p-Index From 2021 - 2026
5.559
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Seminar Nasional Lahan Suboptimal Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Journal Albion : Journal of English Literature, Language, and Culture Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science Abdi Masyarakat Sport, Pedagogik, Recreation and Technology : Jurnal Ilmu Pendidikan Jasmani Olahraga, Kesehatan dan Rekreasi (Sparta) Jurnal Patriot Siyasatuna Jurnal Ilmiyah Mahasiswa Siyasah Syariyyah SUPERMAT (JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA) Quantitative Economics and Management Studies Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Interdisciplinary Social Studies Jurnal Minfo Polgan (JMP) Edusoshum: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Humaniora EDULIA: English Education, Linguistic and Art Journal Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat TIMPALAJA: Architecture Student Journal Sovereign: International Journal of Law Jurnal Riset Fisika Indonesia SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik (JURRITEK) Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat INFINITY : UKI TORAJA JOURNAL OF INFORMATION TECHNOLOGY Jurnal Nusantara Berbakti Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Komputer dan Elektro Sains Jurnal INFOTEL Indonesian Journal of Community Empowerment Jurnal Intelek Insan Cendikia Journal Pesona Indonesia Jurnal Gizi Ilmiah Green Economics: International Journal of Islamic and Economic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Compliance Cost and Officer’s Supervision on MSME’s Tax Compliance Moderated by Tax System Modernization Sandi, Sandi; Trisnawati, Estralita
Interdisciplinary Social Studies Vol. 2 No. 7 (2023): Special Issue
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/iss.v2i7.412

Abstract

Background: One of the primary sources of revenue for the state is taxes. This money will be used by the government to pay for a range of costs, including as fuel subsidies, finance for national development, and other general government expenses. The state will be able to manage a tax-supported administrative infrastructure as a result. The official assessment system and the self-assessment system are the two different types of tax collection techniques. Aim: The researcher would like to analyze compliance cost and officer’s supervision on MSME’s tax compliance moderated by tax system modernization. Method: The design of this study utilizes a causal research design to empirically test the effect of tax compliance costs and supervision by tax officers regarding individual taxpayer compliance and use moderation variables of tax system modernization. The research approach is quantitative with an explanatory design. The data collection technique that researchers use is a survey with a questionnaire. Findings: Tax Compliance Cost (X1) has a negative and significant effect on Taxpayer Compliance (Y). Supervision from the Tax Officer (X2) has a positive and significant effect on Taxpayer Compliance (Y). Moderating Effect of Tax Expense Has a positive and insignificant effect on Taxpayer Compliance (Y). Moderating Effect Supervision from Tax Officers has a positive and significant effect on Taxpayer Compliance (Y). Tax Modernization (Z) has a positive and significant effect on Taxpayer Compliance (Y).
Implementation of the Smart Indonesia Program (PIP) at State Islamic Senior High School (MAN) 3 Balangan Berkatillah, Akhmad; Anjasmari, Ni Made Musiyani; Budiman, Arif; Sandi, Sandi
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4925

Abstract

The Indonesia Smart Program (PIP), as regulated in Minister of Education and Culture Regulation No. 10 of 2020, is a strategic government policy designed to address various challenges in the education sector, including the lack of socialization to parents, mistargeting of aid recipients, a still-centralized determination process, and limited supporting human resources. This study aims to examine the implementation of PIP and the factors influencing it at MAN 3 Balangan, Lampihong District, Balangan Regency, employing a descriptive qualitative approach with a purposive sampling technique involving 12 informants. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and then analyzed through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of PIP at MAN 3 Balangan has not been fully optimal, as indicated by weaknesses in actor interests, program benefits, determination structure, technical implementers, and inter-stakeholder coordination. Supporting factors include the availability of facilities, utilization of technology, well-organized administration, and adequate infrastructure, while inhibiting factors consist of limited information, restricted school authority, insufficient socialization, low participation, and uneven understanding among program managers. Therefore, it is recommended that the Ministry of Religious Affairs strengthen socialization, supervision, and coordination, while also encouraging active involvement of school principals, program managers, teachers, parents, and students to enhance the effectiveness of PIP implementation.
Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung Menjadi briket di Desa Bila, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone Aslam, ASlam; Sandi, Sandi; Justiarani, Justiarani; Musrika, Musrika; Riyadi, Riyadi; Asyraf, Asyraf; Fatir, Fatir; Masriani, Masriani; Salmianti, Salmianti
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1705

