Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh merokok di dalam rumah terhadap kejadian ispa (infeksi saluran pernapasan akut) pada balita Baequny, Ahmad; Supriyo, Supriyo; Hidayati, Sri; Magfirotun, Laila
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 12 (2017)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.437 KB)

Abstract

Kejadian ISPA merupakan salah satu penyebab utama kematian pada anak balita di dunia maupun negara berkembang termasuk di Indonesia. Data dari Dinas Kesehatan Kota Pekalongan tahun 2014 ISPA menempati urutan kedua dari 10 penyakit yang lain. Jumlah kasus ISPA pada balita paling banyak ditemukan di Puskesmas Bendan. Secara umum ada 3 faktor risiko ISPA, yaitu keadaan sosial ekonomi dan cara mengasuh atau mengurus anak, keadaan gizi dan cara pemberian makan, serta kebiasaan merokok dan pencemaran udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh merokok di dalam rumah terhadap kejadian ISPA pada balita. Metode penelitian ini descriptive correlative dimana pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Populasinya sejumlah 81 anggota keluarga yang mempunyai balita ISPA menggunakan tehnik sampling sampel jenuh melalui pendekatan accidental sampling dan hanya didapatkan sebanyak 60 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar 39 (65%) responden adalah perokok. Dari responden yang perokok didapatkan 6 anak (15,4%) menderita ISPA ringan, 26 anak (66.7%) menderita ISPA sedang, dan 7 anak (17,9%) menderita ISPA berat. Apabila ada satu orang atau lebih anggota keluarga yang merokok di dalam rumah dapat meningkatkan dan memperburuk ISPA khususnya pada balita. Dari hasil uji statistik Chi Square di dapatkan hasil menunjukkan bahwa ada pengaruh antara kebiasaan merokok di dalam rumah terhadap kejadian ISPA pada balita. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan kesadaran serta menurunkan bahkan menghilangkan kebiasaan merokok yang masih banyak dilakukan oleh masyarakat.
PERAN BIDAN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) PADA MASA KEHAMILAN DI KOTA PEKALONGAN Rosmiati, Rosmiati; Anonim, Tri; Supriyo, Supriyo
JURNAL LITBANG KOTA PEKALONGAN Vol 10 (2016)
Publisher : BAPPEDA Kota Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.843 KB)

Abstract

THIS STUDY AIMS TO DESCRIBE THE ROLE OF A MIDWIFE AS A FASILITATOR, EDUCATOR, AND EXECUTING THE IMPLEMENTATION DURING THE PERIOD OF PREGNANCY IN P4K PEKALONGAN. EXPECTED RESULT CAN BE USEFUL TO RESEARCHERS, EDUCATIONAL INSTITUTATIONS AND THE MIDWIFE. THE DESIGN USED IN THIS STUDY IS A DESCRIPTIVE CROSS SECTIONAL APPROACH CORRELATIVE. SAMPLING BY MEANS OF NONPROBABILITY SAMPLING WHICH IS TOTALED 60 MIDWIFE. DATA COLLECTION IS DONE BY USING A CHECKLIST WHICH IS COMPLETED BY THE RESERCHERS AND THE ENUMERATOR IS. ANALYSIS OF THE DATA USED IS UNIVARIATE. RESULT OF THE ANALYSIS OF THE MAJORITY OF THE RESPONDENT’S CONDUCT: THE ROLE OF A MIDWIFE AS A FACILITATOR WITH THE HIGHEST SKORE (90%) AND THE LOWEST (15%), THE ROLE OF A MIDWIFE AS A EDUCATOR WITH HIGHEST SKORE (100%) AND THE LOWEST (15%), THE ROLE OF MIDWIFE AS A PERFORMER WITH THE HIGHEST SKORE (95%) AND THE LOWEST (15%). IT CANT BE CONCLUDED THAT THERE IS SOME MIDWIVES WHO HAVE NOT CARRIED OUT THE ROLE OF A MIDWIFE AS A FACILITATOR (26%), EDUCATOR (18%), AND THE EXECUTOR (24%) INTHE IMPLEMENTATION OF P4K DURING PREGNANCY, SO THE MIDWIFE NEEDS TO IMPROVE IMPLEMENTATION OF THE ROLE OF A MIDWIFE AS A FASILITATOR, EDUCATOR, AND IMPLEMENTING THROUGH KNOWLEDGE, AWARENESS IN UTILISING THE TIME IN SERVICE HOURS, AND FULL DEDICATION AS A PUBLIC HEALT OFFICER.
Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri melalui Layanan Bimbingan Kelompok pada Siswa Kelas X1 Dewi, Nunur Yuliana; Supriyo, Supriyo; Saraswati, Sinta
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v1i2.1607

