Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN MAKROMINERAL DALAM MENGATASI GANGGUAN REPRODUKSI RUMINANSIA (ARTICLE REVIEW) Adriani Adriani; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ma.kromineral ad.alah sa.lah sa.tu nut.risi ya.ng be.rperan pe.nting da.lam pertu.mbuhan, ke.sehatan, prod.uksi, rep.roduksi da.n kek.ebalan tu.buh he.wan. Ter.nak rum.inansia memb.utuhkan makro.mineral sepe.rti ka.lsium (Ca), fos.for (P), magn.esium (Mg), kali.um (K), nat.rium (Na), klor.ida (Cl) dan sul.fur (S). Ke.butuhan min.eral rumina.nsia dipe.ngaruhi ol.eh bebe.rapa fak.tor sep.erti um.ur, sta.tus kebunti.ngan dan st.atus lak.tasi. Keku.rangan mi.neral sa.lah sa.tu akibat.nya ad.alah dap.at me.ngakibatkan gan.gguan repr.oduksi rum.inansia. Kek.urangan makr.omineral be.rpengaruh te.rhadap kin.erja rep.roduksi rumin.ansia sec.ara lang.sung maup.un ti.dak lan.gsung. Ma.kro.mine.ral berp.engaruh se.cara lang.sung ter.hadap kin.erja fung.si kel.enjar hip.ofisa sehi.ngga wakt.u estru.s d.an o.vulasi me.njadi le.bih lam.a, invo.lusi ute.rus ter.tunda, mening.katnya pr.olaps u.teri, kej.adian disto.kia da.n ret.ensi pla.senta. Peng.aruh ti.dak lan.gsung mel.alui penu.runan fun.gsi sya.raf, penuru.nan naf.su ma.kan, kem.ampuan abs.orsi gl.uksa, min.eral, a.sam ami.no se.rta penur.unan bo.bot ba.dan. Pema.haman ya.ng meny.eluruh tent.ang pe.ran makrom.ineral te.rhadap fung.si re.produ.ksi ru.minansia san.gat diper.lukan a.gar dap.at melak.ukan pen.cegahan mun.culnya gan.gguan reprodu.ksi ak.ibat pember.ian min.eral ya.ng ku.rang tep.at.
HUBUNGAN BODY CONDITION SCORE (BCS),SUHU RECTAL DAN KETEBALAN VULVA TERHADAP NON RETURN RATE (NR) DAN CONCEPTION RATE (CR) PADA SAPI POTONG Mohammad Jamaludin; Sumartono .; Nurul Humaidah
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Peternakan
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Body Condition Score (BCS), suhu rektal dan ketebalan vulva terhadap Non Return  Rate (NR) dan Conception  Rate (CR) padapelaksanaan  Inseminasi buatan pada  sapi potong. Materi yang digunakan adalah 30 ekor sapi potong, di satu kecamatan yaitu  Kecamatan Sumber. Metode yang digunakan  adalah  metode survey,  pengambilan  sempelnya  menggunakan purposive sampling dimana sapi pernah  bunting satukali disuntik IB, induk sapi memiliki kriteria dalam keadaan sehat dan memperlihatkan tanda-tandabirahi.  Analisa data menggunakan  uji persamaan regresi dan korelasi sederhana. Variabel yangdiamati meliputi variabel bebas: suhu rectal, ketebalan vulva dan BCS. Variabel terikat: NR dan CR.Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi regresi sederhan untuk suhu rektal dengan NR terdapathubungan yang rendah dengan koefisien korelasi (r) = 0.27, Dan hubungan yang rendah antara suhurektal dengan CR dengan koefisien korelasi (r) = 0.20. Terdapat hubungan yang rendah antaraketebalan vulva dengan NR dengan Koefisien korelasi (r) = 0.29, Dan hubungan yang rendah antaraketebalan vulva dengan CR dengan koefisien korelasi (r) = 0.31. Terdapat hubungan yang rendahantara BCS dengan NR dengan koefisien korelasi (r) = 0.32, Dan hubungan yang kuat antara BCSdengan CR dengan koefisien korelasi (r) = 0.45. Kesimpulan hubungan (BCS) memiliki perpengaruhkuat  terhadap nilai CR pada sapi potong. Sedangkan hubungan suhu rectal dan ketebalan vulva terhadap nilai NR dan CR memiliki hubungan yang rendah. Saran sebelum melakukan IB inseminatormelihat nilai BCS dulu dengan nilai BCS (3 dan 4) yang utama untuk melakukan IB setelah itu diukur suhu rectal dan ketebalan vulvanya.
