Articles
Flipbook: Media Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Kognitif IPA Siswa Sekolah Dasar
Gusti Ayu Made Mia Arisandhi;
I Made Citra Wibawa;
Kadek Yudiana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v11i1.55034
Dalam kegiatan pembelajaran guru masih kesulitan dalam menjelaskan materi dengan efektif kepada siswa. Pembelajaran yang digunakan oleh guru juga masih belum berbasis digital. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan media pembelajan interaktif berupa Flipbook untuk meningkatkan kognitif siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model ADDIE Subjek uji coba yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 39 siswa (3 orang uji coba perorangan, 9 orang uji coba kelompok, da 27 orang uji lapangan). Subjek penelitian terdiri dari 2 ahli materi pembelajaran, 2 ahli desain pembelajaran, dan 2 ahli media pembelajaran. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Instrument pengumpulan data menggunakan rating scale. Teknik analisis yaitu teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu hasil penilaian yang diberikan oleh ahli isi materi pembelajaran, diperoleh persentase 97% (sangat baik), ahli desain pembelajaran yaitu 90% (sangat baik), dan ahli media pembelajaran yaitu 92% (sangat baik). Hasil uji coba perorangan yaitu 90,95% (sangat baik) dan uji coba kelompok kecil yaitu 92,17% (sangat baik). Hasil uji coba lapangan mendapatkan nilai 90,73% (sangat baik). Disimpulkan bahwa Flipbook Interaktif yang dikembangkan valid dan layak untuk digunakan. Implikasi penelitian ini yaitu Flipbook Interaktif dapat membantu siswa belajar sehingga meningkatkan kognitif siswa kelas IV sekolah dasar.
Improving the Scientific Attitude of Elementary School Students Through Problem-Based Learning
Wibawa, I Made Citra;
Susanta, I Wayan;
Parmithi, Ni Nyoman;
Mahendra, I Wayan Eka
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v11i1.61884
Learning science at the elementary school level still faces various obstacles. These obstacles are caused by low interest and motivation in learning, activities in learning that are still monotonous or conventional, and other constraints. This study aims to investigate the effect of problem-based learning (PBL) approach on students' scientific attitudes in elementary school. This study used an experimental research design with a randomized control group. The population of this study was grade V students. The research sample consisted of 38 students who were divided into two groups, namely the experimental group and the control group. Data was collected through several methods, namely daily test scores and student scientific attitude questionnaires. Data analysis is carried out using appropriate statistical tests. To compare the difference in student achievement between the experimental group and the control group, the average daily test scores before and after the treatment were compared. Meanwhile, differences in scientific attitudes between the two groups were analyzed using the one-track ANOVA test after confirming the normality of data distribution and homogeneity of variants between groups. The results showed that students who followed the PBL approach obtained higher scores than those who followed the conventional approach in terms of scientific attitudes. The implication of this research is to contribute to the development of science learning in elementary schools with a focus on developing students' scientific attitudes, motivation, creativity, and critical thinking.
The Learning Model of Project-Based Learning (PjBL) on the Resilience of Students' Misfortunes
Sayang Pradnyani, I Dewa Ayu;
I Made Citra Wibawa
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v11i2.64444
The low resilience of students can be seen from their inability to face challenges and difficulties in the learning process. The lack of application of learning models that involve problem-solving results in students complaining when faced with difficult material and questions. As well as students refuse when given project-based assignments. This study aimed to examine the effect of the Project Based Learning (PjBL) learning model on students' resilience. The research method is quantitative with Quasi-Experimental Design by applying the PjBL learning model to the Experiment class and not applying the PjBL model to the control class. The study population consisted of 160 people, with a sample of 34 people for the experimental class and 36 for the control class. Collecting data with a non-test is a questionnaire, and the instrument is a questionnaire. The data analysis techniques are descriptive and inferential statistics (t-test). The results of testing the hypothesis showed a significant effect of the PjBL model on students' resilience. It was concluded that the PjBL model could improve the resilience of students.
