Claim Missing Document
Check
Articles

Cegah Pernikahan Usia Anak melalui Edukasi Kesehatan pada Siswa SMP Fitri Fujiana; Triyana Harlia Putri; Tamara Septia Chairunisa; Virgilius Phasacola Tiko Kafaso; Nadya Eulalia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i8.10322

Abstract

ABSTRAK Prevalensi perkawinan usia anak di Indonesia masih banyak ditemukan. Fenomena ini telah menjadi perbincangan hangat diantara negara ASEAN lantaran Indonesia menempati prevalensi perkawinan usia anak tertinggi setelah negara Kamboja. Hal tersebut menjadi perhatian masyarakat karena menimbulkan berbagai dampak yang buruk. Tujuan kegiatan adalah melakukan edukasi tentang pernikahan usia anak sehingga diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan siswa SMP terhadap pencegahan pernikahan usia anak. Kegiatan diawali dengan pre test yang dilanjutkan dengan pemberian materi edukasi menggunakan media video edukasi dan materi yang dikemas dalam bentuk power point. Setelah pemaparan materi selesai, dilanjutkan dengan sesi diskusi, dan ditutup dengan post test serta evaluasi dari peserta. Hasil pre test menunjukkan sebanyak 1 orang peserta mendapatkan nilai tertinggi yaitu 90. Evaluasi post test menunjukkan peningkatan yaitu sebanyak 6 orang peserta berhasil mendapatkan skor 100. Selain itu, nilai rata-rata meningkat dengan selisih 16,45, yang menunjukkan bahwa ada korelasi antara pengetahuan peserta dengan pengajaran yang diberikan. Setelah mendapatkan penyuluhan kesehatan, nilai post test peserta meningkat akibat kegiatan ini. Diharapkan seluruh peserta dapat menerapkan setiap ilmu yang telah disampaikan sehingga tidak menjadi pelaku pernikahan usia anak. Kata Kunci: Perkawinan Usia Anak, Edukasi Kesehatan, Siswa SMP  ABSTRACT In Indonesia, child marriage is still prevalent. Due to Indonesia having the second-highest frequency of child marriage after Cambodia, this subject has become a heated topic of concern among ASEAN nations. This raises public worry since it has many adverse effects. The activity's goal is to raise awareness of child marriage in the hopes that junior high school students will become more knowledgeable about ways to avoid child marriage. After a pre-test, instructional information is provided utilizing educational video media and content packed in powerpoint format. Following the conclusion of the material presentation, there was a discussion session, followed by a post-test and participant assessment. According to the pre-test results, one individual received the highest score, 90. An improvement was seen in the post-test evaluation, as six persons received a score of 100. Additionally, there was a rise in average score with a difference of 16.45, indicating a correlation between participants' knowledge and the instruction offered. According to the activity's end findings, participants' post-test scores increased after receiving health education. It is anticipated that all participants would put all the information they learned to use so they don't practice child marriage. Keywords: Child Marriage, Health Education, Junior High School Students
Study Fenomenologi Pengalaman Keluarga Mengasuh Anak Stunting Di Kabupaten Sijunjung Dian Rahmi; Rikayoni Rikayoni; Triyana Harlia Putri
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 1 (2023): Vol 17 No. 01 JULI 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i1.4185

Abstract

STUDY FENOMENOLOGI PENGALAMAN KELUARGA MENGASUH ANAK STUNTING DI KABUPATEN SIJUNJUNG
Cegah Depresi Remaja Melalui Edukasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Harga Diri Triyana Harlia Putri; Yuyun Tafwidhah; Fitri Fujiana; Dinda Maharani; Dialika Putri Miptaza
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12329