Abstract

This study aims to determine the efforts and success in increasing self-confidence through group guidance services to students class X1 in SMA 1 state Sumber Rembang. This type of research is action research. The research sample using purporsive sampling are 10 students who have self-confidence low, medium and high. Data collection methods used were psychological scales and observation. The data analysis technique used is obtained using the Wilcoxon test t count = 55> t table = 8. The results obtained, before getting group guidance services whose members have high self-confidence 81%, members who have medium self-confidence was 64%, while members who have low self-confidence 53%. After receiving group guidance services self-confidence increased student, members of which have a high self-confidence increased 83% in the category of a high percentage, members who have medium self-confidence increased 74% in the category of a high percentage of self-confidence, and members who have low self-confidence increases 69% in the category of percentage of high self-confidence. It was concluded that self-confidence in learning Indonesian can be improved through group guidance services.
Meningkatkan Tanggung Jawab Sosial Siswa Kelas VIII Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Nisa, Ummi Farikhatun; Supriyo, Supriyo; Mugiarso, Heru
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 1 No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v1i2.1608

Abstract

The purpose of this research was to determine the efforts and success in improving students' social responsibility through group counseling services. Type of research used action research. Subjects were 12 students who had low social responsibility and being. Data collection technique used were psychological scales and observation. Data analysis techniques used are non-parametric statistics with the Wilcoxon test. Based on the calculations for the Wilcoxon test, a small amount of levels or Z value was 78.0. While Ztabel for n = 12 with an error level of 5% value is 14. So Z 78.0> 14.0 Ztabel or imply hypothesis accepted. These results demonstrate social responsibility of students prior to obtaining counseling services group at 51.93% (low). After following the guidance services at 81.51% (high). Conclusions from this research is a social responsibility to the students of class VIII SMP Putra Bangsa Bantarkawung increase after getting tutoring services group.
Meningkatkan Pemahaman Orang Tua Terhadap Pernikahan Dini Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Cholipah, Siti Nur; Supriyo, Supriyo; Setyowani, Ninik
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v2i2.3074

