p-Index From 2021 - 2026
14.355
P-Index
This Author published in this journals
All Journal J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Al Ishlah Jurnal Pendidikan FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Jurnal al-Ulum : Jurnal Pemikiran dan penelitian ke-Islaman Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan Imtiyaz : Jurnal Ilmu Keislaman JURNAL ANSIRU PAI : Jurnal Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Bulletin of Counseling and Psychotherapy At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Jurnal Pengabdian UNDIKMA GUYUB: Journal of Community Engagement An-Nuha : Jurnal Pendidikan Islam Interdisciplinary Social Studies TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Student Scientific Creativity Journal Journal of Education and Learning Sciences Jurnal Al-Kifayah: Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Kartika: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Bahtsuna: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indev: Literasi Media Dakwah dan Pengembangan Masyarakat AL-ABSHOR : Jurnal Pendidikan Agama Islam Tarunaedu INJIES: Journal of Islamic Education Studies Varied Knowledge Journal Al-Washliyah: Jurnal Penelitian Sosial dan Humaniora Aafiyah: Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Dinamika Sosial dan Sains Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service ALMURTADO: Journal of Social Innovation and Community Service Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Jurnal Teologi Islam Man-Ana Varied Knowledge Journal Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Multidisciplinary Reseach Jurnal Selaksa Makna Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Journal of Literature Review Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Lentera Insani Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling Qudwah: Journal of Islamic Education DAAR EL-MAKRIFAH: Journal of Islamic Religious Education
Claim Missing Document
Check
Articles

BRIDGING TRADITION AND INNOVATION; NAVIGATING DIGITAL-BASED CHARACTER EDUCATION IN ISLAMIC JUNIOR HIGH SCHOOLS Mahbubi, Muhammad; Ahmad, Amala Bilqis; Faiz, Faiz; Rusdiah, Nadira
PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/pjp.v12i1.10808

Abstract

The integration of digital technologies into character education presents both opportunities and challenges, particularly in Islamic educational institutions where moral and religious values must be preserved alongside technological advancement. This qualitative comparative case study investigates how SMP Khadijah and SMP Muhammadiyah 4 Pucang implement digital-based character education. Data were collected through interviews, observations, and document analysis involving school leaders, teachers, and students. The findings reveal that SMP Khadijah adopts a structured approach through its 4S Program by utilizing multimedia tools to promote values such as politeness, discipline, and respect. In contrast, SMP Muhammadiyah 4 applies a project-based learning model via its proprietary E-Learning Muhammadiyah (ELMO) platform, encouraging students to produce digital content that reflects values like honesty and tolerance. Both schools face shared challenges, including inconsistent teacher proficiency with digital tools, distractions from non-educational content, and digital literacy gaps among students. Thus, the hybrid model, such as combining teacher-guided structure with student-centered projects it can may offer an effective strategy for embedding character education in digital environments. 
Edukasi Perawatan Jenazah Usia Dini di Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Wathan Kraksaan Mahbubi, M.; Aziz, Syaiful; Dzulfikar, Dzulfikar
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 3, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v3i3.4898

Abstract

Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sangat penting dilakukan karena materi tersebut sangat bermanfaat di dalam masyarakat. Pengurusan jenazah merupakan fardhu kifayah bagi muslimin dan muslimat, artinya ketika ada yang telah mengurusnya berarti orang lain sudah terwakili dalam hal mengurusi jenazah. petugas perawatan jenazah (modin) di Desa Sidomukti belum adanya regenerasi, karena petugas tersebut didominasi oleh kaum tua dan belum pernah melakukan regenerasi. Maka dari itu kami kelompok KKN OBE UNUJA 2022 memandang perlunya mengadakan edukasi perawatan jenazah bagi anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan informasi pengetahuan kepada masyarakat yang berdomisili di Desa Sidomukti Kraksaan khususnya siswa MI Tarbiyatul Wathan Sidomukti Kraksaan tentang bagaimana tata cara dalam pengurusan jenazah. mulai dari memandikan, mengkafani, menyolatkan dan menguburkan.  Kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan praktek bagaimana pengurusan jenazah yang hasil dari kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya kepada mereka yang belum sama sekali pernah belajar tata cara mengurus Jenazah.
Pendidikan Karakter Di Era Digital: Memahami Peran Kemerdekaan Indonesia Dalam Pembentukan Remaja Berkarakter M. Mahbubi
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 4 (2025): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/3x92de18