Abstract

ABSTRAK Pada siklus kehidupan, masa remaja merupakan periode kritikal dalam menentukan identitas diri, sehingga kerap kali terjadi perubahan fisik dan mental. Kecenderungan permasalahan mental seperti deperesi telah dikaitkan dengan rendahnya harga diri pada remaja. Namun, informasi mengenai harga diri belum didapatkan dengan baik oleh remaja khususnya pada anak SMP. Oleh sebab itu, diperlukannya upaya promotif untuk menambah pengetahuan terkait peningkatan harga diri pada remaja sehingga dapat menurunkan angka kejadian harga diri rendah pada remaja. Metode peningkatan pengetahuan dilakukan dengan Pendidikan kesehatan sebanyak 30 siswa/i SMP Negeri 5 Kota Pontianak. Adapun teknik yang digunakan untuk menyampaikan materi yaitu ceramah, diskusi, dan demonstrasi selain itu juga memanfaatkan media audio visual dan buku saku. Bedasarkan Hasil pre-test didapatkan rata-rata pengetahuan siswa tentang harga diri adalah 5.89 ± 2.55 sedangkan post-test adalah 8.12 ± 1.97. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan dengan nilai 0,001 yang lebih kecil dari nilai p-value< 0,005, maka dapat disimpulkan bahwa pemberian Pendidikan kesehatan mengenai harga diri dapat meningkatkan pengetahuan siswa. pihak sekolah dapat meningkatkan frekuensi bimbingan konseling dalam rangka mencegah terjadinya depresi, serta dalam Upaya meningkatkan harga diri remaja diperlukan penguatan melalui afirmasi positif yang dapat diterapkan selama proses pembelajaran oleh guru SMP. Kata Kunci: Harga Diri, Pengetahuan, Remaja  ABSTRACT In the life cycle, adolescence is a critical period in determining one's identity, so physical and mental changes often occur. The tendency for mental problems such as depression has been linked to low self-esteem in adolescents. However, information about self-esteem has not been well received by teenagers, especially junior high school students. Therefore, promotional efforts are needed to increase knowledge regarding increasing self-esteem in adolescents so that it can reduce the incidence of low self-esteem in adolescents. The method of increasing knowledge was carried out with health education for 32 students of SMP Negeri 5 Pontianak City. The techniques used to deliver the material are lectures, discussions and presentations, apart from that, they also use audio-visual media and pocket books. Based on the pre-test results obtained, the average student knowledge about self-esteem was 5.89 ± 2.55 while the post-test was 8.12 ± 1.97. The results of the analysis show that there is a significant difference in knowledge levels with a value of 0.001 which is smaller than the p-value <0.005, so it can be concluded that providing health education regarding self-esteem can increase students' knowledge. Schools can increase the frequency of counseling in order to prevent depression, as well as in an effort to increase the self-esteem of teenagers who need strengthening through positive affirmations which can be applied during the learning process by junior high school teachers. Keywords: Adolescents, Self-Esteem, Knowledge
Tingkat Kebutuhan Spiritual pada Pasien Skizofrenia dengan Perilaku Kekerasan Yudistira Afconneri; Novi Herawati; Anita Mirawati; Triyana Harlia Putri
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.4.2023.785-798

Abstract

Perilaku kekerasan merupakan salah satu penyakit skizofrenia yang menunjukkan perubahan koping maladaptif secara emosional. Salah satu dasar pemenuhan kebutuhan spiritual khusus untuk pasien skizofrenia dengan masalah perilaku kekerasan pada strategi pelaksanan ke-empat dimana memberikan dan mendorong pasien mengikuti kegiatan keagamaan sesuai dengan kepercayaan mereka. Kebutuhan spiritual merupakan salah satu bentuk asuhan yang dapat diberikan kepada pasien skizofrenia, karena spiritual sangat berhubungan dengan ketenangan batin dan kualitas hidup seseorang. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tingkat kebutuhan spiritual pada pasien skizofrenia degan masalah perilaku kekerasan di RSJ Prof. HB Saanin Padang Tahun 2023. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan metode kuantitatif. Dilaksanakan mulai tanggal 10 April sampai dengan 17 April 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien skizofrenia dengan masalah perilaku kekerasan yang berada di ruang rawat inap RSJ Prof. HB Saanin Padang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Proportional random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 45 responden. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner SpNQ (Spiritual needs questionaire diadopsi dari A. Bussing yang berjumlah 29 pertanyaan. Kuesiner ini dikatakan valid karena tingkat signifikansi 5%, nilai validitas 0,339-0,665, lebih besar dari nilai r tabel 0,320.  nilai reliabilitas dari total kuesioner adalah 0,784, sehingga kuesioner SpNQ sudah sangat reliabel untuk mengukur tingkat kebutuhan spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagaian besar 34 responden (75,6%) memiliki tingkat kebutuhan spiritual dalam kategori membutuhkan, 10 responden (22,2%) dalam kategori sangat membutuhkan, dan 1 responden (2,2%) dalam kategori cukup membutuhkan.
Studi Literatur: Nomophobia pada Mahasiswa Indonesia Vivianti Dewi; Triyana Harlia Putri
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.4.2023.917-928

