Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN HIDROPONIK DI SMAN 1 DENPASAR, BALI M. Pharmawati; N. N. Wirasiti; I.G.A.S. Wahyuni; R. Kawuri
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.003 KB)

Abstract

Hidroponik merupakan salah satu teknik budidaya tanaman khususnya sayuran yang memiliki beberapa keuntungan antara lain tidak memerlukan lahan yang luas, nutrisi seimbang, bebas gulma serta produksi yang tinggi. Teknik budidaya sayuran secara hidroponik dapat memanfaatkan pekarangan rumah atau halaman sekolah. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pengenalan bertanam sayuran secara hidroponik. Tujuan kegiatan in adalah memperkenalkan dan melatih bertanam sayuran secara hidroponik bagi siswa SMAN 1 Denpasar. Metode yang digunakan terdiri dari metode ceramah, praktek dan diskusi yang meliputi pengenalan jenis-jenis tanaman sayuran, pengenalan berbagai teknik hidroponik serta teknik bertanam mulai dari persemaian, pembibitan, penanaman dan pemeliharaan. Sistem hidroponik yang dipilih adalah sistem hidroponik statis sederhana dengan menggunakan wick (sumbu). Kegiatan pertama di SMAN 1 Denpasar diikuti oleh 18 siswa dan dua guru pendamping. Evaluasi dilakukan melalui antusias dan keaktifan murid serta pertumbuhan tanaman yang dipraktekkan. Sumbu yang terbuat dari kain flannel mengakibatkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik dibandingkan sumbu kompor. Kegitan kedua merupakan pengenalan teknik hidroponik aktif diikuti oleh 8 orang siswa dan 2 guru pendamping.
PEMBIBITAN TANAMAN HIAS UNTUK PENINGKATAN LIFE SKILL ANAK-ANAK PANTI ASUHAN SOS DESA TARUNA, TABANAN, BALI M. Pharmawati; A.A. Sukmaningsih; I.W. Arnata; I. Setyawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 4 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.339 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i04.p22

Abstract

Tanaman hias merupakan semua jenis tanaman yang bermanfaat untuk menambah keindahan baik di dalam maupun di luar ruangan. Minat masyarakat terhadap tanaman hias semakin meningkat, sehingga usaha tanaman hias merupakan usaha yang dapat meningkatkan penghasilan. Desa Taruna SOS adalah nama panti asuhan di Banjar Bunur Puhun, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Bali. Panti asuhan ini terdiri dari 12 rumah yang mengasuh anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua dan anak-anak yang miskin. Untuk meningkatkan skill anak-anak panti asuhan sehingga dapat membuka bisnis, maka dilakukan pelatihan pembibitan tanaman hias. Metode yang digunakan terdiri dari metode ceramah, praktek dan diskusi yang meliputi pengenalan jenis-jenis tanaman hias, pengenalan berbagai media tanam dan pemeliharaan. Kegiatan diikuti oleh pembina panti asuhan, tenaga sukarelawan di SOS dan anak-anak SOS Desa Taruna. Tanaman yang ditanam adalah tanaman hias daun Tradescantia sp, Calathea sp, Sansevieria sp., sirih gading belanda, serta tanaman bunga pukul sembilan (Portulaca sp) dan bunga ruwelia (Ruellia malacorperma).
PEMBIBITAN TANAMAN HIAS UNTUK PENINGKATAN LIFE SKILL ANAK-ANAK PANTI ASUHAN SOS DESA TARUNA TABANAN BALI M. Pharmawati; A.A. Sukmaningsih; I.W. Arnata; I. Setyawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 17 No 2 (2018): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.092 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2018.v17.i02.p15