Abstract

Penelitian ini dilaksankan berdasarkan fenomena yang terjadi di desa Kedungrejo yang menunjukkan orang tua dengan pemahaman yang masih rendah terhadap pernikahan dini. Tujuan yang hendak dicapai dalam penilaian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan pemahaman orang tua terhadap pernikahan dini di desa Kedungrejo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Populasi penelitian dalam penelitian ini adalah orang tua warga desa Kedungrejo. Subyek dalam penelitian ini ada 14 orang tua dengan prosentase pemahaman yang masih tergolong rendah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala psikologis,wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman pada orang tua. Dari perhitungan persentase rata- rata pemahaman orang tua sebelum mendapatkan layanan bimbingan kelompok adalah 50,93% dan termasuk kategori rendah. Namun, setelah mendapatkan layanan bimbingan kelompok persentase terjadirata- rata tersebut mengalami peningkatan yaitu sebesar 20,07% menjadi 71% dan termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman orang tua terhadap pernikahan dini diupayakan dapat ditingkatkan melalui kegiatan bimbingan kelompok. This research was conducted based on the phenomenon that occurred in the Kedungrejo village that shows parents low understanding in early marriage. Goal of this research is to determine the success of group counseling services to enhance the understanding of parents about early marriage in the Kedungrejo village. This study is conducted with experimental research. The population of this research were elderly villagers and parents live in Kedungrejo. There were 14 parents with relatively low percentage of early marriage understanding. Method of data collection used were psychological scales, interview and observation. The results of the research showing an increase in understanding the risk and the threats of early marriage among parents. From the calculation of the average percentage of parents before getting guidance services group was 50.93% and relatively in low category. However, after getting guidance services group average percentage had increased in the amount of 20.07%. Based on the results of this study, it can be concluded that the understanding of parents in early marriage can be improved through group guidance services.
Meningkatkan Peran Aktif Siswa Dalam Layanan Informasi dengan Pengembangan Pertanyaan Taksonomi Bloom Paryanto, Paryanto; Supriyo, Supriyo; Mugiarso, Heru
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 3 (2013): September 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v2i3.3089

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan peran aktif siswa dalam layanan informasi dengan pengembangan pertanyaan dari taksonomi Bloom. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII B SMP Negeri 1 Ungaran, dengan subyek 25 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan catatan berkala. Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif deskriptif persentase dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan peran aktif siswa sebelum pemberian tindakan sebagian besar pada kategori rendah (88%). Selama tindakan, peran aktif siswa meningkat. Pada siklus I peran aktif siswa sebagian besar pada kategori cukup (80%). Hal ini menunjukan siswa sudah mulai berperan aktif dalam layanan informasi. Pada siklus II peran aktif siswa sebagian besar masih tetap pada kategori cukup (76%). Pada siklus III atau setelah pemberian tindakan, peran aktif siswa sebagian besar pada kategori tinggi (52%). Berdasarkan hasil uji wilcoxon menunjukan Thitung (0) dan Ttabel 5% (89) sehingga Thitung<Ttabel (0<89) yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Hal tersebut menunjukan peran aktif siswa dalam layanan informasi dapat ditingkatkan dengan pengembangan pertanyaan dari taksonomi Bloom. The purpose of this research is to improving students' active role in the information services with development of the question of Bloom's taxonomy. This research is action research. The research was carried out in class VIII B SMP Negeri 1 Ungaran, with 25 student subjects. Data collection methods used were observation, and anecdotal records. Data analysis techniques using quantitative is descriptive percentages analysis and Wilcoxon tests. The results showed the active role of students before giving the action mostly on the low category (88%). During the action, the active role of students increased. In the first cycle, active role of the students in a category largely sufficient (80%). This shows the students have started to play an active role in information services. Active role in the second cycle students remain largely in enough categories (76%). The third cycle or after obtaining action, active role of the students most of the high category (52%). Based on the results of Wilcoxon test showed Tcount (0) and Ttable 5% (89) so Tcount< Ttable (0<89) which means Ha accepted and Ho rejected. It shows the active role of students in the information service can be improved with the development of the question of Bloom's taxonomy.
Kepercayaan Diri Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua pada Siswa Kelas VII (Studi Kasus) Dewi, Danti Marta; Supriyo, Supriyo; Suharso, Suharso
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v2i4.3179

