p-Index From 2021 - 2026
11.124
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Althea Medical Journal WARTA Jurnal Kesehatan AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang Mitra Raflesia (Journal of Health Science) SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga KESANS : International Journal of Health and Science Ahmar Metastasis Health Journal (AMHJ) Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Cakrawala Ilmiah JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Journal of Innovation Research and Knowledge NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Academic Physiotherapy Conference Proceeding Prosiding University Research Colloquium Jurnal Keilmuan dan Keislaman Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Keperawatan Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Journal Physical Therapy UNISA Jurnal KeFis : Jurnal Kesehatan dan Fisioterapi Journal of Educational Innovation and Public Health Warta LPM Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Medika Nusantara Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Jurnal Kesehatan Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vitamin: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum Holistik Jurnal Kesehatan FISIO MU: Physiotherapy Evidences Annual Physiotherapy Scientific Meeting Proceeding Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Physiotherapy and Physical Rehabilitation Journal ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Berkawan
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Intervensi Mobilization Exercises dan Scar Massage terhadap Kasus Luka Bakar Grade II AB 21,5% pada Anak: A Case Report Syinta, Ahmada Norma; Rahayu, Umi Budi; Hamidah, Nilam Nur
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Luka bakar (combustio) pada anak-anak merupakan kondisi yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan dan perkembangan, khususnya bila tidak ditangani secara optimal. Salah satu komplikasi umum adalah terbentuknya kontraktur dan keterbatasan mobilitas, sehingga fisioterapi sejak dini sangat penting untuk mencegah disabilitas jangka panjang.Case Presentation: Seorang anak berusia 2 tahun mengalami luka bakar derajat II seluas 21,5% akibat api, dengan lokasi luka pada ekstremitas atas dan bawah. Pasien menunjukkan keterbatasan fungsi gerak, risiko tinggi kontraktur, dan nyeri pada area luka.Management and Outcome: Penanganan fisioterapi dilakukan melalui latihan range of motion (ROM) pasif dan aktif, latihan aktif-terbantu, latihan berdiri dan berjalan, latihan keseimbangan, serta massage pada jaringan parut. Evaluasi dilakukan menggunakan SWEAT untuk integritas kulit, Vancouver Scar Scale, dan WeeFIM sebelum dan setelah dua sesi intervensi. Hasil menunjukkan belum ada perubahan klinis yang signifikan, namun terdapat perbaikan berupa penurunan nyeri dari 5/10 menjadi 4/10, peningkatan fleksibilitas tungkai kiri, dan munculnya refleks meskipun masih minimal. Skor WeeFIM meningkat dari 60 menjadi 61.Conclusion: Intervensi fisioterapi awal memberikan dampak positif meskipun belum signifikan secara klinis. Lanjutan terapi secara rutin disertai program latihan di rumah sangat penting untuk mencegah kontraktur dan mendukung optimalisasi fungsi motorik pada anak dengan luka bakar.
Hubungan Derajat Keparahan Stroke dengan Status Kognitif dalam Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke: Systematic Review Safitri, Lela Lutfiana; Rahayu, Umi Budi
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Stroke adalah gangguan pembuluh darah otak yang mengakibatkan gejala hilangnya fungsi system saraf pusat. Gangguan yang terjadi pada pasien stroke dikelompokkan berdasarkan area otak yang mengalami lesi. Hal tersebut dapat berupa kelumpuhan satu sisi tubuh yang mengurangi control tonus otot, gangguan sensorik, gerakan tubuh, postur, dan keseimbangan tubuh, sehingga dapat mengurangi kemampuan melakukan gerakan fungsional.Methode: artikel ini menggunakan metode telaah sistematis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mencari, mendokumentasikan, dan mengkaji ulang semua artikel yang terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan antara tingkat keparahan stroke dengan fungsi kognitif. Pencarian dan pemilihan artikel dalam penelitian ini berdasarkan metode Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA). Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan.Result: Berdasarkan hasil pengumpulan artikel jurnal dan pemilihan kelayakannya sesuai variabel yang akan diteliti dengan kriteria inklusi data untuk membatasi artikel dengan desain tertentu, maka tahap selanjutnya adalah analisis artikel. Berikut ini adalah penjelasan dari 9 artikel yang telah dianalisis oleh penulis. Artikel jurnal penelitian yang dianalisis memiliki rentang tahun terbit 2014 - 2022, yaitu berdasarkan nama penulis, tahun terbit, jenis penelitian, responden, intervensi, dan hasil utama. Dari tabel di atas, secara keseluruhan merupakan jenis penelitian eksperimen.Penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan stroke atau serangan iskemik transien (TIA) mengalami penurunan fungsi kognitif global dan sebagian besar domain lainnya secara keseluruhan (p<0,001), kecuali domain memori verbal (p=0,647).31 Riwayat stroke yang diketahui meningkatkan risiko demensia Alzheimer (AD) hingga 59%.32 Sebuah studi kohort prospektif di Swedia yang meneliti fungsi kognitif selama tahun pertama setelah stroke menemukan bahwa penurunan kognitif setelah stroke, secara umum, meningkat dalam tiga bulan pertama.33 Rosebud, dkk., menemukan bahwa hanya 38% (n=201) pasien MCI, terlepas dari etiologinya, mampu kembali ke fungsi kognitif normal dan 65% pasien akan mengalami peningkatan risiko 6,6 kali lipat untuk mengalami demensia [Rasio bahaya (HR): 6,6, p<0,001.
