Claim Missing Document
Check
Articles

Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Face Spray Gel Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Menggunakan Basis Carbopol dan HPMC Thomas, Nurain; Hutuba, Ariani; Uno, Wiwit Zuriati; Mo'o, Faradila Ratu Cindana; Malopo, Ekaria Revalya
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 2 No. 1 (2025): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v2i1.149

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera L.) dikenal sebagai tanaman yang kaya akan senyawa flavonoid, yang berpotensi sebagai zat aktif dalam formulasi kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi formulasi dan karakteristik fisik dari ekstrak daun kelor dalam bentuk sediaan face spray gel, dengan menggunakan basis gelling agent berupa carbopol dan HPMC. Proses penelitian dimulai dengan uji skrining fitokimia untuk memastikan keberadaan senyawa flavonoid dalam ekstrak daun kelor. Selanjutnya, formulasi dilakukan dengan variasi jenis dan konsentrasi gelling agent. Evaluasi formula meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas, dan uji iritasi. Hasil menunjukkan bahwa semua formula memiliki stabilitas fisik yang baik. Uji organoleptik mengonfirmasi tekstur gel yang sesuai, warna seragam, dan bau yang tidak menyengat. Uji pH menunjukkan nilai yang aman untuk kulit, berada pada kisaran pH alami kulit manusia (5–6). Formula dengan carbopol memiliki viskositas dan daya lekat lebih tinggi, sedangkan HPMC memberikan daya sebar yang lebih luas. Kesimpulannya, ekstrak daun kelor dapat diformulasikan dalam sediaan face spray gel yang stabil secara fisik, nyaman digunakan, dan aman untuk kulit. Penelitian ini membuka peluang untuk pengembangan produk kosmetik alami berbasis ekstrak daun kelor, memberikan manfaat potensial dalam perawatan kulit sekaligus mendukung inovasi berbasis bahan alam.
Penapisan Fitokimia dan Efek Penyembuhan Luka Insisi Dari Fraksi Etil Asetat Daun Jarak Pagar (Jatropha curcas) Terhadap Mencit (Mus musculus) Hasan, Hamsidar; Akuba, Juliyanty; Thomas, Nur Ain; Ramadhani, Fika Nuzul; Anggai, Rifka Anggraini; Mamu, Safira Mahadewi
Journal of Pharmacology and Natural Products Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Nomor 3, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jpnp.v1i3.9

Abstract

Jarak pagar (Jatropha curcas) adalah tanaman alami tumbuhan Indonesia yang telah terdaftar sebagai salah satu tanaman yang memiliki banyak khasiat untuk berbagai macam penyakit. Jarak pagar mengandung banyak metabolit sekunder yang berperan dalam mempercepat penyembuhan luka dan regenerasi sel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada ekstrak etil asetat daun Jarak pagar (Jatropha curcas) serta efektivitas ekstrak etil asetat daun Jarak pagar (Jatropha curcas) terhadap penyembuhan luka insisi pada mencit jantan (Mus musculus). Daun jarak pagar diekstraksi dengan metode maserasi bertingkat menggunakan pelarut n-heksan dan etil asetat. Kemudian dilakukan skrining fitokimia untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder. Uji efektivitas penyembuhan luka insisi dilakukan dengan membagi hewan uji ke dalam 5 kelompok uji yang terdiri dari 3 ekor mencit jantan. Semua mencit diberi perlakuan sesuai kelompok uji yaitu kelompok 1 (kontrol negatif), kelompok 2 (kontrol positif povidone iodine 10%), kelompok 3 (ekstrak jarak pagar 30%), kelompok 4 (ekstrak jarak pagar 40%), dan kelompok 5 (ekstrak jarak pagar 50%) hingga luka tersebut sembuh yang ditandai dengan luka menutup. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etil asetat daun jarak pagar (Jatropha curcas) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, dan terpenoid. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada lama waktu penyembuhan luka insisi antar kelompok. Rerata waktu yang dibutuhkan hingga luka insisi sembuh pada kelompok 1 (kontrol negatif) yaitu 20,7 hari; kelompok 2 (kontrol positif povidone iodine 10%) yaitu 17,7 hari; kelompok 3 (ekstrak jarak pagar 30%) yaitu 14,3 hari; kelompok 4 (ekstrak jarak pagar 40%) yaitu 13,3 hari; dan kelompok 5 (ekstrak jarak pagar 50%) yaitu 11,3 hari. Ekstrak etil asetat daun jarak pagar yang lebih efektif dalam menyembuhkan luka insisi pada mencit jantan terdapat pada konsentrasi 50%.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG INFEKSI PNEUMONIA PADA ANAK SERTA PEMANFAATAN POTENSI LOKAL UNTUK INDONESIA BEBAS PNEUMONIA Sy Pakaya, Mahdalena; Zuriati Uno, Wiwit; Ain Thomas, Nur; Ar’syifa Wijaya, Hudan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 6 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i6.2543-2549