Abstract

Abstract Character education for adolescents, particularly in instilling the values ​​of Indonesian independence. With the rapid development of technology, adolescents are increasingly familiar with various digital platforms that serve not only as entertainment but also have great potential in shaping character and strengthening nationalism. Educational apps such as Ruangguru, Khan Academy, and Quipper are effective means of conveying Indonesian history and the spirit of the nation's struggle through interactive learning methods. Similarly, educational games like The History Game can attract adolescents by presenting the history of independence in a fun and challenging way. Furthermore, social media platforms like Instagram, Twitter, and TikTok also play a crucial role as a platform for sharing creative national-themed content, ranging from short videos and infographics to digital campaigns that highlight the values ​​of the independence struggle. Through these platforms, messages about patriotism can be conveyed in a way that is more relevant to adolescents' daily lives. This study used content analysis methods and interviews with adolescents who actively use educational apps, games, and social media to illustrate the extent to which digital technology contributes to national character education. The results show that digital technology has significant potential in introducing and strengthening the values ​​of independence among adolescents. However, the main challenge lies in the tendency of teenagers to be more interested in entertainment content than educational content. Therefore, this study recommends collaboration between app developers, educators, and policymakers in creating content that combines entertainment and education, so that national messages can be conveyed effectively. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi digital dalam pendidikan karakter remaja, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai kemerdekaan Indonesia. Seiring pesatnya perkembangan teknologi, remaja semakin akrab dengan berbagai platform digital yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam membentuk karakter dan memperkuat semangat nasionalisme. Aplikasi edukasi seperti Ruangguru, Khan Academy, dan Quipper menjadi sarana efektif untuk menyampaikan materi sejarah Indonesia dan semangat perjuangan bangsa melalui metode pembelajaran yang interaktif. Demikian pula, game edukasi seperti The History Game mampu menarik minat remaja dengan menyajikan sejarah kemerdekaan dalam bentuk permainan yang menyenangkan dan menantang. Selain itu, media sosial seperti Instagram, Twitter, dan TikTok juga berperan penting sebagai ruang berbagi konten kreatif bertema kebangsaan, mulai dari video pendek, infografis, hingga kampanye digital yang mengangkat nilai-nilai perjuangan kemerdekaan. Melalui platform tersebut, pesan-pesan tentang cinta tanah air dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian remaja. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten serta wawancara dengan remaja yang aktif menggunakan aplikasi edukasi, game, dan media sosial, sehingga mampu menggambarkan sejauh mana teknologi digital berkontribusi dalam pendidikan karakter kebangsaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memiliki potensi signifikan dalam memperkenalkan sekaligus memperkuat nilai-nilai kemerdekaan di kalangan remaja. Namun, tantangan utama terletak pada kecenderungan remaja yang lebih tertarik pada konten hiburan dibandingkan konten edukatif. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan adanya kolaborasi antara pengembang aplikasi, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan konten yang menggabungkan unsur hiburan dengan pendidikan, sehingga pesan kebangsaan dapat tersampaikan secara efektif. 
IMPLEMENTASI GEROBAK PINTAR DENGAN PLTS DAN IOT UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIFITAS DAN KUALITAS PERTANIAN DESA SIDOPEKSO Yantos; Karim, Abdul; Mahbubi, M.
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.35028

