p-Index From 2021 - 2026
10.222
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi Islam DE JURE El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam EGALITA Analisis: Jurnal Studi Keislaman Al-Ulum Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Analisa Jurnal Al-Ijtimaiyyah Diya Al-Afkar: Jurnal Studi al-Quran dan al-Hadis Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur´an dan Tafsir AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Teosofia: Indonesian Journal of Islamic Mysticism Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia al-Afkar, Journal For Islamic Studies Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Journal EVALUASI Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan RELIGIA Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal Living Hadis Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Sakina: Journal of Family Studies Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah LEGAL BRIEF Studia Philosophica et Theologica TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Riwayah : Jurnal Studi Hadis ADDIN Ulumuna Jurnal Studi Hadis Nusantara Leadership:Jurnal Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam An-natiq Jurnal Kajian Islam Interdisipliner Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Journal of Social Research Cakrawala: Jurnal Studi Islam JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Jurnal Islam Nusantara Al Irsyad: Jurnal Studi Islam Analisa: Journal of Social Science and Religion Millah: Journal of Religious Studies Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Religia : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Journal of Islamic Education Al-Jadwa: Jurnal Studi Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Perspektif Hudan Linnaas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Rechtsvinding Al-Irfan: Journal Of Arabic Literature and Islamic Studies Muwazah: Jurnal Kajian Gender Khazanah Pendidikan Islam International Journal of Islamic Khazanah Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Claim Missing Document
Check
Articles

Teori Dekonstruksi Hadis Josep Schacht dan Bantahan Musthafa Azami Saefollah, Ahmad; Maghfur, Adlan; Sumbulah, Umi
Analisis: Jurnal Studi Keislaman Vol 21 No 2 (2021): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajsk.v21i2.8003

Abstract

Josep Schacht adalah seorang tokoh orientalis yang memiliki concern pada kajian hadis dan hukum Islam. Schacht memperkenalkan teori projecting back, common link dan argumentum e silentio. Ketiga teori tersebut bertujuan untuk menguji  autentisitas dan orisinalitas hadis, namun lebih condong melemahkannya secara paradigmatik. Tiga teori yang digagas Schacht tersebut mendapatkan respon pro dan kontra. Sebagian sarjana membantah keras teori Schacht yang mengatakan bahwa semua hadis tidak otentik berasal dari Nabi. Diantara bantahan tersbut datang dari seorang pakar hadis modern, Muhammad Musthafa Azami. Artikel ini  mendiskusikan ketiga teori yang digagas Schacht beserta bantahan Azami terhadapnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan ketiga teori yang digagas oleh Josep Schacht tersebut terdapat sejumlah kecacatan hingga tidak ilmiah di mata Musthafa Azami dan melalui penelitian dengan pendekatan historis-filologis, Azami mampu membuktikan otentisitas hadis. Dengan demikian, meskipun pengkajian ilmiah kerap kali digaungkan sebagai aktifitas yang objektif, nyatannya sangat sulit ditemukan tanpa unsur keberpihakan dari seorang peneliti.
Konsep Hadits Kafa'ah Tentang Kriteria Memilih Pasangan dan Implikasinya dalam Legislasi Hukum Islam di Indonesia, Pendekatan Sosiologi Hukum Azizah, Ninik; Sumbulah, Umi; Toriqquddin, Toriqquddin
Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society Vol. 6 No. 1 (2025): Tebuireng: Journal of Islamic Studies and Society
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/tjiss.v6i1.9844

