p-Index From 2021 - 2026
9.696
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BULETIN PENELITIAN SISTEM KESEHATAN Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Medula Jurnal Kesehatan Komunitas Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas JURNAL PengaMAS Jurnal Kreativitas PKM Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat SRIWIJAYA JOURNAL OF MEDICINE JURNAL ILMIAH KESEHATAN SANDI HUSADA Jurnal Pengabdian Dharma Laksana Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Promotif Preventif MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal Abdimas Sangkabira Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Molucca Medica Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat PAMERI : Pattimura Medical Review Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Jurnal Kesehatan Masyarakat MEDULA Jurnal Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGETAHUAN STROKE DAN FAKTOR RISIKONYA PADA PENDERITA HIPERTENSI-NON HIPERTENSI Asmin, Elpira; Mus, Rosdiana; Noya, Farah; Yunita, Melda; Latuheru, Grace; Warella, Juen Carla; Sulfiana, Sulfiana; Bandjar, Fitri Kardasih; Rahawarin, Halidah; Agustin, Rachmawati Dwi; de Lima, Filda V.I.
Molucca Medica Vol 17 (2024): VOLUME 17, NOVEMBER 2024 : EDISI KHUSUS PENELITIAN GAMBARAN POLA PENYAKIT MASYARAKAT
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2024.v17.ik.20

Abstract

Seseorang yang mengalami hipertensi menyebabkan rusaknya dinding pembuluh darah sehingga pembuluh darah di otak tersumbat atau bahkan pecah. Faktor risiko stroke antara lain merokok, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, kurang aktivitas fisik, pola makan serta konsumsi alkohol yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor risiko dan pengetahuan stroke pada penderita hipertensi dan non hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang dengan sampelnya adalah penderita hipertensi dan non hipertensi berusia 18 tahun sampai usia 60 tahun yang berdomisili di Kota Tual. Sampel sebanyak 96 orang dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan responden yang mengalami hipertensi (93,75%) lebih banyak dibandingkan yang tidak hipertensi. Responden yang mengalami hipertensi mengaku pernah mendengar stroke sebanyak 92,4%, sedangkan yang tidak pernah mendengar stroke lebih banyak yaitu 96,7%. Penderita hipertensi sebagian besar memiliki faktor risiko seperti rendahnya pengetahuan tentang stroke, mengonsumsi minuman beralkohol, merokok dan obesitas. Rekomendasi dari penelitian ini dapat menjadi informasi bagi masyarakat terkait faktor risiko stroke dan dapat termotivasi untuk menghindari rokok serta konsumsi alkohol yang berlebihan. Sosialisasi terkait stroke sangat diperlukan untuk peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat.
KAJIAN ETNOBOTANI DAN ETNOFARMAKOLOGI TANAMAN OBAT YANG DIMANFAATKAN MASYARAKAT PESISIR GUGUS KEPULAUAN KEI, KOTA TUAL, MALUKU Agustin, Rachmawati Dwi; Noya, Farah Christina; de Lima, Filda Vionita Irene; Asmin, Elpira; Rahawarin, Halidah; Sulfiana, Sulfiana; Bandjar, Fitri Kadarsih; Mus, Rosdiana; Latuheru, Grace; Warella, Juen Carla; Yunita, Melda
Molucca Medica Vol 17 (2024): VOLUME 17, NOVEMBER 2024 : EDISI KHUSUS PENELITIAN GAMBARAN POLA PENYAKIT MASYARAKAT
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2024.v17.ik.27