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Muhammadiyah Bone dilaksanakan selama 43 hari, dari 24 Juni hingga 4 September 2025 di Desa Bila, Kabupaten Bone. Salah satu kegiatan utama adalah sosialisasi pada 28 Agustus 2025 mengenai pemanfaatan limbah bonggol jagung untuk pembuatan briket. Kegiatan ini bertujuan mengatasi melimpahnya bonggol jagung sisa panen yang sering tidak dimanfaatkan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan untuk mengetahui ketersediaan bahan dan koordinasi dengan aparat desa serta masyarakat guna mendorong partisipasi. Proses pembuatan briket mencakup pengumpulan, pengeringan, pembakaran, pencampuran dengan perekat, pencetakan, dan pengeringan kembali. Hasilnya menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat melalui keterlibatan langsung dan kemauan memproduksi secara mandiri. Program ini meningkatkan kesadaran pengelolaan limbah, membuka peluang usaha, serta menghadirkan energi alternatif. Rencana tindak lanjut mencakup pembentukan kelompok usaha bersama, pendampingan teknis, dan pengembangan pemasaran lokal.
Komparasi Kinerja dan Toleransi Kesalahan antara Cloud dan Fog Computing dalam Aplikasi IoT Terdistribusi Achmad, Refi Riduan; Abil, Muhammad; Fadhilah, Muhammad Raihan; Sandi, Sandi
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15576

Abstract

Perkembangan Internet of Things (IoT) menuntut sistem komputasi yang mampu memproses data secara cepat dan andal. Komputasi awan (Cloud Computing) selama ini menjadi solusi utama dalam pengelolaan data IoT, namun arsitekturnya yang terpusat menyebabkan latensi tinggi dan ketergantungan pada jaringan. Untuk mengatasi hal tersebut, komputasi kabut (Fog Computing) dikembangkan dengan mendistribusikan proses lebih dekat ke sumber data. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dan toleransi kesalahan antara arsitektur Cloud Computing dan Fog Computing dalam lingkungan IoT terdistribusi. Pengujian dilakukan dengan mensimulasikan sistem publisher–broker–consumer menggunakan protokol MQTT di lingkungan Docker. Parameter yang diuji meliputi rata-rata latency, maksimum, minimum, jitter, serta toleransi kesalahan saat terjadi gangguan broker. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Fog Computing memiliki rata-rata latency sebesar 0.0019 detik, lebih rendah dibandingkan Cloud Computing sebesar 0.0022 detik. Namun, pada uji toleransi kesalahan, Cloud Computing menunjukkan stabilitas yang sedikit lebih tinggi dengan tingkat kehilangan pesan 55% dibanding Fog sebesar 56.67%. Temuan ini mengindikasikan bahwa Fog Computing lebih unggul untuk aplikasi IoT real-time karena latensi rendah dan pemulihan cepat, sedangkan Cloud lebih sesuai untuk pengolahan data berskala besar dan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya dapat memperluas pengujian terhadap parameter bandwidth dan konsumsi energi untuk mendapatkan gambaran performa sistem yang lebih komprehensif.
Tafsir Maudhu’i Sebagai Model Pembaca Tematik Al-Qur’an: Peluang Dan Tantangan Metodologis Sulfiadi Sulfiadi; Rukaeni Rukaeni; Sandi Sandi; Saat Bin Abi Wakas; M. Ilham Muchtar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tafsir maudhu’i merupakan salah satu pendekatan penafsiran Al-Qur’an yang berkembang pesat dalam kajian Islam kontemporer karena kemampuannya mengaitkan teks wahyu dengan problem sosial tematik. Pendekatan ini berupaya memahami Al-Qur’an melalui pengumpulan dan analisis seluruh ayat yang berkaitan dengan suatu tema tertentu sehingga menghasilkan pemahaman yang sistematis dan komprehensif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tafsir maudhu’i sebagai model pembacaan tematik Al-Qur’an dengan menyoroti peluang dan tantangan metodologis yang menyertainya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur klasik dan kontemporer tentang tafsir tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tafsir maudhu’i memiliki peluang besar dalam menjawab persoalan umat Islam kontemporer secara relevan, kontekstual, dan aplikatif. Namun demikian, pendekatan ini juga menghadapi tantangan berupa subjektivitas penentuan tema, potensi fragmentasi makna ayat, serta risiko reduksi pesan Al-Qur’an yang holistik apabila tidak dilakukan dengan kehati-hatian metodologis. Oleh karena itu, tafsir maudhu’i memerlukan kerangka epistemologis yang ketat agar tetap menjaga integritas makna Al-Qur’an
Pengaruh Pemberian Jus Nanas Mixture Madu Terhadap Penurunan Asam Urat di Wilayah Kerja Puskesmas Kaleroang Sandi, Sandi; Tahiruddin, Tahiruddin; Abadi, Ellyani
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v12i3.1613