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep kafa’ah dalam hadis tentang kriteria memilih pasangan dan implikasinya dalam legislasi hukum Islam di Indonesia. Penelitian ini bersifat kualitatif yang mendasarkan dirinya pada studi pustaka (library research) dengan pendekatan sosiologi hukum sebagai pisau bedah analisisnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kontinyuitas blue print pesan hadis tentang kafa’ah yang menempatkan agama sebagai skala prioritas dalam memilih calon pasangan terbukti telah mewarnai dan turut mempengaruhi legislasi hukum Islam, tak terkecuali di Indonesia. Kalam Insya’ pada redaksi matannya merupakan bukti bahwa Nabi SAW mencoba mengaktualisasikan nilai-nilai hukum Islam baik secara formil maupun materiil sesuai kedudukannya sebagai pemegang otoritas ketuhanan (al-Syari’ Majaziy) dan kenegaraan sekaligus. Pada masa selanjutnya, posisi pemegang otoritas ini diwakili oleh penguasa/pemerintah (di Indonesia terdiri atas lembaga legislatif, eksekutif dan yudikatif), termasuk dalam hal ini adalah pasal 61 Kompilasi Hukum Islam tentang pencegahan pernikahan karena tidak sekufu’ dalam hal agama. Pada gilirannya, aspek keterpengaruhan ini membawa beberapa implikasi yakni : 1) terjadinya pergeseran paradigma hukum perkawinan dari diyani menuju qadha’i; 2) Materi hukum bercorak semi otonom dan melahirkan implementasi hukum yang semi responsif; 3) Pergeseran etika dari solipsistik ke etika universal.
ISLAM DAN GENDER (Kajian Terhadap Hadits Penciptaan Dan Kepemimpinan Perempuan) Ahmad Muzakki; Umi Sumbulah
FIQHUL HADITS : Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam Vol 3 No 1 (2025): FIQHUL HADITS: Jurnal Kajian Hadits dan Hukum Islam
Publisher : Mahad Aly PP Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gender adalah seperangkat sikap, peran, tanggung jawab, fungsi, hak, dan perilaku yang melekat pada diri laki-laki dan perempuan akibat bentukan budaya atau lingkungan masyarakat tempat manusia itu tumbuh dan dibesarkan. Penelitian ini membahas hadits hadits berkaitan dengan kesetaraan gender, yaitu hadits berkaitan dengan penciptaan dan kepemimpinan perempuan. Hadits tentang pnciptaan perempuan secara tekstual menyatakan bahwa perempuan tercipta dari tulang rusuk laki-laki, sedangkan kelompok feminisme menilai hadits tersebut sebagai hadits yang dhoif dan melalui metode penafsiran lain menyatakan bahwa laki-laki dan perempuan tecipta dari satu hal yang sama. Hadis-hadis tentang kepemimpinan wanita memunculkan dua gagasan, yakni gagasan dari kelompok tekstualis dan kontekstualis. Kelompok tekstualis secara jelas melarang wanita menjadi sosok pemimpin sebagaimana teks hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Abi Bakrah. Sementara, kelompok kontekstualis secara sudut pandang memberikan kebebasan kepada seorang wanita untuk memimpin di wilayah publik sekalipun. Tentu berbeda dengan kelompok tekstualis yang hanya memandang wanita dalam bentuknya secara fisik bukan kapabilitasnya sebagai makhluk Allah yang sama derajatnya dengan laki-laki.
Resepsi Hadis-hadis Nafkah dalam Media Sosial: Studi terhadap Konten Youtube @FaqihAbdulKodir Mohammad Fauzan Ni'ami; Umi Sumbulah; Moh. Irfan
Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Vol. 13 No. 1 (2023): JUNE
Publisher : Department of Qur'an dan Hadith Faculty of Ushuluddin and Philosophy UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/mutawatir.2023.13.1.169-190

Abstract

This empirical-ethnographic research delves into the burgeoning landscape of social media discussions, particularly focusing on the YouTube channel @FaqihAbdulKodir. Amidst the plethora of content, this channel stands out for its unique exploration of ḥadīth through the lens of qirā’ah mubādalah, attracting a substantial audience and gaining recognition among academics and gender activists. Employing reception theory analysis, this study seeks to synthesize insights from @FaqihAbdulKodir’s exploration of ḥadīth concerning livelihood. The research sheds light on the reception of the prophet’s teachings, unraveling the intricate process of knowledge transmission. The findings reveal a spectrum of internalisations, rooted in the understanding of reciprocity. The research concludes with three distinct types of reception. First, an exegesis reception manifests as a trending interpretation style of living ḥadīth. Second, an aesthetic reception highlights the beauty of Islamic teachings, fostering equality before God, particularly in matters of livelihood. Third, a functional reception emerges, emphasizing mutuality in family income as a cornerstone for household harmony. This study not only contributes to the academic discourse on ḥadīth but also offers insights into the multifaceted impacts of @FaqihAbdulKodir’s channel on individuals’ perceptions and practices in their daily lives.
KESETARAAN GENDER DALAM PERCERAIAN: (Kajian Hadis tentang Gugat Cerai) Misbahuzzulam; Umi Sumbulah; Fauzan Zenrif
Al-Majaalis : Jurnal Dirasat Islamiyah Vol 11 No 2 (2024): AL-MAJAALIS : JURNAL DIRASAT ISLAMIYAH
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/amj.v11i2.583

