Claim Missing Document
Check
Articles

Upaya Meningkatkan Kemampuan Kognitif Melalui Media Pelangi Dalam Gelas Pada Anak Usia 5-6 Tahun di RA Ubay Bin Ka’ab Salo Nurmala Dewi; Melvi Lesmana Alim; Putri Asilestari
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by the low cognitive abilities of children at RA Ubay Bin Ka'ab Salo. Based on observations made in the field on several indicators, cognitive development in children is not yet optimal due to several factors such as the activities carried out to improve children's cognitive abilities are less varied. One solution to overcome this problem is to use rainbow media in glass. The aim of this research is to find out whether rainbow media in a glass can improve cognitive abilities in children aged 5-6 years at RA Ubay Bin Ka'ab Salo. This research was conducted using the classroom action research method. The data collection techniques used were observation, documentation and assessment. The research was conducted using two learning cycles. The results of the research showed that there was an increase in each cycle carried out. The child's cognitive ability in the initial condition was 60%, and in the first cycle it increased to 78.66%. Furthermore, in cycle II it increased to 98.66%. These results show an increase in children's cognitive abilities through walking color games in children aged 5-6 years at RA Ubay Bin Ka'ab Salo. Keywords: Cognitive Ability, Rainbow Colors, Media
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berbicara Dengan Menggunakan Media Boneka Tangan Pada Anak Usia Dini Silvia Rizki; Melvi Lesmana Alim
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the low level of children's fine motor skills at Az-Zahra Kindergarten, Perhentian Raaja District, Kampar Regency. For this reason, a concrete application is needed to be able to find the right way regarding children's fine motor skills, namely the application of methods to improve children's speaking through the hand puppet method in early childhood. This study aims to determine whether through the hand puppet method the application of speaking can improve fine motor skills in early childhood. This type of research is class action research which is an observation of learning activities in the form of an action, which deliberately appears and occurs in a class together with a total of 12 children consisting of 6 boys and 6 girls. Data collection techniques in this study are observation and documentation. The data analysis technique used in this study is percentage. From the results of class action research and discussion as described, it is concluded that the results of this research are that the hand puppet media method can improve children's fine motor skills at Az-Zahra Kindergarten. Children's fine motor skills can be seen from the pre-cycle in the “Not Developing” criteria, namely 9 children or 75%. After the action in cycle I, namely through the hand puppet method, there was an increase, namely reduced to Ianak or 8.33%. In the “Starting to Develop” criteria, the pre-cycle increased by 3 children or 25% and increased again in cycle II to I or 8.33%. In the criteria “Developing as expected” there was not a single child in this criterion, increasing to 8 children or 66.7%, and increasing again in cycle II to I child or 8.33%. In the criteria “Developing Very Well” increased from pre-cycle no, in cycle I also no and increased again in cycle II to 10 children or 83.33%. Keywords: Speaking Ability, Hand Puppet Media, CAR
Penerapan Kegiatan Menceritakan Kembali Isi Cerita Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Anak di TK Melati Indah Joni Joni; Melvi Lesmana Alim; Eri Yanti; Darmanina Lisanti
Jurnal Pendidikan Tuntas Vol. 1 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to enhance early childhood speaking skills at TK Melati Indah through the implementation of the story-retelling method. This research employs Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, involving 17 children aged 4-5 years over two cycles. Data were collected through observation and documentation, then analyzed using quantitative and qualitative data analysis techniques. The results indicate an improvement in children's speaking skills, with an average percentage reaching 55.01% in cycle I and increasing to 76.81% in cycle II. Thus, the story-retelling method has proven effective in enhancing the speaking skills of early childhood learners.
Improving Grade V Students' Cooperation Skills by Using the Team Quiz Learning Model Nadila, Putri; Alim, Melvi Lesmana; Joni, Joni
AS-SABIQUN Vol 8 No 3 (2026): MEI
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v8i3.6165