POTENSI KEBERLANJUTAN DAN PENGEMBANGAN USAHA TERNAK SAPI BALI DI DESA LAMENTA KECAMATAN EMPANG KABUPATEN SUMBAWA Yuda Arlansyah; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 01 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi keberlanjutandan pengembangan usaha ternak Sapi Bali di Desa Lamenta Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa. Metode penelitian adalah Studi Kasus. Sampel berupa responden peternak di Desa Lamenta sebanyak 50 orang. Data berupa data primer berasal dari hasil kuisoner responden dan data sekunder berasal dari data di Desa Lamenta. Hasil kuisoner ditabulasikan dalam persentse kemudian dianalisa secara deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Potensi pengembangan usaha ternak Sapi Bali di Desa Lamenta sangat bagus tetapi keberlanjutannya rendah. Hasil survey menunjukkananak atau keluarga peternak yang tidak mau  melanjutkan usaha ternak sebesar 78%, yang tidak tertarik melanjutkan usaha ternak sebesar 74%, yang mempunyai tanggapan positip dalam meneruskan usaha keluarga hanya 12%. Profil responden sebagaian besar (52%) adalah peternak tua yang berusia 46-55 tahun. Hal ini berbanding terbalik dengan Potensi usaha ternak Sapi Bali yang bagus dilihat dari kondisi geografis yang mendukung yaitu penyediaan hijauan ternak dan sumber air. Hasil survey Ketersediaan pakan bagus : 56%, ketersediaan sumber air : 50%, ketersediaan padang penggembalaan : 58%, penjualan ternak mudah : 56%, tersedianya penyuluhan : 56%, pendampingan : 54%, vaksinasi gratis : 56%. Faktor penghambat menurunnya minat beternak dari anak/keluarga peternak karena pendapatan peternak/tahun rendah yaitu 10-20 juta sebanyak 70%. Hal ini berkaitan dengan modal yang dimiliki rendah yaitu 5-10 juta : 70%. Masalah pembibitan menjadi kendala : 76%, penyediaan bibit rendah : 76%, penyediaan bantuan modal rendah : 84%. Disarankan Pengembangan keberlanjutan usaha Sapi Bali di Desa Lamenta harus dilakukan secara terpadu yang melibatkan peternak, pemerintah Desa dan Dinas Peternakan. Kata Kunci: Keberlanjutan, Sapi, Bali, Lamenta, Sumbawa
PENGARUH BOBOT BADAN INDUK TERHADAP KUALITAS ESTRUS DAN KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN (IB) KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) Muhammad Fauzi; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  untuk menganalisa pengaruh. penambahan tepung Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa) melalui pakan terhadap presentase profil darah broiler. Penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peternak serta peneliti sebagai sumber pengetahuan, informasi dan referensi mengenai penggunaan tepung Bawang Dayak sebagai campuran dalam pakan broiler. Materi yang digunakan broiler dengan umur 15 hari sebanyak 48 ekor. Broiler dipelihara selama 35 hari. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen,menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Penambahan Tepung Bawang Dayak dengan dosis sebagai berikut : P0 = pakan, komersial.100% (sebagai. kontrol), P1= dengan penambahan tepung Bawang Dayak 1.5%, P2= dengan penambahan tepung bawang dayak 2% dan P3= dengan penambahan tepung bawang dayak 2.5%. Variabel yang diamati adalah limfosit dan neutrofil broiler. Analisis data menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan campuran penambahan tepung bawang dayak pada pakan broiler, berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap persentase limfosit dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap presentase neutrofil. Adapun nilai rata-rata limfosit (%) yaitu P0 : 62,68a, P1 : 63,59a, P2 : 65,68ab, P3 : 67,06b. Sedangkan nilai rata-rata neutrofil (%) yaitu P0 : 30,39a, P1 : 32,02b, P2 : 32,36b, P3 : 33,19b. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan tepung Bawang Dayak pada pakan komersial broiler dapat meningkatkan kadar Limfosit dan Neutrofil dalam sel darah putih pada broiler.Kata kunci : broiler, limfosit, neutrofil, bawang dayak.
