Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA PENYESUAIAN DIRI DENGAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 8 PURWOREJO Wijiati Kasari; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.592 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20250

Abstract

Memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi, menuntut siswa untuk mampu menyesuaikan dirinya dengan hal baru, seperti lingkungan sekolah, peraturan, guru, dan teman baru. Selain itu, siswa juga perlu menggali kemampuannya dalam bidang akademik. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk memiliki motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penyesuaian diri dengan motivasi belajar pada siswa kelas X di SMA Negeri 8 Purworejo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 8 Purworejo yang berjumlah 223 siswa dan terbagi ke dalam tujuh kelas. Sampel penelitian berjumlah 154 siswa diperoleh dengan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan dua skala model Likert, yaitu Skala Motivasi Belajar (30 aitem, α=0,917) dan Skala Penyesuaian Diri (25 aitem, α=0,877). Analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara penyesuaian diri dengan motivasi belajar pada siswa kelas X di SMA Negeri 8 Purworejo (rxy = 0,616, p < 0, 001). Penyesuaian diri memberi sumbangan efektif sebesar 37,9% (R2 = 0,379) terhadap motivasi belajar.  
HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DENGAN ACADEMIC SELF-HANDICAPPING PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO YANG SEDANG MENGERJAKAN TUGAS AKHIR Kalista Vidyadhara; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.281 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20192

Abstract

Kewajiban mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir sebagai syarat kelulusan, telah menyebabkan munculnya indikasi strategi pertahanan harga diri yang justru merugikan mahasiswa. Academic self-handicapping adalah salah satu bentuk strategi perlindungan harga diri yang dapat menurunkan kualitas hidup dan prestasi akademik. Pada sisi lain, regulasi diri terbukti memiliki hubungan positif dengan pencapaian akademik yang dibutuhkan mahasiswa, terutama mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dan academic self-handicapping. Populasi penelitian ini adalah 1914 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang sedang mengerjakan tugas akhir dan 144 orang diambil sebagai sampel menggunakan convenience sampling. Pengukuran dalam penelitian ini dilakukan menggunakan Skala Regulasi Diri (41 aitem; α = 0,914) dan Skala Academic Self-Handicapping (27 aitem; α = 0,858). Uji korelasi Spearman-Brown menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara regulasi diri dengan academic self-handicapping yang ditunjukkan dengan rxy = -0,229 dan p = 0,006 (p  < 0,01). Semakin tinggi regulasi diri, maka semakin rendah academic self-handicapping. Mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir diharapkan dapat meminimalisir academic self-handicapping dengan menerapkan regulasi diri selama mengerjakan tugas akhir.  
HUBUNGAN ANTARA PERSON-ORGANIZATION FIT DAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN MILENIAL BPJS KETENAGAKERJAAN PUSAT Natasha Regita Wardani; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 4, Tahun 2023 (Agustus 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.27466

Abstract

Keterikatan kerja karyawan perlu diperhatikan oleh setiap organisasi, terutama karyawan milenial yang identik dengan tingkat turnover tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara person-organization fit dan keterikatan kerja pada karyawan milenial BPJS Ketenagakerjaan Pusat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 265 karyawan milenial. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah convenience sampling sejumlah 155 karyawan milenial. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Person-Organization Fit (26 aitem; α = 0,931) dan Skala Keterikatan Kerja (31 aitem; α = 0,929). Analisis Rank Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara person-organization fit dan keterikatan kerja pada karyawan milenial BPJS Ketenagakerjaan Pusat (rxy = 0,699; p =0,000). Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis peneliti dapat diterima dengan penjelasan bahwa semakin tinggi P-O Fit, maka semakin tinggi keterikatan kerja dan begitupun sebaliknya.
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DAN ADAPTABILITAS KARIR PADA SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 2 SEMARANG Nur Rochmah Heditya; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 1, Tahun 2023 (Februari 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.27437

