Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Rumah Ikan untuk Mewujudkan Desa Sehat, Sejahtera dan Bebas Narkoba Jafar La Kilo; Muhammad Taupik
Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat) Vol 11, No 3 (2022): Jurnal Sibermas (Sinergi Bersama Masyarakat)
Publisher : Univeristas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sibermas.v11i3.12230

Abstract

Drug abuse will have a negative impact on a person's life or future, physically, psychologically and socially. Physically it will cause disturbances in the nervous system, disorders of the heart and blood vessels, skin disorders and disorders of the lungs. Psychologically, it causes sluggishness in work, often tense and anxious, loses confidence, becomes violent and has brutal behavior, has difficulty concentrating, tends to hurt oneself, feels insecure, and even commits suicide. The social impacts that may occur include mental disorders, anti-social and immoral, ostracized by the environment, troublesome and a burden on the family, disrupted education and a bleak future. Seeing the magnitude of the impact caused by drugs, a good and accurate solution is needed, especially in the coastal villages of Tomini Bay (including Tobango District). It takes strong resilience from the apparatus and village communities to tackle the drug problem. through the Development of the Anti-Drug Cadre Inspiration House (FISH) to Realize the Village's Sustainable Development Goals (SDGs) point 3, namely Healthy, Prosperous, and Drug-Free Villages.
Uji Toksisitas Ekstrak Metanol Daun Kecubung (Datura metel L) Menggunakan Metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) A. Mu’thi Andy Suryadi; Moh Adam Mustapa; Muhammad Taupik; Beby Bestari
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Vol 2, No 2 (2022): Mei-Agustus 2022
Publisher : Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/ijpe.v2i2.13272

Abstract

Amethyst plant (Datura metel L.) is often used by people as traditional medicine. This plant contains alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and steroids. Meanwhile, some of these compounds with certain levels can be cytotoxic. Toxicity test using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method is an initial screening to test a plant that has cytotoxic potential for the development of anticancer drugs. The purpose of this study was to determine the toxicity of the methanol extract of the leaves of Amethyst (Datura metel L.) to shrimp larvae (Artemia salina Leach) using the BSLT method. The test was carried out using several concentration variations, which are 10, 20, 40, 80, and 160 μg/Ml, and a control solution with 3 replications. Each concentration used 10 larvae, and observations were made for 24 hours on larval mortality. Thus, the findings found that the methanol extract of the amethyst leaf (Datura metel L) was potentially very toxic with an LC50 value of 46.1636 μg/mL.
Pendampingan Ibu Hamil dan Sosialisasi Pentingnya Pemenuhan Gizi 1000 HPK di Desa Tanah Putih Muhammad Taupik; Zul Fikar Ahmad; Andi Mursyidah; St. Surya Indah Nurdin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 2, No 1 (2023): Volume 2, Edisi 1, 2023
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.745 KB) | DOI: 10.3731/phar.soc.v2i1.18432

Abstract

Stunting adalah bentuk kekurangan gizi anak dengan pertumbuhan yang berada dibawah standar. Masa pertumbuhan anak adalah salah satu hambatan paling penting bagi perkembangan manusia. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan November 2022 – Januari 2023 di Desa Tanah Putih, Kec. Botupingge, Kabupaten Bone Bolango. Secara umum pelaksanaan kegiatan ini dibagi ke dalam dua kegiatan utama, yaitu 1) Pendampingan ibu hamil berisiko tinggi, 2) Sosialisasi pencegahan stunting. Pendampingan ibu hamil dilaksanakan dengan metode One Student One Client (OSOC) dengan melakukan kunjungan rumah. Pendampingan dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan (PK) Universitas Negeri Gorontalo di Desa Tanah Putih, dimana satu orang mahasiswa mendampingi satu orang ibu hamil berisiko tinggi setiap minggunya. Kegiatan lainnya adalah sosialisasi stunting dilaksanakan dengan metode ceramah dan diskusi. Kegiatan pendampingan ibu hamil dan sosialisasi pemenuhan gizi selama 1000 HPK dalam rangka pencegahan stunting dapat terlaksana dengan baik.
Studi Pola Fragmentasi Jamu Terkonfirmasi Parasetamol Menggunakan Liquid Chromatography Mass Spectroscopy (LCMS) Muhammad Taupik; Endah Djuwarno; Muhamad Handoyo Sahumena
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v4i2.4558

