Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Penyuluhan Penanggulangan Kebakaran Menggunakan Karung Goni/Handuk Basah Pada Siswa SMA Swasta Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar Seni, Wildan; Zahara, Hafni; Karma, Taufiq; Raisah, Putri; Idroes, Ghazi Mauer; Shofi, Shofi; Muksin, Muksin; Mirja, Mirja; Purnama, M. Risky; Jainury, Aldi; Diki, Diki; Irwana, Salman; Ifandi, Ilham; Jauna, Jauna; Sabri, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 10 (2024): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i10.1751

Abstract

Penyebab kebakaran selain karena faktor alam juga karena faktor manusia terutama kelalaian dan juga ketidaksiapan menghadapi kebakaran. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kejadian kebakaran pada Pesantren Babul Maghfirah Kabupaten Aceh Besar pada tanggal 25 Januari 2024 sehingga kegiatan penyuluhan ini sangat relevan dilaksanakan di SMA Swasta Babul Maghfirah yang merupakan bagian dari Pesantren tersebut. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa dan dosen prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Abulyatama Aceh dengan jumlah peserta sebanyak 185 orang. Metode yang di lakukan adalah dengan memberikan pretest dan posttest kemudian menganalisis data dari lembar jawaban tersebut apakah peserta yang mengikuti penyuluhan tersebut mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan atau tidak mengenai api, penyebab kebakaran dan cara penggunaan karung goni/handuk basah sebagai alat penanggulangan kebakaran. Sebelum diadakan kegiatan penyuluhan ini, para peserta kurang memahami tentang api dan kebakaran serta cara penanggulangannya. Kegiatan pelatihan ini dimulai dari pemaparan materi, praktek penggunaan karung goni/handuk basah untuk memadamkan kebakaran, dan terakhir adalah tanya jawab. Dari hasil penyuluhan terjadi peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah penyuluhan, diantaranya terjadi peningkatan pemahaman mengenai konsep segitiga api sebesar 63,3%, peningkatan pemahaman pengetahuan penyebab atau pemicu kebakaran sebesar 36,7%, dan pemahaman pengetahuan penggunaan karung goni/handuk basah sebagai alat penanggulangan kebakaran mengalami peningkatan sebesar 53,3%. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi semua peserta yang hadir karena ini merupakan bentuk edukasi tentang kejadian kebakaran yang memang pernah dialami Pesantren tersebut.
MENEMUKAN KEMBALI SPIRIT KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB: TIMBANGAN NALAR PHILOSOPHIA PERENNIS Sabri, Muhammad
Jurnal Pembumian Pancasila Vol 1 No 1 (2021): Refleksi dan Rekonstruksi Kelahiran Pancasila 1 Juni dalam Menjawab Komplek Perma
Publisher : Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pembumian Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di sebilah pagi cerah. Sekumpulan burung gereja bermain di trotoar. Bayangan pepohonan rindang rebah di rerumputan. Di Istana Negara, di langit cerah, Presiden Sukarno—di hadapan kader-kader Pancasila—pada 5 Juli 1958 memberi “Kursus Pancasila” dan mengurai secara mendalam “Perikemanusiaan dan Pancasila.” Sukarno mendaku, “Menschlichtkeit, kemanusiaan itu memang dari dulu ada. Rasa perikemanusiaan adalah hasil daripada pertumbuhan rohani, hasil daripada pertumbuhan kebudayaan, hasil daripada alam tingkat rendah ke taraf yang lebih tinggi. Perikemanusiaan adalah hasil daripada evolusi di dalam kalbunya manusia.”(sukarno, 1958). Pada saat yang sama, Mohammad Hatta dan Ki Hajar Dewantara, membentangkan semesta pemikiran mereka perihal kemanusiaan universal, yang jiwa, yang raga, keadaban, dan keadilan yang niscaya hadir dalam detak jantung sejarah kemanusiaan amat panjang. Berikut ini akan ditelaah lebih dalam, fundamental idea pikiran genial para pendiri negara, khususnya perihal “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” menyusul gelombang globalisasi yang kini menghantam setiap sendi kemanusiaan kita yang autentik.
Pengaruh Pembagian Kerja, Etos Kerja dan Pengawasan terhadap Kinerja Pegawai Dinas Sosial Kota Kendari Sabri, Muhammad; Abbas, Bakhtiar; Asraf, Asraf
JURNAL MANAJEMEN & ORGANISASI REVIEW (MANOR) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Organisasi Review (MANOR)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47354/mjo.v5i2.702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pembagian kerja, etos kerja dan pengawasan terhadap kinerja pegawai Dinas Sosial Kota Kendari. Adapun penentuan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode sensus yaitu jumlah sampel diambil dari keseluruhan jumlah populasi sebanyak 40 pegawai. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan metode analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pembagian kerja, etos kerja dan pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Sosial Kota Kendari; Pembagian kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Sosial Kota Kendari; Etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Sosial Kota Kendari; dan Pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Sosial Kota Kendari.
INTERNALISASI DAN INSTITUSIONALISASI KEBIJAKAN EKONOMI PANCASILA Kian, Lia; Sabri, Muhammad
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Vol. 1 No. 1 (2021): VOLUME 1 ISSUE 1, APRIL 2021
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v1i1.23

