Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Metode Pembelajaran Fun Learning dalam Menumbuhkan Minat Belajar Peserta Didik Atlet di PKBM Homeschooling Daya Kreasi Prima Surabaya Angellia Okvita Ningtyas; Heryanto Susilo
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was prompted by the circumstances of student-athletes at the PKBM Homeschooling Daya Kreasi Prima in Surabaya, who have a rather demanding training schedule and consequently often experience fatigue, a lack of focus, and a decline in their interest in learning. These circumstances highlight the need for a teaching method capable of creating a learning environment that is enjoyable, flexible, and tailored to the students’ needs. This study aims to describe the implementation of the fun learning method, the learning interest of student-athletes, as well as the supporting and inhibiting factors in the implementation of the fun learning method in fostering the learning interest of student-athletes at the Daya Kreasi Prima Homeschooling PKBM in Surabaya. This study employs a qualitative approach using a case study design, with data collection conducted through in-depth interviews, participant observation, and documentation. The research subjects consisted of administrators, tutors, and student athletes. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions, and also utilized data validity tests, namely credibility, dependability, confirmability, and transferability tests. The research findings indicate that the implementation of the fun learning method involves the stages of preparation, delivery and evaluation of the learning process. This is achieved through a relaxed learning atmosphere, the use of varied learning materials, educational games, quizzes, simple practical exercises, and a tutoring approach tailored to the circumstances of the student-athletes. The students’ interest in learning is evident through their enjoyment, engagement, acceptance of the learning process, and active participation throughout the learning process. Supporting factors include the tutors’ competence, learning media and facilities, support from management, an understanding of the students’ personalities, and a good relationship between tutors and students. Inhibiting factors include the students’ physical condition, fluctuating moods, an unpredictable study schedule, time constraints, demands on the tutor’s creativity, and the potential for monotonous learning. Thus, the fun learning method can foster learning interest among student-athletes if applied flexibly, adaptively, and in accordance with the students’ circumstances.
Implementasi Cultural Informal Education untuk Melerstarikan Nilai-Nilai Budaya Masyarakat Melalui Tradisi Siraman Sedudo di Desa Ngliman Kabupaten Nganjuk Aqila Rona Al Rifai; Heryanto Susilo
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warisan budaya memiliki peran krusial dalam membentuk identitas sosial masyarakat di tengah tantangan arus globalisasi dan modernisasi yang berpotensi mengikis makna filosofis tradisi lokal. Salah satu bentuknya yaitu melalui implementasi cultural informal education yang dilakukan pada tradisi Siraman Sedudo yang dilaksanakan rutin di Desa Ngliman Kabupaten Nganjuk. Berdasarkan konteks penelitian ini memiliki rumusan masalah yakni berfokus pada implementasi cultural informal education untuk melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat melalui tradisi Siraman Sedudo, nilai-nilai budaya yang diwariskan melalui tradisi Siraman Sedudo, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi digunakan dengan tujuan mengungkap esensi pengalaman hidup (lived experience) para pelaku tradisi. Lokasi penelitian berada di Desa Ngliman Kabupaten Nganjuk. Subjek penelitian terdiri atas tujuh informan yang dipilih secara purposive sampling, meliputi tokoh adat, perangkat desa, penggiat budaya, dan generasi muda. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,   observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis fenomenologi yang dikembangkan oleh Clark Moustakas. Analisis ini dipilih karena penelitian ini berupaya memahami secara mendalam pengalaman, pemaknaan dan implementasi cultural informal education untuk melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat melalui tradisi Siraman Sedudo. Sedangkan uji keabsahan data dalam penelitian ini diuji melalui persistent observation, prolong engagement, triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Siraman Sedudo merupakan bentuk nyata implementasi cultural informal education yang berlangsung secara alami melalui keterlibatan langsung, pembiasaan, keteladanan serta interaksi sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai budaya yang diwariskan meliputi nilai spiritual, nilai kebersamaan dan gotong royong, nilai penghormatan kepada leluhur, nilai kebanggaan terhadap budaya lokal serta nilai etika dan sopan santun. Faktor pendukung meliputi loyalitas penuh pemerintah desa, resiliensi kelembagaan adat, konsistensi partisipasi masyarakat, keluarga sebagai agen transmisi nilai-nilai budaya, pemanfaat teknologi dan media sosial serta damapk positif nyata yang dirasakan masyarakat. Sedangkan faktor penghambatnya adalah pergeseran pola pikir masyarakat, munculnya pandangan yang mempertentangkan tradisi dengan agama, intensitas aktivitas dalam kehidupan sehari-hari, keterbatasan pemahaman tentang tradisi dan faktor alam. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan bagi lembaga adat dan pemerintah desa untuk mengoptimalkan edukasi budaya yang lebih intensif dan adaptif, salah satunya dengan memanfaatkan media digital, membentuk kelompok pemuda pelestari budaya dan mengadakan program pelatihan untuk mengenalkan adat serta budaya lokal yang ada di Desa Ngliman.  
