Claim Missing Document
Check
Articles

“TABAH DI DALAM KEKURANGANKU” Studi Kualitatif Mengenai Hardiness pada Individu Dewasa Madya Penyandang Tunadaksa yang Bekerja Muhammad Idham Abiyoga; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.157 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19984

Abstract

This research is a qualitative research with a phenomenology perspective that aims to know the hardiness of the mature adult individuals who work with the disabled. Subjects in this study amounted to three people taken with purposive technique. Data collection was done by interview method. Interviews indicated that the three subjects had hardiness personality in work developed in different ways depending on the background of disability acquired as newly born or as adults. Personality hardiness subject number 1 who experienced disability due to fire, developed because of responsibility to the family. The desire to live independently makes subject number 2 has a hardiness personality. The gratitude and support of the people around make the subject number 3 can develop hardiness personality.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN HARDINESS PADA PERAWAT BAGIAN JIWA DI RSJ PROF. DR. SOEROJO MAGELANG Effa Hasnatul Hanifah; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 6, Tahun 2021 (Desember 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.33222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan hardiness pada perawat bagian jiwa di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. Dukungan sosial keluarga merupakan pemberian bantuan secara verbal maupun nonverbal yang dapat berupa informasi, saran, maupun bantuan nyata yang dirasakan individu dari keluarga. Hardiness merupakan karakter kepribadian yang menunjukan ketangguhan untuk mengelola, bertahan, dan melawan pada hal-hal yang mengakibatkan stres. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 150 perawat bagian jiwa di bangsal rawat inap RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, dan sampel sebanyak 108 perawat, perempuan = 45 dan laki-laki = 63, rentang usia = 25-60 tahun, diambil dengan teknik convenience sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua skala model Likert, yaitu Skala Dukungan Sosial Keluarga (48 aitem, α = 0,837) dan Skala Hardiness (47 aitem, α = 0,849). Uji korelasi Spearman’s Rho menghasilkan nilai rxy = 0,757 dengan p = 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan hardiness pada perawat bagian jiwa di RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang. 
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY INTELLIGENCE DENGAN MOTIVASI BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XI SMA N 1 CILIMUS KABUPATEN KUNINGAN Heri Setiawan Suhandi; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.709 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.20102

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara adversity intelligence dengan motivasi belajar dalam mata pelajaran Matematika pada siswa kelas XI SMA N 1 Cilimus. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI IPA dan IPS di SMA N 1 Cilimus sebanyak 355 orang. Teknik Sampling yang digunakan adalah cluster random sampling dengan jumlah subjek sebanyak 176 orang, baik dari jurusan IPA maupun IPS. Alat ukur yang digunakan berupa skala, terdiri atas Skala Adversity Intelligence (25 item valid; α =.88) dan Skala Motivasi Belajar dalam Mata Pelajaran Matematika (41 item valid; α = .94). Analisis regresi sederhana menunjukan ada korelasi positif yang signifikan antara adversity intelligence dengan motivasi belajar dalam mata pelajaran Matematika, = .78 (p<.001), artinya semakin tinggi adversity intelligence yang dimiliki siswa semakin tinggi motivasi belajarnya dalam mata pelajaran Matematika. Adversity intelligence memberikan sumbangan efektif pada motivasi belajar dalam mata pelajaran Matematika sebesar 61%. Siswa diharapkan dapat mempertahankan atau meningkatkan adversity intelligence yang dimiliki, guru diharapkan membantu siswa dalam proses belajar dengan menggunakan metode yang mudah dipahami, dan peneliti selanjutnya diharapkan diharapkan dapat melakukan penelitian mengenai korelasi antara motivasi belajar dengan variabel antisenden lain atau pada tingkat pendidikan yang lebih awal.  
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN KOMPETENSI INTERPERSONAL PADA REMAJA AWAL KELAS VII DI SMP NEGERI I BAE KUDUS Wettig Trisanti; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2015.12980