Abstract

This article explores aspects of gender equality in the context of divorce, with a study focus on the hadith that discuss divorce actions taken by women. This study aims to explore a deeper understanding of the Islamic view of divorce initiated by women and its impact on gender equality in society. By detailing the various relevant hadiths, the study analyzes the context, law, and wisdom behind the ruling. The results of this study show that women can terminate their marriage by filing a khul' (sue for divorce) before a religious court. With this, it is hoped that every married couple has the awareness to carry out their duties and treat their spouses well, so that the harmony and integrity of the household can be maintained.
The KONSEP KEADILAN PEREMPUAN DALAM ISLAM PERSPEKTIF ASGHAR ALI ENGINEER Rauzatul Jannah; Umi Sumbulah
An Natiq Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/an-natiq.v4i1.20334

Abstract

The injustice of women is still rampant today. People often use religious teachings to perpetuate patriarchal systems. The purpose of this study is to examine the concept of women's justice in Islam from the perspective of Asghar Ali Engineer. This research uses qualitative methods with a library research approach, namely research conducted by reading the concept of equality of women used in the book "The Right of Women in Islam", data collection techniques in this study are carried out by reading, understanding, and examining parts of the book that are relevant to the theme of discussion, then content analysis is carried out to obtain a clear understanding of the information or data obtained. The result of this study is the concept of women's justice in Islam perspective Aghar Ali Engineer can be seen in his thoughts which are summarized on several themes, namely: Asghar criticism of women's justice, women's leadership, women's testimony, inheritance of women, women in marriage, and women and divorce. From these themes have shown about the various criticisms made by Asghar in order to defend women's justice, it can be understood that Asghar rejects various legal foundations that normatively degrade women.
PERKAWINAN TRANSEKSUAL PERSPEKTIF TEORI HAK KODRATI Auliyak, Waro Satul; Sumbulah, Umi; Suwandi, Suwandi
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.11186

Abstract

Abstract: Along with the development of the times, some individuals perform sex reassignment surgery because they feel that their current body is not following their psyche. Individuals who perform sex reassignment surgery are called transsexuals. In Indonesia, after performing a sex change operation, you can apply to the District Court to get a change of identity on your residence card. When they have officially changed their gender and identity, the question that will be asked is whether the rights they will get will be the same as the rest of the general public. One of the rights of each individual is to carry out marriage, which is a marriage between a man and a woman. However, in Indonesia, there are no regulations regarding marriages carried out by transsexuals. So there is a need for a study of transsexual marriage, which would be appropriate if viewed from the perspective of natural rights theory. The purpose of this study is to describe transsexual marriage from the perspective of natural rights theory. This type of research is normative legal research using a conceptual approach. Based on the analysis carried out, it can be seen that marriages performed by transsexuals are not legal according to religion and the state because they violate the boundaries and rules that have been set by the state.Keywords:  Marriage; Transsexual; Natural Rights.Abstrak: Seiring dengan perkembangan masa terdapat beberapa individu yang melakukan operasi pergantian kelamin karena merasa tubuh yang dimilikinya sekarang tidak sesuai dengan kejiwaannya. Individu yang melakukan operasi pergantian kelamin disebut dengan transeksual. Di Indonesia sendiri, setelah melakukan operasi pergantian kelamin maka dapat mengajukan ke Pengadilan Negeri untuk mendapatkan perubahan identitas pada kartu kependudukannya. Ketika secara resmi telah berubah kelamin serta identitasnya, maka yang akan menjadi pertanyaan adalah terkait hak-hak yang akan didapatkannya apakah akan dipersamakan dengan masyarakat umum lainnya. Salah satu hak setiap individu adalah melaksanakan perkawinan, yang mana perkawinan tersebut antara laki-laki dengan perempuan. Namun di Indonesia tidak ada aturan terkait perkawinan yang dilakukan oleh transeksual. Sehingga perlu adanya kajian tentang perkawinan transeksual, yang mana akan tepat jika ditinjau dari perspektif teori hak kodrati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perkawinan transeksual yang ditinjau dari perspektif teori hak kodrati. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan konseptual. Berdasarkan analisa yang dilakukan dapat diketahui bahwa perkawinan yang dilakukan oleh transeksual tidak sah menurut agama dan negara karena melanggar batasan-batasan dan aturan yang telah ditetapkan oleh negara.Kata Kunci: Perkawinan; Transeksual; Hak Kodrati.
Internalization of Prophetic Character in the Congregation of Majlis Maulid wa al-Ta'lim Riyadlul Jannah in Malang (Living Hadith Study) Yaqin, Mokhammad Ainul; Sumbulah, Umi; mulyono, Mulyono; Barizi, Ahmad
Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 7 (2024): Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/enrichment.v2i7.180

