Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT EKONOMI SESEORANG DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS KALIWUNGU KECAMATAN KALIWUNGU KABUPATEN KUDUS Nur Setyawati Anjayani; dewi hartinah; nasriyah nasriyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan hasil survey kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun 2001 TB menduduki rangking ketiga sebagai penyebab kematian (9,4% dari total kematian) setelah penyakit sistem sirkulasi dan sistem pernafasan. Hasil survey prevalensi tuberkolusis di Indonesia tahun 2004 menunjukkan bahwa angka prevalensi tuberculosis Basil Tahan Asam (BTA) positif secara nasional 110 per 100.000 penduduk. Adapun data pasien TB di puskesmas kaliwungu kecamatan kaliwungu kabupaten kudus adalah sebagai berikut : jumlah pasien TB di puskesmas kaliwungu tersebut sebanyak 32.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat ekonomi seseorang dengan kejadian tuberculosis paru di puskesmas kaliwungu kecamatan kaliwungu kabupaten kudus. Untuk mengetahui tingkat ekonomi seseorang dengan TB paru di puskesmas kaliwungu, untuk mengetahui kejadian penderita tuberkulosis di puskesmas kaliwungu dan untuk menganalisis hubungan tingkat ekonomi seseorang dengan kejadian tuberkulosis paru di puskesmas kaliwungu.Metode : Penelitian ini merupakan  Diskriptif Analitik.Populasi : pPopulasi dalam penelitian ini adalah pasien TB yang berjumlah sebanyak 32 orang, didapatkan sampel 10 orang yang terkena TB paru.Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan nilai kendall”s tau_b r hitung (0,395) r  tabel (0,349) df : 32 dengan tarif signifikansi 95% dan p value sebesar 0,022 dibawah 0,449. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara tingkat ekonomi seseorang dengan kejadian tuberkolusis paru dipuskesmas kaliwungu kecamatan kaliwungu kabupaten kudus. Adapun hubungan tersebut adalah lemah karena Correlation Coefifcient 0,412 dibawah 0,505.Kesimpulan : Ada hubungan tingkat ekonomi seseorang dengan kejadian Tuberkulosis paru di puskesmas kaliwungu kecamatan kaliwungu kabupaten kudus.
STUDI DESKRIPTIF POLA NUTRISI BALITA PENGUNJUNG POSYANDU I DI DESA DASUN Rt 02 Rw01 KECAMATAN LASEM KABUPATEN REMBANG Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Status gizi kurang bahkan buruk merupakan kondisi ekstrim dari kekurangan nutrisi pada tubuh manusia. Gizi kurang atau buruk selalu berada di tengah-tengah populasi manusia andai kata upaya pencegahan tidak memadai. Observasi awal yang dilakukan penulis terhadap balita di desa dusun RT 02 RW 01 kecamatan Lasem kabupaten Rembang 30 balita yang tertulis di KMS. Ditemui 10 Balita menunjukkan Kurva KMS berwarna kuning dan 13 balita menunjukkan warna hijau muda dan 7 balita menunjukkan warna hijau tua. Berdasarkan data hasil observasi awal, peneliti tertarik untuk melihat pola nutrisi balita dengan mengambil judul: “Studi diskriptif Pola Nutrisi Balita Pengunjung Posyandu I di Desa Dasun RT 02 RW 01 Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang. Sukarmin, Rizka HimawanTujuan : Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pola nutrisi balita pengunjung Posyandu I di desa dasun Rt 02 Rw 01 kecamatan Lasem kabupaten Rembang serta pola nutrisi balita pengunjung posyandu 1di desa dasun RT 02 RW 01 Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang menurut frekuensi makan, jenis makanan,dan porsi makanMetode : Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif menggambarkan pola nutrisi balita pengunjung posyandu I dengan penghitungan mean, median, dan modusHasil : Hasil penghitungan pola nutrisi Balita Pengunjung Posyandu I di Desa Dasun RT 02 RW 01 Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang menurut frekuensi makan pengunjung  adalah baik dengan jumlah 24 orang (80,0%), menurut jenis makanan pengunjung adalah kurang baik dengan jumlah 17 orang (56,7%), sedangkan untuk menurut porsi makan pengunjung adalah kurang baik dengan jumlah 18 orang (60,0%)  Kesimpulan :Pola Nutrisi Balita Pengunjung Posyandu I di Desa Dasun RT 02 RW 01 Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang adalah kurang baik (56,7%)
HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE (DAERAH KEMALUAN) DENGAN TINGKAT INFEKSI PADA AKSEPTOR KB IUD PASCA PEMASANGAN 6 BULAN – 5 TAHUN DI KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : IUD merupakan alat kontrasepsi yang terbuat dari  bahan plastik yang    halus  berbentuk  spiral  atau  berbentuk  lain  yang  dipasang  di  dalam  rahim. IUD mempunyai efektivitas tinggi. Sangat efektif 0,6-0,8 kehamilan per 100 perempuan dalam 1 tahun pertama, akan tetapi IUD juga dapat mengakibatkan infeksi jika personal hygiene di daerah  kemaluan  yang  dilakukan  pemakainya  tidak  baik.  Tujuan  penelitian  ini  untuk mengetahui  hubungan  antara  personal hygiene  (daerah kemaluan)  dengan  tingkat  infeksi pada  akseptor  KB  IUD  pasca  pemasangan  6  bulan –  5  tahun  di  Kecamatan  Jekulo Kabupaten Kudus tahun 2012.Metode  Penelitian  : Jenis  penelitian  adalah  analitik  korelasi  dengan  pendekatan  waktu cross  sectional.  Data  yang  dikumpulkan  adalah  data  primer  dan  sekunder.  Sampel  dalam penelitian  ini  adalah  47  orang  dari  populasi dengan  teknik  total  sampling.  Analisa  data yang digunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji statistik kendall tau. Hasil Penelitian : Responden yang memiliki personal hygiene kurang sebanyak 18 (38,3%) dan  responden  yang  mengalami  infeksi  berat  sebanyak  20  (42,6%).  Hasil  uji  statistik kendall tau,  diperoleh  ada  hubungan  antara  personal  hygiene  (daerah  kemaluan)  dengan tingkat infeksi pada akseptor KB IUD pasca pemasangan 6 bulan – 5 tahun di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus (p value : 0,001 0,05) dengan nilai kendall tau 0,731. Kekuatan hubungannya adalah kuat. Kesimpulan : Ada  hubungan  antara  personal hygiene  (daerah  kemaluan)  dengan  tingkat infeksi pada akseptor KB IUD pasca pemasangan 6 bulan – 5 tahun di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Saran  : Menyarankan  ibu  selalu  menjaga  kebersihan  dan  meningkatkan  kesehatan  agar mengurangi resiko terkena infeksi setelah melakukan pemasangan IUD.
HUBUNGAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI MA MA’AHID KUDUS Iswatun Iswa Qasanah; Dewi Hartinah; Sofia Nur Halisa
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 9, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v9i1.2228

