Claim Missing Document
Check
Articles

KARAKTERISTIK PELAKU KEKERASAN PADA PEREMPUAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI KOTA PONTIANAK Siska Rafhina Dewi; Fitri Fujiana; Triyana Harlia Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15079

Abstract

Perempuan merupakan salah satu korban kekerasan yang sering menjadi perhatian dan pemberitaan disetiap tahun tidak hanya bersifat fisik, seperti pemukulan, pembunuhan, penyerangan, pelecehan seksual,  dan  tindak kekerasan fisik lainnya, tetapi juga sikap pelecehan atau  melontarkan kata-kata yang tidak pantas. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang telah ditetapkan di beberapa   zona   merah mengakibatkan perempuan khawatir terhadap situasi dan durasi pandemi yang berkelanjutan. Perempuan dapat mengalami tindak kekerasan dikarenakan kemajuan teknologi yang semakin pesat teknologi yang seharusnya menjadi media yang bernilai positif, kurangnya perekonomian dalam keluarga, adanya pemakaian narkoba, broken home, serta kurangnya kasih sayang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pelaku kekerasan pada perempuan selama  pandemi Covid-19 di kota pontianak bersifat kuantitatif dengan metode survey dan pendekatan cross sectional dengan teknik snowball sampling digunakan dalam penelitian ini. Analisa data menggunakan Analisa Univariat Karakteristik responden di kota pontianak dalam penelitian ini adalah berusia 25 tahun, pekerjaan responden terbanyak yakni mahasiswa dan status pernikahan belum menikah. Pendidikan pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar berada di jenjang perguruan tinggi kemudian yang berada di jenjang sma. Pekerjaan pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar sebagai wiraswasta. Suku pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar bersuku melayu. Status pernikahan pelaku kekerasan di kota pontianak sebagian besar sudah menikah. Tindakan responden dalam hal menyikapi kekerasan yang dialami sebagian besar berdiam diri. Terdapat karakteristik pelaku kekerasan pada perempuan selama masa pandemi Covid-19 di kota pontianak
Faktor yang Memengaruhi Tingkat Kecemasan Akademik pada Mahasiswa Ersy Aprilya Fransiska; Triyana Harlia Putri; Titan Ligita
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i1.1502

Abstract

Kecemasan merupakan masalah kesehatan mental yang sering terjadi. Kecemasan dapat dialami oleh siapa saja, termasuk mahasiswa. Mahasiswa tidak lepas dari perasaan cemas. Banyak faktor yang berbeda dapat mempengaruhi kecemasan akademik mahasiswa. Faktor sosiodemografi juga diduga menjadi faktor pendorong kecemasan akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosiodemografi dengan tingkat kecemasan akademik mahasiswa. Penelitian bersifat kuantitatif menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Insrumen penelitan menggunakan kuesioner sosiodemografis dan Academic Anxiety Scale pada 92 responden yang diambil dengan teknik quota sampling. Hasil uji validitas instrument penelitian dinyatakan valid dengan hasil uji realibitas menunjukkan nilai koefisien cronbach alpha 0,934. Analisa data menggunakan analisa bivariat dengan uji Chi-square. Hasil studi menunjukkan bahwa tingkat kecemasan akademik mahasiswa sedang, dengan uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara faktor program studi, dan angkatan dengan kecemasan akademik. Namun, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara faktor usia, jenis kelamin, dan lama penggunaan smartphone dengan kecemasan akademik mahasiswa.  
Sikap Remaja terhadap Perilaku Perjudian Triyana Harlia Putri; Fitri Fujiana; Dini Tryastuti; Maria Frani Ayu Andari Dias; Djoko Priyono
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 November 2023
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v4i2.710

Abstract

Judi merupakan permainan yang umum dilakukan oleh remaja hampir di seluruh dunia. Namun, berbagai permasalahan perjudian dapat mengancam kesehatan masyarakat, untuk itu penting untuk mengevaluasi sikap remaja dalam berjudi yang menjadi alasan remaja memutuskan untuk berkontribusi dalam perjudian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap terhadap perilaku perjudian pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, jumlah populasi adalah 594 siswa SMP yang seluruhnya berpartisipasi dalam pengisian kuesioner, sehingga sampel diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Sikap terhadap perjudian (ATGS-8). Penelitian ini melaporkan mayoritas berada pada usia 14 tahun, berjenis kelamin perempuan, mayoritas merupakan remaja dengan riwayat keluarga berstatus ekonomi sedang, mayoritas memiliki riwayat keluarga tidak pernah berjudi dan tidak pernah mengonsumsi rokok dan minuman beralkohol. Hasil ATGS-8 menunjukkan bahwa separuh remaja menggambarkan sikap negatif, namun memiliki kecenderungan netral terhadap perjudian sebesar 52,5% atau rata-rata sikap sebesar 23,14 (±3,31). Penelitian ini melaporkan bahwa separuh remaja menggambarkan sikap negatif, namun cenderung netral terhadap perjudian.
Pengembangan modul perawatan balita dan deteksi dini stunting secara mandiri Vivianti Dewi; Gusti Lestari Handayani; Abbasiah Abbasiah; Ermiati Ermiati; Triyana Harlia Putri
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 7 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i7.12601