Abstract

This study is motivated by the insufficient level of students’ cooperative skills in Pancasila Education at Class V UPT SDN 003 Muara Uwai, as reflected in weak communication, limited team contribution, and inadequate recognition of individual learning differences. To address this issue, the study implemented the team quiz learning model as an instructional strategy for improving students’ cooperative skills in learning the topic “My Country, Indonesia.” This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings and four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The study involved 10 Class V students, comprising five boys and five girls. Data were collected through observation and documentation. The findings show that students’ cooperative skills increased from 30% before the intervention to 50% in the first cycle and further improved to 80% in the second cycle. These results indicate that the team quiz learning model effectively enhances students’ cooperative skills in Pancasila Education. The study contributes to elementary education practice by demonstrating that interactive, team-based learning can strengthen students’ communication, participation, and collaborative responsibility in civic learning contexts.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Melalui Media Kotak Huruf Zaitir Rahma; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya kemampuan mengenal huruf pada anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak di Tk Dwi Karya koto kampar hulu. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap T.A 2024/2025 di Tk Dwi Karya koto kampar hulu. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun di TK Dwi Karya Tanjung Koto Kampar Hulu dengan jumlah 15 orang anak, yang terdiri dari 9 orang anak perempuan dan 6 orang anak laki-laki 5. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa lembar observasi. Analisis data menggunakan uji kualitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus, pada masing-masing siklus terdapat 2 kali pertemuan, setiap pertemuan terdiri dari kegiatan sebagai berikut: perencanaan (Planning), pelaksanaan tindakan (Acting), pengamatan (Observing), dan refleksi (Reflekting). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media Kotak Huruf dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal huruf. Peningkatan dapat dilihat dari jumlah siswa yang dikategorikan BB pada siklus I terdiri dari 10 orang dengan persentase 67%, siswa yang dikategorikan MB terdiri dari 5 orang dengan persentase 33%, dan jumlah siswa yang BSB berjumlah 0 orang dengan persentase 0%. pada siklus II jumlah siswa yang BSB meningkat dengan sangat pesat menjadi 15 orang dengan kategori BSB dengan persentase 100%, dan 0 orang dengan kategori BB dengan persentase 0% Karena jumlah siswa yang kategori BB menurun dari siklus I ke siklus II maka penelitian ini dianggap berhasil.
Pembelajaran Sosial Emosional Dalam Kurikulum Indonesia: Tinjauan Literatur dan Implikasinya Joni Joni; Zulhendri Zulhendri; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1180

Abstract

Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) merupakan pendekatan strategis dalam pendidikan yang bertujuan membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara sosial dan emosional. Kajian literatur ini bertujuan untuk menelaah konsep, posisi, implementasi, tantangan, serta strategi penguatan PSE dalam konteks kurikulum Indonesia, khususnya Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial emosional telah diintegrasikan dalam dokumen kurikulum, terutama melalui penguatan Profil Pelajar Pancasila. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pelatihan guru, ketidaksinambungan kebijakan, dan ketimpangan antar wilayah. Oleh karena itu, strategi integratif dalam pembelajaran tematik, pelatihan guru yang berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penguatan PSE dalam sistem pendidikan Indonesia. Kajian ini memberikan implikasi penting baik secara teoretis maupun praktis dalam pengembangan kurikulum dan pendidikan karakter nasional.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Kognitif Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rahma yesi; Amir Luthfi; Muhammad Syahrul Rizal; Melvi Lesmana Alim; Yanti Yandri Kusuma
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 9, No 2 (2024): VOLUME 9 NUMBER 2 MAY 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v9i2.4876

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kapasitas kognitif siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh model pembelajaran Problem Based Learning dengan berbantuan materi audio visual. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga dikategorikan sebagai penelitian quasi eksperimen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VA dan VB SDN 017 Laggini Bangkinang. Tes kognitif merupakan alat penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Uji Independent Sample t-test, uji Homogenitas, dan uji Normalitas digunakan dalam analisis statistik. H1 dapat disetujui karena nilai thitung > ttabel, sesuai dengan hasil penelitian menunjukkan data dengan nilai thitung adalah 2,869 dan ttabel adalah 2,10. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media audio visual terhadap kemampuan kognitif siswa sekolah dasar berdasarkan bukti tersebut yang menunjukkan bahwa kemampuan kognitif siswa yang menggunakan model tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Peningkatan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Menggambar Bebas Pada Kelompok B2 TK Aisyiyah Sumpadang Miftahul Amalia; Melvi Lesmana Alim; Yenda Puspita; Moh Fauziddin; Joni Joni
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.149