Implementasi Pelatihan Make Up Artist (MUA) untuk Meningkatkan Keterampilan Vokasional pada Peserta di Mefaza MUA Pandaan devi ghina; Heryanto Susilo
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This training is a form of non-formal education that plays a crucial role in improving participants' vocational skills, particularly in the beauty industry as Make-Up Artists (MUAs). By participating in MUA training, participants not only gain insight into makeup but also gain practical experience that can serve as a starting point for developing skills in the beauty industry, both for personal needs and as a foundation for identifying career opportunities and businesses in makeup services. This research employed a qualitative approach with descriptive methods. The subjects included the owner, instructors, and training participants at Mefaza Mua Pandaan. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. Data analysis involved data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was tested through source and technique triangulation. The findings of this study indicate that the implementation of Make-Up Artist (MUA) training at Mefaza Mua Pandaan was carried out through the planning and implementation stages. Supporting factors for the training included adequate facilities, experienced instructors, and a conducive learning environment. Meanwhile, the obstacles faced included differences in participant abilities, time constraints, and difficulty in understanding certain make-up techniques.
Women's Empowerment Based on Entrepreneurial Skills in Adult Equality Education Program Heryanto Susilo; I Ketut Atmaja Jhony Artha; Widodo Widodo; Monica Widyaswari; Desika Putri Mardiani
Communautaire: Journal of Community Service Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Al-Qalam Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/communautaire.v4i2.1248

Abstract

This community service aims to empower Package C students, particularly adult women at Anggrek Bulan Community Learning Center (CLC), Banyuwangi Regency, through entrepreneurship development training. The training focuses on business financial management, understanding market and business opportunities, and building business networks to support the development of agricultural businesses, specifically in cultivating golden dragon fruit. The implementation method involves several stages: first, socialization and discussion with the chairman of PKBM; second, identifying business development needs through the manager; third, training to enhance knowledge and skills in entrepreneurship; and fourth, mentoring, which is systematically conducted to assess the application of the training. The results of this initiative empower women by improving their entrepreneurial skills and addressing challenges they face in developing businesses. This training not only supports the personal growth of the participants but also strengthens local entrepreneurship, with a focus on agricultural business development. The research highlights the importance of continuous mentoring and skill enhancement for adults to overcome barriers to business success. Future recommendations suggest expanding similar programs to other regions to further empower marginalized communities and foster sustainable agricultural entrepreneurship.
