Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS USAHA MAKANAN FUNGSIONAL FERMENTED GARLIC DENGAN METODE CANVAS MODEL BAGI KOMUNITAS LANSIA NON PRODUKTIF Annis Catur Adi; Wizara Salisa; Fathrizqita Aghnia Raudhany; Ali Iqbal Tawakal; Heni Rachmawati; Emyr Reisha Ishaura; Farapti; Nuthathai Sutthiwong
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v6i2.2022.347-354

Abstract

Wabah Covid-19 mulai pada tahun 2020 lalu tidak hanya menyerang kesehatan masyarakat, namun juga menyebabkan krisis dari segi ekonomi. Khususnya pada lansia yang memiliki kondisi fisiologis yang lebih rentan terhadap kejadian Covid-19, maupun untuk melakukan aktivitas bernilai ekonomis. Pengembangan usaha berbasis produk pangan fungsional menjadi salah satu solusi untuk mendapat manfaat kesehatan dan ekonomis sekaligus. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan analisis prospek kelayakan usaha bagi komunitas lansia sebagai dasar pengembangan lebih lanjut. Sebagai metode kegiatan ditempuh dalam dua tahap, yaitu pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan fermented garlic pada komunitas lansia, serta tahap kedua yaitu analisis bisnis dengan model canvas yang terdiri dari sembilan kategori komponen bisnis. Hasilnya, tahap pertama kegiatan yang berupa pelatihan dan pendampingan pembuatan fermented garlic pada kelompok lansia di kelurahan Kalisari, kecamatan Mulyosari, Surabaya mendapat timbal balik yang baik dimana komunitas lansia berhasil membuat fermented garlic yang sesuai. Hasil analisis model usaha dengan pendekatan metode canvas, produk fermented garlic sebagai produk pangan fungsional yang memiliki keunggulan pada manfaat kesehatan, serta memiliki peluang pengembangan usaha dan keuntungan bernilai ekonomis dengan mengaplikasikan sembilan komponen yang terdapat dalam bisnis model canvas.
PROGRAM DAN INTERVENSI PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK (PMBA) DALAM PERCEPATAN PENANGGULANGAN STUNTING Nur Mufida Wulan Sari; Farah Rosyihana Fadhila; Ulfatul Karomah; Emyr Reisha Isaura; Annis Catur Adi
Media Gizi Indonesia Vol. 17 No. 1SP (2022): Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal) Special Issue: Internation
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v17i1SP.22-30

Abstract

Indonesia telah melakukan berbagai upaya percepatan penanggulangan stunting melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Program Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) merupakan salah satu intervensi terintegrasi dalam percepatan penanggulangan stunting dengan penerapan standart emas pemberian makan bayi dan anak. Kajian ini bermaksud untuk menganalisa program PMBA di Indonesia serta memberikan rekomendasi dengan pendekatan model Nutrition Care Process (NCP) komunitas meliputi penilaian, analisa masalah, intervensi, dan monitoring dan evaluasi kami gunakan untuk melakukan analisis program dan kebijakan dalam kajian ini. Hasilnya program PMBA di Indonesia perlu didukung dengan beberapa aspek yang melibatkan intervensi sensitif menyangkut akses pada sumber makanan, monitoring, dan penguatan sumber daya manusia. Kami merekomendasikan adanya penguatan dalam peningkatan penjaminan akses pangan bagi kelompok umur sesuai sasaran PMBA, penguatan ketahanan pangan keluarga, penguatan monitoring data berkaitan dengan data makanan pendamping air susu ibu (jumlah, tekstur, frekuensi makan, dan kesesuaian usia, keragaman pangan, pemberian air susu ibu (ASI) sampai dengan 2 tahun, dan penambahan tenaga terlatih PMBA. Program PMBA membutuhkan dukungan dari lintas sektor untuk mencapai standart emas PMBA. Penguatan internal terkait data dan sumber daya manusia merupakan upaya yang patut dipertimbangkan untuk mendukung keberhasilan program PMBA dalam rangka percepatan penanggulangan stunting di Indonesia.
Front Matter Jurnal MGI 2022 Special Issue Dr. Annis Catur Adi, Ir., M.Si
Media Gizi Indonesia Vol. 17 No. 1SP (2022): Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal) Special Issue: Internation
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v17i1SP.%p