Abstract

Adaptabilitas karir merupakan kemampuan individu dalam menghadapi dan menyesuaikan diri pada perubahan-perubahan yang terkait dengan karir, baik yang terduga maupun tidak. Harga diri adalah cara individu memandang dirinya, dan sejauh mana merasa dirinya berharga serta mampu melakukan sesuatu. Siswa kelas X mengalami masa transisi dari SMP ke SMA sehingga dituntut untuk dapat menyesuaikan diri pada lingkungan sosial dan permasalahan baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara harga diri dan adaptabilitas karir pada siswa kelas X di SMA Negeri 2 Semarang. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 2 Semarang yang berjumlah 504 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 232 siswa dengan teknik Cluster Random Sampling. Hasil analisis Rank Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara harga diri dan adaptabilitas karir (rxy = 0,719; p = 0,000), artinya semakin tinggi harga diri seseorang maka akan semakin tinggi pula adaptabilitas karirnya.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL GURU BIMBINGAN KONSELING DAN ADAPTABILITAS KARIR PADA SISWA KELAS XII DI SMA NEGERI 1 CILACAP Irdiatika Damar Intani; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 5, Tahun 2023 (Oktober 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.27563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial guru bimbingan konseling dan adaptabilitas karir pada siswa kelas XII di SMA Negeri 1 Cilacap. Adaptabilitas karir merupakan kesiapan individu untuk bisa menyesuaikan diri dengan tugas-tugas yang berkaitan dengan mempersiapkan dan berpartisipasi dalam tuntutan pekerjaan dan dengan kondisi pekerjaan, termasuk di dalamnya berpartisipasi dalam tuntutan sekolah dari diri individu dalam mempersiapkan karirnya di masa yang akan datang. Dukungan sosial guru bimbingan konseling yaitu dukungan dari guru bimbingan konseling yang dirasakan siswa, berupa contoh perilaku, kepedulian, pemberian semangat dan motivasi, dukungan emosional, serta ketersediaan bantuan langsung melalui interaksi guru bimbingan konseling dengan siswa, sehingga membuat siswa merasa nyaman, dipedulikan, dibimbing, dan diperhatikan.  Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Cilacap yang berjumlah 376 siswa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 201 siswa kelas XII dengan teknik cluster random sampling. Hasil analisis Rank Spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial guru bimbingan konseling dan adaptabilitas karir (rxy = 0,383; p = 0,000), yang berarti bahwa semakin tinggi dukungan sosial guru bimbingan konseling yang dirasakan oleh siswa maka akan semakin tinggi pula adaptabilitas karir siswa.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN ADAPTABILITAS KARIR PADA MAHASISWA BIDIKMISI TAHUN PERTAMA, KEDUA, KETIGA, DAN KEEMPAT DI FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS DIPONEGORO Christine Dessy Barita; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 12, Nomor 6, Tahun 2023 (Desember 2023)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2023.27570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan adaptabilitas karir pada mahasiswa bidikmisi tahun pertama, kedua, ketiga, dan keempat di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Dukungan sosial pada penelitian ini merujuk pada perceived support yaitu segala bantuan yang berasal dari teman sebaya dan dirasakan oleh individu, sehingga individu merasa diperhatikan, dihargai, dicintai dan dapat diandalkan. Adaptabilitas karir adalah kemampuan individu dalam mempersiapkan dan mengatasi permasalahan kompleks dan tidak terduga yang muncul sebagai perubahan tugas perkembangan karir, dan kondisi yang terkait pekerjaan. Populasi pada penelitian ini adalah 177 mahasiswa bidikmisi tahun pertama sampai keempat di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Sampel sebanyak 127 mahasiswa yang diperoleh dengan convenience sampling. Alat ukur dalam penelitian ini adalah Skala Dukungan Sosial Teman Sebaya (36 aitem, α 0,951) dan Skala Adaptabilitas Karir (45 aitem, α 0,961). Hasil uji hipotesis analisis regresi sederhana menunjukkan angka rxy = 0,552 dengan signifikansi p = 0,000 (p<0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dan adaptabilitas karir. Dukungan sosial teman sebaya memberi sumbangan efektif sebesar 30,4% terhadap adaptabilitas karir pada mahasiswa bidikmisi tahun pertama sampai keempat di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. 
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) PADA GURU SEKOLAH DASAR (SD) NEGERI DI KECAMATAN BANYUMANIK KOTA SEMARANG Bherti Silawati Fiftyana; Dian Ratna Sawitri
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 7, Nomor 1, Tahun 2018 (Januari 2018)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.949 KB) | DOI: 10.14710/empati.2018.20256

Abstract

Guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Banyumanik Kota Semarang belum menunjukkan adanya Organizational Citizenship Behavior (OCB) yang optimal dan menyeluruh. Dalam usaha menumbuhkan dan mengoptimalkan OCB guru dibutuhkan faktor-faktor yang mendukung karena OCB tidak dengan sendirinya meningkat tanpa berinteraksi dengan faktor lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB). Populasi penelitian adalah guru SD negeri di Kecamatan Banyumanik Kota Semarang sejumlah 186 guru dan sampel penelitian 136 guru yang diperoleh dengan cluster sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala, yaitu Skala OCB (42 item α = 0,934) dan Skala Kecerdasan Emosional (33 item α = 0,918). Uji korelasi Spearman Brown menunjukkan rxy = 0,835 (p < 0,001), yang berarti ada hubungan positif yang signifikan antara OCB dengan kecerdasan emosional. Semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi OCB. Guru diharapkan dapat mempertahankan OCB dengan melatih atau memaksimalkan kecerdasan emosional yang dimiliki. s  
Cognitive behavior therapy intervention on adolescents to decrease anxiety problem study: the role of serotonin Nancye, Pandeirot Marjory; Husni, Amin; Sawitri, Dian Ratna
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 13, No 4: December 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v13i4.23739

