Claim Missing Document
Check
Articles

Harapan dan Self-Compassion pada Ibu yang Memiliki Anak Autisme Solihin, St Aisyah Humairah; Mayangsari, Putri; Haerani Nur; Kurniati Zainuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1: Desember 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i1.6801

Abstract

Diagnosis gangguan autisme pada anak sering kali menjadi kabar yang menyedihkan bagi ibu dan dapat menyebabkan stres. Namun, ibu yang memiliki harapan mampu bangkit dari kesedihannya. Self-compassion dapat membantu ibu menyikapi diri dengan positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi harapan dan self-compassion pada ibu yang memiliki anak autisme. Responden dalam penelitian ini adalah dua ibu yang merawat anak dengan gangguan autisme. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fenomenologi, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan analisis menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua ibu menggunakan berbagai cara untuk membantu anak seperti terapi agar ketertinggalan anak dapat terkejar sesuai usia tahapan perkembangan anak regular. Ibu dapat membangun harapan sesuai dengan kondisi anak. Setelah ibu memberi penanganan terapi dan harapan ibu tercapai, ibu dapat membangun harapan baru seperti kemandirian anak. Dalam proses mendampingi anak, ibu membutuhkan sikap self-compassion untuk tetap menjaga kesehatan mental. Ibu yang memiliki dukungan keluarga dapat memiliki sikap self-compassion dengan aspek positif sedangakan ibu yang kurang dukungan dari lingkungan akan menyikapi self-compassion dengan aspek negatif. Harapan dan self-compession pada ibu yang memiliki anak autisme perlu diperhatikan. Penelitian ini memberikan implikasi berupa data dan informasi yang berguna bagi orang tua, terutama ibu, dalam menghadapi diagnosis autisme pada anak.
Pemberian Gawai Pada Anak Usia Dini (Studi Kasus Pada Ibu Bekerja) Pawiloi, Andi Baeduri; Haerani Nur; Kurniati Zainuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7732

Abstract

Gawai tidak seharusnya digunakan oleh anak usia dini, tetapi saat ini kebanyakan ibu memilih untuk memberikan gawai pada anak yang masih tergolong anak usia dini karena beberapa alasan salah satunya karena tidak ingin diganggu saat bekerja dan ingin secepatnya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif ibu yang bekerja memberikan gawai pada anak usia dini, faktor-faktor yang memengaruhi motif ibu, dan dampak penggunaan gawai pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan observasi. Responden dalam penelitian ini melibatkan 2 orang ibu bekerja yang memiliki anak usia dini dan 4 orang keluarga responden sebagai informan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif ibu yang bekerja memberikan gawai pada anak usia dini ada dua, yaitu motif biogenik dan motif sosiogenik. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi motif ibu memberikan gawai pada anak usia dini, yaitu pengetahuan dan pekerjaan ibu. Pemberian gawai pada anak usia dini memberikan dampak positif dan negatif. Dampak positif pada perkembangan kognitif anak usia dini, yaitu anak belajar tentang agama dan meniru gerakan melalui penggunaan gawai, sedangkan dampak negatifnya, yaitu berpengaruh pada perkembangan bahasa, perkembangan sosial, disregulasi emosi, kesehatan mata, bahkan sampai membuat anak usia dini menjadi kecanduan terhadap gawai.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL SUAMI DENGAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA IBU BEKERJA SEBAGAI PERAWAT DI KOTA MAKASSAR Rahmah, Tri; Nur, Haerani; Ansar, Wilda
卷 6 编号 2 (2023): Journal of Correctional Issues (JCI)
Publisher : Polteknik Ilmu Pemasyarakatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52472/jci.v6i2.340