Abstract

Front Matter Jurnal MGI Vol. 18 No. 1 Dr. Annis Catur Adi, Ir., M.Si
Media Gizi Indonesia Vol. 18 No. 1 (2023): MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Back Matter Jurnal MGI Vol. 18 No. 1 Dr. Annis Catur Adi, Ir., M.Si
Media Gizi Indonesia Vol. 18 No. 1 (2023): MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health Literacy: Transisi Pandemi-Endemi Covid-19 pada Guru dalam Akselerasi Pemahaman Siswa di Kecamatan Bulak Surabaya Fariani Syahrul; Annis Catur Adi; Riris Diana Rachmayanti; Eny Qurniyawati; Siti Shofiya Novita Sari; Arina Mufida Ersanti; Laura Navika Yamani; Daniel Christanto; Faradillah Rahmy Savitri
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i1.981

Abstract

Penurunan kasus COVID-19 memunculkan isu kesiapan Indonesia menghadapi COVID-19 yang awalnya berstatus pandemi menjadi endemi. Oleh karena proses transisi menuju endemi itu artinya bukan berarti kasus COVID-19 tidak ada sama sekali tapi tetap kasus itu akan ada. Kondisi ini membuat masyarakat harus bersiap untuk terus berdampingan dengan COVID-19. Tujuan kegiatan untuk akselerasi pemahaman guru terhadap kondisi pergesaran pandemi menuju endemi sebagai upaya preventif pasca pandemi COVID-19. Kegiatan inti berupa edukasi kepada guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan media buku saku dan materi dalam bentuk digital. Buku saku sebagai bahan saat guru melakukan edukasi pada anak didik dilengkapi dengan materi dalam bentuk digital. Hasil penilaian pengetahuan sebelum dilakukan edukasi (pre-test) mempunyai rata-rata 71,44. Rata-rata nilai pengetahuan meningkat saat post-test, yaitu 78,67. Evaluasi kehadiran yaitu 45 guru yang hadir dari 50 guru yang diundang (90%). Kegiatan ini telah memberikan kontribusi peningkatan pengetahuan guru SD dan SMP terkait pemahaman kondisi pergeseran pandemi menuju endemi, sehingga diharapkan guru SD dan SMP bisa melakukan edukasi kepada anak didik sebagai upaya preventif pasca pandemi COVID-19.
INCREASING KADER KNOWLEDGE AND SKILLS IN THE DEVELOPMENT OF TODDLER FEEDING PRODUCTS BASED ON HIGH PROTEIN MULTIPURPOSE FLOUR PRODUCTS TO PREVENT TODDLER WASTING IN BULAK DISTRICT, SURABAYA CITY Dr. Annis Catur Adi, Ir., M.Si; Mohammad Fahmi Rasyidi; Wizara Salisa; Fariani Syahrul; Santi Martini
Jurnal Layanan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v7i1.2023.13-22

