Claim Missing Document
Check
Articles

IbM Kelompok Bisnis Peternakan Kambing Dan Domba Sebagai Hewan Qurban Dan Aqiqohan Di Karangbesuki, Sukun, Malang Usman Ali; Sumartono Sumartono; Nurul Humaidah
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.803 KB) | DOI: 10.33474/jipemas.v1i2.1515

Abstract

Bisnis peternakan kambing dan domba sebagai hewan qurban dan aqiqohan secara intensif dapat mendatangkan pendapatan dan keuntungan besar bagi peternak.Tujuan program Ipteks bagi masyarakat (IbM) ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peternak dalam berbagai bidang agrobisnis yaitu  pemeliharaan kambing – domba, strategi pengadaan dan pemberian pakan berkualitas, penghijauan lahan sistem tiga strata, manajemen produksi dan sistem pemasaranyang tepat. Program IbM ini menggunakan beberapa metode yang dilakukan secara bertahap yaitusosialisasi dan perijinan, penyuluhan, demo plot, pembinaan dan konsultasi serta pendampingan usaha. Hasil program IbM ini menunjukkan bahwa peternak kambing-domba antusias sekali dalam mengikuti semua kegiatan baik penyuluhan, pembinaan, demo plot dan pendampingan usaha. Pengadaan bakalan kambing domba sudah diseleksi, manajemen pemeliharaan ternak semi intensif menggunakan kandang beralaskan ayaman kayu bambu, pengadaan hijauan pakan secara liar berupa hijauan lamtoro, sengon dan perdu, peternak sedikit membudidayakan hijauan pakan. Kendala peternak yaitu tidak mempunyai copper pemotong hijauan ramban sehingga pakan banyak tercecer, selain itu tidak ada program penanganan penyakit dengan baik, namun sistem pemasaran hewan qurban dan aqiqohan kambing domba sudah baik. Kesimpulan program IbM ini yaitu beberapa peternak sudah melakukan pengendalian produksi dengan melaksanakan sapta usaha peternakan dengan baik. Disarankan pemanfaatan lahan kosong untuk tanaman leguminosa dan rumput gajah dan dicopping terlebih dahulu, pemberian obat cacing harus terprogram 2-3 kali/ tahun dan pemberian obat kudis seperti WORMECTIN disuntikkan pada ternak yang kudisan
Perbedaan Kualitas Semen Segar, Cair dan Beku Kambing Peranakan Etawah dan Kambing Saanen Taufiq Ridwan Musaffak; Sumartono Sumartono; Nurul Humaidah
International Journal of Animal Science Vol. 4 No. 03 (2021): International Journal of Animal Science
Publisher : Litbang PEMAS Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/asj.v4i03.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas semen segar, cair dan beku Kambing PE dan Kambing Saanen. Materi yang digunakan adalah semen segar, cair dan beku kambing PE dan Saanen. Semen berasal dari BBIB Singosari. Metode penelitian eksperimental menggunakan data primer. Data perbedaan kualitas semen antara Kambing PE dan Saanen dianalisis menggunakan uji T tidak berpasangan. Variabel respon yang diamati adalah motilitas, viabilitas, dan abnormalitas. Hasil penelitian adalah kualitas semen segar, cair dan beku antara kambing PE dan Saanen tidak berbeda nyata (p>0,05) kecuali viabilitas semen segar berbeda nyata (p<0,05). Rata-rata (%) perbandingan antara Kambing PE dan Kambing Saanen untuk abnormalitas PE 3,71±1,8 dan 4,98±1,4 ; motilitas semen segar 61,89±4,6 dan 69,16±8,9 ; Viabilitas semen segar 75,15±2,0 dan 80,40±2,4 ; abnormalitas semen cair 4,99±1,6 dan 6,04±1,6 ; motilitas semen cair 51,43±6,1 dan 59,70±4,5 ; viabilitas semen cair 65,73±3,6 dan 71,02±1,0 ; abnormalitas semen beku 8,42±2,2 dan 8,23±3,6 ; motilitas semen beku 32,65±4,8 dan 42,28±9,5 ; viabilitas semen beku 51,18±3,4 dan 57,04±5,5. Kesimpulan adalah motilitas dan abnormalitas spermatozoa semen segar tidak berbeda antara Kambing PE dan Saanen tetapi persentase viabilitas spermatozoa segar Kambing Saanen lebih tinggi dibandingkan dengan Kambing PE. Disarankan dilakukan penelitian lanjutan untuk mengetahui angka kebuntingan dari semen Kambing PE dan Saanen.