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kompetensi interpersonal pada remaja awal kelas VII di SMP N 1 Bae Kudus. Hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini adalah adanya korelasi positif antara harga diri dengan kompetensi interpersonal pada remaja awal kelas VII di SMP N 1 Bae Kudus. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 1 Bae Kudus sebanyak 250. Sedangkan sampel penelitian ini sebanyak 150 siswa kelas VII di SMP 1 Bae Kudus yang terdiri dari 79 laki-laki dan 71 perempuan, yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling. Metode pengambilan data yang digunakan adalah Skala Kompetensi Interpersonal dan Skala Harga Diri. Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara harga diri dengan kompetensi interpersonal subjek (rxy = .63; p < .001). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima. Analisis data menunjukkan R2 = .393 yang menjelaskan bahwa sumbangan efektif harga diri terhadap kompetensi interpersonal sebesar 39.3% sedangkan sisanya 60.7% ditentukan oleh faktor lain.
DUKUNGAN SOSIAL GURU BIMBINGAN KONSELING DAN KEMATANGAN KARIER PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 COMAL Dini Wulan Ndari; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2022.34472

Abstract

Kematangan karier merupakan kemampuan individu untuk membuat pilihan karier yang tepat, serta menyelesaikan tugas-tugas khas perkembangan karier yang nantinya akan digunakan dalam membuat keputusan karier. Meskipun demikian, tidak semua siswa mampu mencapai kematangan karier, karena terdapat beberapa faktor yang berkontribusi dalam terbentuknya kematangan karier. Dukungan sosial guru bimbingan konseling merupakan salah satu faktor yang diduga dapat menentukan kematangan karier siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial guru bimbingan konseling dan kematangan karier pada siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Comal. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Comal dengan jumlah 398 siswa. Sampel penelitian terdiri dari 186 siswa yang diperoleh dengan menggunakan metode cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua alat ukur, yakni Skala Dukungan sosial guru bimbingan konseling (36 aitem, α= 0,945) dan Skala Kematangan Karier (35 aitem, α= 0,916). Analisis regresi sederhana menunjukkan nilai koefisien korelasi r = 0,368 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial guru bimbingan konseling dengan kematangan karier pada siswa kelas 10 SMA Negeri 1 Comal. Semakin tinggi dukungan sosial guru bimbingan konseling, semakin tinggi pula kematangan karier siswa, begitu pula sebaliknya. Dukungan sosial guru bimbingan konseling memberikan sumbangan efektif sebesar 14% terhadap kematangan karier siswa SMA Negeri 1 Comal.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA DENGAN EFIKASI DIRI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA TAHUN KEDUA, KETIGA, DAN KEEMPAT DEPARTEMEN ADMINISTRASI BISNIS FISIP UNIVERSITAS DIPONEGORO Nanda Yuarvani Qurnita; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 6, Tahun 2022 (Desember 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.36832