The Effectiveness of Neuromuscular Taping (NMT) and Combination of Physiotherapy Exercise in Improving Microsirculation, Balance and Mobiliy: Systematic Review Dewi, Asri Seftika; Rahayu, Umi Budi
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intoduction: Diabetes Millitus yang tidak terkontrol akan mengakibatkan komplikasi seperti penyakit jantung, nefropati, retinopati, cedera kaki diabetik, neuropati serta arteri perifer, yang disebabkan oleh aterosklerosis pada penyakit pembuluh darah perifer yang berdampak pada menurunnya aliran darah ke ekstremitas bawah yang ditandai dengan penurunan Ankle Brachial Index (ABI). Penurunan Microsirculation akan mempenaruhi balance dan mobility pada pasien dengan diabetes millitus.Method: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka (literature review) menggunakan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam terkait intervensi untuk Neuromuscular Tapping (NMT) dan Exercise Therapy dalam meningkatkan microsirculation, Balance and Mobility melalui analisis data sekunder.Result: Hasil review menunjukkan bahwa NMT dapat meningkatkan mikrosirkulasi dengan memperbaiki aliran darah melalui efek mekanis pada jaringan lunak. Senam kaki diabetik dan latihan fisioterapi lainnya terbukti efektif meningkatkan keseimbangan dan mobilitas melalui peningkatan kekuatan otot dan propriosepsi. Kombinasi NMT dengan fisioterapi memberikan efek sinergis, memperkuat mekanisme perbaikan mikrosirkulasi dan fungsi neuromuskular yang lebih optimal dibandingkan intervensi tunggalConclusion: Exercise Therapy and Neuromuscular Tapping (NMT) menjadi salah satu pengobatan non-farmakologi dan efektif meningkatkan mikrosirkulasi, keseimbangan, dan mobilitas pada pasien Diabetes Mellitus. Kombinasi terapi memberikan manfaat lebih besar dibandingkan intervensi tunggal.
Management Fisioterapi pada Kasus post Orif 1/3 Distal Radius di RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo Panrus, Ali Imroni Muhammad; Rahayu, Umi Budi; Putra, Guntur Rusmana
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Fraktur merupakan gangguan pada kesinambungan struktur tulang. Umumnya, ketika mengalami kecelakaan, tangan secara otomatis menjadi korban untuk menopang atau menahan beban saat jatuh, dan dengan posisi tangan yang sedikit terputar, fraktur 1/3 distal radius dapat terjadi. Inframerah mampu menghasilkan panas lokal yang bersifat superfisial dan disarankan untuk kondisi subakut guna mengurangi rasa sakit dan peradangan. Pemijatan merupakan teknik terapi yang memanfaatkan gerakan tangan atau alat pada jaringan tubuh yang lembut, dengan keahlian gerakan tangan yang bertujuan untuk meraih kenyamanan dan menjaga kesehatan.Case Presentation: Desain penelitian ini dengan menggunakan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk memahami manajemen fisioterapi dalam kasus pasca ORIF 1/3 radius distal. Penelitian ini dilaksanakan di RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo pada seorang pria berinisial Tn. A.S yang berusia 44 tahun, bekerja di sektor swasta, tinggal di Songgorunggi Desa Kepuh Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. Pasien mengunjungi poli fisioterapi dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan kanan dan kaku saat digerakkan.Management and Outcome: Pasien menerima pijatan dan latihan terapi selama 1 minggu dengan 3 pertemuan, serta dosis 3 kali dalam 4 minggu dengan durasi setiap sesi 10-15 menit. Evaluasi dilakukan dengan memanfaatkan Rentang Gerak (ROM), Pengujian Otot Manual, Skala Penilaian Numerik dan WHDI.Conclussion: Setelah menjalani intervensi dengan masase dan terapi latihan sebanyak 3 kali pertemuan, diperoleh hasil perubahan yang cukup signifikan.