Abstract

Kreativitas merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting untuk dikembangkan sejak usia dini. Namun, berdasarkan hasil observasi awal di TK Aisyiyah Sumpadang, kreativitas anak Kelompok B2 masih tergolong rendah. Kondisi tersebut disebabkan karena kegiatan pembelajaran seni masih bersifat terstruktur, anak cenderung meniru contoh yang diberikan guru, kesempatan untuk mengeksplorasi ide dan imajinasi masih terbatas, serta metode pembelajaran yang digunakan belum memberikan kebebasan berekspresi kepada anak. Oleh karena itu, diperlukan suatu pembelajaran yang mampu memberikan ruang kepada anak untuk mengekspresikan gagasan dan kreativitasnya melalui kegiatan menggambar bebas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan menggambar bebas pada Kelompok B2 TK Aisyiyah Sumpadang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas dua pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 14 anak Kelompok B2. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menggambar bebas mampu meningkatkan kreativitas anak pada setiap siklus pembelajaran. Pada observasi awal, rata-rata kreativitas anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) sebesar 57%, Mulai Berkembang (MB) sebesar 29%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 14%, dan belum terdapat anak yang mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah tindakan diberikan melalui dua siklus, terjadi peningkatan pada seluruh indikator kreativitas, yaitu kemampuan menuangkan ide secara mandiri, menggunakan warna secara variatif, menghasilkan gambar yang berbeda dari teman, serta mampu menceritakan hasil gambar yang dibuat. Pada akhir Siklus II, rata-rata anak telah mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) sebesar 35,71% dan Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 55,36%, sehingga indikator keberhasilan penelitian tercapai. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada penerapan kegiatan menggambar bebas yang difokuskan pada empat indikator kreativitas, yaitu kemampuan menuangkan ide secara mandiri, penggunaan warna secara variatif, keaslian hasil gambar, dan kemampuan menceritakan hasil karya pada anak Kelompok B2 TK Aisyiyah Sumpadang. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya hanya menilai kreativitas secara umum, penelitian ini memberikan pengukuran yang lebih spesifik terhadap perkembangan kreativitas anak melalui indikator tersebut. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan alternatif strategi pembelajaran seni yang lebih inovatif, menyenangkan, dan berpusat pada anak sehingga dapat menjadi referensi bagi guru PAUD dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan menggambar bebas.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Mengenal Warna Melalui Media Pasir Warna Pada Kelompok B Di RA Ridho Ilahi Desy Gusmisari; Joni Joni; Melvi Lesmana Alim; Musnar Indra Daulay; Nurmalina Nurmalina
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.151

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan anak dalam mengenali, menyebutkan, dan mengelompokkan warna pada anak Kelompok B di RA Ridho Ilahi sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan mengetahui peningkatan kemampuan mengenal warna anak melalui media pasir berwarna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dukungan data kuantitatif melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak Kelompok B usia 5–6 tahun di RA Ridho Ilahi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal warna anak mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada tahap prasiklus, kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) masih sebesar 0%. Setelah diberikan tindakan pada Siklus I, persentase BSB meningkat menjadi 50%, kemudian meningkat secara signifikan pada Siklus II menjadi 82,30%. Peningkatan tersebut terlihat pada kemampuan anak dalam menyebutkan, menunjuk, mengelompokkan, dan mencocokkan warna dengan tepat. Selain itu, penggunaan media pasir berwarna juga meningkatkan keaktifan, konsentrasi, dan antusiasme anak selama proses pembelajaran. Dengan demikian, media pasir berwarna efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan mengenal warna pada anak usia dini.
Improving Grade V Students' Cooperation Skills by Using the Team Quiz Learning Model Putri Nadila; Melvi Lesmana Alim; Joni Joni
AS-SABIQUN Vol 8 No 3 (2026): MEI
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v8i3.6165