PENGARUH JUS DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L) SEBAGAI TEAT DIPPING TERHADAP PENURUNAN SKOR MASTITIS SUBKLINIS DAN PRODUKSI SUSU PADA SAPI PERANAKAN FRISIAN HOLSTEIN (PFH) Zainur Udin; Nurul Humaidah; Inggit Kentjonowaty
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 1 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan melihat pengaruh jus daun kemangi sebagai teat dipping terhadap penurunan skor mastitis subklinis dan produksi susu pada perankan sapi perah Frisian Holstein. Materi yaitu 16 ekor sap perahi Peranakan Frisian Holstein dengan Laktasi periode 3-6 dan periode bulan Laktasi 3-5, daun kemangi, reagen California Mastitis Test, antiseptik kimia povidone Iodine, susu. Metode yang digunakan percobaan dengan Rancangan Acak Kelompok. Pengelompokan Sapi berdasarkan skore/nilai Mastitis subklinis yaitu skore 2 dan 3. Masing-masing kelompok ada 2 ekor sapi. selanjutnya dibagi 4 perlakuan. Perlakuan P0=Kontrol (Teat dipping dengan Povidone Iodine) kosentrasi 10%, Perlakuan P1=Teat Dipping dengan jus daun kemangi kosentrasi 5%, PerlakuanP2= kosentrasi 10 %, Perlakuan P3= kosentrasi 15%. Hasil penelitian menunjukan bahwa teat dipping mengunakan jus daun kemangi tidak berpengaruh (P>0.05) terhadap penurunan skor mastitis subklinis dan jumlah produksi susu. Rata rata penurunan skor mastitis subklinis P0=0.75, P1=1, P2=1.25, P3=1.25 dan rata-rata produksi susu P0=8.40 liter/ekor/hari, P1=8.25 liter/ekor/hari, P2=8.62 liter/ekor/hari, P3=8.81 liter/ekor/hari.Kata kunci : daun, kemangi, Mastitis, subklinis, Teat dipping
MODEL PENGEMBANGAN PETERNAKAN DI NUSA TENGGARA BARAT TERHADAP PRODUKTIVITAS SAPI BALI (Article Review) Yulianti Yulianti; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 01 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempunyai potensi pengembangan peternakan Sapi Bali yang bagus. Pengembangan potensi ini harus sesuai dengan kondisi sosiogeografis masyarakat. Oleh karena itu perlu mengidentifikasi model pengembangan peternakan Sapi Bali sehingga dapat meningkatkan produktivitas Sapi Bali. Model pengembangan peternakan Sapi Bali di NTB tergantung dari kondisi geografis, kepadatan penduduk,lingkungan dan budaya setempat terutama budaya pertanian peternakan. Di Pulau Lombok ketersediaan padang penggembalaan yang terbatas cocok menggunakan model pemeliharaan ternak secara semi intensif dan intensif. Sedangkan di Pulau Sumbawa ternak model ekstensif. Perlu penguatan edukasi kepada peternak tentang pentingnya penyediaan hijauan yang ekstensif, efisien dan berkelanjutan, manajemen pemeliharaan ternak yang produktif, teknologi pengolahan tanah dan irigasi dekat lokasi ternak, teknologi pengolahan limbah pertanian dan manajemen reproduksi terutama seleksi pejantan unggul di model pemeliharaan ekstensif dan inseminasi buatan pada model semi intensif dan intensif.Kata Kunci: Model, Peternakan, Sapi, Bali, NTB
PENGARUH PEMBERIAN CAMPURAN JAMU HERBAL DAN MULTI PROBIOTIK TERHADAP PROTEIN, SOLID NON FAT DAN TOTAL SOLID SUSU SAPI PERAH PFH Wenny Nur Azizahi; Nurul Humaidah; Inggit Kentjonowaty
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik terhadap protein, solid non fat (SNF) dan total solid (TS) susu sapi perah PFH dan mengetahui dosis terbaik pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik pada sapi perah PFH. Ini dilakukan di Desa Sukomulyo Pujon Malang. Materi yang digunakan yaitu sapi perah PFH periode dan bulan laktasi ke 4-5, BB 300-350 kg dan produksi susu 10-12 liter/hari sebanyak 12 ekor, sampel susu, lactoscan milk analyzer, jamu herbal dan multi probiotik. Penelitian ini menggunakan metode percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan yaitu P0 = tanpa pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik, P1 = pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik 100 ml/ekor/hari, P2 = pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik 150 ml/ekor/hari dan P3 = pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik 200 ml/ekor/hari. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan ANOVA dan jika ada perbedaan pengaruh dilakukan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap protein dan SNF serta berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap TS. Untuk mendapatkan hasil terbaik pada kualitas susu sapi perah PFH disarankan pemberian dengan dosis 150 ml/ekor/hari dengan rata-rata protein = 3,22%, SNF = 8,52%  dan TS = 13,43%. Kesimpulan adalah pemberian campuran jamu herbal dan multi probiotik mempengaruhi dan meningkatkan nilai protein susu, solid non fat dan total solid. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap Income Over Feed Cost pada sapi perah PFH.kata kunci: jamu herbal, multi probiotik, protein, solid non fat, total solid
EVALUASI BODY CONDITION SCORE (BCS) TERHADAP KEJADIAN GANGGUAN REPRODUKSI SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN (PFH) (artikel review) Nadiah Nurhaliza; Nurul Humaidah
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 01 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan reproduksi merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam efisiensi reproduksi sapi perah yang sering dihubungkan dengan nilai kondisi tubuh ternak atau yang disebut juga dengan Body Condition Score (BCS). Sekitar 40-55% induk sapi di Indonesia mengalami gangguan reproduksi. Salah satu gangguan reproduksi yang diakibatkan oleh skor BCS rendah yaitu kawing berulang (repeat breeder), silent heat, hipofungsi ovarium dan corpus luteum persisten (CLP). Skor BCS ideal sapi perah antara 2,5-3 pada skala 1-5. Sapi perah dengan BCS kurang ideal akan berdampak pada sistem reproduksinya sehingga tidak berfungsi secara optimal. Faktor yang dapat mempengaruhi nilai BCS pada sapi perah yaitu nutrisi pakan yang diberikan. Pemberian konsentrat dan hijauan seperti rumput gajah dengan rumput lapang dan campuran kaliandra dengan gamal, ketersedian air minum secara ad libitum, pemberian supplement feed yang terdiri dari mineral, selenium, kalsium, dan vitamin E serta manajemen kesehatan dan pencegahan penyakit merupakan upaya yang dilakukan untuk mengatasi gangguan reproduksi.Kata kunci: Gangguan reproduksi; BCS; pakan; sapi perah.
PENGARUH LAMA PENYIMPANAN SEMEN DENGAN PENGENCER SARI WORTEL (Daucus carota) PADA SUHU RUANG TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA KELINCI REX (Oryctolagus cuniculus) Moh Fariz Abdillah; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 2, No 1 (2019): Edisi Khusus Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitiandinidbertujuanduntukdmengetahuidpengaruhdlamadpenyimpanandsemendpada dsuhudruangddengan pengencersSari Wortel dan Kuning Telur terhadap kualitas spermatozoa Kelinci Rex. Kelinci Rex adalah kelinci yang memiliki 2 keunggulan yaitu sebagai kelinci pedaging dan hias. Materi yang digunakan adalah semen Kelinci Rex umur 10 bulan, pengencer Sari Wortel, Kuning Telur dan EosindNegrosin. Metodeepenelitianhekperimental dengan RancanganhAcakdLengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan.Perlakuandadalahdlamadpenyimpanandyaitu P0 (0 menit), P1 (30 menit), P2 (60 menit), P3 (90 menit) dan P4 (120 menit). Data yang didapat Dianalisa of varian (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BedacNyatacTerkecil (BNT). VariabeldyangddiamatidadalahdMotilitas dan