Abstract

Wasting is a nutritional problem that is still the focus of attention in the management of health problems in infants and toddlers. The existence of the COVID-19 pandemic has hampered Posyandu service activities for toddlers, so that control over toddler waste has decreased. The role of cadres as the leading pillar in community service, especially with toddlers, is the main focus that needs to be put forward. Increasing the knowledge and skills of cadres is important to improving the quality of service to the community, especially toddlers. This community service aims to increase the role of posyandu cadres in an effort to reduce waste problems through increasing knowledge and developing MP-ASI innovations from high-protein multipurpose flour products. This activity consisted of two methods, namely, TOT (training of trainers) for cadres and mentoring toddler waste by posyandu cadres. Training activities for cadres consist of materials on wasting and prevention efforts as well as training on making MP-ASI based on high-protein multipurpose flour. This community service activity is carried out in the working area of ​​Bulak District with a focus on selected Posyandu with the target of wasting toddlers. The results of this community service activity can be seen in the increase in the knowledge of posyandu cadres in the Bulak District by 16.5% about the problem of toddler wasting. The improvement in the skills of cadres and mothers of toddlers in processing various kinds of toddler food menus based on high-protein multipurpose flour also looks quite good, as evidenced by the success in creating various types of food menus that are directly applied to toddlers. The conclusion in this community service activity is that counseling, training, and assistance provided can increase the knowledge and creativity of posyandu cadres and mothers of toddlers in creating MP-ASI based on high-protein multipurpose flour as an effort to combat wasting.
Regular Physical Activity, High Soy Dietary Intake and Premenstrual Syndrome (PMS) Symptoms in Young Adult Women: A Descriptive Study Eva Flourentina Kusumawardani; Annis Catur Adi
Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma Vol 8, No 1 (2019): EDISI MARET 2019 (available online since April 2019)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.899 KB) | DOI: 10.30742/jikw.v8i1.556

Abstract

Premenstrual syndrome (PMS) in adolescents group is one of the most common disorder in woman at reproductive age. It substantially reduces quality of life for many women of reproductive age, with pharmaceutical treatments having limited efficacy and substantial side effects. A health lifestyle e.g. regular physical activity and high soy dietary intakes has been recommended as a method of reducing PMS symptoms. This study aims to describe the physical activity and high soy dietary intake and PMS symptoms in female students of Vocational High School 10 Surabaya. This study was designed to describe the activity level were recalled in 7x24 hour, soy dietary intake, and severity of PMS symptoms in female students that was administrated by structured questionnaires. The result showed that of all participants (n=59) were defined as having light physical activity level (88.1%), moderate level of soy dietary intake (17.22-28.38 portions per month), and mild degree of PMS symptoms (71.2%). Based on crosstabulation showed that respondences who had light physical activity experienced moderate PMS degree (8.6%), and who had high soy dietary intake experienced moderate PMS degree (8.5%). This recommendation is based on relatively little evidence, and the relationship between physical activity, soy dietary intake, and premenstrual syndrome symptoms remains unclear.
Status Gizi, Asupan Makan, dan Durasi Tidur Anak Sekolah: Studi Komparasi: Nutritional Status, Dietary Intake, and Sleep Duration Among School Children: A Comparative Study Wizara Salisa; Rachmahnia Pratiwi; Kamila Dwi Febrianti; Annis Catur Adi; Siti Rahayu Nadhiroh
Amerta Nutrition Vol. 7 No. 1SP (2023): AMERTA NUTRITION SUPPLEMENTARY EDITION Big Data Seminar
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v7i1SP.2023.1-7

Abstract

Background: There are differences in the prevalence of malnutrition between rural and urban areas due to differences in consumption patterns. However, data regarding differences between rural and urban areas in Indonesian cities still need to be investigated, even though this information is essential for the government to use when creating policies to eradicate malnutrition.    Objectives: To determine the effects of differences in school location (rural and urban) on the nutritional status, food intake, and sleep duration of children in junior high school. Methods: The research employed a cross-sectional design, which comprised 102 junior high school students in Jombang (a rural area) and 101 junior high school students from Surabaya (an urban area) served as the sample. Nutritional status was determined using anthropometric measurements of z-score BMI-for-age, performing the 2x24H food recall interviews to determine food intake and the questionnaire to determine sleep duration.     Results: The findings revealed a significant difference between rural and urban areas in nutritional status (p=0.002) and food intake, namely carbohydrate intake (p<0.001). The issue of malnutrition that differed significantly between the two regions was obesity (p<0.001), which was more prevalent in urban areas; on the other hand, undernutrition did not (p=0.556). In addition, sleep duration did not differ significantly (p=0.327).   Conclusions: In conclusion, differences in nutritional problems between urban and rural areas were not constantly caused by food intake or sleep duration; however, indirect factors such as physical activity could also play a role. This finding resulted in recommendations for schools to conduct a balanced nutrition education program and for the government to implement various policies to eliminate malnutrition in urban and rural areas.
EFFECTS OF CONSUMING BISCUITS MADE FROM MORINGA OLEIFERA LEAF ON BODY WEIGHT AND HEIGHT OF CHILDREN UNDER FIVE IN BANGKALAN, MADURA ISLAND Anna Surgean Veterini; Enny Susanti; Meity Ardiana; Annis Catur Adi; Heni Rachmawati
Media Gizi Indonesia Vol. 18 No. 2 (2023): MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v18i2.150-156