Abstract

The existence of demands that occur simultaneously causes some adolescents to be unable to adapt properly, especially the condition of adolescents who experience changeable emotions, are unstable, easily stressed, feel anxious, depressed, and feel helpless. Cognitive behavior therapy (CBT) is a form of psychotherapy that can be used for adolescent emotional problems. The purpose of this study is to prove that CBT interventions can increase serotonin levels and reduce adolescent anxiety levels. The research population is adolescents with anxiety problems in the city of Surabaya. The research sample is 32 respondents with techniques systematic sampling. Inclusion criteria include: i) adolescents aged 12–18 years, ii) experiencing mental emotional anxiety problems as measured by a score with self-reporting questionnaire (SRQ-29), and iii) being willing to participate in the research and get permission from parents. Data collection using an instrument in the form of a Taylor Manifest Anxiety Scale (TMAS). The data have been analyzed by the Wilcoxon test. The results show that there were significant differences in serotonin levels and anxiety levels before and after the intervention given CBT. The average value of serotonin levels in the posttest was higher than the pretest (p=0.001) and the average value of anxiety levels in the posttest was lower than the pretest (p=0.043) indicating that giving CBT interventions was able to significantly reduce anxiety levels. CBT interventions are proven to increase serotonin levels and reduce adolescent anxiety levels. By changing the form of thought and the resulting consequences, the intensity of the subject's anxiety decreases.
The Happy Spiritual Intervention for Overcoming Intolerance of Uncertainty among Families of Patients with Mental Disorders Dwidiyanti, Meidiana; Sawitri, Dian Ratna; Munif, Badrul; Fitri, Anindiyani; Wijayanti, Diyan Yuli
Jurnal Keperawatan Soedirman Vol 19 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS)
Publisher : Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jks.2024.19.2.11032

Abstract

Families of patients with mental disorders frequently experience intolerance of uncertainty due to prolonged treatment, high caregiving burdens, and unpredictable patient behaviors. This study was conducted to investigate the effects of Happy Spiritual Intervention on the intolerance to uncertainty among families of patients with mental disorders. A pre-post quasi-experimental study with a control group was carried out among families of patients undergoing treatment at Dr. Amino Gondohutomo Psychiatric Hospital in Semarang. Simple random sampling was applied to recruit a total of 50 respondents who were aged 18 years or older and had been cohabiting with the patients for more than five months. The intervention group received six 45-minute therapy sessions, while the control group received standard care. This study utilized the Intolerance of Uncertainty Scale as research instrument. Data were collected using Google Forms, and subsequent analysis using a t-test was performed. The results revealed a significant difference in intolerance of uncertainty among families of patients with mental disorders after the intervention in both the intervention and control groups, with an effect size of 3.026 and a p-value of 0.000. This suggests that Happy Spiritual intervention effectively reduces the intolerance of uncertainty among families of patients with mental disorders.
Efikasi Diri dalam Pengambilan Keputusan Karir, Tren, dan Penelitian Masa Depan: Sebuah Analisis Bibliometrik Haryandinny, Shadillah Ilhami Rez'qi; Sawitri, Dian Ratna
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.522