Pengaruh Terapi Rehabilitasi terhadap Visuomotor Neuronal Plasticity pada Pasien Stroke dengan Diabetes Millitus: Systematic Review Pratiwi, Citra Dewi Loh Budi; Rahayu, Umi Budi
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Stroke merupakan penyebab utama keterbatasan neurologis dan sering disertai gangguan fungsi visuomotor. Komorbiditas diabetes melitus (DM) memperparah kondisi ini melalui gangguan vaskular dan metabolik kronis yang menghambat proses pemulihan dan mengurangi kapasitas plastisitas neuronal. Terapi rehabilitasi diketahui dapat merangsang reorganisasi saraf dan memperkuat konektivitas neuron, namun efektivitasnya pada pasien stroke dengan DM masih perlu ditelaah lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh terapi rehabilitasi terhadap plastisitas neuronal visuomotor pada pasien stroke dengan DM. Methode: penelitian ini merupakan kajian literatur sistematis yang menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi bukti ilmiah yang ada mengenai pengaruh terapi rehabilitasi terhadap plastisitas neuronal visuomotor pada pasien stroke dengan diabetes melitus (DM). Studi ini disusun berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) untuk menjamin informasi dan penulusuran proses seleksi artikel. Pencarian disesuaikan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi serta sumber data melalui pencarian Pubmed,PMC dan google scholar dengan total 250 artikel ditemukan. Rentang publikasi dari tahun 2020-2025 dan disaring berdasarkan skrening hingga didapatkan 5 artikel jurnal yang masuk analisis sistematis. Conclussion: terapi rehabilitasi berperan penting dalam mendukung plastisitas neuronal visuomotor pada pasien stroke dengan DM. Namun, keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh jenis intervensi yang diterapkan serta kondisi metabolik pasien. Penyesuaian terapi berdasarkan status glikemik dan neurofisiologis individu diperlukan untuk mengoptimalkan pemulihan neurologis secara menyeluruh.
Edukasi Pijat Bayi Kepada Ibu Dengan Balita Kelurahan Sumber, Kota Surakarta Indiana Radinda; Umi Budi Rahayu; Seliana Sinta Debi
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v4i1.2884

Abstract

Baby massage is one of communication design from a person to a baby with so many benefits for the baby that receive baby massage. Sadly, the knowledge about baby massage in this community is not enough. Education about baby massage was given for a mother with 1 – 36 months old toddler that usually checking their child at RW 14 Kelurahan Sumber, Surakarta City, that aim to increase the knowledge about the definition to how to do baby massage. The education given by oral presentation and leaflet, and also a demo on how to do a baby massage. Leaflet that contains the theory given to audiences so the education can be applicated based on the instructions. Pretest and Posttest was given and contain some simple questions with “Yes/No” answers includes the knowledge of effects, contraindication, and procedure of baby massage and how of then their baby receive it. Pretest was given before the education and it results the knowledge of baby massage in mother with toddler were just about 30% and it increased after the education for 70% with similar questions after the education so it canbe conclude that publicly, especially people that usually checking their children, knows how to do baby massage.