Abstract

Masalah yang perlu menjadi perhatian khusus karena obesitas dan overweight pada penduduk remaja 16-19 tahun terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Overweight dan obesitas adalah resiko terbesar penyebab kematian global. Sekitar 3,4juta remaja meninggal setiap tahunnya karena kedua hal tesebut (WHO,2014). Mengetahui hubungan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian obesitas di MA Ma’ahid Kudus. Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan waktu cross sectional. Besar sampel 52responden dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen yang digunakan dengan lembar kuesioner dan observasi. Analisis data uji statistik Spearman Rho. Mayoritas konsumsi makanan cepat saji adalah sering sebanyak 19 orang (36,5%) dan dan gizi normal sebanyak 21 orang (61,5%). Hasil uji Spearman Rho menunjukkan bahwa ada hubungan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian obesitas (p value = 0,018). 
MENTAL STATUS , ABILITIES MOBILIZATION AND THE RISK OF FALLS IN THE ELDERLY WITH HYPERTENSION; A CORRELATIVE STUDY Fina Oktafiani; Dewi Hartinah; Ashri Maulida Rahmawati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.2807

Abstract

Hypertension, or high blood pressure, is a vascular disorder that hampers oxygen and nutrient supply to body tissues. Elderly individuals are prone to hypertension due to physical and psychological changes, increasing their risk of falls. Falls can significantly impact cognitive function and mobility. This study analyzes the correlation between mental status, mobility, and fall risk among elderly hypertensive individuals in Tanjungrejo Village. This cross-sectional correlation study involved 64 randomly selected participants from Tanjungrejo Village in November 2024. Mini Mental State Exam (MMSE), Elderly Mobility Scale (EMS), and Berg Balance Scale (BBS) assessed mental status, mobility, and fall risk, respectively. Spearman Rank test analyzed the data.Results showed: most elderly hypertensive individuals (45.3%) had probable cognitive impairment. Majority (57.8%) demonstrated independent mobility. Most participants (57.8%) had moderate fall riskA significant correlation exists between mental status, mobility, and fall risk among elderly hypertensive individuals in Tanjungrejo Village, Jekulo Subdistrict, Kudus Regency (p-value  0.05).
HUBUNGAN DURASI HEMODIALISA DENGAN TEKANAN DARAH PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RUANG HEMODIALISASI RSI PATI Luluk Ulya; Puji Krisbiantoro; Dewi Hartinah; Sri Karyati; Widaningsih Widaningsih
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 5, No 1 (2020): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v5i1.938

