Claim Missing Document
Check
Articles

Kajian literatur: Gambaran pola asuh orang tua pada remaja selama pandemi Putri, Triyana Harlia
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 1 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i1.1442

Abstract

Pola asuh orang tua mempunyai kosekuensi yang signifikan terhadap perkembangan anak terutama di periode remaja. Semakin bervariasi pola asuh orang tua semakin membentuk karakter dan pola keputusan yang diambil oleh remaja. Kontribusi orang tua menjadi sangat penting dalam mencegah perubahan perilaku yang bermasalah dan ancaman permasalahan Kesehatan mental. Oleh sebab itu, peneliti tertarik melakukan kajian literatur gambaran pola asuh orangtua pada remaja. Tujuan studi ini yaitu untuk mengidentifikasi gambaran pola asuh orang tua pada remaja selama pandemi. Metode literatur review telah diterapkan dalam studi ini melalui kerangka SPIDER. Pencarian artikel didapatkan melalui pangkalan data seperti Google Schoolar, ScienceDirect, Sage Publish, PubMed Central, NIH, dan Neliti. Adapun pemilihan artikel dalam studi literatur review ini telah ditentukan oleh kriteria inklusi.  Delapan artikel yang telah di ektraksi melaporkan pola asuh demokratis dapat berpengaruh positif pada kesejahteraan emosional remaja. Jenis-jenis pola asuh memiliki dampak berbeda pada pertumbuhan dan perkembangan remaja. Orang tua memberikan kombinasi aspek pola asuh yang baik, seperti kehangatan, struktur, dan dukungan otonomi remaja, penting. Pola asuh demokratis memberikan dampak kesejahteraan emosional yang lebih tinggi, sedangkan pola asuh negatif memberi dampak perilaku agresif. Dampak pola asuh yang tidak tepat mencakup perilaku agresif pada remaja, disiplin rendah, dan motivasi rendah. Pemahaman orang tua terkait pilihan pola asuhnya sangat penting dalam membentuk kesejahteraan emosional remaja.
Faktor yang Berhubungan dalam Perkembangan Efikasi Diri pada Remaja di Indonesia: Kajian Literatur Putri, Triyana Harlia; Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab; Ramaita, Ramaita; Fatriona, Emitra; Priyono, Djoko
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.3.2024.513-524

Abstract

Periode remaja diprediksi mengalami berbagai tantangan dalam setiap proses menuju dewasa. Remaja membutuhkan kemampuan agar dapat memiliki koping konstruktif dalam menghadapi stresor yang akan dilalui. Efikasi diri merupakan bentuk kepercayaan remaja yang harus berkembang baik di masa ini hingga dewasa. Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang berhubungan dalam perkembangan efikasi dengan menggunakan metode pencarian artikel menggunakan kerangka SPIDER. Proses review artikel diperoleh dari beberapa pangkalan data seperti Google Scholar, Garuda, Neliti, Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO dari tahun 2020-2024. Teknik analisis hasil berupa analisis kontem yang menggunakan metode PRISMA. Hasil telaah literatur didapatkan sebanyak 14 artikel dari 26.769 artikel melaporkan gambaran penggunaan efikasi diri remaja dalam level rendah hingga tinggi, dimana level efikasi diri dapat dipengaruhi oleh stressor. Identifikasi faktor yang berhubungan berada dalam aspek mental, aspek emosional, aspek pencegahan perilaku berisiko seperti perilaku perundungan, perilaku merokok, pencegahan infeksi selama pandemi serta pada penyakit HIV/AIDS. Faktor kecerdasan emosional hingga kematangan emosi berpengaruh pada pembentukan efikasi diri remaja, tetapi tidak pada faktor sosial remaja. Remaja yang menghadapi berbagai masalah, terbukti bahwa aspek mental berkaitan dengan penggunaan efikasi diri pada remaja, dalam ranah akademik efikasi diri memiliki level sedang atau cukup, dan faktor akademik terbukti berpengaruh terhadap efikasi diri remaja. Temuan lainnya, pada pencegahan perilaku berisiko efikasi diri berada dalam level rendah hingga tinggi.
Gambaran Mekanisme Koping Keluarga dalam Merawat Anggota Keluarga dengan Skizofrenia Herwanto, Dede; Putri, Triyana Harlia; Neri, Ervina Lili; Fahdi, Faisal Kholid; Fujiana, Fitri
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.2.2024.359-370