Viabilitas spermatozoa. Hasil penelitiandmenunjukkandbahwadperlakuandlamadpenyimpanan SemenKelinci Rex dalam pengencer Sari Wortel padassuhusruangsmemberikanspengaruhssangatsnyata (P<0,01) terhadap kualitas Spermatozoa Kelinci Rex. Rata-ratasMotilitassSpermatozoa (%) adalahP0 = 80,00%d, P1= 73,00%cd, P2= 67,00%bc, P3 = 58,40%ab, dan P4= 52,60%a. Viabilitas (%) P0 = 76,00%e, P1 = 63,40%d, P2 = 57,40%c, P3 = 49,80%b, dan P4= 40,60%a. KesimpulanoadalahdlamahpenyimpananrsemeniiKelinci Rex dalam pengencer Sari Wortel pada suhu ruang berpengaruh tehadap motilitas dan viabilitas spermatozoa. Penyimpanan semen sampai 120 menit masih memberikanii’hasilii’yangii’bagusii’terhadapiiijkualitasii’spermatozoaaasehinggariiimasih’hlayak kiidigunakankuntukkeperluanwInseminasi Buatan (IB).Kata kunci : Penyimpanan, Sari Wortel, Kualitas, Semen, Kelinci Rex
EVALUASI POTENSI EMISI GAS RUMAH KACA DI PETERNAKAN SAPI PERAHKECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG Minan Nur Rochman; Nurul Humaidah; Sunaryo Sunaryo
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gas.rumah.kaca (GRK) adalah sejumlah gas yang.mengakibatkan efek rumah kaca yang terdapat di atmosfer bumi. Ternak ruminansia, yaitu sapi perah berpotensi menimbulkanemisi gas rumah kaca seperti gas metana (CH4) dan dinitrogen oksida (N2O)dari fermentasi enterik dan kotoran ternak. Kecamatan Pujon adalah wilayah dengan populasi ternak sapi perah terbanyak di Jawa Timur. Tujuan dari penelitian yang dilakukan yakni guna mengevaluasi  potensi emisi gas metana (CH4) dan dinitrogen oksida (N2O) yang dihasilkan dari fermentasi enterik, pengelolaan kotoran ternak, dan upaya mitigasi di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data populasi peternakan sapi perah pada tahun 2019 sampai tahun 2021.Kemudian metode padapenelitian iniyakni studi kasus dengan menggunakan data jumlah populasi sapi perah di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang yang diambil dari Dinas Peternakan Kabupaten Malang. Variabel pengamatan yaitu total emisi gas metana (CH4)dan gas dinitrogen oksida (N2O) dihitung denganmenggunakan metode perhitungan Tier-1 IPCC 2006 ditabulasi kemudian dianalisa secara deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil emisi gas metana(CH4) dan dinitrogen oksida (N2O) berbanding lurus antara jumlah populasi ternak dengan total emisi gas yang dihasilkan. Jumlah populasi sapi perah di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang terus meningkat yaitu pada tahun 2019 sebesar 20.411 ekor, tahun 2020 sebesar 24.483 ekor, dan tahun 2021 sebesar 24.598 ekor. Total emisi gas metana (CH4) dari fermentasi enterik tahun 2019 sampai  2021 berturut-turut adalah 21,477 GgCO2-eq/tahun, 25,762 GgCO2-eq/tahun dan 25,884 GgCO2-eq/tahun. Nilai emisi gas metana (CH4) dari pengelolaan kotoran ternak pada tahun 2019 sampai 2021 berturut-turut adalah 10,915 GgCO2-eq/tahun,13,092 GgCO2-eq/tahundan 13,154 GgCO2-eq/tahun. Emisi dinitrogen oksida(N2O) secara langsung pada tahun 2019-2021 berturut-turut adalah 0 Gg CO2-eq/tahun. Emisi dinitrogen oksida tidak langsung pada tahun 2019-2021 berturut-turut adalah 0,217 Gg CO2-eq/tahun, 0,261 Gg CO2-eq/tahun, dan 0,262 Gg CO2-eq/tahundari pengelolaan kotoran ternak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa totalemisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari sektor peternakan sapi perah di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang yang terus meningkat setiap tahunnya sehingga dapat berpengaruh pada iklim dan berdampak buruk bagilingkungan secara langsung maupun tidak langsung. Kata Kunci :emisi, grk,pujon,metana, dinitrogen oksida, sapi perah.
