p-Index From 2021 - 2026
14.007
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Formulation of Transparent Solid Soap Using Aloe Vera Leaf Flesh (Aloe vera (L.) Burm.f.) as Antioxidant Ritonga, Oktavia; Lubis, Minda Sari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Yuniarti, Rafita
Indonesian Journal of Science and Pharmacy Vol. 2 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Science and Pharmacy
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/ijsp.v2i2.75

Abstract

Aloe vera is a plant whose components have many benefits, aloe vera also functions as an antioxidant that can ward off free radicals. The purpose of this study was to determine transparent soap with variations in aloe vera concentration that meet the physical quality of transparent soap and to determine antioxidant activity after formulation. This research uses an experimental method. In this study, aloe vera was formulated in the form of transparent soap. The physical evaluation carried out includes organoleptic test, water content test, pH test, foam height test and antioxidant activity test. Based on the results of the study it is known that. Antioxidant activity test of aloe vera leaf meat has antioxidant activity classified as moderate with IC50 108 µg/ml, while the activity of transparent soap using aloe vera has antioxidant activity classified as very weak with IC50 obtained for F0 of 980.2290, F1: 482.3775, F2: 464.7310, F3: 407.5596 µg/ml. The conclusion of this study is that transparent soap using aloe vera meets the requirements of visual quality evaluation according to SNI and has antioxidant activity with a very weak category.
Foot Gel Mask from Aloe Vera Leaf Flesh (Aloe vera (L.) Burm.f.): Formulation and Evaluation Nurfadilla, Kiki; Lubis, Minda Sari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Yuniarti, Rafita
Indonesian Journal of Science and Pharmacy Vol. 2 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Science and Pharmacy
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/ijsp.v2i2.81

Abstract

Formulation and evaluation of a gel foot mask preparation from aloe vera leaf flesh (Aloe vera (L.) Burm.f.) have been carried out. The secondary metabolite content of aloe vera leaf flesh was identified through phytochemical screening. The formulation of the gel foot mask was carried out by varying the concentration of aloe vera leaf flesh by 2.5%, 5%, and 10%. Evaluation of the physical quality of the gel mask preparation included organoleptic, homogeneity, pH of the preparation, spreadability, adhesiveness, drying time of the preparation, viscosity, and exfoliation test. The results of phytochemical screening showed that aloe vera leaf flesh contains flavonoids, glycosides, tannins, saponins, and steroids. Evaluation of physical quality showed that the gel mask has characteristics and meets the standards of a good gel mask preparation. The exfoliation test of the gel mask showed a good effect on the skin, namely increased skin moisture and good skin elasticity after using a gel foot mask from aloe vera leaf flesh with an effective increase in the 10% formulation. The higher the concentration of the preparation, the better the exfoliator effectiveness.
Translucent Solid Soap Preparation from Turmeric Rhizome Juice (Curcuma domestica Val.): Formulation and Physical Characterization Aulia, Meisyah; Lubis, Minda Sari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Yuniarti, Rafita
Indonesian Journal of Science and Pharmacy Vol. 2 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Science and Pharmacy
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/ijsp.v2i2.82

Abstract

The formulation and physical characterization of translucent solid soap preparations from turmeric rhizome juice (Curcuma domestica Val.) have been carried out. The manufacture of translucent soap was carried out by varying the concentration of turmeric rhizome juice from 0%, 2%, 4%, and 6% into the soap formula. The multi-physical tests of translucent soap preparations included organoleptic tests, pH tests, water content tests, foam stability height tests, irritation tests and preference tests. The obtained turmeric rhizome squeezed translucent soap had good characteristics and met the requirements as translucent soap because it had good hardness, appropriate water content, pH between 9-11, and good foam stability. The results of the skin irritation test of soap preparations of all concentration variations did not find any side effects in the form of redness, itching and roughness on the volunteer's skin so that all soap preparations with various comparisons were safe to use. The results of the preference test which included color, translucency, texture and aroma showed that on average the panelists liked the soap preparation with a turmeric rhizome juice concentration of 2%.
Pembuatan Permen Sehat Ginger Candy dengan Penambahan Pewarna Alami untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Rani, Zulmai; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar; Yuniarti, Rafita; Lubis, Minda Sari; Utami, Dinda Sari; Fitri, Raissa; Fitri, Aulia; Miswanda, Dikki; Sani, Sulwiyatul Kamariyah
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jbn.v2i2.77