Abstract

Tanaman hias merupakan semua jenis tanaman yang bermanfaat untuk menambah keindahan baik di dalam maupun di luar ruangan. Minat masyarakat terhadap tanaman hias semakin meningkat, sehingga usaha tanaman hias merupakan usaha yang dapat meningkatkan penghasilan. Desa Taruna SOS adalah nama panti asuhan di Banjar Bunur Puhun, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Bali. Panti asuhan ini terdiri dari 12 rumah yang mengasuh anak-anak yang kehilangan pengasuhan orang tua dan anak-anak yang miskin. Untuk meningkatkan skill anak-anak panti asuhan sehingga dapat membuka bisnis, maka dilakukan pelatihan pembibitan tanaman hias. Metode yang digunakan terdiri dari metode ceramah, praktek dan diskusi yang meliputi pengenalan jenis-jenis tanaman hias, pengenalan berbagai media tanam dan pemeliharaan. Kegiatan diikuti oleh pembina panti asuhan, tenaga sukarelawan di SOS dan anak-anak SOS Desa Taruna. Tanaman yang ditanam adalah tanaman hias daun Tradescantia sp, Calathea sp, Sansevieria sp., sirih gading belanda, serta tanaman bunga pukul sembilan (Portulaca sp) dan bunga ruwelia (Ruellia malacorperma).
PELATIHAN BUDIDAYA DAN RINTISAN USAHA ANGGREK BAGI PEMUDA DI DESA BUDAGA, KABUPATEN KLUNGKUNG, BALI Made Pharmawati; Luh Putu Wrasiati; I Made Anom Sutrisna Wijaya; Made Ria Defiani
Buletin Udayana Mengabdi Vol 19 No 2 (2020): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.433 KB)

Abstract

Kegiatan pelatihan budidaya dan rintisan usaha anggrek bagi pemuda di Desa Budaga, Kabupaten Klungkung, Bali bertujuan memberikan ketrampilan teknik budidaya anggrek kepada pemuda Sekaa Teruna Panji Saraswati Desa Budaga, menumbuhkan motivasi dalam wirausaha khususnya wirausaha tanaman dan bunga potong anggrek serta memberikan pendampingan dalam rintisan usaha tanaman anggrek dan pengenalan kelompok usaha dan promosi produk anggrek. Sekaa Teruna Panji Saraswati merupakan salah satu ST yang memiliki banyak aktivitas, sehingga sesuai sebagai khalayak ssaran strategis pada kegiatan ini. Tanaman anggrek merupakan tanaman dengan nilai jual tinggi dan banyak digemari oleh masarakat sebagai penghias ruangan, perkantoran, rumah sakit, hiasan pesta maupun ucapan selamat. Budidaya anggrek memerlukan keterampilan dan pengetahuan mengenai syarat hidup tanaman anggrek. Kegiatan dibagi dalam tiga tahap, aitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pelaksanaan pelatihan dilakukan pada tanggal 7 Juli 2019 yang diikuti oleh 24.peserta serta 4 orang fasilitator. Kegiatan yang dilakukan adalah dalam bentuk ceramah dan praktek. Ceramah meliputi biologi anggrek, syarat-syarat tumbuh anggrek, media tanam anggrek, perkembangbiakan serta pemeliharaan anggrek. Kegiatan praktikum yang dilakukan berupa menyiapkan media tanam, mengeluarkan bibit anggrek dari botol, perendaman dengan fungisida dan memindahkan bibit anggrek ke media tanam dalam sistem pot serta pemeliharaan. Evaluasi terhadap penanaman anggrek dilakukan pada tanggal 6 Oktober 2019. Hasil menunjukkan bahwa bibit anggrek yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.
PELATIHAN BUDIDAYA SAYURAN SECARA HIDRO-VERTIKULTUR DI DESA DATAH KARANGASEM SEBAGAI KEGIATAN MITIGASI BENCANA M. Pharmawati; Y. Ciawi; L.P. Wrasiati; I.M.A.S. Wijaya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 18 No 2 (2019): Buletin Udayana Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.626 KB) | DOI: 10.24843/BUM.2019.v18.i02.p02