Program Kecakapan Hidup Pembuatan Anyaman Rotan untuk Meningkatkan Kemandirian Peserta Didik di PKBM Tunas Harapan Dinar Putri Laksanti; Najwa Naishila Pertiwi; Heryanto Susilo; Tri‘Ulya Qodriyati
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2026): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v4i1.714

Abstract

Program kecakapan hidup memiliki peran penting dalam meningkatkan kemandirian peserta didik pada satuan pendidikan nonformal, terutama bagi peserta didik yang membutuhkan bekal keterampilan untuk menghadapi tuntutan kehidupan dan dunia kerja. Salah satu bentuk program kecakapan hidup yang dikembangkan di PKBM Tunas Harapan Surabaya adalah pelatihan pembuatan anyaman rotan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan produktif dan pemberdayaan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran program kecakapan hidup pembuatan anyaman rotan dalam meningkatkan kemandirian peserta didik di PKBM Tunas Harapan. Penelitian menggunakan metode kajian literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan berupa artikel jurnal, buku, dan dokumen pendukung yang membahas kecakapan hidup, keterampilan anyaman rotan, dan kemandirian peserta didik. Instrumen penelitian berupa lembar dokumentasi dan analisis literatur yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menginterpretasikan data dari berbagai sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa program kecakapan hidup pembuatan anyaman rotan berkontribusi terhadap peningkatan kemandirian peserta didik melalui penguasaan keterampilan vokasional, peningkatan rasa percaya diri, kemampuan memecahkan masalah, serta terbukanya peluang berwirausaha dan memperoleh penghasilan secara mandiri. Selain itu, keterlibatan peserta didik dalam proses produksi anyaman rotan mendorong berkembangnya sikap tanggung jawab, disiplin, dan kreativitas. Dengan demikian, program kecakapan hidup pembuatan anyaman rotan dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung peningkatan kemandirian peserta didik pada pendidikan nonformal.  
Intergenerational Informal Learning through Work Values and Community Empowerment among Waste-Picker Families in Surabaya, Indonesia Heryanto Susilo; Yatim Riyanto; Widya Nusantara; Mustakim Mustakim; Fina Akmalia Putri
Journal of Nonformal Education Vol. 12 No. 2 (2026): Community Education, Adult Education and Community Empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jone.v12i2.58174

Abstract

Background – Waste pickers contribute to urban recycling while experiencing livelihood insecurity and social marginalization. Their everyday work also creates informal learning settings in families and community networks. Research Urgency – Evidence remains limited on how work values are learned across generations and how participants connect them with community empowerment. Research Objectives – This study examined learning processes, recurring work values, and perceived empowerment pathways in a waste-picker community near Benowo, Surabaya. Research Method – A qualitative case study involved nine purposively selected adults: four waste pickers, two recyclable-material collectors, a village head, a community leader, and a local resident. Indonesian-language interviews, observation, and documents were analyzed through iterative coding and thematic comparison. Research Findings – Family socialization, guided participation in daily work, and community interaction reinforced responsibility, discipline, perseverance, cooperation, honesty, adaptability, and environmental awareness. Participants associated these values with livelihood continuity, social cohesion, environmental responsibility, and adaptive capacity, but structural vulnerability remained. Research Conclusion – Intergenerational informal learning may support community capabilities, yet it cannot substitute for occupational protection, social services, fair recognition, or safeguards against child labour. Research Novelty/Contribution – The study offers a provisional framework linking informal-learning settings and processes with work values and perceived empowerment pathways in an Indonesian waste-picker community.
Pengaruh Peran Tutor Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Program Kesetaraan Paket C di SKB Negeri Kota Surabaya Muhammad Muzaki Dwiyatmono; Heryanto Susilo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran tutor terhadap hasil belajar peserta didik dalam program kesetaraan Paket C di SKB Negeri Kota Surabaya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh peran penting tutor dalam menunjang keberhasilan pendidikan nonformal, khususnya pada jenjang kesetaraan yang diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal. Tutor diharapkan mampu berperan sebagai fasilitator, motivator, dan evaluator dalam mendampingi proses belajar peserta didik yang memiliki latar belakang sosial ekonomi dan pendidikan yang beragam.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal komparatif. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan teknik analisis uji normalitas, linieritas, dan uji t dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu terdapat 61 peserta didik paket C. Lokasi penelitian di Sanggar Kegiatan Belajar Negeri Kota Surabaya dengan teknik pengumpulan data beruapa angket, observasi, dan wawancara. Uji T yang telah dilakukan menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0.00, artinya nilai signifikansi peran tutor memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik di Sanggar Kegiatan Belajar Negeri Kota Surabaya. Selain itu menguatkan pandangan bahwa keberadaan tutor yang menjalankan perannya secara optimal memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik dalam pendidikan nonformal. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi SKB atau lembaga pendidikan sejenis agar lebih memperhatikan pengembangan kompetensi tutor sebagai ujung tombak pembelajaran.  