Abstract

Working mothers undergo role demands between family and work which can lead to an imbalance of roles. Role imbalance has an impact on marital satisfaction in working mothers. The purpose of this study was to determine the relationship between husband's social support and marital satisfaction of mothers working as nurses in Makassar City. The subjects in this study were 103 respondents with the characteristics of working mothers, nursing profession, living with their husbands, and having children aged 1-12 years. The sampling technique uses purposive sampling. This study uses the marital satisfaction scale and the social support scale. The results of hypothesis testing using the Pearson product moment correlation showed a significance value of p = 0.00 <0.05 so that the hypothesis in this study was accepted. The results of this study indicate that there is a significant relationship between husband's social support and marital satisfaction in mothers working as nurses in Makassar City. In addition, the correlation coefficient value shows a value of 0.847 in a positive direction. This shows that the higher the husband's social support, the higher the marital satisfaction for mothers working as nurses, and vice versa. The implication of this research is to reflect on the general public regarding the importance of social support, especially from husbands, to increase marital satisfaction for mothers who work as nurses.
GAMBARAN PEMILIHAN PASANGAN HIDUP (MATE SELECTION) PEREMPUAN DEWASA AWAL DITINJAU DARI KETERLIBATAN AYAH Anwar, Nabila Putri; Nur, Haerani
Jurnal Psikologi Malahayati Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Psikologi Malahayati
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i1.11107

Abstract

Abstrak Salah satu tugas perkembangan perempuan dewasa awal adalah memilih pasangan hidup. Ayah merupakan sosok laki-laki pertama yang dikenali oleh anak perempuan, sehingga ayah dianggap menjadi pedoman perempuan dalam berinteraksi laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemilihan pasangan hidup perempuan dewasa awal ditinjau dari keterlibatan ayah. Kriteria responden penelitian ini adalah perempuan dewasa awal berusia 21-30 tahun yang belum menikah dan pernah tinggal serta diasuh oleh ayah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur. Responden dalam penelitian ini berjumlah tiga orang. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis tematik yaitu data driven. Hasil analisis data menunjukkan bahwa peran dan keterlibatan ayah serta keharmonisan keluarga berdampak pada pemilihan pasangan hidup perempuan. Terdapat perempuan yang menginginkan pasangan yang seperti ayah dan perempuan yang tidak menginginkan pasangan seperti ayah. Hal ini kemudian berdampak pada penundaan pernikahan akibat kriteria pasangan yang belum sesuai dengan keinginan responden. Implikasi pada penelitian ini adalah bagi orang tua, khususnya ayah, diharapkan mampu mengembangkan hubungan yang sehat dengan anak perempuan sehingga anak perempuan memiliki pedoman dalam memilih laki-laki yang baik untuk dijadikan pasangan hidup. Proses pemilihan pasangan hidup yang baik juga akan berpengaruh pada kehidupan pernikahan anak perempuan. Kata Kunci: Keterlibatan Ayah, Pemilihan Pasangan, Perempuan Dewasa Awal AbstractOne of the developmental tasks of early adult women is choosing a life partner. Father is the first male figure that is recognized by daughters, so the father is considered to be a guide for women in interacting with men. This study aims to describe the selection of a life partner for early adult women in terms of father involvement. The criteria for this research subject were early adult women aged 21-30 years who were unmarried and had lived and been cared for by their father. The research method used is a qualitative method with case study approach. Data collection techniques using semi-structured interviews. Respondents in this study were three women. Data analysis techniques use thematic analysis techniques, namely data driven. The results of the data analysis show that the role and involvement of the father and family harmony have an impact on the mate selection of a woman's life. There are women who want a partner who is like a father and women who don’t want a partner like a father. This then has an impact on delaying marriage due to partner criteria that are not in accordance with the wishes of the subject. The implication of this research is that parents, especially fathers, are expected to be able to develop healthy relationships with their daughters so that girls have guidelines in choosing a good man to be their life partner. The process of selecting a good life partner will also affect the married life of daughters. Keywords: Early Adult Women, Father Involvement, Mate Selection 
MENGUNGKAP HARAPAN DAN TANTANGAN: PERSPEKTIF IBU DALAM MERAWAT ANAK DENGAN AUTISME Solihin, St. Aisyah Humairah; Nur, Haerani; Zainuddin, Kurniati
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2024): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v7i1.5465