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa yang ditinjau dari pola asuh orang tua. Metode penelitian dengan penelitian kualitatif, pendekatannya studi kasus. Peneliti menentukan empat orang siswa sebagai subjek penelitian, DS dan MR, siswa dengan kepercayaan tinggi dan YB dan ZD, siswa dengan kepercayaan diri rendah. Menggunakan instrumen wawancara, obervasi, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian DS dan MR mempunyai tingkat kepercayaan diri yang tinggi, ditandai dengan tenang dalam mengerjakan suatu hal, memiliki kemampuan sosialisasi yang baik, memiliki pandangan positif terhadap diri sendiri, berpandangan positif terhadap orang lain, berpandangan positif terhadap kemampuan yang dimiliki dan berusaha untuk menghadapi kegagalan. YB dan ZD mempunyai tingkat kepercayaan diri rendah ditandai dengan gugup dalam melakukan suatu, kemampuan sosialisasinya rendah, berpandangan negatif terhadap dirinya sendiri, memandang orang lain memiliki banyak kelebihan dan dia mempunyai banyak kekurangan, tetapi sudah bisa menghadapi kegagalan dengan cukup baik. orang tua DS dan MR menerapkan pola asuh yang cenderung kepada pola asuh tipe demokratis, YB diasuh dengan pola asuh yang cenderung kepada pola asuh otoriter, ZD diasuh dengan pola asuh yang cenderung kepada pola asuh Permissive-indulgent. Dapat disimpulkan bahwa seorang seorang anak yang diasuh dengan kecenderungan tipe otoritatif atau demokratis akan mempunyai kepercayaan diri yang lebih tinggi. The purpose of this research to determine students in term of parenting style. This research is qualitative research methods with a case study approach. Researchers determined the four students as research subjects, two students with high self confidence (DS and MR) and two students with low self confidence (YB and ZD). Instruments used interviews, observation, documentation. The results showed that DS and MR had a high level of confidence, which is characterized by calm in doing a thing, have good social skills, have a positive perception of theirself, have a positive outlook towards others, a positive perception of the capabilities and do not give up easily when faced with failure. YB and ZD have low confidence levels which characterized by are often nervous of doing one thing, poor coping skills, sometimes have negative view of theirself, looking at other people has many advantages meanwhile,their have a lot of deficiencies,but their deal with failure well enough. DS and MR educated with democratic parenting, YB educated with authoritarian parenting, and ZD educated with Permissive-indulgent parenting. It can be concluded that a child who was educated by authoritative or democratic parenting type will have a higher confidence.
Kompetensi Profesional Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pelaksanaan Pelayanan Bimbingan dan Konseling Lestari, Mugi; Wibowo, Mungin Eddy; Supriyo, Supriyo
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 2 No 4 (2013): Desember 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v2i4.3180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi professional guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri se-Kota Cilacap. Jenis penelitian ini adalah penelitian survai dengan metode kuantitatif dan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh guru bimbingan dan konseling di SMP Negeri se-Kota Cilacap yang berjumlah 24. Penelitian ini tidak menggunakan sampel. Instrumen yang digunakan adalah angket model skala Likert. Teknik analisis data deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi profesional guru bimbingan dan konseling dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri se-Kota Cilacap tergolong tinggi (78.71%). Semua sub variabel berada pada kriteria tinggi dengan perincian sub variabel yaitu menguasai konsep dan praksis asesmen untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan masalah konseli (77.58%); menguasai kerangka teoritik dan praksis bimbingan dan konseling (81.4%); merancang program bimbingan dan konseling (77.11%); mengimplementasikan program bimbingan dan konseling yang komprehensif (79%); menilai proses dan hasil kegiatan bimbingan dan konseling (76.14%); memiliki kesadaran dan komitmen terhadap etika professional (81.4%). Simpulan penelitian ini yakni guru bimbingan dan konseling SMP Negeri se-Kota Cilacap telah dapat menguasai dan mengaplikasikan kompetensi profesionalnya dalam pelaksanaan pelayanan bimbingan dan konseling dengan kriteria tinggi. This study aims to determine the professional competence of counselors in the implementation of guidance and counseling services in the Junior High School of Cilacap City. Type of this research is survey with methods of quantitative and descriptive approach. Population was all of counselor amounting to 24. It didn’t use samples. The instrument used was a questionnaire Likert scale models. Percentage of descriptive were used for data analysis. The results showed that the professional competence of counselors is high (78.71%). All of the sub variabel is high with details are the mastering of the concepts and practices of assessment to understand the conditions, needs, and problems of the counselee (77.58% ); mastering the theoretical framework and practical guidance and counseling (81.4%); design a guidance and counseling program (77.11%); implement a comprehensive guidance and counseling (79%); assess the process and outcomes of guidance and counseling activities (76.14%); have awareness and commitment to professional ethics (81.4%). The conclusions of the study, counselors in the Junior High School of Cilacap city has been able to master and apply their professional competence in the implementation of guidance and counseling services with high criteria.
Meningkatkan Minat Terhadap Jurusan Teknik Gambar Bangunan Melalui Layanan Bimbingan Kelompok Alim, Faskhau Maulvi; Supriyo, Supriyo; Awalya, Awalya
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v3i2.3759

