Claim Missing Document
Check
Articles

Prevalensi Kasus Demam Tifoid di Puskesmas Kampili Kabupaten Gowa Mus, Rosdiana; Sulfiani, Sulfiani; Abbas, Mutmainnah; Asni, Asni; Asmin, Elpira; Tamalsir, Dylan; Agustina, Titin
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i9.14959

Abstract

ABSTRACT Typhoid fever is caused by Salmonella typhi bacteria which attacks the digestive tract. Typhoid fever is transmitted through contaminated food or drink. The aim of this research was to see the prevalence of typhoid fever and the average results of widal at Kampili health center. The research method was descriptive observation based on medical record data from January 2019-August 2020 at the Kampili Public Health Center. The results obtained 251 data on typhoid fever patients with a prevalence of 1.7%. Based on the highest month of visit in January and February 2019, 25 patients (9.96%) respectively, the lowest month was June, July and August 2020, which was 1 patient (0.39%) each, prevalence based on male 112 (44.6%) and female 139 (55.4%). Based on the highest age group at the age of 5-20 years 135 (53.8%). The results of widal examination were found to be mostly in O 1/320 reagent as much as 202 (80.4%), H 1/320 reagent as much as 91 (36.3%). AH reagent had the most negative results, 89 (35.5%) and BH reagent 1/80 as much as 106 (42.2%) and the results of widal examination in male were mostly O 1/320 reagent as much as 85 (75.9%), H  reagent 1/320 45 (40.2%). In female, the highest of O 1/320 reagent was 117 (84.2%), H  reagent 1/160 was 49 (35,3%) age 5-20 years. The prevalence rate of typhoid fever is still high and laboratory supporting examinations other than Widal titer can be carried out to support the diagnosis of typhoid fever. Keywords: Typhoid, Prevalence, Salmonella  ABSTRAK Demam tifoid disebabkan bakteri Salmonella typhi yang menyerang saluran pencernaan. Penularan demam tifoid melalui  makanan atau minuman yang terkontaminasi. Tujuan penelitian untuk melihat  prevalensi demam tifoid dan rata-rata hasil widal di Puskesmas Kampili.  Metode penelitian adalah Deskriptif Observasi berdasarkan data Rekam Medis Januari 2019-Agustus 2020 di Puskesmas Kampili. Hasil Penelitian didapatkan 251 data pasien demam tifoid dengan prevalensi 1,7%. Berdasarkan bulan kunjungan tertinggi pada Januari dan Februari 2019 yang masing-masing 25 pasien (9,96%), bulan terendah pada Juni, Juli dan Agustus 2020 yang masing-masing 1 pasien (0,39%). Prevalensi berdasarkan jenis kelamin laki-laki 112 (44,6%) dan perempuan 139 (55,4%) dengan kelompok usia 5-20 tahun 135 (53,8%). Hasil Pemeriksaan widal pada reagen O 1/320 sebanyak 202 (80,4%), reagen H 1/320 sebanyak 91 (36,3%), reagen AH terbanyak hasil negatif yaitu 89 (35,5%) dan reagen BH 1/80 sebanyak 106 (42,2%). Hasil pemeriksaan widal pada laki-laki terbanyak reagen O 1/320 sebanyak 85 (75,9%), reagen H  1/320 45 (40,2%) dan perempuan terbanyak reagen O 1/320 sebanyak 117 (84,2%), reagen H 1/160 sebanyak 49 (35.3%). Kesimpulan menunjukkan prevalensi demam tifoid di puskesmas Kampili lebih banyak terjadi pada perempuan di bandingkan dengan laki-laki dengan usia 5-20 tahun. Angka prevalensi kejadian demam tifoid yang masih tinggi dan pemeriksaan penunjang laboratorium selain titer widal dapat dilakukan untuk menunjang diagnosis demam tifoid. Kata Kunci: Demam Tifoid, Prevalensi, Salmonella
Determinants of Community Participation in the COVID-19 Vaccination Program Asmin, Elpira; Leunupun, Delsony Gerson; Eka Astuty
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 6 No 1 (Januari 2023 )
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.968 KB) | DOI: 10.33096/woh.v6i1.89