Abstract

Background: The World Bank in 2006 also stated that stunting, which is chronic malnutrition that occurs in the womb and during the first two years of a child's life, can result in low intelligence and reduced physical capacity, which ultimately leads to reduced productivity, slowed economic growth and prolongation of poverty. The problem is that not all mothers have sufficient knowledge to be able to detect health problems experienced by their family members, especially mothers who have children. For this reason, guidelines are needed that can help mothers detect stunting early in the form of a module.Purpose: To produce educational media products in the form of modules for early detection of stunting which is intended for mothers with children under five.Method: The research was carried out by distributing pre-test and post-test questionnaires and providing a module on early detection of stunting. This research uses Quasi Experiment (Pre-test post-test design). 94 mothers who have children under five who live in the Jambi Province, namely Muaro Jambi, Kerinci and East Tanjung Jabung were sampled using a purposive sampling technique. Analysis used are univariate and bivariate. The statistical test used is the T-Dependent test.Results: The results of the analysis of the average knowledge of respondents before being given the early detection and treatment module for stunting toddlers was 16.26 on early detection of stunting and 17.54 on how to care for stunting toddlers. Meanwhile, the average knowledge of respondents after being given health education was 21.22 on early detection of stunted toddlers and 22.49 on how to care for stunted toddlers. The results of statistical tests obtained a p-value of 0.000, there was a difference in knowledge between before and after being given the module.Conclusion: There is a difference in respondents knowledge before and after being given the early detection and treatment module for stunting toddlers.Keywords: Early Detection; Independent; Module Development; Stunting Incidents.Pendahuluan: World Bank pada tahun 2006 juga menyatakan bahwa stunting yang merupakan malnutrisi kronis yang terjadi didalam rahim dan selama dua tahun pertama kehidupan anak dapat mengakibatkan rendahnya intelegensi dan turunnya kapasitas fisik yang pada akhirnya menyebabkan penurunan produktivitas, perlambatan pertumbuhan ekonomi, dan perpanjangan kemiskinan. Permasalahannya tidak semua ibu mempunyai pengetahuan yang cukup untuk dapat mendeteksi masalah-masalah kesehatan yang dialami anggota keluarganya, terutama sekali bagi ibu yang memiliki anak. Untuk itu diperlukan pedoman yang dapat membantu ibu dalam mendeteksi dini kejadian stunting berupa sebuah modul.Tujuan: Menghasilkan produk media edukasi berbentuk modul untuk mendeteksi dini kejadian stunting yang diperuntukkan bagi ibu dengan anak balita.Metode: Penelitian dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner pre-test dan post-test diberikannya modul tentang deteksi dini stunting. Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen (Pre-test post-test design). 94 orang ibu yang mempunyai anak balita yang berdomisili diwilayah Provinsi Jambi yaitu Muarojambi, Kerinci dan Tanjung Jabung Timur dijadikan sampel dengan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Uji statistic yang digunakan yakni uji T-Dependent.Hasil: Hasil analisis rata-rata pengetahuan responden sebelum diberikan modul deteksi dini dan perawatan pada balita stunting adalah 16,26 pada deteksi dini stunting dan 17,54 pada cara perawatan balita stunting. Sedangkan rata-rata pengetahuan responden setelah diberikan pendidikan kesehatan adalah 21,22 pada deteksi dini balita stunting dan 22,49 pada cara perawatan pada balita stunting. Hasil uji statistic didapatkan p-value 0,000 terdapat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan modul.Simpulan: Ada perbedaan pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan modul deteksi dini dan perawatan pada balita stunting.
Pencegahan Depresi melalui Edukasi dalam Meningkatkan Harga Diri Lansia Triyana Harlia Putri; Faisal Kholid Fahdi; Yuyun Tafwidhah; Nadia Rahmawati; Titan Ligita; Ervina Lili Neri; Yoga Pramana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12517