Abstract

Gangguan autisme pada anak menjadi kabar sedih bagi ibu. Ibu dengan kesedihan yang mendalam dan berlangsung dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan stres namun ibu yang memiliki harapan dapat bangkit dari kesedihannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman harapan ibu dalam mengasuh anak autisme. Responden pada penelitian ini adalah enam ibu yang mengasuh anak dengan gangguan autisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan dengan wawancara dan dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis. Hasil penelitian ini adalah keenam ibu mengasuh anak dengan melakukan berbagai cara untuk mengatasi gangguan anak seperti terapi, diet, konsul ke dokter, dan sekolah. Setiap ibu menghadapi kesulitan utama yang sama masalah pada komunikasi dan interaksi anak. Dalam proses mengasuh anak dengan gangguan autisme, ibu merasa up and down karena perkembangan anak yang kadang lambat, kadang terlihat tidak memiliki kemajuan bahkan kadang mengalami kemunduran setelah anak sakit. Ibu yang belum menerima anak mengalami gangguan autisme akan mempertahankan anaknya dapat berkembang seperti anak reguler namun ketika ibu sudah menerima maka harapan utamanya adalah kemandirian anak. Perkembangan anak yang tidak menentu membuat ibu membangun harapan sesuai dengan kemampuan anak. Ibu memaknai harapan sebagai pemicu tetap belajar dan bersabar untuk mendapatkan keinginan. Implikasi penelitian ini yaitu sebagai tambahan wawasan dalam proses mengasuh untuk tetap menjaga harapan realistis terhadap perkembangan anak.
PKM Intervensi Psikologis: Workshop Eksplorasi Potensi Keluarga Individu Berkebutuhan Khusus melalui Kreasi Daur Ulang Sampah Dapur Nur, Haerani; Zainuddin, Kurniati
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Keluarga dengan anggota berkebutuhan khusus menghadapi tantangan kompleks berupa beban pengasuhan tinggi, tekanan ekonomi, dan psikologis yang signifikan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan membantu keluarga individu berkebutuhan khusus dalam mengidentifikasi potensi keluarga dan mengembangkan keterampilan pengolahan sampah dapur menjadi produk bernilai ekonomis. Mitra program adalah Forum Keluarga Spesial Indonesia (FORKESI) Chapter Makassar salah satu komunitas keluarga individu berkebutuhan khusus. lima keluarga dengan individu berkebutuhan khusus dipilih sebagai peserta program berdasarkan kriteria komitmen tinggi dan motivasi untuk mengembangkan keterampilan produktif. Program dilaksanakan melalui empat tahapan: sosialisasi, pelaksanaan pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Pelatihan mencakup workshop eksplorasi potensi keluarga berbasis psikologi positif dan workshop pengolahan sampah dapur yang meliputi pembuatan eco enzyme dari kulit buah, pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci, dan budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) dari sisa makanan. Melalui kegiatan ini, individu berkebutuhan khusus dapat dilibatkan secara dalam setiap tahapan pengolahan sampah sesuai kemampuan mereka. Evaluasi dilakukan melalui pemantauan berkelanjutan via grup WhatsApp untuk memastikan implementasi di rumah masing-masing keluarga. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis keluarga, mengembangkan keterampilan produktif, memberikan alternatif sumber pendapatan, serta berkontribusi pada pengelolaan sampah berkelanjutan. Luaran program berupa peningkatan ketahanan keluarga dan model intervensi psikologis terintegrasi yang dapat direplikasi pada komunitas serupa.Kata kunci: intervensi psikologis, keluarga berkebutuhan khusus, pengolahan sampah dapur, psikologi positif, ketahanan keluarga
Reframing Hope: The Process of Adapting Mothers to Children with Down Syndrome after Receiving a Diagnosis Nur, Haerani; Rifani, Rohmah; Fakhri, Nurfitriany
Journal of Educational, Health and Community Psychology VOL 13 NO 3 SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v13i3.29800