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by the SARS-CoV-2 virus, which is transmitted mainly through saliva or secretions from the nose when an infected person coughs or sneezes. One way to prevent the broader spread of the COVID-19 pandemic is by vaccination. The study aimed to determine factors related to community participation in the COVID-19 vaccination program in Batu Merah State, Ambon City, in 2021. This study was an analytical study using primary data with a cross-sectional approach. The sample in this study consisted of residents of Batu Merah State, Ambon City, aged 18 years, totaling 204 people who were taken using the cluster random sampling technique. 59 respondents (28.9%) had received the first dose of vaccination, and as many as 42 respondents (20.6%) had received the first and second doses of vaccination. Meanwhile, as many as 103 respondents (50.5%) have not been vaccinated. The role of the environment is mainly found in the supportive category, which is 136 respondents (66.7%), the most motivation is in the medium category, which is 125 respondents (61.3%), the most economical level is in the lower middle category as many as 117 respondents ( 57.4%), the highest confidence was in the medium category, which was 110 respondents (53.9%), and the most convenience was in the relatively easy category, which was 163 respondents (79.9%). There is a relationship between the role of the environment, motivation, economic level, confidence, and convenience with community participation in the COVID-19 vaccination program in Batu Merah State, Ambon City, in 2021. Suggestion to Batu Merah people who have not been vaccinated to come to the nearest health center.
Chronic Energy Deficiency Associated with Body Mass Index of Adolescent Girls Titaley, Christiana; Ardianto, Anggih Cipta; Zawawi, Wa Ode Meutya; Asmin, Elpira; Tahitu, Ritha; Sara, Liyani S.; van Affelen, Zadrach; Tando, Yudhie D.; Titaley, Christiana R.; Ratu, Ricky N.D.C Ratu1
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (Januari 2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.vi.707

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) is a nutritional issue that poses a threat to adolescents in Indonesia, particularly to adolescent girls. According to the 2018 Basic Health Survey (Riskesdas), the proportion of CED among adolescent girls in Indonesia was 36.3%. This study aimed to identify the factors associated with CED among adolescent girls in the catchment area of Poka-Rumah Tiga, Ambon City. The study was conducted in August 2022 and used a cross-sectional approach with total sampling. The respondents were students aged 15-19 years from three high schools/equivalents in the catchment area of Poka-Rumah Tiga Health Center (SMKN 5 Ambon, SMAN 3 Ambon, and MA Al-Mabrur), with a total of 441 respondents. CED was determined based on the mid-upper arm circumference size being less than 23.5 cm. Logistic regression analysis was used to identify factors associated with CED in adolescent girls. Of the 441 adolescent girls who participated in this study, 45.80% were found to have CED. The odds of CED were lower in adolescent girls with normal BMI (18.5-22.9 kg/m2) (OR=0.09; 95%CI: 0.05-0.15; p less than 0.001) and overweight (≥23 kg/m2) (OR=0.01; 95%CI: 0.00-0.07; p less than 0.001) compared to those who were underweight (BMI less than 18.5 kg/m2). This study highlights the importance of conducting nutrition-specific and nutrition-sensitive interventions for adolescent girls. This includes raising the awareness and knowledge of adolescent girls, family members, and school teachers regarding the importance of balanced nutrition to reduce CED.
KURANG ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL DI KOTA AMBON, 2019 Samsyah Rony Maskat; Christiana R. Titaley; Elpira Asmin; Johan B. Hutagalung
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i1.431