Software GeoGebra: As an Assistance to the Guided Inquiry Model in Improving Students' Numeracy Skills
Made Agus Adi Setyawan;
I Made Citra Wibawa
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v11i3.65782
Students' numeracy skills are still low because mathematics is presented abstractly. Moreover, teachers are less attractive in packaging the learning models and media used, and the application of learning is still conventional and less interactive. The aim of this research is to testThe influence of the guided inquiry model assisted by GeoGebra software on the numeracy abilities of class IV students. The research method is quantitative with a quasi-experimental design with a Non-Equivalent Control Group Design. The study population was 76 students, with sample determination using saturated sampling techniques, 38 students as the control class and 38 students in the experimental class who would be given learning using the guided inquiry model assisted by GeoGebra software. Data was collected using a test method in the form of descriptions obtained after 5 treatments. The instrument uses a set of tests in the form of descriptions. Data analysis techniques use descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results of hypothesis testing showed that the average score of the experimental group was greater than the average score gain of the control group. Based on the results of the data analysis, it can be concluded that there is a significant influenceguided inquiry model assisted by GeoGebra software on the numeracy abilities of class IV students. So, learning activities using GeoGebra software can help to visualize mathematical concepts which can improve students' numeracy skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TALKING STICK BERMUATAN TRI HITA KARANA TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA IV SD
Kusumayani, Ni Kadek Mila;
Wibawa, I Made Citra;
yudiana, Kadek
Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Vol. 2 No. 2 (2019): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jpmu.v2i2.20805
Penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick bermuatan Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain eksperimen semu yaitu non-equivalen post-test only control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik random sampling dan diperoleh sampel yaitu siswa kelas IV SD Negeri 8 Sangsit sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 32 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 4 Sangsit sebagai kelas kontrol dengan jumlah 22 orang, sehingga jumlah sampel penelitian adalah 54 orang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dengan instrument tes objektif. Analisis statistik yang digunakan untuk menguji hipotesis penelitian ini adalah uji-t dengan rumus Polled Varians. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick bermuatan Tri Hita Karana terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV SD di Gugus VI Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2018/2019.
Belajar Siklus Air dengan Media Komik Digital Berbasis Tri Hita Karana
Supartayasa, I Ketut Rauh;
Wibawa, I Made Citra
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v5i1.46279
Ketersediaan media pembelajaran inovatif dan terintegrasi nilai budaya di sekolah terbatas khususnya pada muatan IPA topik siklus air. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media komik digital berbasis tri hita karana pada topik siklus air kelas V SD yang teruji validitasnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan memanfaatkan Model 4D yang tersusun atas tahapan define, design, development, dan disseminate. Subjek dalam penelitian ini adalah media komik digital berbasis tri hita karana sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu validitas dan respon siswa terhadap media yang dikembangkan. Subjek uji coba dalam penelitian ini melibatkan dua ahli media yaitu dosen yang memiliki kompetensi dalam bidang media pembelajaran, dua ahli materi meliputi dosen dengan kompetensi dalam bidang materi pembelajaran, dua orang guru sebagai ahli praktisi dan 12 orang siswa. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuisioner dan instrumen rating scale berupa lembar penilaian. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase skor. Berdasarkan hasil analisis data, persentase skor validitas media komik digital berbasis tri hita karana dari ahli materi sebesar 97,5%, ahli media sebesar 97,5%, dan praktisi/guru sebesar 98%. Secara keseluruhan validitas media komik digital berbasis tri hita karana yaitu sebesar 97,6 % yang berada dalam rentangan skor 90-100% dan memperoleh kualifikasi sangat baik. Persentase skor dari respon siswa yaitu sebesar 96,1% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut, media komik digital berbasis tri hita karana pada topik siklus air Kelas V SD layak untuk dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran.