Abstract

This study aims to explore the experiences of mothers adapting after receiving a Down Syndrome (DS) diagnosis for their child. Utilizing a Heideggerian phenomenological approach, data was collected through in-depth interviews with 10 mothers of children with DS, focusing on their emotional responses, acceptance, and hopes. The analysis identified three main themes: initial reactions to the diagnosis and the resulting loss of hope, the process of acceptance, and managing hopes while adapting to the child's condition. The findings reveal the complex journey mothers undergo in restructuring their emotions and thoughts, underscoring the importance of diagnostic confirmation, social support, and spiritual beliefs in the acceptance process. This study contributes to a deeper understanding of mothers’ experiences following a DS diagnosis and offers insights for health professionals and support systems to better assist families during this critical period. The theme of “reframing hopes” emerged as central, facilitating mothers’ ability to adjust and maintain hope for their children’s futures.
Reconceptualizing Gratitude in the Digital Age: An Integrative Review of Subjective Well-Being and Online Interventions Ilham La Jamri,; Haerani Nur
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This integrative review aims to synthesize the literature from 2015–2025 to analyze changes in practice and the effectiveness of digitally mediated gratitude interventions. This study uses an integrative review approach by synthesizing 21 selected studies that align with the PRISMA guidelines. The analysis focuses on digital gratitude expressions, evidence of effectiveness, and factors influencing online interventions. The review identifies three main findings: (1) The emergence of various digital gratitude expressions (e.g., personal journaling apps to social media posts). (2) Strong randomized controlled trial evidence indicates that digital gratitude interventions significantly improve subjective well-being, often through reducing negative thoughts. (3) Intervention effectiveness is influenced by design features such as guidance, task variation, and the integration of Artificial Intelligence (AI). This study proposes a reconceptualization of gratitude in the digital age as a multifaceted phenomenon, encompassing new dimensions such as performative, archived, and mediated gratitude. This conceptualization has important implications for positive psychology theory and the design of future digital interventions. Keywords: Gratitude, Digital, Online Interventions, Subjective Well-Being, Reconceptualization
Peran Virtues dalam Memfasilitasi Flow State untuk Produktivitas dan Resiliensi di Tempat Kerja: Tinjauan Literatur Sistimatis di Era Pasca-Pandemi Gusma, Novaria; Nur, Haerani
Jurnal Psikologi Vol. 3 No. 1 (2025): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pjp.v3i1.5126

