Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA KONGRUENSI KARIR REMAJA-ORANGTUA DAN ACADEMIC HARDINESS PADA MAHASISWA DEPARTEMEN ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO Erdidhah Putri Pinilih; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.211 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20188

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara kongruensi karir remaja-orangtua dengan academic hardiness pada mahasiswa Departemen Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa tahun pertama, kedua, dan ketiga Departemen Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yang berjumlah 351 mahasiswa dan sampel sejumlah 177 mahasiswa dengan rata-rata usia 18-21 tahun, yang diperoleh dengan cluster random sampling. Analisis regresi sederhana menunjukkan koefisien korelasi rxy = 0,433 dengan p = 0,000 (p < 0,001). Artinya, terdapat hubungan positif yang signifikan antara kongruensi karir remaja-orangtua dengan academic hardiness pada mahasiswa. Sumbangan efektif  kongruensi karir remaja-orangtua terhadap academic hardiness sebesar 18,8%. Artinya, terdapat faktor lain sebesar 81,2% yang mempengaruhi academic hardiness. Uji one-way anova menunjukkan bahwa mahasiswa tahun pertama memiliki skor rata-rata academic hardiness tertinggi, diikuti mahasiswa tahun ketiga, dan mahasiswa tahun kedua.   
HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN DENGAN SELF-REGULATED LEARNING (SRL) PADA SANTRI KELAS VIII DI PONDOK PESANTREN IBNU ABBAS KLATEN Nadia Shaliha; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.345 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21700

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang menekankan pada pembentukan karakter berbasis agama. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara kemandirian dan self-regulated learning pada santri kelas VIII di Pondok Pesantren Ibnu Abbas Klaten. Pondok Pesantren pada penelitian ini termasuk dalam jenis pondok pesantren modern. Sistem pendidikan yang digunakan merupakan perpaduan antara penggunaan KTSP dan kurikulum pesantren. Hipotesis yang diajukan oleh peneliti adalah ada hubungan positif antara kemandirian dan self-regulated learning. Populasi pada penelitian ini yaitu santri kelas VIII yang terdiri dari tujuh kelas dan sampel penelitian sebanyak lima kelas diperoleh dengan cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala Likert yang terdiri dari Skala Kemandirian (24 aitem, α = 0,851) dan Skala Self-Regulated Learning (29 aitem, α = 0,875). Analisis regresi linier menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara kemandirian dan self-regulated learning r = 0,477 (p < 0,001). Artinya, semakin tinggi kemandirian maka semakin tinggi self-regulated learning. Kemandirian memberikan sumbangan efektif sebesar 22,8% terhadap self-regulated learning. SRL merupakan salah satu strategi yang dapat diterapkan pada santri untuk meningkatkan kemampuan akademik dan non akademik, sehingga perlu adanya dukungan dari pihak sekolah dan musyrif/musyrifah dalam memberi pertimbangan mengenai strategi-strategi efektif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan SRL.
HUBUNGAN ANTARA EFEKTIVITAS KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA DAN GURU DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA SMA NEGERI “X” Karina Aria Putri; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.401 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20174

Abstract

Academic procrastination is a phenomenon that many students do in school. Lack of the effective communication between student and teacher can be one of the reasons who increase the academic procrastination on students. The aim of this research is to determine the relationship between the effective of interpersonal communication student and teacher with academic procrastination on the student. Population in this research is a student in XI and XII class with 678 students. This research using 233 sample obtained by cluster random sampling technique. Data retrieved by using two scales of effective interpersonal communication with 35 items (α= 0,916) and academic procrastination scale with 41 items (α= 0,908). The result of simple regression analysis showed there is a significant negative relationship between effective interpersonal communication with academic procrastination rxy= -0,490 (p<0,001). Which mean the higher effective interpersonal communication between students and teacher, getting lower academic procrastination on students. The effective of interpersonal communication contributed 24% to academic procrastination and 76% determined by other factor which is not discussed in this research.  
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA TAHUN KELIMA YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI DI FAKULTAS ILMU BUDAYA DAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Woro Inten Sayekti; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.917 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20259