Abstract

Salah satu bahan kimia obat yang sering ditambahkan pada jamu adalah parasetamol karena obat ini merupakan obat analgetik-antipiretik. Sampel terdiri atas 6 sampel jamu  dengan merek berbeda. Analisis kualitatif dengan metode KLT menggunakan fase gerak n-heksan:etil asetat (1:1) diperoleh tiga sampel yang positif mengandung parasetamol yakni sampel D, E, dan F. Ketiga sampel yang positif mengandung parasetamol dihitung kadarnya dengan metode LCMS. Analisis kuantitatif dengan LCMS menggunakan fase terbalik dengan fase gerak asetonitril:air (15%>:85%> v/v) pada laju alir 0.2 mL/menit dan volume injeksi 5 gL. Berdasarkan data kromatogram LCMS diperoleh waktu retensi (Rf) parasetamol 1,038 menit. Rata-rata waktu  retensi  sampel  jamu  mendekati   waktu  retensi parasetamol. Pendekatan selanjutnya berdasarkan pola fragmentasi dari Spektroskopi Massa. Berdasarkan data spektrum massa diperoleh fragmentasi dari parasetamol (152 m/z) membentuk  fragmen yakni p-aminofenol (109 m/z) dan asetalaldehid (44 m/z). Ion p-aminofenol,  menghasilkan subfragmen aldehyde (32 m/z) dan cyclopentadienylidene  (81 m/z). Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode LCMS diperoleh empat sampel yang mengandung parasetamol, Sampel D. E dan F. Seharusnya ketiga sampel tersebut tidak diperbolehkan diperjualbelikan dan dikonsumsi karena  berdasarkan Peraturan  Menteri  Kesehatan  No. 006 Tahun 2012 pasal 33 dan pasal 37 tentang industri dan usaha obat tradisional bahwa obat tradisional dilarang mengandung bahan kimia hasil isolasi atau sintetik yang berkhasiat obat. Meski kandungan parasetamol dalam tergolong sedikit, tetapi menurut Permenkes RINo. 007 tahun 2012 bahwa bahan kimia obat mutlak tidak diperbolehkan terdapat dalam obat tradisional.
Studi Hepatoprotektor Gulma Siam (Chromolaena odorata) pada Tikus yang Diinduksi Parasetamol Endah Nurrohwinta Djuwarno; Widysusanti Abdulkadir; Muhammad Taupik
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol 4, No 2 (2020): September
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v4i2.4559