Abstract

Telah dilaksanakan pengadian kepada masyarakat Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang Sumatera Utara berupa pelatihan pembuatan permen sehat ginger candy dengan penambahan pewarna alami untuk meningkatkan imunitas tubuh. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penerapan teknologi tepat guna dalam membuat permen sehat. Evaluasi kegiatan pengabdian yang dilakukan dengan memberikan tes awal dan tes akhir menunjukkan kegiatan pembuatan permen sehat ginger candy dengan penambahan pewarna alami pandan di Desa Kolam telah berhasil dilakukan yang dibuktikan dengan terjadinya peningkatan pemahaman peserta kegiatan. Peningkatan pemahaman peserta dapat dilihat dari nilai tes kuisioner. Rata-rata terjadi peningkatan sebesar 75% dari rata-rata nilai tes awal sebesar 4,60 menjadi 7,96 pada tes akhir. Dari Tabel 1 diketahui beberapa peserta kegiatan meningkat hingga 100% pemahamannya setelah diberikan pelatihan. Dengan demikian kegiatan pengabdian telah efektif meningkatkan pemahaman masyarakat mitra dalam memanfaatkan jahe dan pandan menjadi permen sehat yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.
ANALISIS PENGGUNAAN OBAT KEMOTERAPI KANKER PARU-PARU DI RSUD DR. PIRNGADI KOTA MEDAN Nasution, Vevi Sarah; Sri Wahyuni; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Lubis, Minda Sari
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v4i2.3708

Abstract

Kanker paru-paru terjadi karena pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru. Di indonesia kanker paru menduduki urutan ketiga dengan jumlah kejadian 34.783 kasus. Kemoterapi merupakan pengobatan anti kanker yang dapat menghancurkan sel tumor dengan cara mengganggu fungsi sel. Pengobatan kemoterapi pada pasien kanker paru beragam dilakukan berdasarkan stadiumnya, yaitu dengan pembedahan, radioterapi dan kemoterapi, sesuai dengan standar dari National Comprehensive Cancer Network (NCCN), Food and drug Administration (FDA), European Medicines Agency (EMA) dan European Society for Medical Oncology (ESMO). Kemoterapi ini diberikan dalam beberapa tahap biasanya 4-6 siklus dan bahkan ada yang seumur hidup. Pemberian kemoterapi ini dengan setiap 21 hari agar mendapatkan efek yang diharapkan dengan efek samping yang masih wajar dan dapat diterima. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan dengan pendekatan cross section secara retrospektif. Pengumpulan obat pasien kanker paru-paru diambil dari rekam medis pasien periode bulan Januari-Desember 2023. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 42 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat yang digunakan oleh 42 pasien kanker paru-paru di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan periode Januari-Desember 2023 adalah vinorelbine 52 obat (32,7%), karboblatin 43 obat (27%), gefitinib 25 obat (15,7%), paclitaxel 12 obat (7,5%), cisplatin 7 obat (4,4%), docetaxel 7 obat (4,4%), pemetrexed 7 obat (4,4%), giotrif 6 obat (3,8%). Dapat disimpulkan bahwa obat paling banyak digunakan oleh pasien kanker paru-paru di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan adalah vinorelbine dan karboplatin. Kata Kunci: Kanker paru-paru, kemoterapi, obat kemoterapi, pengobatan kanker paru-paru.
PENETAPAN KADAR GARAM PADA IKAN TERI MEDAN DENGAN VARIASI METODE DAN SUHU PERENDAMAN Nasution, Nur Sahadah; Daulay, Anny Sartika; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v4i2.4148

