untuk menggubah syair. Karena itu bukan hal yang aneh jika syair dan penyair lahir dalam setiap generasi.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENULISAN KARYA ILMIAH GURU BERBASIS PENELITIAN BAGI GURU MGMP IPA KABUPATEN MEMPAWAH Sari, Mustika; Dafrita, Ivan Eldes; Darmawan, Handi; Trisianawati, Eka; Sulistiany, Henny; Nawawi, Nawawi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v3i2.1320

Abstract

AbstrakPeningkatan profesional guru harus terus dilakukan. Pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan salah satu dari unsur utama yang kegiatannya dapat diberikan angka kredit. Masih terdapat kendala yang dialami guru dalam membuat proposal maupun laporan penelitian seperti halnya yang dialami oleh guru-guru anggota MGMP IPA Kabupaten Mempawah. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru IPA dalam merencanakan, melaksanakan, melaporkan, serta mempublikasikan hasil penelitian. Metode yang digunakan yaitu pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru anggota MGMP IPA Kabupaten Mempawah. Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan melalui tahap analisis masalah, paparan materi, diskusi dan pada akhir sesi dilakukan pendampingan dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan. Pada akhir kegiatan pengabdian diharapkan guru sasaran telah menghasilkan proposal penelitian dan telah memiliki wawasan pengetahuan cara mempublikasikan pada jurnal ilmiah yang akan dituju. 
TRADISI UNGGAHAN SEBAGAI TRANSFORMASI AGAMA, SOSIAL, DAN BUDAYA (Studi Etnografi Komunitas Bonokeling di Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas) Nawawi, Nawawi
Jurnal Penelitian Agama Vol 17 No 2 (2016)
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (885.591 KB) | DOI: 10.24090/jpa.v17i2.2016.pp153-173

Abstract

Abstract: Unggahan tradition in a ritual that is unique and full of magical feel. Unggahan conducted at sites considered sacred and trusted local people can get closer to the Almighty. This ritual in understood as a form of preservation of cultural heritage. In the social and cultural context, unggahan can be used as a vehicle for social cohesion, a means of togetherness of community members. In a unggahan ritual procession, community members gathered togheter without any barriers in the class and social status. Unggahan centred in rural communities Bonokeling Pekuncen Jatilawang District of Banyumas. All members of the community, including “child putu” of the various regions, both in the district of the Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, even in far away arears come together in Pekuncen. Unggahan also become a means of gathering the family and as well as a social, cultural, and religious transformation. Unggahan is an expression of piety society where a sense of mutual assistance, solidarity and togetherness become main patterns of this tradition. Keyword: Unggahan, Transformation, Religion, Social, Culture.
KAJIAN UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NAPZA MELALUI PENINGKATAN KONTROL SOSIAL MASYARAKAT DI KELURAHAN KAMPUNG SALO KOTA KENDARI Saltar, Laode; Lestari, Sari Ari; Masriwati, Siti; Nofitasari, Arie; Nawawi, Nawawi; Lisnawati, Lisnawati; Prasetya, Fikki
Preventif Journal Vol 4, No 2 (2020): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.402 KB) | DOI: 10.37887/epj.v4i2.12483

Abstract

AbstractPenyalahgunaan NAPZA di Indonesia meningkat secara cepat. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan untukmencegah penyalahgunaan NAPZA baik oleh pemerintah maupun masyarakat, namun angka penyalahgunaanNAPZA terus meningkat tajam. Jumlah pengguna NAPZA di Kota Kendari dari Januari sampai November tahun2016 sebanyak 138 orang, dan dari angka tersebut, 107 orang adalah kalangan pelajar atau anak sekolah.Penelitian bertujuan untuk mengetahui upaya pencegahan penyalahgunaan Napza melalui peningkatan kontrolsosial masyarakat di Kelurahan Kampung Salo Kota Kendari. Penelitian studi kasus digunakan untuk mengkajipermasalahan dengan pendekatan kualitatif, melalui Diskusi Kelompok Terarah (focus group discussion/FGD).FGD dilakukan di salah satu rumah warga dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang, yaitu: lurah, ketua RW,ketua-ketua RT, tokoh-tokoh masyarakat dan perwakilan warga setempat, serta menggunakan menggunakaninteractive model of analysis untuk analisis data. Hasil penelitian diperoleh empat tema yaitu pertama;penyuluhan kesehatan mencakup sasaran dan tempat penyuluhan, kedua; dukungan sosial yang mencakuppenyediaan pelatihan keterampilan dan kegiatan positif seperti olah raga, ketiga; perhatian orang tua yangmencakup pengawasan orang tua dan keterbukaan orang tua, keempat; pengawasan masyarakat yangmencakup peran tokoh masyarakat dan peran masyarakat. Saran-saran penelitian adalah pendidikan kesehatansebaiknya diberikan secara berkesinambungan kepada individu, keluarga dan kelompok serta perlunyadukungan sosial melalui kegiatan positif untuk mencegah penyalahgunaan Napza. Masyarakat perlu membuatsystem pengawasan pencegahan dan penyalahgunaan Napza yang melibatkan pemerintah setempat, aparatkeamanan, pihak sekolah, tokoh masyarakat, keluarga serta kelompok masyarakat.Kata kunci: kontrol sosial, penyalahgunaan napza, upaya pencegahan 
KRITERIA KAFA’AH DALAM PERKAWINAN: ANTARA ABSOLUT-UNIVERSAL DAN RELATIF-TEMPORAL Ibrahimy, Ahmad Azaim; Nawawi, Nawawi; Nashirudin, Muh
Al-Ahkam Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum Vol 5, No 2 (2020): Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum
Publisher : IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/al-ahkam.v5i2.2371