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) was implemented in Sidopekso Village with the aim of improving agricultural productivity and quality through the use of renewable energy technology and the Internet of Things (IoT). The main challenges faced by farmers are limited energy access, inefficient water use, and minimal use of digital technology in the cultivation process. To address these challenges, the PKM team implemented a smart cart innovation equipped with a portable solar power plant (PLTS), an IoT monitoring system, and agricultural support devices. The implementation method included a needs survey, prototype design and assembly, participatory training, field trials, and performance evaluation. The results showed that the smart cart is capable of supplying electricity to agricultural equipment, supporting an automatic irrigation system based on soil moisture sensors, and providing digital agricultural data recording facilities. Participant evaluations showed a 46%  increase in knowledge and up to 28% increase in water use efficiency compared to conventional methods. This innovation not only provides a practical and environmentally friendly solution but also fosters energy independence and encourages the adoption of smart technology in the rural agricultural sector. Going forward, this PLTS and IoT-based smart cart model has the potential to be replicated in other areas with similar agricultural characteristics.   ABSTRAK Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Desa Sidopekso dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi energi terbarukan dan Internet of Things (IoT). Tantangan utama yang dihadapi petani adalah keterbatasan akses energi, penggunaan air yang tidak efisien, dan minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam proses budidaya. Untuk mengatasi tantangan tersebut, tim PKM mengimplementasikan inovasi kereta pintar yang dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) portabel, sistem pemantauan IoT, dan perangkat pendukung pertanian. Metode implementasi meliputi survei kebutuhan, perancangan dan perakitan prototipe, pelatihan partisipatif, uji coba lapangan, dan evaluasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kereta pintar mampu memasok listrik ke peralatan pertanian, mendukung sistem irigasi otomatis berbasis sensor kelembapan tanah, dan menyediakan fasilitas perekaman data pertanian digital. Evaluasi peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 46% dan peningkatan efisiensi penggunaan air hingga 28% dibandingkan dengan metode konvensional. Inovasi ini tidak hanya memberikan solusi praktis dan ramah lingkungan tetapi juga mendorong kemandirian energi dan adopsi teknologi pintar di sektor pertanian pedesaan. Ke depannya, model kereta pintar berbasis PLTS dan IoT ini berpotensi untuk direplikasi di daerah lain dengan karakteristik pertanian serupa.
Curriculum Development Needs Assessment for Islamic Religious Education in Junior High: A Focus on Generation Z Learners Nuril Ilmiyah; Kholifatus Syamsiah; Adina Haqi Amalia; M. Mahbubi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): MARET
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan needs assessment (penilaian kebutuhan) guna mengidentifikasi kesenjangan dan peluang dalam kurikulum PAI saat ini, memastikan relevansi dan keefektifannya bagi pelajar masa kini. Dengan menggunakan pendekatan mixed-methods, penelitian ini menggabungkan survei kuantitatif terhadap 200 siswa dari tiga SMP/MTs di Kabupaten Probolinggo dengan wawancara kualitatif terhadap 10 guru PAI dan pengembang kurikulum. Data kuantitatif berfokus pada persepsi siswa terhadap konten kurikulum, metode pengajaran, dan integrasi teknologi, sedangkan data kualitatif mengeksplorasi tantangan yang dihadapi pendidik serta strategi inovatif dalam menyampaikan materi PAI.  Temuan penelitian mengungkap adanya kesenjangan signifikan antara struktur kurikulum tradisional dan preferensi belajar siswa Generasi Z. Lebih dari 70% responden mengungkapkan keinginan untuk lebih banyak alat pembelajaran berbasis teknologi dan interaktif, seperti kuis bergamifikasi, diskusi berbasis video, dan platform konten Islam digital. Selain itu, siswa menekankan pentingnya materi PAI yang membahas dilema etika kontemporer, seperti penggunaan media sosial, etika lingkungan dalam Islam, dan toleransi antarumat beragama—topik yang sering kali kurang terwakili dalam silabus saat ini. Sementara itu, guru mengidentifikasi tantangan dalam menyeimbangkan kedalaman doktrin agama dengan inovasi pedagogis, termasuk keterbatasan pelatihan dalam penggunaan alat digital dan kurangnya panduan standar untuk memodernisasi kurikulum PAI.  Penelitian ini mengusulkan kerangka kerja pengembangan kurikulum PAI yang mengintegrasikan empat dimensi kunci: (1) Integrasi Digital, mencakup modul e-learning dan sumber daya multimedia, (2) Relevansi Kontekstual, menghubungkan ajaran Islam dengan isu-isu dunia nyata seperti cyberethics dan kesehatan mental, (3) Pembelajaran Berpusat pada Siswa, menekankan project-based learning dan diskusi antar-teman sebaya,  (4) Peningkatan Kapasitas Guru, melalui pelatihan tentang pengajaran berbasis teknologi dan desain kurikulum. Rekomendasi ini sejalan dengan Kebijakan Merdeka Belajar Indonesia, yang menganjurkan pendidikan fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa.   Penelitian ini berkontribusi pada wacana reformasi pendidikan Islam dengan menyediakan bukti empiris tentang kebutuhan belajar Generasi Z serta menawarkan strategi yang dapat diimplementasikan untuk revitalisasi kurikulum. Temuan ini menegaskan urgensi untuk mengarahkan ulang kurikulum PAI guna memupuk literasi agama sekaligus keterampilan abad ke-21, memastikan bahwa pendidikan Islam tetap menjadi kekuatan transformatif dalam kehidupan siswa. Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan geografis dan mengeksplorasi dampak jangka panjang perubahan kurikulum terhadap hasil belajar siswa. 
Zakat hingga Dakwah: Membangun Karakter Islami Lewat Fikih di SMP Ali Romdani; Ahmad Agus Sholehuddin; M. Mahbubi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): MARET
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran fikih kelas 9 semester 1 dan 2 di MTs Bustanul Faizin Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, serta mengevaluasi kontribusinya dalam membentuk karakter Islami peserta didik. Materi yang dikaji meliputi zakat, haji, dan umrah pada semester 1, serta jual beli, khutbah, tablig, dan dakwah pada semester 2. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan strategi pembelajaran yang cukup kontekstual dengan mengaitkan materi fikih pada kehidupan sehari-hari siswa. Siswa menunjukkan respon positif, terutama pada materi yang relevan dengan lingkungan mereka. Praktik dakwah dan simulasi jual beli terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, serta keberanian dalam menyampaikan kebaikan. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, media pembelajaran, dan variasi tingkat pemahaman siswa. Meskipun demikian, pembelajaran fikih telah memberikan kontribusi nyata dalam membentuk karakter Islami siswa, terutama dalam aspek spiritual, sosial, dan etika. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan metode dan fasilitas pembelajaran agar nilai-nilai fikih dapat lebih maksimal diinternalisasi oleh peserta didik.
Pentingnya Menanamkan Etika Islam dalam Kehidupan Sehari-hari bagi Siswa MTS Kelas VII Uli Durrotin Nafi’ah; Ida Raudatuz Zahro; Zilfana Cindy N.A; M. Mahbubi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2025): MARET
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/

