Claim Missing Document
Check
Articles

DUKUNGAN SOSIAL GURU BIMBINGAN KONSELING DAN KEMATANGAN KARIER PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 COMAL Dini Wulan Ndari; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2022.34472

Abstract

Kematangan karier merupakan kemampuan individu untuk membuat pilihan karier yang tepat, serta menyelesaikan tugas-tugas khas perkembangan karier yang nantinya akan digunakan dalam membuat keputusan karier. Meskipun demikian, tidak semua siswa mampu mencapai kematangan karier, karena terdapat beberapa faktor yang berkontribusi dalam terbentuknya kematangan karier. Dukungan sosial guru bimbingan konseling merupakan salah satu faktor yang diduga dapat menentukan kematangan karier siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial guru bimbingan konseling dan kematangan karier pada siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Comal. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Comal dengan jumlah 398 siswa. Sampel penelitian terdiri dari 186 siswa yang diperoleh dengan menggunakan metode cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua alat ukur, yakni Skala Dukungan sosial guru bimbingan konseling (36 aitem, α= 0,945) dan Skala Kematangan Karier (35 aitem, α= 0,916). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi r = 0,368 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial guru bimbingan konseling dengan kematangan karier pada siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Comal. Semakin tinggi dukungan sosial guru bimbingan konseling, semakin tinggi pula kematangan karier siswa, begitu pula sebaliknya. Dukungan sosial guru bimbingan konseling memberikan sumbangan efektif sebesar 14% terhadap kematangan karier siswa SMA Negeri 1 Comal.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA DENGAN EFIKASI DIRI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA TAHUN KEDUA, KETIGA, DAN KEEMPAT DEPARTEMEN ADMINISTRASI BISNIS FISIP UNIVERSITAS DIPONEGORO Nanda Yuarvani Qurnita; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36832

Abstract

Era revolusi industri 4.0 mulai masuk ke Indonesia. Internet of things sebagai kunci dari revolusi digital telah menghasilkan cara – cara baru yang membawa kemudahan bagi masyarakat. Mahasiswa sebagai bagian dari generasi milenial diharapkan dapat berkontribusi memanfaatkan teknologi modern berbasis internet untuk memunculkan inovasi – inovasi baru melalui perilaku berwirausaha di era industri 4.0. Efikasi diri berwirausaha menjadi salah satu hal yang mempengaruhi keputusan individu untuk akhirnya berwirausaha. Salah satu sumber yang dapat meningkatkan keyakinan individu atas kemampuannya untuk melakukan proses berwirausaha adalah dukungan sosial orangtua untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha dengan efikasi diri berwirausaha pada mahasiswa tahun kedua, ketiga, dan keempat Departemen Administrasi Bisnis FISIP Universitas Diponegoro. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa tahun kedua, ketiga, dan keempat Departemen Administrasi Bisnis yang berjumlah 398 mahasiswa dengan sampel penelitian sebanyak 186 mahasiswa, yang diperoleh dengan proportionate stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Dukungan Sosial Orangtua untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha (42 aitem valid, α = .944) dan Skala Efikasi Diri Berwirausaha (41 aitem valid, α = .944). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho menunjukkan nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar .556 dengan p= .000 (p < .05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha dengan efikasi diri berwirausaha pada mahasiswa. Kata kunci: dukungan sosial orangtua; efikasi diri berwirausaha; mahasiswa administrasi bisnis
HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN PERUSAHAAN PENGOLAHAN KAYU Galih Bhramantyo; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.30421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan keterikatan kerja pada karyawan perusahaan pengolahan kayu di Kabupaten Demak. Keterikatan kerja merupakan perilaku positif karyawan ketika bekerja dengan melibatkan dan mengekspresikan dirinya baik secara fisik, kognitif, dan emosional. Gaya kepemimpinan transformasional merupakan kemampuan pemimpin dalam meningkatkan kesadaran bawahannya terhadap hal yang benar, membuat karyawan lebih mengutamakan kepentingan perusahaan dibanding pribadi, dan memotivasi karyawan untuk bekerja optimal agar tercapainya tujuan perusahaan. Sampel penelitian berjumlah 113 karyawan tetap yang berada pada departemen Operational, Human Resource-General Affair, Marketing, Processing, dan Log Processing, yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Skala Gaya Kepemimpinan Transformasional (26 aitem; α = 0,911) dan Skala Keterikatan Kerja (27 aitem; α = 0,931). Hasil uji analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan keterikatan kerja (rxy= 0,439; p= 0,000). Gaya kepemimpinan transformasional memberikan sumbangan efektif sebesar 19,2% terhadap keterikatan kerja. 
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN EFIKASI DIRI KEPUTUSAN KARIR PADA MAHASISWA TAHUN KETIGA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Rella Budhi Rahayu; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2022.33360