Abstract

Eksistensi Ekonomi Pancasila sudah ada dengan Pancasila sebagai landasan idealnya dan UUD 1945 sebagai landasan konstitusionalnya dan juga terjabarkan dalam ketetapan MPR tentang politik ekonomi dalam demokrasi ekonomi.  Untuk mewujudkan kebijakan ekonomi Pancasila diperlukan reformulasi kebijakan ekonomi Pancasila melalui Kementerian dan Lembaga yang diperuntukkan bagi Masyarakat, Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha.  Internalisasi dan Institusionalisasi kebijakan ekonomi adalah upaya untuk mengatasi permasalahan pembangunan karakter kebangsaan tentunya dapat diperkuat guna menangkal pengaruh dari luar  negeri maupun dari dalam negeri  di antaranya adalah globalisasi, radikalisme, intoleran, transnasional, transformasi budaya asing, kesenjangan ekonomi dan praktik-praktik monopoli. Pendekatan dalam tulisan ini dengan melihat Pancasila sebagai landasan falsafah, proses internalisasi dan Institusionalisasi dalam rumusan kebijakan ekonomi menjadi landasan berpikir dengan melihat dan mengkaji pemikiran Soekarno, Mohammad Hatta, Boediono dan Mubyarto. Ajaran Pancasila memiliki makna nilai-nilai dari setiap Sila Pancasila sebagai satu kesatuan yang utuh menjadi suatu sistem dalam bangunan kehidupan berbangsa, termasuk dalam hal ini untuk pengembangan kebijakan ekonomi Pancasila di Indonesia.
Freedom of Religion and Religious Relations (Construction of Sukarno's Thought) Salahuddin, Muhammad; Sabri, Muhammad
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Vol. 2 No. 2 (2022): VOLUME 2 ISSUE 2, OCTOBER 2022
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v2i2.119

Abstract

The question of religious connections is constantly linked to the concept of religious freedom, which is a basic human right. This understanding of religion and religiousity must be maintained in order to obtain a tolerance attitude among religious groups. This is essential in development because religion and God are vital to human activity. The principles of the Oneness of God in the Pancasila  s state foundation are the result of the   Indonesian national figures thought about the problems raised above. The final dialogue of the Indonesian nation's founding fathers is the oneness og God as the foundation of all other of Panscasila principles. This article further elaborates on Sukarno's concept of divinity by combining the concepts of perennial philosophy, systems theory, and paradigm shift, which are related to the context of religious life in Indonesia.
Pancasila sebagai Pilar dalam Mengatasi Cyberbullying Datu, Nurcholish Madjid; Kasnawi, M. Tahir; Muhammad, Rahmat; Sabri, Muhammad; Indrayanti, Nur
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Vol. 4 No. 2 (2024): VOLUME 4 ISSUE 2, OCTOBER 2024
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v4i2.529

Abstract

Penelitian ini menyoroti eskalasi cyberbullying sebagai akibat dari perkembangan teknologi dan internet, dengan penguatan nilai-nilai Pancasila dalam membentuk perilaku yang positif di era digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fenomena cyberbullying dan dampaknya serta penguatan nilai-nilai pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia dari perspektif Social Learning Theory sebagai langkah strategis untuk mencegahnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari jurnal-jurnal atau artikel-artikel yang relevan dengan penelitian ini. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini, ditemukan bahwa perilaku cyberbullying dapat dipengaruhi oleh observasi dan peniruan perilaku negatif yang diamati oleh individu di sekitarnya yang dapat menimbulkan dampak buruk seperti depresi, kecemasan, dan gangguan mental pada korban serta tingkat stres yang tinggi dan gangguan sosial pada pelaku. . Penerapan nilai-nilai Pancasila dapat membantu mengatasi dan mencegah cyberbullying dengan menciptakan lingkungan digital yang lebih ramah, menghargai perbedaan, dan memperlakukan setiap individu secara adil dan setara.
Revitalization of Kalosara Value as a Model of Conflict Resolution Based on Local Wisdom in Tolaki Wolasi Community Ikhsan, Muh; Alifuddin, Muh; Sabri, Muhammad; Sodiman, Sodiman; Danial, Danial
El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 8 No. 1 (2025): EL-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bp04wr46