Abstract

Di Indonesia, proporsi kurang energi kronik (KEK) tahun 2018 pada ibu hamil sebesar 17,3%.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Kecamatan Leitimur Selatan dan Teluk Ambon, Kota Ambon. Penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan bulan Agustus-September 2019. Analisis regresi logistik digunakan untuk mengidentifikasi faktor yang behubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil. Dari 260 responden yang diwawancarai, prevalensi KEK adalah 20,8%. Faktor yang berhubungan secara signifikan dengan kejadian KEK adalah status anemia, paritas, dan penyedia layanan antenatal care. Odds kejadian KEK lebih tinggi pada ibu dengan anemia dibandingkan ibu yang tidak mengalami anemia (aOR=2,27; 95% CI: 1,12-3,93; p=0,022). Akan tetapi, odds kejadian KEK lebih rendah pada ibu dengan kehamilan pertama dibandingkan ibu dengan yang telah memiliki satu sampai tiga anak (aOR=0,35; 95% CI: 0,15-0,81; p=0,015) dan pada ibu yang memeriksakan kehamilan ke tenaga bidan atau perawat, dibandingkan ibu yang memeriksakan kehamilan ke tenaga dokter/spesialis (aOR=0,49; 95% CI: 0,24-0,99; p=0,050). Penelitian ini menunjukkan perlunya intervensi promosi kesehatan termasuk saat periode pre-konsepsi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang mengkonsumsi makanan yang variatif dengan gizi seimbang, mendorong kepatuhan minum tablet tambah besi terutama selama kehamilan sampai pemberian makanan terfotifikasi bagi masyarakat. Selain itu, diperlukan juga upaya untuk meningkatkan kemampuan seluruh tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kehamilan yang berkualitas untuk mendeteksi dini kejadian KEK, meningkatkan status gizi kehamilan, serta edukasi tentang keluarga berencana untuk merencanakan jumlah anak secara baik.
Profil Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Pada Masyarakat Negeri Mahia, Ambon Mus, Rosdiana; Asmin, Elpira; Abbas, Mutmainnah; Astuty, Eka; Tamalsir, Dylan; Esmeraldine, Genevieva; Agustina, Titin
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v4i1.138

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) sebagai salah satu penyebab kematian. Deteksi dini di fasilitas kesehatan kurang efektif Sehingga perlu meningkatkan kesadaran masyarakat dengan melakukan pemeriksaan langsung melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan: Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk mengkaji faktor risiko PTM pada masyarakat di Mahia. Ambon. Metode: Metode pelaksanaan terdiri dari pra pelaksanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan di mahia GPM. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar responden berusia 45-60 tahun. Pada pemeriksaan tekanan darah, kolesterol dan lingkar pinggang ditemukan lebih dari 50% responden mempunyai hasil yang tidak normal atau tinggi. Hasil pemeriksaan gula darah dan asam urat menunjukkan lebih dari 50% responden memiliki kadar normal. Kesimpulan: Pemeriksaan kesehatan seperti tekanan darah, kolesterol, gula darah dan asam urat didapatkan beberapas responden hasilnya tinggi sehingga perlu untuk dilakukan pemeriksaan berkala dan edukasi.
Pemeriksaan urine sederhana pada wanita usia subur di Tahoku, Negeri Hila Mus, Rosdiana; tamalsir, Dylan tamalsir; Abbas, Mutmainnah; Asmin, Elpira; Astuty, Eka; Yunita, Melda; Esmeraldine, Genevieva; Mailoa, joice; Putrie, intania Riska; Agustina, Titin
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 6, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v6i2.2137

Abstract

Routine medical check up as part of preventive and Germas. Early and simple test  using urine samples to prevent Urinary Tract Infections (UTI) in women of reproductive age can be a preventive. Markers of UTI  in urine test by dipstick method are leukocytes and nitrites. This test is a simple that can use at a health service. The aim of this community service activity is to carry out a simple urine test for Women reproductive Age in Tahoku. The method of implementing activities is divided into 3 stages, namely preparation, implementation and evaluation of activities. The location of the activity was in Negeri Hila, one of the areas on Ambon Island. An initial survey at the Hila Care Community Health Center found that community visits very low. This is due to the low level of public interest in carrying out regular test to maintain health status. Urine examinations use the dipstick method. The results of community service activities involving 31 participants, with the majority of participants aged <25 years with positive urine leukocyte examination results of 80.6% and positive urine nitrites of 100%. These results indicate that most of the subjects have signs of UTI symptoms. The results of this service are used as information for local health services to increase public awareness to care about health and to carry out periodic health checks to prevent disease.
EDUKASI BAHAYA PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI MALUKU TENGAH Juniler Rumahloine; Elpira Asmin; Muhammad Zaid Wakano; Suay Anabella Wattimena; Dewi Aryanti M. Rusdin; Ritha Tahitu
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i6.8835

