Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Kebijakan Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru Serta Implikasinya Terhadap Kualitas Pendidikan Saadah, Nailis; Wastri , Linda; Trisoni, Ridwal
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 15 No 2 (2023): Volume 15 Nomor 2 2023
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v15i2.2366

Abstract

The annual Admission of New Students (PPDB) organized by the government in collaboration with schools is not without challenges. The competition among schools leads to a struggle to attract the best students. Despite being formal educational institutions trusted by the community, schools have a consistenly responsibility to implement their administrators. The admission of new students is based on the provisions of Regulation of the Minister of Education and Culture Number 51 of 2018, carried out through three pathways: zoning, achievement, and parental job relocation. Zoning admission involves admitting students based on the distance from their residence to the school, with a minimum acceptance requirement of 90% of the school's capacity. Achievement admission is based on excellence in either academic or non-academic fields, with a maximum acceptance of 5% of the school's capacity. Parental job relocation admission is for students outside the zoning and achievement pathways, with a maximum acceptance of 5% of the school's capacity.The implementation of the zoning system for new student admissions, as stipulated in Regulation of the Minister of Education and Culture Number 51 of 2018, has implications for the declining motivation of students, an increase in adolescent delinquency, and a decrease in parental responsibility towards students.
Pengaruh Supervisi Akademik dan Komitmen Guru terhadap Mutu Pembelajaran di SD Negeri Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok Rismalinda, Rismalinda; Trisoni, Ridwal; Herlina, Elda; Adripen, Adripen; Afriyani, Dona; Shidqi, M. Husni
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik dan komitmen guru terhadap mutu pembelajaran di SD Negeri Kecamatan Gunung Talang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional. Populasi yang  terlibat adalah sebanyak 352 orang guru di SD Negeri Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah Simple Random Sampling atau sampel acak sederhana. Sampel yang digunakan dalam riset ini berjumlah 78 orang guru di SD Negeri yang ada di Kecamatan Gunung Talang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data dari ketiga variabel ini adalah angket. Nilai butir pernyataan angket uji coba masing-masing variabel dilakukan uji validitas dan uji reliabelitas dengan nilai taraf signifikansi 0,05 (5%). Selanjutnya teknik pengumpulan data yang digunakan ialah penyebaran angket kepada responden yang tergolong sebagai sampel penelitian. Angket yang digunakan adalah angket tertutup. Untuk menganalisis data peneliti menggunakan teknik analisis dengan cara melakukan uji asumsi klasik sebagai uji prasyarat, kemudian melakukan regresi linear dan regresi  berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Supervisi Akademik berpengaruh signifikan terhadap mutu pembelajaran di SD Negeri Kecamatan Gunung Talang. 2) Komitmen guru berpengaruh signifikan terhadap mutu pembelajaran di SD Negeri Kecamatan Gunung Talang. 3) Supervisi Akademik dan komitmen guru secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap mutu pembelajaran di SD Negeri Kecamatan Gunung Talang.
Evaluasi Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan di SMA Negeri 1 Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota Asmara, Yenti; Trisoni, Ridwal; Suharmon, Suharmon; Bustamam, Risman; Demina, Demina
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1012