Abstract

Asam urat merupakan salah satu gangguan kesehatan yang banyak dialami masyarakat, khususnya diderita oleh kelompok usia lanjut. Penelitian ini dilakukan dengan maksud menilai apakah pemberian jus nanas yang dipadukan dengan madu dapat memengaruhi penurunan tingkat asam urat pasien di area pelayanan Puskesmas Kaleroang. Metode yang dipakai yaitu pre-eksperimental dengan model pre dan post test, melibatkan 15 responden dengan pemilihan responden berdasarkan purposive sampling. Pemberian intervensi berupa jus nanas mixture madu sebanyak 200 mL yang dikonsumsi setiap pagi selama 7 hari berturut-turut. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kadar asam urat sebelum perlakuan berada pada angka 7,4 mg/dL dengan kisaran 6,3–8,7 mg/dL, adapun setelah perlakuan nilainya turun menjadi 6,1 mg/dL dengan rentang 4,3–7,3 mg/dL. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa pemberian jus nanas mixture madu memiliki efek signifikan dan nyata terhadap pengurangan tingkat kadar asam urat.. Karena itu, penggunaan jus nanas campuran madu dapat direkomendasikan sebagai pendekatan nonfarmakologis dalam upaya menurunkan kadar asam urat.
IoT-Based: Smart Hydroponic Farming with SSD MobileNet and Fuzzy Logic Arnisa Stefanie; Lela Nurpulaela; Yuliarman Saragih; Safrian Andromeda; Muhammad Fachri Azizi; Muhammad Rifqi Setyanto; Selfi Arfianti; Sandi Sandi
JURNAL INFOTEL Vol 17 No 4 (2025): November
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v17i4.1424