Abstract

Excessive use of gadgets in children should be avoided so that their development is not disrupted. Visual acuity is the primary indicator of eye health and visual systems. Visual acuity is ability of person to see an object. This public service activity is a form of support for the 2017-2030 Roadmap for Combating Visual Impairment and one of the efforts in preventing visual impairment in children. The activity is a screening of visus examination of 5th and 6th grade elementary school students accompanied by education about the dangers of gadget use in children. The purpose of this vision screening is to determine the visual appearance of refractive errors in elementary school students. The vision screening was using Acuity's PEEK (portable eye examination kit) application. Public service activities were carried out in Waai Village, specifically at SD Negeri 163 Central Maluku, on Friday, October 04, 2024. The were 42 participants who attended the counseling on the dangers of using gadgets, with the results obtained, that is 40 of them with normal vision, and 6 had visual impairment. The implementation of this activity took place in a very effective and efficient manner. This activity is expected to increase the understanding of children and parents regarding the importance of routine eye examinations in children from an early age
Faktor yang berkaitan dengan Status Imunisasi Campak-Rubella Lanjutan pada Anak Usia 20-59 Bulan di Desa Labuha Kecamatan Bacan Safran, Raihan Alfisahrin; Asmin, Elpira; Ayu, Rizki
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v10i1.16878

Abstract

Measles is an infectious disease caused by a viral infection. The measles virus is known as Morbilivirus. Measles is a disease that causes a systemic rash and there are several clinical manifestations that can cause complications. The purpose of this study was to determine factors related to advanced measles-rubella immunization status in children aged 20-59 months in Labuha Village, Bacan District in 2023. This study was an observational analytic study with a cross-sectional approach using primary data obtained from 143 respondent. The sampling technique used is Simple Random Sampling. The results of this study showed that out of 143 children aged 20-59 months in Labuha Village who had received advanced measles-rubella immunization, 67 children (46.9%), while children who did not receive advanced measles-rubella immunization, were 76 children (53, 1%). The results showed that the related factors were education (p=0.004), knowledge (p=0.002), basic immunization status (p=0.034). The variable that has no relationship is the mother's employment status (p=0.102). The conclusion of this study is that there is a relationship between education level, level of knowledge, and children's basic immunization status. However, there was no relationship between the mother's employment status and the measles-rubella immunization status. It is hoped that the Labuha health center will improve education and outreach regarding immunization so that it can motivate people to take part in routine immunization programs.
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN USIA PADA WANITA DI GUGUS PULAU KEI TUAL PROVINSI MALUKU Soumena, Rifah Zafarani; Noya, Farah Christina; Rahawarin, Halidah; Bandjar, Fitri Kadarsih; de Lima, Filda Vionita Irene; Asmin, Elpira; Agustin, Rachmawati Dwi; Sulfiana, Sulfiana; Yunita, Melda; Mus, Rosdiana; Latuheru, Grace; Warella, Juen Carla
Molucca Medica Vol 17 (2024): VOLUME 17, NOVEMBER 2024 : EDISI KHUSUS PENELITIAN GAMBARAN POLA PENYAKIT MASYARAKAT
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2024.v17.ik.1