Abstract

Smartphone merupakan salah satu produk kemajuan teknologi yang memiliki berbagai manfaat dan fungsi serta telah digunakan oleh masyarakat termasuk mahasiswa. Namun, penggunaan smartphone secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah psikologis termasuk Nomophobia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran nomophobia pada mahasiswa Indonesia. Metode studi literatur yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan framework SPIDER. Proses review artikel diperoleh dari beberapa database seperti Google Scholar, Garuda, Neliti, Pubmed, ScienceDirect, Sage, Research Gate, EBSCO. Teknik analisis hasil  studi literatur menggunakan metode PRISMA dengan analisis konten dalam menganalisis artikel. Penelitian ini melaporkan 14 artikel yang telah dilakukan di beberapa kota di Indonesia menunjukkan bahwa mahasiswa pada umumnya mengalami nomophobia pada tingkat ringan hingga berat dan tidak ada artikel yang melaporkan mahasiswa yang tidak mengalami nomophobia. Secara umum karakterisrik responden mempunyai korelasi dengan nomophobia seperti self-control, fear of missing out, konsentrasi belajar dan kesepian yang memepengaruhi tingkat nomophobia pada mahasiswa di Indonesia terutama selama wabah COVID-19.
Hubungan Strategi Koping dengan Tingkat Kecemasan Remaja dalam Menghadapi Menarche Nurul Wafda Marpunir Rahmah; Triyana Harlia Putri; Fitri Fujiana
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.4.2023.799-808

Abstract

Remaja perempuan akan mengalami pubertas yang ditandai dengan menarche. Dalam menghadapi kondisi tersebut diperlukan koping yang tepat untuk meminimalisir kecemasan yang terjadi terutama di lingkungan pondok pesantren. Beratnya dampak kecemasan remaja dalam menghadapi menarche di asrama pondok pesantren Ushuluddin Singkawang dikarenakan para santriwati yang mengalami menarche pertama kali di asrama tidak didampingi oleh keluarga maupun orang tua. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi hubungan strategi koping dengan tingkat kecemasan remaja dalam menghadapi menarche di asrama pondok pesantren Ushuluddin Singkawang. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif menggunakan cross sectional dengan instrument kuesioner kecemasan HARS dari penelitian Henny Widyasari pada tahun 2018, teruji reabilitas dan validitas dengan hasil croncbach’s Alpha sebesar 0,793 dan reliabel dengan hasil >0,6 dan kuesioner strategi koping Brief Cope. Teknik sampling yang digunakan yaitu nonprobability dengan metode consecutive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 70 orang remaja dengan analisis statistik Kendall’s Tau. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata responden berusia 13 tahun dengan rata-rata lama waktu setelah menarche yaitu 5 bulan. Didapatkan nilai signifikansi antara strategi koping dengan tingkat kecemasan yaitu hasil p-value = 0,121. Kesimpulan penelitian yaitu tidak adanya hubungan yang signifikan antara strategi koping dengan tingkat kecemasan remaja dalam menghadapi menarche di asrama pondok pesantren Ushuluddin Singkawang.
Faktor yang Memengaruhi Kualitas Tidur pada Remaja Usia Sekolah Menengah Pertama Ficky Nazhira Rahma; Triyana Harlia Putri; Faisal Kholid Fahdi
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.4.2023.809-816

Abstract

Kualitas tidur sangat berpengaruh dalam segala aspek pada remaja khususnya remaja usia sekolah menengah pertama. Kualitas tidur dapat disebabkan dari berbagai faktor yaitu usia, kelas, jenis kelamin, aktivitas sehari-hari dan riwayat sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang memengaruhi kualitas tidur pada remaja usia sekolah menengah pertama. Penelitian ini bersifat kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan jenis metode stratified random sampling dengan jumlah responden 191 siswa. Instrumen pengambilan data menggunakan Kuesioner Sleep Quality Scale.. Hasil analisa univariat didapatkan skor kualitas tidur sebesar 29,53.
Hubungan Antara Stres dengan Pola Siklus Menstruasi pada Mahasiswi S1 Program Studi Ilmu Keperawatan Tingkat Akhir Hartini Hartini; Triyana Harlia Putri; Fitri Fujiana
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 4 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.4.2023.817-826