Abstract

Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem termasuk ke dalam KRB (Kawasan Rawan Bencana) II akibat letusan Gunung Agung. Masyarakat tidak dapat merawat perkebunan dengan maksimal. Teknik hidro-vertikultur dapat menjadi solusi karena merupakan teknik bertanam tanpa tanah dan nutrisi dialirkan dalam bentuk larutan. Berbeda dengan pertanian konvensional, dimana unsur hara dalam tanah tidak diketahui, sehingga hidroponik cocok sebagai teknik bertanam di lahan tandus seperti Desa Datah. Pertanian hidro-vertikultur dapat dilakukan di tempat sempit, karena penanaman dilakukan pada wadah vertikal. Kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan bertanam sayuran secara hidro-vertikultur kepada petani dan pemuda STT yang ada di Banjar Tindih, Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem. Kegiatan pertama dilakukan mulai bulan Juni 2018 meliputi persiapan alat dan bahan serta penjajagan lokasi. Kegiatan utama dilakukan tanggal 29 Juli 2018 yang diikuti oleh 26 orang yang dibagi dalam bentuk ceramah dan praktek. Ceramah mencakup pengertian hidroponik, alat dan bahan, cara pembibitan dan cara pembuatan nutrisi. Praktek yang dilakukan adalah membuat persemaian, membuat larutan nutrisi dan transfer bibit ke sistem hidroponik. Sebanyak 1 sistem hidro-vertikultur dipasang dan 3 sistem statis box juga dikerjakan. Kegiatan kedua dilakukan tanggal 30 September 2018.yang merupakan kegiatan evaluasi yang diikuti oleh 8 peserta. Pengamatan menunjukkan bahwa tanaman kangkung dapat tumbuh dengan baik, sedangkan tanaman selada pertumbuhannya tidak maksimal. . Kata kunci :hidroponik, Karangasem, sayuran, vertikultur
OPTIMALISASI EKSTRAKSI DNA DAN PCR-RAPD PADA GREVILLEA SPP. (PROTEACEAE) MADE PHARMAWATI
Jurnal Biologi Udayana Vol 13 No 1 (2009): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1046.541 KB)

Abstract

Molecular genetic analysis of plants relies on high yield and high purity of DNA as well as optimized condition of molecular reactions. Appropriate methods for DNA extraction and molecular reactions such as PCR are therefore needed. This study aimed to develop protocol for extraction of high molecular weight DNA from Grevillea leaf and to optimize condition of PCR-RAPD. Standard plant DNA extraction of Doyle and Doyle was modified by increasing EDTA concentration to 50 mM and addition of 2% (v/v) 2-mercaptoethanol. Moreover, incubation time was prolonged to 14-16 h at 55oC. This method yielded good quality of DNA and consistent results. Amplification of DNA using PCR-RAPD will become efficient and consistent if the amplification reactions are in ideal condition. In Grevillea, clear, reproducible and scorable PCR-RAPD patterns were obtained using 10ng DNA template, 5 pmol primer, 2.5 mM MgCl2 and the number of thermal cycle was 40 x.
PEMBERIAN KOLKHISIN DENGAN LAMA PERENDAMAN BERBEDA PADA INDUKSI POLIPLOIDI TANAMAN PACAR AIR (IMPATIENS BALSAMINA L.) Ni Made Sastriyani Wiendra; Made Pharmawati; Ni Putu Adriani Astiti
Jurnal Biologi Udayana Vol 15 No 1 (2011): Jurnal Biologi
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.816 KB)

Abstract

The purpose of this research was to induce polyploidy on Impatiens balsamina L. Seedlings of I. balsamina was immersed in 0,01% colchicines solution for 4, 6, 8, and 24 hours. Chromosome of I. balsamina was visualized using squash method stained with aceto-orcein. Morphological observations were conducted on plant height, stem circumference, leaf length and width, number of branches flowering time and size of flower. The result revealed that 0,01% solution of colchicine was able to induce polyploidy on I. balsamina. Obsevation on morphological characteristic showed that colchicine treatment increased plant height, stem circumference, leaf length and number of branches. Colchicine treatment induced earlier flowering time, but flower size was unaffected. Twelve chromosomes (2n = 2x = 12) were observed in the diploid seedlings while 25 chromosomes were observed in the tetraploid (2n = 4x = 24 seedlings.
CA2+ INTRASELULER TERLIBAT DALAM MEKANISME PEMBUKAAN STOMATA AKIBAT PENGARUH AUXIN MADE PHARMAWATI; MADE RIA DEFIANI; Ni LUH ARPIWI
Jurnal Biologi Udayana Vol 12 No 1 (2008): JURNAL BIOLOGI
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.343 KB)

