Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Etnomatematika Berbasis Permainan Congklak Sebagai Strategi Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Nilai Sosial dan Budaya Siswa Sekolah Dasar Rahmawati, Erni; Zulfiati, Heri Maria; Wijayanto, Zainur
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10041

Abstract

Matematika di sekolah dasar sering dianggap sulit dan kurang menarik karena metode pembelajaran yang abstrak dan tidak kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan permainan tradisional congklak dalam pendekatan etnomatematika sebagai sarana pembelajaran matematika di SD Negeri 1 Dekso untuk meningkatkan nilai sosial dan budaya siswa. Metode yang digunakan berupa wawancara, observasi langsung, dan studi literatur terhadap penerapan etnomatematika dalam pembelajaran matematika di berbagai lingkungan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan congklak sebagai media pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika, menumbuhkan motivasi belajar, serta memperkuat nilai sosial dan budaya siswa. Selain itu, integrasi budaya lokal dalam pembelajaran matematika terbukti membangun karakter siswa yang selaras dengan tuntutan kurikulum nasional dan mendorong terciptanya suasana belajar yang lebih kontekstual dan menyenangkan. Implikasi penelitian ini memperkuat dasar teoretis etnomatematika dan memberikan rekomendasi praktis bagi guru serta pengambil kebijakan pendidikan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis budaya. Integrasi nilai budaya melalui permainan tradisional dapat menjadi model inovatif dalam meningkatkan nilai sosial dan budaya siswa sekolah dasar
Etnomatematika Berbasis Permainan Congklak Sebagai Strategi Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Nilai Sosial dan Budaya Siswa Sekolah Dasar Rahmawati, Erni; Zulfiati, Heri Maria; Wijayanto, Zainur
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10041

Abstract

Matematika di sekolah dasar sering dianggap sulit dan kurang menarik karena metode pembelajaran yang abstrak dan tidak kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan permainan tradisional congklak dalam pendekatan etnomatematika sebagai sarana pembelajaran matematika di SD Negeri 1 Dekso untuk meningkatkan nilai sosial dan budaya siswa. Metode yang digunakan berupa wawancara, observasi langsung, dan studi literatur terhadap penerapan etnomatematika dalam pembelajaran matematika di berbagai lingkungan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan congklak sebagai media pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika, menumbuhkan motivasi belajar, serta memperkuat nilai sosial dan budaya siswa. Selain itu, integrasi budaya lokal dalam pembelajaran matematika terbukti membangun karakter siswa yang selaras dengan tuntutan kurikulum nasional dan mendorong terciptanya suasana belajar yang lebih kontekstual dan menyenangkan. Implikasi penelitian ini memperkuat dasar teoretis etnomatematika dan memberikan rekomendasi praktis bagi guru serta pengambil kebijakan pendidikan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis budaya. Integrasi nilai budaya melalui permainan tradisional dapat menjadi model inovatif dalam meningkatkan nilai sosial dan budaya siswa sekolah dasar
SELF-ACCEPTANCE AND SOCIAL ANXIETY IN ADOLESCENTS: A CORRELATIONAL STUDY Zulvana; Didik Susetiyanto Atmojo; Iva Milia Hani Rahmawati; Erni Rahmawati
Nursing Sciences Journal Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v9i1.6544

Abstract

Social anxiety is a psychological disorder commonly experienced by adolescents, especially during the transition to adulthood. Self-acceptance is believed to influence the level of social anxiety in adolescents. This study aims to identify the relationship between self-acceptance and social anxiety in seventh-grade students at SMP Negeri 2 Plemahan. The type of research is a quantitative approach with a descriptive-analytic design and a cross-sectional approach was used. The sample consisted of 69 students selected through purposive sampling. The instruments used included the Social Anxiety Scale for Adolescents (SAS-A) and Berger’s Self-Acceptance Scale. Data were analyzed using Chi-Square tests. The results showed that the majority of respondents were female and aged 13. Most respondents exhibited moderate levels of both social anxiety and self-acceptance. A significant relationship was found between self-acceptance and social anxiety with a moderate relationship strength. Conclusion and suggestions in this research is increasing self-acceptance can be an effective strategy to reduce social anxiety in adolescents. It is recommended that schools develop counseling programs to support the enhancement of students' self-acceptance.
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG BAHAYA MEROKOK ADOLESCENCE’S KNOWLEDGE AND ATTITUDE ABOUT THE DANGERS OF SMOKING Fresty Africia; Nirmala K.S; Erni Rahmawati; M. Ikhwan Kosasih
JURNAL SABHANGA Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL SABHANGA
Publisher : LPPM STIKes SATRIA BHAKTI NGANJUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan perilaku yang sangat membahayakan bagi kesehatan. Merokokdapat menimbulkan dampak negative bagi orang yang ada di sekliling perokok. Prevalensi anakdan remaja yang merokok mengalami peningkatan setiap tahunnya. Edukasi tentang bahayarokok perlu disampaikan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganpengetahuan dan sikap remaja tentang bahaya merokok. Jenis penelitian ini adalah kuantitatifdengan pendekatan cross sectional pada 54 murid di salah satu sekolah dasar negeri diKecamatan Pare
ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP SENYAWA KAFEIN MELALUI METODE PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Rahayu, Szalszabilla; Zuhri, Alya; Rahmawati, Erni; Yusuf, Eddy; Akbar, Rayhan
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2696