Abstract

Masyarakat Kota Tual, Gugus Kepulauan Kei, Maluku merupakan salah satu kelompok masyarakat yang saat ini masih memanfaatkan tanaman sebagai bahan baku obat tradisional. Namun, pengetahuan lokal tersebut belum terdokumentasikan dengan baik hingga saat ini dan hanya bersifat empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan melaporkan tanaman obat yang digunakan sebagai pengobatan empiris di Kota Tual sehingga tanaman obat dapat digunakan sebagai bahan baku pengembangan obat tradisional yang diolah secara modern. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik probabilitas proporsional terhadap besarnya populasi. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara dan penyajian data dengan cara kuantitatif yang dilakukan dengan mengukur persentase sitasi (FC). Data etnobotani diperoleh dari 64 informan lokal. Hasil menunjukkan diperoleh 14 spesies tanaman yang termasuk dalam 12 famili telah diidentifikasi. Famili yang paling banyak teridentifikasi adalah Apocynaceae, diikuti oleh Myrtaceae, dan Lamiaceae. Sebagian besar obat herbal dikonsumsi dalam bentuk rebusan. Daun (79,69%) merupakan bagian tanaman yang paling banyak digunakan, diikuti oleh batang (9,37%), akar (7,81%), dan buah (3,13%). Alstonia beatricis, Tinospora cordifolia, dan Orthosiphon aristatus memiliki nilai FC tertinggi. Sebagian besar tanaman digunakan untuk pengobatan diabetes, kolesterol, dan demam. Metode pengolahan yang paling sering digunakan adalah dengan merebus (67,18%). Berdasarkan hasil tersebut diperoleh kesimpulan bahwa terdapat beragam tanaman obat yang digunakan di masyarakat Kota Tual yang dapat berkontribusi pada pengembangan obat-obatan tanaman baru. Pengetahuan lokal tentang terapi herbal dapat digunakan sebagai pengobatan komplementer dan sebagai panduan untuk studi farmakologis di masa mendatang. Tanaman yang kurang dikenal dengan skor FC tinggi dapat diselidiki secara fitokimia dan farmakologis dalam penelitian di masa mendatang.
Stunting dan Indeks Massa Tubuh Anak Usia 0-5 Tahun Elpira Asmin; Sri Wahyuni Djoko; Josepina Mainase
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v11i1.690

Abstract

Introduction: Indonesia is one of the countries in Asia with the percentage of short toddlers besides Myanmar and Vietnam. Although Malaysia, Thailand, and Singapore have stunting cases, the stunting prevalence is less than 20 percent. Objective: To determine the prevalence of stunting and malnutrition in the work area of the Rumah Tiga Health Center. Methods: This study used a cross-sectional design with a total sample of 954 children under five. Result: the prevalence of stunting in children under five is 17.9 percent. The Body Mass Index of toddlers with a below-normal category is 4.82 percent. Conclusion: Toddlers who experience stunting occur at the age of 1-3 years and are dominated by males. Toddlers who have a body mass index below normal are also at the age of 1-3 years and are male.
Tingkat Depresi dan Ansietas Pada Usia Produktif Aldo Evan Wijaya; Elpira Asmin; Lidya B.E. Saptenno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v12i1.916

Abstract

The most influential mental disorders are depression and anxiety disorders (anxiety), a major cause of the world's disease burden. The pandemic caused a 27.6% increase in cases of major depressive disorder and a 25.6% increase in cases of anxiety disorders globally. This study aims to find or screen the level of depression and anxiety of productive age. This research method is a descriptive cross-sectional approach by presenting data as a table frequency distribution. The sample in this study used an accidental sampling technique of 27 respondents. The results showed that 25.9% of respondents had mild depression, 14.8% had moderate depression, and the rest were normal. The level of anxiety shows that 11.1% of respondents experience very severe anxiety, 18.5% are in the normal category, and the rest are distributed in the mild to severe anxiety category. In early adulthood, there were 57.1% who experienced depression. The same thing at the age of the early adult respondents was found to experience mild to severe anxiety. It can be concluded that the depression levels of men and women have almost the same percentage. However, the level of mild to very severe anxiety is more experienced by women
Pelayanan kesehatan di wilayah terpencil Buru Selatan, Maluku Asmin, Elpira; Tahitu, Ritha; Yunita, Melda; Mainase, Josepina; Hataul, Is Asma’ul Haq; Mus, Rosdiana; Ramla, Razita; Nahumarury, Salmin; Hasibuan, Andrian Bayo Arif; Metekohy, Meilani
Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi Vol 7, No 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/pade.v7i1.2389