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal adalah seseorang yang fungsi ginjalnya kehilangan kemampuan untuk mempertahankan volume dan komposisi cairan tubuh. Pasien dengan gagal ginjal tahap akhir akan dapat menjadi sampai kehidupan normal apabila mendapatkan terapi khusus yang disebut dengan hemodialisis. Tindakan hemodialisa saat ini mengalami perkembangan yang cukup pesat, namun masih banyak penderita mengalami masalah medis saat menjalani hemodialisa. Komplikasi yang sering terjadi pada penderita yang menjalani hemodialisa adalah gangguan hemodinamik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi hemodialisa dengan tekanan darah pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisasi RSI Pati. Metode: Jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 42 responden dengan menggunakan teknik sampling berupa total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah spearman rank. Hasil: Hasil penelitian didapatkan durasi hemodialisa sebagian besar adalah pendek yaitu sebanyak 33 (78,6%) responden, sedangkan tekanan darah responden sebagian besar adalah hipertensi yaitu sebanyak 35 (83,3%) responden. Berdasarkan uji spearman rank diperoleh nilai p value = 0,624 dengan α = 0,05. Diketahui bahwa p value α maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan durasi hemodialisa dengan tekanan darah pasien Gagal Ginjal Kronik. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan durasi hemodialisa dengan tekanan darah pasien Gagal Ginjal Kronik di Ruang Hemodialisasi RSI Pati.
HUBUNGAN POLA SUPERVISI DENGAN TINGKAT KELENGKAPAN PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN OLEH PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSI PATI Hastoro Hastoro; Ulil Ni’am; Dewi Hartinah; Muhammad Purnomo; Tutuk Wizariah
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 6, No 2 (2021): Indonesia Jurnal Perawat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v6i2.943

Abstract

Latar Belakang : Pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan salah satu bentuk kegiatan yang menggambarkan mutu asuhan keperawatan, perawat wajid membuat pedokumentasian asuhan keperawata sebagai aspek legal yang memberikan jaminan pemberian asuhan bagia pasien. Dalam peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit yang salah satunya adalah pemberian asuhan keperawatan makaperlu adanya kegiatan supervise yang dilakukan oleh supervisor.  Tujuan : Mengetahui hubungan pola supervisi dengan tingkat kelengkapan  pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat.   Metode: Jenis penelitian ini adalah kolerasional  dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 52. Uji analisis yang digunakan adalah dengan uji korelasi Spearman. Hasil : dari analisis statistic yang dilakukan didapatkan bahwa nilai p value adalah 0,000 dan nilai r adalah 0,469.  Kesimpulan : Ada hubungan pola supervisi dengan tingkat kelengkapan  pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat di ruang rawat inap RSI Pati, dengan kekuatan hubungan sedang dan arah hubungan positif artinya semakin baik pola supervisi maka  tingkat pendokumentasian asuhan keperawatan oleh perawat akan semakin baik
COGNITIVE IMPAIRMENT AND ACTIVITY DAILY LIVING IN THE ELDERLY Mohammad Andhika Setyawan; Dewi Hartinah; Ashri Maulida Rahmawati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.2651

Abstract

Cognitive decline is common in the elderly, caused by natural brain aging and other factors such as lack of mental and social stimulation, and chronic diseases such as hypertension and diabetes. As a result, elderly people with cognitive impairment often experience decreased independence in daily living activities , quality of life, thus increasing the need for care and support from family and health workers . This research aims analyze the relationship cognitive impairment with activitiy daily living for the elderly in village A. The study used a cross-sectional method. The research sample of 62 respondents was selected through the Random Sampling technique. The activity daily living questionnaire used the Barthel Index and the cognitive impairment questionnaire used the Mini Mental State Exam (MMSE) which was valid and reliable. Data analysis used the Spearman Rank test. The results of the study showed Cognitive disorders in the elderly in Village A were mostly probable cognitive disorders, amounting to 28 respondents (45.2%). Daily living activities in the elderly are mostly dependent on 34 respondents (54.8%). There is a relationship between cognitive disorders and daily living activities in Village A because the p-value is 0.001 (a = 0.05) with a correlation coefficient value (0.443), meaning that the better the cognitive disorder, the lower the dependency on daily living activities. 
PENGARUH BRAIN GYM TERHADAP FUNGSI KOGNITIF LANSIA Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Dewi Hartinah; Tri Suwarto; Herlina Julia Rahmawati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 8, No 1 (2023): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v8i1.1967