Edukasi Pemeliharaan Kambing BoerPE Berkonsep Green Economy melalui Implementasi Smart Kandang di Kelompok Tani Dian Santosa Sleman Yogyakarta Inggit Kentjonowaty; Ach. Bagus Adhiluhung Mardhotillah; Oktavia Rahayu Puspitarini; Nurul Humaidah
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 7, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v7i3.4087

Abstract

Pasca pandemi Covid-19 saat ini, memaksa masyarakat berfikir kreatif dan inovatif dalam berbagai hal terutama pada segi usaha dan profesi. Salah satunya bidang peternakan kambing crossbreed BoerPE, yaitu hasil inseminasi buatan antara kambing jantan BoerPE dengan indukan PE. Peningkatan produktivitas kambing BoerPEPE tentunya perlu didukung dengan adanya teknologi tepat guna sederhana bagi peternak dalam proses pemeliharaannya. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak yang tergabung dalam Kelompok Tani Dian Santosa, DIY dalam aspek pemeliharaan ternak kambing BoePE yang lebih praktis, higenis dan produktif melalui pemanfaatan teknologi smart kandang kambing yang secara sederhana agar peternak mudah menerapkannya agar terciptanya lingkungan kandang yang higenis dan berdampak pada peningkatan produktivitas kambing BoerPEPE. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Penyuluhan, merekonstruksi kandang konvensional menjadi smart kandang dan Pelatihan berjenjang mendaur ulang limbah padat dan cair menjadi bioaktivator dan kohe. Hasil kegiatan ini adalah peternak menyambut baik adanya teknologi sederhana berupa smart kandang kambing. Hal ini dibuktikan dengan tingkat pemahaman peternak tentang konsep pemeliharaan dengan smart kandang, terciptanya ekosistem pemeliharaan yang lebih higenis dan bau limbah yang minim karena smart kandang dilengkapi dengan alat pemisah limbah sehingga limbah terkoleksi secara teratur dan cepat tanpa terkontaminasi oleh tanah. Peternak memiliki keterampilan dalam pembuatan bioaktivator dari limbah cair (urine) untuk digunakan sebagai penambah unsur hara tanah dan kesuburan tanaman serta terampil dalam pembuatan kohe (kotoran hewan) dan bioaktivator.
Edukasi Pembuatan Semen Cair Kambing di Kelompok Tani Dian Santosa Inggit Kentjonowaty Inggit; Nisa’us Sholikah; Nurul Humaidah; Sri Susilowati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2023): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v8i1.7684

Abstract

The problem faced by breeders in developing crossbreed goats was the lack of male Boer goats stock which is not balanced with the large number of female Peranakan Etawa (PE) goats, as well as the lack of knowledge and skills of breeders in producing liquid semen. The purposed of this community service was to increased the knowledge and skills of breeders in producing liquid goat semen. The method in this program was counseling, training and accompaniment to members of Dian Santosa's breeder group regarding the implementation of Artificial Insemiation (AI) with liquid semen and how to produce liquid semen. The results of the program show that the enthusiasm of the breeders was high by actively participating in counseling and training in semen collection and liquid semen production. The success of the program was realized by increasing the knowledge and skills of breeders to produce liquid semen and the motivation to create a seed bank. The BoerPE seed bank in the future is expected to become a supplier of breeds as well as a buffer income for the Dian Santosa's breeder group.