Abstract

This research explores the phenomenon of ta'lim and salawat through Majlis Maulid wa al-Ta'lim Riyad al-Jannah as an embodiment of the concept of living hadith which functions to emulate the da'wah of the Prophet PBUH. Observation, interviews, and documentation were carried out in the ta'lim assembly, while condensation analysis, data presentation, and triangulation techniques were used for data validation. The results of the study reveal several main points: 1) The concept of prophetic character formation is based on the Qur'an, hadith, culture, and liberation-transcendent humanist values; 2) Salawat hadith is the basis for worshippers to salawat as a form of prayer for blessings and peace of life; 3) The implementation of prophetic character formation is carried out through three paths: the formation of an understanding of prophetic values, the habituation of prophetic values through culture, and the development of discipline; 4) The implications of the formation of prophetic character result in individual transformation (personal change) and social (active in religious, environmental, and community activities). This transformation also has an impact on the taklim council as a universal holistic education base.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif dengan Software Lectora Tentang Kisah Hijrah Nabi Muhammad S.A.W ke Madinah Asnawi, Farid Zaenudin; Sumbulah, Umi; Nur, Muhamad Amin
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i8.16418

Abstract

Pendidikan agama Islam saat ini merupakan bagian penting dari kurikulum sekolah dasar, namun metode pembelajaran yang digunakan seringkali kurang maksimal. Pembelajaran sering terbatas pada membaca dan menghafal, tanpa adanya proses yang mendorong rasa ingin tahu siswa. Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran, diperlukan inovasi dalam penggunaan media pembelajaran. Salah satu inovasi tersebut adalah penggunaan multimedia pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tentang Kisah Hijrah Nabi Muhammad S.A.W ke Madinah di SDN 5 Merjosari Malang untuk siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengacu pada teori Borg and Gall dengan delapan langkah penelitian: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain produk, uji coba produk, revisi uji coba produk, dan produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan valid, menarik, dan praktis digunakan dalam pembelajaran. Penggunaan software Lectora Inspire mempermudah penyajian materi secara menarik dan interaktif, sehingga siswa lebih termotivasi untuk belajar dan memahami konsep-konsep pelajaran dengan lebih baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa multimedia pembelajaran interaktif efektif dalam meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa.
Leading Integrasi Karakter Berpikir Plural Melalui Pendidikan Agama Islam di UPN Veteran Jatim Taufikurrahman, Taufikurrahman; Sumbulah, Umi; Barizi, Ahmad; Dahri, Ahmad
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5165