Abstract

The prevalence of non-communicable diseases in South Buru Regency is in the high category in the Maluku Province. Based on the 2018 Riskesdas data, the prevalence of non-communicable diseases in South Buru that have been diagnosed by doctors are diabetes mellitus (0.09%), heart disease (2.07%), hypertension (24.46%), stroke (9.2%) and joint disease (7.15%). The prevalence data for DM is 0.09% of the 382 residents examined, higher than Ambon City 1.93% of the 3,329 residents. Another thing that was found was that only 0.95% had ever been diagnosed with hypertension by a doctor in South Buru Regency. This community service activity aims to conduct screening as an initial step in early case detection and patient education. This activity was carried out in Waesama District, South Buru Regency. The activities in the form of health checks include anthropometric measurements, blood pressure, blood sugar levels and cholesterol. The results of the examination activities obtained that most participants had hypertension, almost half of the participants had high cholesterol. The conclusion was that many new cases of hypertension and cholesterol were found. Participants of the activity were given education during consultations with doctors and they were recommended to health facilities to check their health regularly.Keywords:  Hypertension, disease, health check
The Relationship Between Fruit and Vegetable Consumption with The Incidence of Anemia Among Adolescent Girls in Three High Schools In Central Maluku Mailera, Damara Herlis; Asmin, Elpira; Abbas, Mutmainnah; Tahitu, Ritha; Titaley, Christiana Rialine; Seimahuira, Theresia
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i2.1591

Abstract

Background: Anemia is a global health problem common in both developed and developing countries, often caused by nutritional deficiencies, including low intake of fruits and vegetables. Adolescent girls are particularly at risk due to monthly menstrual blood loss. Objective: This study aimed to analyze the relationship between fruit and vegetable consumption and the incidence of anemia among adolescent girls in three high schools in Central Maluku in 2024. Methods: This was a quantitative analytical study using a cross-sectional design. The population consisted of students from SMA Negeri 15, SMA Negeri 44, and SMA Negeri 48 Central Maluku. A total of 102 respondents were selected using a total sampling technique. Anemia status was measured using the Hemocue device, and data on fruit and vegetable consumption were collected using the Commcare application. Data analysis was performed using the Spearman test. Results: The prevalence of anemia among respondents was 36.3%. Meanwhile, 63.7% reported regularly consuming fruits and 55.9% regularly consumed vegetables. Conclusion: There was no statistically significant relationship between fruit (p = 0.504) and vegetable (p = 0.587) consumption and the incidence of anemia in adolescent girls in the selected Central Maluku high schools in 2024.
LALOSI (LANSIA KLINIK ONE STOP SERVICE) UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT TIDAK MENULAR LANSIA NUSA INDAH HUTUMURI Asmin, Elpira; Wulandari, Puput; Rahawarin, Haikal Eko F; Seimahuira, Theresia; Kailola, Nathalie; Tuharea, Mahusein
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25950

Abstract

Abstrak: Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang cenderung berlangsung lama dan merupakan hasil dari kombinasi faktor genetik, fisiologis, lingkungan, dan perilaku, kondisi ini sering dikaitkan dengan kelompok usia tua, namun bukti menunjukkan bahwa 17 juta kematian PTM terjadi sebelum usia 70 tahun. Dalam penanganan PTM di Negeri Hutumuri dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan sebagai salah satu usaha yang dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan lansia tentang penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia, kanker dan PPOK. Kegiatan Lansia Klinik One Stop Service (LALOSI) yang agendanya terdiri atas Aktivitas senam pagi, penyuluhan, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis dilakukan di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Kegiatan diikuti oleh kelompok Lansia Nusa Indah Hutumuri yang berjumlah 42 orang pada tanggal 18 Mei 2024. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya promotif dan preventif dalam mengendalikan penyakit tidak menular pada lansia. Kegiatan ini berjalan baik dengan partsipasi aktif para lansia dalam mengikuti kegiatan Lansia Klinik One Stop Service (LALOSI). Pada akhir kegiatan dilaksankan evaluasi berupa tanya jawab dan observasi, hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan. Sekitar 90% lansia mengetahui tentang penyakit tidak menular dan bersemangat untuk mengikuti kegiatan secara rutin pada jadwal berikutnya.Abstract: Non-communicable diseases (NCDs) are diseases that tend to last a long time and are the result of a combination of genetic, physiological, environmental, and behavioral factors, this condition is often associated with the elderly, but evidence shows that 17 million NCD deaths occur before the age of 70 years. In handling NCDs in Negeri Hutumuri, health education activities are carried out as one of the efforts made to increase the understanding and knowledge of the elderly about non-communicable diseases such as hypertension, diabetes mellitus, dyslipidemia, cancer and COPD. The Elderly One Stop Service Clinic (LALOSI) activity, whose agenda consists of morning exercise activities, education, health checks and free treatment, was carried out in Negeri Hutumuri, South Leitimur District, Ambon City, Maluku Province. The activity was attended by the Nusa Indah Hutumuri Elderly group totaling 42 people on May 18, 2024. This activity was carried out as a promotive and preventive effort in controlling non-communicable diseases in the elderly. This activity went well with the active participation of the elderly in participating in the Elderly One Stop Service Clinic (LALOSI) activities. At the end of the activity, an evaluation was carried out in the form of questions and answers and observations, the results showed an increase in knowledge. Around 90% of the elderly know about non-communicable diseases and are enthusiastic about participating in activities routinely on the next schedule. 
Psikoedukasi Peningkatan Motivasi Ibu Rumah Tangga dalam Upaya Meningkatkan Ekonomi Keluarga Latuheru, Grace; Asmin, Elpira; Yunita, Melda
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.933