Abstract

ABSTRAK Lansia dapat mengalami gangguan psikologis, salah satunya adalah depresi. Kurangnya integrasi antara kesehatan mental dan layanan kesehatan dalam sistem kesehatan masyarakat dalam pencegahan permasalahan kesehatan mental. Oleh sebab itu, salah satu startegi yang bisa diterapkan adalah pendidikan kesehatan. Untuk meningkatkan pengetahuan lansia terkait meningkatkan harga diri guna mencegah depresi. Metode pendidikan kesehatan yang digunakan dalam menyampaikan materi yaitu ceramah, diskusi, refleksi dan demonstrasi dengan menggunakan media video dan buku saku. Nilai pretest rerata pengetahuan lansia yaitu 4,11 dan rerata posttest yaitu 7,47. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value lebih kecil dari 0,05. Terdapat peningkatan pengetahuan pada lansia terhadap pencegahan depresi melalui kegiatan edukasi tersebut. Kata Kunci: Lansia, Depresi, Harga Diri  ABSTRACT Elderly people can experience psychological disorders, one of which is depression. Lack of integration between mental health and health services in the public health system in preventing mental health problems. Therefore, one strategy that can be implemented is health education. To increase the elderly’s knowledge regarding increasing self-esteem to prevent depression. Health education methods used in conveying materials are lectures, discussions, reflection and demonstrations by using video media and pocket books. The average pretest score for elderly knowledge is 4.11 and the average posttest score is 7.47. The analysis results show that the p-value is smaller than 0.05. There is an increase in knowledge among the elderly regarding preventing depression through these education activities. Keywords: Elderly, Depression, Self-Esteem
PENINGKATAN PENGETAHUAN STUNTING MELALUI PELATIHAN KADER POSYANDU Triyana Harlia Putri; Nadia Rahmawati; Ervina Lili Neri; Faisal Khalid Fahdi; Firza Arvandy; Yoga Pramana; Titan Ligita; Herman; Sukarni
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1473

Abstract

Stunting terus menjadi perhatian dalam skala global maupun nasional terutama dalam masa pandemic COVID-19. Salah satu program yang dapat mencegah dan meminimalisir kejadian stunting yaitu pelatihan kader posyandu mengenai stunting. Adapun tujuan kegiatan ini mengoptimalisaikan pengetahuan termasuk keterampilan kader mengenai pencegahan stunting. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2022. Kader yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 14 orang kader posyandu di desa Punggur Kabupatern Kubu Raya. Adapun teknik yang digunakan dalam kegiatan ini dengan metode ceramah, video, diskusi hingga mentoring dalam penggunaan kit stunting. Adapun materi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi pencegahan stunting melalui intervensi gizi pada ibu hamil, pemberian makanan bayi dan anak, konsep antropometri, pemberian kit antropometri untuk setiap kelompok kader posyandu diikuti dengan video edukasi mengenai petunjuk penggunaan alat-alat tersebut. Instrumen evaluasi yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan pre-post-test. Hasil pre-post-test didapatkan peningkatan pengetahuan kader terhadap pencegahan stunting. Hasil analisis didapatkan terdapat dampak yang signifikan pelatihan kader dengan pengetahuan p-value = 0,035 (<0,05). Kegiatan ini memberikan dampak dalam mengoptimalisaikan pengetahuan kader hingga keterampilan kader dalam memberikan pencegahan stunting
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIPERTENSI BAGI MASYARAKAT DESA PUNGGUR KECIL Titan Ligita; Yoga Pramana; Ervina Lili Neri; Triyana Harlia Putri; Nadia Rahmawati; Faisal Kholid Fahdi; Yuyun Tafwidhah; Firza Arfandy
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1402-1406

Abstract

Kejadian hipertensi di Desa Punggur kecil tidak dapat diabaikan sehingga menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu diperhatikan melalui pengenalan tanda dan gejala hipertensi dengan tepat. Ketepatan pencegahan penyakit hipertensi dilakukan melalui kegiatan edukasi dan skrining yang tepat bagi masyarakat yang berisiko mengalami hipertensi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini melibatkan sejumlah lebih dari 40 masyarakat berusia lanjut. Selain itu, yang turut hadir dalam kegiatan ini adalah petugas Puskesmas dan para kader posyandu. Kegiatan pengabdian Masyarakat diawali dengan pre-tes dan dilanjutkan dengan pemutaran video edukasi mengenai pengendalian tekanan darah (hipertensi). Para peserta mengerjakan soal post test setelah mendapatkan edukasi. Terdapat peningkatan nilai rata-rata pada post test (baik) dibandingkan dengan nilai rata-rata pada pre-test (cukup). Masyarakat usia lanjut ini juga mengikuti senam jari dan pemeriksaan tekanan darah. Dari hasil pemeriksaan tekanan darah, sebagian besar peserta edukasi masuk dalam kategori Hipertensi Tingkat II. Tim pengabdian kepada Masyarakat ini pun memberikan alat pemeriksaan tekanan darah kepada kader untuk dapat dipergunakan dalam kegiatan pemeriksaan saat berlangsung Posyandu Lansia.
Gambaran Paparan Pornografi Pada Mahasiswa di Kota Pontianak Fitri Fujiana; Triyana Harlia Putri; Tamara Septia Chairunisa; Ridha Sri Rezeki; Dialika Putri Miftazah
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v6i1.27432