Abstract

Pendidikan akhlak atau etika Islam merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembelajaran agama Islam, khususnya di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTS). Salah satu tujuan utama dari pendidikan akhlak adalah membentuk karakter siswa yang tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini membahas pentingnya menanamkan etika Islam pada siswa MTS Kelas VII, terutama dalam membentuk kepribadian yang baik dan berakhlak mulia. Pendidikan etika Islam diharapkan dapat membantu siswa memahami nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, rasa hormat, dan tanggung jawab. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi pribadi yang taat beragama, tetapi juga dapat berperilaku baik di masyarakat. Artikel ini juga mengkaji berbagai metode yang dapat digunakan dalam mengajarkan etika Islam, seperti pembelajaran melalui teladan, ceramah, dan diskusi interaktif. Pembentukan karakter melalui pendidikan etika Islam memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah terjadinya perilaku menyimpang dan merusak moral di kalangan remaja. Oleh karena itu, penting bagi guru dan orang tua untuk bersama-sama menanamkan nilai-nilai etika Islam pada siswa sejak dini, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang memiliki integritas tinggi dan bermanfaat bagi bangsa dan agama.  
PEMANFAATAN MEJA PAYUNG PANEL SURYA UNTUK KEBUTUHAN LISTRIK DAN PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KOLAM PANCING DI DESA SIDOPEKSO Karim, Abdul; Sulistiyanto; M. Mahbubi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.35029