Abstract

Gangguan jiwa menjadi permasalahan serius di dunia dan mengalami peningkatan signifikan setiap tahun yaitu gangguan jiwa berat skizofrenia. Dalam proses pemulihan penderita skizofrenia dibutuhkan dukungan keluarga dan mekanisme koping yang baik dalam merawat penderita skizofrenia. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran mekanisme koping keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia. Metode Penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan desain survey research melalui pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Dengan jumlah sampel 100 responden terdiri dari anggota keluarga yang merawat penderita skizofrenia dengan pengambilan data menggunakan kuisioner koping Brief COPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang yang menemani penderita skizofrenia adalah laki-laki berusia 46-55 tahun, berpendidikan SMA atau perguruan tinggi, dan bekerja. Jumlah anggota keluarga yang tinggal serumah berkisar 3-5 orang, dan yang mengantar penderita ke rumah sakit umumnya adalah saudara kandung, anak, atau orang tua pasien. Pasien skizofrenia mayoritas telah menderita lebih dari 5 tahun dengan jenis skizofrenia yang dominan adalah tipe paranoid. Keluarga cenderung menggunakan mekanisme koping adaptif, khususnya strategi problem focused coping (PFC). Kesimpulannya, keluarga menerapkan koping adaptif dalam merawat anggota keluarga dengan skizofrenia.
Karakteristik Remaja yang Mengalami Kecemasan di Masa Pubertas Putri, Triyana Harlia; Hany, Felesia Reynita; Fujiana, Fitri
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.2.2024.281-290

Abstract

Pubertas merupakan tahapan perkembangan dari proses kematangan individu menuju dewasa yang dilalui secara alamiah menimbulkan respon berbeda-beda oleh remaja.  Kecemasan merupakan  salah satu respon yang muncul dalam menghadapi pubertas.  Studi ini memiliki tujuan mengidentifikasi karakteristik remaja yang mengalami kecemasan di masa pubertas. Studi ini merupakan jenis deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Adapun populasi dalam studi ini sebanyak 309 remaja putri, teknik sampling yang digunakan yaitu probability sampling jenis stratified random sampling dengan jumlah sampel yang diambil adalah 174 remaja putri. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner generalized anxiety disorder dengan 7 item pernyataan (GAD-7) yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Temuan utama dalam studi ini adalah remaja yang berusia 14 tahun lebih banyak mengalami kecemasan 91 (52,3%) dan kelas 9 mengalami kecemasan sebanyak 78(44,8%), suku melayu paling banyak mengalami kecemasan 66(37,9), agama islam lebih banyak mengalami kecemasan 123(50,7%), remaja tidak mengikuti ekskul memiliki kecenderungan merasakan cemas sebanyak 116(66,7%). Secara keseluruhan remaja mengalami kecemasan umum dengan level kecemasan ringan hingga berat. Hanya 38 (21,8) remaja putri yang tidak mengalami kecemasan. Bedasarkan item pernyataan kuesioner GAD-7 hampir setiap hari remaja mayoritas (37%) menjadi mudah jengkel atau marah.  Remaja memiliki kecenderungan mengalami kecemasan dari level ringan hingga berat dalam menghadapi awal pubertas.
Kajian Literatur: Gambaran Harga Diri Korban Perundungan pada Anak Remaja Putri, Triyana Harlia; Fahdi, Faisal Khalid; Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.3.2024.525-536