Abstract

Penelitian ini menemukan bahwa kriteria kafa’ah dalam perkawinan mencakup tiga dimensi yaitu dimensi etik-religius, status sosial dan material. Kafa’ah etik-religius bersifat mutlak, permanen dan universal dimana berlakunya  tidak terbatas pada ruang dan waktu. Sementara kafa’ah pada dimensi status sosial dan material bersifat relatif dan lokal. Kafa’ah berupa status sosial tidak memiliki dasar yang jelas dari al-Qur’an maupun sunnah Nabi SAW dan bertentangan dengan ajaran Islam yang memandang bahwa derajat seseorang tidak ditentukan dengan status sosial tetapi dengan aspek ketakwaannya. Dalam hal ini, status sosial sebagai kriteria  kafa’ah dalam penikahan dipengaruhi kefanatikan kultur budaya Arab yang berkembang pada waktu Islam di Arab. Begitu pula ulama ketika menformulasikan  kriteria kafa’ah dalam penikahan tidak lepas dari pengaruh kultur Arab. Karena itu, kafa’ah ini jelas bersifat fanatik kearaban yang bersifat temporal dan lokalitas yang tidak mungkin bisa diimplementasikan secara totalitas yang dibatasi  ruang dan waktu. Yakni, kafa’ah dimensi status sosial bersifat relatif dan tidak mutlak hanya berlaku pada kalangan bangsa Arab saja, karena karakteristik  Arab sangat menjaga terhadap   keturunan.   Memang ada pendapat ulama yang memberi kriteria kafa’ah berupa keturunan atau status sosial berdasarkan hadis sebenarnya bersifat temporal dan lokal yang bisa berubah sesuai dengan konteks sosial
PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA NEGERI 1 PONOROGO MATERI GENTIKA MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING Sukardi, Sukardi; Nawawi, Nawawi
JURNAL PENDIDIKAN SAINS DAN APLIKASINYA Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya (JPSA)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpsa.v3i2.2305

Abstract

The goal of this analysis is to assess the improvement in science process skills (SPS) and cognitive enhancement of Ponorogo 1 Public High School students on genetic material using the Project Based Learning model. This type of study is part of Classroom Action Research Studies. The study subjects included 36 students of class XII MIPA 1 at Ponorogo 1 Public High School. Data was obtained using the Science Process Skills (SPS) Task observation board, interview, final cycle reflection sheets, and test questions. . The data were analysed using qualitative and quantitative analysis. The results showed that there was an improvement in student cognitive learning outcomes and in the Science Process Skills (SPS) class XII MIPA 1 at Ponorogo 1 Public High School using the Project Based Learning model.
Analysis of Feeding Behavior and Family Food Security as a Stunting Risk Factor in Semarang City Najib, Najib; Giyarsih, Sri Rum; Listyaningsih, Umi; Nawawi, Nawawi
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 19, No 2 (2023)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v19i2.43144