Abstract

Jarak dari hari pertama menstruai menuju hari pertama menstruasi setelahnya disebut pola siklus haid. siklus menstruasi wanita mungkin tidak sesuai karena berbagai alasan, termasuk hormon yang berhubungan dengan stres. Mahasiswi adalah salah satu kumpulan yang cenderung terjadi stres yang tinggi. Saat stres, khususnya saat mengerjakan skripsi dan menghadapi berbagai laporan akademik yang harus dijalani. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara stres dengan pola siklus menstruasi pada mahasiswi S1 Program Studi Ilmu Keperawatan tingkat akhir Universitas Tanjungpura. Penelitian bersifat kuantitatif melalui pendekatan cross sectional. Alat ukur penelitian menggunakan kuesioner Perceived Stres Scale (PSS)-10 yang dinyatakan valid dengan nilai CVI (Content Validity Index) yaitu 0,97 dan pertanyaan tentang siklus menstruasi yang telah diuji validitasnya diperoleh nilai Content Validity Index (CVI) 1 dengan pengumpulan data total sampling menggunakan sampel 58 responden yaitu mahasiswi keperawatan Universitas Tanjungpura dari angkatan 2015, 2016, 2017 dan 2018. Pada analisa data univariat yang menampilkan distribusi frekuensi serta analisa bivariat menggunakan uji spearman rho. Hasil uji statistik univariat diperoleh gambaran usia responden 21 tahun sebanyak 29 responden (50%), angkatan 2018 sebanyak 46 responden (79,3%), berat badan >50 kg sebanyak 31 responden (53,4), tingkat stres sedang sebanyak 43 responden (74,1%) dan siklus menstruasi normal sebanyak 47 responden (81%). Hasil uji statistik bivariat didapatkan p-value=0,090 dan r= -0,224. tidak terdapat korelasi antara stres dengan pola siklus menstruasi pada mahasiswi S1 program studi ilmu keperawatan tingkat akhir Universitas Tanjungpura.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI STIGMA MASYARAKAT PADA PENDERITA SKIZOFRENIA DI KALIMANTAN BARAT Triyana Harlia Putri; Fransiska Tania
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stigma masyarakat yang masih negatif memiliki dampak bagi penderita penyakit tertentu salah satunya Skizofrenia. Stigma masih menjadi permasalahan yang dirumuskan dalam pencegahannya.  Beberapa faktor yang memengaruhi stigma masyarakat terhadap penderita skizofrenia telah diidentifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi stigma masyarakat terhadap penderi skizofrenia. Desain penelitian ini menggunakan rancangan crosssectional-online, dengan teknik pengambilan sampel purposive serta snowball. Sampel yang digunakan sebanyak 400 orang. Kuesioner yang digunakan adalah kuesioner Community Attitude Towards the Mental Illness (CAMI). Analisa data bivariat menggunakan chi-square melihat korelasi sosiodemografi dengan stigma. Secara statistik untuk tidak ada korelasi antara karakteristik masyarakat seperti umur, jenis kelamin dan status pekerjaan di buktikan dari nilai p> 0.05. Namun terdapat korelasi yang signifikan antara suku, agama dan pendidikan p< 0.05. Sehingga, hanya faktor suku, agama dan pendidikan yang memengaruhi stigma pada masyarakat pada penderita skizofrenia. 
PENINGKATAN PENGETAHUAN SANTRI SEBAGAI UPAYA PEMBIASAAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT Yuyun Tafwidhah; Triyana Harlia Putri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 8 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i8.2849-2856