Abstract

One factor that could help a family's economy is the significant number of housewives still in their prime working years. Housewives lack the bravery to launch their businesses due to their lack of entrepreneurship expertise and their continued lack of inventiveness in developing new products. Through instruction in fish floss production, this program aims to promote an interest in entrepreneurship while educating and inspiring participants about successful housewives. The approach involves the resource person delivering information to productive housewives to boost their motivation, followed by QA sessions and discussions. As a result of this program, participants gain an understanding of the challenges faced by housewives and different mental health disorders, develop a desire to be productive and cultivate an interest in entrepreneurship among housewives.ABSTRAKBanyaknya jumlah Ibu Rumah Tangga yang berada di usia produktif menjadi salah satu potensi yang dapat mendukung perekonomian sebuah keluarga. Adanya keterbatasan pengetahuan tentang berwirausaha serta daya kreativitas yang masih minim untuk menciptakan suatu produk yang baru, membuat Ibu Rumah Tangga tidak memiliki keberanian untuk memulai usahanya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan motivasi tentang ibu rumah tangga produktif dan menumbuhkan minat berwirausaha melalui pelatihan pembuatan abon ikan. Metode yang dilakukan adalah penyampaian materi guna meningkatkan motivasi ibu rumah tangga yang produktif oleh narasumber disertai dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil dari pengabdian ini adalah peserta memahami tentang masalah ibu rumah tangga dan berbagai permasalahan mental yang dihadapi, menumbuhkan minat untuk produktif serta menumbuhkan minat berwirausaha kepada Ibu Rumah Tangga.
Risk Factors Associated with Hypertension Among Adults Aged 19-64 Years in Ohoijang Watdek, Southeast Maluku Rahanra, Sartika Riry; Asmin, Elpira; Irwan; Kailola, Nathalie; Haq Hataul, Is Asma'ul
Sriwijaya Journal of Medicine Vol. 8 No. 2 (2025): Vol 8, No 2, 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32539/sjm.v8i2.334

Abstract

Hypertension is a serious condition that increases the risk of cardiovascular diseases such as coronary heart disease, heart failure, stroke, kidney failure, and other complications. This study aimed to identify risk factors associated with hypertension in the working area of the Ohoijang Watdek Public Health Center. A quantitative analytic method with a cross-sectional design was used. A total of 127 respondents aged 19–64 years, selected through convenience sampling, participated in the study. Univariate analysis described respondents' characteristics, and chi-square tests examined associations between variables. Most respondents had stage 1 hypertension (32.3%), were aged 36–45 (29.9%), female (59.1%), non-smokers (62.2%), non-alcohol consumers (73.2%), had type 1 obesity (26%), and engaged in moderate physical activity (35.4%). Significant associations were found between hypertension and age (p=0.001; r=0.402), family history (p=0.028; r=0.195), smoking (p=0.014; r=0.217), alcohol consumption (p=0.012; r=0.224), and physical activity (p=0.002; r=0.320). Gender (p=0.256) and nutritional status (p=0.440) showed no significant relationship. The study concludes that age, family history, smoking, alcohol consumption, and physical activity are significantly associated with hypertension, while gender and nutritional status are not.
Edukasi Pencegahan Digital Eye Strain dan Pemeriksaan Visus pada Remaja Imanuel Kilay, Levinus Thos; Ali Dabutar, Prezto Simon; Komul, Shiela; Fadila Maradjabessy, Nurul; Asmin, Elpira
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22839