Abstract

Sidopekso Village, Kraksaan District, Probolinggo Regency, has potential in the fisheries sector, one of which is through the Podho Joyo Fishing Pond business. However, this business faces constraints such as limited electricity, high operational costs, and suboptimal business management. To address these challenges, the Nurul Jadid University community service team implemented a program using the Solar Panel Umbrella Table as a renewable energy source and supporting technology for fishing pond management. The program implementation method includes five stages: (1) outreach to partners regarding the benefits of renewable energy and digital technology; (2) training on solar power plant (PLTS) use, water quality monitoring, and digital marketing; (3) technology implementation through the installation of the Solar Panel Umbrella Table, installation of water quality sensors, and implementation of digital marketing strategies; (4) mentoring and evaluation of implementation effectiveness; and (5) a sustainability program through continued training and the development of standard operating procedures. The program results show that the Solar Panel Umbrella Table can supply daily electricity needs for lighting, aeration, and water filtration with operational cost savings of approximately 40%. Water quality sensors help managers monitor pond conditions in real time, ensuring fish health. Management has begun using digital record-keeping and social media promotions, resulting in a 20% increase in visitor numbers within the first month. In conclusion, the implementation of renewable energy technology and digitalization of business management has successfully improved Podho Joyo Fishing Pond's energy efficiency, productivity, and competitiveness. This program can serve as a model for developing fisheries businesses based on clean energy and appropriate technology, supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) in the areas of energy, economics, and innovation.
Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Militer:: Analisis Kebijakan Gubernur Jawa Barat Dalam Mengatasi Siswa Bermasalah Mahbubi, M
Jurnal Man-anaa Vol. 2 No. 1 (2025): Man-Ana: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Prgram Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/man.v2i1.356