Abstract

Efikasi diri keputusan karir adalah keyakinan individu dalam mengambil keputusan-keputusan yang berkaitan dengan karir. Mahasiswa memiliki tingkat efikasi diri keputusan karir yang berbeda-beda, karena terdapat berbagai faktor yang berkontribusi dalam terbentuknya efikasi diri keputusan karir. Dukungan sosial merupakan salah satu faktor yang diduga dapat menentukan efikasi diri keputusan karir mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan efikasi diri keputusan karir pada mahasiswa tahun ketiga Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Populasi pada penelitian ini adalah 200 mahasiswa tahun ketiga Fakultas Psikologi. Sampel penelitian sejumlah 127 mahasiswa diperoleh dengan metode convenience sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua alat ukur, yaitu Skala Efikasi Diri Keputusan Karir (28 aitem,=0,924 ) dan Skala Dukungan Sosial Teman Sebaya (37 aitem,=0,955). Hasil pengolahan data menggunakan uji korelasi regresi sederhana diperoleh nilai rxy= 0,520, dengan p = 0,000 (p < 0,05), sehingga didapatkan hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan efikasi diri keputusan karir pada mahasiswa tahun ketiga Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya maka semakin tinggi efikasi diri keputusan karir mahasiswa, sebaliknya semakin rendah tingkat dukungan sosial teman sebaya, maka semakin rendah efikasi diri keputusan karir mahasiswa. Dukungan sosial teman sebaya memberikan kontribusi sebesar 27% terhadap efikasi diri keputusan karir pada mahasiswa tahun ketiga Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.
HUBUNGAN ANTARA IKLIMORGANISASI DENGAN PERILAKU INOVATIF PADA KARYAWAN PT. PLN PERSERO DISTRIBUSI JAWA BARAT APJ BOGOR Muhammad El Manurwan; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.941 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19765

Abstract

Inovasi tiada henti diperlukan untuk mengarahkan perusahaan ke arah yang lebih baik terutama dalam bidang pemanfaatan energi dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara iklim organisasi dengan perilaku inovatif pada karyawan PT. PLN Persero Distribusi Jawa Barat APJ Bogor. Perilaku inovatif adalah  perilaku anggota organisasi untuk menciptakan, mengolah, dan mengimplementasikan ide-ide baru, termasuk di dalamnya adalah produk, teknologi, prosedur, dan proses kerja yang bertujuan untuk meningkatkan keefektifitasan kinerja anggota organisasi dan memberikan keuntungan bagi organisasi.Sampel pada penelitian ini adalah 56 karyawan PT. PLN Persero Distribusi Jawa Barat APJ Bogor. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik non- probability convenience sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Iklim Organisasi (36 aitem, α =  .93) dan Skala Perilaku Inovatif (32 aitem, α = .926). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara iklim organisasi dan perilaku inovatif (rxy= .58; p < .001), artinya semakin positif iklim organisasi pada perusahaan maka semakin tinggi perilaku inovatif yang diperlihatkan karyawan. Iklim organisasi memberikan sumbangan efektif sebesar 33.6% terhadap perilaku inovatif.  
HUBUNGAN KONGRUENSI KARIR DENGAN ORANG TUA DAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 7 SEMARANG MILLA FAUZIAH CANDRA; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.485 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19998