Abstract

AbstrakProses menua yang terjadi selama hidup seseorang merupakan hal yang sangat wajar di alami orang yang di karuniai umur panjangs. Menurut World Health Organitation (WHO), jumlah lansia didunia semakin meningkat di beberapa negara seperti Cina 22,0 %, India 24,2 %, Thailand 33,7 %, dan Indonesia 44,0 %. Penduduk lanjut usia diIndonesia 2008 adalah 21,2 juta orang adapun harapan hidup 66,8 tahun. Tahun 2010 sebesar 24 juta dengan usia harapan hidupnya 67,4 tahun dan pada tahun 2020 jumlah lansia diperkirakan 28.8 juta orang dengan usiaharapan hidup 71,7 tahun. Proses penuaan terjadi pada sel-sel otak. Hal ini menyebabkan proses berpikir melambat, kesulitan berkonsentrasi, kemampuan daya ingat turun dan fungsi kognitif menurun. Salah satu cara menjaga fungsi kognitif pada lansia adalah dengan cara merangsang otak dengan Brain Gym. Jenis penelitian kuantitatifyang  menggunakan metode eksperimen dan jenis rancangan quasy experiment pre-test dan post-test control group. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah total sampling. Dengan jumlah sampel 30 responden lansia di posyandu lansia desa jojo mejobo kudus. Analisis data di lakukan dengan menggunakan uji t berpasangans. Hasil menunjukkan nilai p sebesar 0,000 ( 0,05) diartikan secara statistik terdapat pengaruh brain gym terhadap fungsi kognitif pada lansia pada kelompok intervensi. Pada kelompok kontrol p 0,061 ( 0.05) artinya bahwa tidak ada ‘pengaruh yang signifikan terhadap fungsi kognitif pada lansia.
HUBUNGAN FREKUENSI HEMODIALISA DENGAN PERUBAHAN CITRA TUBUH PADA PASIEN HEMODIALISA DI RS ISLAM ARAFAH REMBANG Umi Faridah; Dewi Hartinah; Nor Himawati
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 6, No 1 (2021): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v6i1.731