Abstract

The purpose of this research is to examine the relationship between peer support and academic procrastination in fifth year students who are working on thesis in Faculty of Humanities and Faculty of Psychology Diponegoro University, and know the effective contribution of peer support to academic procrastination. The population of this research is the fifth year student of Faculty of Humanities and Faculty of Psychology Diponegoro University who is preparing thesis. The sample of 104 students was obtained with convenience sampling. Data collection used two scales, Academic Procrastination Scale (31 items; α = 0,91) and Peer Support Scale (37 items; α = 0,94). Simple regression analysis showed a significant negative correlation between peer social support and academic procrastination in fifth year students who were working on thesis (rxy = -0,31; p = 0,001), and effective contribution of peer support to academic procrastination is 10%.  
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN KETANGGUHAN AKADEMIK PADA MAHASISWA TAHUN KEDUA DEPARTEMEN KEDOKTERAN UMUM FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO Adzkia Ra’ida Salma; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.30418

Abstract

Ketangguhan akademik (academic hardiness) adalah sebuah karakteristik kepribadian individu yang meliputi kemampuan untuk mengolah keadaan menekan dalam situasi akademik, memiliki kesungguhan dalam menjalani kegiatan akademik dengan tujuan meningkatkan kemajuan akademik yang positif, serta menganggap tekanan akademik sebagai tantangan dan bukan untuk dihindari. Ketangguhan akademik yang baik dapat diperoleh dari interaksi individu dengan teman sebaya, sehingga ia akan dapat mengatasi stres akademik dengan lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan ketangguhan akademik pada mahasiswa tahun kedua Departemen Kedokteran Umum Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa tahun kedua yang berjumlah 240 orang. Sampel penelitian sejumlah 127 mahasiswa diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Analisis Rank Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan ketangguhan akademik (rxy=0,305, p < 0,001). Artinya, semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya pada individu, maka semakin tinggi pula ketangguhan akademik individu tersebut. Uji independent sample t-test menunjukkan bahwa mahasiswa dengan IPK lebih dari 3,5 memiliki ketangguhan akademik yang lebih tinggi.   
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS X JURUSAN MULTIMEDIA DI SMK PERDANA SEMARANG Nadya Tiara Qur’ani; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 4, Tahun 2022 (Agustus 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36465

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna mengetahui korelasi antara dukungan sosial orangtua dan kematangan karir pada siswa kelas X jurusan Multimedia SMK Perdana Semarang. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dengan kematangan karir. Populasi dalam penelitian ini adalah 110 siswa kelas X dengan sampel penelitian berjumlah 79 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel penelitian menggunakan teknikcluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Dukungan Sosial Orangtua (41 aitem valid; α = .955) dan Skala Kematangan Karir (31 aitem valid; α = .934) yang telah diuji cobakan kepada 30 siswa. Analisis korelasi Rank Spearman menunjukkan nilai koefisien sebesar .345 dengan p = .002 (p< .05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua dan kematangan karir. Artinya, semakin tinggi dukungan sosial orangtua maka semakin tinggi pula kematangan karir, begitu pula sebaliknya semakin rendah dukungan sosial orangtua, maka semakin rendah pula kematangan karir.
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN KERJA DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA GURU SMK MUHAMMADIYAH DI KABUPATEN SEMARANG Dynasty Larasati; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 2, Tahun 2018 (April 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.422 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.21689