Abstract

Pendahuluan: Ikan teri Medan adalah jenis teri berwarna putih berukuran kecil yang sangat populer di Indonesia, dan dibuat dengan cara penggaraman dan pengeringan, yang menghasilkan produk teri kering. Garam dalam ikan teri Medan dapat menjadi pertimbangan bagi konsumen. Tujuan: Tujuan penelitian adalah menentukan kadar garam ikan teri Medan harga termahal dan termurah berdasarkan suhu perendaman serta perbandingan metode penetapan kandungan garam NaCl. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Argentometri yaitu metode Kohman dan metode Volhard. Titrasi metode Kohman ditandai terbentuknya endapan merah bata, titik akhir titrasi ditandai dengan terbentuknya endapan merah bata AgCrO4. Sedangkan metode Volhard merupakan titrasi tidak langsung dengan indikator FeCl3 dan terbentuk warna salmon (merah). Suhu perendaman air panas adalah 90-92 ºC dan air dingin pada T= 29 ºC. Hasil: Hasil kadar garam pada ikan teri Medan harga termahal metode Kohman pada perendaman air panas (T= 90-920C) dan air dingin (T=290C) masing-masing adalah 0,9472<µ<0,1073 mg/g dan 1,01099<µ<1,2892 mg/g, pada ikan teri termurah 0,0798<µ<0,1026 mg/g dan 0,4925<µ<0,6235 mg/g. Dengan metode Volhard pada ikan teri termahal maing-masing adalah 5,0043<µ<5,0658 mg/g dan 5,0281<µ<5,0319 mg/g pada ikan teri termurah 5,05267 <x<5,06071mg/g dan 5,0465<µ<5,0630 mg/g. Kata kunci: kadar garam NaCl, metode Kohman, metode Volhard
PROFIL KONSUMEN OBAT TRADISIONAL DAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP KETANGGAPAN AKAN ADANYA EFEK SAMPING OBAT TRADISIONAL DI DESA PERTAHANAN KABUPATEN ASAHAN sahrianti, Hikmah; Syilvi Rinda Sari; Nasution, Haris Munandar; Dalimunthe, Gabena Indrayani
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/farmasainkes.v4i2.4165

Abstract

Obat tradisional merupakan sediaan tradisional atau produk tradisional terdiri dari komponen aktif, bagian tanaman, bahan tanaman tambahan, atau campuran dari bahan hewan dan mineral. Umumnya masyarakat Indonesia lebih mengetahui dan mengenal jamu dibandingkan dengan obat tradisional terstandar dan fitofarmaka. Sebagian masyarakat juga percaya bahwa obat tradisional memiliki efek samping yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan obat konvensional. Tujuan penelitian ini yaitu melihat gambaran profil konsumen, tingkat pengetahuan masyarakat terhadap efek samping penggunaan obat tradisional di wilayah Kabupaten Asahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dalam bentuk kertas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 352 responden. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan Microsoft Excell. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (51%). Persentase responden yang tidak merasakan efek samping sebanyak 76% dan sebanyak 24% responden merasakan efek samping. Efek samping yang banyak dirasakan oleh responden yaitu gangguan sistem pencernaan. Profil konsumen obat tradisional terbanyak di desa pertahanan adalah berjenis kelamin Perempuan (56,9%). usia terbanyak 17-45 tahun. Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik yaitu 180 responden dengan persentase (51%). Mayoritas konsumen memiliki tingkat pengetahuan yang cukup yaitu dengan jumlah responden 174 dengan persentase (49%).
Skrining Fitokimia, Formulasi, dan Karakteristik Fisik Sediaan Soothing Gel Daging Daun Lidah Buaya (Aloe vera (L.) Burm.f.) Sinaga, Rosalinda Mahdalena; Lubis, Minda Sari; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Rahayu, Yayuk Putri
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52216/jfsi.vol6no2p81-88

Abstract

Aloe vera (Aloe vera (L.) Burm.f.) can make the skin not dry quickly and feel moisturised. Soothing gel works effectively to restore skin moisture, provide comfort and a cooling effect on red and irritated skin so that the skin condition returns to normal, and prevents skin dryness. The aim of the study was to determine the various secondary metabolites in aloe vera leaf extract to determine differences in concentrations of aloe vera leaf extract in soothing gel preparations on the physical characteristics of the preparations and to determine physical changes before and after stability tests were carried out using the cycling test method. The research method was used experimental, with the independent variables varying the concentration of aloe vera leaf extract 0% (blank), 1%, 2%, and 3%, the dependent variable secondary metabolites and physical characteristics. The sample preparation method is wet sorting and other methods used are phytochemical screening, viscometry, and cycling tests. The results of the phytochemical screening showed that aloe vera leaf extract contains secondary metabolites of flavonoids, glycosides, tannins, saponins, and steroids.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI LIBERIKA (COFFEA LIBERICA W. BULL EX HIERN) Linda, Rosa; Rahayu, Yayuk Putri; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.36810