Abstract

Lingkungan sekolah menjadi salah satu tempat mencuatnya kasus perundungan. Remaja yang merupakan korban perundungan memiliki kecenderungan mengalami penurunan harga diri. Kondisi ini apabila diabaikan dan terjadi terus menerus akan berdampak ke paling serius. Studi ini bertujuan mengidinetifikasi gambaran harga diri korban perundungan menggunakan metode kajian literatur dengan framework SPIDER. Proses review artikel diperoleh dari beberapa pangkalan data seperti Google Scholar, Garuda, Neliti, Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO. Teknik analisis hasil berupa analisis kontem yang menggunakan metode PRISMA. Berdasarkan hasil dari analisa ekstraksi artikel temuan utama dari telaah literatur sebanyak 12 artikel dari 39.721 artikel pada tahun 2020-2024 melaporkan bahwa korban perundungan pada remaja merasakan penurunan harga diri mulai dari level rendah hingga sedang yang diidentifikasi secara kuantitaif maupun kualitatif. Perundungan dapat terjadi di negara maju maupun negara berkembang. Korban maupun pelaku perundungan memiliki perbedaan tingkat harga diri yang terlihat dalam aspek harga diri korban perundungan. Remaja laki-laki maupun perempuan sama-sama berisiko menjadi korban perundungan. korban perundungan yang mengalami harga diri rendah rentan merasakan perubahan kognitif, afektif, psikomotor, fisologis, perilaku, sosial hingga terjadinya depresi, alextymia serta kecenderungan NSSI. Perundungan jenis verbal, resiliensi, keterampilan sosial serta tritmen seperti instruksi diri memiliki pengaruh pada korban perundungan. Instrumen korban perundungan paling banyak digunakan adalah Olweus Bully/Victim Questionnaire(OBVQ) dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) sebagai instrumen harga diri paling banyak digunakan.
Faktor Karakteristik dalam Kejadian Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia Putri, Triyana Harlia; Agustia, Yuni
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v13i1.2696

Abstract

Characteristics are factors that contribute to the recurrence factor, this can have an impact on decreasing the quality of life for both patients and families. This study aims to determine the characteristic factors that influence recurrence in schizophrenic patients. The method used in this study is a cross-sectional approach with a sampling technique using the purposive sampling method, the number of samples obtained in 81 patients. The research instrument used a sociodemographic questionnaire and the frequency of recurrence. Bivariate analysis using Fisher's test. The results indicate that the respondents are in late adulthood 55 (45,5%), with most of them being female 42 (51,9%), with the last education being SMA/SMK 42 (51,9%) and a small portion not working/housewife 32 (39,5%). The frequency of recurrence was in the low category 47 (58%). There was a correlation between age characteristics and relapse of schizophrenia patients (p-value<0,05), but statistically, no significant correlation was found on the characteristics of sex, education, and occupation. Patient characteristics are part of the factors that cause recurrence, however, adherence to medication and good family support can minimize the incidence of recurrence and improve quality of life.
Family Experiences in Caring for Covid-19 Positive at Home: Phenomenology Study Fradianto, Ikbal; Mita, Mita; Yulanda, Nita Arisanti; Rahmawati, Nadia; Putri, Triyana Harlia; Andriyanto, Arief
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33755/jkk.v10i1.523

Abstract

Aims: Covid-19, a global problem since 2019, has significantly increased in Indonesia since early 2020. Government policies restrict patients from outside activities, making home care a unique experience. This study aims to understand families' experiences in caring for positive Covid-19 patients. Methods: The method used is qualitative with a phenomenological study approach. There were 12 participants in this study with the criteria of accompanying patients who experienced Covid-19 <1 year and these companions cared for patients at home. The sampling technique used was purposive sampling, with in-depth interviews of 30-45 minutes and recorded and recorded. The data analysis technique used is the collaizi method. Results: The results of the study obtained six themes, namely understanding Covid-19 Disease, Information Sources for Covid-19 Treatment, Treatment Considerations, Psychological Burden, Difficulties in Home Care, and Social Support. Conclusions: This study found six themes related to family experience in caring for Covid-19 patients, so that the role of the family and social community is very important in caring for Covid-19 patients in dealing with changing conditions and situations.
GAMBARAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SANTRI SELAMA BELAJAR MENGAJAR PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PONDOK PESANTREN TRI-BAKTI AL-MAS"™UDIYAH KUBU RAYA Arinanda, Rizki Putri; Fradianto, Ikbal; Putri, Triyana Harlia
ProNers Vol 8, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v8i1.72527