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berhubungan erat dengan dunia kerja yang terus berkembang secara pesat. Hal ini yang melatarbelakangi guru SMK harus mampu mendidik siswanya menjadi siap untuk bertahan hidup dalam situasi apapun. Selain itu, para guru juga harus membantu guru baru mengenal lingkungan kerjanya dan menghadapi masalah kenakalan remaja (siswanya). Oleh karena itu, penting bagi guru untuk memiliki OCB. Organizational citizenship behavior yang tinggi pada guru cenderung membuatnya menunjukkan pengabdian pada sekolah, memiliki loyalitas, dan dapat mensukseskan tujuan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dan OCB pada guru SMK Muhammadiyah di Kabupaten Semarang. Populasi terdiri dari 104 guru yang terbagi dalam empat sekolah. Sampel penelitian berjumlah 63 guru diperoleh dengan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua skala model Likert, yaitu Skala OCB (22 item valid; α = 0,902) dan Skala Kepuasan Kerja (34 item valid; α = 0,950). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi (rxy)=0,684, p < 0,001. Artinya, semakin tinggi kepuasan kerja, maka OCB semakin tinggi. Sebaliknya, semakin rendah kepuasan kerja, maka OCB semakin rendah. Kepuasan kerja memberi sumbangan efektif sebesar 46,8% terhadap OCB.
DUKUNGAN ORANG TUA DAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA SMK PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA Mutiara Herin; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 1, Tahun 2017 (Januari 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.385 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.15124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara dukungan orang tua dengan kematangan karir siswa SMK kelas X program keahlian tata boga. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif yang signifikan antara dukungan orang tua dan kematangan karir pada siswa SMK program keahlian tata boga. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini menggunakan subjek penelitian siswa SMK kelas X dengan program keahlian tata boga selain itu terdapat perbedaan pada alat ukur yang digunakan untuk mengukur dukungan orang tua dan kematangan karir. Populasi dalam penelitian ini adalah 204 siswa kelas X dari SMK N 4 Madiun dan SMK N 4 Surakarta dengan sampel penelitian berjumlah 123 siswa, yang diperoleh melalui cluster random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Skala Kematangan Karir (26 aitem valid, α = .87) dan Skala Dukungan Orang Tua (45 aitem valid, α= .96) yang telah diujicobakan pada 45 siswa. Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan orang tua dan kematangan karir pada siswa SMK program keahlian Tata Boga (r = .54 ; p < .001), yang berarti bahwa semakin tinggi dukungan orang tua maka semakin tinggi kematangan karir. Dukungan orang tua memberikan sumbangan efektif sebesar 30% dalam mempengaruhi kematangan karir siswa, sedangkan sisanya 70% dipengaruhi oleh faktor lain. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan pembaruan referensi dan lebih memperbanyak referensi sehingga dapat memperkaya hasil penelitian selanjutnya.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN HARDINESS PADA PERAWAT BAGIAN JIWA DI RSJ PROF. DR. SOEROJO MAGELANG Effa Hasnatul Hanifah; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.33222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan hardiness pada perawat bagian jiwa di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Dukungan sosial keluarga merupakan pemberian bantuan secara verbal maupun nonverbal yang dapat berupa informasi, saran, maupun bantuan nyata yang dirasakan individu dari keluarga. Hardiness merupakan karakter kepribadian yang menunjukan ketangguhan untuk mengelola, bertahan, dan melawan pada hal-hal yang mengakibatkan stres. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 150 perawat bagian jiwa di bangsal rawat inap RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, dan sampel sebanyak 108 perawat, perempuan = 45 dan laki-laki = 63, rentang usia = 25-60 tahun, diambil dengan teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua skala model Likert, yaitu Skala Dukungan Sosial Keluarga (48 aitem, α = 0,837) dan Skala Hardiness (47 aitem, α = 0,849). Uji korelasi Spearman’s Rho menghasilkan nilai rxy = 0,757 dengan p = 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan hardiness pada perawat bagian jiwa di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. 
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN KOMPETENSI INTERPERSONAL PADA REMAJA AWAL KELAS VII DI SMP NEGERI I BAE KUDUS Wettig Trisanti; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2015.12980