Media Pop-Up Book Berbantuan QR Code Pada Tema Keselamatan di Rumah dan Perjalanan
Hiranmayena, Ni Putu Candra;
Margunayasa, I Gede;
Wibawa, I Made Citra
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v5i2.46549
Penggunaan dan pengembangan media pembelajaran belum berjalan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Hal ini menjadi permasalahan yang cukup serius dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas dan kepraktisan media pop-up book pada tema 8 subtema 3 kelas II sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah media pop-up book pada tema 8 subtema 3. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah validitas media pop-up book yang dikembangkan. Subjek uji coba pada penelitian ini yaitu melibatkan 4 ahli materi, 2 ahli media, dan 2 ahli praktisi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model ADDIE. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Instrumen yang digunakan mengukur validitas media adalah rating scale yang telah teruji oleh judges. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus mean untuk mengetahui rata-rata skor validitas media pop-up book. Nilai rata-rata validitas media pop-up book adalah 4.7, rata-rata validasi materi menunjukkan skor 4,9, dan rata-rata hasil analisis dari ahli praktisi sebesar 4,9 dengan kualifikasi sangat baik. Implikasi dalam penelitian pengembangan ini yaitu adanya media pop-up book berbantuan QR Code pada pada Tema 8 Subtema 3 kelas II sekolah dasar dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media pop-up book yang dikembangkan pada tema 8 subtema 3 dinyatakan valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran di kelas II sekolah dasar.
Problem Based Learning Model Based on Tat Twam Asi for Understanding Natural Science Concepts
I Made Sujana;
Desak Putu Parmiti;
I Made Citra Wibawa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v6i3.64944
Science can be a provision for students to face various challenges in the global era. This research aims to test the effect of the Problem-Based Learning (PBL) learning model based on Tat Twam Asi on the understanding of science concepts for class V students. This research is a quasi-experimental research with a non-equivalent post-test-only control group design. The population in this study were all class V students. The sample for this study used a simple random sampling technique. The sample for this research was 36 students as the experimental group. Research data was collected using the test method with objective test instruments to measure understanding of science concepts. The data obtained were analyzed using descriptive and inferential statistics (t-test). The results of the research show that there is a difference in understanding of science concepts between students who follow the Problem-Based Learning (PBL) learning model based on Tat Twam Asi and students who do not follow the Problem-Based Learning (PBL) learning model based on Tat Twam Asi in class V. It is known that The Tat Twam Asi-based Problem Based Learning (PBL) learning model has a significant influence on fifth-grade students' understanding of science concepts.
Scientific Approach Learning Tools Science Content Theme 9 Subtheme 1
I Kadek Ira Widiana;
Ni Ketut Suarni;
I Made Citra Wibawa
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 6 No. 3 (2023): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jp2.v6i3.65954
Many teachers need to make preparations when teaching, so teachers teach without preparation. Apart from that, related to the preparation of learning tools, especially RPPs, teachers need help determining the allocation of learning time. This research aims to develop scientific approach learning tools for science content Theme 9 Subtheme 1. This type of research is development research. The model used in developing learning tools is 4-D, which includes Defining, Design, Developing, and Disseminate. The research subject is 1 learning material expert. The individual trial subjects involved 2 teachers. The method used to collect data is a questionnaire. The instrument used in data collection was a questionnaire sheet. The techniques used to analyze the data are qualitative descriptive analysis and quantitative descriptive analysis. The results of the research, namely the results of the assessment given by learning material experts, received a score of 88%, resulting in good qualifications. The results of the individual media trials for teachers received a score of 97%, so they received excellent qualifications and did not need to be revised. The learning implementation plan (RPP) with science content in Theme 9 Subtheme 1 is suitable for learning.
Media Video Pembelajaran Interaktif Kontekstual pada Muatan PPKn untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Ni Komang Astari;
I Ketut Gading;
I Made Citra Wibawa
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jppsh.v8i1.77429
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dalam kegiatan pembelajaran PPKn. Selain itu, guru belum memanfaatkan media pembelajaran karena masih banyak menggunakan metode lama dalam penyampaian materi, walaupun telah banyak media pembelajaran yang mendukung untuk alat bantu pembelajaran. Hal ini menyebabkan rendahnya perolehan hasil belajar PPKn siswa III. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan media video pembelajaran interaktif kontekstual pada muatan PPKn untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE, dengan menggunakan subjek penelitian menggunakan 24 siswa. Metode pengumpulan data adalah pencatatan dokumen, kuesioner atau angket, dan tes. Adapun instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner dan lembar tes. Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah belajar menggunakan media video pembelajaran interaktif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran interaktif kontekstual efektif digunakan untuk hasil belajar siswa kelas III SD. Penelitian ini diharapkan dapat menarik semangat belajar siswa serta dapat memotivasi siswa untuk belajar.