Abstract

Gulma siam (Kopasanda) merupakan jenis tumbuhan gulma dari famili Asteraceae yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang disebabkan oleh kandungan tinggi akan flavonoid dan adanya alkaloid, saponin, glikosida sianogenik, tanin dan asam fitat. Hati merupakan organ terbesar dan merupakan situs utama untuk metabolisme dan pengeluaran. Kerusakan hati dapat disebabkan paparan zat toksik (hepatotoksik) salah satunya parasetamol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol Chromolaena odorata terhadap penurunan enzim ALT dan AST pada mencit jantan yang diinduksi parasetamol serta konsentrasi optimalnya sebagai hepatoprotektor. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental laboratorium, hewan coba mencit jantan dikelompokkan menjadi 5 kelompok dengan jumlah 3 ekor setiap kelompok yang diinduksi ekstrak selama 7 hari, dan diberi parasetamol dosis toksik pada hari ke-8. Hari ke 1-7 kontrol positif diberi Curcuma Z dosis 1 mg, kontrol negatif diberi Na.Cmc 1%, dan setiap kelompok dosis 1,05, 1,47 dan 1,89 mg untuk mencit 30g. Mencit diambil darah selama 3 kali, sebelum pemberian ekstrak, hari ke-8 dan setelah pemberian pct untuk diukur kadar ALT dan AST. Uji statistik menggunakan One way Annova dengan pengujian LSD. Hasil uji menunjukkan ekstrak gulma siam dosis 35 mg, 49 mg dan 63 mg memiliki kadar rata-rata ALT 34,3 µL, 36 µL, 28,3 µL dan AST 73 µL, 76,67 µL, 55 µL. Kesimpulannya ekstrak etanol 70% Chromolaena odorata memiliki hepatoprotektor dengan konsentrasi paling efektif yaitu pada 1,89 mg dengan rerata ALT 28,3 µL dan AST 55 µL.
Isolasi Senyawa Alkaloid dari Tumbuhan Mahoni (Switenia mahagoni Jacq) Muhammad Taupik; Endah Nurrohwinta Djuwarno; Moh Adam Mustapa
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v5i2.6663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa Alkaloid yang terkandung didalam biji buah mahoni (Switenia mahagoni Jacq). Senyawa target hasil isolasi diidentifikasi menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Proses pengambilan senyawa menggunakan metode refluks hingga diperoleh ekstrak kental berwarna hijau gelap sebanyak 27 gram. Identifikasi awal dilakukan dengan skrining fitokimia pada ekstrak kental methanol, meliputi skrining senyawa alakaloid, flavonoid, dan saponin. Proses fraksinasi dilakukan dengan sistem partisis cair-cair menggunakan n-heksanaa dan metanol dan selanjutnya hasil partisi dipekatkan dengan rotary evaporator. Fraksi metanol dielusi pada plat KLT (Kromatografi Lapis Tipis) guna mendapatkan formulasi eluen terbaik untuk dilanjutkan pada Kromatografi Cair Vakum (KCV) dan diperoleh formula eluen terbaik n-heksanaa:metanol (4:1). Proses pemisahan menggunakan KCV dengan silica gel 60 PF254, dengan system eluen n-heksana:metanol bergradien. Isolat dievaluasi kemurniannya menggunakan KLT. Isolat diidentifikasi menggunakan Spektrofotometri UV-Vis dan serapan diperoleh pada panjang gelombang gelombang 208, 240, 286 nm. Nilai absorbansi berturutturut 0,318; 0,852; dan 0,443 A. Hasil interpretasi data mengkonfirmasi bahwa terdapat ikatan rangkap terkonjugasi dikarenakan serapan terbentuk pada panjang gelombang 250-800 nm. Diduga terjadi transisi nπ* yang mengindikasikan gugus N-H dengan abrosbansi pada rentang ultraviolet kuarsa (200-400 nm).
Uji Praklinik Kombinasi Obat Herbal Kopi Pinogu (Coffea canephora var Robusta) Dan Bunga Cengkeh (Syzygium aromaticum) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Mencit Moh Adam Mustapa; Muhammad Taupik; Friskawati Hanapi
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 8, No 2 (2019): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/pjif.v8i2.1468

Abstract

Decreasing uric acid levels can be given with coffee plants Pinogu (Coffea canephora var robusta) which is combined with clove flowers (Syzygium aromaticum) as a hyperuricemia drug. This study aims to measure the effect of the combination of Pinogu coffee herbal medicine and clove flower seen from the decrease in uric acid levels of male white mice made hyperuricemia by chicken liver juice. This study uses a pure experimental design with pre and post test design. Where animals are grouped into seven groups, each group consisting of 5 male white mice. Each group was induced 1 mL / 20 g BB chicken liver juice and left for 24 hours then blood was taken after 2 hours, 3 hours and 4 hours of treatment. Group I as a negative control was given Na-CMC, group II was given allopurinol suspension 0.0538 g / kg BB, group III was given a combination of Pinogu coffee and clove flowers 0.209 g / kg BB, group IV was given a combination of Pinogu coffee and clove flower 0.39936 g / kg BB, group V was given a combination of Pinogu coffee and clove flower 0.404 g / kg BB, group VI was given a single Pinogu coffee extract 0.195 g / kg BB, and group VII was given clove flower extract 0.0140 g / kg BW. The results showed that the combination of Pinogu coffee herbal medicine (Coffea canephora var robusta) and clove flower (Syzygium romaticum) can reduce uric acid levels in male white mice (Mus musculus). The combination of Pinogu coffee and clove flower 0.209 g / kg BW gives the optimal effect of reducing blood uric acid levels in mice by 64.93%. Keywords— Gout, Pinogu Coffee, Clove Flowers
Uji Kandungan Formalin dan Boraks pada sampel Ikan Asin Taupik, Muhammad; Isa, Ishak; Ramadani Putri Papeo, Dizky; Kasim, Sesha Ramadhani
Jambura Journal of Chemistry Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jambchem.v6i1.27260