Abstract

Infeksi pernapasan akut yang menyerang paru-paru dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Meskipun penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada semua kelompok usia, bayi dan balita adalah yang paling rentan. Anak-anak di bawah dua tahun lebih rentan terhadap pneumonia daripada orang dewasa. Dari 6,6 juta balita yang meninggal dunia, 1,1 juta di antaranya adalah pneumonia, dan 99 persen dari kasus ini terjadi di negara berkembang. Di Indonesia, pneumonia sangat umum di kalangan anak-anak usia 1-4 tahun, dengan kasus tertinggi terjadi pada orang-orang dengan kuintil indeks kepemilikan terbawah (2,74%). Pada tahun 2013, insiden pneumonia tertinggi terjadi pada anak usia 12-23 bulan, meningkat menjadi 6,0% pada tahun 2018. Di Provinsi Sulawesi Selatan, prevalensi pneumonia tercatat sebesar 1,2% pada tahun 2022, dengan angka tertinggi di Kota Pare-Pare (2,57%). Berdasarkan karakteristik balita, populasi tertinggi ditemukan pada usia 24-35 bulan (1,67%), jenis kelamin perempuan (1,21%), dan tinggal di pedesaan (1,56%). Dibandingkan dengan penyakit lain, pneumonia menyebabkan kematian lebih tinggi. Salah satu metode utama untuk menangani infeksi adalah penggunaan antibiotik; namun, sekitar 40-62% penggunaan antibiotik tidak tepat, yang dapat menyebabkan resistensi obat atau Multi Drug Resistance Organisms (MDROs). Penelitian Ettore menunjukkan bahwa efek samping seperti ruam kulit, urtikaria, diare, mual, dan muntah dapat terjadi setelah penggunaan antibiotik pada anak-anak. Penggunaan antibiotik harus dilakukan dengan hati-hati pada anak-anak karena sistem kekebalan tubuh mereka belum matang dan lebih rentan terhadap infeksi. Respon tubuh anak terhadap berbagai obat. Tubuh anak berbeda dengan tubuh orang dewasa dalam hal penyerapan, distribusi, metabolisme, dan eliminasi obat. Ini dapat memengaruhi efektivitas dan efek samping obat. Banyak tanaman lokal saat ini digunakan sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit, seperti infeksi. Daun miana (Coleus scutellarioides) dan jeruk nipis (Citrus aurantifolia) adalah tanaman yang sering digunakan oleh masyarakat dan diyakini dapat mencegah dan mengobati penyakit saluran pernapasan. Untuk menghentikan infeksi pneumonia di Indonesia, sangat penting untuk memberikan pendidikan tentang pneumonia dan manfaat tanaman herbal lokal Gorontalo untuk mencegah infeksi pneumonia pada anak.
Pengaruh Konsentrasi Tween 80 terhadap Pembentukan Nanopartikel Polimerik Pullulan–Glabridin Irmayanti, Irmayanti; Ain Thomas, Nur; Paneo, Mohamad Aprianto; Suyadi, A. Mu’thi Andy; Papeo, Dizky Ramadani Putri
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v3i1.36595

Abstract

Nanoparticle-based drug delivery systems have been widely developed to enhance the solubility, stability, and bioavailability of hydrophobic bioactive compounds such as glabridin. Glabridin is a major flavonoid derived from Glycyrrhiza glabra with various pharmacological activities; however, its application is limited due to poor water solubility and susceptibility to degradation. This study aimed to evaluate the effect of Tween 80 concentration on the physicochemical characteristics of pullulan–glabridin polymeric nanoparticles prepared using the nanoprecipitation method. Pullulan was employed as a biodegradable and biocompatible polymer matrix, while Tween 80 was used as a non-ionic surfactant at concentrations of 0.4%, 0.6%, and 0.8%. The nanoparticles were freeze-dried and characterized for particle size, polydispersity index (PDI), zeta potential, entrapment efficiency (EE), drug loading (DL), and Fourier Transform Infrared (FTIR) analysis. The results showed that increasing Tween 80 concentration significantly improved nanoparticle characteristics. Nanoparticles with sizes of 105–145 nm, lower PDI values, and enhanced colloidal stability were obtained. The highest EE (87.60%) and DL (8.76%) were achieved at 0.8% Tween 80. FTIR analysis confirmed the absence of chemical degradation or interaction, indicating stable nanoparticle formation.
Inovasi Kue Cup Brudel Fungsional : Formulasi Jahe, Kunyit, dan Ubi Ungu Sebagai Pangan Sehat Untuk Kesehatan Jantung dan Tulang Paneo, Mohamad Aprianto; Thomas, Nurain; Polamolo, Cristian; Lihawa, Karmila; Raji, Andre; Latif, Multiani S; Pomalango, Zulkifli B
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v5i1.34986