Abstract

One of the efforts to maintain children’s nutritional status is to prevent weight faltering, which was formerly known as failure to thrive. Unresolved weight faltering will cause several problems, such as growth failure, stunting, decreased IQ, morbidity, and mortality in children. Stunting is one of the big problems that occur in Indonesia. One of the continuous strategies to prevent weight faltering is through food supplementation, such as consuming moringa leaf which is high in protein in the form of biscuits. This study aims to determine the effects of consuming biscuits made from Moringa oleifera leaf on children's growth in Bangkalan, Indonesia. This study used experimental research method for two months. The sample was drawn using consecutive sampling technique. The subjects in this study were 31 children under five whose weight and height were not according to age. Before moringa biscuits were distributed, children’s body weight and height were measured. The nutritional status was evaluated every month for two months. The parameters measured were weight gain and height increase. The results were analyzed using univariate and multivariate tests on SPSS. After giving moringa oleifera biscuits for two months at the Village Health Post (Pos Kesehatan Desa/Poskesdes) of Bangkalan, children’s body weight increased by 0.35 kg per month and their height increased by 0.65 cm per month. The distribution of biscuits can be continued to preventing stunting.
Co-Authors Abdurrahman Ali Adi Pranoto Adinda Nurul Istiqomah Adiningsih, Sri Afifah, Lyna Nur Aisyah Noer Auliyah Madani Pertiwi Al Himny Rusydy, Muhammad Alfian Yusuf Ali Iqbal Tawakal Ali Iqbal Tawakal Ali Iqbal Tawakal Alristina, Arie Dwi Alzha Adila Harisina Amilenia Nurlaila Amirah Adlia Amirah Adlia Andini Octaviana Putri Anggun Pinasti Ilahi Anisah, Mufidah Anna Smdyah Putri Anna Surgean Veterini Anni Syntya Annisa Lutfiah Annisa Rizky Malichati Annisa Rizky Maulidiana Arina Farmalabitta Annis Arina Mufida Ersanti Arina Mufida Ersanti Ariza, Nahya Rahmatul Asrul Bahar Atsarina Anindya Aulanni'am, Aulanni'am Aulanni’am Aulanni’am Aulia Ramadhani Aulia, Noni Angelina Tazky Bambang Wahjuprajitno Bambang Wirdjadmaji Bambang Wirdjadmaji, Bambang Berliandita Shabhati Brilliant Anjar Saputro Calvin Ramadhani Chatarina Umbul Wahyuni Cindhy Pamela Kesuma Claudia Ni Luh Merry Marzeline Damar Maulidina Nur Wening Damar Rasti Adhika Daniel Christanto Dea Amanda Caressa Deandra Ardya Regitasari Deandra Ardya Regitasari Dewi, Ratna Candra Dhiyah Ariba Oktaviani Diah Patria Nuringtyas Dian Puteri Andani Dini Andrias Andrias Dini Ririn Andrias Dinis Puspita Rakhman Dominikus Raditya Atmaka Dyah Patria Nuringtyas Edinda Ayu Miranti Elya Sugianti Emyr Reisha Ishaura Endah Bardiati Enny Susanti Eny Qurniyawati Eva Flourentina Kusumawardani Eva Flourentina Kusumawardani Faradillah Rahmy Savitri Faradita Meilinda Wulan Sari