Abstract

Research was done to elucidate the role of Ca2+ intracellular in stomatal movement induced by auxin. Two types of auxin (IAA and NAA) increased stomatal opening and the increase was concentration dependent. The addition of EGTA, Ruthenium red and Procaine as the modulator of Ca2+ concentration , inhibited stomatal opening induced by auxin. EGTA and procaine significantly inhibited somatal opening at 100 uM and 1 mM. Ruthenium red worked at lower concentrations which were 10 uM, 50 uM and 100 uM on LAA-induced stomatal opening, while on NAA-induced stomatal opening, Ruthenium red had an effect at 10 uM, 50 uM, 100 uM dan 1 mM. It is suggested that Ca2+ involves in stomatal opening induced by LAA and NAA as signaling agent.
Prevalence and gene frequency of colour blindness among students of elementary schools in Badung Regency, Bali, Indonesia Ni Wayan Karolina; Made Pharmawati; Iriani Setyawati
Jurnal Biologi Udayana Vol 23 No 2 (2019): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.742 KB) | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2019.v23.i02.p01

Abstract

Buta warna merupakan penyakit keturunan yang terpaut kromosom-X. Buta warna terdiri atas tiga tipe yaitumonokromat (buta warna total), dikromat (buta warna parsial), dan anomali trikromat. Sebagian besar cacatbuta warna tidak terdeteksi, sehingga perlu dilakukan identifikasi sejak dini. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mengetahui prevalensi dan frekuensi gen buta warna pada populasi siswa SD di KabupatenBadung. Kabupaten Badung merupakan salah satu kabupaten di Bali yang terdiri atas enam kecamatan yaituKecamatan Petang, Kecamatan Abiansemal, Kecamatan Mengwi, Kecamatan Kuta Utara, Kecamatan Kuta,dan Kecamatan Kuta Selatan. Penelitian dilakukan di 11 Sekolah Dasar di tiga kecamatan (Petang,Abiansemal, dan Kuta Utara) dengan total probandus 900 orang. Pengujian cacat buta warna dilakukandengan uji Ishihara plate test, kemudian data dianalisis dengan SPSS versi 22. Frekuensi gen dikalkulasidengan metode Hardy-Weinberg equilibrium. Prevalensi buta warna pada siswa SD di Kabupaten Badungyaitu 2% dari 900 probandus. Frekuensi gen buta warna pada laki-laki yaitu 0,0378 dan pada perempuanyaitu 0,0022. Perbedaan jenis kelamin pada frekuensi buta warna didapatkan signifikan secara statistik (P <0,0001), dengan prevalensi pada laki-laki 3,78% lebih tinggi dibandingkan perempuan 0,22%
MORPHOLOGICAL CHARACTERS OF CHILLI PEPPER (Capsicum frutescens L.) AS INFLUENCED BY SODIUM AZIDE AT GENERATIVE STAGE OF M1 GENERATION I Gusti Agung Eka Saraswati; Made Pharmawati; I Ketut Junitha
Jurnal Biologi Udayana Vol 16 No 1 (2012): Jurnal Biologi
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.475 KB)