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi produk pangan fungsional melalui pembuatan kue cup brudel berbahan dasar kunyit, jahe, dan ubi ungu yang mendukung kesehatan jantung dan tulang. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan aspek produksi dan pemasaran digital pada UMKM Rumah Brudel li Ummu Azzam, serta memperkenalkan bahan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan konsumen. Program ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pelatihan dalam proses produksi, pengelolaan bahan baku sehat, pembuatan SOP produksi, serta penerapan strategi pemasaran digital melalui platform media sosial. Selain itu, dilakukan uji coba pasar dengan melibatkan kelompok dewasa dan lansia untuk mengumpulkan feedback mengenai rasa dan manfaat produk. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek produksi, dengan 82% responden melaporkan peningkatan dalam kemampuan mengolah bahan fungsional dan efisiensi produksi. Di sisi pemasaran, 82% responden mengungkapkan peningkatan kemampuan dalam membuat konten promosi dan menggunakan platform digital secara lebih efektif. Produk ini juga mendapatkan penerimaan positif dari konsumen terkait cita rasa dan manfaat kesehatan, dengan jangkauan pemasaran yang lebih luas berkat strategi pemasaran digital yang diterapkan. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan memperkuat pemasaran digital UMKM Rumah Brudel li Ummu Azzam. Inovasi produk kue cup brudel fungsional tidak hanya meningkatkan kualitas produk tetapi juga memperluas pasar, memberikan dampak positif terhadap kesehatan masyarakat, serta meningkatkan daya saing UMKM di pasar lokal dan digital.
Biopotential of Gorontalo Hulu’u Fish (Giuris margaritacea) Albumin in a Novel Spray Gel Formulation for the Treatment of BurnWounds: In Vivo Evaluation in Rats Paneo, Mohamad Aprianto; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Habibie, Sitty Ainsyah; Thomas, Nurain; Latif, Multiani S.; Munafri, Nur Alifia Karina; Anasiru, Rayhan Firman
Science and Technology Indonesia Vol. 11 No. 2 (2026): April
Publisher : Research Center of Inorganic Materials and Coordination Complexes, FMIPA Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26554/sti.2026.11.2.389-404

Abstract

This study aimed to evaluate the efficacy of different concentrations of Hulu’u fish albumin-based spray gels in promoting wound healing in burn injuries in male white rats. The formulations included 10%, 15%, and 20% concentrations of Hulu’u fish albumin, which were compared to a commercial snakehead fish albumin gel (positive control) and a spray gel base without albumin (negative control). Wound diameter reduction was assessed over seven days. The results indicated a clear dose response relationship, with the 20% Hulu’u fish albumin formulation (F3) achieving the most significant reduction in wound diameter, averaging 1.57 mm (range: 1.5–1.6 mm), representing a 91.8% improvement compared to the negative control group, which showed an average reduction of 19.13 mm (range: 18.1–19.7 mm). The Positive Control (snakehead fish albumin gel) demonstrated a moderate reduction with an average of 6.97 mm (range: 6.6–7.6 mm). The 10% Hulu’u fish albumin (F1) and 15% Hulu’u fish albumin (F2) formulations showed moderate improvements, with average reductions of 4.73 mm (range: 4.4–5.1 mm) and 4.5 mm (range: 4.7–3.9 mm), respectively. These findings suggest that higher concentrations of Hulu’u fish albumin, particularly the 20% formulation, offer superior wound healing properties, outperforming both the negative control and the commercial snakehead fish albumin gel. The study highlights the potential of Hulu’u fish albumin as a novel bioactive compound for burn wound treatment and warrants further investigation for clinical applications.
Profil Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo Madania, Madania; Thomas, Nur Ain; Tuloli, Teti Sutriyati; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; manno, mohamad reski; Tahir, Sry Megawaty
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3, No. 1 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v3i1.229