Abstract

Konsumsi kafein di kalangan mahasiswa meningkat sebagai cara untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengatasi kelelahan. Pemahaman yang rendah tentang dampak kafein menyebabkan konsumsi yang berlebihan, yang berisiko terhadap kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini penting untuk memberikan informasi yang jelas mengenai dampak jangka panjang konsumsi kafein, sehingga mahasiswa dapat membuat keputusan yang lebih bijak terkait pola konsumsi mereka. Tujuan kegiatan ini meningkatkan literasi kimia dan kesehatan mahasiswa terkait senyawa kafein. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai efek samping yang dapat ditimbulkan oleh konsumsi kafein yang berlebihan. Sebanyak 20 mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Global Jakarta menjadi peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi interaktif, penyebaran poster edukatif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Hasil pre-test menunjukkan rendahnya pengetahuan mahasiswa tentang senyawa kafein dan efek samping yang dapat ditimbulkan akibat konsumsi berlebihan. Penyampaian materi dilakukan melalui materi interaktif, termasuk penggunaan poster edukatif dan slide PPT yang memaparkan karakteristik kafein serta efek fisiologisnya. Setelah materi disampaikan, dilakukan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan mahasiswa, dengan seluruh peserta (100%) menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik kafein, efek samping, dan batas konsumsi yang aman. Kesimpulannya, pendekatan edukatif berbasis visual dan interaktif terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya konsumsi kafein yang bertanggung jawab, bahkan bagi mereka dari latar belakang non-Kesehatan.
Government regulation number 92 of 2015 for the compensation for victims of the wrongful criminal justice process in Indonesia: an overview of implementation (2015-2024) Rahmawati, Erni; Abdurakhman; Mulyatari, Dwi
Indonesian Journal of Social Science Research Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Social Science Research (IJSSR)
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/ijssr.06.02.01

Abstract

The Wrongful Criminal Justice Process (WCJP) has been a persistent issue in Indonesia, with Government Regulation No. 92 of 2015 (PP RI 92/2015) enacted to enhance compensation mechanisms for its victims. This study critically examines the implementation of PP RI 92/2015 from its enactment in 2015 to 2024, aiming to provide a comprehensive overview of current victim compensation systems and, crucially, to identify the structural obstacles hindering its effective application. Adopting a qualitative approach, this research utilizes a structuralist historical methodology, analyzing data sourced from previous research, academic literature, and relevant legal regulations. The findings reveal a stark reality of limited implementation success: only one known case received compensation, and this was after a protracted six-year process. Significant structural impediments identified include a persistent lack of clarity in institutional responsibilities, the notable absence of technical implementation guidelines for PP 92/2015, issues stemming from the Ministry of Finance's role in payment procedures and budget allocation, and the stalled operationalization of the Ombudsman's potential role. This study offers a novel, in-depth historical analysis of PP RI 92/2015's decade-long implementation challenges, highlighting how underlying structural deficiencies, rather than mere technical flaws, contribute to the regulation's practical inefficacy in delivering timely and appropriate justice to WCJP victims.
Post-Stroke Rehabilitation Education at the ILP Dahlia Integrated Health Post (Posyandu) in Pelem Village, Pare District, Kediri Regency Family Empowerment Strategy Approach Dwi Rahayu; Erni Rahmawati; Luluk Susiloningtyas
Journal of Community Engagement in Health Vol. 8 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v8i2.748

Abstract

Stroke is a brain dysfunction that occurs suddenly due to disruption of blood flow to the brain, and this condition can be experienced by anyone, at any time. In Indonesia, the prevalence of stroke has increased from 7% to 10.9%. It is estimated that around 500,000 people suffer from stroke each year, with around 25% dying and the remaining 75% experiencing hemiparesis, which is muscle weakness on one side of the body. At the ILP Dahlia Integrated Health Post (Posyandu), there are 10 elderly people who experience weakness and are unable to carry out activities due to stroke. The purpose of this community service is to provide education about post-stroke rehabilitation for the elderly. The community service method used is providing education to participants. The number of community service participants was 35 elderly people at the ILP Dahlia Integrated Health Post, Pelem Village, Pare District, Kediri Regency. The results of the Community Service showed an increase in knowledge of community service participants after the counseling on post-stroke rehabilitation for the elderly, with an increase in knowledge in the good category of 71% compared to before the counseling the knowledge was in the good category of 5%. Knowledge is the basis for someone in making a decision because it is related to a person's ability to make the right choice, where knowledge is the basis for forming behavior.
Efektivitas Metode Health Education Terhadap Perilaku Ibu Tentang Pencegahan Stunting di Posyandu Dahlia Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Erni Rahmawati; Wulandari, Ratna Feti; Yektiningsih, Erwin; Atmojo, Didik Susetiyanto
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 15 No. 1 (2023): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v15i1.436