Abstract

The ideological conflict that occurred between the Aoma and Ambesakoa communities can be managed creatively and wisely through Kalosara (a symbol of Tolaki customs that emphasizes unity). This is based on efforts to respect each other and maintain harmony based on Tolaki awareness, a culture rooted in the Kalosara concept. Previous research has widely reviewed Kalosara as a symbol of Tolaki customs. However, an in-depth study of its role as a step to resolve conflicts based on local wisdom has not been updated, so this study aims to analyze the revitalization of Kalosara values as a model for conflict resolution. The setting of this research is in Wolasi, South Konawe Regency, involving various informants including the South Konawe Regency government, the South Konawe Regency Ministry of Religion, customary observers, and the local community. The Participatory Action Research method was used to examine data in a participatory manner by researchers. The results of this study found that Kalosara is a conflict resolution model based on the local wisdom of the Wolasi community, Tolaki Tribe, which paves the way for consensus in the form of socio-cultural integration in society in a segregated atmosphere, with the value of medulu mepoko'aso (unity and oneness), ate pute penao moroha (sanctity and justice), and morini mbu'umbundi monapa mbu'u ndawaro (prosperity and welfare). Through this study, implications for conflict resolution based on local wisdom were obtained, including the stages of presenting Kalosara (a sacred symbol of peace), an oath or joint statement about the promise of peace, an attitude of accepting customary decisions, and reconciliation or parties in conflict.
SISTEM KEAMANAN PENGUNCIAN SEPEDA MOTOR DENGAN AUTENTIKASI WIFI SMARTPHONE Muhajirin, Muhajirin; Taufik; Arafah, Muhammad; Angriawan, Randy; Ilham; Pasnur; Maslihatin, Tatik; Halid, Agus; Sabri, Muhammad
JTRISTE Vol 12 No 1 (2025): JTRISTE
Publisher : STMIK KHARISMA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55645/jtriste.v12i1.612

Abstract

Motorcycle theft continues to rise in various regions, highlighting the need for more reliable security systems. Conventional protection methods, such as double locks or standard alarms, have proven to be vulnerable and insufficient. This research aims to design and implement a motorcycle security system based on WiFi MAC address authentication from the owner's smartphone. The system is built using the ESP8266 microcontroller, which scans nearby devices and matches their MAC addresses against a pre-registered list. If a match is found, the vehicle is allowed to start. In addition to authentication, the system is equipped with a vibration sensor to detect suspicious activity when the motorcycle is in an OFF state. Test results indicate that the system can effectively distinguish between authorized and unauthorized devices, and responds accurately and promptly under various test conditions
Relevansi Manajemen Madrasatul Ula dalam Penguatan Pendidikan Karakter: Analisis Historis dan Komparasi Praktik Modern Sabri, Muhammad
Jurnal Manajemen dan Budaya Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Budaya
Publisher : STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/manajemen.v5i2.1258

Abstract

The Indonesian education system needs a more holistic foundation and model of character education, centered on the instillation of values. This study aims to analyze in depth the relevance of Madrasatul Ula management in strengthening character education with three key questions: 1) How can the historical foundation of character education in the early Islamic period become a relevant prototype for modern education?, 2) What are the fundamental similarities and differences between this historical educational model and contemporary educational practices?, 3) How can modern challenges be addressed by reintegrating the principles of Madrasatul Ula? To answer these questions, the researcher collected data from various sources consisting of books, journal articles, dissertations, and scientific works related to Islamic education management, the history of Islamic education, and character education theory. The analysis process includes data reduction, grouping findings, and then interpreting the findings. To maintain the validity of the data, this study applies source triangulation. The results of this study found that strengthening character education in Indonesia can be successful if all stakeholders return to making Madrasatul Ula as a foundation, with management and pedagogy that exemplify the leadership of the Prophet Muhammad.
Habituation-Based Religious Character Education Grounded in Pancasila: Evidence from a Juvenile Correctional Setting in Indonesia Sulistijaningsih, Sri; Nurdin, Encep Syarief; Nurihsan, Juntika; Sabri, Muhammad
Pancasila: Jurnal Keindonesiaan Vol. 5 No. 2 (2025): VOLUME 5 ISSUE 2, OCTOBER 2025
Publisher : Badan Pembinaan Ideologi Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52738/pjk.v5i2.795