Abstract

Corona Virus Diases (COVID-19) adalah virus yang menyerang system pernafasan. Karena Penyebaran COVID-19 yang begitu pesat menyebabkan COVID-19 di umumkan sebagai pandemi global dan menimbulkan kebijakan salah satunya sekolah ataupun pesantren. Bagi pesantren yang melakukan sekolah secara tatap muka di wajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan yang ada untuk mencegah penyebaran COVID-19. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan protokol kesehatan santri selama belajar mengajar pada masa pandemi COVID-19 di Pondok pesantren Tri Bhakti Al-Masudiyah. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah santri di Pondok Pesantren Tri-Bhakti Almasudiyah Kubu Raya yang menduduki sekolah Mts. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang di bagikan kepada responden dengan pengolaan data menggunakan program computer. Hasil penelitian: Hasil penelitian Menunjukkan karakteristik responden berjenis kelamin laki-laki (54,4%), perempuan (54,6%), umur 12-15 tahun (86,8%), diatas 15 tahun (13,2 %). Responden yang menduduki kelas 7 sebanyak 45,6%, kelas 8 sebanyak 25% dan kelas 9 sebanyak 29,4%. Jumlah penerapan potokol kesehatan santri menggunakan masker sebanyak 61%, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebanyak 74% dan menjaga jarak dengan minimal 2 meter sebanyak 62,5%. Kesimpulan: Penerapan protokol kesehatan santri selama belajar mengajar pada masa pandemi COVID-19 belum dilakukan secara maksimal.
FAKTOR KARAKTERISTIK YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN GANGGUAN JIWA Vivi Yuderna; Triyana Harlia Putri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2725

Abstract

Medication adherence is a medication given to patients with mental disorders (ODGJ). Patients who are not compliant in their treatment will have an impact on relapse. One of the factors that can determine patient compliance in undergoing treatment is the characteristic factor. Therefore, this study aims to identify factors related to the presence of patients with mental disorders. This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The population of this study was 48 people with mental disorders (ODGJ) who visited the Sungai Sariak Health Center, West Sumatra, so that sampling used the total sampling technique. The instruments used in this study used a demographic questionnaire and the Medication Adherence Reating Scale (MARS) for psychosis. Bivariate analysis using the chi-square test. The proportion of respondents who were not compliant in taking medication was higher in young adult respondents (62.1%), most respondents were compliant (54.2%) although there was no significant difference with patients who were not compliant in taking medication (45.8%), young adults had a fairly high frequency (62.1%) who were not compliant in taking medication, followed by men (53.1%), low education (57.1%), low economic status (68.4%) and unmarried (81.8%) were also reported to be non-compliant in taking medication. The chi-square results obtained by all individual factors fell asleep on the fulfillment of taking medication, namely p <0.05, but not with the gender factor. Significant characteristic factors from marriage to marriage were age, education level, economic level and marital status except gender was not related to marriage.Keywords : Compliance; ODGJ; Relapse
AKTIVITAS FISIK DAN PERUBAHAN SIKLUS MENSTRUASI Eduarna, Mutiara Suryani; Pramana, Yoga; Rahmawati, Nadia; Neri, Ervina Lili; Putri, Triyana Harlia
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v15i2.352