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah dinamika kerja dan mendorong organisasi untuk tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga pada pembangunan ketangguhan serta kesejahteraan karyawan. Studi ini bertujuan menelusuri kembali peran nilai-nilai kebajikan (virtues) dalam mendukung pengalaman keterlibatan optimal (flow) sebagai proses psikologis yang berkontribusi pada produktivitas dan resiliensi di lingkungan kerja pasca-pandemi. Penelitian dilakukan melalui Tinjauan Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR) terhadap 20 artikel internasional terbitan 2020–2025 yang membahas hubungan antara virtues, pengalaman keterlibatan optimal, dan resiliensi dalam konteks pekerjaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa virtues seperti integritas, keadilan, dan empati memperkuat iklim kerja yang positif dan mendorong munculnya motivasi intrinsik serta pengalaman keterlibatan mendalam, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan dan kinerja karyawan. Pengalaman keterlibatan optimal berperan sebagai mekanisme penghubung antara virtues organisasional dan penguatan resiliensi psikologis, baik pada tingkat individu maupun organisasi. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi virtues, pengalaman keterlibatan optimal, dan resiliensi dapat menjadi landasan bagi budaya kerja yang produktif, humanis, dan adaptif terhadap tantangan masa depan. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengembangkan model integratif dan menggunakan pendekatan longitudinal guna memperdalam pemahaman mengenai interaksi ketiga variabel tersebut.
Psikologi Ketangguhan Keluarga: Workshop Manajemen Rumah Tangga untuk Ibu Tangguh Binaan Rumah Zakat Sulsel Zainuddin, Kurniati; Nur, Haerani; Sulastri, Tri
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Ketangguhan keluarga merupakan aspek fundamental dalam menghadapi berbagai tantangan sosial ekonomi, terutama bagi kelompok marginal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketangguhan keluarga melalui pendekatan terintegrasi antara psikologi positif dan keterampilan praktis manajemen rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka Program Kemitraan Masyarakat (PKM) PNBP Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar tahun 2025, bekerjasama dengan Rumah Zakat Sulawesi Selatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action research dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Workshop dilaksanakan dalam satu hari dengan 4 sesi menggunakan metode psikoedukasi interaktif, demonstrasi praktis, role-play, diskusi kelompok, dan praktik langsung. Sasaran program adalah 18 ibu rumah tangga dari keluarga marginal binaan Rumah Zakat Sulsel. Materi yang disampaikan meliputi manajemen dapur, manajemen rumah, manajemen waktu, dan manajemen emosi & komunikasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan manajemen rumah tangga peserta, dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 92% dan implementasi keterampilan yang diperoleh mencapai 89%. Program berhasil membangun ketangguhan psikologis keluarga marginal melalui integrasi pendekatan teoretis dan praktis, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga binaan.Kata kunci: ketangguhan keluarga, psikologi positif, manajemen rumah tangga, pemberdayaan masyarakat, keluarga marginal
Co-Authors Abd. Rahim Hatala Abiyyu Arib Mahyiyuddin Afifah, Mawaddah Nur Alwi, M Ahkam Alwi, Muhammmad Ahkam Ananda Ade Salsabila Andi Farrasakti Mirdin Andi Nadia Qarirah Rafifah Alisyahbana Andi Nur Isnayanti Andi Sri Wahyuni Anggraeni, Poppy Dian Annisa, Siti Wardah Ansar, Wilda Anwar, Elshafa Salsabil Anwar, Nabila Putri AR, Hasniar Arini, Nurul Yustika Asniar Khumas Astika Putri Kamal Astuti, Andi Esti Emalia Aswar, Nurhaliza Ainun Audy Adelia Putri Agusalim Azizah, Nur Fuanni Daud, Muh. Eka Damayanti Erfianah, Irfa Faradhilla Shabriyah, Fadhiyah Faradillah Fina Nadzifah Rahman Gusma, Novaria Hadisaputra, Hadisaputra Halim, Nurul Khafifah Haspi, Nurlaila Hendra Suwardi Ihram, Nurul Al Ilham La Jamri, Irdianti Jafar, Eka Sufartianinsih Jaya, Muh. Ilham Karnedy, Astari Khafifah Indah Ramadhani Kurniati Zainuddin Kurniati Zainuddin, Kurniati Lindah, Nur Eva M. Ahkam Alwi Mahmud, Aulia Mastanning, Mastanning Mayangsari, Putri Muhammad Daud Murdiana, Sitti Nabila, Nur Indah Nadia Khulaida Rezky Najiba, Najiba Nasywa Nur Fitrah Nisza, Nur Maghfira Novita Maulidya Jalal Nur Ainul Nur Akmal Nur Shofiyah Jafni Nur, Yusril Abdan Nurfitriany Fakhri Nurmila Sari Nurul Azmi Widya Rahayu Nurussakinah Daulay Daulay Pasenrigading, Andi Riola Pawiloi, Andi Baeduri Poppy Dian Anggraeni Rahmah, Tri Rahmawati Ramadhani, Anita Rohmah Rifani RUSTAN EFENDY, RUSTAN Sari, Nur Nilam Saryuti, Saryuti Saudi, Rizky Rahmawati Sayidah Aulia Ul Haque Sir, Ahmad Amirul Sirajuddin, Witasari Solihin, St Aisyah Humairah Solihin, St. Aisyah Humairah St. Aisyah Humairah Solihin Syamsul Bachri Thalib, Syamsul Bachri Syamzan Syukur Tenribali, Dewani Thohirah, Mursyidah Dianti Tri sulastri, Tri Trijanutami, Andi Anggita WIDYASTUTI Widyastuti Widyastuti Wijaya, Citra Adelia Wiwin Hendriani