Abstract

Kerdil (stunting) pada anak mencerminkan kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis, sehingga anak menjadi terlalu pendek untuk usianya. Pemberian edukasi penting dalam pencegahan perilaku stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efektivitas metode health education dengan perilaku ibu tentang pencegahan stunting. Desain penelitian adalah quasi eksperimen dengan pre post test group intervention. Waktu pelaksanaan penelitian selama 1 bulan yaitu pada Maret 2023 di Posyandu Dahlia Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Variabel dalam penelitian ini dibagi menjadi dua, yaitu variabel dependen adalah perilaku pencegahan stunting dan variabel independen adalah metode health education. Sampel dipilih secara total sampling, berjumlah 30 subjek. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang perilaku ibu dan media health education. Data dianalisis dengan menggunakan uji paired t test. Pengolahan data menunjukkan terdapat efektivitas metode health education dengan perilaku ibu tentang pencegahan stunting sebelum dan sesudah diberikan intervensi (p value = 0,000). Pentingnya metode health education sebagai media edukasi peningkatan perilaku ibu untuk pencegahan stunting. Selain itu pentingnya pemantauan kepada ibu hamil selama masa gestasi terutama pemenuhan kebutuhan nutrisi selama kehamilan yang dapat diidentifikasi melalui pengukuran LILA yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan selama masa gestasi dan selama 1000 hari kehidupan. Kata kunci: health education, perilaku ibu, stunting
PENDAMPINGAN KELUARGA BALITA DALAM PEMENUHAN NUTRISI PADA ANAK BERESIKO STUNTING DI DUSUN CANGKRING DESA PELEM KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI Kusnul, Zauhani; Rahmawati, Erni
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v1i1.119

Abstract

Permasalahan    gizi    pada    usia    dini    tidak    saja berdampak pada terjadinya gangguan pertumbuhan   dan   perkembangan   anak   seperti meningkatnya  angka  kematian  balita. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan peran pendampingan keluarga balita dalam pemenuhan nutrisi pada anak beresiko stunting. Desain yang digunakan adalah eksperimen, dengan melakukan penyuluhan pemenuhan nutrisi kepada keluarga. Analisis yang digunakan adalah menilai pre dan post berat badan balita dan dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil pengabmas ini adalah program pendampingan keluarga balita dalam pemenuhan nutrisi ini memberikan efek pada peningkatan berat badan balita selama 4 minggu. Perubahan berat badan balita pada minggu keempat setelah diberikan pendampingan keluarga mendapatkan nilai p value 0,061 yang artinya mendekati signifikan. Dengan adanya pengabmas ini diharapkan keluarga dapat mengerti tentang nutrisi yang penting diberikan kepada balita untuk mencegah stunting. Kata kunci : Pendampingan keluarga, balita, kurang gizi, Stunting
OPTIMALISASI KADER KESEHATAN REMAJA (KRR) DI SEKOLAH PASCA PANDEMI COVID-19 Kusuma Wardhani, Ratih; Erni Rahmawati; Bambang Wiseno; Anas Tamsuri
Jurnal Abdimas Pamenang Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Abdimas Pamenang - JAP
Publisher : STIKES Pamenang Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53599/jap.v1i1.126

Abstract

Remaja termasuk kategori dalam kelompok rentan dan masih memiliki pengetahuan yang kurang tentang kesehatan khususnya remaja putri yang beresiko mengalami anemia dan kesehatan reproduksi, seperti resiko gangguan kesehatan reproduksi, pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan, dan HIV/AIDS, maka perlu kegiatan preventif dan promotif seperti penyuluhan dan pelatihan. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan (anemia pada remaja putri) & kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus 2022 di SMAN 1 Pare, sasaran 80 kader kesehatan Remaja, alat ukur menggunakan kuesioner. Materi yang disampaikan tentang Kebijakan sekolah sehat, Usaha Kesehatan Sekolah, Penanggulangan anemia pada remaja putri, Peran KKR dalam dalam screening kesehatan, Praktek screening kesehatan. Evalusi kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh terdapat perubahan peningkatan pada pengetahuan dan sikap KRR, yaitu pengetahuan baik mencapai 67,5% dan sikap positif mencapai 65%. Kegaiatan pengabdian kepada masyarakat pelatiahan terhadap kader kesehatan remaja dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang kesehatan maupun kesehatan remaja sehingga dapat menurunkan angka kejadian anemia pada remaja di sekolah.