Abstract

Competition of an increasingly advanced work world there are also more qualified human resources. This makes SMK students need to increase the ability to be able to compete in the work. Therefore, it is important for students of vocational school to get career maturity. This study aims to determine the relationship between adolescent career congruence-parents with career maturity in students of class XI SMK N 7 Semarang. The hypothesis in this study there is a significant positive relationship between the perceived career congruence of adolescent-parents and career maturity. The population in this study were students of class XI SMK N 7 Semarang spread in 8 classes with the number of research samples of 275 students, using cluster random sampling technique. Data collection using Maturity Career Scale (35 valid items, α = .91) and The Adolescent-Parents Career Congruence Scale (12 valid items, α = .89) which have been tested on 138 students. Simple regression analysis showed a significant positive relationship between adolescent-parent career congruence with career maturity, with rxy value = .54 (p <.001). The higher the level of congruence of adolescents-parents, the higher the maturity of student career, and vice versa. The perceived career congruence of adolescent-parents provide effective contribution of 29% on career maturity, while 71% is owned by other factors. Further research is expected to conduct a joint search, so that can enrich the results of further research. In addition, students and parents are expected to work together in realizing career goals that match the interests, talents and abilities of students. 
Peningkatan Integritas Diri Lansia melalui Life Review Pandeirot M. Nancye; Amin Husni; Dian Ratna Sawitri
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan: Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.727 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i1.50

Abstract

Lansia merupakan kelompok umur manusia yang telah memasuki tahapan akhir fase kehidupannya. Permasalahan pada lansia adalah lansia tidak dapat mencapai integritas diri sehingga mengalami despair yang muncul sebagai perasaan sedih, merasa tidak disayangi oleh keluarganya, merasa kehilangan, serta merasa kehidupannya selama ini tidak berarti. Untuk mengatasi masalah integritas diri lansia dapat dilakukan dengan terapi life review. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh terapi life review terhadap integritas diri lansia. Desain penelitian Pra-eksperimen (One-grup pra-post test design). Tempat penelitian di Griya Usia Lanjut di Kota Surabaya. Populasi penelitian ini adalah lansia yang berjumlah 21 orang lansia yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan ada pengaruh terapi life review terhadap integritas diri lansia (p value < 0,05). Terapi life review memberikan kesempatan kepada lansia untuk mengulang kembali pengalaman peristiwa masa lalu serta peneliti memberikan reinforcement positif sehingga lansia dapat menyampaikan emosi positfnya dan memberi arti akan peristiwa yang terjadi di masa lalu sehingga pada akhirnya lansia mencapai integritas diri. Pihak Griya Lanjut dapat mengadopt/mengambil contoh terapi life review dan menfasilitasi terapi life review bagi setiap lansia untuk mencegah terjadinya despair pada lansia yang tinggal di Griya Usia Lanjut.
RELATIONSHIP BETWEEN ADVERSITY INTELLIGENCE AND CAREER ADAPTABILITY IN STUDENTS OF THE DEPARTMENT OF INDUSTRIAL TECHNOLOGY VOCATIONAL SCHOOL DIPONEGORO UNIVERSITY THIRD YEAR Rahma Zahidah Pertiwi; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 2, Tahun 2023 (April 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.27557

Abstract

This study aims to determine the relationship between adversity intelligence and career adaptability in students of the Department of Industrial Technology, Vocational School, Diponegoro University in Semarang, Central Java. The study population was 423 students of the Department of Industrial Technology of the Vocational School of Diponegoro University, and a sample of 204 people were taken using convenience sampling techniques. Measuring instruments used were the Adversity intelligence scale (39 items, α = 0.931) and the Career Adaptability scale (40 items, α = 0.952). Spearman Rank non-parametric correlation analysis shows that there is a significant positive relationship between adversity intelligence and career adaptability in students of the Department of Industrial Technology Vocational School of Diponegoro University, with a correlation coefficient of rxy = 0.702 (p <0.05). The higher adversity intelligence, the higher the career adaptability they have.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN ADAPTABILITAS KARIER PADA SISWA KELAS XII SMA SANTA URSULA JAKARTA Cornelia Tasya Paradita; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 3, Tahun 2023 (Juni 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.28330