Abstract

Terpapar konten pornografi pada usia dewasa muda bukan hal yang tabu, begitu pula pada mahasiswa. Hal tersebut memiliki dampak yang cukup serius jika tidak segera ditangani karena mampu menurunkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Indonesia yang berujung pada terhambatnya Indonesia dalam mencapai bonus demografi tahun 2045. Hal ini dikarenakan terpapar konten pornografi akan meningkatkan kejadian perilaku seksual berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan gambaran paparan pornografi pada mahasiswa di kota Pontianak. Penelitian ini mengaplikasikan desain kuantitatif deskriptif yang melibatkan sebanyak 375 mahasiswa di kota Pontianak yang diambil secara snowball dan convenience melalui purposive sampling. Responden kemudian melakukan pengisian kuesioner yang dikembangkan sendiri oleh peneliti melalui google form. Penelitian memperlihatkan sebanyak 88.5% responden (332 responden) mengaku pernah terpapar konten pornografi dari berbagai sumber. Diketahui media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dan tiktok menjadi sumber paparan pornografi utama dengan persentase senilai 37.9% (142 responden). Keterpaparan mahasiswa kota Pontianak dengan konten pornografi memiliki angka yang cukup besar yakni 88.5% dengan sumber situs utama dari media sosial. Usia yang mendominasi terpaparnya pornografi berada pada usia milenial yang mayoritas berusia 22 tahun (88 responden). Media sosial yang mengandung pornografi dapat memberikan dampak yang kurang baik pada mahasiswa sehingga perlu menguatkan kegiatan-kegiatan promosi dalam rangka bijak menggunakan media sosial.
Studi literatur: Dampak psikologis korban cyberbullying di kalangan remaja Putri, Triyana Harlia
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 1 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i1.1434

Abstract

Bullying atau perundungan tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah, tetapi juga terjadi di dunia maya. Remaja merupakan salah satu korban yang kerap merasakan dampak dari perundungan di dunia maya atau cyber-bullying. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran psikologis korban cyber-bullying pada remaja.  Metode literature review telah diterapkan dalam studi ini melalui kerangka SPIDER. Pencarian artikel didapatkan melalui pangkalan data seperti Google Schoolar, ScienceDirect, Sage Publish, PubMed Central, NIH, dan Neliti. Adapun pemilihan artikel dalam studi literature review ini telah ditentukan oleh kriteria inklusi. Terdapat dua belas artikel yang menjabarkan temuan mengenai gambaran psikologis dari cyber-bullying pada remaja. Berdasarkan hasil dari analisa ekstraksi artikel pada psikologis korban cyber-bullying, temuan utama dalam studi literatur ini mengungkapkan bahwa dari dua belas artikel membahas fenomena pada remaja di Indonesia yang mengalami cyber-bullying atau perundungan di dunia maya. Korban dari cyber-bullying di dunia maya mayoritas terjadi pada remaja awal, exclusion menjadi bentuk paling sering dilakukan di platform whatsapp. Remaja yang menjadi korban cyber-bullying mengalami masalah kesehatan mental berubah malu, takut, trauma,putus asa, tidak percaya diri, gangguan konsep diri, depresi, hingga memiliki ide bunuh diri.
Art therapy: Drawing pada pasien dengan masalah keperawatan waham Putri, Triyana Harlia; Fradinta, Aulia; Juliansyah
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 1 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i1.1435