Abstract

The menstrual cycle is one aspect of assessing female reproductive function, changes in the menstrual cycle can occur in women in their 20s due to irregular ovulation phases, changes in the menstrual cycle are influenced by several factors, one of which is physical activity. Physical activity of Nursing Study Program students at Tanjungpura University Pontianak varies from studying in class, laboratory, clinical practice in hospitals, other activities such as exercising. The purpose of this study was to determine the correlation between physical activity and changes in the menstrual cycle. This study is a quantitative study with a cross sectional approach on 100 respondents with total sampling technique, and data collection using IPAQ questionnaire and menstrual cycle questionnaire. Data analysis used frequency distribution and chi-square test. Physical activity of female students was mostly in the high category as many as 76 respondents (76.0%) of 100 respondents, the menstrual cycle of female students was mostly irregular as many as 80 respondents (80.0%) of 100 respondents. The results of the chi-square test showed that there was no correlation between physical activity and changes in the menstrual cycle in nursing students of Tanjungpura University Pontianak, with a p-value of 0.292 (p-value> 0.05), the correlation coefficient was positive with a value of 0.105. There is no correlation between physical activity and changes in the menstrual cycle of nursing students of Tanjungpura University Pontianak.
Co-Authors -, Rikayoni Abbasiah Abbasiah Adinda, Nurul Aulia Afconneri, Yudistira Afnuhazi, Ridhyalla Agusthia, Mira Agustia, Yuni Agustina, Vanisia Ainun Najib Febrya Rahman Ajani, Anggra Trisna Akhmad, Arif Nur Anggraini, Rara Aprida Manurung Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arif Nur Akhmad Arinanda, Rizki Putri Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab Aulia Asman Azalia, Dora Hestia Berthy Sri Utami Adiningsih betari, belia Dialika Putri Miftazah Dialika Putri Miptaza Dian Rahmi Dias, Maria Frani Ayu Andari Dinda Maharani Dini Tryastuti Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Dora Hesti Azalia Eduarna, Mutiara Suryani Ermiati Ermiati Ersy Aprilya Fransiska Ervina Lili Neri Fahdi, Faisal Khalid Faisal Khalid Faisal Khalid Fahdi Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fanny Venezuela Fatriona, Emitra Fauzan, Suhaimi Ficky Nazhira Rahma Firza Arfandy Firza Arfandy Firza Arvandy Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri, Tasya Aulia Fradianto, Ikbal Fradinta, Aulia Fransiska Tania Fransiska Tania Fujiana, Fitri Gusti Lestari Handayani Handayani, Reska Hany, Felesia Reynita Harianti Harianti Hartini Hartini Haryati Septiani Hendrayana, Bimo Herawati, Novi Herman Herman Herman Herman Herman Herwanto, Dede Ike Ike Ike, Ike Juliansyah Khansa, Marsyabila Puspa Khansa, Masyabila Puspa Len, Jenny Firda Lestari, Gangsar Indah M. Ali Maulana Marwa Qatrunnada Mia Audina, Mia milya novera Miptaza, Dialika Putri Mira Agusthia Mistika Zakiah Mita Mita, Mita Muhammad Ikhsan Ghifari Muhammad Luthfi Murtilita, Murtilita Muthia Hana Nadia Rahmawati Nadya Eulalia Nadya Eulalia Narullita, Dewi Nelwati Neni Kurnia Hastari Novikadarti Rahma, RA Gabby Novikadarti Rahma Nuraini, Syarifah Try Nurul Wafda Marpunir Rahmah Nuruliza, Fira Nurwianti, Ismaniar Pavita Arista Widya Priyono, Djoko Putra, Galih Abisatya Hartono Putri Sukma Deri Qatrunnada, Aura Rahayu, Melly Rahayuningsih, Atih Rahmanadanti Daud Rahmaniza Rahmaniza Rahmaniza, Rahmaniza Rahmawati, Nadia Rahmi, Dian Ramaita Ramaita Ramaita, Ramaita Reska Handayani Ridha Sri Rezeki Ridha Ulfah Righo, Argitya Rizqy Ananda Rachmaniah Rochmayanti, Novita Saleha, Nurmukaromatis Sari Eka Pratiwi Sari, Lili Asrika Seprian, Dwin Shalsabila, Zahwa Randa Siska Rafhina Dewi Siti Alfiya Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suseno, Dwi . Syifa Yuni Zayajarda Anwar, Uray Nurul Tafwidhah, Yuyun Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tasya Aulia Fitri Titan Ligita Tyas, Tri Wahuning Tyas, Tri Wahyuning Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Vivi Yuderna Vivianti Dewi Vivianti Dewi Wardhani, Utari Christya Wenny, Bunga Permata Wulandari, Purnita . Yoga Pramana Yuderna, Vivi Yudistira Afconneri Yulanda, Nita Arisanti Yuyun Tafhwidah Zahwa Randa Salsabila Zehro Masitoh Zehro Masitoh