Kajian Animal Welfare Pemotongan Sapi di Rumah Potong Hewan melalui Profil Molekul Stres Rodli, Muhammad Hilman; Fadli, Cahya Ana; Azzumar, Abdul Aziz; Islami, Darajatun; Ma’rifah, Shofia Jannatul; Humaidah, Nurul
Jurnal Sains Peternakan Vol 11 No 2 (2023): Jurnal Sains Peternakan Vol. 11 No. 2
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v11i2.9258

Abstract

Proses pemotongan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) harus dilakukan dengan baik dari pengangkutan hingga pemotongan agar tidak berakibat stres dan kesakitan pada hewan. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi apakah proses pemotongan ternak sapi di RPH telah memenuhi standar dan menerapkan prinsip animal welfare. Materi penelitian adalah 20 ekor Sapi Limosin dengan rata-rata bobot badan ±350 kg. Metode Penelitian adalah survey. Kasus yang diamati adalah kedaan fisiologis sebelum penyembelihan (P1) dan setelah penyembelihan (P2). Variabel yang diamati adalah kadar hormon Cortisol, Malondialdehid (MDA), Superoksida Dimustase (SOD).  Data dianalisa menggunakan tabel anova dan menggunakan uji t. Hasil riset menunjukkan bahwa Kortisol dan MDA sebelum dilakukan penyembelihan (P1) berbeda sangat nyata (P≤0,01) dengan setelah dilakukan penyembelihan (P2). Rata-rata kadar hormon Kortisol sebelum penyembelihan adalah 47,6±1,22 nmol/L dan setelah penyembelihan adalah 58,16±2,22 nmol/L. Kadar MDA (P1) adalah 20,02±0,73 mmol/L dan P2 dalah 30,91±0,99 mmol/L. Kadar SOD sebelum penyembelihan (P1) berbeda nyata dengan setelah penyembelihan (P2). Rata-rata kadar SOD (P1) adalah 4,68±0,47 mmol/L dan (P2) adalah 3,78±0.08 mmol/L. Kesimpulan adalah perlakuan pemotongan di RPH masih menunjukkan adanya stres pada ternak. Saran dilakukan upaya pengurangan stres pada ternak terutama pada saat perobohan ternak sebelum disembelih.
PENGEMBANGAN POTENSI WIRAUSAHA DESA WRINGINANOM MELALUI OPTIMASI SUMBERDAYA PRODUKTIF DAN KOLABORASI TRIPARTIT Aprilia Khusnul Khotimah; Nurul Humaidah; Kholifatul Fitri Asfarina; Ninik Masruro; Halimah Halimah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Wringinanom mempunyai UMKM yang berproduksi bersumber dari kekayaan alam. UMKM tersebut adalah usaha sandal “Brogger Handycraft", unit usaha keripik talas “kriuk-kriuk”, unit usaha jamu ibu Ainur. Ketiga unit usaha ini memiliki permasalahan-permasalahan dalam mengembangkan usahanya. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kemampuan berwirausaha berkelanjutan bagi UMKM dengan membentuk jejaring kolaborasi triparit guna mewujudkan unit bisnis berkelanjutan dan menjadikan produk desa menjadi produk unggulan Desa wringinanom. Metode yang digunakan yaitu survey awal potensi wirausaha desa, identifikasi masalah, koordinasi, pelatihan dan demplotpeningkatan pengetahuan dan skill entrepreunership, pembentukan kolaborasi triparit, bimbingan teknis pembentukan jejaring usaha baru, bimbingan teknis perintisan pasar local dan digital, dan pendampingan pengurusan legalitas usaha. Hasil pengabdian adalah peningkatkan pengetahuan dan skill entrepreneurship, terbentuk kolaborasi tripartit antara desa, PT, dan mitra/stakeholder, Peluasan jaringan Usaha baru yaitu kemitraan dengan lembaga yang berkaitan dengan masing-masing UMKM, UMKM memiliki pasar digital, UMKM mempunyai legalitas usahanya P-IRT, OSS secara online dan NPWP untuk ketiga UMKM. Kesimpulan Program pengabdian Wiradesa menjadi motor penggerak UMKM yang ada di desa untuk terus berkembang dan terjadi peningkatkan usaha UMKM meliputi baik kualitas maupun kuantitas kinerja usaha bisnis UMKM
PEMBERDAYAAN KELOMPOK KARAWITAN KARANG TARUNA SETYO LARAS MELALUI REAKTUALISASI BRANDING CONTENT CREATOR HYBRID SYSTEM Kamelia Oktafiyanti; Nurul Humaidah; Audrey Erlianti; Fatimatuzzahro Muharromah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2021
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