Abstract

Adaptabilitas karier merupakan kesiapan dan kemampuan yang dimiliki oleh seorang individu dalam memilih, menentukan, menghadapi, serta mengatasi tantangan dalam masa depannya, baik yang dapat diduga ataupun tidak terduga. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan individu untuk mengenali dan memahami diri sendiri serta orang lain sehingga dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Siswa SMA kelas XII sedang berada berada pada tahap perkembangan karier eksplorasi dan merupakan populasi yang akan menghadapi transisi dari jenjang pendidikan menuju karier dunia kerja, sehingga diharapkan mampu untuk beradaptasi, baik di lingkungan pendidikan yang lebih tinggi maupun di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan adaptabilitas karier pada siswa kelas XII SMA Santa Ursula Jakarta. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 213 siswa kelas XII dengan sampel sebanyak 144 siswa, yang diambil dengan cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Skala Kecerdasan Emosional (24 aitem, ) dan Skala Adaptabilitas Karier (23 aitem, ). Teknik analisis data menggunakan analisis Spearman’s Rank dan menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dan adaptabilitas karier (rxy = 0,354,  p  = 0,000). Artinya, semakin tinggi kecerdasan emosional, maka semakin tinggi adaptabilitas karier, dan sebaliknya semakin rendah kecerdasan emosional, maka semakin rendah pula adaptabilitas karier.
Concept analysis of self-efficacy among schizophrenia Rahmawati, Ashri Maulida; Sawitri, Dian Ratna; Dwidiyanti, Meidiana; Rahman, Ainun Najib Febrya
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2: December 2020
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.319 KB) | DOI: 10.30604/jika.v5i2.298