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data agar data valid dan dapat dipertanggung jawabkan yang telah dikumpulkan, maka peneliti menggunakan teknik triangulasi. Dari Penelitian yang penulis lakukan tentang Evaluasi Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SMA Negeri 1 Kec. Guguak menunjukkan bahwa pelaksanaan Pembelajaran Projek P5 di SMA Negeri 1 Kec. Guguak secara umum dapat dikategorikan baik dan sesuai dengan apa yang ditetapkan pada kurikulum operasional satuan pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan kesiapan guru dari awal yang sudah mengikuti workshop atau pelatihan diluar dinas serta sudah membentuk tim fasilitator dan tim koordinator projek sekolah. dan jika dilihat dari segi input sumber pembelajaran dan sarana prasarananya sudah tersedia dengan cukup lengkap, Sedangkan dilihat dari segi process berupa penerapan metode yang digunakan dan manajemen waktu oleh guru masih sedikit terkendala namun masih dapat diatasi dengan baik, Selanjutnya jika dilihat dari evalusi product program ini dapat menciptakan hasil karya dan membentuk karakter siswa sesuai dengan harapan elemen Profil Pelajar Pancasila. Jadi secara umum dapat dikatakan bahwa Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMA Negeri 1 Kec. Guguak sudah berjalan sesuai dengan semestinya.
Analisis Implementasi Moderasi Beragama di SD Negeri 13 Salak Kota Sawahlunto: Studi tentang Komitmen Kebangsaan, Anti-Kekerasan, Toleransi, dan Penerimaan Budaya Takwim, Takwim; Trisoni, Ridwal; Demina, Demina; Imamora, Marjoni; Kamaluddin, Kamaluddin
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1018

Abstract

SD Negeri 13 Salak di Kota Sawahlunto adalah sekolah multikultural dengan keberagaman agama, budaya, dan adat istiadat. Sekolah ini berhasil melaksanakan moderasi beragama, menjadikannya pilihan bagi orang tua non-Muslim untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan moderasi beragama di SD Negeri 13 Salak melalui komitmen kebangsaan, tindakan anti-kekerasan, toleransi beragama, dan penerimaan terhadap tradisi/budaya. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Informan terdiri dari kepala sekolah, guru, dan dua siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, dengan teknik triangulasi untuk validasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Komitmen kebangsaan dilaksanakan melalui kegiatan seperti upacara bendera, gotong royong dua kali sebulan, dan karnaval pada perayaan HUT RI; (2) Tindakan anti-kekerasan dilakukan melalui penerapan tata tertib, pembentukan tim TPPK, pemasangan poster tentang kekerasan atau bullying, serta koordinasi yang baik antara sekolah, guru, komite, dan orang tua; (3) Toleransi beragama dijalankan tanpa paksaan pada siswa yang berbeda agama; (4) Penerimaan terhadap tradisi dan budaya lokal juga diaplikasikan dalam kehidupan sekolah. Penelitian ini menyoroti bagaimana SD Negeri 13 Salak telah berhasil menerapkan moderasi beragama dalam lingkungan yang beragam secara efektif.
Mencermati Permasalahan Pemenuhan 24 Jam Mengajar Bagi Guru di SMPN Se-Kamang Baru Kabupaten Sijunjung dalam Implementasi UU Guru dan Dosen No 14 Tahun 2005 Hasan , Izhar; Rahayu, Maya Sri; Arif, Ahmad; Trisoni, Ridwal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12718

Abstract

Mencermati Permasalahan Pemenuhan 24 Jam Mengajar Bagi Guru di SMPN Se-Kamang Baru Kabupaten Sijunjung dalam Implementasi UU Guru dan Dosen No 14 Tahun 2005
Analisis Kebijakan Ujian Nasional (UN) terhadap Evaluasi Pendidikan Muhammad Arrazi; Roni Saputra; Ridwal Trisoni
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol. 23 No. 2 (2024): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/mk.v23i2.1416

Abstract

Evaluation is the act of assessing whether an educational program has achieved its goals, is effective, or has value. One evaluation tool used is the National Final Examination (Ujian Akhir Nasional or UAN), which has become a topic of debate. It should only be used for policy purposes, not for determining students' graduation, and is contradictory to education laws. The type of research used in this article is library research, referring to research that relies on existing references and literature. The article details issues in the education system, particularly concerning the National Final Examination, and the impact of new policies related to UAN in 2017. The National Examination has become a crucial element in Indonesia's education system with a unique history and development. Educational evaluation in the form of the National Examination helps measure progress and the quality of education nationally, with the goal of improving educational quality and meeting government-set standards..
Perkembangan Sistem Pendidikan Nasional Indonesia Titony Tanjung; Bermawi Nasution; Ridwal Trisoni
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol. 23 No. 2 (2024): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/mk.v23i2.1507