karawitan mengalami dampak penurunan pendapatan dari hasil manggung. Hal ini terjadi juga pada Kelompok Seni Karawitan Setyo Laras Dusun Gondang Bumiaji Batu. Aktivitas “Ngamen” pada pagelaran seni karawitan menjadi terhambat karena adanya PPKM. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberdayakan kelompok karawitan dengan memperkuat branding kesenian melalui reaktualisasi content creator berbasis hybrid system yang dimuat pada platform-platform digital. Metode yang digunakan adalah metode pemberdayaan berupa penyuluhan dan pendampingan olah vokal dengan cara kombinasi (hybrid system) yaitu online dan offline tentang pengetahuan dan teknologi pembuatan Video Content Creator Hybrid System. Hasil penerapan teknologi content creator hybrid system menghasilkan video konten seni karawitan kreatif dan inovatif yang dilakukan secara mandiri oleh anggota paguyuban Setyo Laras sehingga dapat meningkatkan pemasukan berkelanjutan walaupun masih ada PPKM
ANALISIS DAN PREDIKSI DAMPAK MIKROPLASTIK PADA UNGGAS AIR (Article Review) Nahdlatul Ummah; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah plastik saat ini merupakan permasalahan yang menjadi perhatian utama terkait dengan pencemaran lingkungan. Jumlah sampah plastik mempunyai kecenderungan meningkat setiap tahunnya. Sampah plastik juga sudah mengkhawatirkan di dunia peternakan. Penemuan mikroplastik pada saluran pencernaan burung dan unggas air membuktikan bahwa habitat di berbagai daerah telah tercemar oleh mikroplastik. Tujuan article review ini untuk menganalisa prediksi dampak mikroplastik pada unggas air dan memberikan informasi adanya mikroplastik pada unggas air. Kajian yang dibahas meliputi mikroplastik pada hewan, mikroplastik pada unggas, manajemen pemeliharaan unggas air, dan prediksi mikroplastik pada unggas air. Mikroplastik yang terakumulasi ke dalam tubuh organisme/ternak akan mengakibatkan kerusakan baik fisika maupun kimia yang bersifat karsinogenik serta gangguan endokrin. Mikroplastik yang tersebar di area daratan, perairan, dan udara merupakan hasil dari penguraian limbah-limbah plastik oleh mikroorganisme, cahaya dan oksidasi. Air laut membutuhkan waktu cukup lama hingga bisa benar-benar terurai menjadi mikroplastik. Jenis mikroplastik yang ditemukan yaitu fiber, film, dan fragment. Adanya mikroplastik jenis fiber yang ditemukan pada bebek yang dipelihara secara intensif mengindikasikan bahwa ternak lain juga mempunyai kemungkinan terpapar mikroplastik. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kontaminan mikroplastik pada unggas air adalah dengan mengurangi kesempatan berinteraksi dengan air melalui pemeliharaan secara intensif, Sumber air yang digunakan berasal dari air dengan minimal kontaminan mikroplastik, Pakan yang diberikan mengandung mikroba pendegradasi mikroplastik, Lingkungan fisik tempat pemeliharaan unggas air harus bagus meliputi suhu, kelembapan udara serta intensitas cahaya.Kata kunci : sampah, mikroplastik, unggas, air
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa) MELALUI PAKAN TERHADAP PROFIL DARAH BROILER Helmi Adieryansyah; Dedi Suryanto; Nurul Humaidah
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  untuk menganalisa pengaruh. penambahan tepung Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa) melalui pakan terhadap presentase profil darah broiler. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peternak serta peneliti sebagai sumber pengetahuan, informasi dan referensi mengenai penggunaan tepung Bawang Dayak sebagai campuran dalam pakan broiler. Materi yang digunakan broiler dengan umur 15 hari sebanyak 48 ekor. Broiler dipelihara selama 35 hari. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen,menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Penambahan Tepung Bawang Dayak dengan dosis sebagai berikut : P0 = pakan, komersial.100% (sebagai. kontrol), P1= dengan penambahan tepung Bawang Dayak 1.5%, P2= dengan penambahan tepung bawang dayak 2% dan P3= dengan penambahan tepung bawang dayak 2.5%. Variabel yang diamati adalah limfosit dan neutrofil broiler. Analisis data menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan campuran penambahan tepung bawang dayak pada pakan broiler, berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap persentase limfosit dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap presentase neutrofil. Adapun nilai rata-rata limfosit (%) yaitu P0 : 62,68a, P1 : 63,59a, P2 : 65,68ab, P3 : 67,06b. Sedangkan nilai rata-rata neutrofil (%) yaitu P0 : 30,39a, P1 : 32,02b, P2 : 32,36b, P3 : 33,19b. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan tepung Bawang Dayak pada pakan komersial broiler dapat meningkatkan kadar Limfosit dan Neutrofil dalam sel darah putih pada broiler.Kata kunci : broiler, limfosit, neutrofil, bawang dayak.  