Abstract

Era revolusi industri 4.0 mulai masuk ke Indonesia. Internet of things sebagai kunci dari revolusi digital telah menghasilkan cara – cara baru yang membawa kemudahan bagi masyarakat. Mahasiswa sebagai bagian dari generasi milenial diharapkan dapat berkontribusi memanfaatkan teknologi modern berbasis internet untuk memunculkan inovasi – inovasi baru melalui perilaku berwirausaha di era industri 4.0. Efikasi diri berwirausaha menjadi salah satu hal yang mempengaruhi keputusan individu untuk akhirnya berwirausaha. Salah satu sumber yang dapat meningkatkan keyakinan individu atas kemampuannya untuk melakukan proses berwirausaha adalah dukungan sosial orangtua untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orangtua untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha dengan efikasi diri berwirausaha pada mahasiswa tahun kedua, ketiga, dan keempat Departemen Administrasi Bisnis FISIP Universitas Diponegoro. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa tahun kedua, ketiga, dan keempat Departemen Administrasi Bisnis yang berjumlah 398 mahasiswa dengan sampel penelitian sebanyak 186 mahasiswa, yang diperoleh dengan proportionate stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Dukungan Sosial Orangtua untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha (42 aitem valid, α = .944) dan Skala Efikasi Diri Berwirausaha (41 aitem valid, α = .944). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho menunjukkan nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar .556 dengan p= .000 (p < .05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial orangtua untuk mengembangkan keterampilan berwirausaha dengan efikasi diri berwirausaha pada mahasiswa. Kata kunci: dukungan sosial orangtua; efikasi diri berwirausaha; mahasiswa administrasi bisnis
HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN PERUSAHAAN PENGOLAHAN KAYU Galih Bhramantyo; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 10, Nomor 1, Tahun 2021 (Februari 2021)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2021.30421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan keterikatan kerja pada karyawan perusahaan pengolahan kayu di Kabupaten Demak. Keterikatan kerja merupakan perilaku positif karyawan ketika bekerja dengan melibatkan dan mengekspresikan dirinya baik secara fisik, kognitif, dan emosional. Gaya kepemimpinan transformasional merupakan kemampuan pemimpin dalam meningkatkan kesadaran bawahannya terhadap hal yang benar, membuat karyawan lebih mengutamakan kepentingan perusahaan dibanding pribadi, dan memotivasi karyawan untuk bekerja optimal agar tercapainya tujuan perusahaan. Sampel penelitian berjumlah 113 karyawan tetap yang berada pada departemen Operational, Human Resource-General Affair, Marketing, Processing, dan Log Processing, yang diambil dengan teknik proporsional random sampling. Skala Gaya Kepemimpinan Transformasional (26 aitem; α = 0,911) dan Skala Keterikatan Kerja (27 aitem; α = 0,931). Hasil uji analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan keterikatan kerja (rxy= 0,439; p= 0,000). Gaya kepemimpinan transformasional memberikan sumbangan efektif sebesar 19,2% terhadap keterikatan kerja. 
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN EFIKASI DIRI KEPUTUSAN KARIR PADA MAHASISWA TAHUN KETIGA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Rella Budhi Rahayu; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 1, Tahun 2022 (Februari 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2022.33360

Abstract

Efikasi diri keputusan karir adalah keyakinan individu dalam mengambil keputusan-keputusan yang berkaitan dengan karir. Mahasiswa memiliki tingkat efikasi diri keputusan karir yang berbeda-beda, karena terdapat berbagai faktor yang berkontribusi dalam terbentuknya efikasi diri keputusan karir. Dukungan sosial merupakan salah satu faktor yang diduga dapat menentukan efikasi diri keputusan karir mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan efikasi diri keputusan karir pada mahasiswa tahun ketiga Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Populasi pada penelitian ini adalah 200 mahasiswa tahun ketiga Fakultas Psikologi. Sampel penelitian sejumlah 127 mahasiswa diperoleh dengan metode convenience sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua alat ukur, yaitu Skala Efikasi Diri Keputusan Karir (28 aitem,=0,924 ) dan Skala Dukungan Sosial Teman Sebaya (37 aitem,=0,955). Hasil pengolahan data menggunakan uji korelasi regresi sederhana diperoleh nilai rxy= 0,520, dengan p = 0,000 (p < 0,05), sehingga didapatkan hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan efikasi diri keputusan karir pada mahasiswa tahun ketiga Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya maka semakin tinggi efikasi diri keputusan karir mahasiswa, sebaliknya semakin rendah tingkat dukungan sosial teman sebaya, maka semakin rendah efikasi diri keputusan karir mahasiswa. Dukungan sosial teman sebaya memberikan kontribusi sebesar 27% terhadap efikasi diri keputusan karir pada mahasiswa tahun ketiga Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.
HUBUNGAN ANTARA IKLIMORGANISASI DENGAN PERILAKU INOVATIF PADA KARYAWAN PT. PLN PERSERO DISTRIBUSI JAWA BARAT APJ BOGOR Muhammad El Manurwan; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 3, Tahun 2017 (Juli 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.941 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19765