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang memengaruhi 56 juta wanita di seluruh dunia dan dua pertiganya berada di Asia. Pada wanita lanjut usia, kadar hemoglobin bisa terus menurun. Oleh karena itu, wanita perlu memeriksakan kadar hemoglobinnya secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dengan kadar hemoglobin pada wanita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analisis dengan pendekatan cross-sectional. Data dikumpulkan dari 100 responden yang terdiri dari perempuan dewasa di Kota Tual, Gugusan Pulau Kei, Maluku, dengan mencatat karakteristik demografinya dan memeriksa kadar hemoglobinnya. Uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov terhadap variabel usia dan kadar hemoglobin. Spearman's rank digunakan untuk mengkorelasikan usia dengan kadar hemoglobin responden. Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia dengan kadar hemoglobin responden (p<0,044), yaitu semakin tua usia perempuan maka kadar hemoglobin responden semakin rendah. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara usia dengan kadar hemoglobin menunjukkan perlunya wanita segala usia untuk memeriksakan kadar hemoglobinnya secara rutin. Semakin tua usia seorang wanita, maka kadar hemoglobinnya akan semakin menurun dan semakin rentan mengalami anemia.
PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYRAKAT TERHADAP PENYAKIT KUSTA DI DAERAH ENDEMIS KUSTA, KOTA TUAL, MALUKU: KAJIAN BERBASIS KOMUNITAS Bandjar, Fitri Kadarsih; Asmin, Elpira; Sulfiana, Sulfiana; Noya, Farah Christina; Rahawarin, Halidah; de Lima, Filda Vionita Irene; Agustin, Rachmawati Dwi; Mus, Rosdiana; Yunita, Melda; Latuheru, Grace; Warella, Juen Carla
Molucca Medica Vol 17 (2024): VOLUME 17, NOVEMBER 2024 : EDISI KHUSUS PENELITIAN GAMBARAN POLA PENYAKIT MASYARAKAT
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2024.v17.ik.6