Abstract

This study is motivated by the insufficient level of students’ cooperative skills in Pancasila Education at Class V UPT SDN 003 Muara Uwai, as reflected in weak communication, limited team contribution, and inadequate recognition of individual learning differences. To address this issue, the study implemented the team quiz learning model as an instructional strategy for improving students’ cooperative skills in learning the topic “My Country, Indonesia.” This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings and four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The study involved 10 Class V students, comprising five boys and five girls. Data were collected through observation and documentation. The findings show that students’ cooperative skills increased from 30% before the intervention to 50% in the first cycle and further improved to 80% in the second cycle. These results indicate that the team quiz learning model effectively enhances students’ cooperative skills in Pancasila Education. The study contributes to elementary education practice by demonstrating that interactive, team-based learning can strengthen students’ communication, participation, and collaborative responsibility in civic learning contexts.
Co-Authors Ade Yelda Hastriati Agus Sulastio Ahmadi, Dedi Aisyah Nurul Hurriyah Sani Amat Hidayat Amin Yusi Nur Sa’ida Amir Luthfi Anggraini, Vitri Anggraini, Vitri Arif Mudi Priyatno Aris Tarmizi Asmarani, Zulfa Asri Neli Putri Astuti Azizah Citra Ayu, Citra Darmanina Lisanti Darsih, Darsih Dea Mirnanda Dedi Ahmadi Derlita Hutasoit Dessy Heriyani Desy Gusmisari Dianawati Dianawati Dwi Fungsiari Dwi Viora Eliza Ayu Wardani Eri Yanti Eri Yanti Erlina Ratna Asmara Fahzia Rahma Fatmasari, Osti Finegirls Hutasoit, Luxy Fungsiari, Dwi Hadi, Cipto Hardi, Vitri Anggraini Harisa, Riris Harisa, Riris Herwina, Herwina Hestina, Rina Iis Aprinawati Ika Nuansa Fitri Jerito Pereira Jery Dariansyah Jesi Alexander Alim Joni Joni Joni Joni, Joni Kartini, Tisah Kasman Edi Putra Kesumawati, Sri Wahyuni Khairun Nisa Kusuma, Yanti Yandri Lasiah, Lasiah Lisanti, Darmanina Lovita, Resi Lusi Marleni, Lusi M. Syahrul Rizal M. Yogi Riyantama Isjoni Masrul Masrul Mega Sulastari Meza Mardita Meza Miftahul Amalia Mohammad Fauziddin Mohd. Fauziddin Mulyasari, Rini Muslimah, Afriliyanti Muslimah, Afriliyanti Musnar Indra Daulay Nadila, Putri Naila Fauza Naimah Naimah Nelti Rizka Nenggolan, Rusmiyati Neni Hermita Nopa Wilyanita Novi Yeanti Novika Herawati Nur Asnia Nur Aviva Zahara Nurhaswinda Nurlita Nurlita Nurmala Dewi Nurmala Dewi, Nurmala Nurmalina Nurmalina Nurmalina Nurmalina Nurmalina, Nurmalina NURWAHIDAH NURWAHIDAH Pahrul, Yolanda Permadani, Rizky Putri Asilestari, Putri Putri Nadila Putri Rahayu Rahma yesi Rahmah Rahmah Rahmatulhusna Rambe, Paijan Ramdhan Witarsa Rani, Afriza Rahma Ranti, Ranti Resnalti Resnalti Rinaldi, Edo Rizal, Muhammad Syahrul Rizki Amalia Rizki Amalia Rizki Ananda Rizky Agustina Wulandari Romi Laspita Rosinta, Rosi Sandra Handayani Sutanto Saputri, Meylinda Mega Christina Sari, Lili Sari, Vigi Indah Permatha Silvia Rizki Silvia Rizki, Silvia Sinta, Dewi Sumianto Sumianto Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi susanti, riza Susi Herlinda Swandra Rahayu Syahrial Syahrial SYAHRIAL SYAHRIAL Tatiana, Tatiana Tommy Tanu Wijaya Ulva, Maria Vigi Indah Permatha Sari Viora, Dwi Vitri Angraini Hardi Warni, Shanti Waslimah, Elisa Widodo, Regita Berlian Wulandari, Rizky Agustina Yenda Puspita Yenni Fitra Surya Yolanda Pahrul Yusnira Zaitir Rahma Zohiri, Luthfi ZULFAH Zulfah Zulfah Zulhendri Zulhendri Zulhendri