Abstract

The concept of self-efficacy is a core development concept of social cognitive theory. Self-efficacy is needed by schizophrenia patients to overcome problems. The initiation aims are to analyze concepts and clarify the conceptual meaning of self-concepts for schizophrenic patients. Walker and Avant's concept analysis procedure was used in this administration. A Literature review was carried out using online databases such as Science Direct, PubMed, EBSCO, and Proquest with the keywords "Schizophrenia" and "Self Efficacy". The concept of self-efficacy is important for schizophrenic patients to be confident in their ability to solve problems and achieve goals. This is preceded by the concept of self-efficacy in schizophrenia: outcome expectations, efficacy expectations, and outcome values. Concept attribute: efficacy in negative symptoms, social interactions, and efficacy in positive symptoms. The consequences of the concept: changes in behavior and performance. Patients with a high level of efficacy can produce good behavior and performance to overcome both positive and negative symptoms. Abstrak: Konsep efikasi diri merupakan pengembangan konsep inti dari teori social cognitive. Efikasi diri dibutuhkan oleh pasien skizofrenia untuk mengatasi masalah. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menganalisis konsep dan mengklarifikasi makna dari konsep efikasi diri bagi pasien skizofrenia. Prosedur analisis konsep dari Walker dan Avant digunakan dalam penulisan ini. Literature review dilakukan menggunakan database online seperti Science Direct, PubMed, EBSCHO dan Proquest dengan kata kunci “Schizophrenia” dan “Self Efficacy”. Konsep efikasi diri penting untuk pasien skizofrenia agar dapat yakin akan  kemampuan nya untuk mengatasi masalah dan mencapai tujuan. Antecedent dari konsep efikasi diri pada skizofrenia: Outcome expectancy, Efficacy expectancy,  dan outcome value. Atribut konsep: efikasi dalam gejala negatif, efikasi dalam  interaksi sosial dan efikasi dalam gejala positif. Konsekuensi dari konsep: perubahan perilaku dan kinerja. Pasien dengan tingkat efikasi yang tinggi dapat menghasilkan perilaku dan kinerja yang baik untuk mengatasi baik gejala positif dan negative.
Co-Authors Ade Syarifa Fathiawati Adelia Dyah Pratiwi Adzkia Ra’ida Salma Ainun Najib Febrya Rahman Amin Husni Amin Husni Ana Setyowati Andita Ayu Sartika Andita Ayu Sartika Apoina Kartini Apriyanto, Denny Aswendo Dwitantyanov Azna Hazlina Bagus Pambudi Bening Pangastuti Bherti Silawati Fiftyana Bonyta Ermintika Rizkiani Chelsea Sulastry Sianipar Christine Dessy Barita Christofan Dorry Steven, Christofan Dorry Corina D. S. Riantoputra Cornelia Tasya Paradita Costrie Ganes Widayanti Dea Putri Rachmadhani Debora Eflina Purba Devi Triana Putri Samosir Dian Lati Utami Dian Veronika Sakti Kaloeti Dika Resty Tri Ananda Dini Wulan Ndari Diyan Yuli Wijayanti Dwi Karunia Saputra Dwi Pudjonarko Dynasty Larasati Effa Hasnatul Hanifah Endang Sri Indrawati Erdidhah Putri Pinilih Erin Ratna Kustanti Etika Ratna Noer Farah Nugrahaini Farida Hidayati Fika Firmanila Fillah Fithra Dieny Fiska Nurzahra Susilo Fitri, Anindiyani Fitria Handayani Fitriana Rahayu Pratiwi Frieda N. R. Hidayati Galih Bhramantyo Gina Saraswati Gita Fedora Ramdhani, Gita Fedora Handayani, Fitria Haryandinny, Shadillah Ilhami Rez'qi Hastaning Sakti Hertanto Wahyu Subagio Hidayati, Frieda N. R. Hidayati, Zulfa Kumala I'anah, Noor Ika Zenita Ratnaningsih Irdiatika Damar Intani Iriantika Prihastyanti Jauharany, Firdananda Fikri Kalista Vidyadhara Kaloeti, D. V. S. Karina Aria Putri Kartika Sari Dewi Kholifah Umi Sholihah Komang Veni Widiyanti Kustanti, Erin R. Lucky Rianatha Mahendra, Pulkeria Aquaelin Riezky Pica Maretha Ayu Saraswati Martha Irene Kartasurya Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Meidiana Dwidiyanti MILLA FAUZIAH CANDRA Monica Vida Pratiwi Muhammad El Manurwan Muhammad Fikri Taufik Ardiaputra Munif, Badrul Mutiara Herin Nadia Shaliha Nadya Tiara Qur’ani Naibaho, Yael Febriany Kurnia Naibaho Kurnia Nancye, Pandeirot Marjory Nanda Yuarvani Qurnita Natasha Regita Wardani Ngadiran, Antonius Niken Fatimah Nurhayati Novi Qonitatin Novi Qonitatin Nur Rochmah Heditya Nurhayati, Niken F. Nurul Kusuma Dewi Pandeirot M. Nancye Qotrunnada Firdauz Raharjo, Alim Panggih Rahayu, Euis Rahimmatussalisa Rahimmatussalisa, Rahimmatussalisa Rahma Zahidah Pertiwi RAHMADANI, TIKA AMELIA Rahmawati, Ashri Maulida Raras Haryuningrum Rebina Bilqis Antoxida Rella Budhi Rahayu Rika Tri Ariani Rizka Putri Ayuningtyas Rizky Amalia Sholiha Selvani Ane Putri Setyowati Setyowati Sifa, Izka Aniyatul Manfaati Simon Simangunsong Sri Hartati Suparyatmo, J.B Taa, Stefanus Tri Rejeki Andayani Tunjung Inoe Kartikasari Uni Kuslantasi Vemita Sinantia Wettig Trisanti WIDYA PH, KHAIRINA Wijiati Kasari Windriya Sri Santika Woro Inten Sayekti Yohana Sondang Activa Hutabarat Yuke Hasnabuana