Abstract

Daun kopi liberika (Coffea liberica W. Bull ex Hiern) mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, polifenol dan lainya yang memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan, antibiotik, dan antiinflamasi. Senyawa fenolik (flavonoid) berkorelasi dengan aktivitas antioksidan. Antioksidan dapat menstabilkan kekurangan elektron dari radikal bebas sehingga sel-sel terlindungi dari senyawa reaktif. Banyaknya radikal bebas didalam tubuh dapat mengakibatkan berbagai penyakit seperti kanker. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kadar total fenolik, flavonoid, aktivitas antioksidan dan toksisitas daun kopi liberika. Penelitian dilakukan secara eksperimental. Data yang dikumpulkan merupakan data kuantitatif dan kualitatif yang mana diambil dari hasil pengumpulan sampel, karakteristik simplisia, skrining fitokimia, penetapan kadar fenolik dan flavonoid, uji aktivitas antioksidan menggunakan metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhidrazyl (DPPH), uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) pada larva udang Artemia salina Leach. Metode BSLT merupakan metode uji pendahuluan toksisitas senyawa antikanker. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak dan simplisia daun kopi liberika mengandung senyawa kimia yaitu alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, tanin, glikosida dan steroid. Simplisia daun kopi liberika memiliki karakteristik sesuai persyaratan mutu MMI Edisi 5. Hasil penetapan kadar total fenolik yaitu 227,21 mgGAE/g ekstrak dan flavonoid 85,66 mgQE/g ekstrak. Hasil uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC50 = 48,56 µg/mL dengan kategori sangat kuat, dan hasil uji toksisitas diperoleh nilai LC50 = 143,208 µg/mL dengan kategori sangat toksik. Hal ini menunjukkan bahwa daun kopi liberika memiliki potensi sebagai antikanker karena memiliki antioksidan yang sangat kuat dan toksisitas yang sangat tosik.
Analisis Interaksi Obat pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan Situmorang, Lusi Grasia; Rawitri, Kiki; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar
FASKES : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains Vol. 2 No. 1 (2024): Bulan Juli 2024 Faskes : Jurnal Farmasi, Kesehatan, dan Sains
Publisher : Program Studi Farmasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/faskes.v2i1.3172