Abstract

The Reform Era of 1998, followed by rapid globalization and technological advancement, has profoundly affected the moral foundation of Indonesia’s younger generation. Data from the Indonesian Child Protection Commission (KPAI, 2022) show that West Java ranks highest in child protection cases, contributing to the increasing number of juvenile offenders at the Class II Juvenile Correctional Institution (LPKA) in Bandung, particularly in cases involving sexual misconduct. This situation demands a character development strategy that transcends administrative correction and focuses on moral and spiritual formation grounded in Pancasila, especially its first principle, Belief in the One and Only God. This study aims to design and evaluate a religious character development strategy using a habituation method implemented through supplementary classes. Employing a mixed-methods exploratory sequential design, the research began with qualitative data collection through observation, interviews, and document analysis, followed by quantitative analysis using pre-test and post-test data examined through the Wilcoxon Signed-Rank Test. The findings revealed that 29 out of 30 participants showed improved post-test scores, indicating significant positive changes in religious values, discipline, and spiritual awareness. These results confirm the effectiveness of the habituation-based strategy in fostering religious character and suggest that the model can be adopted by other juvenile correctional institutions to cultivate responsible, spiritually conscious youth with strong commitment to religious and national values.
Co-Authors Abbas, Bakhtiar Abdullah, Ilmi Adi Nugroho Susanto Putro Agus Halid, Agus Aidil Adha, Muhammad Alawiyah, Faizah Alifuddin, Muh ANGRIAWAN, RANDY Anshari, Lalu Mokh Reza Arba’i, Wahid Ariani, Sri Shanti Arifin, Suci Ramadhani Ariwathan, Mutahhari Arridina Susan Silitonga - Asraf, Asraf Azmi, Muhyidin Brilliant, Brilliant Danial - Datu, Nurcholish Madjid Devi Armita Diki, Diki Doris Sukma Encep Syarief Nurdin, Encep Syarief Erlita, Erlita Fadilla, Annisa Tria FAOZAN FAOZAN Firdaus , M. Hilmi Ghazi Mauer Idroes Gunadi, Putu Eka Hafni Zahara Halim Dwi Putra Harmonika, Sri Hatta, Hariadi Hidayat, Romi Hulyadi, Hulyadi Husaeri, Husaeri Ibrahim Ibrahim Ifandi, Ilham Ihsani, Nurul Ikhsan, Muh ILHAM Indrayanti, Nur Irsal Irsal Irwana, Salman Irwandi, Andi Ismail Suardi Wekke Jainury, Aldi Jauna, Jauna Jayadi, Ikbal Johari, Harry Irawan Joni Safaat Adiansyah Kasnawi, M. Tahir Kasriadi, Dedy Kian, Lia M. Muhali Madola, Nofri Mardiana, Lina Mardiana Marwiah, Marwiah Mas'ad, Mas'ad Mashun, Mashun Maslihatin, Tatik Masriany, Masriany Mirja, Mirja Mohamed, Dr.S.H.Sheik Muhajirin, Muhajirin Muhammad Arafah Muhammad Asy'ari Muhammad Ridwan Ridwan, Muhammad Ridwan Muhammad Salahuddin Najihah, Firqatun Novizal Wendry, Novizal Nurhayati Nurhayati Nurihsan, Achmad Juntika Nurussoleha, Nurussoleha Palahuddin, Palahuddin Pani, Rahmayatul Pasnur Purnama, M. Risky Putra, Halim Dwi Rabiatul Adawiyah Rahmat Muhammad, Rahmat Raisah, Putri Reymond Reflon F Gultom Riani, Rini Zakia Zulpa Rozana, Dira RR. Ella Evrita Hestiandari Sa'diah, Halimatus Saeful, Muhammad Safri, Edi Sam Hermansyah Samudra, Andi Sapri, Yohanes Sarwan, Sarwan Shofi, Shofi Sinamoi, Syamsuri Alpha Joshua Siti Musyahidah Sodiman Sodiman, Sodiman Suherman Sukma, Doris Sukuryadi, Sukuryadi Sulistijaningsih, Sri Sunardi - Sunardi Sunardi Supyan, Asri Suroso, Bekti Syamsiar, Syamsiar T, Syamsu Taufik Taufiq Karma Thoibatun, Siti Zulpina Wahyudi, Ihsan Wais, Abdul Wati, Jusrida Wildan Seni, Wildan Yahya, Fizian Zainul Arifin