Abstract

Pondok pesantren memiliki permasalah kesehatan diantaranya memiliki beberapa kesamaan dibandingkan dengan kondisi yang di alami anak sekolah pada umumnya. Akar permasalahan kesehatan tersebut berawal dari kurangnya budaya dalam penerapan PHBS oleh santri. Padahal siswa yang berada pada tahap perkembangan remaja merupakan usia efektif dalam menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat. Sebagai Upaya untuk meningkatkan pengetahuan santri dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat merupakan tujuan dari kegiatan ini. Metode peningkatan pengetahuan dilakukan dengan mendidik 33 santri dengan teknik ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Materi yang disampaikan berupa 8 indikator perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dengan menggunakan media audio visual dan alat peraga. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan pendidikan. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pengetahuan siswa tentang perilaku hidup bersih dan sehat adalah 34 sedangkan post-test adalah 77. Hasil analisis menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan dengan nilai 0,000 yang berarti lebih kecil dari p-value< 0,005, sehingga dapat disimpulkan pemberian edukasi PHBS teruji dapat menambah pengetahuan pada peserta didik. Adanya peningkatan informasi oleh santri yang berada di Pasantren, dapat menjadikan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai kebiasaan sehari-hari.
Co-Authors -, Rikayoni Abbasiah Abbasiah Adinda, Nurul Aulia Afconneri, Yudistira Afnuhazi, Ridhyalla Agusthia, Mira Agustia, Yuni Agustina, Vanisia Ainun Najib Febrya Rahman Ajani, Anggra Trisna Akhmad, Arif Nur Anggraini, Rara Aprida Manurung Arief Andriyanto Arief Andriyanto, Arief Arif Nur Akhmad Arinanda, Rizki Putri Asseggaf, Syarifah Nurul Yanti Rizki Syahab Aulia Asman Azalia, Dora Hestia Berthy Sri Utami Adiningsih betari, belia Dialika Putri Miftazah Dialika Putri Miptaza Dian Rahmi Dias, Maria Frani Ayu Andari Dinda Maharani Dini Tryastuti Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Djoko Priyono Dora Hesti Azalia Eduarna, Mutiara Suryani Ermiati Ermiati Ersy Aprilya Fransiska Ervina Lili Neri Fahdi, Faisal Khalid Faisal Khalid Faisal Khalid Fahdi Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fanny Venezuela Fatriona, Emitra Fauzan, Suhaimi Ficky Nazhira Rahma Firza Arfandy Firza Arfandy Firza Arvandy Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri Fujiana Fitri, Tasya Aulia Fradianto, Ikbal Fradinta, Aulia Fransiska Tania Fransiska Tania Fujiana, Fitri Gusti Lestari Handayani Handayani, Reska Hany, Felesia Reynita Harianti Harianti Hartini Hartini Haryati Septiani Hendrayana, Bimo Herawati, Novi Herman Herman Herman Herman Herman Herwanto, Dede Ike Ike Ike, Ike Juliansyah Khansa, Marsyabila Puspa Khansa, Masyabila Puspa Len, Jenny Firda Lestari, Gangsar Indah M. Ali Maulana Marwa Qatrunnada Mia Audina, Mia milya novera Miptaza, Dialika Putri Mira Agusthia Mistika Zakiah Mita Mita, Mita Muhammad Ikhsan Ghifari Muhammad Luthfi Murtilita, Murtilita Muthia Hana Nadia Rahmawati Nadya Eulalia Nadya Eulalia Narullita, Dewi Nelwati Neni Kurnia Hastari Novikadarti Rahma, RA Gabby Novikadarti Rahma Nuraini, Syarifah Try Nurul Wafda Marpunir Rahmah Nuruliza, Fira Nurwianti, Ismaniar Pavita Arista Widya Priyono, Djoko Putra, Galih Abisatya Hartono Putri Sukma Deri Qatrunnada, Aura Rahayu, Melly Rahayuningsih, Atih Rahmanadanti Daud Rahmaniza Rahmaniza Rahmaniza, Rahmaniza Rahmawati, Nadia Rahmi, Dian Ramaita Ramaita Ramaita, Ramaita Reska Handayani Ridha Sri Rezeki Ridha Ulfah Righo, Argitya Rizqy Ananda Rachmaniah Rochmayanti, Novita Saleha, Nurmukaromatis Sari Eka Pratiwi Sari, Lili Asrika Seprian, Dwin Shalsabila, Zahwa Randa Siska Rafhina Dewi Siti Alfiya Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suseno, Dwi . Syifa Yuni Zayajarda Anwar, Uray Nurul Tafwidhah, Yuyun Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tasya Aulia Fitri Titan Ligita Tyas, Tri Wahuning Tyas, Tri Wahyuning Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Vivi Yuderna Vivianti Dewi Vivianti Dewi Wardhani, Utari Christya Wenny, Bunga Permata Wulandari, Purnita . Yoga Pramana Yuderna, Vivi Yudistira Afconneri Yulanda, Nita Arisanti Yuyun Tafhwidah Zahwa Randa Salsabila Zehro Masitoh Zehro Masitoh