Peran Sekolah Sepak Bola Bima Amora dalam Membentuk Kedisiplinan dan Motivasi Belajar Anak di Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik Vika Amalina; Heryanto Susilo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Sekolah Sepak Bola (SSB) Bima Amora yang berlokasi di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik dalam membentuk kedisiplinan serta meningkatkan motivasi belajar para siswa. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh pentingnya pembinaan karakter anak sejak usia dini, khususnya melalui kegiatan yang bersifat positif dan terarah seperti pendidikan nonformal berbasis olahraga yang kini semakin diminati oleh masyarakat. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi deskriptif untuk memperoleh gambaran yang mendalam mengenai fenomena yang diteliti. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari pelatih, siswa, dan orang tua siswa yang terlibat langsung dalam kegiatan di SSB Bima Amora. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program latihan di SSB Bima Amora berperan signifikan dalam membentuk kedisiplinan siswa melalui rutinitas latihan yang terstruktur, penguatan tanggung jawab individu, serta penerapan aturan yang konsisten dalam setiap kegiatan. Nilai-nilai kedisiplinan seperti ketepatan waktu, ketaatan terhadap instruksi, dan komitmen terhadap tugas secara perlahan tertanam dalam diri siswa melalui proses pembiasaan yang berkelanjutan. Selain itu, motivasi belajar siswa juga menunjukkan peningkatan, baik yang bersumber dari dalam diri siswa seperti tumbuhnya kesadaran belajar dan rasa percaya diri, maupun dari luar diri seperti dukungan dari pelatih, lingkungan sekolah, dan orang tua. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pendidikan nonformal seperti SSB dan pendidikan formal di sekolah sangat penting dalam menciptakan peserta didik yang tidak hanya berprestasi secara akademis maupun olahraga, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan tangguh.  
Penerapan Prinsip-prinsip Andragogi Untuk Meningkatkan Partisipasi Jama'ah Majelis Taklim Baitur Rohmah Desa Duran Karangpuri Kabupaten Sidoarjo Enik Amalia; Heryanto Susilo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip prinsip andragogi dalam meningkatkan partisipasi jama'ah majelis taklim baitur rohmah desa duran karangpuri kabupaten sidoarjo. Latar belakang masalah mencakup penurunan partisipasi jama'ah dari 70% pada tahun 2020 menjadi 55% pada tahun 2023, serta kurangnya keterlibatan aktif selama kegiatan. hal ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi jama'ah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. pemilihan metode ini bertujuan untuk memahami pengalaman dan perspektif individu dalam konteks pembelajaran non formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip prinsip andragogi, seperti kebutuhan belajar, kemandirian dan relevansi materi, dapat meningkatkan partisipasi jama'ah, meskipun masih terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu dan kebiasaan pasif. Faktor faktor yang mempengaruhi partisipasi jama'ah meliputi motivasi spiritual, dukungan sosial dan metode pembelajaran interaktif. Saran yang diajukan mencakup peningkatan fleksibilitas jadwal, penggunaan teknologi, dan pendekatan kolaboratif antara pengurus dan jama'ah. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan model pembelajaran non formal berbasis andragogi dalam konteks pedesaan, sehingga dapat meningkatkan partisipasi dan keterlibatan jama'ah secara lebih efektif. 