Abstract

Pemilihan jalur karir merupakan serangkaian proses dinamis yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti efikasi diri. Career decision – making self – efficacy (CDMSE) merupakan sejauh mana seseorang yakin dengan kemampuannya untuk melakukan tugas – tugas yang diperlukan untuk mengambil keputusan – keputusan terkait dengan karir. Memahami CDMSE menjadi penting dalam usaha pengembangan identitas vokasional khususnya pada siswa untuk membantu pihak – pihak terkait menetapkan rencana – rencana yang dibutuhkan guna tercapainya efektivitas dalam pengembangan vokasional siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan penelitian terkait CDMSE pada siswa, mengetahui tren penelitian terkait CDMSE pada siswa, dan memberikan pemahaman terkait isu – isu penelitian yang telah muncul dan potensi untuk penelitian di masa depan. Penelitian ini menggunakan metode visualisasi bibliometrik. Hasil analisis menunjukkan bahwa kata “Human” merupakan kata kunci yang paling banyak digunakan dan berkaitan dengan efikasi diri dalam pengambilan keputusan karir, faktor demografis, dan metode penelitian. Terdapat tiga klaster pada pemetaan meliputi variabel terkait perkembangan karir siswa, variabel terkait pemilihan karir dewasa muda, dan metode penelitian yang kemudian disajikan kajian mendalam terkaitnya. Terjadi penaikan dan penurunan pada produktivitas karya ilmiah yang dihasilkan serta penelitian masih didominasi oleh negara barat. Dibutuhkan pengembangan lanjutan terkait metode yang digunakan serta perluasan setting penelitian untuk mengisi kesenjangan yang ada.
Co-Authors Ade Syarifa Fathiawati Adelia Dyah Pratiwi Adzkia Ra’ida Salma Ainun Najib Febrya Rahman Amin Husni Amin Husni Ana Setyowati Andita Ayu Sartika Andita Ayu Sartika Apoina Kartini Apriyanto, Denny Aswendo Dwitantyanov Azna Hazlina Bagus Pambudi Bening Pangastuti Bherti Silawati Fiftyana Bonyta Ermintika Rizkiani Chelsea Sulastry Sianipar Christine Dessy Barita Christofan Dorry Steven, Christofan Dorry Corina D. S. Riantoputra Cornelia Tasya Paradita Costrie Ganes Widayanti Dea Putri Rachmadhani Debora Eflina Purba Devi Triana Putri Samosir Dian Lati Utami Dian Veronika Sakti Kaloeti Dika Resty Tri Ananda Dini Wulan Ndari Diyan Yuli Wijayanti Dwi Karunia Saputra Dwi Pudjonarko Dynasty Larasati Effa Hasnatul Hanifah Endang Sri Indrawati Erdidhah Putri Pinilih Erin Ratna Kustanti Etika Ratna Noer Farah Nugrahaini Farida Hidayati Fika Firmanila Fillah Fithra Dieny Fiska Nurzahra Susilo Fitri, Anindiyani Fitria Handayani Fitriana Rahayu Pratiwi Frieda N. R. Hidayati Galih Bhramantyo Gina Saraswati Gita Fedora Ramdhani, Gita Fedora Handayani, Fitria Haryandinny, Shadillah Ilhami Rez'qi Hastaning Sakti Hertanto Wahyu Subagio Hidayati, Frieda N. R. Hidayati, Zulfa Kumala I'anah, Noor Ika Zenita Ratnaningsih Irdiatika Damar Intani Iriantika Prihastyanti Jauharany, Firdananda Fikri Kalista Vidyadhara Kaloeti, D. V. S. Karina Aria Putri Kartika Sari Dewi Kholifah Umi Sholihah Komang Veni Widiyanti Kustanti, Erin R. Lucky Rianatha Mahendra, Pulkeria Aquaelin Riezky Pica Maretha Ayu Saraswati Martha Irene Kartasurya Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Meidiana Dwidiyanti MILLA FAUZIAH CANDRA Monica Vida Pratiwi Muhammad El Manurwan Muhammad Fikri Taufik Ardiaputra Munif, Badrul Mutiara Herin Nadia Shaliha Nadya Tiara Qur’ani Naibaho, Yael Febriany Kurnia Naibaho Kurnia Nancye, Pandeirot Marjory Nanda Yuarvani Qurnita Natasha Regita Wardani Ngadiran, Antonius Niken Fatimah Nurhayati Novi Qonitatin Novi Qonitatin Nur Rochmah Heditya Nurhayati, Niken F. Nurul Kusuma Dewi Pandeirot M. Nancye Qotrunnada Firdauz Raharjo, Alim Panggih Rahayu, Euis Rahimmatussalisa Rahimmatussalisa, Rahimmatussalisa Rahma Zahidah Pertiwi RAHMADANI, TIKA AMELIA Rahmawati, Ashri Maulida Raras Haryuningrum Rebina Bilqis Antoxida Rella Budhi Rahayu Rika Tri Ariani Rizka Putri Ayuningtyas Rizky Amalia Sholiha Selvani Ane Putri Setyowati Setyowati Sifa, Izka Aniyatul Manfaati Simon Simangunsong Sri Hartati Suparyatmo, J.B Taa, Stefanus Tri Rejeki Andayani Tunjung Inoe Kartikasari Uni Kuslantasi Vemita Sinantia Wettig Trisanti WIDYA PH, KHAIRINA Wijiati Kasari Windriya Sri Santika Woro Inten Sayekti Yohana Sondang Activa Hutabarat Yuke Hasnabuana