Literature Review: Neuromuscular Taping and Exercise for Diabetes Mellitus Zulikha, Nora Eny; Rahayu, Umi Budi; Haqi, Nadyastama Faisal
FISIO MU: Physiotherapy Evidences Vol. 7 No. 1 (2026): Next-Gen Movement
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/fisiomu.v7i1.14517

Abstract

Introduction: This literature review study was motivated by global health challenges such as diabetes mellitus (DM), which has become a significant global health issue, particularly in Indonesia, which ranks seventh in the world. Complications from DM, such as diabetic neuropathy, drastically affect patients' quality of life. Non-pharmacological approaches, such as neuromuscular taping therapy (NMT) and physical exercise, can reduce the risk of complications and thus be an effective additional solution in DM management. Methods: The literature review method was applied to five articles obtained from several databases, namely ResearchGate and Google Scholar. The search keywords for articles included NMT, Exercise, and Diabetes Mellitus. The researchers used "AND" as the Boolean Operator. Results: The findings of the literature review indicate that the application of NMT significantly improves microcirculation, balance, and proprioception, as well as reducing neuropathic pain in patients. In addition, the combination of NMT with non-pharmacological interventions such as Progressive Muscle Relaxation (PMR) and foot exercises can also reduce swelling and diabetic neuropathic pain. NMT with exercise shows greater improvement in Ankle Brachial Index (ABI) values and patient quality of life. Conclusion: NMT combined with exercise has been proven effective. NMT provides an effective and safe alternative for improving the quality of life of diabetic patients.
Physiotherapy Approach in Early Elderly Patients with Neck Pain Due to Cervical Spondyloarthrosis and Cervical Hernia Nucleus Pulposus: A Case Report Apriliyani, Yuyun; Rahayu, Umi Budi; Kingkinnarti, K
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Cervical spondyloarthrosis adalah kondisi degeneratif yang menyerang vertebra cervical, termasuk sendi facet, diskus intervertebralis, dan ligamen pendukung. Cervical Herniated Nucleus Pulposus (CHNP) adalah kondisi nucleus pulposus menonjol melalui robekan annulus fibrosus yang dapat menekan saraf di sekitarnyaCase Presentation: Penelitian ini menggunakan desain case report yang dilakukan di RSUD Dr. Harjono Kabupaten Ponororgo, Jawa Timur pada tanggal 4 hingga 21 Februari 2025 pada pasien cervical spondyloarthrosis dan cervical hernia nucleus pulposus berdasarkan hasil rontgen dan MRI.Management and Outcome: Penelitian dilakukan secara langsung kepada pasien dengan kondisi cervical spondyloarthrosis dan CHNP dengan pemberian intervensi sebanyak tiga kali. Program rehabilitasi fisioterapi berupa SWD (Short Wave Diathermy), TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation), cervical traction, stretching neck, neck calliet exercise. Pengukuran yang digunakan yaitu pengukuran nyeri dengan Numerical Rating Scale (NRS), pengukuran kekuatan otot dengan Manual Muscle Testing (MMT), pengukuran Lingkup Gerak Sendi (LGS) dengan goniometer, dan pengukuran kemampuan fungsional dengan Neck Disability Index (NDI). Setelah pemberian program rehabilitasi fisioterapi selama tiga sesi didapatkan hasil adanya terjadi penurunan nyeri pada nyeri gerak dan tekan. Terjadi- peningkatan LGS pada semua bidang gerak leher. Terjadi peningkatan kekuatan otot penggerak lateral fleksi dextra dan rotasi dextra. Selain itu, terjadi penurunan disabilitas yang dibuktikan dengan menurunnya skor NDI dari 38% pre-intervensi menjadi 26% pasca-intervensi.Conclusion: Pemberian program rehabilitasi fisioterapi telah terbukti dapat menurunkan intensitas nyeri dan spasme, meningkatkan LGS, meningkatkan kekuatan otot, serta meningkatkan kemampuan aktivitas fungsional.