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi digital yang pesat menyebabkan remaja semakin sering menggunakan perangkat elektronik, sehingga berisiko mengalami digital eye strain (DES) dan gangguan visus. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan DES serta mendeteksi dini gangguan penglihatan melalui pemeriksaan visus. Kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 2 Ambon pada tanggal 10 September 2025 dengan melibatkan 84 siswa berusia 14–17 tahun. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui presentasi interaktif, diskusi kelompok, dan pembagian leaflet, disertai pemeriksaan visus menggunakan Snellen chart. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai gejala, penyebab, serta langkah pencegahan DES, termasuk penerapan aturan 20-20-20 dan menjaga jarak pandang aman terhadap layar. Pemeriksaan visus menemukan 21 siswa mengalami penurunan ketajaman penglihatan, terutama kesulitan melihat jauh (miopia) yang sebelumnya tidak pernah diperiksakan ke fasilitas kesehatan. Edukasi yang dipadukan dengan pemeriksaan visus terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan kesadaran, tetapi juga mendeteksi kasus gangguan refraksi sejak dini. Kegiatan edukasi kesehatan mata berbasis tatap muka yang disertai pemeriksaan visus merupakan strategi komprehensif untuk mencegah dampak jangka panjang penggunaan perangkat digital pada remaja. Peran sekolah dan orang tua sangat penting dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan, mengawasi penggunaan gadget, serta mendorong pemeriksaan mata lanjutan ke fasilitas kesehatan. Kata Kunci: Digital Eye Strain, Pemeriksaan Visus, Edukasi, Remaja  ABSTRACT The rapid development of digital technology has led teenagers to use electronic devices more frequently, increasing the risk of digital eye strain (DES) and visual disturbances. This study aims to enhance adolescents’ knowledge about DES prevention and to enable early detection of visual impairments through vision screening. The activity was conducted at SMK Negeri 2 Ambon on September 10, 2025, involving 84 students aged 14–17 years. The methods included health education through interactive presentations, group discussions, and leaflet distribution, combined with vision screening using a Snellen chart. The results showed an improvement in students understanding of the symptoms, causes, and preventive measures of DES, including the application of the 20-20-20 rule and maintaining a safe viewing distance from screens. Vision screening revealed that 21 students experienced decreased visual acuity, particularly difficulty seeing at a distance (myopia), which had not previously been examined at health facilities. Health education combined with vision screening proved effective not only in raising awareness but also in detecting refractive disorders at an early stage. In conclusion, face-to-face eye health education accompanied by vision screening is a comprehensive strategy to prevent the long-term impacts of digital device use among adolescents. The role of schools and parents is crucial in following up the screening results, supervising gadget use, and encouraging further eye examinations at healthcare facilities. Keywords: Digital Eye Strain, Visual Acuity Examination, Education, Adolescents