Abstract

Antibiotik adalah obat yang digunakan pada infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik pada pasien di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo periode April-Juni 2024 dengan fokus pada penyakit, golongan dan jenis antibiotik, dosis dan lama pemberian. Penelitian ini merupakan penelitian retrospektif dengan jumlah sampel sebanyak 168 yang diambil serta total sampling. Data diolah menggunakan presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit yang paling banyak pada rawat jalan dan rawat inap yaitu ISPA. Golongan antibiotik yang banyak digunakan yaitu Penisilin jenis Amoxicilin. Dosis paling sering digunakan adalah 3x500 mg untuk antibiotik Amoxicilin, dengan waktu minum yang paling banyak pada pasien rawat jalan adalah 3-4 kali sehari, serta untuk rawat inap dengan waktu minum yang paling banyak adalah 3 kali sehari. Lama pemberian antibiotik tercepat untuk pasien rawat jalan dan pasien rawat inap adalah 3 hari.
Analisis Stigma Sosial Terhadap Pasien Tuberkulosis Paru di Kecamatan Tilango Nur Rasdianah; Marsela Idrus Mohamad; Madania Madania; Teti Sutriyati Tuloli; Nur Ain Thomas
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v9i2.1588

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that remains a global and national health problem. It also leads to social stigma, which may cause patients to be socially excluded, feel ashamed, and delay seeking examination and treatment, thereby becoming a barrier to TB control in the community. This study aims to analyze the level of stigma as well as the factors that are bivariately associated with the level of stigma towards pulmonary tuberculosis patients among respondents in Tilango District. This study employs quantitative design with an analytical cross-sectional approach conducted from January to April 2026 in Tilango Subdistrict. The population consists of 16,390 individuals, and a sample of 376 respondents was selected using the Raosoft calculator (margin of error 5% and confidence level 95%) and the purposive sampling technique. Data are collected using the TB stigma questionnaire (Van Rie) and a knowledge questionnaire regarding TB. Data analysis is conducted using the Chi-Square test. The level of social stigma in the community is predominantly moderate, accounting for 57.7% of the total 376 respondents. The bivariate analysis shows that age, level of education, occupation, history of contact with TB patients, and level of knowledge have a significant association with stigma (p < 0.001). Meanwhile, gender does not show a signifcant association (p = 0.205). This study indicates that social stigma toward pulmonary TB patients among respondents in Tilango Subdistrict remains at a moderate level and is associated with sociodemographic conditions and the level of public knowledge.
Evaluation of Physical Stability of Carbopol Gel Containing Curcumin under Temperature Variations Najwa Athifah Tsamarah Umar; Mohamad Aprianto Paneo; Nurain Thomas; Fika Nuzul Ramadhani; Lisa Efriani Puluhulawa
Jurnal Farmasi Teknologi Sediaan dan Kosmetika Vol. 3 No. 2 (2026): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jftsk.v3i2.307

Abstract

Inflammation is a biological response to tissue damage characterized by swelling, redness, pain, and increased local temperature. Curcumin is known to possess anti-inflammatory activity by inhibiting inflammatory mediators such as tumor necrosis factor-alpha (TNF-α). This study aimed to develop a Carbopol-based curcumin gel formulation and evaluate its physical characteristics and stability under various temperature conditions. This research employed a laboratory experimental method including gel base optimization, formulation of curcumin gel with concentration variations (1%, 2%, and 3%), physical evaluation, and stability testing using a temperature stress test at low and high temperatures. The results showed that Carbopol 0.5% was the optimal gel base. All formulations met the required physical characteristics, including homogeneity, pH, viscosity, spreadability, and adhesiveness. Stability testing indicated that the formulations were organoleptically stable and relatively stable chemically, although viscosity decreased at higher temperatures. Therefore, Carbopol-based curcumin gel has potential as a stable and effective topical preparation.
The Role Of Stability Testing In Determining The Shelf Life And Storage Conditions Of Pharmaceutical Products: A Narrative Review Najmi Qamariah Tomayahu; Nur Amaliah Abdullah; Nabila Pricilia Pakaya; Sri Meylan H.A Baruadi; Nur Ain Thomas; Faradila Ratu Cindana Mo'o
International Journal of Health Engineering and Technology Vol. 5 No. 2 (2026): Vol 5. No. 2 JULY 2026
Publisher : CV. AFDIFAL MAJU BERKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55227/ijhet.v5i2.867