Abstract

Traditional hydroponic systems largely rely on manual observation and regulation of essential environmental variables, such as pH, nutrient concentration, temperature, and humidity. This dependence often causes inefficiency, inconsistent crop quality, and greater labor requirements. To overcome these limitations, this study proposes an IoT-based Smart Hydroponic System that integrates fuzzy logic control with computer vision using the SSD MobileNet architecture. The objective of this research is to design and implement an intelligent automation framework capable of improving hydroponic cultivation through continuous data monitoring, analytical decision-making, and autonomous environmental adjustment. Within this framework, fuzzy logic dynamically stabilizes nutrient and pH levels, while the SSD MobileNet model analyzes plant images to classify growth stages and determine harvest readiness. Experimental testing produced an average classification loss of 0.1283, demonstrating reliable detection accuracy. Compared with conventional methods, the proposed integration enhances adaptability, precision, and computational efficiency for edge-level IoT applications. This system introduces a novel and scalable approach to precision agriculture, enabling more effective automation and decision making in hydroponic farming. Future studies are encouraged to expand their implementation to various plant species and adaptive learning models for broader applicability.
Development of an Innovative Blue Economy Model with a Quadruple Helix Approach: Integration of AD-AS Dynamics in Bone Regency Sandi, Sandi; Inanna, Inanna; Rahmatullah, Rahmatullah; Suradi, Adam Rahman
Quantitative Economics and Management Studies Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.qems4548

Abstract

This study formulates an innovative model for blue economy development in Bone Regency by integrating aggregate demand (AD) and aggregate supply (AS) dynamics within a quadruple helix collaboration framework. Quantitative data were obtained from a survey of 100 respondents including fishermen, fish farmers, fishery product processors, and local consumers; qualitative data were collected through in-depth interviews with 12 key informants from the local government, academics, business actors, and coastal communities. Descriptive and thematic analyses indicate that AD is primarily driven by high domestic consumption, but weak in investment, logistics infrastructure, and export market access. On the AS side, marine resource availability is relatively adequate, but productivity, post-harvest quality, and distribution efficiency are constrained by low technology adoption, seasonal production capacity, and long supply chains. Key findings confirm that aligning AD AS requires interventions in product, technology, distribution, and market innovation facilitated by the government through regulations, infrastructure, financing, and human resource development, and strengthened by the roles of academics, industry, and the community. The resulting conceptual model provides a measurable framework for accelerating the development of an inclusive and sustainable blue economy in Bone Regency. This model positions the government as an enabler, academics as providers of research and mentoring, industry as offtakers and investors, and the community as guardians of socio-ecological compliance so that the innovation process runs consistently.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Desa Cibitung Kulon Kecamatan Pamijahan Bogor Sopian Sopian; Okpatrioka Okpatrioka; Sandi Sandi; Aditia Pebriansyah; Dika Rojaliitia Pebriansyah; Indah Puspita Sari
Jurnal Nusantara Berbakti Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober : Jurnal Nusantara Berbakti
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jnb.v1i4.247

Abstract

Real work lectures are a form of community service activities by students with cross-scientific and sectoral approaches at certain times and regions. One form of knowledge transfer from student lecturers that is considered lacking in equipping students to work directly into the community, the STKIP Arrahmaniyah campus carries out real work lectures as one of the obligations of the tri dharma of higher education. The results of the Field Work Lecture (KKN) in Cibitung Kulon Village, Pamijahan District, Bogor are: First, the STKIP Arrahmaniyah KKN for the 2023 Academic year was felt to be quite successful and smooth in achieving the goals that had been programmed. Second, the implementation of KKN for one and a half months is felt to be short when it is associated with the density of the programs implemented. Third, with the assistance of the Village Head and all stakeholders and residents of Cibitung Kulom Village, they can carry out all the programs that will be implemented. Fourth, the holding of KKN by STKIP Arrahmaniyah provides many benefits for all.
Penguatan Kolaborasi Kampus-Desa Melalui FGD dan Penyusunan Policy Brief di Desa Rias Bangka Selatan Sandi, Sandi; Tamimi, Muhammad; Evahelda, Evahelda; Agustina, Fournita; Pranoto, Yudi Sapta
Mestaka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v5i1.839