Abstract

As time goes by, the education system in Indonesia dynamically follows the times. This development can be seen from changes in the current learning curriculum. Education plays an important role in determining the future of a nation. The Indonesian education system that applies nationally functions to develop students' abilities. In this case, the education system acts as a means to improve students' intellectual, physical and emotional abilities so that they are able to contribute to nation building. National education is education based on Pancasila and the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia which is rooted in religious values, Indonesian national culture and responsive to the demands of changing times. Indonesia has its own national education system which implements 12 years of compulsory education, namely nine years of basic education which includes six years in elementary school and three years each in middle school and high school
Investigating Students Knowledge and Social Awareness of the Community of Religious Social Activist Minangkabau: A Community Based Reseach In West Sumatra, Indonesia Haviz, M.; Afwadi, Afwadi; Selamat, Kasmuri; Maris, Ika Metiza; Hanif, Akhyar; Trisoni, Ridwal; Effendi, Yusrizal
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 6 NO. 1 2019
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v6i1.8657

Abstract

AbstractThe study aims to investigate the knowledge of junior high school students on Islamic religious education materials and the social awareness of the Minangkabau religious social activist community. The subject matter of Islamic education is al-Quran, al-Hadith, al-Tarikh, al-Fiqh, al-Akhlaq, al-Aqidah and Arabic language. The research method is community based research. The general steps of the CBR are cycles in four stages, namely, laying the foundation, planning, gathering/analyzing information and action to finding. This study involves junior high school students and the community of Minangkabau religious social activist. This study found that these students have poor Islamic religious knowledge in seven materials. The Minangkabau religious social activists have a high social awareness when activities strengthen formal education with Islamic non-formal education is carried out. The study also provides recommendations on the need for further on finding action for the development of madrasah diniyah takmilyah wustha (MDTW) by exploring Minangkabau values. The findings of this study have implied that this research is an effort that can be done to stop the “silent or slow running phase” of the Minangkabau (surau) mosque and madrasa. This study has also reaffirms that Minangkabau surau and madrasah are not lost or will be lost in Minangkabau, West Sumatra Indonesia.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengetahuan siswa SMP pada materi pendidikan agama Islam dan kesadaran sosial dari komunitas aktivis sosial religius minangkabau. Subyek pendidikan Islam adalah materi al-Quran, al-Hadits, al-Tarikh, al-Fiqh, al-Akhlaq, al-Aqidah dan bahasa Arab. Metode penelitian adalah penelitian berbasis komunitas (community based research). Langkah-langkah umum CBR adalah siklus dalam empat tahap: meletakkan fondasi, perencanaan, pengumpulan / analisis informasi dan tindakan untuk menemukan. Penelitian ini melibatkan siswa SMP dan komunitas aktivis sosial keagamaan minangkabau. Studi ini menemukan bahwa para siswa ini memiliki pengetahuan agama Islam yang buruk dalam tujuh materi. Para aktivis sosial keagamaan minangkabau memiliki kesadaran sosial yang tinggi ketika kegiatan memperkuat pendidikan formal dengan pendidikan non-formal Islam dilakukan. Studi ini juga memberikan rekomendasi tentang perlunya untuk lebih lanjut menemukan tindakan untuk pengembangan madrasah diniyah takmilyah wustha (MDTW) dengan mengeksplorasi nilai-nilai minangkabau. Temuan penelitian ini telah mengimplikasikan bahwa penelitian ini merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk menghentikan "fase diam atau lari perlahan" surau dan madrasah minangkabau. Penelitian ini juga menegaskan bahwa surau dan madrasah minangkabau tidak hilang atau akan hilang di minangkabau, Sumatera Barat Indonesia.  How to Cite : Haviz, M. Afwadi. Kasmuri. Maris. I. M., Hanif, A., Trisoni, R., Effendi, Y. (2019).  Investigating Students Knowledge and Social Awareness of the Community of Religious Social Activist Minangkabau: A Community Based Reseach In West Sumatra, Indonesia. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 6(1), 10-22. doi:10.15408/tjems.v6i1.8657.
Konstribusi Keterampilan 4C Terhadap Projek Penguatan Propil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka Anton, Anton; Trisoni, Ridwal
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 2 No. 03 (2022): Artikel Riset Edisi Desember 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v2i03.1895