Abstract

This research aims to develop a concept of plural thinking character which is integrated with an Islamic religious education approach both in practical and practical aspects. At UPN Veteran East Java, through strengthening the National Defense Character, the process of forming a plural thinking character can be analyzed. The diversity that exists at UPN Veteran Jatm certainly creates potential for intersections and gaps in both thought and action, but by forming a plural thinking character these intersections and gaps can be minimized and overcome. A qualitative approach was chosen in this research to look into literacy and other data sources that are closely related to research with the theme of integration of plural thinking characters. The meaning of leading will be answered with the perspective of various thoughts about pluralism. Good pluralism of religions, cultures, traditions and nations. Therefore, the result of this research is the concept of plural thinking character integration which is closely related to awareness of diversity, especially those built at UPN Verteran East Java.
Co-Authors Abdul Azis Abdul Aziz Ade Mandala Adlan Maghfur Agus Maimun Agus Purnomo Agus Purnomo Ahmad Barizi Ahmad Barizi Ahmad Barizi Ahmad Dahri Ahmad Djalaluddin Ahmad Izzuddin Ahmad Muzakki Ahmad Nuruddin Ahmad Saefollah Ahmad, Miladu Ahadi Akhmad Nurul Kawakib Albab, Ahmad Ulul Alfan Nawaziru Zahara Aliffany Pualam Ariarta Andaru Bahy, Moh. Buny Arif Widodo Asnawi, Farid Zaenudin Aulia Rahman Aulia Rahman Auliyak, Waro Satul Awaliya Safithri Azwar Annas Badruddin Bahroin Budiya Bidayatul Mutammimah Busahwi Chairani Astina Chebaiki, Hana Dahri, Ahmad Darisy Syafaah Dio Alif Bawazier Elok Rufaiqoh, Elok Fachrurrazi Fachrurrazi Fachrurrazi Fachrurrazi Fadil, Fadil Fakhruddin Fakhruddin Fakhrudin Fakhrudin Famirotul Lail Fatawi Syah, Feren Maubi Al-nainilna Fuad, Zakki Galela, Afrizal Handoko Budi Prasetiyo Hanisyi, Asmad Hariyadi, Luqman Hayati, Irma Nur Helmi Syaifuddin Hikam Hulwanullah Huda, M Fajrul Husni, Muh. Inayah Inayah Jamilah Jamilah Jamilah Jamilah M. Albi Albana M. Fauzan Zenrif M. Yunus Abu Bakar Maghfiroh, Muliatul Maghfur, Adlan Mamluatul Hasanah Marsuki Mawardi Mia Nurmala Miladu Ahadi Ahmad Misbahuzzulam Misbahuzzulam Misbahuzzulam Moh. Buny Andaru bahy Moh. Hafid Moh. Irfan Mohammad Fauzan Ni'ami Mohammad Takdir Mohammad Toriquddin Mohammad Zainal Hamdy Mokhammad Ainul Yaqin Mufatihatuttaubah Rorom Ika Putri Muh. Husni Muhammad Ahsanul Husna Muhammad Amin Nur, Muhammad Amin Muhammad Fahim Tharaba Muhammad Habib Adi Putra Muhammad Miftakhul Huda Muhammad Muhlis Muhammad Zainuddin Muhammadiyah Amin Mulyono Mulyono Munirah Munirah Mutammimah, Bidayatul Muthohar, Muhammad Amin Noor Said Ahmad Nor Salam Nur, Muhamad Amin Nurlaila Indah Obaidul Hoque Rahman, Rifqi Aulia Rahmat Miskaya Rauzatul Jannah Renti Yasmar Rifqi Hawari Rizki, Kamalia Fitri Rohmah Istikomah Rohmatun Nurul Hidayah Roibin Roibin Roibin Roibin Ruma Mubarak Sa'i, Mad Saefollah, Ahmad Salam, Nor Salsabila, Unik Hanifah Samsul Susilawati Siti Nurkholisoh Smeer, Zed bin Sugiyar, Sugiyar Sunarto, Muhammad Zainuddin Surur, Aziz Miftahus Sutiah Suwandi Suwandi Syakir Hidayat, Ahmad Fadhel Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Taufikurrahman Taufikurrahman Taufikurrahman Taufikurrahman Toriqquddin, Toriqquddin Ulfah Muhayani Wardhana, Muhammad Kusuma Wiwik Prasetiyo Ningsih Yayan M.A Nurbayan yeyen afista Zahara, Alfan Nawaziru Zainal Anwar Zainal Arifin Zarwaki Zarwaki Zeid B. Smeer