Abstract

Skizofrenia masuk dalam gangguan jiwa berat dengan tanda dan gejala seperti ganggguan komunikasi, gangguan realitas, afek tidak wajar atau tumpul, dan gangguan fungsi kognitif. Selain dengan terapi orientasi realitas, perawat dalam menangani pasien waham dengan kombinasi terapi generalis dan terapi okupasi. Art therapy drawing menjadi media untuk pasien sebagai katarsis dan asosiasi bebas yang kreatif guna mereduksi emosi-emosi negatif yang masih tersimpan di dalam diri pasien dengan waham. Tujuan penelitian ini Mengetahui hasil dari penerapan implementasi art therapy: drawing dengan masalah keperawatan jiwa waham di UPT Klinik Utama Sungai Bangkong. Jenis Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian case report yang menggunakan accidental sampling. Instrument yang digunakan The Psychotic Symptom Rating Scales (PSYRATS) dan tanda dan gejala waham. Hasil evaluasi penerapan art therapy drawing menunjukkan penurunan tanda dan gejala waham dengan skor pre 17 dan skor post 12. Hasil evaluasi kemampuan klien tidak signifikan skor pre 4 dan post 6. Hasil evaluasi implementasi art therapy drawing dengan The Psychotic Symptom Rating Scales dengan skor pertama 23 (Intensitas sangat berat) sebelum pemberian intervensi art therapy dan skor kedua 18 (intensitas berat). Implementasi art therapy drawing yang telah diberikan memberi perubahan penurunan terhadap skor tanda dan gejala waham.
Co-Authors -, Rikayoni Abbasiah Abbasiah Adinda, Nurul Aulia Afconneri, Yudistira Afnuhazi, Ridhyalla Agusthia, Mira Agustia, Yuni Agustina, Vanisia Ainun Najib Febrya Rahman Ajani, Anggra Trisna Akhmad, Arif Nur Anggraini, Rara Aprida Manurung Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arif Nur Akhmad Arinanda, Rizki Putri Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab Aulia Asman Azalia, Dora Hestia Berthy Sri Utami Adiningsih betari, belia Dialika Putri Miftazah Dialika Putri Miptaza Dian Rahmi Dias, Maria Frani Ayu Andari Dinda Maharani Dini Tryastuti Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Dora Hesti Azalia Eduarna, Mutiara Suryani Ermiati Ermiati Ersy Aprilya Fransiska Ervina Lili Neri Fahdi, Faisal Khalid Faisal Khalid Faisal Khalid Fahdi Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fanny Venezuela Fatriona, Emitra Fauzan, Suhaimi Ficky Nazhira Rahma Firza Arfandy Firza Arfandy Firza Arvandy Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri, Tasya Aulia Fradianto, Ikbal Fradinta, Aulia Fransiska Tania Fransiska Tania Fujiana, Fitri Gusti Lestari Handayani Handayani, Reska Hany, Felesia Reynita Harianti Harianti Hartini Hartini Haryati Septiani Hendrayana, Bimo Herawati, Novi Herman Herman Herman Herman Herman Herwanto, Dede Ike Ike Ike, Ike Juliansyah Khansa, Marsyabila Puspa Khansa, Masyabila Puspa Len, Jenny Firda Lestari, Gangsar Indah M. Ali Maulana Marwa Qatrunnada Mia Audina, Mia milya novera Miptaza, Dialika Putri Mira Agusthia Mistika Zakiah Mita Mita, Mita Muhammad Ikhsan Ghifari Muhammad Luthfi Murtilita, Murtilita Muthia Hana Nadia Rahmawati Nadya Eulalia Nadya Eulalia Narullita, Dewi Nelwati Neni Kurnia Hastari Novikadarti Rahma, RA Gabby Novikadarti Rahma Nuraini, Syarifah Try Nurul Wafda Marpunir Rahmah Nuruliza, Fira Nurwianti, Ismaniar Pavita Arista Widya Priyono, Djoko Putra, Galih Abisatya Hartono Putri Sukma Deri Qatrunnada, Aura Rahayu, Melly Rahayuningsih, Atih Rahmanadanti Daud Rahmaniza Rahmaniza Rahmaniza, Rahmaniza Rahmawati, Nadia Rahmi, Dian Ramaita Ramaita Ramaita, Ramaita Reska Handayani Ridha Sri Rezeki Ridha Ulfah Righo, Argitya Rizqy Ananda Rachmaniah Rochmayanti, Novita Saleha, Nurmukaromatis Sari Eka Pratiwi Sari, Lili Asrika Seprian, Dwin Shalsabila, Zahwa Randa Siska Rafhina Dewi Siti Alfiya Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suseno, Dwi . Syifa Yuni Zayajarda Anwar, Uray Nurul Tafwidhah, Yuyun Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tasya Aulia Fitri Titan Ligita Tyas, Tri Wahuning Tyas, Tri Wahyuning Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Vivi Yuderna Vivianti Dewi Vivianti Dewi Wardhani, Utari Christya Wenny, Bunga Permata Wulandari, Purnita . Yoga Pramana Yuderna, Vivi Yudistira Afconneri Yulanda, Nita Arisanti Yuyun Tafhwidah Zahwa Randa Salsabila Zehro Masitoh Zehro Masitoh