Farah Rosyihana Fadhila Farapti Farapti Fariani Syahrul Fathrizqita Aghnia Raudhany Fathrizqita Aghnia Raudhany Fauzatur Rofiqoh Febry Dian Permatasari Fedora Ivena Thom Fifi Nirmala Fikriyah Al'aliyyu Firdaus, Salwa Sausan Ghanynafi, Abdullah Hafizotun Tsaqifah Hamzah Hamzah Hari Basuki Notobroto Haryana, Nila Reswari Hasanah, Dina Khomariyatul HENI RACHMAWATI Heni Rachmawati Hernita Riski Hisma Zauharotun Nisa Humaira, Arisya Iga Ayuni Fatmala Iga Ema Dini Ikeu Ekayanti Ikhtiar, Ilham Irfa Ekasanti Irwanto Irwanto Irwanto, Irwanto Isaura, Emyr Reisha Isyana, Deta Oryza Ivan Mahardika Yusuf Jayantini, Hikmah Ervina Jewel Patricia Junaida Astina Kamila Dwi Febrianti Kartini Kartini Lailata, Irina Lailatul Muniroh Lailia Wahyuliana Lathifah Ilmawati Laura Navika Yamani Lina Nurbaiti Lipu, Yanto Lisda Juniarsy Rahardjo Luki Mundiastuti M. G. Bagus Ani Putra Maharani, Shafira Mahmud Aditya Rifqi Mardiyono Yono Mawaddah, Tsalatsa Aulia Mei Lestari Ika Widyyati Meity Ardiana Melissa Ruslan Merryana Adriani Meyrina Putri Cahyariani Mohammad Fahmi Rasyidi Muamar Afdhal Mahendra Muda, Tasya Shafa Salsabila Mufida Ersanti, Arina Muhammad Atoillah Isfandiari Nabiilah Nuur’ainii Nabillah Eka Permatasari Nanik Handayani Nelly Setiawaty Novira Dian Rachmadia Nur Mufida Wulan Sari Nuraidah, Lutfi Fajar Nuthathai Sutthiwong Oktaviani, Dhiyah Ariba Purwandini, Septiana Puspitasari, Prastiwi Novia Putra, M.G. Bagus Ani Putri Safrida Rahmawati Putri, Cahya Ramadhanti Rachmad Suhanda Rachmahnia Pratiwi Rahmawati, Siti Irma Rakhmalia Imeldawati Ramadhan, Ramadivan Bagus Rasyidi, Mohammad Fahmi Ratna Candra Dewi Rehatta, Nancy Margarita Reza Yuanita Ananta Riris Diana Rachmayanti Rita Ismawati Rita Ismawati Rizky Arifandy Amir Rizma Dwi Nastiti Romadhona, Salsabila S R Widya Areta Humaniora Justisia S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sakinah Aljuffrie Salisa, Wizara Salma Chalisha Santi Martini Sarmanu, Sarmanu Septa Katmawanti, Septa Septyaningrum Putri Purwoto Shafira Putri, Maurilla Shrimarti R Devi Sinaga, Niken Ayu Br Siti Nur Husnul Yusmiati Siti Rahayu Nadhiroh Siti Shofiya Novita Sari SOETJIPTO . Soma Aditya Putra SRI LESTARI Subijanto Marto Soedarmo Subijanto Marto Soedarmo Sukmadewi, Marcella Suryanto Suryanto Suryanto, Suryanto Syafrina Mareta Sari Tasya Shafa Salsabila Muda Timbuktu Harthana Tri Ratnaningsih Tri Ratnaningsih Tri Sulistijorini, Hinu Trias Mahmudiono Tsaqifah, Hafizotun Ulfatul Karomah Vania Aristawidya Vetty Silvana Maulida Vidya Anggarini Rahmasari Vidya Anggarini Rahmasari Widati Fatmaningrum Widijiati Widijiati Widjiati Widjiati, Widjiati Widodo Jatim P Widodo Jatim Pudjirahardjo Widyyati, Mei Lestari Ika Wijaya, Vania Alvabella Wizara Salisa Wizara Salisa Wizara Salisa Wizara Salisa Wizara Salisa Wizara Salisa Wizara Salisa Wizara Salisa Yama Dharma Putera Yasmin Muntaza Yeni Susanti Yulia Kurnia Sari Yusmiati, Siti Nur Husnul Yusuf, Alfian