PREVALENSI MASTITIS SUBKLINIS BERDASARKAN PADA ASPEK PETERNAK DAN KESEHATAN SAPI PFH DI DESA NGABAB PUJON KABUPATEN MALANG Abdul Wadud Wahab Hasbullah; Nurul Humaidah; Inggit Kentjonowaty
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 5, No 02 (2022): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis prevalensi mastitis subklinis berdasarkan aspek peternak dan kesehatan sapi PFH di Desa Ngabab Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Materi penelitian adalah data hasil survey dan hasil pemeriksaan mastitis subklinis dengan Uji CMT. Metode penelitian adalah Survey. Variabel yang diamati profil peternak, pengetahuan mastitis, performan sapi, pencegahan mastitis, kesehatan sapi dan uji CMT. Data ditabulasikan dalam bentuk persentase dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : profil peternak pada umur peternak yaitu 20-40 tahun 40%, pendidikan peternak 68% lulusan SD, berjenis kelamin laki laki 88%, kepemilikan ternak 64% memiliki 1-3 sapi, pengalaman beternak lebih dari 10 tahun 64%. Peternak yang tidak mengetahui mastitis subklinis 68%. Performa sapi yaitu mastitis subklinis 57% terjadi pada bulan laktasi 4-5, 30% pada periode laktasi ke lima dan 37% pada sapi dengan produksi 16-21 liter/hari. Aspek pencegahan mastitis hanya 28% peternak yang memandikan sapi dan 8% yang melakukan teat dipping. Dalam hal Pembuangan feses 32% membuang feses di sungai. Pada kesehatan ambing sapi 100% peternak tidak melakukan Uji CMT setiap bulannya. Dalam penanganan mastitis 100% peternak memeriksakan ternaknya kepada petugas kesehatan. Pada aspek kesembuhan mastitis, 76% mastitis menyebabkan penurunan produksi. Hasil uji CMT 64% positif mastitis subklinis dan 36% yang sehat. Kesimpulan penelitian adalah prevalensi mastitis subklinis Sapi PFH sebanyak 64%. Prevalensi tinggi disebabkan faktor tingkat pendidikan rendah, ketidaktahuan akibat mastitis subklinis, pembuangan feses ke sungai, sapi dalam bulan puncak laktasi dan tidak melakukan pemeriksan rutin mastitis subklinis.Kata Kunci : prevalensi, mastitis, subklinis, peternak
Co-Authors A Setiyono AA Sudharmawan, AA Abdul Haliq Abdul Wadud Wahab Hasbullah Ach. Bagus Adhiluhung Mardhotillah Achmad Yusuf Adriani Adriani Afiatul Hamidah Afidhatul Masruroh Afrizal, Ananda Agus Efendi Ahmad Uzairon Alfachrozi Ali Fatul Ulfah Alwin Fitroh Yovananta Andi Hasan Aprilia Khusnul Khotimah Ardianzah, Ferry Aria Putra, Niko Audrey Erlianti Awwalia, Luthfi Ayu Rahmanda Ayulia Sofianingsih Azwar Bahi Azzumar, Abdul Aziz Basar, Hairil Bibit Pranoto Budi Irwanto JF Chrisna Irfandy Daniel Happy