Co-Authors , Ricky N.D.C Ratu Abbas, Mutmainnah Abdullah, Mujahidah Rofifah Agung Sutiono Pontoh Aldo Evan Wijaya Alessandra F. Saija Ali Dabutar, Prezto Simon Amanda Gracia Manuputty Amanupunjjo, Graily Andris Noya Anugrah P.M.D. Kamoda Ardianto, Anggih Cipta Ariel Sousii Makasale Arif Anwar Armando Salulinggi Asni Asni Astina Astina ASTUTI, EKA Astuty, Eka Awan, Razana Ayu Betzia Mangosa AYU LESTARI Ayu, Rizki Bandjar, Fitri Kadarsih Bandjar, Fitri Kardasih Bension, Johan Bertha J. Que Bertha Jean Que Bugis, Riansyah Bunga, Yeheskiel Holoaino Christiana R Titaley Christiana R Titaley Christiana R. Titaley Christiana Rialine Titaley de Lima, Filda V.I. de Lima, Filda Vionita Irene Della Agustin Dewi Aryanti M. Rusdin Dicky Julistyo Payung Djoko, Sri Wahyuni Djuhastidar Tando, Yudhie Dominique Mayliana Lewedalu Dylan Tamalsir Eka Astuti Eka Astuty Eka Astuty Elisa Melinia Ericka Mohty Septania Sely Erlin Kiriwenno Erlin Kiriwenno Esmeraldine, Genevieva Fadila Maradjabessy, Nurul Farah Christina Noya Filda de Lima Genevieva E. Tanihatu Gofu, Neils Grace Latuheru Halidah Rahawarin Halidah Rahawarin Haq Hataul, Is Asma'ul Haryana, Iman Hasibuan, Andrian Bayo Arif Hataul, Is Asma’ul Haq Hetharie, Yitkel Hursepunny, Valentine Husein, Anggun Lestari Hutagalung, Johan B. Ikbar Adreansyah Imanuel Kilay, Levinus Thos Indrawanti Kusadhiani Intania Riska Putrie, Intania Riska Irwan Irwan Irwan Jekris Ens Luturmas Johan B. Hutagalung Johan Bension Johan Bension Hutagalung Josepina Mainase Josepina Mainase Josepina Mainase Joshua Jonatan Gonidjaya Juniler Rumahloine Kailola, Nathalie Kailola, Nathalie E Komul, Shiela Latuconsina, Vina Z Latuheru, Grace Latumanase, Jossy Emillio Junior Leatemia, Vanessa Leunupun, Delsony Gerson Lidya B. E. Saptenno Lidya Saptenno Lidya Saptenno Maghfiqih Rizqi Tri Fitrianto Mahusein Tuharea Mailera, Damara Herlis Mailoa, Joice Mainase, Josepina Malakauseya, Maxwell Landri Vers Malawat, Healdatia R. Maria Nindatu Maskat, Samsyah Rony Meilisa Meita Kusdianto Melda Yunita Metekohy, Meilani Mira Juanita Mira Juanita Mufidah Mufidah Muhammad Zaid Wakano Mujahidah Rofifah Abdullah Muliati Muliati Mus, Rosdiana Mutmainnah Abbas Nahumarury, Salmin Nathalie E Kailola Nathalie E. Kailola Nathalie Kailola Noija, Stazia Noya, Farah C Nurdin, Muhammad Akbar Nurdin, Sukmawati Octovina Toressy Octovina Toressy Oei, Marcietta Ohiwal, Morgan Pangestu, Juan Felix Pati, Diva Diah Pattiasina, Jurgen A Pelupessy, Thesia Pormes, Debora Rachmawati Dwi Agustin Rahanra, Sartika Riry Rahawarin, Haikal Eko F Rahawarin, Halidah Rahmadani, Gita Ramla, Razita Resnawaldi, Arlen Roni, Syamsah Safran, Raihan Alfisahrin Samsyah Rony Maskat Santi Aprilian Lestaluhu Sapteno, Lidya Sara, Liyani S. Sari Kistiana Sasminiarti Seimahuira, Theresia Sella Nadilla Shania Fanty Anggrek Siahaya, Presli Glovrig Simanjuntak, Agnice Soumena, Rifah Zafarani Suay Anabella Wattimena Sukmawati, Sukmawati Sukmawaty, Eka Sulfiana Sulfiana SULFIANA, SULFIANA Sulfiani, Sulfiani Syamsah Roni Tahitu, Ritha Tamalsir, Dylan Tanamal, Rita Tando, Yudhie D. Taufik Zuneldi Thesia Eflien Pelupessy Thesia Pelupessy Titaley, Christiana R. Titaley, Christiana Rialine Titin Agustina Titin Agustina Tobing, Rezki Toding Allo Tuharea, Mahusein van Affelen, Zadrach Vebiyanti Tentua Vebiyanti Tentua Vina Z. Latuconsina Wael, Bela M. Warella, Juen Carla Widya Putri Ramadhani Wulandari, Puput Yanti Pesurnay Zawawi, Wa Ode Meutya Zuneldi, Taufik