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the West Java Governor's policy of sending problematic students to military camps as an effort to improve discipline and character development. This policy has sparked both support and criticism due to its reliance on a harsh, physically demanding approach, while character education in Islam emphasizes compassion and wisdom. The research employs a descriptive qualitative method with a policy analysis approach. Data was collected through interviews with education experts, Islamic Religious Education (PAI) teachers, and policy observers, as well as a review of relevant documents. The findings reveal that while this policy may create short-term physical discipline, it is less effective in fostering long-term character development, especially in terms of psychological and moral aspects. Furthermore, the policy does not fully align with the principles of character education in Islam, which prioritizes nurturing through role modeling, compassion, and understanding. Based on these findings, it is recommended that the policy be re-evaluated and adjusted to incorporate a more Islam-based approach, such as motivation, spiritual development, and role-modeling
WIRAUSAHA RA. KARTINI DALAM PERSPEKTIF ISLAM: MENEBAR KESEJAHTERAAN DAN KEBERKAHAN Moh Sugihariyadi; Sugihariyadi; M. Mahbubi
Almustofa Journal of Islamic Studies and Research Vol 1 No 01 (2024): Transformasi Nilai-Nilai Islam dalam Era Digital: Harmoni Tradisi dan Wahyu
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wirausaha merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah tantangan ketimpangan ekonomi yang masih terjadi. Dalam konteks sejarah, RA. Kartini tidak hanya dikenal sebagai tokoh emansipasi perempuan, tetapi juga sebagai inspirasi dalam pemberdayaan masyarakat melalui semangat kemandirian ekonomi. Artikel ini mengkaji kontribusi pemikiran RA. Kartini dalam wirausaha, ditinjau melalui perspektif Islam yang menekankan nilai-nilai etika, keadilan, dan keberkahan. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana konsep kewirausahaan yang diwariskan RA. Kartini dapat diterapkan dalam pembangunan masyarakat yang sejahtera, sesuai dengan prinsip Islam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis historis dan normatif, dengan menyoroti relevansi nilai-nilai Islam dalam praktik wirausaha yang mendukung keberlanjutan sosial dan ekonomi. Solusi yang diusulkan melibatkan integrasi prinsip-prinsip Islami, seperti maqasid syariah (tujuan syariat) dan konsep kebermanfaatan (maslahah), dalam kewirausahaan berbasis komunitas. Artikel ini menegaskan bahwa semangat RA. Kartini dapat menjadi model inspiratif bagi wirausaha modern yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga distribusi kesejahteraan yang merata dan bernispiritual. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan solusi komprehensif untuk pembangunan ekonomi umat yang berlandaskan keberkahan dan keadilan.
Co-Authors -, Nahdiah azizah Abd Hayyi Abd Rohim Abd. Hamid Cholili Abd. Hamid Cholili Abdul Hayyi Abdul Karim Abdul Karim Abdul Muhid Abid Nurhuda Abid Nurhuda Ach Febri Hasan Ach Royhan Syahrul M.P Achmad Qusyairi Mahfudi Adim Jaya Sumba Adina Haqi Amalia Afifi, Ach. Afin Maulana Agustin Nur Fadillah Ahmad Agus Sholehuddin Ahmad Faiz Ahmad Nabil Ahmad Zaidan Salim Ahmad, Amala Bilqis Aini Nurul Al Kamilah, Qoriatul Fashihah Alfarisi, Mochammad Salman Ali Anhar Syi'bul Huda Ali Anhar Syi'bul Huda Ali Anhar Syi'bul Huda Ali Anhar Syi’bul Huda Ali Anhar Syi’bul Huda Ali