Abstract

Stability testing plays an important role in determining the shelf life and appropriate storage conditions of pharmaceutical products. This narrative review aimed to evaluate the role of Stability testing in maintaining the quality, safety, and effectiveness of pharmaceutical products during storage and distribution. Literature was collected from scientific databases including Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and ResearchGate using keywords related to Stability testing and pharmaceutical storage. The reviewed studies showed that Stability testing, including long-term, accelerated, intermediate, and forced degradation studies, can evaluate physical, chemical, and microbiological changes caused by environmental factors such as temperature, humidity, light, and oxidation. Several studies reported that high temperature and humidity accelerated drug degradation, while appropriate storage conditions maintained product stability within pharmacopeial specifications. Stability data are also essential for determining expiration dates, packaging selection, and storage instructions. Therefore, Stability testing is a crucial scientific approach in the pharmaceutical industry to ensure product quality, regulatory compliance, and patient safety throughout the product shelf life.
Co-Authors Abas, Siti Nur Rahmatiya Abto, Nazarudin Adam Mustapa, Mohammad Aisyah Agustina Mokoginta Akuba, Julianti Alfa B Handayani alkatiri, ahmad alkatiri Alpian Panu, Muhamad Anasiru, Rayhan Firman Andi Makkulawu Andi Makkulawu Anggai, Rifka Anggraini Anggun Sasmita Ibrahim Angreni Ayuhastuti Ar’syifa Wijaya, Hudan Ariani H. Hutuba Ariani H. Hutuba Arista Idris, Pinkan Astuti, Karunita Ika Astuti, Zulfa Amalia Bakari, Mohamad Fadly Basri, Rakhmadana Fitraeni Bioto, Yakob Cristian Polamolo Datu, Novanza L.M.N Defita Zubaidi Devie Ariany Daud Dizky Ramadhani Putri Papeo Dr. Apt. Hamsidar Hasan S.Si.,M.Si Dwy Jayanto Palay, Rendy Ekawaty Prasetya Endah Nurrohwinta Djuwarno Fahdalis Alifrizqy Massi Fajrini Adya Rizki Mokoagow Faradila Ratu Cindana Faradila Ratu Cindana Mo'o Fika Nuzul Ramadhani Fujiana Abd Karim Gita Potabuga Grasela Mbae Hamsidar Hamsidar Harwanto, Yelisnawati Hiola, Faramita Hutuba, Ariani Irmayanti Irmayanti, Irmayanti Ishak Isa Julianty Akuba Kadaria Toana Kahar, Oktaviani LATIF, MULTIANI S Latif, Multiani S. Lihawa, Karmila Lisa Efriani Puluhulawa Lutfia Nurfadila Arifin Madania, Madania Mahdalena Sy Pakaya Makkulawu, Andi Malopo, Ekaria Revalya Mamu, Safira Mahadewi Manno, Mohamad Reski Marsela Idrus Mohamad Maryadi Moh. Rivai Nakoe Mohamad Adam Mustapa Mohamad Aprianto Paneo Mohamad Reski Manno Mohi, Mega Agustiwi Moo, Faradila Ratu Cindana Mo’o, Faradila Ratu Cindana Muhammad Taupik Multiani S Latif Mumtazah, Naharil Munafri, Nur Alifia Karina Nabila Novreini Djunaidi Nabila Pricilia Pakaya Najmi Qamariah Tomayahu Najmiyah S. Tuti Najwa Athifah Tsamarah Umar Nakii, Siti Fatmawaty Nazwa Nurahma T Hanapi Nikma Abaidata Nikmasari Pakaya Nur Amaliah Abdullah Nur Oktaviana Nur Rasdianah Nur Utami Pobela Nurkamiden, Sri Devi Maharani Pakaya, Juniarista Jessica Pakaya, Lutfiah Papeo, Dizky Ramadani Putri Pido, Nur Huda Puluhulawa, Lisa Efriani Putri Fauzia Datunsolang Rahmatia Is. Kaluku Raji, Andre Rismayani, Nur Robert Tungadi Robiatun Rambe Sabrina, Putri Febbiyanti Sapiun, Zulfiayu Selvi Marcellia Sidangoli, Adiva Siti Najma Bakari Sitty Ainsyah Habibie Sri Meylan H.A Baruadi Sri Nur&#039;ain E. Ahmad Suleman, Putri Rawe Suleman, Windy Riani Suryadi, A. Mu'thi Andy Suryadi, A. Mu’thi Andy Suryadi, A.Mu'thi Andy Suryadi,, A. Mu'thi Andy Susanti Pakaya Suyadi, A. Mu’thi Andy Tahir, Sry Megawaty Teti Sutriyati Tuloli Teti Tuloli Thamrin, Rahmulia Timo, Nur Kharisma Ekaputri Tomu, Anita Faradiana Pratiwi R. Tri Sucianita T. Tama Wanda Gita Van Gobel Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widy Susanti Abdulkadir Widysusanti A.K Wiwit Zuriati Uno Yasin, Sulistya Yayah Rachmatiyah Yuni Sarah Manoppo Zulkifli B Pomalango Zulmai Rani Zuriati Uno, Wiwit