Abstrak Kabupaten Gayo Lues merupakan salah satu wilayah di Provinsi Aceh yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan dan bahan bacaan anak, sehingga berdampak pada rendahnya minat baca dan pengembangan kreativitas anak. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kreativitas anak melalui Program “Cerdas Bersama” berbasis taman literasi. Mitra dalam kegiatan ini adalah masyarakat dan aparatur Desa Gumpang Pekan dengan sasaran utama anak-anak desa yang berjumlah sekitar 30 orang. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu survei lapangan dan analisis kebutuhan, sosialisasi program, penyediaan fasilitas taman literasi, serta pendampingan kegiatan literasi dan kreativitas anak selama satu bulan. Program ini melibatkan mahasiswa KKN sebagai fasilitator yang melaksanakan berbagai aktivitas edukatif seperti bimbingan belajar, lomba menggambar dan mewarnai, serta kegiatan literasi kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan taman literasi dan kegiatan pendampingan mampu meningkatkan minat baca dan partisipasi anak dalam kegiatan belajar kreatif. Selain itu, tingkat kehadiran peserta menunjukkan peningkatan selama pelaksanaan program. Program ini juga mendapatkan dukungan dari masyarakat dan aparatur desa sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sarana pembelajaran bagi anak-anak di Desa Gumpang Pekan, Kabupaten Gayo Lues. Kata kunci: literasi anak; kreativitas anak; taman literasi; program cerdas bersama; gayo lues. AbstractGayo Lues Regency is one of the regions in Aceh Province that has limited access to educational facilities and children's reading materials, which affects the low level of reading interest and creativity development among children. Therefore, this community service program (PKM) aims to improve children's literacy and creativity through the "Cerdas Bersama" literacy park-based program. The partners in this activity were the community and village officials of Gumpang Pekan Village, with the main target being approximately 30 children. The program was implemented through several stages, including field surveys and needs analysis, program socialization, provision of literacy park facilities, and assistance in literacy and creative activities for one month. This program involved university students participating in community service (KKN) as facilitators who conducted various educational activities such as tutoring sessions, drawing and coloring competitions, and creative literacy activities. The results showed that the existence of the literacy park and mentoring activities increased children's reading interest and participation in creative learning activities. In addition, the level of participant attendance showed improvement during the program implementation. The program also received support from the community and village authorities and is expected to be sustainably utilized as a learning facility for children in Gumpang Pekan Village, Gayo Lues Regency. Keywords: children’s literacy; children’s creativity; literacy park; ”cerdas bersama” program; gayo lues.