Maksum Ali Romdani Alpian Hadi Alrafiful Rahman Amanda Hotija ana maghfiroh husni mubarok Andi Wulan Purnama Andrareza, Aqila Zhidan Aqiq Zaman Rusnadi Ash-Shiddiqi Ramadhoni Aulia Zahwa Zainuddin Ayu Safitri Ayu Widiawati Aziz, Syaiful azizah, nahdiah Azizaturrahmi, Rofiqo Bihi, Moh. Abdullah Kafa Bilqis, Amala Candra Ardi Sujono Chindy Maulidya Alfayn Cholili, Abd. Hamid Daifur Rahman Dakhiratul Makkiyah Dea Ayu Rozikin Dewi, Dewi Masita Diadara, Eva Dimas, Septian Dirham Sukma Sahrur Dzulfikar, Dzulfikar Fadil Maulana Al Karomy Fadli, Nadia Alfiyyatus Sholihah Faiz Faiz Farah Azka Saniyyah Farah Najwa Ahmad Puad Fauzul Bariyah Fikri Aldo Noviantoro Firmansyah, Boy Fitriani -, Fitriani Hadi, Jamaluddin Hamdi Hamdi Hamdi Hamdi Hamdi Hamdi Hamdi Hasan Nofal Hasanah, Holifatul Haydar, Muhammad 'Affan Hibbil Wali Hikmatul mauila Hilyatul Falahah Homaidi Hosaini Hosaini Huda, Ali Anhar Syi'bul Huda, Ali Anhar SyiÔÇÖbul Huda, Ali Anhar Syi’bul Husein, Shofiyah Ida Raudatuz Zahro Iffah, Izzatul Ike Tri Wahyu Rohmaniyah Imami, Agus Sulthoni Imami, Agus Sulthoni Imran Imron, Lailul Vicky Zawawi irfan, Muchammad irfan Isma Firdiana Izzad Favian Billah Izzatul Iffah Junaidi Junaidi Junaidi, Mahbub Kamal, Ach. Baihaqi Karomah, Subhatul Khairil Makin Huda Kholifatus Syamsiah Koyyimahtul Munawaroh Lailatur Rahmah Laili Nailur Rahmah Lailul Vicky Zawawi Imron Lathif, Nur Muhammad LINDA WAHYUNI M. Mukhlas Adi Putra Mahbub Junaidi Mahbub Junaidi Makkiyah, Dakhiratul Maryam, Siti Masturricho Achmad Rifai Maulana Romzi, Moh Ilham Misbahul Jadid Misbahul Munir Moh Farhan Najiburahman Moh Ifan Apriliyanto Moh Rizal Riandi Moh Sugihariyadi Moh Zainal Abidin Moh. Abdullah Kafa Bihi Moh. Sholihuddin Moh. Sugihariyadi Mohammad Anshari Mughis Ramadani, Ahmad Muh. Misbahul Munir Muh. Ubaidillah Muhammad Adib Abidillah Muhammad Anwari Muhammad Fadil Multazam Muhammad Fakhri Azizul Millah Muhammad Iqbal Dewantara Muhammad Sa'roni Muhammad Yunus Mukarromah, Ismiatul Nadwatul Ulya Nafil Fahrul Umam Hakim Natasya Putri Salsabila Nayla Wafa' Ramdaniyah Niken Septantiningtyas Nisa Latifa Rahman Nizik Amalia Mifzai Novita kurnia ilahi Nur Hidayah Nur Muhammad Lathif Nur Muhammad Lathif Nurhuda, Abid Nuril Ilmiyah Nurkamala Dewi Nurul Ilmiyah Nurul Istiqomah Nurul Istiqomah Nuzula Safiurrokhmah Olivia Indi Yufiani Purnama, Andi Wulan Putri Dewi Riyanto Rahmat, Aden Bagus Rahmatullah, Ahmad Zaini Ade RANI, ZAHRANI YULIA AGUSTIN Raudlatun Raudlatun Regita Zafa Aulia Retno Patih Matara Ridwan Gunawan Rifki Arif Risa Istana Safina Risqi Aditiya Rizki Hidayatullah Rizkiah wulandari Robithul Firdaus Rodhiyya Aluf, Zulfa Rofiqoh Romadhon, Dirham Sukma Sahrur Rovalina putri adelia Sarum Rusdiah, Nadira rusdiana Rusdiana Rusdiana Sabila Sindi Sulaiman Sabilatul Khoirot Saipur Rahman Salsabila, Natasya Putri Sarum, Rovalina putri adelia Saskia Amelia Putri Sa’diyah, Halimatus Sendy Ainun Nadjib Shahidi, Nima Shahidi, Nima Shofiyah Husein Shuhada Siti Ainur Rahma Siti Nur Fadilah Siti Saidah Siti Sa’idah St Susi Astika Sari Stephen Taylor Sugihariyadi Suhartono Hafid Musthofa Sulistiyanto Sulistiyanto Sulistiyanto, Sulistiyanto Suryanto Suryanto Syafi'i, Ali Tiara Hartanti Tifa Sahara Rohma Tobibi, Muhammad Robi Tohet, Moch. Tohet, Moh Ulfiyah Riska Damayanti Uli Durrotin Nafi’ah Ulum, Moh. Ulya, Nadwatul Wafa, Iqbal Ali Wilda wildati mazidatur rohmah ana maghfiroh Wildatul Aluf Yantos Yaqin, Ahmad Ainul Zahrani Yulia Agustin Zahrotul Aini, Zahrotul Zainatul Widad Zakya Malika Belgis Zilfana Cindy N.A Zulfa R. Aluf