Abstract

Inovasi tiada henti diperlukan untuk mengarahkan perusahaan ke arah yang lebih baik terutama dalam bidang pemanfaatan energi dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara iklim organisasi dengan perilaku inovatif pada karyawan PT. PLN Persero Distribusi Jawa Barat APJ Bogor. Perilaku inovatif adalah  perilaku anggota organisasi untuk menciptakan, mengolah, dan mengimplementasikan ide-ide baru, termasuk di dalamnya adalah produk, teknologi, prosedur, dan proses kerja yang bertujuan untuk meningkatkan keefektifitasan kinerja anggota organisasi dan memberikan keuntungan bagi organisasi.Sampel pada penelitian ini adalah 56 karyawan PT. PLN Persero Distribusi Jawa Barat APJ Bogor. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik non- probability convenience sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Iklim Organisasi (36 aitem, α =  .93) dan Skala Perilaku Inovatif (32 aitem, α = .926). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara iklim organisasi dan perilaku inovatif (rxy= .58; p < .001), artinya semakin positif iklim organisasi pada perusahaan maka semakin tinggi perilaku inovatif yang diperlihatkan karyawan. Iklim organisasi memberikan sumbangan efektif sebesar 33.6% terhadap perilaku inovatif.  
HUBUNGAN KONGRUENSI KARIR DENGAN ORANG TUA DAN KEMATANGAN KARIR PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 7 SEMARANG MILLA FAUZIAH CANDRA; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017 (Oktober 2017)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.485 KB) | DOI: 10.14710/empati.2017.19998