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kompetensi interpersonal pada remaja awal kelas VII di SMP N 1 Bae Kudus. Hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini adalah adanya korelasi positif antara harga diri dengan kompetensi interpersonal pada remaja awal kelas VII di SMP N 1 Bae Kudus. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 1 Bae Kudus sebanyak 250. Sedangkan sampel penelitian ini sebanyak 150 siswa kelas VII di SMP 1 Bae Kudus yang terdiri dari 79 laki-laki dan 71 perempuan, yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Metode pengambilan data yang digunakan adalah Skala Kompetensi Interpersonal dan Skala Harga Diri. Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara harga diri dengan kompetensi interpersonal subjek (rxy = .63; p < .001). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Analisis data menunjukkan R2 = .393 yang menjelaskan bahwa sumbangan efektif harga diri terhadap kompetensi interpersonal sebesar 39.3% sedangkan sisanya 60.7% ditentukan oleh faktor lain.
Co-Authors Ade Syarifa Fathiawati Adelia Dyah Pratiwi Adzkia Ra’ida Salma Ainun Najib Febrya Rahman Amin Husni Amin Husni Ana Setyowati Andita Ayu Sartika Andita Ayu Sartika Apoina Kartini Apriyanto, Denny Aswendo Dwitantyanov Azna Hazlina Bagus Pambudi Bening Pangastuti Bherti Silawati Fiftyana Bonyta Ermintika Rizkiani Chelsea Sulastry Sianipar Christine Dessy Barita Christofan Dorry Steven, Christofan Dorry Corina D. S. Riantoputra Cornelia Tasya Paradita Costrie Ganes Widayanti Dea Putri Rachmadhani Debora Eflina Purba Devi Triana Putri Samosir Dian Lati Utami Dian Veronika Sakti Kaloeti Dika Resty Tri Ananda Dini Wulan Ndari Diyan Yuli Wijayanti Dwi Karunia Saputra Dwi Pudjonarko Dynasty Larasati Effa Hasnatul Hanifah Endang Sri Indrawati Erdidhah Putri Pinilih Erin Ratna Kustanti Etika Ratna Noer Farah Nugrahaini Farida Hidayati Fika Firmanila Fillah Fithra Dieny Fiska Nurzahra Susilo Fitri, Anindiyani Fitria Handayani Fitriana Rahayu Pratiwi Frieda N. R. Hidayati Galih Bhramantyo Gina Saraswati Gita Fedora Ramdhani, Gita Fedora Handayani, Fitria Haryandinny, Shadillah Ilhami Rez'qi Hastaning Sakti Hertanto Wahyu Subagio Hidayati, Frieda N. R. Hidayati, Zulfa Kumala I'anah, Noor Ika Zenita Ratnaningsih Irdiatika Damar Intani Iriantika Prihastyanti Jauharany, Firdananda Fikri Kalista Vidyadhara Kaloeti, D. V. S. Karina Aria Putri Kartika Sari Dewi Kholifah Umi Sholihah Komang Veni Widiyanti Kustanti, Erin R. Lucky Rianatha Mahendra, Pulkeria Aquaelin Riezky Pica Maretha Ayu Saraswati Martha Irene Kartasurya Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Meidiana Dwidiyanti MILLA FAUZIAH CANDRA Monica Vida Pratiwi Muhammad El Manurwan Muhammad Fikri Taufik Ardiaputra Munif, Badrul Mutiara Herin Nadia Shaliha Nadya Tiara Qur’ani Naibaho, Yael Febriany Kurnia Naibaho Kurnia Nancye, Pandeirot Marjory Nanda Yuarvani Qurnita Natasha Regita Wardani Ngadiran, Antonius Niken Fatimah Nurhayati Novi Qonitatin Novi Qonitatin Nur Rochmah Heditya Nurhayati, Niken F. Nurul Kusuma Dewi Pandeirot M. Nancye Qotrunnada Firdauz Raharjo, Alim Panggih Rahayu, Euis Rahimmatussalisa Rahimmatussalisa, Rahimmatussalisa Rahma Zahidah Pertiwi RAHMADANI, TIKA AMELIA Rahmawati, Ashri Maulida Raras Haryuningrum Rebina Bilqis Antoxida Rella Budhi Rahayu Rika Tri Ariani Rizka Putri Ayuningtyas Rizky Amalia Sholiha Selvani Ane Putri Setyowati Setyowati Sifa, Izka Aniyatul Manfaati Simon Simangunsong Sri Hartati Suparyatmo, J.B Taa, Stefanus Tri Rejeki Andayani Tunjung Inoe Kartikasari Uni Kuslantasi Vemita Sinantia Wettig Trisanti WIDYA PH, KHAIRINA Wijiati Kasari Windriya Sri Santika Woro Inten Sayekti Yohana Sondang Activa Hutabarat Yuke Hasnabuana