Abstract

Chili pepper (Capsicum frutescens L.) is one vegetable crop that has high economic value.  There are several problems in cultivation of chili pepper, for examples limited land, bad weather, and pests and diseases, which result in low production. These problems can be solved by developing new cultivar which has superior quality.  New cultivars of chili pepper plants can be obtained through induced mutation using chemical mutagen. In this research sodium azide (NaN3) was used as mutagen in chili pepper in order to obtain genetic variations that are useful in  increasing its  production.  The research was designed in  randomized  block  design. The observations were made on the response of plant morphology at generative stage, including plant height, number of branch, number of leaf, leaf length and leaf width.  The results showed that sodium azide increased plant height, branch number, leaf number and leaf length.  Sodium azide at concentrations of 2 mM and 5 mM were most effective in increasing plant height, number of leaves and number of branches. Keywords: Capsicum frutescens L., morphology, mutation, sodium azide
Co-Authors A. A. Putri Ardyanti A.A.S. A. Sukmaningsih Agriani Dewinta Anak Agung Ayu Putri Ardyanti Anak Agung Gde Raka Dalem Andi Bahtiar Batti Andrianus Sembiring, Andrianus Aziz, Alifya Ibnu Bayu Adjie Bayu Adjie Bayu Adjie Bram Setyadji Deny Suhermawan Yusup Dian Catur Prayantini Dwi Nur Rikhma Sari Eka Fibayani Imaniar Eka Fibayani Imaniar Ema Hendriyani Fransiska Nitti Fransiskus Jimmy Roga Gde Evayanti, Luh GUIJUN YAN Gusti Ayu Putri Arnila I Gde Suryadi I Gede Putu Ardhana I Gusti Agung Eka Saraswati I Gusti Ayu Agung Pradnya Paramitha I Gusti Ngurah Kade Mahardika I Ketut Catur Wiguna I Ketut Junitha I Ketut Suada I Komang Adi Widyastama I MADE AGUS WIARTANA I Made Anom Sutrisna Wijaya I Made Murna I Putu Agus Tirta Cahyana I Putu Satwika I Wayan Arnata I Wayan Rosiana I. Setyawati I.G.A.S. Wahyuni I.M.A.S. Wijaya IAN JAMES MACFARLANE IDA AYU ASTARINI Ida Ayu Ratih Purnama Dewi Imaniar, Eka Fibayani Indah Tria Hoky Inna Narayani IRIANI SETYAWATI Joko Raharjo, Sentot Junita Hardini Ketut Queena Fredlina Luh Putu Wrasiati Made Ria Defiani Maharani, Rai Janaki Maliza Kurnia Maya Agustina Maya Agustina Mery Wintari Ngurah Intan Wiratmini Ni Kadek Dewi Rustini NI KADEK YUNITA SARI Ni LUH ARPIWI Ni Luh Ayu Jami Wistiani, Ni Luh Ayu Jami Ni Luh Putu Agustini Ni Luh Watiniasih Ni Luh Wayan Yulia Mirayanti NI MADE DIAN PRATIWI Ni Made Gari Ni Made Sastriyani Wiendra Ni Made Sastriyani Wiendra Ni Made Suartin Ni Nyoman Wirasiti Ni Putu Adriani Astiti Ni Putu Eka Krisnayanti Ni Wayan Ayu Wiartini Ni Wayan Karolina Ni Wayan Sudatri PATRICK FINNEGAN Putera, I Kadek Aridena Putu Angga Wiradana Putu Apriliani Putu Yunita Putri Aryani Retno Kawuri Rifky Firmansyah Anwar Satwika, I Putu Septarini Dian Anitasari Septarini Dian Anitasari Siddique, Kadambot.H.M. Tassanai Jaruwatanaphan Tassanai Jaruwatanaphan Tassanai Jaruwatanaphan, Tassanai Tiwi Wati Uslan UUL SHOVI NURKAMILA Vanesa Martida Vanesa Martida Viryanando Evan Rahardja WAHYU WIDOWATI Wawan Sujarwo WENNI SETYO LESTARI Wenni Setyo Lestari Wenni Setyo Lestari, Wenni Setyo Wiguna, I Ketut Catur Wijaya, Putu Austin Widyasari Wildan Mujahidul Basyar Yasuyuki Watano Yasuyuki Watano Yasuyuki Watano, Yasuyuki Yenni Ciawi Zaetuna, Hanifa Laila