Putra Dastian Rifana Dede Saputra Dedi Suryanto Dedy Suryanto Desita Ismayasari Desy Dwi Setyaningrum Devanti, Adelita Dwi Cahyono Putra Dwi Priyo Utomo Dwi Saputro, Randy Dwisetyawati, Defy Elsa Tsaniyatul Mubarokah Fachruddin, Farhan Gusti Fadli, Cahya Ana Farid Wajdi Fatimatuzzahro Muharromah Fauzi, Muhammad Rifki Feri Widodo Feri Widodo Firman Dwi Arisandi Fitriyah Fitriyah Fitriyah, Shobihatul Freih Jailani Halimah Halimah Hariyanto, Muhammad Arizky Akbar Helmi Adieryansyah Hikmahsari Purna Putri Imam Suprayitno Ina Dwi Istiqomah Indra Gunawan Inggit Kentjonowati Inggit Kentjonowaty Inggit Kentjonowaty Inggit Irawati Dinasari Retnaningtyas Islami, Darajatun Istiqomah, Faikotul Istiqomah, Ina Dwi Johan Sumarsono Kamelia Oktafiyanti Khairul Amali Khofifa Ramadhani Kholifatul Fitri Asfarina Kushariyanto Lailatul Maslikha Lilasaidah Munawaroh Lukman Prasetiyo Lutfi Hakim M Khusnul Khuluq M Rifky M. Walad Alfadlilatul Ma’rifah, Shofia Jannatul Mahardhika, Brahmadhita Pratama Mahayu Hikmatul Haq Mardhotilah, Achmad Bagus Adhiluhung Maulana Azka Mahogra Miftahul Ashar Minan Nur Rochman Moch Fikri Romadhoni Mochammad Bahrudin Moh Fariz Abdillah Moh. Toib Moh. Zainul Arifin Mohammad Jamaludin Mohammad Zakariyyah Mubarokah, Elsa Tsaniyatul Mudawamah Mudawamah Muhamad Badrul Ihsan Muhammad Farid Wadjdi Muhammad Fauzi Muhammad Ihsan Muhammad Ihsan Muhammad Muizzhuddin Muhammad Najib Muhammad Rahul Khadafi Musdalifah, Faigah Muzayyin Ilmana Muzayyin Ilmana Nadiah Nurhaliza Nahdlatul Ummah Nanang Hariyanto Ninik Masruro Nisa’us Sholikah Noho, Siti Nurul Asma H. Nurrahman, Abidi Zaky Nurul Jadid Mubarokati Oktavia Rahayu Puspitarini Oktavia Rahayu Puspitarini Rahmatulloh, Ayung Retnaningtyas, irawati Dinasari Rio Dwi Sandriono Riyadi riyadi Rizki Ramadhani setyawan Rizki rizki Rodli, Muhammad Hilman Saiful Rijal Saifulloh, Rafie Achmad Sari, Ayu Mufidah Kartika Septi Haryadi Septi Heryana Cahyani Setyaningrum, Desy Dwi Setyo, Nurhadi Sholikah, Nisa’us Siti Nurul Asma H. Noho Sri Sulistyowati Sri Susilowati Sri Susilowati Sri Susilowati Sri Wahyuni Suci Lestari Sumartono Sumartono . Sumartono Sumartono Sumartono Sumartono Sumartono Sumartono Sunaryo Sunaryo Sunaryo Sunaryo Syahdan syahdan Syarul Sanjaya, Adam Taufiq Ridwan Musaffak Umi Kalsum Umi Kalsum Unung Lesmanah Usman Ali Usman Ali USMAN ALI Vina Anisa Rokhim Wadjdi, Farid Wahyu Rizky Ananda, Bintang Wenny Nur Azizahi Widarko, Agus Yazirin, Cepi Yena Arifa Yena Arifa Yogi Dwi Nugroho Yuda Arlansyah Yulianti Yulianti Yunus Ansori Purwanto, Maulana Yustian Dwi Cahyo Zainur Udin Zakariyyah, Mohammad