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronis menjadi salah satu penyebab kematian di dunia dalam berbagai kelompok umur. Kompleksitas pengobatan dengan dengan penyakit gagal ginjal kronis dapat meningkatkan kejadian Drug Related Problems (DRPs). DRPs merupakan suatu kejadian yang berkaitan dengan terapi obat secara aktul atau potensial yang berdampak pada hasil kesehatan seseorang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian Drug Related Problems (DRPs) kategori interaksi obat pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional, populasi pada penelitian adalah pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data secara retrospektif dan analisis data menggunakan program SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat kejadian DRPs kategori terjadi interaksi obat 25 pasien (34,7%) dan tidak terjadi interaksi obat 47 pasien (65,3%). Interaksi obat yang terjadi dengan tingkat keparahan sebanyak 52 kasus, keparahan mayor 4 kasus (7,68%), tingkat keparahan moderat 46 kasus (88,50%) dan tingkat keparahan minor sebanyak 2 kasus (3,84%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat kejadian DRPs kategori interaksi obat sebanyak 34,7% pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan.
Co-Authors Adani, Bazlina Adela Octi Dwiyani Adli Nuzula Rahmah Agustina, Meri Ahmad darwis Alma Dhita Shafira Andi Syahputra, Ricky Anny Sartika Daulay Anugrah, Bayu Arianti, Sellin Arina Ashar, Diya Asparyzha, Rhyzha Aulia Fitri, Aulia Aulia, Meisyah Bambang Hermanto Basaniah Basaniah Chairina Milda Chandra, Putra Cindy Marlina Tambunan Claudy Friesta Melanie Cut Erika Maulydya D Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang D. Elysa Putri Mambang Debi Meilani Dena, Mutia Dewa, Fasca Dikki Miswanda Dina Sri Novita Dina Veranika Dinda Sari Utami Dison Silalahi, Alistraja Emmy Wiriandini Fadhilah M, Ihsan Fadillah, Nike Fathur Rahman Febiyani, Rica Fithri Pulungan, Ainil Fitri Febriani Fitri, Raissa Ginting, Ovalina Sylvia Br. Girsang, Raflika Azwanda Gita Dwi Puspa Fadillah Hamda, Haikal Handayani, Riska Haris Munandar Nasution Hasibuan , Fika Miah Sasmitha Hendraputra, Hardy Handoko Heru Adha Prayogo Humairah, Dwina Angelina Husna, Miftahul husna, nadiatul Ilmi Widya Sari Isnaria, Vita Jurida, Wike Juwita, Sukma Karlina Butar Butar Kartika, Dinda Dwi Khairil Pahmi Khairunnisa , Ardina Kiki Rawitri Latifah Sahara Pulungan Lestari, Amanda Putri Lestari, Seri Lestari, Sri Indah Linda, Rosa Lisa Amalia Lubis, Aisyah Putri Lubis Lubis, Asira Lubis, Minda Sari M. Arya Wiguna Madani Sirait maghfirah, Suci Mambang, D Elysa Putri Mambang, Elysa Putri Mauliza, Syarifah Misna Rosalinda Hutabarat Muhammad Amin Nasution Muhammad Ricky Ramadhian Muhammad Tegar Tri Rizky Mutiara Rahmah Nasri Nasri, Nasri Nasution, M. Pandapotan Nasution, Nur Sahadah Nasution, Shamila Sufi Aulia Nasution, Vevi Sarah Nasution, Wardah Nia Novranda Pertiwi Nindya Indah Damayanti Ningtias, Anggitha Niswa, Khairun Novita Sari, Helsa Nur Asia, Nur Nur, Hijrotun Nuraisyah Nurfadilla, Kiki Nurliansyah, Nurliansyah Nurmala, Dewi Nurul Haliza Lubis Nurul Hidayah Nurul Salsa Abya Ritonga Olita, Apen Peri , Peri Peri, Peri Puteri, Cut Intan Annisa Rafita Yuliarti Rahma Dona, Rahma Rahma Maulidia Fitri Rahmi , Ulfa Rambe, Robiatun Rambe, Sitiapsah Rangkuti, Cindy Rahayu Rawitri, Kiki Riani, Nur Aslin Ricky Andi Syahputra Ridwan Taher Lubis Ridwanto Ridwanto Rima Marwarni Rina Azhari Risnayanti Ritonga, Oktavia Riza Syafira Rosalinda Mahdalena Sinaga Rosalinda Mahdalena Sinaga sahrianti, Hikmah Samosir, Anzly Hasian Samran, Samran Saragih, Aqilah Mutmainnah Sari Lubis , Minda Sari Lubis, Winda Sari, Syilvi Rinda Sartika Daulay, Anny Savika, Anggraini Selvicahyani, Selvicahyani Shinta Mida Ariani Harahap Sihotang, Laura Indah Restu Silvia Sinaga, Rosalinda Mahdalena Siregar, Hikmatussabaria Siti Anisa Siti Anisa Sitinjak, Iyustri Ririn Situmorang, Lusi Grasia Sri Mulia Ningsih Siregar Sri Wahyuni Sri Wahyuni Sulaiman Riadi Sulwiyatul K Sani Syahputri, Maulida Syarifah Aulia Tasya Ardana Ummu Safura Sirait Vera Estefania Kaban Wardah Tulail Nadila Widya Sari Winda Aulia Yayuk Putri Rahayu Yayuk Putri Rahayu Yuli Apriani Br.Lubis Yuni Sartika Yuniarti , Rafita Yuniarti, Rafita Yuniarti, Rapita Zahara, Anisa Zahira Ahmad, Madani Ziza Putri Aisyia Fauzi Zulmai Rani