Inovasi Pengajaran Seni Hadrah Sebagai Upaya Meningkatkan Nodernisasi pada Komunitas Al-Banjari Mizanul Mahabbah di Desa Kalitengah Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo Garini Hadina; Heryanto Susilo
J+PLUS UNESA Vol. 14 No. 2 (2025): J+PLUS, Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana inovasi pengajaran seni hadrah yang dilakukan oleh Komunitas Al-Banjari Mizanul Mahabbah di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo mampu mendorong proses modernisasi tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional dan keagamaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dibawah metode fenomenologi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan terhadap pembina komunitas dan anggota Al-Banjari. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunitas Al-Banjari Mizanul Mahabbah berhasil melakukan inovasi melalui pemanfaatan media sosial seperti Facebook, Instagram dan Youtube sebagai sarana syiar dan pelatihan, serta pengembangan pola latihan yang fleksibel dan responsive terhadap karakter anggota, dimana Latihan yang fleksibel dan responsif terhadap karakter anggota berarti kegiatan latihan tidak dijalankan secara kaku, melainkan disesuaikan dengan kondisi, jadwal, dan gaya belajar masing-masing individu. Dengan demikian, setiap anggota dapat mengikuti proses pengajaran hadrah sesuai kemampuan dan kenyamanannya, tanpa merasa ditekan atau tertinggal. Faktor pendukung kegiatan berasal dari dukungan masyarakat, struktur pembinaan yang konsisten, serta jejaring kolaboratif. Adapun hambatan utama adalah resistensi sebagai warga terhadap kebisingan saat latihan malam hari. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi tinggi komunikasi yang lebih sistematis antara komunitas dan masyarakat sekitar, serta pengembangan platform digital yang lebih professional untuk memperkuat syiar budaya religi dalam skala yang lebih luas.
Co-Authors ., Supriyani Abdul Hafidz Achmad Rasyad Adelia Rahmawati Adhiansyah, Doni Ado, Yahya Raja Afandi, Faris Afifah Ariani Agastya Pawestri agustina, amelia fitri Ahsanun Nihayah Ainiyah, Ulfatin Aisyah Aprillia Rahmawati Aisyah Syifa Ulhaq Akmalia Putri, Fina Alhidayat, Maslakhatun Nisak Ali Yusuf Ali Yusuf Anandita, Nafisha Andhini, Revalina Nurasita Angellia Okvita Ningtyas Anil K, Ajlisa Selly Anisa Ika Febriyanti Annisa, Fahira Nur Aprilia, Stevi Aqila Rona Al Rifai Ardhana Reswari Ardhana Reswari Arientha Libby Purnama Arif Firmansyah Arini Dwi Cahyani Aripin, Jainul Rahmat Asih Setyani Asyari, Muhammad Dwiky Hasyim Atmaja Johny Artha, I Ketut Auliya Rahmah, Qorina Awalia Saputri Ayat Akhras Tamam Azahra, Nadine Naura Rizqina Azzahra, Salma Azzahra, Syafira Putri Bambang Dibyo Wiryono Bambang Wiryono Carissa Fidela Putri Clara Aritonang Clarita Angelia Landay Dany Nasrullah Dayati , Umi Desika Putri Mardiani Desika Putri Mardiani devi ghina Dewa Cakra, Dhimas Rangga Dian Fitriani Dina Rahmawati Dinar Putri Laksanti Dinda Harsanica Dwi.A, Imelda Edwin Jaimes Villaflor Eka Fajariyah, Helenda Eka Nur Kumalasari, Amelia Enik Amalia Erny