Abstract

HUBUNGAN FREKUENSI HEMODIALISA DENGAN PERUBAHAN CITRA TUBUH PADA PASIEN  HEMODIALISA DI RS ISLAM ARAFAH REMBANGAbstrakLatar Belakang : Menurut World Health Organization (WHO,2008) melaporkan bahwa lebih dari 500 juta orang yang menderita gagal ginjal kronik dan yang bergantung pada hemodialisis sebanyak 1,5 juta orang. WHO memperkirakan di indonesia akan terjadi peningkatan penderita gagal ginjal pada tahun 1995 -2025 sebesar 41,4 %. Menurut data Dinas Kesehatan Jawa Tengah jumlah penderita CKD di jawa tengah tahun 2004 rata – rata 169,54 kasus. Berdasarkan profil kesehatan di kabupaten Rembang melalui data yang diperoleh dari RSI Arafah Rembang , pada arsip Rekam Medik bulan Januari 2016 – Desember 2016 sebanyak 1277 treatment hemodialisa  . Januari 2017 -  Desember 2017 sebanyak 2017 treatment hemodialisa  kenaikan treatment dalam 1 tahun sebanyak 740 treatment. Metode penelitian : Jenis dalam penelitian ini adalah analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 36 orang dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 33 orang dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisa dalam penelitian ini menggunakan univariat dan bivariat. Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji rank spearman. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar frekuensi hemodialisa pendek sebanyak 16 orang (48.5%), frekeunsi hemodialisa sedang sebanyak 7 orang (21.2%) dan frekuensi hemodialisa lama sebanyak 10 orang (30.3%), sebagian besar citra tubuh responden positif sebanyak 22 orang (66.7%) dan citra tubuh responden negatif sebanyak 11 orang (33.3%). Kesimpulan : Ada Hubungan antara frekuensi hemodialisa dengan perubahan citra tubuh pada pasien hemodialisa di Rumah Sakit Islam Arafah Rembang dengan nilai p value sebesar 0.009 (0.05). Kata Kunci : Frekuensi Hemodialisa dan Perubahan citra tubuh
Co-Authors Abdul Mannan, Siti Sofiyah Afifah, Siti Nur Agung Prihandono Ali Solikin Amalia Rahmawati Andriani, Diah Anik Wiyarni Anjani, Anisa Ayu Annisah, Yuni Anny Rosiana Anny Rosiana M Anny Rosiana Masithoh anny Rosiana Masitoh Arief Adi Saputro Asmawati, Dwi Asna, Lutfi Yuhan Asrinie, Rina Aulia Chusna, Arda Auliya, Arida Aziz, Muhammad Nur Blacius Dedi David reveindra Afif permana David Rivaindra Afif Permana Deni Ristiawan Desi Ayu Natalia Dewi Nuraini Dhita Wulan Prabandari Diah Andriani Diah Andriani Kusumastuti Diah Fatmawati, Diah Dian Heni Susanti Diana Tri Lestari Dika Anggara Putra Dika Anggara Putra Djauhar Arif Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi Diadara Edi Wibowo Edi Wibowo Suwandi Edi Wibowo Suwandi Edy Soesanto Edy Soesanto Eko Winarto Emi Catur Cahyani Eswanti, Noor Evita Dian Lestari Faressya, Dessinnta Farida, Naimatul Fauziyah, Aulia Faza Ilya Fella Hanna Arsyitha Fina Oktafiani Fitriana Kartikasari Hasriyani Hasriyani Hastoro D Hastoro Hastoro henny Siswanti Heny Siswanti Herlina Julia Rahmawati Holyness Nurdin Singadimedja Ida Ayu Putu Sri Widnyani ika tristanti Ika Widyawati Ilham Syarochman Putra Ilyana Sari indah ayu sundari Iswatun Iswa Qasanah Iswatun Qasanah Iswatun Qasanah Iwan Sulis Setiawan Jelita, Monica Artha Junariah Junariah Kanza Putri Khamid Khanafi Kharisma Aprilita Rosyidah Kurdiningsih Kurdiningsih L, Nur Rochma Hestu Lasmini Lasmini, Lasmini Leonny Vega Maharani Luluk Nailil Fadilah Luluk Ulya Luluk yuliatin Mardiana, Sri Siska Masitoh, anny Rosiana Mohammad Andhika Setyawan Muhamad Jauhar Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muhammad Purnomo Muttaqim, M Nadya Asyh Selvya Naimatul Farida Nanang Prabowo Nasriyah - Nasriyah Nasriyah Nindiawaty, Nuning Noor Azizah Noor Chandiq Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Cholifah Noor Hidayah Nor Himawati Nuning Nindiawaty Nuning Nindiawaty Nur Rochma Hestu L Nur Setyawati Anjayani Nur Setyawati Anjayani Nurhefi Nurhefi Nurhefi, Nurhefi Paksi, Dewi Purwanti Kartika Eka permana, David reveindra Afif Permana, David Rivaindra Afif Permatasari, Inggit Dyah Prabandari, Dhita Wulan Prabowo, Nanang Puji Krisbiantoro Pusparatri, Edita Putra, Ilham Syarochman Putri, Aristya Vika Aprilia Putri, Dwi Dyah Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Ashri Maulida Rahmawati, Rahmawati Ramadin, Fariza Ainur Rina Asrinie Risa Wulandari Rita Dewi Sunarno Rizka Himawan Rokhani, Siti Rona Fahrida Rusnoto - rusnoto rusnoto Rusnoto, R S Sukarmin Sari, Sri Wulan Setiawan, Iwan Sulis Setyaningrum, Yuli Setyawan, Indra Bagus Shinta Dwi Kurnia Sigit Yuliardi Cahyo Siti Nur Afifah Siti Rokhani Sitta Hasanatin Sholihah Sofia Nur Halisa Solly Aryza Sri Karyati Suarmin Sukarmin Suciatun Suciatun Suciatun, Suciatun Sukarmin, S Susanti, Dian Heni Suwarto Suwarto Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Teguh Umbarsemi Teguh Umbarsemi TRI LESTARI, DIANA Tri Suwarto Tristanti, Ika Tutuk Wizariah Ulil Ni’am Ulil Ni’am Ni’am Umi Faridah Umi Faridah Widaningsih Widaningsih Widiawati, Endang Widiyaningsih Widiyaningsih Wigati, Atun Wiyarni, Anik Y Yulistyaningrum Yuli Susanti Yuli Susanti Yulisetyaningrum Yulistyaningrum, Y Yunita Rusidah Yusuf Ardiansyah Zumrotun Nisak, Ana Zunia Khairunnisa