Abstract

Penyakit kusta merupakan penyakit menular kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium Leprae yang berpotensi menyebabkan kecacatan sehingga menimbulkan diskriminasi dan stigma. Keterlambatan deteksi kasus pada penderita kusta merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kecacatan. Maluku menduduki peringkat ke-4 dari 6 provinsi di Indonesia yang belum melakukan eliminasi kusta. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2022, prevalensi kasus baru yang dilaporkan 11,97/100.000 dengan 65% kasus merupakan kusta multibasiler. Memahami perbedaan pengetahuan dan sikap mengenai kusta di negara-negara endemik dapat membantu kita mengembangkan intervensi pendidikan dan perubahan perilaku yang ditargetkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap terhadap penyakit kusta pada masyarakat di Kota Tual. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross-sectional ini dilakukan terhadap sampel 153 orang dewasa berusia 18 tahun ke atas pada masyarakat di Kota Tual, Gugusan Pulau Kei, Maluku. Kuesioner terstruktur yang diberikan pewawancara digunakan sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat di Tual tentang penyakit kusta masih kurang. Sebanyak 92,2% berpengetahuan rendah dan hanya 7,8% berpengetahuan baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa meskipun penyakit kusta berstatus endemis di Maluku dan khususnya di Kota Tual, pengetahuan masyarakat mengenai penyakit kusta masih kurang. Upaya-upaya pendidikan kesehatan yang ada saat ini perlu ditingkatkan dengan menggunakan strategi pendidikan terkini dan berkolaborasi dengan layanan kesehatan, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan kedokteran dalam upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan mengurangi stigma penyakit kusta.
Co-Authors Abbas, Mutmainnah Abdullah, Mujahidah Rofifah Adreansyah, Ikbar Agung Sutiono Pontoh Agustin, Della Aldo Evan Wijaya Alessandra F. Saija Ali Dabutar, Prezto Simon Amanda Gracia Manuputty Amanupunjjo, Graily Andris Noya Anugrah P.M.D. Kamoda Ardianto, Anggih Cipta Arif Anwar Armando Salulinggi Asni Asni Astina Astina ASTUTI, EKA Astuty, Eka Awan, Razana Ayu Betzia Mangosa AYU LESTARI Ayu, Rizki Bandjar, Fitri Kadarsih Bandjar, Fitri Kardasih Bertha J. Que Bertha Jean Que Bugis, Riansyah Bunga, Yeheskiel Holoaino Christiana R Titaley Christiana R Titaley Christiana R. Titaley Christiana Rialine Titaley de Lima, Filda V.I. de Lima, Filda Vionita Irene Dewi Aryanti M. Rusdin Djoko, Sri Wahyuni Djuhastidar Tando, Yudhie Dominique Mayliana Lewedalu Dylan Tamalsir Eka Astuti Eka Astuty Eka Astuty Ericka Mohty Septania Sely Erlin Kiriwenno Erlin Kiriwenno Esmeraldine, Genevieva Fadila Maradjabessy, Nurul Farah Christina Noya Filda de Lima Fitrianto, Maghfiqih Rizqi Tri Gofu, Neils Halidah Rahawarin Halidah Rahawarin Haq Hataul, Is Asma'ul Haryana, Iman Hasibuan, Andrian Bayo Arif Hataul, Is Asma’ul Haq Hetharie, Yitkel Hutagalung, Johan B. Imanuel Kilay, Levinus Thos Indrawanti Kusadhiani Intania Riska Putrie, Intania Riska Irwan Irwan Irwan Jekris Ens Luturmas Johan B. Hutagalung Johan Bension Johan Bension Hutagalung Josepina Mainase Josepina Mainase Josepina Mainase Joshua Jonatan Gonidjaya Juniler Rumahloine Kailola, Nathalie Kailola, Nathalie E Komul, Shiela Latuconsina, Vina Z Latuheru, Grace Latumanase, Jossy Emillio Junior Leatemia, Vanessa Leunupun, Delsony Gerson Lidya Saptenno Mahusein Tuharea Mailera, Damara Herlis Mailoa, Joice Mainase, Josepina Makasale, Ariel Sousii Malakauseya, Maxwell Landri Vers Malawat, Healdatia R. Maria Nindatu Maskat, Samsyah Rony Meilisa Meita Kusdianto Melda Yunita Melinia, Elisa Metekohy, Meilani Mira Juanita Muhammad Zaid Wakano Mujahidah Rofifah Abdullah Muliati Muliati, Muliati Mus, Rosdiana Mutmainnah Abbas Nadilla, Sella Nahumarury, Salmin Nathalie E Kailola Nathalie E. Kailola Nathalie Kailola Noija, Stazia Noya, Farah C Nurdin, Muhammad Akbar Nurdin, Sukmawati Octovina Toressy Octovina Toressy Oei, Marcietta Ohiwal, Morgan Pangestu, Juan Felix Pati, Diva Diah Pattiasina, Jurgen A Payung, Dicky Julistyo Pelupessy, Thesia Pormes, Debora Rachmawati Dwi Agustin Rahanra, Sartika Riry Rahawarin, Haikal Eko F Rahawarin, Halidah Rahmadani, Gita Ramla, Razita Ratu, Ricky N.D.C Ratu1 Resnawaldi, Arlen Roni, Syamsah Safran, Raihan Alfisahrin Samsyah Rony Maskat Santi Aprilian Lestaluhu Saptenno, Lidya Sapteno, Lidya Sara, Liyani S. Sari Kistiana Seimahuira, Theresia Shania Fanty Anggrek Siahaya, Presli Glovrig Simanjuntak, Agnice Soumena, Rifah Zafarani Suay Anabella Wattimena Sukmawati, Sukmawati Sukmawaty, Eka SULFIANA, SULFIANA Sulfiani, Sulfiani Syamsah Roni Tahitu, Ritha Tanamal, Rita Tando, Yudhie D. Taufik Zuneldi Thesia Eflien Pelupessy Thesia Pelupessy Titaley, Christiana R. Titaley, Christiana Rialine Titin Agustina Tobing, Rezki Toding Allo Tuharea, Mahusein van Affelen, Zadrach Vebiyanti Tentua Vina Z. Latuconsina Wael, Bela M. Warella, Juen Carla Widya Putri Ramadhani Wulandari, Puput Yanti Pesurnay Zawawi, Wa Ode Meutya Zuneldi, Taufik