Roesminingsih Evania, Alma faizol, hanif Fajriatus, Tisya Faliha Riasah Faradila, Aisya Nor Ferdiansyah, M. Arif Fina Akmalia Putri fitria ningsih Fitriyah Najwa Garini Hadina Gatot Bayu Wibowo Gumpanat Boriboon Gunarti Dwi Lestari Gunarti Dwi Lestari Gunarti Dwi Lestari Hajar Safira Nahdliya Hanif Faizol Akbar Hanifah Sari Sofyan Hanissyah, Dhina Aura Putri Hardika Hardika Herdiyanti, Farah Ayu Herlina Herlina Mukti Hestyan, Alvian Pramadani I Ketut Atmaja Jhony Artha I Ketut Atmaja Johny Artha, I Ilfi Nur Diana Intan Fitriani Ishaq , M Ishvi Oktavenia Eriyanti I’anatul Fauriyah Jannah, Nadia Hidayahtul Khamila, Armeita Cahya Kharisma, Alia Fadhila Khoirun Nisa Kholisussa'di, Kholisussa'di Kiki Irafa Candra Kirphoko, Alexa Putri Libby Purnama, Arientha Lopa, Eliviana Berlian M Fahmi Zakariyah M. Daffa Aramzi Maesa Yunanda Tri Wijayanti MARDIANI, DESIKA PUTRI Mardliyah , Sjafiatul MARIA VERONIKA ROESMININGSIH Marsetiani, Alya Yuniar Masniyah, Hannik Maulana Rinaldi Maulidia, Vina Melasari, Yeti Diah Mohamed, Suziyani Muhammad Muzaki Dwiyatmono Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Mustakim Muzaroh Artikasari Nabila Indira Nadia Hidayahtul Jannah Nafa Oktanisfia Naila, Ika Derin Najwa Azzahra Syahyudi Najwa Naishila Pertiwi Nasrullah, Dany Nilasari, Putri Novita Salsabila Azzahra Nur Laila Maulidia Maulidia Nur Laili Fitriyah Nuraini, Febritesna Nuratmila Rosada Janah Nusantara , Widya Nusantara, Widya Patrama, Muhammad Yayang Putra Prastyo, Danang Puput Nabilakhul Natalia Purnama, Aldi Jaya Putri Dewi, Ratu Ghaniyyah Athallah Putri Puspita sari Putri, Berliana Fairelia Putri, Dian Rachmawati Putri, Fina Akmalia Qodriyanti, Tri Ulya Qodriyati, Tri Ulya Qorina Auliya Rahmah Rahmawati, Lina Aulia Rahmawati, Rosyidah Ratu Keylla, Citra Puspita Raya Sulistyowati Regita Ayu Ambar wati Revalina Nurasita Andhini Revalinda Ike’istamaroh, Crisca Rivo Nugroho Robiatul Adawiyah ROFIK JALAL ROSYANAFI Romadoni, Fitri Rusdiyanto Salim, Tisya Fajriatus Salwa Airinnisa Saputri, Awalia Sausan, Nabila Azhara Selfi Lailiyatul Iftitah Septi Putri, Adinda Balqis Serli Della Puspita Sheilla Aprisa Hazrahmana Shobri Firman Susanto Shobri Firman Susanto Shobri Firman Susanto SJAFIATUL MARDLIYAH Sonnia Maharani Sri Dewi Intansari Supriyono Supriyono SURYANTI Susanti, Veronicaintan Syafiul Anam Syahfrilina, Venny Zahra Syahfrillina, Venny Zahra Syifa Amalia Putri Taufiq Harris Titah Lestari Widya Arifin Tri Qodriyati Tri Qulya’ Qordriyanti Tri Ulya Qodriyati Tri Widia Lestari Triyanti, Ainurrochma Tri‘Ulya Qodriyati Tungga, Raphsodyan Sekar Ummah, Alfi Mashlahatil Utami, Faza Maulidia Veronica Intan Susanti Vika Amalina virdaus, varia virdania Vivi Oktaviani WIDCHICA INDRIANI Widodo Widodo Widodo Widodo Widodo Widya Nusantara Widyaswari, Monica windasari windasari WIWIN YULIANINGSIH Wiwin Yulianingsih Wiwin Yulianingsih Yatim Riyanto Yatim Riyanto YATIM RIYANTO Yulianto, Ibnu Eko Yuni Puspitasari, Yuni Yusvano, Denta Gara Zacky Raffi Al Faridzi Zahra, Arifah Az Zakariyah, M Fahmi Zuana, Megantara Zudin, Indah Nabila Zulkarnain Zulkarnain