Abstract

Stunting can be caused by many factors, including how a mother feeds her child. How much a family eats and how secure their food supply affects the number of short toddlers. This study examines feeding behavior, family food security, and stunting in Semarang. Quantitative observational analytic case-control study of 83,397 stunting-risk families. This study included 100 Semarang families at risk of stunting, with 50 cases (cases) and 50 controls (controls). This study used univariate and bivariate analysis. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between feeding behavior and the incidence of stunting in Semarang City (p value = 0.002, OR = 4.030, 95% CI 1.712–9.488). Children who are cared for with inappropriate feeding behavior have a significantly greater risk of experiencing stunting compared to children who are cared for with appropriate feeding behavior. In addition, the relationship between family food security and the incidence of stunting in the city of Semarang was also confirmed to be statistically significant (p value = 0.000, OR = 6.833, 95% CI 2.732-17.093). Children who are cared for in food-insecure families are six times more at risk of experiencing stunting compared to children who are cared for in food-secure families. Based on the research data, it can be concluded that there is a relationship between feeding behavior and family food security and the incidence of stunting in the city of Semarang.
Co-Authors A Zaenurrosyid Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Karim Abdurrohman, Abdurrohman Abna, Nurjannah Ahmad Azaim Ibrahimy Aldiansyah, Agung Amrullah Amrullah Amrullah Ardiansyah, La Ode Arif Januardi Asror, Shofail Bachrul Ulum Badrut Tamam Bayu Wahyono, Bayu Bella, Syarifah Boniesta Zulandha Melani Cristi, January Didit Haryadi Dwiyana, Ersa Eka Trisianawati, Eka Eldes Dafrita, Ivan Emeliana, Emeliana Emi Tipuk Lestari *, Emi Tipuk Lestari Endang Kusumajaya, Uray Fadiyah, Syifa Fahmi, Rizkia Rahayu Aji Firdausi, Moh. Husni Firmansyah Firmansyah Fitriana, Sulis Mai Hadziq, Muhammad Bayin Hanum, Azizah Haq, Moh. Fahriyul Hayah, Nabila Fatha Zainatul HENNY SULISTIANY, HENNY Herditiya, Herditiya Hidayatus Sholihah Hoesni, Rizky Kurniawan Indra Indra Ivan Eldes Dafrita, Ivan Eldes Jartiawati, Paskaliadini Junaidi Arsyad, Junaidi Kamali, Moh KHOIRUL ANAM Krespo, Gala L. Lisnawati Lail, Husnul Lalu Nurtaat, Lalu Lestari, Marselina Alisa Lestari, Sari Ari Lestari, Yuni Budi Lisdawati, Ayu Novia Mahyuni Mahyuni Maleha, Adelia Manisa, Tesa Marhadi Saputro Masriwati, Siti Maulidah, Khotimatul Meigito, Moses Miftahuddin Miftahuddin Mirwan, Mirwan Moad, Moad Moh Mujibur Rohman Moh. Nisyar Sy. Abd. Azis Mohammad Reza Muh Nashiruddin Muhaimi, Lalu Muhammad Amin Munawaroh, Nunung Mustika Sari, Mustika N. Nazaruddin Nabila, Anisa Sania Najib Najib Niken Eka Priyani Nofitasari, Arie Novianti, Asri Dwi Nur, Maulana Nurmayanti, Novi Prasetya, Fikki Prastyo, Ferry Angga Purnamasari, Anisa Purwanti, Heni Putera, Lalu Jaswadi Rahmani, Mahabbati Izzati Rakatiwi, Yolanda Ramadhani, Meka Dina Ranti, Yuliani Rofiqoh A, Farah Rozikin, Imam RP Tendean, Noudy Rujito, Rujito Rusilawati Rusilawati S., Lasiyo Sahuddin Sahuddin, Sahuddin Saiful Bahri Saiful Bahri Saltar, Laode Siswandi Siswandi, Siswandi Sofiana, Ririn SOLEH, BADRUS Sri Rum Giyarsih Sugiyarto Sugiyarto Sukardi Sukardi Suratha, I Gede Susanti, Ni Wayan Mira Sutarno Sutarno Syafrial Nur Taufik Hidayat Taufiq Hidayat Thohir, Lalu Ubaidillah , Ubaidillah umi halwati Umi Listyaningsih Vais, Vais Veithzal Rivai Zainal Wa Ode Rahmadania Wahyudi Wahyudi Wahyuni, Veny Wardana, Lalu Ali Wargadinata, Ella Lesmanawaty' Wicaksono, Syafril Widhawati, Riswahyuni Winarno, Istiyo Wini Mustikarani, Wini Wulan, Wulan Yuni Andriani Yusra, Kamaludin Zakiah, Manda Liyana Zikwan, M.