Abstract

Competition of an increasingly advanced work world there are also more qualified human resources. This makes SMK students need to increase the ability to be able to compete in the work. Therefore, it is important for students of vocational school to get career maturity. This study aims to determine the relationship between adolescent career congruence-parents with career maturity in students of class XI SMK N 7 Semarang. The hypothesis in this study there is a significant positive relationship between the perceived career congruence of adolescent-parents and career maturity. The population in this study were students of class XI SMK N 7 Semarang spread in 8 classes with the number of research samples of 275 students, using cluster random sampling technique. Data collection using Maturity Career Scale (35 valid items, α = .91) and The Adolescent-Parents Career Congruence Scale (12 valid items, α = .89) which have been tested on 138 students. Simple regression analysis showed a significant positive relationship between adolescent-parent career congruence with career maturity, with rxy value = .54 (p <.001). The higher the level of congruence of adolescents-parents, the higher the maturity of student career, and vice versa. The perceived career congruence of adolescent-parents provide effective contribution of 29% on career maturity, while 71% is owned by other factors. Further research is expected to conduct a joint search, so that can enrich the results of further research. In addition, students and parents are expected to work together in realizing career goals that match the interests, talents and abilities of students. 
Co-Authors Ade Syarifa Fathiawati Adelia Dyah Pratiwi Adhiva Muhammad Rayhan Adzkia Ra’ida Salma Agustinus Budi Nugroho Ainun Najib Febrya Rahman Amin Husni Amin Husni Ana Setyowati Andita Ayu Sartika Andita Ayu Sartika Apoina Kartini Apriyanto, Denny Arief Budihardjo Ashri Maulida Rahmawati Aswendo Dwitantyanov Azna Hazlina Bagus Pambudi Bening Pangastuti Bherti Silawati Fiftyana Bonyta Ermintika Rizkiani Cahya Tri Purnami Chelsea Sulastry Sianipar Christine Dessy Barita Christofan Dorry Steven, Christofan Dorry Corina D. S. Riantoputra Cornelia Tasya Paradita Costrie Ganes Widayanti Costrie Ganes Widayanti Darmawan, Taufan Citra Dea Putri Rachmadhani Debora Eflina Purba Devi Triana Putri Samosir Dian Lati Utami Dian Veronika Sakti Kaloeti Dika Resty Tri Ananda Dini Wulan Ndari Diyan Yuli Wijayanti Dwi Karunia Saputra Dwi Pudjonarko Dynasty Larasati Effa Hasnatul Hanifah Endang Sri Indrawati Erdidhah Putri Pinilih Erin Ratna Kustanti Etika Ratna Noer euis rahayu Farah Nugrahaini Farida Hidayati Fika Firmanila Fillah Fithra Dieny Fiska Nurzahra Susilo Fitri, Anindiyani Fitria Handayani Fitriana Rahayu Pratiwi Frieda N. R. Hidayati Galih Bhramantyo Gina Saraswati Gita Fedora Ramdhani, Gita Fedora Handayani, Fitria Hanifa M. Denny Haryandinny, Shadillah Ilhami Rez'qi Hastaning Sakti Henoch Setya Nugraha Heri Setiawan Suhandi Hertanto Wahyu Subagio Hidayati, Frieda N. R. Hidayati, Zulfa Kumala I'anah, Noor Ika Febrian Kristiana Ika Zenita Ratnaningsih Irdiatika Damar Intani Iriantika Prihastyanti Iys Syabilla Rusda Jauharany, Firdananda Fikri Kalista Vidyadhara Kaloeti, D. V. S. Karina Aria Putri Kartika Sari Dewi Kholifah Umi Sholihah Kholifah Umi Sholihah Komang Veni Widiyanti Kristiani Nira Wijayanti Kustanti, Erin R. Lucky Rianatha M Nancye, Pandeirot Mahendra, Pulkeria Aquaelin Riezky Pica Maretha Ayu Saraswati Maria Nugraheni Mardi Rahayu Martha Irene Kartasurya Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Meidiana Dwidiyanti MILLA FAUZIAH CANDRA Monica Vida Pratiwi Muhammad El Manurwan Muhammad Fikri Taufik Ardiaputra Muhammad Idham Abiyoga Muhammad Zulfa Alfaruqy Munif, Badrul Mutiara Herin Nadia Shaliha Nadya Tiara Qur’ani Naibaho, Yael Febriany Kurnia Naibaho Kurnia Nancye, Pandeirot Marjory Nanda Yuarvani Qurnita Natasha Regita Wardani Ngadiran, Antonius Niken Fatimah Nurhayati Novi Qonitatin Novi Qonitatin Nur Rochmah Heditya Nurhayati, Niken F. Nurul Kusuma Dewi Pandeirot M. Nancye Pandeirot, Nancye Paulina Kurniadi Qotrunnada Firdauz Raharjo, Alim Panggih Rahayu, Euis Rahimmatussalisa Rahimmatussalisa, Rahimmatussalisa Rahma Zahidah Pertiwi RAHMADANI, TIKA AMELIA Raras Haryuningrum Rebina Bilqis Antoxida Rella Budhi Rahayu Rika Tri Ariani Rizka Putri Ayuningtyas Rizki Setyo Wulandari Rizky Amalia Sholiha Rosse Mayada Pratiwi Rosse Mayada Pratiwi Selvani Ane Putri Setyowati Setyowati Shafa Kirana Dewani Sifa, Izka Aniyatul Manfaati Sigit Ambar Widyawati Simon Simangunsong Sri Hartati Sri Sumiyati Sudiro Sudiro Suparyatmo, J.B Taa, Stefanus Talitha Lintang Pertiwi Tri Rejeki Andayani Tunjung Inoe Kartikasari Uni Kuslantasi Vemita Sinantia Wettig Trisanti Wibisana Dhian Luthfianto WIDYA PH, KHAIRINA Wijiati Kasari Windriya Sri Santika Woro Inten Sayekti Yohana Sondang Activa Hutabarat Yuke Hasnabuana