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran minat terhadap jurusan Teknik Gambar Bangunan sebelum dan setelah memperoleh layanan Bimbingan Kelompok serta mengetahui perbedaan tingkat minat terhadap jurusan Teknik Gambar Bangunan sebelum dan setelah memperoleh layanan Bimbingan Kelompok. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 5 Semarang dengan subyek 10 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu skala psikologis. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon match pairs. Hasil penelitian menunjukan minat terhadap jurusan Teknik Gambar Bangunan sebelum pemberian treatment rata-rata pada kategori sedang (67,9%). Setelah pemberian treatment, minat terhadap jurusan Teknik Gambar Bangunan rata-rata pada kategori tinggi (79,1%). Hasil uji wilcoxon match pairs menunjukan (0) dan 5% (8), sehingga (0 8) yang berarti diterima dan ditolak. Hal tersebut menunjukan bahwa minat terhadap jurusan Teknik Gambar Bangunan dapat ditingkatkan melalui layanan Bimbingan Kelompok. The research problems are include (1) How is the cooperative model type talking stick which is helped multimedia quiz creator to improve the senior high school students’ folklore attentive skill. (2) how is the principles of cooperative model type talking stick development which is helped by multimedia quiz creator to improve the senior high school students’ folklore attentive skill. This research uses research and development design (R&D), this research developes model which have been exist that is cooperative model type talking stick into cooperative model type talking stick which is helped by multimedia quiz creator. The results of the researches are : (1) the teacher and students’ need toward to cooperative model type talking stick which is helped by multimedia quiz creator. (2) cooperative model type talking stick priciples are (a) innovative learning strategy, (b) innovative learning media, (c) assessment.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Kebiasaan Merokok pada Penerima Manfaat di Balai Rehabilitasi Mandiri Semarang Setiaji, Gilang Ditya; Supriyo, Supriyo; Nusantoro, Eko
Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application Vol 3 No 3 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijgc.v3i3.3782