Penanganan Fisioterapi pada Kasus post Bentall Procedure: A Case Report Salatina, Alfi; Rahayu, Umi Budi; Aryani, Kadek Agustini
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Prosedur Bentall merupakan salah satu metode operasi jantung yang penting dan sering digunakan untuk mengatasi gangguan pada akar aorta, seperti aneurisma aorta asendens serta diseksi aorta tipe A. Teknik bedah ini pertama kali dikembangkan oleh Hugh Bentall pada tahun 1968 dan telah mengalami berbagai penyempurnaan untuk meningkatkan keberhasilan jangka panjang serta mengurangi risiko komplikasi pascaoperasi.Case Presentation: Seorang remaja berusia 20 tahun mengalami kondisi post operasi jantung yaitu Bentall procedure. Pasien menunjukkan menurunnya kapasitas aerobik, nyeri pada luka post operasi serta terbatasnya kemampuan fungsional.Management and Outcome: Intervensi fisioterapi dilakukan meliputi latihan pernapasan, latihan aktif ROM, latihan batuk efektif serta mobilisasi dini sebelum dan setelah dua sesi intervensi. Hasil menunjukkan belum ada perubahan klinis yang signifikan, namun terdapat perbaikan berupa penurunan 1 angka skala nyeri, Skor Index Barthel meningkat dari 40 menjadi 60.Conclusion: Walaupun perkembangan pasien belum terlihat secara signifikan, akan tetapi ada manfaat didapat dari latihan yang sudah dilakukan. Dukungan dari penelitian terbaru memperkuat efektivitas teknik yang digunakan, sehingga fisioterapi perlu dilakukan secara rutin dengan evaluasi berkala untuk mendukung pemulihan fungsi pasien secara optimal.
Pengaruh Neuromuskular Taping terhadap Nyeri, Keseimbangan, serta Proprioseptif pada Pasien Neuropati Perifer Diabetik: Tinjauan Naratif Nuraini, Hikmatul Laili; Rahayu, Umi Budi
Academic Physiotherapy Conference Proceeding 2025: Academic Physiotherapy Conference Proceeding
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Diabetes Melitus (DM) merupakan kondisi kronis yang sering disertai komplikasi seperti neuropati perifer dan gangguan fungsi otot, yang secara signifikan memengaruhi kualitas hidup penderita. Neuromuscular taping (NMT) telah muncul sebagai pendekatan terapi non-invasif yang berpotensi bermanfaat dalam mengelola komplikasi terkait DM. Method: Tinjauan literatur dilakukan dengan menelusuri data menggunakan teknik Boolean (AND, OR) untuk mengidentifikasi studi yang membahas penggunaan NMT pada individu dengan DM. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Result: Sebanyak 22 artikel relevan diidentifikasi, dengan 8 di antaranya secara khusus membahas aplikasi NMT pada DM. Dari artikel tersebut, 5 merupakan randomize control trial terhadap efektivitas NMT. Hasil menunjukkan bahwa NMT dapat memberikan dampak positif terhadap Ankle Brakialis Indeks (ABI), sirkulasi darah perifer, dan parameter kesehatatan lainnya seperti penurunan nyeri, keseimbangan, dan propioseptif. Prinsip dan teknik aplikasi NMT juga diuraikan, memberikan landasan pemahaman terhadap potensi efek terapeutiknya. Discussion: Potensi mekanisme terapeutik NMT mencakup peningkatan umpan balik sensorik, aktivasi otot, serta perbaikan sirkulasi darah yang berdampak pada peningkatan keseimbangan dan propioseptif. Aspek keamanan dan kelayakan integrasi NMT dalam manajemen komprehensif DM juga menjadi fokus pembahasan, mengingat tantangan terkait kurangnya protokol standar dan variasi desain studi. Conclusion: Neuromuscular taping merupakan terapi non farmalogis yang menjanjikan dalam penanganan komplikasi DM. Tinjauan ini memberikan pemahaman menyeluruh terkait potensi manfaat NMT sekaligus menganalisis keterbatasan layanan kesehatan dalam implementasinya.