Abstract

Rias Village possesses substantial potential in agriculture, fisheries, and biodiversity; however, its development governance faces challenges in evidence-based planning and community engagement. This study aimed to strengthen collaboration between higher education institutions and the village government through Focus Group Discussions (FGDs) and the formulation of a data-driven policy brief. The Participatory Rural Appraisal (PRA) method was employed to capture community aspirations and identify priority development issues. Findings indicate enhanced institutional capacity, the development of strategic policy recommendations on human resource development, data management, and local economic potential. The results underscore the effectiveness of the Triple Helix approach—integrating academia, government, and community—in promoting sustainable development governance at the village level.
Co-Authors Abil, Muhammad Achmad, Refi Riduan Aditia Pebriansyah Agus Prasetyo Agus Salim HR Agustina, Fournita Akbar, Jefri Akbar, Muh. Ali Akmal Akmal Aldi Saputra, Yogi Aldri Frinaldi Andi Zulkifli Nusri Andinasari Andinasari, Andinasari Andrian Saputra Anjasmari, Ni Made Musiyani Ariani, Windi Arif Budiman Arnisa Stefanie Aslam Aslam, Aslam Asyraf, Asyraf Azis, Emmi BAKHRANI RAUF Berkatillah, Akhmad Bulan, Muh Erwin Embong Burhan, Imron Dangin, Dangin Deden Nurdandi Della Della Didik Aribowo Dika Rojaliitia Pebriansyah Ellyani Abadi Emmi Azis Erwing, Erwing Estralita Trisnawati Evahelda, Evahelda Fadhilah, Muhammad Raihan Fairuz Syahla, Amanda FAJAR NUGRAHA, RIFKI Fatir, Fatir Fitri Afriani Gusva Yetti Hakim, Adnan Hamka Hamka, Hamka Hariningsih, Agnes Setyowati Hasan, Rachmad Rialdi Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Hasanuddin Ilyas, Krisna Iman Suswanto Inanna, Inanna Indah Puspita Sari Ismail Ismail Iyan Nurdiyan Haris Jefri Akbar Justiarani, Justiarani Kasmawati Kasmawati Khaerul, Khaerul Kumalasari Kumalasari Kumalasari Kumalasari Lela Nurpulaela Lestari, Riska Dwi M. Elan Maulana M. Ilham Muchtar M. Taheri Akhbar, M. Taheri Marsela Triana Masriani . Maulinda, Maisya Rizki Meisya Dwi Rizkiana Muhammad Attar Muhammad B Hariyono Muhammad Fachri Azizi Muhammad Rifqi Setyanto Muhammad Tamimi Musrika, Musrika Mustari, Andi Nurmaedah Nasrul Nasrul Nora Surmilasari, Nora Nurhasanah, Andi Nurma Lestari Nurnaningsih A Nurul Husna, Fitria Okpatrioka Okpatrioka Oktarina Oktarina Oktopiyani, Cindy Padandi, Tasyahud Pratama, Muh. Asmar Purwanti, Tentry Fuji Rahmat Hidayat Rahmatullah Rahmatullah Ramli, Fatmawati Redi Randika Rianti, Marlia Riyadi Riyadi Rospita Sari Rosti, Rosti Rukaeni Rukaeni Rutfi Puji Astuti S, Muh. Izhur Saat Bin Abi Wakas Safrian Andromeda safriani, andi Sahade Sahiruddin Sahiruddin Sakinah, Ananda Sakka, Aidil Salmianti, Salmianti Salsabila, Salwa Nur Sarbino Sarbino Sari, Rospita Selfi Arfianti Sembiring, Rinawati Sistyawati, Risda Intan Sopian sopian Sukri Nyompa Sulfiadi Sulfiadi Sulkifli Sulkifli Suradi, Adam Rahman Sutisna, Muhammad Iqbal Syamsuria, Syamsuria Syamsurianto, Syamsurianto Syaputra, Muh. Ilham Tita Nurdiyah Tri Lestari Wahyuni, Ayu Sri Wiarti Winarti Widisanti, Ni Made Wildan Muzaki Winda Sari Yanti, Asia Yany, Muhammad Yogi Ramadani Yuanita, Yuanita Yuant Tiandho Yudi Sapta Pranoto Yuliarman Saragih Yusuf Yusuf Yusuf, A.Cakra