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok terhadap kebiasaan merokok. penelitian ini bersifat kuantitaif, responden penelitian adalah penerima manfaat Balai Rehabilitai Mandiri Semarang, teknik pengumpulan data berupa angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan Berdasarkan hasil penelitian, kondisi kebiasaan merokok yang dimiliki oleh penerima manfaat sebelum memperoleh layanan bimbingan kelompok dan setelah memperoleh layanan bimbingan kelompok memiliki perbedaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian layanan bimbingan kelompok terhadap kebiasaan merokok pada penerima manfaat. The purpose of this study was to determine the effect of group counseling on smoking habits. This research is quantitative, survey respondents are beneficiaries Rehabilitai Hall Independent Semarang, data collection techniques such as questionnaires and documentation. Analysis using Wilcoxon test. The results showed Based on this research, the habit of smoking conditions held by beneficiaries prior to obtaining services group counseling and guidance services after obtaining group differences. The conclusion of this study is that there is the effect of group counseling services to the habit of smoking to the beneficiaries.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Adiutomo, Kukup Afiyah Sri Harnany Ahmad Baequny Ahmad Hamim Su’udy Aisyah, Intan Meilina Aji Taufiq Pambudi, Aji Taufiq Andayani, Erni Anggraeni, Tetty Ani Afifah, Ani Anis Roihatin Anonim, Tri Ardiatma Rio Respati, Ardiatma Rio Aris Triwiyatno Ariyanto, Arief Subakti Armadita, Viviana Ashari, Waskam Atmojo, Slamet Priyo Aulia, Nur Fatowil Awalya Awalya, Awalya Badriyah, Fitriyatul Bono Bono Brilliyan, Yoga Rizky Budhi Prasetiyo Budhi Prasetyo caci mustika ningsih, caci mustika Danti Marta Dewi, Danti Marta DH, Yusuf Diana Oktaviani, Diana Dianita Ratna Kusumastuti Dina Lestari, Dina Dwiana Hendrawati DYP Sugiharto, DYP Eko Nusantoro Endah Setyaningrum, Endah Faskhau Maulvi Alim, Faskhau Maulvi Fuat, Fuat Gatot Suwoto Gilang Ditya Setiaji, Gilang Ditya Goro, Garup Lambang Gutomo, Gutomo H, Yusuf Dewantoro Hadi, Tjokro Hamim Su'udy, Ahmad Hani Rosyadah, Hani Hartono, Nugroho Heru Mugiarso Inayah, Maslahatul Indar Widowati Ismin Taukhid Rahyono, Ismin Taukhid Itsna Fauziyah Khamid, Itsna Fauziyah Khusna, Akhmad Qoidul Krisna Murjiatik, Krisna Leily Fatmawati, Leily Lestari, Andika Setyo Budi Lutfiah, Ainul Luthfiana, Nadia Tasya Ayu M. Projo Angkasa, M. Projo Magfirotun, Laila Maghfiroh, Wasiattul Margana Margana Marsudi Marsudi Miftahul Khoiri, Miftahul Min Aeni, Darohjatun Mochammad Denny Surindra Mugi Lestari, Mugi Muhammad Yusuf Ibrahim Mulyadi, Agus Mulyono Mulyono mungin eddy wibowo, mungin eddy Nadilah , Intan Nanang Apriandi Ninik Setyowani Ni’mah, Asa Mardliyatim Norma Nofianto Nunur Yuliana Dewi, Nunur Yuliana Nur Setiaji Pamungkas, Nur Setiaji Nurmalitasari, Dewi Pangesti, Rendy Dwi Paryanto Praharseno, Fikri Pramita, Andalusia Puguh Darmawan Puspitasari, Bhunga Anggrainy Putri, Farika Tono Rabinah, Aiun Hayatu Rahmadhani, Refinda Rahmi, Dwi Ristanti Ramadina, Novia Isnaini Rifqi Aulia Abdillah, Rifqi Aulia Rochimawati, Maylanda Rosmiati Rosmiati S. Sugiharto S.T., M.T., DEDI BUDI SETIAWAN Safaruddin, Yanuar Mahfudz Sahid Sahid Santoso, Petrus Nugroho Djoko Septrianto, Wijaya Sinta Saraswati Siti Nur Cholipah, Siti Nur Sri Hidayati Sri Utami Dwiningsih Stefanus Santosa SUDARMONO SUDARMONO Sudirman Sudirman Suharso Suharso Sulaiman, Sriwahyuningsih Sumardi . Sumarni Sumarni Sumartanto, Adi Suparjo Suparjo Suroso Suroso Sutarno Sutarno Suwarti Suwarti Teguh Harijono Mulud Totok Prasetyo Tri Mindari, Tri Triasari, Lis Triwardaya Triwardaya, Triwardaya Ummi Farikhatun Nisa, Ummi Farikhatun Vemi Widoanindyawati W, wiwik Purwati Wahyono Wahyono Wiwik Purwati Widyaningsih Yahya, Pulung Septian Yasmin, Adela Nur Laili Yunanto, Arga Praditya Yusuf Dewantoro Herlambang Zaenal Amirudin