Abstract

Saat ini disekolah  kurang maksimal pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar pancasila disinkat dengan P5 pada kurikulum merdeka  yang mana pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar   masih terpusat kepada guru dan dengan keterampilan 4C akan menjadikan proses belajar mengajar menjadi terpusat kepada sisiwa dan  berkarakter. Pada penlitian ini peneliti perlu menkaji lebih dalam tentang konstribusi  keterampilan 4C  dalam pelaksanaan P5 pada kurikulum merdeka sehingga  siswa akan memilki keterampilan bekerja sama , keterampilan kreatifitas, keterampilan berpikir kritis dan mampu berkomunikasi dengan baik sehingga meningkatkan akhlak atau karakter siswa tersebut. Peneliti mengunakan metode kepustakaan dengan cara dikumpulkan bahan bacaan yang relevan sesuai dengan masalah peneliti dan menghasilkan temuan peneliti. Dengan 4C  pada pelaksanaan P5  peserta didik bisa menghasil  peserta didik akan  berkualitas apabila peserta didik cepat memahami apa yang disampaikan pendidik dan teman – teman sekelompok kerja dengan cara  komunikasi, karakter gotong – royong bisa terbentuk pada peserta didik dengan kerja sama sehinga melahir peserta didik yang tidak mementingkan diri sendiri. menhasil siswa yang beroikir kritis, berinovasi dan kreativitas. Jadi dengan 4C  pada pelaksanaan P5  peserta didik bisa menjadi jawaban dari tantangan abad 21 dan 4C bisa memberi konstribusi pada pelaksanaan P5 pada kurikulum merdeka.
PENGELOLAAN PONDOK PESANTREN BERBASIS KEMANDIRIAN KURIKULUM DI PONDOK PESANTREN AN NAHL KUBANG TUNGKEK Anton; Marjoni Imamora; Sirajul Munir; Ridwal Trisoni; Demina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20898

Abstract

This thesis research aims to provide a descriptive overview and analysis of the planning and management, implementation and evaluation of the implementation of the Independence Curriculum at the An-Nahl Kubang Tungkek Islamic Boarding School. Type of field research (field research) qualitative research with a descriptive approach to maintaining curriculum independence at the An-Nahl Kubang Tungkek Islamic Boarding School. The data sources in this research are primary data and secondary data which discuss the management of curriculum independence at the An-Nahl Kubang Tungkek Islamic Boarding School. The results of this study indicate that: First, curriculum planning at An-Nahl Islamic Boarding School begins with the identification of educational needs according to the vision and mission of the institution. The planning team, consisting of foundation administrators, principals, and teachers, formulates curriculum objectives to form santri who are knowledgeable, noble, and have strong faith. Second, curriculum organization involves the formation of a curriculum team consisting of the principal, vice principal for curriculum, teaching staff, and administrative staff, as well as the establishment of a curriculum structure that includes subjects, materials, schedules, and teaching methods according to the needs and potential of the students. Third, the implementation of an independent curriculum shows its distinctiveness by combining two curricula and active extracurricular activities, as well as funding support to support santri achievement, then the independent curriculum is divided into three groups: Group A (general subjects such as Religious Education, Mathematics, and English), Group B (Physical Education, Workshops, and Cultural Arts), and Group C (character development and practical skills). Fourth, the implementation of curriculum evaluation at An-Nahl Islamic Boarding School involves weekly, monthly, and end-of-semester meetings with the participation of all educational elements, especially teachers, with direct observation methods, assessment of santri learning outcomes, and feedback from teachers and santri. Keywort : Islamic Boarding School Based On Curriculum Independence