Co-Authors A Setiyono AA Sudharmawan, AA Abdul Haliq Abdul Wadud Wahab Hasbullah Ach. Bagus Adhiluhung Mardhotillah Achmad Yusuf Adriani Adriani Afiatul Hamidah Afidhatul Masruroh Afrizal, Ananda Agus Efendi Ahmad Uzairon Alfachrozi Ali Fatul Ulfah Alwin Fitroh Yovananta Andi Hasan Aprilia Khusnul Khotimah Ardianzah, Ferry Aria Putra, Niko Audrey Erlianti Awwalia, Luthfi Ayu Rahmanda Ayulia Sofianingsih Azwar Bahi Azzumar, Abdul Aziz Basar, Hairil Bibit Pranoto Budi Irwanto JF Chrisna Irfandy Daniel Happy Putra Dastian Rifana Dede Saputra Dedi Suryanto Dedy Suryanto Desita Ismayasari Desy Dwi Setyaningrum Devanti, Adelita Dwi Cahyono Putra Dwi Priyo Utomo Dwi Saputro, Randy Dwisetyawati, Defy Elsa Tsaniyatul Mubarokah Fachruddin, Farhan Gusti Fadli, Cahya Ana Farid Wajdi Fatimatuzzahro Muharromah Fauzi, Muhammad Rifki Feri Widodo Feri Widodo Firman Dwi Arisandi Fitriyah Fitriyah Fitriyah, Shobihatul Freih Jailani Halimah Halimah Hariyanto, Muhammad Arizky Akbar Helmi Adieryansyah Hikmahsari Purna Putri Imam Suprayitno Ina Dwi Istiqomah Indra Gunawan Inggit Kentjonowati Inggit Kentjonowaty Inggit Kentjonowaty Inggit Irawati Dinasari Retnaningtyas Islami, Darajatun Istiqomah, Faikotul Istiqomah, Ina Dwi Johan Sumarsono Kamelia Oktafiyanti Khairul Amali Khofifa Ramadhani Kholifatul Fitri Asfarina Kushariyanto Lailatul Maslikha Lilasaidah Munawaroh Lukman Prasetiyo Lutfi Hakim M Khusnul Khuluq M Rifky M. Walad Alfadlilatul Ma’rifah, Shofia Jannatul Mahardhika, Brahmadhita Pratama Mahayu Hikmatul Haq Mardhotilah, Achmad Bagus Adhiluhung Maulana Azka Mahogra Miftahul Ashar Minan Nur Rochman Moch Fikri Romadhoni Mochammad Bahrudin Moh Fariz Abdillah Moh. Toib Moh. Zainul Arifin Mohammad Jamaludin Mohammad Zakariyyah Mubarokah, Elsa Tsaniyatul Mudawamah Mudawamah Muhamad Badrul Ihsan Muhammad Farid Wadjdi Muhammad Fauzi Muhammad Ihsan Muhammad Ihsan Muhammad Muizzhuddin Muhammad Najib Muhammad Rahul Khadafi Musdalifah, Faigah Muzayyin Ilmana Muzayyin Ilmana Nadiah Nurhaliza Nahdlatul Ummah Nanang Hariyanto Ninik Masruro Nisa’us Sholikah Noho, Siti Nurul Asma H. Nurrahman, Abidi Zaky Nurul Jadid Mubarokati Oktavia Rahayu Puspitarini Oktavia Rahayu Puspitarini Rahmatulloh, Ayung Retnaningtyas, irawati Dinasari Rio Dwi Sandriono Riyadi riyadi Rizki Ramadhani setyawan Rizki rizki Rodli, Muhammad Hilman Saiful Rijal Saifulloh, Rafie Achmad Sari, Ayu Mufidah Kartika Septi Haryadi Septi Heryana Cahyani Setyaningrum, Desy Dwi Setyo, Nurhadi Sholikah, Nisa’us Siti Nurul Asma H. Noho Sri Sulistyowati Sri Susilowati Sri Susilowati Sri Susilowati Sri Wahyuni Suci Lestari Sumartono Sumartono . Sumartono Sumartono Sumartono Sumartono Sumartono Sumartono Sunaryo Sunaryo Sunaryo Sunaryo Syahdan syahdan Syarul Sanjaya, Adam Taufiq Ridwan Musaffak Umi Kalsum Umi Kalsum Unung Lesmanah USMAN ALI Usman Ali Usman Ali Vina Anisa Rokhim Wadjdi, Farid Wahyu Rizky Ananda, Bintang Wenny Nur Azizahi Widarko, Agus Yazirin, Cepi Yena Arifa Yena Arifa Yogi Dwi Nugroho Yuda Arlansyah Yulianti Yulianti Yunus Ansori Purwanto, Maulana Yustian Dwi Cahyo Zainur Udin Zakariyyah, Mohammad