Abstract

Salted fish is a well-known dish in Indonesia. Nationally, salted fish is one of the important fishery products, with almost 65% of fishery products being processed and preserved through salting. Formalin is a solution of 30- 50% formaldehyde gas (CH2O), commonly used for embalming, disinfecting, and as an antiseptic, as well as in plastics, antifreeze, paper, carpet, textile, construction materials, paint, and furniture industries. Borax is a chemical compound known as sodium tetraborate (Na2B4O7 10 Hâ‚‚O). Borax or boric acid is usually used in making detergents and antiseptics. The purpose of this research is to identify the presence of formalin and borax in salted fish and to determine the levels of formalin and borax in salted fish. This research employed qualitative analysis, using the permanganate, citric acid, and chromotropic acid methods for formalin detection. Turmeric paper, flame test, and AgNO3 precipitation methods were used for borax detection. Meanwhile, the quantitative analysis was conducted using the UV-Vis Spectrophotometry method. Based on the qualitative research results, all four samples tested negative for formalin, while one sample tested positive for borax. Consequently, the sample that tested positive for borax underwent quantitative analysis, revealing a borax level of 0,0975 g/kg in sample B.
Toxicity Effect Test of Matoa (Pometia pinnata) Plant Fractions as Raw Materials for Anticancer Drugs: Uji Efek Toksisitas Fraksi Tanaman Matoa (Pometia pinnata) Sebagai Bahan Baku Obat Antikanker Hasan, Hamsidar; Taupik, Muhammad; Andi Suryadi, A. Mu’thi; Ihsan, Muh.
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 10 No. 2 (2024): (October 2024)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2024.v10.i2.17016

Abstract

Background:The prevalence of cancer in Indonesia increases every year. Medical treatments such as chemotherapy, surgery, and radiation require significant costs with considerable side effects. Therefore, there is a need for chemopreventive agents from natural sources such as plants. One plant with potential as a chemopreventive agent is the matoa tree (Pometia pinnata), which is empirically used to treat suppurating wounds.Objectives: This research aims to test the toxicity of leaf and stem bark fractions of matoa using shrimp larvae Artemia salina Leach. Methods: The parameter for this study is the LC50 value. The extraction method involves successive maceration using solvents based on increasing polarity, starting with n-hexane, chloroform, ethyl acetate, and methanol. Phytochemical screening is conducted using colour tests, and toxicity is assessed through the brine shrimp lethality test. The research indicates that all fractions of matoa leaves and stem bark are toxic with respective LC50 values for leaf fractions: n-hexane (394.8 µg/mL), chloroform (244.3 µg/mL), ethyl acetate (180.6 µg/mL), and methanol (303.2 µg/mL). Stem bark fractions exhibit LC50 values in the order of n-hexane (203.9 µg/mL), chloroform (244.3 µg/mL), ethyl acetate (144.8 µg/mL), and methanol (58.3 µg/mL). Conclusions: All fractions fall into the toxic category and have the potential as raw materials for anti-cancer drugs.
Sosialisasi dan Edukasi Jaminan Produk Halal Di Lingkungan Desa Tamboo Kecamatan Bone Pantai Mustapa, Mohamad Adam; Aman, La Ode; Suryadi, A Mu'thi Andy; Paneo, Mohamad Aprianto; Taupik, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 3, No 2 (2024): Volume 3, Nomor 2, Tahun (2024)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v3i2.26801