Co-Authors ., Subandi Abi Muhlisin Adhy Kurniawan Agus Setiya Agus Setiyawan Ahmad Rifai Ajeng Marshela Tiara Ningrum Ajeng Sabtorini Akib, Marliyanti Nur Rahmah Al-Kubro, Putri Balqis Alinda Nur Ramadhani Alviana Dwi Lestari Amanda Permata Putri Putri Amanda, Tasya Ghea Ambarwati Amelia Dwi Putika Sari Amir, Suliati P Anandri S, Rico Anindita, Putri Maharani Annisa Fitri Dewi Apriliyani, Yuyun ARIF KURNIAWAN Arif Pristianto Arifin Agung Prehanto Arum Pratiwi Asmirati Yakob Atik Hidayati Atik Hidayati Ayu Tri Kusumaningrum Subiyanto Baihaqi, Muhamad Adzib Cahyana, Aris Alfaldieka Cahyo Setiawan Daru Kumoro Cipto Jati Deistriany, Zehra Karil Della Annisa Thalib Devid Noor Umam Devina Kemala Pratidina Dewangga, Mahendra Wahyu Dewi, Asri Seftika Dwi Fijianto Dwi Rosela Komala Sari Dwi Rosella Komala Sari Dwi Rosella Komalasari Dwi Rosella Komalasari Dwiky Yudhistira Dyah Wahyu Utami Edy Waspada Endy Effran Faizah Betty Rahayuningsih Fauziah Nurulita Addin Firman Faradisi Firnadia Septika Rahajeng Fitri Dwi Jayanti Fitriana Mustikaningrum Fitriyya, Munaaya Guswiyamto, G Hamidah, Nilam Nur Haqi, Nadyastama Faisal Harun, Andi Qonita Hasmar, Wanti Ida Untari Ida Untari Imtiyaz Nisa Indiana Radinda Intan Herlinawati Irfan Muhammad Ismadi Ismail Setyopranoto Isnaini Herawati Kadek Agustini Aryani Kasumbung, Muhammad Tasa Katno Asha Khairi Rizqi Fadhlika Khairunissa, Hatifa Kingkinnarti Kingkinnarti Kingkinnarti Kingkinnarti, K Kurnia Kusuma Ramadhan Kurniawati, Susilo lestari, sulis Lina Alfiyani Lina Alfiyani Lusia Intan Purnamasari M. Halim Mardianto, Halim Maulidia, Kamila Mufidati, Husna Muh. Ghozy Rezki Ramadan Sitompul Muhamad Nasuka Muhammad fauzan Muhammad Fawwaz Malik Azhari Muhammad Ghilang Maulud Setyawan Muhammad Hafiduddin Muhammad Nasuka Muhammad Raffi Muhammad Tasa Kasumbung Muhammad Taufik Ilyas Muliyono, Didik Mulyadi, Farah Ekawati Mulyanto Mulyanto Mustiko, Prihantoro Larasati Nadiah Ardiningrum Namirah, Hanna Aulia Napisah, Sri Nastiti, Rindang Rizky Ni Putu Riantini Nia Hayati Nikmatur Rosidah Nilam Nur Hamidah Nuraini, Hikmatul Laili Nurhidayah, Indah Suci Nurul Aktifah Nusaibah, Yasmin Oktiva, Yayuk Dwi Pakaratee Chaiyawat Pakaratee Chaiyawat Panrus, Ali Imroni Muhammad Pasya, Muhammad Sena Nurrahman Pramaisella, Inggrid Pitaloka Pramesti, Redita Salma Ayusandra Pratiwi, Citra Dewi Loh Budi Puad, Laylin Putra, Guntur Rusmana Putra, Zulfikar Yucha Qur'ana Fauziyah Ramadhani, Muhammad Mumtaz Retno Setianing Rhavida Anniza Andyani riantini, ni putu Rini Mustikasari Kurnia Pratama Ririt Ika lestari Ririt Ika Lestari Rivan Danuaji Rizy, Muhammad Hasbi Alfa Safitri, Lela Lutfiana sakinah sakinah Salatina, Alfi Salsabila, Savira Rizka Meidy Samekto Wibowo Seliana Sinta Debi Seliana Sinta Debi Setiawan, Galih Adhi Isak Setiawan, Purnomo Gani Setyawati, Yayuk Silvia Rahma Maulida Sirajuddin Handalguna Siti Rahma Fatkhiyah Siti Raihani Siti Raihani Siti Soekiswati Spence, Nicola Sri Sat Titi Hamranani Sri Sat Titi Hamranani Sri Utami Sudarsono, Wahyu Tri Sugiarto, Rahmat Sulistyawati, Irma Sunyiwara, Arum Sekar Suryo Saputra Perdana Syavira Nooryana Syinta, Ahmada Norma Tasa Kasumbung Tiara Paramitha Sugiri Syah Putri Trisnandhika Galang Pratama Ulfah Zulfahmi Umam, Devid Noor Umar Jamaludin W Wahyuni, W Wahyu Tri Sudaryanto Wanda Kurnia Yuda Waspada, Edy Wibo, Samekto Wijianto Wijianto Yantini, Sri Yasier Ikrom Yuli Kusumawati Yunita Nur Rochmah Zulikha, Nora Eny