Abstract

Halal dan thoyib telah diterima sebagai standar mutu yang diterapkan pada penyediaan dan proses produksi suatu produk. Standar halal mencakup produk makanan, kosmetik, farmasi dan medis. Bagi konsumen muslim, membeli produk yang bersertifikat halal dapat menjamin kebersihan dan kesehatan tentunya sesuai syariat Islam. Kesadaran masyarakat baik konsumen maupun pelaku usaha terhadap permasalahan standar halal di Indonesia khususnya di lingkungan Desa Tamboo masih tergolong rendah. Standardisasi halal harus ditinjau dari hulu hingga hilir, sehingga diperlukan sosialisasi dan edukasi yang lebih intensif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk didorong menuju sertifikasi halal. Program pengabdian kepada masyarakat ini akan mensosialisasikan UU no.33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan ketentuan teknis penerapannya. Program ini akan dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke bidang penyiapan makanan dan minuman di rumah sakit. Peserta juga mendapat pendampingan untuk proses sertifikasi halal produk makanan dan minumannya. Kesadaran akan standar halal yang dibangun di kalangan konsumen dan pengusaha kuliner diharapkan dapat menjadi cikal bakal dapur dan kantin halal di Gorontalo sebagai kota wisata, menjadi percontohan bagi pengusaha produk kuliner lainnya menuju ke arah yang lebih baik. kota wisata halal.
Co-Authors A Admiral A. Mu'thi Andy Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi A. Mu’thi Andy Suryadi Abdi Dzul Ikram Hasanuddin Adam Mustapa, Moh Adam Mustapa, Muhammad Adinda Mutmainnah Putri Rumiki Adinda, Fadhel Arjuna Ahmad Farhani AM. Andy Suryadi Amin, Muhammad Nur Andi Suryadi, A. Mu’thi Andy Suryadi, A. Mu'thi Andy Suryadi, A. Mu’thi Anggai, Rifka Anggraini Antuli, Zikran Nazar Antuli Aprianto Paneo, Mohamad Ariani H. Hutuba Ariani H. Hutuba Banne, Pratiwi Zesika Beby Bestari Djuarno, Endah Nurrohwintah Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Endah Nurrohwinta Djuwarno Faramita Hiola Febriana, Afifah Jihan Friskawati Hanapi Gita Potabuga Hamzah, Rosyidi Harwanto, Yelisnawati Hayati, Rahmi Hiola, Faramita Hutuba, Ariani Ishak Isa Ismail, Rahmawati Jafar La Kilo Jamiah Jamiah, Jamiah Julianty Akuba Kaino, Ratni Kasim, Sesha Ramadhani Khairil Pahmi kopman, aldafarista Krisdianti, Nana La Ode Aman LATIF, MULTIANI S Liansyah Angga Saputra Madania . Madania, Madania Mahdalena Sy Pakaya mahdalena sy. pakaya Makkulawu, Andi Maku, Mohamad Aditya Manno, Mohamad Reski Moh Adam Mustapa Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo molote, kasibee molote Muh. Ihsan Muhamad Handoyo Sahumena Muhamad Handoyo Sahumena Muhammad Nur Amin Muhammad Ricky Ramadhian Muhammad Rizal Firmanda Aditya Mursyidah, Andi Nana Krisdianti Nur Ain Thomas Nur Oktaviana Nur Rasdianah Nuri Suryani Nurul Istiqomah Pakaya, Juniarista Jessica Panu, Karmila Papeo, Dizky Ramadani Putri Payuyu, Alifia Pradana, Riski Puluhulawa, Lisa Efriani Radjak, Fahmi As Rahmawati, Nuzu Ramadhan L, Aditya Rannu, Jumriani Riska Wahyuni, Nor Riski Pradana Robert Tungadi S. Latif, Multiani Selvi Marcellia Singgih Subiyantoro Siti Surya Indah Nurdin Sitti Gonibala, Sintia Suryadi, A Mu'thi Andy Suryadi, A. Mu'thi Andy Suryadi, A. Muthi Andi Suryani, Nuri Teti Surriyati Tuloli Teti Sutriyati Tuloli Teti Sutriyati Tuloli Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Wiwin Rewini Kunusa Wiwit Zuriati Uno Zulfikar Ahmad